p-Index From 2021 - 2026
6.606
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin Peternakan Journal of Tropical Life Science : International Journal of Theoretical, Experimental, and Applied Life Sciences Pastura; Journal Of Tropical Forage Science Jurnal Veteriner Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Biotropika Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) Jurnal Ilmu Ternak Veteriner Research Journal of Life Science Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari Jurnal Ternak Tropika JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) Livestock and Animal Research Animal Production : Indonesian Journal of Animal Production Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Sciences) Seminar Nasional Lahan Suboptimal Jurnal Ilmiah Inovasi Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia JITPI : Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Jurnal Nutrisi Ternak Tropis (JNT) Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan Indonesian Journal of Applied Research (IJAR) Jurnal Nukleus Peternakan Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Livestock and Animal Research Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Journal of Livestock and Animal Health (JLAH) Jurnal Peternakan Borneo Jurnal Agripet Animal Production Journal of Agriprecision & Social Impact
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Kualitas Telur Dari Hasil Pemberian Beberapa Jenis Pakan Komersial Ayam Petelur Picky Oriesta Ayu Harmayanda; Djalal Rosyidi; Osfar Sjofjan
Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Graduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.264 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui kualitas telur dan kandungan beberapa jenis pakan komersial. Materi yang digunakan pada percobaan 1 dan 2 adalah kandang sistem battery, pakan komersial, ayam petelur Strain Lohmann Brown berumur 30─34 minggu,telur ayam segar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode percobaan lapang dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan sehingga terdapat 25 unit percobaan. Data dianalisis secara statistik, apabila ada perbedaan pengaruh diantara perlakuan maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan’s [1]. Pengelompokkan didasarkan pada waktu pengambilan sampel yang berbeda.  Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa (1) Pakan komersial terbaik adalah pakan dengan kode C. (2) Hasil yang berbeda terdapat dalam kandungan bahan kering, abu, protein kasar, serat kasar, lemak kasar, gross energy dan calcium tetapi tidak memberikan pengaruh terhadap phosphor. (3) Hasil evaluasi kualitas eksternal telur dapat meningkatkan berat telur, berat cangkang, panjang dan lebar telur tetapi tidak memberikan pengaruh terhadap specific gravity. (4) Hasil evaluasi kualitas internal telur dapat meningkatkan indeks putih telur, indeks kuning telur, warna kuning telur dan haugh unit. Diharapkan pada penelitian berikutnya perlu mengevaluasi kualitas telur pada kualitas pakan terbaik. Keywords: ayam petelur, kualitas telur, pakan komersial
Efek Penambahan Enzim Xilanase Dengan Level Serat Pakan Berbeda Terhadap Penampilan Produksi Ayam Pedaging Heli Tistiana; Osfar Sjofjan; Eko Widodo; Irfan H Djunaidi; M Halim Natsir
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 19, No 1 (2018): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.133 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2018.019.01.4

Abstract

This study was conducted to determine the effect of addition of xylanase enzymes in the diet with different levels of crude fiber on broiler performance. Materials used in this study were 100 broiler finisher 21 days of age and  unsexed. The method using a completely randomized design (CRD) with 5 treatments and each treatment was repeated 4 times. The treatment given was to use different levels of bran then be added as much as 0.01% xylanase enzyme for each kilogram of bran. Statistical analysis showed that the addition of xylanase in the feed with different levels of fiber to give a different effect was not significant (P> 0.05) on feed consumption, body weight gain, feed conversion, carcass weight and fat percentage. The conclusion of this study is the addition of xylanase in feed that has different levels of bran have a positive influence on the performance of broiler production which include feed intake, body weight gain, feed conversion, carcass weight percentage, and the percentage of abdominal fat. The best results were found in the use of T3,  the addition of 0.01% xylanase enzyme in the rice bran as much as 18% of total ration. It is recommended for use in combination with the feed additive xylanase early so allow time for the Adaptation of livestock in the metabolism of the body.
PENGARUH PENGGANTIAN DEDAK PADI DENGAN DEDAK PADI TERFERMENTASI CAIRAN RUMEN TERHADAP PERSENTASE KARKAS DAN ORGAN DALAM AYAM PEDAGING Diah Kartika Sari; Osfar Sjofjan; M Halim Natsir
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 15, No 2 (2014): TERNAK TROPIKA
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.388 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggantian dedak padi dengan dedak padi terfermentasi cairan rumen terhadap persentase karkas dan organ dalam ayam pedaging. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah jagung, konsentrat, dedak padi dan cairan rumen. Metode penelitian adalah menggunakan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Variabel yang diukur adalah persentase karkas, bobot organ dalam dan lemak abdominal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian dedak dengan DPT (Dedak Padi Terfermentasi) dalam pakan memberikan perbedaan pengaruh tidak nyata (P<0,05) terhadap persentase karkas, bobot organ dalam, maupun bobot lemak abdominal. Penggantian dedak padi dengan dedak padi terfermentasi cairan rumen dalam pakan  dapat meningkatkan persentase karkas (65,56 %), berat organ dalam dan menurunkan kandungan serat kasar (14,47 %) dalam pakan dan persentase lemak abdominal. Penggunaan dedak padi terfermentasi cairan rumen 2,5 % dalam pakan menghasilkan kualitas karkas yang terbaik.   Kata kunci : cairan rumen, dedak padi, karkas, organ dalam
Kajian Residu Antibiotik pada Karkas Broiler dari Beberapa Kemitraan di Kabupaten Blitar Nuraini Nadzifah; Osfar Sjofjan; Irfan H Djunaidi
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 20, No 2 (2019): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2019.020.02.9

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengkaji kualitas pakan serta daging broiler bagian paha dari beberapa kemitraan broiler yang berbeda pabrik pakan terhadap residu antibiotik di Kabupaten Blitar. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan total 12 farm yang terdiri dari 4 kemitraan broiler yang menggunakan pakan dari pabrik berbeda, masing- masing kemitraan diambil 3 farm sebagai sampelnya. Variabel yang diamati yaitu pakan (pre starter dan starter) serta daging broiler bagian paha pada umur 35 hari yang diuji kandungan residu antibiotik. Pengujian residu antibiotik golongan tetracyclin dilakukan secara screening (kualifikasi), sampel yang dinyatakan positif dilakukan pengujian secara kuantitatif HPLC untuk jenis residu antibiotik oksitetracyclin. Data yang didapat dianalisa secara deskriptif kuantitatif. Hasil pengujian pakan secara screening (kualifikasi) terdapat 2 kemitraan dengan kandungan antibiotik jenis tetracyclin yaitu kemitraan X dan Y, selanjutnya pengujian secara kuantitatif HPLC sampel dari kemitraan X dan Y dengan kode 220723(XPS), 220724 (YPS), 220717 (YS) mengandung antibiotik oksitetracyclin sebesar 0,52 mg/kg; 0,40 mg/kg; 0,45 mg/kg. Pengujian residu antibiotik golongan tetracyclin secara screening (kualifikasi) pada daging broiler bagian paha menunjukkan semua tidak terdeteksi. Penggunaan antibiotik pada pakan broiler sistim kemitraan masih ada di Kabupaten Blitar, beberapa produsen pakan belum bebas antibiotik golongan tetracyclin, sedangkan pengujian pada daging broiler bagian paha secara screening (kualifikasi) menunjukkan semua tidak terdeteksi.
Pengaruh Pengukusan Terhadap Kandungan Nutrisi Biji Asam Jawa (Tamarindus indica L) Sebagai Bahan Pakan Unggas Fitri Wahyuni; Osfar Sjofjan
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 19, No 2 (2018): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.156 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2018.019.02.8

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengukusan terhadap kandungan nutrisi biji tamarin sebagai bahan pakan unggas, serta mengetahui peningkatan nilai nutrisi dan penurunan antinutrisi biji tamarin karena perlakuan yang diberikan. (Tamarindus indica merupakan salah satu pemasok karbohidrat dan protein yang tinggi dari kelompok kacangkacangan hingga sangat potensial digunakan untuk pakan alternatif unggas, namun biji tamarin mengandung beberapa zat antinutrisi, salah satunya adalah tanin, Tanin dalam biji asam jawa dapat menimbulkan rasa sepat terhadap pakan yang mampu mengurangi palatabilitas ternak, tanin dapat dikurangi dengan proses pemanasan, salah satunya dengan metode pengukusan.) Analisa yang digunakan adalah analisa variansi (ANOVA) pada Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan mampu memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan protein kasar, serat kasar, lemak kasar, kalsium, fosfor, gross energy, serta tanin dan densitas biji Tamarindus indica dimana perlakuan P1 dengan pengukusan selama 10 menit mengalami peningkatan protein kasar sebanyak 15,96±0,11%, serat kasar sebanyak 2,79±0,01%, sementara pada beberapa bahan pakan mengalami penurunan seperti pada lemak kasar sebanyak 4,27±0,03%, kalsium sebanyak 0,77±0,00%, posfor sebanyak 0,23±0,00%, serta gross energy sebanyak 3644,40±24,50Kkal/Kg, Pegukusan mampu menurunkan kadar tanin yang terkandung dalam biji asam jawa sebanyak 0,2663±0,00018%, dan pengukusan mampu memberikan pengaruh yang nyata terhadap nilai densitas biji asam jawa sebanyak 542,00±31,14Kg/m3. Hal ini membuktikan bahwa perlakuan p1 dengan perebusan biji asam jawa selama 10 menit adalah perlakuan terbaik yang dapat digunakan untuk meningkatkan kandungan nutrisi zat makanan dan mengurangi zat antinutrisi.
Effek Penggunaan Probiotik dan Tepung Kunyit (Curcuma domestica Val.) pada Pakan Terhadap Performa Broiler Mariani Jesika Widiawati; Muharlien Muharlien; Osfar Sjofjan
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 19, No 2 (2018): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.057 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2018.019.02.5

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui effek penggunaan probiotik  dan tepung kunyit ( Curcuma domestica Val.) pada pakan terhadap performa broiler. Materi menggunakan 100 ekor broiler strain Lohmann (unsex), Probiotik yang digunakan jenis Lactobacillus sp dengan konsentrasi 4,72 x 108 CFU/ml dalam bentuk tepung. Analisis data  menggunakan Anova dengan  Rancangan Acak Lengkap (RAL), jika hasil berbeda nyata (P<0,05) dilanjut dengan uji jarak berganda duncan (UJBD). Variabel yang diambil adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Perlakuan  terdiri dari : P0 (pakan basal), P1 (pakan basal + 0,1%  tepung  kunyit),  P2 ( pakan basal + 0,1% probiotik),  P3 ( pakan basal + 0,05% tepung kunyit + 0,05% probiotik). Hasil penelitian menunjukan penggunaan probiotik dan tepung kunyit (Curcuma domestica Val.) pada pakan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Penggunaan campuran tepung kunyit 0,05 % dan probiotikk 0,05% dalam pakan.  Secara numerik menunjukan adanya kecenderung yang positif terhadap konsumi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Kesimpulan: penggunaan probiotik 0,05 % dan tepung kunyit 0,05 % pada pakan cenderung meningkatkan performa produksi ayam pedaging.
PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK (Lactobacillus sp.) DALAM PAKAN TERHADAP ENERGI METABOLIS, KECERNAAN PROTEIN DAN AKTIVITAS ENZIM BURUNG PUYUH Dhika Yonika Primacitra; Osfar Sjofjan; Muhammad Halim Natsir
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 15, No 1 (2014): TERNAK TROPIKA
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.424 KB)

Abstract

The purpose of this experiment was to know the effect of probiotic (Lactobacillus sp.) supplementation on metabolizable energy, protein digestibility and enzyme activity of quail. This experiment used 20 female quails aged 94 days. Basal diet was comprised of corn, pollard, fish meal, soybean meal, coconut cake, rice bran, lime, salt, premix, lysine and methionine. The basal diet was then supplemented with probiotic at level of 0% (P0), 0,2% (P1), 0,4% (P2) and 0,6% (P3) as treatments. The variables measured were protein digestibility, nitrogen retention, metabolisable energy, N-corrected metabolizable energy, amylase and protease activity enzymes. The experimental applied in this experiment was completely randomized design with four treatments and five replications. The results show that there are no significant effect of probiotic (Lactobacillus sp.)addition (P>0,05) on protein digestibility, nitrogen retention, metabolizable energy and N-corrected metabolizable energy. However, there is significant effect on amylase and protease activity enzymes (P<0,01). It can be concluded that the experiment indicated that supplementation of probiotic (Lactobacillus sp.)in the diet of quails was effective in improving amylase and protease enzymes.   Key words: probiotic, quail, metabolizable energy, protein digestibility, amylase enzyme, protease enzyme.
PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG KETELA RAMBAT (Ipomea Batatas L) SEBAGAI SUMBER ENERGI TERHADAP PENAMPILAN PRODUKSI AYAM PEDAGING FASE FINISHER Heli Tistiana; Osfar Sjofjan
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 12, No 1 (2011): Ternak Tropika
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.911 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengunaan tepung ketela rambat sebagai sumber energi pakan ayam pedaging periode finisher terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot dan konversi pakan, berat karkas dan berat lemak abdominal. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 80 ekor ayam pedaging jantan Strain Lohman Platinum umur 21- 35 hari dengan berat awal 866,77± 7,449 gram. Metode yang digunakan adalah metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan, yakni pakan kontrol, penggantian dengan ketela rambat 10%, 20% dan 30% pakan sumber energy (jagung). Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan, berat karkas dan berat lemak abdominal. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan tepung ketela rambat sebagai sumber energi tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (P>0,05) terhadap komsumsi pakan, berat karkas dan berat lemak. Sementara pengaruhnya terhadap pertambahan bobot badan dan konversi pakan menunjukkan perbedaan yang sangat nyata (P<0,01). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pemberian tepung ketela rambat sebanyak maksimal 10% sebagai sumber energy masih bisa memberikan hasil yang cukup baik terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan, berat karkas dan berat lemak abdominal.  Disarankan penggunaan tepung ketela rambat sebagai sumber energi proporsinya kurang dari 10 persen dari total pakan. Kata Kunci: energi, tepung ketela rambat, penampilan ayam pedaging   The Influence of Cassava Flour (Ipomea Batatas L) as Energy to Broiler Performance ABSTRACT This research was conducted to determine the influenced of the adding chromium picolenate on feed to broiler performance. Method of this research was experimentally design which used ninety six male chickens Lohman strain in the 4 x 5 Completely Randomized Design. There was four level of the using cassava flour (Ipomea batatas L) on feed (P0 = 0, P1 = 10%, P2 = 20%, P3 = 30% ). Variables measured were feed intake, live weight gain, feed conversion, carcass weight and abdominal fat weight,.   The yield research shoat that utilizing cassava flour as source of energy to feed consumption, carcass weight dnd abdominal fat weight  had not give significant effect (P > 0,05).  But in body growth and feed conversion gave the significant  effect to (P< 0,01). The research yield can be concluded that utilizing cassava flour as source energy up to 10% step (PI).  The utilizing cassava flour recommended as source energy proportion last than 10% from total feed. Key Words: energy, cassava fllur, Broiler performance
The Magnetic Technology in Drinking Water of Laying Hens Filoza Marwi; Osfar Sjofjan; Adharul Mutaqin; Muhammad Halim Natsir
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 8, No 2 (2021): JITRO, Mei 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.147 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v8i2.16768

Abstract

The experiment was conducted to know the best level of magnetic technology for improving water quality and to compare the use of magnetic technology (MT) and non-magnetic technology (NMT) in drinking water of the laying hens. This study had 2 experiment steps. The first step studied 3 levels (1350 Gs, 2700 Gs, 5400 Gs) of magnetic technology. The results showed that MT had a significant effect (p<0.05) on total dissolved solids (TDS), alkalinity, acidity, dissolved oxygen (DO), Escherichia coli, and no significant effect (p>0.05) on biochemical oxygen demand (BOD) and pH of drinking water. 2700 Gs used in the second step was the best result to improve water quality. Magnetic technology was used to treat drinking water of 288 ISA Brown birds aged 57-week assigned to 2 treatments (NMT and MT). MT showed no significant effect (p>0.05) on hen day production (HDP) but improved (p<0.05) the feed conversion ratio (FCR) of laying hens.Keywords: laying hens, magnet, production, water quality
Evaluasi Kandungan Nutrisi Pakan dan Daya Hambat Tepung Biji Asam Kandis (Gracinia cowa) sebagai Bahan Pakan Unggas Febri Puska Padang; Osfar Sjofjan; Edhy Sudjarwo
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 5, No 3 (2018): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.658 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v5i3.4708

Abstract

Kandis acid (Gracinia cowa) has been used for cooking, medicine, beauty, etc., but using of seeds has not been profitable so it was wasted. Seeds can be used as a fitobiotic to replace antibiotics or as feed ingredients. The purpose of this study was to determine the food ingredient and the inhibitory of bacteria on kandis seeds flour. This research was conducted by laboratory experiments using Kandis seeds flour as a material, analysis proximate used to represent the composition of feedstuft, bioactive used test flavonoid quantitaf seconder and the inhibitory test with hollow diffusion methode. The results of the test were dry matter 89.11%, crude fat 4.77, fiber 18.57, crude protein 0.99, tannin 0.29%, GE 5244 kcal / kg, Ca 0.72%, P 0, 22%, flavonoids 0.44%, density 413 g / mL. The smallest inhibitory bacteria produced by lactic acid bacteria then Salmonella and Escherichia coli. The food ingredient represented that value Kandis acid seeds flour can be used as food and there are bacterial inhibitory by the activity of flavonoids and tannins. The conclusion is the kandis acid seeds have potential as feed ingredients and phytobiotics Keywords: gracinia cowa, flavonoid, proximate analysis, inhibition
Co-Authors - Aulani’Am A.P Rahayu Abd. Rasyid Syamsuri Achmad Bagus Adhiluhung Mardhotillah Achmanu . Adam E. Saputra Addharul Muttaqin Adelina Ari Hamiyanti Adharul Mutaqin Adharul Mutaqin Aditias Nabil Khoirunisa Adli, D. N. Adli, Danung Nur Afdora, Pupimadita Tizar Agus Susilo Ahmad Nur Musyarrof Al Akrom Ahzami, Abdurahhman Aini, Baiq Widya Rahmatul Ajeng Kusumaningtyaswati Akhmad Zaenal Wijaya Amini, Khairuni Anisa Ramadhani Antonius Suwanto Aqnes Suryani Asri Nurul Huda Awang Tri Satria Ayu Damayanti B. Sundu Badat Muwakhid Bintang Putri Churriyah, Rosyidatul Cindy A. Damayanti Cindy Audina Damayanti Danial Mukhtar Husada Derana Tri Mustikawatie Dhika Yonika Primacitra Diah Kartika Sari Didik Nur Edi Dina Marliana Djalal Rosyidi Djunaidi, Irfan dos Santos, Abilio Dwi Kiat Puspitasari Dyah Lestari Yulianti Dyah Lestari Yulianti Edhy Sudjarwo Edhy Sudjarwo Edhy Sudjarwo Edhy Sudjarwo Edi Wahyu Satria Edi, Didik Nur Eko Widodo Eny Sri Widyastuti Esti Puspitasari Faizal Andri Farela Adhana Muflikhien Farida Kusuma Astuti Febri Puska Padang Filoza Marwi Filoza Marwi Firmansyah, Angga Fitri Wahyuni Fitria Tridyana Putri Hadi, Tasya Anggraini Sukma Haryaka Tisti Sadara Heli Tistiana Heni Setyo Prayogi Hertamawati, Rosa Tri Hudan Allama Ika Widiyawati Ilmi Sholichatunnisa Ilmiatus Sholichatunnisa Indah Puspita Sari Irfan Djunaidi Irfan Djunaidi Irfan H. Djunaidi Irfan H. Djunaidi Jihana, Amalia Iffah Kasri, Kasri Khaerunnisa Firdaus Sadikin Kuncoro Kuncoro Kuncoro, Kuncoro Kurniawan, Muhammad Iqbal Laila Nur Rohma Lestari, Suci Puji Lestariningsih Lestariningsih Lestariningsih Lestariningsih Lilik Eka Radiati Ludovika Jessica Virginia M Halim Natsir M Halim Natsir M. H. Natsir M. Halim Natsir Mariani Jesika Widiawati Mashudi Mashudi Muhammad A. Y. Harahap Muhammad Andika Yudha Harahap Muhammad Andika Yudha Harahap Muhammad H. Natsir Muhammad Halim Natsir Muhammad Halim Natsir Muhammad Izzuddiyn Muharlien Muharlien Muharlien Muharlien Nanang Febrianto Natasha Lenzky Mutia Nur Hidayah Nuraini Nadzifah Nurul Jannah, Saadatin Obbi Firmansyah Picky Oriesta Ayu Harmayanda Pratiwi Trisunuwati Prihatiningsih Pupimadita Tizar Afdora Putri, Fitria Tridyana Ramadhani, Sulistya Ika Randa, Sangle Yohanes Ratih Eka Dewayani Reo Radius Falah Reynaldy Hadi Ardyansyah Rica Silvi Anastasia Rizki Nur Azizah Rizki Prafitri Romy Abdillah Ramadhan Roro Rianthie Jessieca A.G Roselin Gultom Rositawati Indrati Ruli Nanda Pratama S. Chuzaemi S. Sulistyaningsih Sabarta sembiring Sangle Yohanes Randa Sari, Sri Ratna septiani anggitasari sitompul Siska OktaFina Diarlin Siska Tirajoh Siska Tirajoh, Siska Siti Nur Ulpah Sri Minarti Sri Ratna Sari Suyadi Suyadi Syahputra Wibowo Tasya Nur Karina Tika Septi Wardani Tri Ardiyati Tri Ardiyati Tri Ardyati Tri Ardyati Tri Eko Susilorini Ubaidillah, Muhammad Zaki Umi Kalsum Umiani Hatta USMAN ALI VM Ani Nurgiartiningsih Wahidin Mardiono Swantho Menggi Emma Widiati, Aris Sri Woro Busono, Woro Y.F Nuningtyas Yuli Frita Nuningtyas Yusuf, Zaen