p-Index From 2021 - 2026
6.606
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin Peternakan Journal of Tropical Life Science : International Journal of Theoretical, Experimental, and Applied Life Sciences Pastura; Journal Of Tropical Forage Science Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Biotropika Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) Jurnal Ilmu Ternak Veteriner Research Journal of Life Science Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari Jurnal Ternak Tropika JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) Animal Production : Indonesian Journal of Animal Production Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Sciences) Seminar Nasional Lahan Suboptimal Jurnal Ilmiah Inovasi Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia JITPI : Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Jurnal Nutrisi Ternak Tropis (JNT) Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan Indonesian Journal of Applied Research (IJAR) Jurnal Nukleus Peternakan Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Journal of Livestock and Animal Health (JLAH) Jurnal Peternakan Borneo Jurnal Agripet Animal Production Journal of Agriprecision & Social Impact
Claim Missing Document
Check
Articles

Respon Produksi Telur Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) dengan Pembatasan Pakan secara Kualitatif dan Kuantitatif pada Saat Pertumbuhan Rosa Tri Hertamawati; Edhy Sudjarwo; Osfar Sjofjan; Suyadi Suyadi
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i2.1556

Abstract

Respon produksi puyuh petelur yang diberi pakan terbatas selama pemeliharaan diukur dalam empat percobaan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap Tersarang. Percobaan menggunakan 300 ekor burung puyuh umur 14 hari. Puyuh yang dipelihara di bawah dua program pembatasan makan diberi makan dengan 2 pola makan, pemberian makanan terbatas kualitatif adalah Energi Metabolisme (ME) R1= 2900 kkal/kg; R2 = 2800 kkal/kg dan pemberian makanan terbatas secara kuantitatif; P0 = 100% ad libitum; P1 = 90% ad libitum dan P2 = 80% ad libitum (n= 300). Setiap kelompok (n= 50) memiliki lima ulangan yang masing-masing berisi 10 ekor burung. Perlakuan makan terbatas dilakukan pada puyuh umur empat belas hari sampai dewasa kelamin. Setelah dewasa kelamin, pemberian pakan diberikan secara ad libitum. Pengamatan dilakukan terhadap konsumsi energi dan protein pakan, serta performans produksi telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan terbatas berpengaruh nyata (P<0,01) terhadap konsumsi protein dan energi pakan. Pembatasan pakan hingga 90% ad libitum menunjukkan produksi telur yang sama dengan perlakuan ad libitum dan penurunan konversi pakan pada awal produksi. Energi metabolisme ransum tidak berpengaruh nyata terhadap produksi telur sehingga dapat diterapkan pembatasan pakan 90% ad libitum dan pakan EM 2900 Kkal/kg selama periode starter.
EFEK PROBIOTIK Candida utilis PENAMPILAN PRODUKSI BURUNG PUYUH PETELUR (Coturnix coturnix japonica) Eko Widodo; Osfar Sjofjan; Roro Rianthie Jessieca A.G
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.889 KB) | DOI: 10.32503/fillia.v4i1.414

Abstract

The aim of this research was to examine effect of addition of Candida utilis probiotic into the feed on quail production performances. The materials used were layer quails of 3 months old, as many as 250 birds, each unit consisted of 10 birds. The method used in this research was feeding trial with 5 treatments and 5 replications. Feeds used were commercial concentrate and Candida utilis probiotic. The feed treatments consisted of P0 = based feed, P1 = based feed with 0,1% Candida utilis, P2 = based feed with 0,2% Candida utilis, P3 = based feed with 0,3% Candida utilis, P4 = based feed with 0,4% Candida utilis. The variables measured were production performances including feed intake, Hen Day Production (HDP), egg mass, feed conversion, and Income Over Feed Cost (IOFC). Data were tabulated in MS. Excel, and analyzed using ANOVA of Completely Randomized Design (CRD), if there were significant effect among the treatments then tested by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). The results showed that the addition of Candida utilis probiotic into the feed had no significant effect on quail production performances including feed intake, HDP, egg mass, feed conversion, and IOFC. It can be concluded that the effect of addition of Candida utilis probiotic did not improve quail production performance including feed intake, HDP, egg mass, feed conversion, and IOFC. It was suggested to use 0,1% Candida utilis in quail feed due to the highest IOFC (IDR 70,8756±15,815 /head/day).
PENINGKATAN KUALITAS NUTRIEN PADA FERMENTASI CAMPURAN BUNGKIL INTI SAWIT DAN ONGGOK SEBAGAI BAHAN PAKAN UNGGAS Didik Nur Edi; Osfar Sjofjan
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v5i2.2871

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh fermentasi terhadap kualitas nutrien campuran bungkil inti sawit dan onggok (BISTO). Fermentasi BISTO (FBISTO) dilakukan dengan penambahan kombinasi inokulum Bacillus sp., Trichoderma sp., dan Cellulomonas sp. dengan rasio 1:1:2 dan dengan lama inkubasi selama enam hari. BISTO, FBISTO, dan jagung kemudian dianalisis nilai energi metabolis (EM) dan kecernaan protein kasar (PK) dengan metode koleksi total menggunakan 36 ekor ayam petelur jantan (Lohmann) umur 14 hari. Data dianalisis menggunakan analisis variansi dan perbedaan yang nyata antara ketiga bahan pakan dianalisis lebih lanjut dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga bahan pakan (BISTO, FBISTO, dan jagung) memiliki perbedaan yang nyata (P<0,05) pada nilai EM dan kecernaan PK. FBISTO memiliki nilai EM 10% lebih tinggi (P<0,05) jika dibandingkan BISTO. Sedangkan kecernaan PK FBISTO meningkat (P<0,05) dua kali lipat dibandingkan BISTO. Akan tetapi, nilai EM dan kecernaan PK FBISTO masih lebih rendah (P<0,05) jika dibandingkan dengan jagung. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fermentasi dapat memperbaiki kualitas nutrien campuran bungkil inti sawit dan onggok yang ditandai dengan peningkatan nilai energi metabolis dan kecernaan protein kasar. Campuran bungkil inti sawit dan onggok terfermentasi memiliki potensi untuk mensubstitusi sebagian proporsi jagung pada pakan ternak unggas.
EFEK PENAMBAHAN CALCIDIFIER DALAM PAKAN TERHADAP KARAKTERISTIK INTERIOR TELUR ITIK MOJOSARI Natasha Lenzky Mutia; Osfar Sjofjan; Muhammad Halim Natsir; Yuli Frita Nuningtyas
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui dan mengukur efek penambahan calcidifier dalam pakan terhadap karakteristik interior telur itk Mojosari, serta mengetahui level presentase terbaik dari calcidifier untuk menghasilkan karakteristik interior telur yang paling baik. Itik Mojosari umur 32 minggu total 200 ekor sebagai objek. Penelitian ini terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan, terdiri dari P0 = Pakan basal diet tanpa penambahan Calcidifier, P1 = Pakan basal diet + Calcidifier 0,1%, P2 = Pakan basal diet + Calcidifier 0,2%, P3 = Pakan basal diet + Calcidifier 0,3%, P4 = Pakan basal diet + Calcidifier 0,4%. Calcidifier yang digunakan mempunyai derajat keasaman sebesar 3. Variabel yang diamati dalam penelitian meliputi indeks putih telur, indeks kuning telur, volume putih telur, volume kuning telur, haugh unit, dan viskositas putih telur itik petelur Mojosari. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA dari Rancangan Acak Lengkap (RAL), apabila terjadi pengaruh perlakuan maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan’s (UJBD). Penambahan calcidifier dalam pakan dapat meningkatkan indeks putih telur dan meningkatkan volume kuning telur, tetapi tidak dapat meningkatkan indeks kuning telur, volume putih putih telur, viskositas putih telur, dan haugh unit. Penambahahan calcidifier dengan level 0,2%  memberikan hasil yang terbaik terhadap karakteristik interior telur itik Mojosari. 
Teknologi Produksi Abon Daging Rusa Dengan Penambahan Herbal Sebagai Pangan Unggulan Pada Era Normal Baru: The use of Herbal in the Technology of Venison Floss Production as Priority Food in New Normal Era Sangle Yohanes Randa; Siska Tirajoh; Osfar Sjofjan
Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science) Vol. 11 No. 3 (2021): Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Ve
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/jipvet.v11i3.174

Abstract

Abstract This study aims to improve the nutritional quality of venison floss by modifying the the technology process of floss making with adding red fruit oil (Pandanus conoideus L) and kebar grass extract (Biophytum petersianum) as a source of natural antioxidants. The results showed that the nutritional value of floss was influenced by the use of these herbal. Supplementation of antioxidant is to potentially extend the shelf-life of floss as indicated in decreasing the value of water activity (Aw) and thiobarburic acid (TBA). The Aw value decreased from 0.756 to 0.701, and TBA decreased from 0.139 to 0.055 mg/kg. The protein of floss increased from 33.20 to 35.60%. The result also showed that the content of antioxidant increased which is indicated by the increasing of beta-carotene content from 0.0087 mg /100 gram to 0.81 mg/100 gram. Results also showed that the use of red fruit oil extract and kebar grass extract decreased the content of saturated fatty acids, meanwhile in unsaturated fatty acids it increased arachidonic fatty acids. Keywords: Antioxidant; Beta-caroten; Kebar grass; Red-fruit oil; Venison floss. Abstrak Penelitian ini bertujuan meningkatkan kualitas nutrisi abon daging rusa dengan memodifikasi proses teknologi produksinya dengan penambahan ekstrak minyak buah merah (Pandanus conoideus L) dan ekstrak rumput kebar (Biophytum petersianum) sebagai sumber antioksidan alami. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai nutrisi produk olahan daging dipengaruhi oleh adanya penambahan senyawa antioksidan. Pemberian suplementasi bahan sumber antioksidan meningkatkan daya awet pada abon yang ditunjukkan dengan penurunan nilai aktivitas air (Aw) dan nilai thiobarburic acid (TBA). Nilai Aw abon menurun dari 0,756 menjadi 0,701, dan nilai TBA-nya menurun dari 0,139 menjadi 0,055 mg/kg. Nilai nutrisi terjadi pada nilai protein yang meningkat dari 33,20 menjadi 35,60%. Sebagai sumber antioksidan terlihat pada peningkatan kandungan beta-karoten dari 0,0087 mg/100 gram menjadi 0,81 mg/100 gram. Faktor penting lainnya dengan penggunaan ekstrak minyak buah merah dan ekstrak rumput kebar yakni adanya penurunan yang signifikan pada kandungan asam-asam lemak jenuh, akan tetapi pada asam-asam lemak tidak jenuh terjadi peningkatan pada asam lemak arakidonat. Kata kunci: Abon rusa; Beta-karoten; Herbal antioksidant; Minyak buah-merah; Rumput kebar.
Pengaruh Lama Pemanasan terhadap Komposisi Kimia Biji Rami (Linum usitatissimum) sebagai Bahan Pakan Unggas Aditias Nabil Khoirunisa; Osfar Sjofjan
Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jstp.v3i2.1581

Abstract

Bahan pakan ternak dengan profil nutrisi yang baik sangat dibutuhkan seiring perkembangan zaman, salah satu bahan dengan potensi besar yaitu biji rami. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lama pemanasan autoklaf terhadap komposisi kimia biji rami sebagai bahan pakan ayam pedaging. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu: P0 (tanpa pemanasan autoklaf), P1 (pemanasan autoklaf 5 menit), P2 (pemanasan autoklaf 10 menit), dan P3 (pemanasan autoklaf 15 menit). Variabel penelitian meliputi kandungan zat antinutrisi (tanin dan asam fitat), kandungan nutrisi (bahan kering, protein kasar, lemak kasar, serat kasar, dan abu), gross energy, dan fraksi serat (ADF dan NDF). Analisis data menggunakan ANOVA dan apabila terdapat perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lama pemanasan autoklaf memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan zat antinutrisi, kandungan nutrisi, gross energy, dan fraksi serat, dengan penurunan kadar antinutrisi tanin dan asam fitat, penurunan bahan kering, protein kasar, lemak kasar, gross energy, dan NDF. Selain itu, terdapat peningkatan kandungan serat kasar, abu, dan ADF. Kesimpulan penelitian ini bahwa perlakuan terbaik terdapat pada pemanasan biji rami menggunakan autoklaf pada suhu 121 oC dengan tekanan 1,5 atm selama 15 menit.
Meta-Analisis: Pengaruh Substitusi Jagung dengan Bahan Pakal Lokal Terhadap Kualitas Karkas Daging Broiler Danung Nur Adli; Osfar Sjofjan
Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Ilmu Peternakan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of substitution of corn with local ingredients on the quality of broiler meat using meta-analysis technique. This study used meta-analysis technique to integrate 55 data from 9 journals that contain information about replacing corn with local feedstuffs. The meta-analysis technique begins with collecting data from several scientific publications that contain tannin and saponin levels. Furthermore, the data was tabulated in the form of database with the help of microsoft excel, in this tabulation process the units of each data are equalized, after that the data was tabulated and analyzed using comprehensive meta-analysis version 3. The effect of corn replacement on the quality of broiler meat was not significant, this can be seen on the content of the percentage of carcasses, carcass weights, and cholesterol of meat was not different. The results show that the distance between the given model and the actual model indicates that there was decrease in the amount of cholesterol in meat with the replacement of corn in feed ingredients (0.05<P<0.1). The conclusion from the results of this meta-analysis was that the replacement of corn does not improve the quality of the broiler carcass.
UMMB Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza) Sebagai Suplemen Pakan Ternak Ruminansia Siti Chuzaemi; Muhammad Halim Natsir; Osfar Sjofjan; Addharul Muttaqin; Yuli Frita Nuningtyas; Asri Nurul Huda
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol 3, No 1 (2020): JNT | Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Maret 2020
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2020.003.01.5

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menganalisis bagaimana respon ternak sapi perah terhadap produk Urea Molasses Medicated Block (UMMB) Temulawak. Adapun percobaan dilakukan di Laboratorium Lapang Sumber Sekar, Faculty of Animal Science, University of Brawijaya yang terseltan di Desa Sumber Sekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Kegiatan ini terdiri dari : 1) Pembuatan formulasi UMMB Temulawak; 2) produksi UMMB Temulawak; 3) pemberian pakan pada lima ekor sapi perah laktasi; 4) evaluasi ;5) sosialisasi pada peternak sapi perah di sekitar lokasi Laboratorium Lapang Sumber Sekar. Metode dari kegiatan ini adalah percobaan pemberian pakan pada ternak, konseling dan produksi. Percobaan pemberian UMMB Temulawak pada ternak menunjukkan respon yang baik. Sapi perah tertarik pada produk UMMB karena aroma molassesnya yang mampu meningkatkan palatabilitas ternak. Kegiatan penyuluhan kepada masyarakat peternak di Desa Sumber Sekar pun menuai reaksi positif. Kekhawatiran mereka terhadap urea sudah terbantahkan dengan kondisi ternak yang tetap baik seusai mengonsumsi UMMB. Peternak juga mendapatkan informasi baru mengenai Temulawak dalam produk UMMB sebagai suplemen anti parasit. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah produksi UMMB Temulawak dalam skala besar dapat dikerjakan karena memiliki potensi pasar yang besar terlihat dari antusiasme peternak sapi perah di Desa Sumber Sekar.
Pengaruh Penambahan Tepung Bonggol Pisang pada Pakan Terhadap Berat Karkas, Persentase Karkas, dan Lemak Abdominal Ayam Pedaging Dwi Kiat Puspitasari; Osfar Sjofjan; Eko Widodo
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol 2, No 1 (2019): JNT | Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Maret 2019
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2019.002.01.4

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penambahan tepung bonggol pisang terhadap berat karkas, persentase karkas, dan lemak abdominal ayam pedaging. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi sebagai pakan alternatif untuk mengurangi biaya produksi pakan. Bahan yang digunakan adalah 100 DOC strain New Lohmann MB-202 yang diproduksi oleh PT. Japfa Comfeed Indonesia dengan koefisien keragaman 8,41%. Metode yang digunakan adalah eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Terdapat 20 kelompok di mana setiap kelompok terdiri dari 5 ayam. Perlakuan yang digunakan sebagai berikut, P0: pakan basal, P1: pakan basal + 2,5% tepung bonggol pisang, P2: pakan basal + 5% tepung bonggol pisang, P3: pakan basal + 7,5% tepung bonggol pisang, P4: pakan basal + 10% tepung bonggol pisang. Variabel yang diukur adalah berat karkas, persentase karkas, dan lemak abdominal ayam pedaging. Data dianalisis dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), apabila terdapat perbedaan pengaruh maka dilanjutkan dengan Uji jarak berganda Duncan’s (UJBD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh secara signifikan (P>0,05) terhadap berat karkas, tetapi berpengaruh nyata  (P<0,05) terhadap persentase karkas dan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap lemak abdominal ayam pedaging. Kesimpulannya adalah penambahan tepung bonggol pisang di dalam pakan dapat diberikan maksimum sebanyak 10%.
Pengaruh Penambahan Probiotik Rhizopus Oligosporus Sebagai Aditif Pakan Terhadap Penampilan Produksi Burung Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Danial Mukhtar Husada; Osfar Sjofjan; Eko Widodo
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol 1, No 1 (2018): JNT | Jurnal Nutrisi Ternak Tropis September 2018
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2018.001.01.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik Rhizopus oligosporus sebagai aditif pakan pada penampilan produksi burung puyuh (Coturnix coturnix japonica). Penelitian ini menggunakan burung puyuh petelur sebanyak 250 ekor yang berumur 90 hari yang setiap petak terdiri dari 10 ekor burung puyuh. Materi yang digunakan yaitu pakan komersial dan probiotik Rhizopus oligosporus. Pakan perlakuan yang digunakan yaitu P0= pakan basal tanpa probiotik, P1= pakan basal tanpa probiotik Rhizopus oligosporus, P2= Pakan basal + 0,5% probiotik Rhizopus oligosporus, P3= Pakan basal + 0,6% probiotik Rhizopus oligosporus, P4= Pakan basal + 0,7% probiotik Rhizopus oligosporus. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode percobaan lapang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri 5 perlakuan dan 5 ulangan. Variabel yang diamati meliputi konsumsi pakan, HDP (Hen Day Production), egg mass, konversi pakan, dan IOFC (Income Over Feed Cost). Data ditabulasikan ke dalam Microsoft Excel dan menggunakan analisis ANOVA dari Rancangan Acak Lengkap. Apabila diperoleh hasil yang berbeda nyata antar perlakuan maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik Rhizopus oligosporus sebagai aditif pakan tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan tetapi memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap HDP, egg mass, konversi pakan, dan IOFC. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan probiotik Rhizopus oligosporus sebagai aditif pakan burung puyuh tidak dapat memperbaiki penampilan produksi yang meliputi konsumsi pakan, HDP, egg mass, konversi pakan dan IOFC. Saran dari penelitian ini yaitu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penambahan probiotik Rhizopus oligosporus dengan menggunakan pakan basal self mixing.
Co-Authors - Aulani’Am A.P Rahayu Abd. Rasyid Syamsuri Achmad Bagus Adhiluhung Mardhotillah Achmanu . Adam E. Saputra Addharul Muttaqin Adelina Ari Hamiyanti Adharul Mutaqin Adharul Mutaqin Aditias Nabil Khoirunisa Adli, D. N. Adli, Danung Nur Afdora, Pupimadita Tizar Agus Susilo Ahmad Nur Musyarrof Al Akrom Ahzami, Abdurahhman Aini, Baiq Widya Rahmatul Ajeng Kusumaningtyaswati Akhmad Zaenal Wijaya Amini, Khairuni Anisa Ramadhani Antonius Suwanto Aqnes Suryani Asri Nurul Huda Awang Tri Satria Ayu Damayanti B. Sundu Badat Muwakhid Bintang Putri Churriyah, Rosyidatul Cindy A. Damayanti Cindy Audina Damayanti Danial Mukhtar Husada Derana Tri Mustikawatie Desna Ayu Wijayanti Dhika Yonika Primacitra Diah Kartika Sari Didik Nur Edi Dina Marliana Djalal Rosyidi dos Santos, Abilio Dwi Kiat Puspitasari Dyah Lestari Yulianti Dyah Lestari Yulianti Edhy Sudjarwo Edhy Sudjarwo Edhy Sudjarwo Edhy Sudjarwo Edi Wahyu Satria Edi, Didik Nur Eko Widodo Eny Sri Widyastuti Esti Puspitasari Faizal Andri Farela Adhana Muflikhien Farida Kusuma Astuti Febri Puska Padang Filoza Marwi Filoza Marwi Firmansyah, Angga Fitri Wahyuni Fitria Tridyana Putri Hadi, Tasya Anggraini Sukma Haryaka Tisti Sadara Heli Tistiana Heni Setyo Prayogi Hertamawati, Rosa Tri Hudan Allama Ika Widiyawati Ilmi Sholichatunnisa Ilmiatus Sholichatunnisa Indah Puspita Sari Irfan H. Djunaidi Jihana, Amalia Iffah Kasri, Kasri Khaerunnisa Firdaus Sadikin Kuncoro Kuncoro Kuncoro, Kuncoro Kurniawan, Muhammad Iqbal Laila Nur Rohma Lestari, Suci Puji Lestariningsih Lestariningsih Lestariningsih Lestariningsih Lilik Eka Radiati Ludovika Jessica Virginia M Halim Natsir M Halim Natsir M. H. Natsir M. Halim Natsir Mariani Jesika Widiawati Mashudi Mashudi Muhammad A. Y. Harahap Muhammad Andika Yudha Harahap Muhammad Andika Yudha Harahap Muhammad H. Natsir Muhammad Halim Natsir Muhammad Halim Natsir Muhammad Izzuddiyn Muharlien Muharlien Muharlien Muharlien Nanang Febrianto Natasha Lenzky Mutia Nur Hidayah Nuraini Nadzifah Nurul Jannah, Saadatin Obbi Firmansyah Picky Oriesta Ayu Harmayanda Pratiwi Trisunuwati Prihatiningsih Pupimadita Tizar Afdora Putri, Fitria Tridyana Ramadhani, Sulistya Ika Randa, Sangle Yohanes Ratih Eka Dewayani Reo Radius Falah Reynaldy Hadi Ardyansyah Rica Silvi Anastasia Rizki Nur Azizah Rizki Prafitri Romy Abdillah Ramadhan Roro Rianthie Jessieca A.G Roselin Gultom Rositawati Indrati Ruli Nanda Pratama S. Chuzaemi S. Sulistyaningsih Sabarta sembiring Sangle Yohanes Randa Sari, Sri Ratna septiani anggitasari sitompul Siska OktaFina Diarlin Siska Tirajoh Siska Tirajoh, Siska Siti Nur Ulpah Sri Minarti Sri Ratna Sari Suyadi Suyadi Syahputra Wibowo Tasya Nur Karina Tika Septi Wardani Tri Ardiyati Tri Ardiyati Tri Ardyati Tri Ardyati Tri Eko Susilorini Ubaidillah, Muhammad Zaki Umi Kalsum Umiani Hatta USMAN ALI VM Ani Nurgiartiningsih Wahidin Mardiono Swantho Menggi Emma Widiati, Aris Sri Woro Busono, Woro Y.F Nuningtyas Yuli Frita Nuningtyas Yusuf, Zaen