p-Index From 2021 - 2026
10.023
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Equilibrium: Jurnal Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Journal on Education Journal of Civic Education Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences eL.Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS JURNAL ILMU PENDIDIKAN AHLUSSUNNAH Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Journal On Teacher Education (Jote) Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan PREDIKSI (Profesi Pendidikan Indonesia) Jurnal Basicedu Provider Jurnal Ilmu Pemerintahan (PROJIP) QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Claim Missing Document
Check
Articles

Model Resolusi Konflik Digital Berbasis Literasi Emosional untuk Pencegahan Gangguan Kesehatan Mental pada Generasi Z Dini Safinah; Rina Rahmayati; Najma Najdain; Alfi Nursyifa; Wafiq Aziz Matondang; Ratna Sari Dewi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7519

Abstract

Krisis kesehatan mental pada Generasi Z semakin mengkhawatirkan seiring tingginya intensitas penggunaan internet dan media sosial. Ruang digital yang menjadi arena utama interaksi sosial remaja juga memunculkan risiko konflik, terutama dalam bentuk cyberbullying yang berdampak serius terhadap kondisi psikologis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model resolusi konflik digital berbasis literasi emosional sebagai upaya preventif terhadap gangguan kesehatan mental pada Generasi Z. Kajian dilakukan melalui analisis konseptual terhadap fenomena cyberbullying, dampaknya terhadap kesehatan mental, serta pentingnya kemampuan regulasi emosi dalam interaksi daring. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa rendahnya literasi emosional memperburuk respons remaja terhadap konflik digital dan memperkuat siklus gangguan mental, seperti depresi, kecemasan, stres, hingga penurunan prestasi akademik. Model yang dikembangkan menekankan penguatan kemampuan mengenali, memahami, dan mengelola emosi sebagai fondasi penyelesaian konflik secara konstruktif. Pendekatan preventif ini memerlukan kolaborasi keluarga, sekolah, pemerintah, dan platform digital untuk membangun ketahanan mental remaja di era digital
Penggunaan Game Edukasi Solite Kids Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Peserta Didik Kelas I Di SDN 3 Selaraja Ratu Puspita Pusaka Ningrum; Ratna Sari Dewi; Patra Aghtiar Rakhman
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8440

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan peserta didik kelas 1 di SDN 3 Selaraja. Hal ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih bersifat teacher-centered dan minimnya pemanfaatan media pembelajaran yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan serta tingkat peningkatan kemampuan membaca permulaan antara peserta didik yang pembelajarannya menggunakan media game edukasi Solite Kids dengan peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain Quasi Experimental tipe Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh peserta didik kelas 1 SDN 3 Selaraja yang berjumlah 38 orang. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling jenuh, di mana sampel dibagi menjadi kelompok eksperimen (21 peserta didik) dan kelompok kontrol (17 peserta didik). Teknik pengumpulan data menggunakan tes lisan berupa pretest dan posttest yang mengukur empat indikator membaca permulaan: ketepatan, kelancaran, kejelasan suara, dan intonasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji hipotesis (Mann-Whitney), dan uji efektivitas (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan dalam kemampuan membaca permulaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini dibuktikan dari uji Mann-Whitney yang memperoleh nilai Zhitung (3,787) > Ztabel (1,96). Peningkatan pada kelompok eksperimen terlihat dari nilai rata-rata pretest sebesar 30,95 menjadi 53,27 pada posttest. Berdasarkan hasil uji N-Gain, efektivitas penggunaan game Solite Kids berada pada kategori sedang dengan skor 0,446, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya memperoleh skor 0,289 (kategori rendah). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan game edukasi Solite Kids memberikan pengaruh yang signifikan dan lebih baik dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan peserta didik dibandingkan dengan media konvensional.
Pengembangan Media Pembelajaran Podcast Dalam Pembelajaran Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Danella Saloem Naufal; Ratna Sari Dewi; Lili Fajrudin
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan, keefektifan, dan respon peserta didik terhadap media pembelajaran podcast kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Develpoment (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate) untuk menghasilkan media pembelajaran podcast kearifan lokal untuk pembelajaran IPAS muatan Sosial mengenai kearifan lokal daerah di kelas IV SDN Tangerang 6. Materi podcast berfokus pada kearifan lokal Banten yaitu kesenian debus banten dan nilai-nilai kearifan lokalnya. Teknik keabsahan data menggunakan Uji kelayakan oleh validasi ahli bahasa, materi, dan media, uji coba produk untuk mendapatkan respon peserta didik, dan uji N-gain untuk mengetahui peningkatan pemahaman bacaan peserta didik melalui soal pretest dan posttest. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu uji kelayakan memperoleh rata-rata sebesar 89,9% dengan kategori “Sangat Layak”.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN CIVIC KNOWLEDGE Eka Yanuar Indah Rizqiyani; Ratna Sari Dewi; Wika Hardika Legiani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2235

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah pembuatan bahan ajar video interaktif berbasis Problem Based Learning dan untuk mengetahui kelayakan produk bahan ajar video interaktif berbasis Problem Based Learning pada mata pelajaran PPKn di SMPN 1 Sindang Jaya. Langkah-langkah pengembangan bahan ajar video interaktif berbasis Problem Based Learning menggunakan desain penelitian dan pengembangan (research and development) atau R&D yang dikembangkan oleh Sugiyono. Langkah-langkah penelitian pengembangan bahan ajar video interaktif berbasis Problem Based Learning ini terdiri dari 6 tahapan, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, dan uji coba produk. Bahan ajar video interaktif berbasis Problem Based Learning ini divalidasi oleh 3 ahli, yaitu ahli media, ahli materi, dan ahli pendidikan. Setelah dilakukan uji validasi oleh tim ahli selanjutnya dilakukan uji coba produk dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas VII SMPN 1 Sindang Jaya yang dilaksanakan dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang. Hasil uji validasi ahli media menunjukkan bahwa bahan ajar video interaktif berbasis Problem Based Learning memperoleh nilai rata-rata sebesar 81,48% dengan kategori “Sangat Layak”. Hasil uji materi menunjukkan bahwa bahan ajar video interaktif berbasis Problem Based Learning ini memperoleh nilai rata-rata sebesar 93,91% dengan kategori “Sangat Layak”. Hasil uji ahli pendidikan menunjukkan bahwa bahan ajar video interaktif berbasis Problem Based Learning memperoleh nilai rata-rata sebesar 98,57% dan masuk kategori “Sangat Layak”. Hasil uji coba produk pada siswa memperoleh nilai rata-rata sebesar 89,05% dan masuk kategori “Sangat Baik”. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar video interaktif berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan di Kelas VII SMPN 1 Sindang Jaya “Sangat Layak” untuk digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada materi Norma dan Keadilan.Kata kunci: Pengembangan Bahan Ajar Video Interaktif, Berbasis Problem Based Learning, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan  AbstractThis study aims to determine the steps for making interactive video teaching materials based on Problem Based Learning and to determine the feasibility of interactive video teaching materials based on Problem Based Learning in Civics subjects at SMPN 1 Sindang Jaya. The steps for developing interactive video teaching materials based on Problem Based Learning use research and development or R&D designs developed by Sugiyono. The research steps for developing interactive video teaching materials based on Problem Based Learning consist of 6 stages, namely potential and problems, data collection, product design, design validation, design revision, and product testing. Problem Based Learning-based interactive video teaching materials were validated by 3 experts, namely media experts, material experts, and education experts. After the validation test was carried out by a team of experts, a product trial was carried out with the research subject, namely class VII students of SMPN 1 Sindang Jaya which was carried out with a total of 20 students. The results of the media expert validation test showed that the interactive video teaching materials based on Problem Based Learning obtained an average score of 81.48% in the "Very Eligible" category. The results of the material test showed that the interactive video teaching materials based on Problem Based Learning obtained an average score of 93.91% with the "Very Eligible" category. The results of the education expert test showed that interactive video teaching materials based on Problem Based Learning obtained an average score of 98.57% and were in the "Very Eligible" category. The results of product trials on students obtained an average score of 89.05% and entered the "Very Good" category. Based on the results of the study, it can be concluded that the interactive video teaching materials based on Problem Based Learning developed in Class VII SMPN 1 Sindang Jaya are "Very Eligible" to be used in learning Pancasila and Citizenship Education on Norms and Justice.Keywords: Development of Interactive Video Teaching Materials, Problem Based Learning, Pancasila and Citizenship Education
Pengembangan Media Pembelajaran Komik Digital Pada Pelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Di SMA Negeri 3 Kota Serang Aulia Najwa; Ratna Sari Dewi; Ria Yuni Lestari
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2809

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan dengan tujuan mengembangkan media pembelajaran komik digital pada pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang  dilakukan di SMAN 3 Kota Serang. Tujuan pengembangan media pembelajaran komik digital dibuat untuk memudahkan kegiatan belajar mengajar bagi guru dan peserta didik. Dengan adanya media pembelajaran komik digital peserta didik lebih tertarik dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian yang dilakukan oleh penulis ialah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan R&D (Research and Development) yang dilakukan dengan beberapa tahap yaitu (1) analisis masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain produk, (5) revisi desain, dan (6) uji coba produk. Validasi ahli uji kelayakan media pembelajaran komik digital terdiri dari dua yaitu ahli media dan ahli materi. Uji coba produk dilakukan kepada dua puluh satu peserta didik. Berdasarkan tahapan-tahapan tersebut, hasil penelitian media pembelajaran komik digital pada pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran materi kemerdekaan beragama dan berkepercayaan di Indonesia menghasilkan nilai rata-rata dari ahli materi sebesar 83,75% dikategorikan sangat layak, ahli media 95% dikategorikan sangat layak, dan respon peserta didik memperoleh presentase sebesar 93,26% oleh peserta didik pada tahap uji coba produk memperoleh presentase sebesar 93,26% yang menyatakan media pembelajaran komik digital sangat layak.Kata kunci : Pengembangan Media Pembelajaran, Komik Digital, PPKnAbstractAulia Najwa. Development of Digital Comics Learning Media in Pancasila Education Lessons and Citizenship at SMAN 3 Serang City. This research was conducted with the aim of developing digital comics learning media in Pancasila and Citizenship Education lessons conducted at SMAN 3 Serang City. The purpose of developing digital comics learning media is made to facilitate teaching and learning activities for teachers and students. With the digital comic learning media, students are more interested in teaching and learning activities. The research conducted by the author is development research using the R&D development model (Research and Development) which is carried out in stages, namely (1) problem analysis, (2) data collection, (3) product design, (4) product design validation, (5 ) design revisions, and (6) product trials. The validation of digital comic learning media test experts consisted of two, namely media experts and material experts. Product trials were conducted on twenty-one students. Based on these stages, the results of research on digital comics learning media in Pancasila and Citizenship Education lessons on freedom of religion and belief in Indonesia resulted in an average score of 83.75% from material experts categorized as very feasible, 95% media experts categorized as very feasible, and response students obtained a percentage of 93.26% by students at the product trial stage of 93.26% which stated that digital comic learning media was very feasible. Keywords : Learning Media Development, Digital Comics, PPKn
Efektivitas Saung Bewara Pemilu Sebagai Sarana Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula Di Kota Bandung Ratna Sari Dewi; Nida Kamal; Siti Atiah; Ani Mulyati; M. Arief Hidayatullah; Febriyanto Eko Nugroho
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2813

Abstract

AbstrakDalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara manusia tidak akan terlepas dari politik. Manusia akan selalu melakukan aktivitas politik dengan manusia lain untuk memenuhi kebutuhannya, termasuk kebutuhan dalam kedudukannya sebagai warga negara. Penelitian ini berfokus pada pendidikan politik yang diberikan Saung Bewara Pemilu di Kota Bandung, yakni mengenai bentuk pendidikan politik, metode, hambatan dan solusi yang digunakan Saung Bewara Pemilu dalam memberikan pendidikan politik di Kota Bandung. Tujuan penelitian ini juga untuk mengetahui respon masyarakat yang termasuk pemilih pemula mengenai efektivitas Saung Bewara Pemilu di Kota Bandung. Metode yang digunakan penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.  Adapun hasil penelitian ini adalah program Saung Bewara Pemilu belum cukup efektif dalam memberikan pendidikan politik bagi pemilih pemula di Kota Bandung, kegiatan sosialisasi yang dilakukan belum massif dan metode sosialisasi pendidikan politik belum cukup untuk menarik perhatian masyarakat pemilih pemula di Kota Bandung. Maka dapat diketahui bahwa bentuk dan metode pendidikan politik yang diberikan sangat berpengaruh pada tingkat ketertarikan masyarakat di Kota Bandung termasuk masyarakat pemilih pemula.Kata kunci: Efektivitas, Pendidikan Politik, Pemilih PemulaAbstractIn the life of society, nation and state, humans cannot be separated from politics. Humans will always carry out political activities with other humans to fulfill their needs. including the needs in his position as a citizen. This research focuses on the political education given by Saung Bewara Election in Bandung City, namely the form of political education, methods, obstacles and solutions used by Saung Bewara Election in providing political education in the city of Bandung. The purpose of this study is also to determine the response of the public, including novice voters, regarding the effectiveness of the Saung Bewara Election in Bandung City. The method used in this research is descriptive research with a qualitative approach. The results of this study are the Saung Bewara Election program has not been effective enough in providing political education for novice voters in the city of Bandung, the socialization activities carried out were not massive and the methods of socialization of political education were not enough to attract the attention of the novice voters in the city of Bandung. So it can be seen that the forms and methods of political education provided greatly affect the level of public interest in the city of Bandung, including the novice voting community.Keywords: Effectiveness, Political Education, Beginner Voters
Peran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Dalam Meningkatkan Karakter Nasionalis Generasi Muda Ahmad Hudori; Ratna Sari Dewi; Febrian Alwan Bahrudin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6361

Abstract

Abstrak Persatuan Indonesia dalam proses perjalanan panjangnya hingga kini terus ditimpa berbagai masalah internal maupun masalah eksternal yang berpotensi dapat memecah belah bangsa. Masalah internal dan eksternal tersebut diantaranya yaitu munculnya sikap etnosentrisme dan radikalisme, serta dampak negatif dari globalisasi. Dalam menghadapi problematika tersebut, lembaga pendidikan formal maupun non formal harus bersinergi dalam upaya meningkatkan karakter nasionalis warga negara terutama generasi muda. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran UKM Pramuka Untirta sebagai wadah pendidikan non formal dalam upaya meningkatkan karakter nasionalis generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa UKM Pramuka Untirta memprogramkan kegiatan-kegiatan serta mengikuti kegiatan partisipasi dalam upaya meningkatkan karakter nasionalis generasi muda. Peran UKM Pramuka Untirta dalam upaya tersebut yaitu dengan membentuk dan mengembangkan karakter bangsa terutama karakter nasionalis dengan mengintegrasikannya melalui program kerja UKM Pramuka Untirta serta mengikuti kegiatan-kegiatan partisipasi yang berkaitan dengan pendidikan karakter. Kata Kunci: Peran, Pramuka, Karakter Nasionalis Abstract Indonesia unity in its long journey process until now continues to be struck by either internal or external problem that has potential to divide the nation. The internal and external problems are such as the emergence of ethnocentrism and radicalism attitude, and also the negative impact of globalization. In face those problematics, the institution of formal or non-formal education must synergize in the effort to improve the nationalism character of its citizens especially the youth generation. Therefore, this research aimed to find out how was the role of Scout UKM at Untirta as the space for non-formal education in the effort to improve nationalist character of youth generation. This research employed descriptive qualitative research method with data collection techniques using interviews, observation and documentation. Based on the research results, it was found that Scout UKM of Untirta programmed the activities and followed the participation activity in the effort to improve nationalist character of the young generation. The role of Scout UKM at Untirta is such as forming and developing the nation character especially nationalist character by integrating it through the work program of Scout UKM at Untirta and follow the participation activities related to character education. Keywords: Role, Scouts, Nationalist Character
Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Guna Mengoptimalkan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMPN 1 Kota Serang Arry Rifaldi Juangga; Dwi Fitri Agustina Sukmana; Oki Pamungkas; Piska Permatasari; Ratna Sari Dewi; Lukman Hidayat
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Jurnal Pendidikan Berkarakter
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pendekar.v2i1.557

Abstract

This research delves into the integration of local wisdom values to enhance the project aimed at strengthening the Pancasila student profile in SMPN 1 Kota Serang. The study investigates the characteristics of Pancasila students, the application of the Pancasila student profile, challenges encountered, and the integration of local wisdom values from the Kota Serang region. The project's success is evaluated, along with its impact on students' national character, and the role of stakeholders is analyzed. The findings suggest that the incorporation of local wisdom values significantly bolsters students' national character and contributes to the overall success of the project. This research holds implications for the development of curricula, character education, and future similar projects, emphasizing the importance of recognizing and integrating local cultural values to foster a stronger sense of national identity among students.
Korelasi antara Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Muncang Kabupaten Lebak Ismi Nurjanah; Ratna Sari Dewi; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.102444

Abstract

Pendidikan saat ini membutuhkan kepala sekolah yang kompeten dalam mengelola sekolah dan meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui profil kompetensi manajeriaal kepala sekolah di Kec. Muncang; (2) Mengetahui profil kinerja guru di Kec. Muncang; (3) Menguji korelasi antara kompetensi manajerial kepala sekolah terhadap kinerja guru SD di Kec. Muncang. Metode yang digunakan adalah Kuantitatif dengan analisis korelasi. Sampel berjumlah 40 orang, yaitu 20 orang kepala sekolah dan 20 orang guru SD di Kec. Muncang. Teknik pengumpulan menggunakan angket (kuesioner). Teknis analisi data meliputi analisis deskriftif dan uji hipotesis menggunakan uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan kompetensi manajerial kepala sekolah dasar di Kec. Muncang berada pada kategori sedang (rata-rata 124), begitupun kinerja guru di SD Kec. Muncang (rata-rata 116). Terdapat korelasi positif dan kuat (0.89) antara kompetensi manajerial kepala sekolah dan kinerja guru di SD Kec. Muncang. Hal ini menujukan kompetensi manajerial memiliki keterkaitan dengan kinerja guru.
Menumbuhkan Kreativitas tanpa Batas: Strategi Inovatif Sekolah dalam Mengembangkan Karakter Kreatif Siswa Sriayu Purwa Lestari; Ratna Sari Dewi; Astrya Rizki Junita
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 3 (2024): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v5i3.543

Abstract

Membentuk generasi muda yang kreatif dan inovatif adalah esensi pendidikan karakter, dan sekolah berperan penting dalam menumbuhkan serta mengembangkan karakter kreatif siswa. Namun, ironisnya, implementasi pengembangan karakter kreatif di sekolah masih minim.  Hal ini menjadi keprihatinan, mengingat peran krusial generasi muda dalam membangun bangsa yang maju dan berdaya saing di era globalisasi. Oleh karena itu, artikel ini mengkaji strategi dan konsep pengembangan karakter kreatif siswa di sekolah melalui sebuah pendekatan kualitatif dengan metode systematic review. Penelitian ini menggunakan metode systematic review untuk mengidentifikasi strategi efektif dalam mengembangkan kreativitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi dan konsep yang efektif dalam menumbuhkan karakter kreatif siswa di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas siswa dapat ditingkatkan melalui berbagai strategi yaitu kegiatan literasi, program P5, program ekstrakurikuler, dan sesi brainstorming dalam pembelajaran. Dengan dukungan yang memadai, sekolah dapat berperan aktif dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang inovatif, adaptif, dan berkontribusi positif dalam pembangunan masyarakat.
Co-Authors Aan Subhan Pamungkas Aan Subhan Pamungkas Afdhal Qudri Agung Ilham Gumelar Ahmad Firdaus Ahmad Hudori Ahmad Luhi Sanusi Wijaya Alda Liga Vela Alda Liga Vela Alfi Nursyifa Alivia Fitri Salsabila Ana Nurhasanah Ana Nurhasanah Ana Nurhasanah Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anengsih Anggi Rahmani Anggun Mardhina Ningtyas Ani Mulyati Anisa Lusiana Komara Anisa Lusiana Komara Arida Putri Mahardika Arin Nurhidayah Arry Rifaldi Juangga Asri S Tamalene Astrya Rizki Junita Aulia Najwa Ayuningrum Ayuningrum Callista Aulina Cindy Desiana Danella Saloem Naufal Dewi Anggi Agustin Dhena Delviana Aulia Dinar Sugiana Fitrayadi Dini Safinah Dwi Fitri Agustina Sukmana Dzikri Khoirul Haq Eddy Noviana Edi Rohyadi Efa Apriani Eka Eka Yanuar Indah Rizqiyani Elin Marlina Encep Andriana Erlangga Kusuma Yudha Evi Damayanti Fadhilah Hafidz Febrian Alwan Bahrudin Febriyanto Eko Nugroho Firly Istiqomah Gadis Niyanti Pertiwi Gigih Pambudi Hikmah Auliya Ida Farida Ila Maratush Shalihah Ilham Ubaidillah Imelda Syintha Dewy Suhardi Indhira Asih Vivi Yandari Ismi Nurjanah Isti Ghifary Noor Isti Mukhairiyah Istiqomah Eka Diyanti Jumyati Jumyati Jumyati Jumyati Khairunnisa Khairunnisa Laela Chayarani Laksmi Evasufi Widi Fajari Laura Laura Lediana Munazilah Liana Parhana Lili Fajrudin Liza Tri Oktaliani Lukman Hidayat M. Arief Hidayatullah M. Taufik Mabruroh Mabruroh Mafdurotul Goliah Marjohan Marjohan Mega Krisdiana Miftahul Jannah Muh Muh. Nana Supriatna Muhammad Abdul Aziz Muhammad Atma Taher Muhammad Fadlan Rizkiyana Muryani Muryani Najlaa Ayu Febrianti Najma Najdain Nana Suhana Neni Yuliani Neysa Fausta Nida Kamal Novita Sri Aryanti Nugraheti Sismulyasih SB, Nugraheti Sismulyasih Nuryani Nuryani Oki Pamungkas Oki Purwanti Oktavia Theresia Ompu Sunggu Otang Kurniaman Patra Aghtiar Rakhman Piska Permatasari Putri Kiki Lestari Putri Sindiani Qotrun Nida Raisa Zahra Rara Rasiana Ratu Puspita Pusaka Ningrum Regi Damayanti Regi Damayanti Rehnaningtyas Rehnaningtyas Retno Handayani Reza Mauldy Raharja Ria Yuni Lestari Ridwan Jusuf Rijal Faturohman Rika Ramadhani Az Zahra Rina Rahmayati Riska Farwati Roihatul Parida Maulidi Ronni Juwandi Rosatria Rahmatika Salwa Azzahra Selli Putri Auliawati Alfaro Shofia Zahra Agustina Sholeh Hidayat Sholeh Hidayat Hidayat Sigit Setiawan Siti Atiah Siti Irawati Siti Malihah Siti Meisaroh Siti Muliawati Siti Nur’ariyani Siti Wardatunnisa Soleh Hidayat Sri Dewi Nirmala Sriayu Purwa Lestari Suci Ramadayanti Sukirwan Sukirwan Suroso Mukti Leksono Syintia Nurain Hudjolly Titin Suhartini Tri Esti Noviyanti Tri Julyanto Trian Pamungkas Alamsyah Ujang Jamaludin Wafiq Aziz Matondang Wika Hardika Legiani Yuliyanti Yuliyanti Yuliyanti Yuliyanti Yuyu Yuhana Zahran Hafiidh Kenvisyah