Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep-konsep Pancasila serta tingkat pemahaman anggota Organisasi Pemuda Pancasila di Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon terhadap Pancasila sebagai philosophische grondslag bangsa Indonesia. Latar belakang penelitian didasarkan pada semakin kuatnya arus globalisasi yang memengaruhi pola pikir generasi milenial sehingga berpotensi mengurangi rasa nasionalisme, kecintaan terhadap tanah air, dan penghayatan terhadap konsep-konsep Pancasila. Organisasi Pemuda Pancasila dipandang sebagai salah satu wadah strategis dalam menanamkan kembali konsep-konsep kebangsaan melalui berbagai aktivitas sosial dan kemasyarakatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota Organisasi Pemuda Pancasila telah menerapkan konsep-konsep Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, seperti semangat gotong royong, toleransi, kepedulian sosial, musyawarah, serta partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan. Meskipun demikian, tingkat pemahaman mengenai Pancasila sebagai dasar filsafat negara masih bervariasi sehingga diperlukan penguatan pendidikan ideologi dan pembinaan yang berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa eksistensi Organisasi Pemuda Pancasila memiliki peran penting dalam memperkuat karakter kebangsaan generasi milenial serta menjaga keberlangsungan konsep-konsep Pancasila di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.