p-Index From 2021 - 2026
10.023
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Equilibrium: Jurnal Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Journal on Education Journal of Civic Education Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences eL.Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS JURNAL ILMU PENDIDIKAN AHLUSSUNNAH Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Journal On Teacher Education (Jote) Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan PREDIKSI (Profesi Pendidikan Indonesia) Jurnal Basicedu Provider Jurnal Ilmu Pemerintahan (PROJIP) QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Nilai Cinta Damai terhadap Perilaku Peserta Didik di Sekolah Neysa Fausta; Raisa Zahra; Ratna Sari Dewi
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 3 (2024): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v5i3.552

Abstract

Nilai unggul karakter harus di tanamkan sejak dini, karena itu kewajiban antara orang tua dan guru, bersama-sama kita harus membina dan mengoptimalkan sifat cinta damai sejak dini. Untuk itu kebersamaan, keselarasan antara lingkungan sekolah dan lingkungan rumah sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter. Kerjasama tersebut dapat dilakukan melalui sosialisasi agar nilai-nilai  karakter diperkenalkan di lembaga pendidikan dan juga di rumah. Konsep yang bersinggungan dengan karakter sangat penting maka dari itu harus diperkenalkan dan diterapkan dalam perilaku sehari-hari sejak kecil yang mencakup Kecintaan pada Tuhan, Jujur, Kerja Kelompok, Disiplin, Toleransi, Percaya Diri, Mandiri, Rela Menolong, Gotong Royong, Sopan Santun dan Saling Menghormati, Pemerhati Lingkungan, Tanggung Jawab, Jiwa Kepemimpinan dan keadilan, Kreatif, Rendah Hati, Cinta Bangsa dan Tanah Air, dan yang paling penting adalah Cinta Damai, karena jika anak memiliki karakter cinta damai aspek-aspek yang di sebutkan akan terpenuhi.
Peran Guru dalam Mengembangkan Karakter Kerja di Lingkungan Sekolah Muhammad Fadlan Rizkiyana; Imelda Syintha Dewy Suhardi; Ratna Sari Dewi
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 3 (2024): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v5i3.554

Abstract

Penelitian ini membahas peran guru dalam mengembangkan karakter kerja keras di lingkungan sekolah. dan  bertujuan untuk mengetahui bagaimana guru dapat meningkatkan motivasi siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan karakter kerja keras. Penelitian ini menggunakan metode metode kualiitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting dalam mengembangkan karakter kerja keras siswa melalui berbagai strategi; Guru dapat menanamkan nilai-nilai kerja keras kepada siswa melalui contoh dan keteladanan, serta melalui pembelajaran di kelas dan kegiatan ekstrakurikuler, Guru dapat memberikan motivasi dan dorongan kepada siswa untuk bekerja keras dengan menciptakan lingkungan belajar yang positif dan kondusif, serta dengan memberikan penghargaan atas prestasi siswa.
Strategi Efektif Menanamkan Nilai Kejujuran pada Generasi Muda melalui Pendidikan Karakter Elin Marlina; Salwa Azzahra; Ratna Sari Dewi
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 3 (2024): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v5i3.555

Abstract

Menanamkan karakter jujur adalah salah satu tujuan utama dalam pendidikan. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya integrasi strategi efektif yang beragam dalam kurikulum pendidikan karakter untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung, dan perkembangan moral juga etika yang positif  pada generasi muda. Dalam artikel ini, kami akan membahas bagaimana proyek pendidikan dapat digunakan sebagai sarana efektif untuk mengembangkan karakter jujur pada generasi muda. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah studi literatur, yang merupakan pendekatan untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai sumber tertulis yang relevan dengan topik penelitian. Hasil Temuan dari penelitian ini yaitu salah satu strategi utama dalam pendidikan karakter adalah integrasi nilai-nilai kejujuran ke dalam kurikulum sekolah. Peran guru dalam menanamkan nilai kejujuran sangat penting. Guru harus menjadi teladan yang baik bagi siswa dalam hal kejujuran dan integritas dan keluarga juga memiliki peran yang tidak kalah penting dalam menanamkan nilai kejujuran pada anak. Secara keseluruhan, menanamkan nilai kejujuran pada generasi muda melalui pendidikan karakter merupakan upaya yang sangat penting untuk membangun integritas pribadi dan sosial. Pendidikan karakter yang efektif membutuhkan integrasi nilai-nilai kejujuran dalam kurikulum sekolah, peran aktif guru dan orang tua sebagai teladan, serta dukungan dari pemerintah dan lembaga pendidikan.
Analisis Karakter Menghargai prestasi Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas Laura Laura; Rika Ramadhani Az Zahra; Ratna Sari Dewi
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 3 (2024): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v5i3.559

Abstract

Penelitian ini mengkaji hakikat menghargai prestasi pada siswa SMA. Penelitian ini menggunakan penelitian literatur, menganalisis jurnal-jurnal yang berkaitan dengan hakikat penghargaan prestasi sebagai sumber utama. Tinjauan literatur berfungsi untuk mengidentifikasi karakter menghargai prestasi, penanaman dan strategi, kendala dan solusi, dan memberikan wawasan mengenai Karakter menghargai prestasi Karakter menghargai prestasi siswa di SMA ditekankan pada nilai-nilai etika, tanggung jawab dan menghargai prestasi. Guru memiliki peran kunci dalam menanamkan nilai-nilai tersebut kepada siswa melalui pengarahan, motivasi, dan contoh teladan. Proses pendidikan karakter membutuhkan waktu yang panjang namun memberikan dampak positif Hal ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang tangguh dan energik. Dengan bantuan pendidikan karakter diharapkan siswa mampu menghargai prestasi, bekerja keras, dan bersikap positif terhadap tantangan sehari-hari. Dalam jurnal yang kami buat ini, penulis menggunakan studi literatur sebagai metode penulisannya. Berdasarkan hasil penelitian kepustakaan. Dari sini penulis dapat menyimpulkan karakter menghargai prestasi ini sangat penting ditanamkan sejak dini untuk kehidupan suatu saat nanti. Menghargai prestasi orang lain atau individu sanat penting.
Peran Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah dalam Membentuk Generasi Cerdas dan Bertanggung Jawab terhadap Kelestarian Alam Retno Handayani; Isti Ghifary Noor; Ratna Sari Dewi
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 3 (2024): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v5i3.560

Abstract

Pentingnya pendidikan karakter yang berfokus pada kepedulian lingkungan di sekolah-sekolah dibahas dalam artikel ini. Tujuan utamanya adalah menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara kognitif tetapi juga peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungannya. Berbagai sumber literatur terkait dianalisis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka. Bagaimana Pendidikan karakter peduli lingkungan dapat diimplementasikan secara efektif dalam konteks sekolah, khususnya programseperti adiwiyata, untuk membentuk generasi yang memiliki kesadaran dan Tindakan nyata dalam menjaga lingkungan. Pembahasan mencakup latar belakang masalah lingkungan yang semakin penting, serta peran manusia sebagai penyebab utama kerusakan lingkungan. Artikel ini menekankan bahwa kepedulian lingkungan adalah hasil dari proses pendidikan, bukan bakat. Program Adiwiyata, yang diluncurkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup pada tahun 2006, adalah salah satu upaya untuk menanamkan prinsip-prinsip ramah lingkungan di sekolah. Indikator sikap peduli lingkungan termasuk perawatan lingkungan, pengurangan penggunaan plastik, pengelolaan sampah, dan pengetahuan tentang pemilahan sampah. Selain itu, artikel ini membahas lima elemen penting dari pendidikan karakter yang peduli dengan lingkungan: meningkatkan kesadaran tentang lingkungan, menumbuhkan empati dengan alam, membangun kebiasaan ramah lingkungan, memperkuat prinsip etika lingkungan, dan membangun masyarakat berkelanjutan.
PERAN PEMERINTAH KOTA CILEGON DAN FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (FKUB) CILEGON DALAM MENCEGAH TINDAKAN INTOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA Muhammad Abdul Aziz; Ratna Sari Dewi; Dinar Sugiana Fitrayadi
PROVIDER JURNAL ILMU PEMERINTAHAN Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024 - September 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/1rg4zp47

Abstract

This research aims to investigate how the Cilegon City Government and the Forum for Interfaith Harmony (FKUB) collaborate in designing, implementing, and evaluating programs to maintain interfaith harmony and prevent religious intolerance. Data were collected through policy document analysis and in-depth interviews with officials from Kesbangpol, FKUB, and the Cilegon City Ministry of Religious Affairs Office using a qualitative descriptive technique. The conclusions drawn from this study include goal-setting techniques, formulation of the existing situation, identification of barriers and facilitators, and development of activity plans. Implementation of the program involves disseminating regulations, convening meetings with religious leaders, establishing youth forums, and organizing interfaith community coordination meetings. According to program evaluation, the interfaith harmony index for Cilegon City in 2022 achieved a score of 79.71 points, surpassing the target of 68.74 points and also exceeding the national average interfaith harmony index of 72.39 points. These findings imply the potential to enhance understanding and preventive actions in promoting harmony among religious communities.
Kajian Etnopedagogi: Ubrug Banten Sebagai Sumber Belajar Siswa Sekolah Dasar: Ethnopedagogical Study: Ubrug Banten as a Learning Resource for Elementary School Students Gigih Pambudi; Encep Andriana; Ratna Sari Dewi
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 8 No. 2 (2023): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v8i2.3526

Abstract

Ubrug Banten sebagai salah satu kearifan lokal di Indonesia diyakini memapu dikembangakan menjadi salah satu bentuk etnopedagogi dalam hal ini sebagai sumber belajar melalui nilai-nilai pedagogi di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek-aspek etnopedagogi pada Ubrug Banten, mengetahui nilai-nilai pedagogi apa sajakah yang ada pada Ubrug Banten, serta bagaimana ubrug dapat diintegrasikan sebagai sumber belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Hasil kajian ini menunjukan Ubrug Banten dapat dikembangkan menjadi salah satu bentuk etopedagogi karena didalmnaya terdapat tujuh aspek etnopedagogi yakini (1) Teruji selama berabad-abad, (2) Padu pada keseharian masyarakat, (3) Dapat diadaptasi dengan kultur kini (4) Lazim digunakan dimasyarakat (5) Terkait sistem kepercayaan (6) Bersifat dinamis, (7) Berdasarkan pengalaman, selain itu juga terdapat nilai-nilai pedagogi seperti nilai ketuhanan, sosial, dan moral di dalmanya. Dalam mengintegrasikannya perlu ada pengembangan lebih lanjut, meski begitu Ubrug Banten telah memenuhi standar kompetensi inti, serta dapat mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu pementasan, adapun bentuk sumber belajar yang dapat dikembangkan bisa berupa pengembagan skenario, video, maupun pengembangan perangakat lunak virtual reality.
Co-Authors Aan Subhan Pamungkas Aan Subhan Pamungkas Afdhal Qudri Agung Ilham Gumelar Ahmad Firdaus Ahmad Hudori Ahmad Luhi Sanusi Wijaya Alda Liga Vela Alda Liga Vela Alfi Nursyifa Alivia Fitri Salsabila Ana Nurhasanah Ana Nurhasanah Ana Nurhasanah Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anengsih Anggi Rahmani Anggun Mardhina Ningtyas Ani Mulyati Anisa Lusiana Komara Anisa Lusiana Komara Arida Putri Mahardika Arin Nurhidayah Arry Rifaldi Juangga Asri S Tamalene Astrya Rizki Junita Aulia Najwa Ayuningrum Ayuningrum Callista Aulina Cindy Desiana Danella Saloem Naufal Dewi Anggi Agustin Dhena Delviana Aulia Dinar Sugiana Fitrayadi Dini Safinah Dwi Fitri Agustina Sukmana Dzikri Khoirul Haq Eddy Noviana Edi Rohyadi Efa Apriani Eka Eka Yanuar Indah Rizqiyani Elin Marlina Encep Andriana Erlangga Kusuma Yudha Evi Damayanti Fadhilah Hafidz Febrian Alwan Bahrudin Febriyanto Eko Nugroho Firly Istiqomah Gadis Niyanti Pertiwi Gigih Pambudi Hikmah Auliya Ida Farida Ila Maratush Shalihah Ilham Ubaidillah Imelda Syintha Dewy Suhardi Indhira Asih Vivi Yandari Ismi Nurjanah Isti Ghifary Noor Isti Mukhairiyah Istiqomah Eka Diyanti Jumyati Jumyati Jumyati Jumyati Khairunnisa Khairunnisa Laela Chayarani Laksmi Evasufi Widi Fajari Laura Laura Lediana Munazilah Liana Parhana Lili Fajrudin Liza Tri Oktaliani Lukman Hidayat M. Arief Hidayatullah M. Taufik Mabruroh Mabruroh Mafdurotul Goliah Marjohan Marjohan Mega Krisdiana Miftahul Jannah Muh Muh. Nana Supriatna Muhammad Abdul Aziz Muhammad Atma Taher Muhammad Fadlan Rizkiyana Muryani Muryani Najlaa Ayu Febrianti Najma Najdain Nana Suhana Neni Yuliani Neysa Fausta Nida Kamal Novita Sri Aryanti Nugraheti Sismulyasih SB, Nugraheti Sismulyasih Nuryani Nuryani Oki Pamungkas Oki Purwanti Oktavia Theresia Ompu Sunggu Otang Kurniaman Patra Aghtiar Rakhman Piska Permatasari Putri Kiki Lestari Putri Sindiani Qotrun Nida Raisa Zahra Rara Rasiana Ratu Puspita Pusaka Ningrum Regi Damayanti Regi Damayanti Rehnaningtyas Rehnaningtyas Retno Handayani Reza Mauldy Raharja Ria Yuni Lestari Ridwan Jusuf Rijal Faturohman Rika Ramadhani Az Zahra Rina Rahmayati Riska Farwati Roihatul Parida Maulidi Ronni Juwandi Rosatria Rahmatika Salwa Azzahra Selli Putri Auliawati Alfaro Shofia Zahra Agustina Sholeh Hidayat Sholeh Hidayat Hidayat Sigit Setiawan Siti Atiah Siti Irawati Siti Malihah Siti Meisaroh Siti Muliawati Siti Nur’ariyani Siti Wardatunnisa Soleh Hidayat Sri Dewi Nirmala Sriayu Purwa Lestari Suci Ramadayanti Sukirwan Sukirwan Suroso Mukti Leksono Syintia Nurain Hudjolly Titin Suhartini Tri Esti Noviyanti Tri Julyanto Trian Pamungkas Alamsyah Ujang Jamaludin Wafiq Aziz Matondang Wika Hardika Legiani Yuliyanti Yuliyanti Yuliyanti Yuliyanti Yuyu Yuhana Zahran Hafiidh Kenvisyah