Claim Missing Document
Check
Articles

Relationship of HbA1c, Hematocrit, Erythrocytes, MCV in Type 2 Diabetes at Husada Utama Hospital, Surabaya Anggraeni, Devina; Suhartati, Suhartati; Yaniari, Roethmia
Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma Vol. 14 No. 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jikw.v14i2.3962

Abstract

Introduction: Diabetes Mellitus (DM) is a prevalent endocrine disorder characterized by hyperglycemia. Hematological parameters such as Hematocrit (Hct), Erythrocyte Count (RBC), and Mean Corpuscular Volume (MCV) have been linked to the pathological mechanisms and complications of DM. This study investigates the relationship between glycemic control status (based on HbA1c results) and these hematological parameters in type 2 DM patients. Methods: This cross-sectional study included 43 type 2 DM patients from Husada Utama Hospital, Surabaya. Data, including HbA1c, Hct, RBC, and MCV values, were collected from patient medical records. Results: The Spearman Rank test results between glycemic control status (HbA1c) and hematocrit in type 2 DM patients showed p=0.013 with r=0.374, indicating a significant moderate positive correlation (r = 0.3 to 0.5, p < 0.05). The Spearman Rank test results between glycemic control status (HbA1c) and erythrocyte count showed p=0.008 with r=0.402, also indicating a significant moderate positive correlation (r = 0.3 to 0.5, p < 0.05). However, the Spearman Rank test results between glycemic control status (HbA1c) and MCV showed p=0.052 with r=-0.302, indicating a moderate negative correlation (r = -0.3 to -0.5) that is not statistically significant (p > 0.05). Conclusion: There is a notable relationship between glycemic control and hematological parameters in type 2 DM patients. Poor glycemic control is associated with significant variations in Hct, RBC, and MCV levels, highlighting the importance of monitoring these parameters in managing diabetes complications.
Penerapan Bermain Bowling untuk Mengenalkan Bilangan bagi Anak di PAUD Ar Rayyan Darussalam Masna, Nur; Yuhasriati, Yuhasriati; Sofyan, Rahmi; Suhartati, Suhartati; Rizka, Sitti Muliya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35784

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya kemampuan mengenal bilangan anak pada kelompok A di PAUD Ar Rayyan Darussalam, khususnya anak belum mampu menyebutkan lambang bilangan 1-10 dan mampu membilang banyak benda 1-10. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan bilangan untuk anak usia dini melalui bermain bowling. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam 3 siklus, dimana setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi dengan subjek 8 orang anak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada kemampuan mengenal bilangan anak yaitu dengan indikator keberhasilan mencapai 75% atau 6 dari 8 anak mencapai kategori anak sudah mampu menyebutkan lambang bilangan 1-10 dengan tepat tanpa bantuan guru, anak sudah mampu membilang banyak benda 1-10 dengan tepat tanpa bantuan guru, dan anak sudah mampu mencocokkan banyak benda dengan lambang bilangan 1-10. Pelaksanaan tindakan yang dilakukan, guru memperlihatkan dan menyebutkan lambang bilangan 1-10 kepada anak, guru mendemonstrasikan cara bermain bowling kepada anak, guru meminta anak maju ke depan secara bergantian untuk bermain bowling, menyebutkan lambang bilangan membilang banyak benda 1-10 dan mencocokkan banyak benda dengan lambang bilangan 1-10.
Pengembangan Media Marble Maze Untuk Melatih Kemampuan Problem Solving Anak Usia Dini Rizka, Sitti Muliya; Nasir, Nasir; Arfah, Wahyuni; Nessa, Rahmatun; Suhartati, Suhartati
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/assibyan.v10i1.10757

Abstract

Development Of Marble Maze Media For Training Problem-Solving Skills In Early Childhood. This research aims to produce valid Marble Maze media to enhance problem-solving skills in early childhood, specifically for children aged 4-5 years. The study follows a Research and Development approach using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data were collected through observations, interviews, literature reviews, and questionnaires. The results indicate that the Marble Maze media, which is effective for enhancing problem-solving skills, features labyrinth games with winding paths and sticker challenges. The feasibility of the Marble Maze media, based on validation results from media experts, received a score of 90%, categorizing it as "very valid." Similarly, validation results from material experts also scored 87%, confirming its very valid status. The effectiveness of the Marble Maze media is assessed based on trial results, which indicate that it is very valid. Validation results from both experts confirm that the product is valid.