Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan Reproduksi

FAKTOR ANGIOGENIK SOLUBLE FMS-LIKE TYROSINE KINASE-1 DAN VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR PADA IBU HAMIL 8 – 20 MINGGU DENGAN RISIKO PREEKLAMPSIA Sulistyowati, Sri; Soetrisno, Soetrisno; Respati, Supriyadi Hari; Wiyono, Bambang Eko
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : IPAKESPRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.407 KB)

Abstract

Sri Sulistyowati1, Soetrisno2, Supriyadi Hari Respati3, Bambang Eko Wiyono4 ABSTRACTBackground: Preeclampsia is still the main cause for maternal and neonatal mortality or morbidity. Anti-angiogenic Soluble FMS-Like Tyrosine Kinase-1 (sFlt-1) and proangiogenic Endhothelial Vascular Growth Factor (VEGF) factors can be used as an early detection of preeclampsia due to itsrole in the pathogenesis of preeclampsia, so it can be used as one effort to reduce maternal or perinatal morbidity and mortality.Objective: To analyze sFlt-1 and VEGF levels in the serum of normal pregnancy and pregnancy with preeclampsia risk in 8 – 20 weeks gestation.Method: Observational analytic with cross sectional method performed at the Obstetrics and Gynecology, Dr. Moewardi Hospital/ Medical Faculty Sebelas Maret University Surakarta and Prodia laboratory since November – December 2013. Number of samples studied was 30 samples, comprising 15 samples of normal pregnancy and pregnancy with preeclampsia risk with 8 – 20 weeks of gestational age. The sFlt-1 and VEGF serum levels was assessed using ELISA and analyzed using t-test.Result & Discussion: Serum level of sFlt-1 in normal pregnancy is (1252,17±564,65 ng/ml), and in pregnancy with preeclampsia risk is (1741,90±640,97 ng/ml) with p=0,023 serum level of VEGF in normal pregnancy was 96,88±144,29 ng/ml and in pregnancy with preeclampsia risk was 14,24±8,73 ng/ ml with p=0,044.Conclusion: sFlt-1 level is higher and VEGF level is lower in pregnant women with preeclampsia risk than normal pregnancy on 8 – 20 weeks gestational age.Keywords: Pregnancy, Preeclampsia Risk, sFlt-1, VEGF.ABSTRAKLatar belakang: Preeklampsia saat ini masih merupakan masalah pada ibu hamil yang berhubungan dengan mortalitas dan morbiditas maternal dan perinatal. Faktor anti-angiogenik Soluble FMS-Like Tyrosine Kinase-1 (sFLt-1) dan proangiogenik Vascular Endhothelial Growth Factor (VEGF) diduga dapat digunakan sebagai deteksi dini karena perannya dalam patogenesis preeklampsia, sehingga dapat digunakan sebagai upaya untuk mengurangi angka morbiditas dan mortalitas maternal dan perinatal. Tujuan: Untuk menganalisis kadar sFlt-1 dan VEGF pada serum ibu hamil normal dan ibu hamil dengan risiko preeklampsia pada usia kehamilan 8 – 20 minggu.Metode: Penelitian observasional analitik dengan metode Cross Sectional yang dilakukan di bagian Obstetri dan Ginekologi, RSUD Dr. Moewardi/ FK UNS, Surakarta dan Laboratorium Prodia mulai Nopember – Desember 2013. Jumlah sampel terdiri 30 yang terbagi menjadi 15 sampel ibu hamil normal dan dan 15 sampel ibu hamil dengan risiko preeklampsia usia gestasi 8 – 20 minggu. Masing-masing dianalisis kadar sFlt-1 dan VEGF pada serumnya dengan metode ELISA dan dianalisis menggunakan uji t.Hasil & Pembahaasan: Kadar serum sFlt-1 pada kehamilan normal (1252,17±564,65 ng/ml), kehamilan dengan risiko preeklampsia (1741,90±640,97 ng/ml) dengan nilai p=0,023 dan kadar VEGF pada kehamilan normal (96,88±144,29 ng/ml), kehamilan dengan risiko preeklampsia (14,24±8,73 ng/ ml) dengan nilai p=0,044.Kesimpulan: Kadar sFlt-1 lebih tinggi dan kadar VEGF lebih rendah pada kehamilan dengan risiko preeklampsia dibanding kehamilan normal pada usia hamil 8 – 20 minggu.Kata kunci: Kehamilan, Risiko Preeklampsia, sFlt-1, VEGF.1,2,3,4Sri Sulistyowati, Bagian Obgin FK UNS/ RSUD Dr. Moewardi, Jl. Kol. Sutarto 132 Surakarta. Telp. 08122968215, Email: elis_spog@yahoo.co.id
FAKTOR ANGIOGENIK SOLUBLE FMS-LIKE TYROSINE KINASE-1 DAN VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR PADA IBU HAMIL 8 – 20 MINGGU DENGAN RISIKO PREEKLAMPSIA Sulistyowati, Sri; Soetrisno, Soetrisno; Respati, Supriyadi Hari; Wiyono, Bambang Eko
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.407 KB) | DOI: 10.22146/jkr.7129

Abstract

Sri Sulistyowati1, Soetrisno2, Supriyadi Hari Respati3, Bambang Eko Wiyono4 ABSTRACTBackground: Preeclampsia is still the main cause for maternal and neonatal mortality or morbidity. Anti-angiogenic Soluble FMS-Like Tyrosine Kinase-1 (sFlt-1) and proangiogenic Endhothelial Vascular Growth Factor (VEGF) factors can be used as an early detection of preeclampsia due to itsrole in the pathogenesis of preeclampsia, so it can be used as one effort to reduce maternal or perinatal morbidity and mortality.Objective: To analyze sFlt-1 and VEGF levels in the serum of normal pregnancy and pregnancy with preeclampsia risk in 8 – 20 weeks gestation.Method: Observational analytic with cross sectional method performed at the Obstetrics and Gynecology, Dr. Moewardi Hospital/ Medical Faculty Sebelas Maret University Surakarta and Prodia laboratory since November – December 2013. Number of samples studied was 30 samples, comprising 15 samples of normal pregnancy and pregnancy with preeclampsia risk with 8 – 20 weeks of gestational age. The sFlt-1 and VEGF serum levels was assessed using ELISA and analyzed using t-test.Result & Discussion: Serum level of sFlt-1 in normal pregnancy is (1252,17±564,65 ng/ml), and in pregnancy with preeclampsia risk is (1741,90±640,97 ng/ml) with p=0,023 serum level of VEGF in normal pregnancy was 96,88±144,29 ng/ml and in pregnancy with preeclampsia risk was 14,24±8,73 ng/ ml with p=0,044.Conclusion: sFlt-1 level is higher and VEGF level is lower in pregnant women with preeclampsia risk than normal pregnancy on 8 – 20 weeks gestational age.Keywords: Pregnancy, Preeclampsia Risk, sFlt-1, VEGF.ABSTRAKLatar belakang: Preeklampsia saat ini masih merupakan masalah pada ibu hamil yang berhubungan dengan mortalitas dan morbiditas maternal dan perinatal. Faktor anti-angiogenik Soluble FMS-Like Tyrosine Kinase-1 (sFLt-1) dan proangiogenik Vascular Endhothelial Growth Factor (VEGF) diduga dapat digunakan sebagai deteksi dini karena perannya dalam patogenesis preeklampsia, sehingga dapat digunakan sebagai upaya untuk mengurangi angka morbiditas dan mortalitas maternal dan perinatal. Tujuan: Untuk menganalisis kadar sFlt-1 dan VEGF pada serum ibu hamil normal dan ibu hamil dengan risiko preeklampsia pada usia kehamilan 8 – 20 minggu.Metode: Penelitian observasional analitik dengan metode Cross Sectional yang dilakukan di bagian Obstetri dan Ginekologi, RSUD Dr. Moewardi/ FK UNS, Surakarta dan Laboratorium Prodia mulai Nopember – Desember 2013. Jumlah sampel terdiri 30 yang terbagi menjadi 15 sampel ibu hamil normal dan dan 15 sampel ibu hamil dengan risiko preeklampsia usia gestasi 8 – 20 minggu. Masing-masing dianalisis kadar sFlt-1 dan VEGF pada serumnya dengan metode ELISA dan dianalisis menggunakan uji t.Hasil & Pembahaasan: Kadar serum sFlt-1 pada kehamilan normal (1252,17±564,65 ng/ml), kehamilan dengan risiko preeklampsia (1741,90±640,97 ng/ml) dengan nilai p=0,023 dan kadar VEGF pada kehamilan normal (96,88±144,29 ng/ml), kehamilan dengan risiko preeklampsia (14,24±8,73 ng/ ml) dengan nilai p=0,044.Kesimpulan: Kadar sFlt-1 lebih tinggi dan kadar VEGF lebih rendah pada kehamilan dengan risiko preeklampsia dibanding kehamilan normal pada usia hamil 8 – 20 minggu.Kata kunci: Kehamilan, Risiko Preeklampsia, sFlt-1, VEGF.1,2,3,4Sri Sulistyowati, Bagian Obgin FK UNS/ RSUD Dr. Moewardi, Jl. Kol. Sutarto 132 Surakarta. Telp. 08122968215, Email: elis_spog@yahoo.co.id
Analisis Faktor Determinan Kematian Ibu di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah Indonesia Respati, Supriyadi Hari; Sulistyowati, Sri; Nababan, Ronald
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.084 KB) | DOI: 10.22146/jkr.43463

Abstract

LatarBelakang: Kematian ibu di kabupaten Sukoharjo masih cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti 4 “terlalu” ,komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas,terlambat mengambil keputusan, merujuk dan mendapat pelayanan kesehatanserta sosioal ekonomi yang rendah.Metode: Observasional analitik dengan case control study. Jumlah sampel 16 kasus dan 32 kontrol dengan teknik simple random sampling. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat dengan chi square test, multivariat dengan metode regresi logistik.Hasil: Terdapat hubungan yang bermakna antara komplikasi kehamilan (p<0.034) (OR=4,200; 95% CI : 1,064 – 16,584), komplikasi persalinan (p<0.001) (OR=9,533; 95% CI : 2,397 – 37,909), komplikasi nifas (p<0.000), keterlambatan penanganan petugas (p=0,011),paritas (OR=0,035; 95% CI : 0,004 – 0,300; p=0,000) dan ibu bekerja (p=0,017)(OR=4.592; 95% CI : 1.257 – 16.771) terhadap kematian maternal. Dengan faktor  risiko di atas kemungkinan kematian maternal meningkat sebanayak 88,9 %.Kesimpulan: Komplikasi kehamilan, persalinan, nifas ,keterlambatan penanganan petugas, paritas dan ibu bekerja meningkatkan risiko kematian maternal
Pengaruh Psikokuratif terhadap Kadar VEGF-c, Kortisol dan Skor HADS Pasien Kanker Serviks Stadium Lanjut Soetrisno, Soetrisno; Sulistyowati, Sri; Tjiang, Rubin Enhui; Wujoso, Hari; Nurinasari, Hafi; Cahyanto, Erindra Budi
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkr.50642

Abstract

Background: Cancer diagnosis and therapy that causes chronic stress, its progression to depression  increase cortisol and VEGF-c levels in advanced cervical cancer patientsObjective: To  know the VEGF-c, cortisol and HADS level  in advanced stage cervical cancer patients who get Psychocurative intervention Method : An experimental study of pretest – posttest controle group design in outpatient oncology clinic and ward of Doctor Moewardi General Hospital. Thirty subjects with advanced cervical cancer were randomly divided into 15 patients in the intervention group, and 15 in control. Psycho-curative intervention 4 times a month, 1 time a week, 60 minutes duration. Before and after intervention, each subject of the two groups was examined levels of VEGF-c, cortisol and HADS scores. Data obtained were analyzed by independent t test, Mann Whitney, Pair t and Wilcoxon with the 19th version of SPSS for Windows.Result and Discussion: Average VEGF-c levels before intervention 9006.53 ± 2181.49, after intervention 5631.20 ± 2071.55, p <0.001. The mean cortisol level before intervention was 12.29 ± 4.36, after intervention 6.71 ± 3.88, p <0.001. The mean HADS Anxiety score before intervention was 14.13 ± 3.02, after intervention 8.47 ± 3.07, p <0.001. Mean Depression HADS scores before intervention 13.80 ± 3.21, after intervention 7.20 ± 2.70, p <0.001.Conclusion : VEGF-c levels, cortisol, HADS anxiety scores and depression in patients with advanced cervical cancer decline after psychocurative intervention. Keywords : Psychocurative; VEGF-c; Cortisol; HADS; Cervical cancer
Apakah Endometriosis Mempengaruhi Kualitas Embryo pada Pasien Invitro Fertilization? Suryoningrat, Dewanto; Laqif, Abdurahman; Soetrisno, Soetrisno; Budihastuti, Uki Retno; Sulistyowati, Sri
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkr.63039

Abstract

Latar Belakang Invitro Fertilization merupakan salah satu manajemen infertilitas yang baik, namun masih didapatkan adanya kesamaan peluang kegagalan perkembangan embrio sebanyak 50% dibandingkan dengan pasien yang tidak mengalami endometriosis.Tujuan: untuk mengetahui hubungan endometriosis dan kualitas embrio pada pasien yang menjalani program invitro fertilization.Metode: Data yang dikumpulkan merupakan data pada rekam medis pasien Klinik Fertilitas Sekar yang menjalani invitro fertilization di Klinik Fertilitas Sekar RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada Januari 2010 – Desember 2019. Analisis menggunakan uji deskriptif dan Uji T tidak berpasangan. Hasil dianggap signifikan jika p ≤ 0,05.Hasil dan Pembahasan: Dalam penelitian ini, rerata kualitas embrio baik memiliki perbedaan yang signifikan (p<0.05) antara pasien dengan endometriosis dan pasien tanpa endometriosi, sedangkan kualitas embrio buruk tidak memiliki perbedaan yang signifikan (p>0.05).Kesimpulan: Endometriosis memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas embrio pada wanita yang menjalani program IVF.
Co-Authors - Soetrisno, - -, Soetrisno - Abd. Rasyid Syamsuri Adhi Pribadi Adiyana, Febrian Andhika Agan, Lie Aji P Wibowo, Aji P Akbar, Uchti Alamsyah, Meuthia Aldiansyah, Dudy Aldika Akbar, Muhammad Ilham Aloysius Suryawan Anak Agung Eka Andonotopo, Wiku Anwar Sandi Wibowo, Anwar Sandi Ari Natalia Probandari Asih Anggraeni Astetri, Lini Bachnas, Muhammad Adrianes Bambang Eko Wiyono, Bambang Eko Bambang Rahardjo Besar, Dwi Sakti Berlian Besari Adi Pramono Cahyanto, Erindra Budi Carissa, Dinda Cut Meurah Yeni Damayanti, Sintia Donny Irawan, Donny Dono Indarto Endang Sri Kurniatun, Endang Sri Endang, Rini Enik Sulistyowati Eriana Melinawati Eric Edwin Yuliantara Evert Solomon Pangkahila Fajariyah, Luthfiana Fitri, Niswatul Fitriana Fitriana Grandis, Bunga Silvia Hadi, Cahyono Hari Wujoso Herman Kristanto Heru Priyanto Heru Priyanto I Nyoman Hariyasa Sanjaya Ida Nurwati Isharyadi, Isharyadi John Arianto Sondakh, John Arianto Jonathan, Andreas Julian Dewantiningrum Khoeronisa, Siti Kiriwenno, Erlin Kurjak, Asim Kurniawan, Hendro Kusnadi, Noferi Laqif, Abdurahman Mahandaru, Araafi Hariza Marbun, Yohan Pamuji Mega, Aryanti Muhammad Adrianes Bachnas Musyarofah, Nova Riyan Nababan, Ronald Nanik Setiyawati, Nanik Nasrudin, Muhamad Ningrum, Wike Aprilia Nizar Hero K, Nizar Hero Nugroho, Muhammad Anggit Nurchalisha, Siti Nada Nurinasari, Hafi Nuswil Bernolian Nutria Widya Purna Anggraini Nuur, Aliffudin Pradana, Muhammad Denny Gagah Pramono, Mochammad Besari Adi Prasetya, Hanung Pujojati, Ferri Waluyo Wiwoho Putri, Nadhifa Kusuma Rahmawati, Oktantia Dyah Ridwan, Robert Rizkiani, Inne Ryan Saktika Mulyana Sapja Anantanyu, Sapja Saptaningtyas, Haryani Saputra, Ricky Bernadi Sesunan, Arfan Syahfani Siagian, Grace Siregar, Paulina Soetrisno Soetrisno Khasan, Soetrisno Soetrisno Soetrisno Stanojevic, Milan Subina, Totong Suhartini Sumarno . Supriyadi H Respati Supriyadi Hari Respati Supriyadi Hari, Supriyadi Suryoningrat, Dewanto Theresia Monica Rahardjo Tjiang, Rubin Enhui Uki Retno Budihastuti Wesliaprilius, Todung Antony Wiradnyana, Anak Agung Gede Putra Wiraswesty, Ika Wisdayanti, Syah Rini WISNU PRABOWO Yuliani, Saffana Oka Yulyanti, Yulyanti Yuniarsih Zakia, Yuniarsih Yuniarti Yuniarti Yusuf Antoni, Yusuf