Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK KNO3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH DI TANAH GAMBUT Sakdan, Sakdan; Susana, Rini; Purwaningsih, Purwaningsih
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i1.59574

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kombinasi dosis pupuk kandang ayam dan pupuk KNO3 yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil bawang merah di tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak dan waktu penelitian 5 bulan, mulai dari 20 febuari s/d 20 juli 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu dosis kombinasi pupuk kandang ayam dan pupuk KNO3. Terdapat 7 kombinasi perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali, setiap ulangan terdiri 4 tanaman sampel sehingga tanaman berjumlah keseluruhan 112 tanaman. Perlakuan k1=pupuk kandang ayam 10 ton/ha + pupuk KNO3 200 Kg/ha, k2=pupuk kandang ayam 10 ton/ha + pupuk KNO3 600 Kg/ha, k3=pupuk kandang ayam 15 ton/ha + pupuk KNO3 500 Kg/ha, k4=pupuk kandang ayam 20 ton/ha + pupuk KNO3 400 Kg/ha, k5=pupuk kandang ayam 25 ton/ha + pupuk KNO3 300 Kg/ha, k6=pupuk kandang ayam 30 ton/ha + pupuk KNO3 200 Kg/ha, k7=pupuk kandang ayam 30 ton/ha + pupuk KNO3 600 Kg/ha. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun per rumpun, jumlah anakan, jumlah umbi per rumpun, berat basah umbi per rumpun. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan, kombinasi pupuk kandang ayam dan KNO3 dosis 30 ton/ha + 600 kg/ha, merupakan dosis terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah di tanah gambut. Kata Kunci : bawang merah, gambut, pupuk kandang ayam, pupuk KNO3
THE EFFECT OF RICE HUSK BIOCHAR AND NPK FERTILIZER ON THE GROWTH AND YIELD OF RADISH IN RED YELLOW PODSOLIC SOIL Yayat, Yopianus; Darussalam, Darussalam; Susana, Rini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i1.60499

Abstract

Radish (Raphanus sativus L.) is an annual plant, In Podsolic Soil. Utilization red-yellow podsolic soil as a growing medium is fact with the characteristics of dense soil and high clay content, low organic matter content, moderate to high base saturation, generally low nutrient content of N, P, K, and low pH. Efforts to improve the physical and chemical properties of red-yellow podzolic soil can be carried out by giving balanced organic matter and inorganic fertilizers so that it is expected to increase soil productivity. One of the organic materials that can be used was rice husk biochar. NPK anorganik fertilizer is an important macro nutrient needed by plants in large quantities so it must be available in sufficient quantities contain the growing media. This study aims were to find the interaction of biochar and NPK fertilizer on the growth and yield of radish on Red Yellow Podsolik soil. This research was conducted from 27 April "“ 30 May 2022, in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak. The study used a factorial Completely Randomized Design (CRD) consisting of 2 factors. The first factor consisted of planting media, namely husk charcoal biochar (A) which consisted of 3 treatment levels and the second factor was NPK fertilizer (P) with 3 treatment levels. Each treatment combination was repeated 3 times and each experimental unit contained 4 sample plants, so there were 108 plants. The variables observed in this study were the number of leaves, plant fresh weight, plant dry weight, tuber length, tuber diameter and tuber fresh weight. The results showed that the dose of 10 tons/ha of biochar and 400 kg/ha of NPK fertilizer gave the best results on the growth and yield of radish on red-yellow podzolic soil. Keywords : Fertilizer, Radish, Rice Husk Biochar, Red-Yellow Podzolic Soil, Response.
PENGARUH DOLOMIT DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU PADA LAHAN GAMBUT Gunawan, Gunawan; Susana, Rini; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.62021

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan salah satu komoditas tanaman kacang-kacangan yang banyak di konsumsi oleh rakyat indonesia. Pemanfaatan tanah gambut untuk budidaya kacang hijau dihadapkan pada beberapa kendala yaitu sifat kimia (memiliki unsur hara yang rendah dan pH yang cukup rendah). Kendala tersebut dapat diatasi dengan pemberian salah satu bahan amelioran seperti pemberian dolomit untuk meningkatkan pH tanah serta pemberian pupuk NPK majemuk sebagai penambah unsur hara di dalam tanah. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan interaksi dosis dolomit dan pupuk NPK untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau yang terbaik ditanah gambut. Penelitian dilakukan di lahan gambut yang terletak di Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak. Penelitian berlangsung selama ±4 bulan. Penelitian dilaksanakan pada 18 Juni 2022 "“ 26 Agustus 2022. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama yaitu Dosis Dolomit sebanyak 3 taraf perlakuan. Faktor kedua pupuk NPK sebanyak 3 taraf perlakuan sehingga, total kombinasi perlakuan sebanyak 9 dan diulang 3 kali sehingga jumlah seluruhnya yaitu 27 bedeng. Setiap bedengan terdiri dari 20 tanaman (6 sebagai tanaman sampel diantara 2 sebagai tanaman destruktif) sehinga jumlah sampel tanaman yaitu 162 tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), berat kering tanaman (g), jumlah polong per tanaman (polong), berat kering polong per tanaman (g), berat 100 biji kering (g), dan hasil panen/tanaman dalam satu petak (g). Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara dolomit dan NPK pada semua variabel. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara dolomit dan NPK pada semua variabel. Hasil penelitian didapatkan bahwa rerata hasil biji kering kacang hijau dalam satu petak yaitu 71.58g setara dengan 795,33kg/ha dan hanya mencapai 43,22 %. Berdasarkan rerata hasil berat kering biji/petak pada pemberian 11 ton/ha dolomit dan 400kg/ha pupuk NPK yang menghasilkan berat kering biji terbesar yaitu 100,67g atau setara dengan 1,12ton/ha, hasil ini juga tidak mendekati hasil/Ha biji kering kacang hijau Vima 5 dan hanya mencapai 60,79.
PENGARUH KONSENTRASI DAN FREKUENSI PUPUK AB-MIX TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI PADA BUDIDAYA AKUAPONIK Janoldi, Florentinus; Susana, Rini; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.62122

Abstract

Sawi (Brassica juncea L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai komersial dan prospek yang baik, sehingga memiliki kelayakan untuk diusahakan di Indonesia, sayuran ini mempunyai kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh manusia seperti energi, protein,lemak, karbohidrat, serat, fosfor, zat besi, natrium, kalium dan sumber vitamin. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan interaksi konsentrasi dan frekuensi pupuk AB-Mix yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pada budidaya akuaponik. Penelitian ini dilaksanakan di lahan petani yang terletak di Desa Kalimas Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Waktu penelitian dilakukan pada 04 September-04 Oktober 2022. Penelitian ini merupakan eksperimen lapangan dengan pola faktorial Rancangan AcakLengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yang terdiri dari konsentrasi pupuk AB-mix (K) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan dan faktor kedua adalah frekuensi (F) dengan 2 taraf perlakuan. Masing- masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap unit percobaan terdapat 4 tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah : k1 : 900 ppm/ liter air k2 : 1200 ppm/ liter air k3 : 1500 ppm/ liter air. Faktor Frekuensi (f) yang terdiri dari 2 taraf, yaitu : f1 : seminggu 1 kali f2 : seminggu 2 kali. Pelaksanaan penelitian meliputi persiapan tempat penelitian, persiapan instalasi akuaponik, persipan media tanam, penyemaian, pembuatan larutan pupuk AB-Mix, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan. Variabel penelitian meliputi jumlah daun, luas daun, berat segar tanaman dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan tidak ditemukan dosis interaksi konsentrasi dan frekuensi pupuk AB-Mix yang terbaik, tetapi dosis efektif ditunjukkan konsentrasi pupuk AB- Mix 1500 ppm/l air dengan frekuensi pemberian sebanyak seminggu 2 kali terhadap pertumbuhan dan hasil sawi dengan budidaya akuaponik.
PENGARUH PUPUK KANDANG BEBEK DAN KNO3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Priyanto, Muhammad Ridwan; Susana, Rini; Hariyanti, Agus
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.62286

Abstract

Kubis bunga (Brassica oleracea var. Botrytis L.) merupakan tanaman sayuran jenis kol dengan bunga bewarna putih. Pupuk kandang bebek memiliki potensi dalam perbaikan sifat fisik tanah diantaranya memperbaiki struktur tanah, tanah menjadi ringan untuk diolah dan meningkatkan ketersediaan tahan air. Pupuk Kalium Nitrat (KNO3) merupakan jenis pupuk kimia dengan kandungan kalium dan nitrogen didalamnya. Pupuk KNO3 mengandung unsur nitrogen sebesar (1-14) % dan K2O sebesar (44-46) % yang dapat langsung terserap oleh tanaman dalam bentuk ion K+ dan segera tersedia bagi tanaman, sedangkan nitrat (NO3-) dapat langsung diserap oleh akar tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan dosis interaksi antara pupuk kandang bebek dan KNO3 yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah PMK. Penelitian ini dilaksanakan di green house Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dilaksanakan dari tanggal 25 Januari "“ 29 Maret 2022 dengan ketinggian tempat ± 2 mdpl. Penelitian ini menggunakan faktorial dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pupuk kandang bebek terdiri dari 3 taraf dan pupuk KNO3 3 taraf dengan 3 ulangan, setiap ulangan ada 4 sampel tanaman sehingga ada 108 tanaman. Faktor pertama adalah pupuk kandang bebek (B) yang terdiri dari 3 taraf yaitu b1 = 10 ton/ha ≈ 250 g/tanaman, b2 = 15 ton/ha ≈ 375 g/tanaman dan b3 = 20 ton/ha ≈ 500 g/tanaman. Faktor kedua adalah pupuk KNO3 (K) yang terdiri dari 3 taraf yaitu : k1 = 150 kg/ha ≈ 3,75g/tanaman, k2 = 250 kg/ha ≈ 6, 25 g/tanaman dan k3 = 350 kg/ha ≈ 8,75 g/tanaman. Variabel yang diamati adalah volume akar (cm3), klorofil daun (spaad unit), berat kering tanaman (g), jumlah daun (helai), umur berbunga (hari), diameter krop (cm) dan berat krop/tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara pupuk kandang bebek dan pupuk KNO3 pada semua variabel pengamatan, namun perlakuan pupuk kandang bebek sebesar 20 ton/ha ≈ 500 g/polybag dan pupuk KNO3 350 kg/ha ≈ 8, 75 g/tanaman merupakan dosis yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah PMK.
PENGARUH SUBSTITUSI PUPUK CAIR LIMBAH TAHU DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN BABY PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Sutrisno, Said Aji; Susana, Rini; asnawati, Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.62839

Abstract

Budidaya mentimun baby di tanah podsolik merah kuning mengalami kendala yaitu rendahnya unsur hara di dalam tanah. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kandungan unsur hara di tanah podsolik merah kuning dengan menambahkan pupuk organik dan anorganik, diantaranya melalui penggunaan pupuk pupuk organik cair limbah tahu dan pupuk NPK Phonska. Konsentrasi pupuk organik cair limbah tahu dan dosis pupuk NPK Phonska yang optimum akan memberikan dampak efektif pada pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun baby. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis substitusi yang terbaik dari pupuk organik cair limbah tahu dan pupuk NPK Phonska terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun baby pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 5 perlakuan berupa POC limbah tahu dengan NPK Phonska dan diulang sebanyak 5 kali. Setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel. Sehingga jumlah tanaman 100. Adapun perlakuan sebagai berikut: t1= konsentrasi POC 0 % + 600 kg/ha NPK Phonska, t2 = konsentrasi POC 25% + 450 kg/ha NPK Phonska, t3 = konsentrasi POC 50% + 300 kg/ha NPK Phonska, t4 = konsentrasi POC 75% + 150 kg/ha NPK Phonska, t5 = konsentrasi POC 100% + 0 kg/ha NPK Phonska. Hasil analisis keragaman pemberian POC limbah tahu + NPK Phonska berpengaruh tidak nyata terhadap volume akar, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat per buah, panjang buah dan diameter buah, akan tetapi berpengaruh nyata terhadap berat kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian 50 % POC limbah tahu + 300 kg/ha NPK Phonska merupakan dosis terbaik pada varieabel berat kering tanaman dengan menghasilkan rerata 4,76 gram.
PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING DAN LAMA SOLARISASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ALUVIAL Muflih, Muhammad Iqbal; Susana, Rini; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.63756

Abstract

Bawang merah (allium ascalonicum L) merupakan satu diantara jenis komoditas tanaman hortikultura yang tergolong dalam sayuran rempah. Pemanfaatan tanah aluvial di Kalimantan Barat untuk budidaya bawang merah memiliki hambatan yaitu tingkat produktifitasnya rendah. Satu diantara upaya dalam meningkatkan produktivitas tanah aluvial adalah dengan menambahkan pupuk kandang kambing namun pupuk kandang kambing harus dikomposkan terlebih dahulu dan upaya untuk mempercepat proses pengomposan adalah dengan solarisasi. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan perlakuan dosis pupuk kandang kambing dan lama solarisasi yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian Sungai Kakap. Penelitian dilaksanakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan 2 faktor perlakuan dengan 3 ulangan. Solarisasi sebagai main plot (S) yaitu S1 Solarisasi 2 minggu, S2 Solarisasi 3 minggu, S3 Solarisasi 4 minggu dan dosis pupuk kandang kambing sebagai sub plot (P) yaitu P1 Pupuk kandang kambing 20 ton/ha, P2 Pupuk kandang kambing 40 ton/ha, P3 Pupuk kandang kambing 60 ton/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian yaitu tinggi tanaman, jumlah umbi per rumpun, berat segar umbi per rumpun, berat segar umbi perbedengan, berat kering angin umbi per rumpun dan berat kering angin umbi perbedengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lama solarisasi dan dosis pukan kambing memberikan hasil yang sama terhadap semua variabel pengamatan. perlakuan solarisasi 2 minggu dan dosis pupuk kandang kambing 20 ton/ha merupakan perlakuan yang efektif terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah aluvial.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LABU MADU (Cucurbita moschata) DI TANAH GAMBUT Nuraini, Eka; Susana, Rini; Basuni, Basuni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.64509

Abstract

Labu Madu (Cucurbita moschata) merupakan komoditas tanaman hortikultura semusim dari keluarga Cucurbitaceae. Buah labu madu mengandung serat yang tinggi, antioksidan, beta karoten, vitamin A dan B kompleks. Penggunaan tanah gambut sebagai media tumbuh tanaman labu madu mempunyai banyak kendala diantaranya adalah pH rendah, porositas tinggi dan rendahnya ketersediaan unsur hara. Satu diantara upaya untuk memperkecil porositas pada tanah gambut adalah dengan pemberian bahan organik berupa pupuk kandang kambing dan pemberian pupuk NPK untuk menambah unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan interaksi antara pupuk kandang kambing dan pupuk NPK pada tanaman labu madu di tanah gambut serta mendapatkan dosis interaksi yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman labu madu di tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Penelitian berlangsung lebih kurang 3 bulan yaitu dari bulan September sampai November 2022. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor yaitu pupuk kandang kambing (P) dan pupuk NPK (N), dengan masing-masing 3 taraf dan 3 ulangan. Taraf pupuk kandang kambing terdiri dari: 13; 15,5; dan 18 ton/ha, sedangkan taraf pupuk NPK terdiri dari: 375, 625, dan 875 kg/ha. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah jumlah daun, volume akar, berat kering, jumlah buah, panjang buah, diameter buah, berat buah per buah dan berat buah pertanaman. Pemberian pupuk kandang kambing dan pupuk NPK tidak menghasilkan interaksi untuk pertumbuhan dan hasil tanaman labu madu di tanah gambut. Dosis pupuk kandang kambing 13 ton/ha dan dosis pupuk NPK 375 kg/ha merupakan dosis yang paling efisien untuk pertumbuhan hasil tanaman labu madu di tanah gambut.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL LOBAK TERHADAP PEMBERIAN BOKASI LIMBAH JAMUR TIRAM DAN NPK PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Jaky, Jaky; Susana, Rini; Warganda, Warganda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.64743

Abstract

Lobak (Raphanus sativus L.) merupakan tanaman semusim berupa perdu berakar tunggang. Umbi lobak dapat dikomsumsi sebagai sayuran, dapat juga dimanfaatkan sebagai obat-obatan, dan digunakan sebagai bahan kosmetik. Pemanfaatan tanah Podsolik Merah Kuning sebagai media tumbuh memiliki kendala seperti struktur tanah jelek, pH rendah, ketersediaan unsur hara sedikit dan kandungan bahan organik rendah. Upaya untuk mengatasi sifat tanah Podsolik Merah Kuning dapat dilakukan dengan pemberian bahan pembenah tanah seperti penggunaan bokasi limbah jamur tiram dan NPK. Penggunaan bokasi limbah jamur tiram sangat dibutuhkan untuk memperbaiki sifat fisik tanah Podsolik Merah Kuning. NPK sangat dibutuhkan untuk memperbaiki sifat kimia tanah Podsolik Merah Kuning. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mencari interaksi bokasi limbah jamur tiram dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah Podsolik Merah Kuning. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak dari tanggal 22 Mei - 6 September 2022. Penelitian ini menggunakan perlakuan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama bokasi limbah jamur tiram (B) sebanyak 3 taraf perlakuan yaitu b1 = 20 ton/ha, b2 = 30 ton/ha, b3 = 40 ton/ha dan faktor kedua NPK (N) sebanyak 4 taraf perlakuan yaitu n1 = 200 kg/ha, n2 = 150 kg/ha, n3 = 100 kg/ha, n4 = 50 kg/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun, berat segar tanaman, berat segar umbi, diameter umbi, panjang umbi, dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tunggal pemberian dosis bokasi limbah jamur tiram 40 ton/ha merupakan dosis yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah Podsolik Merah Kuning. Faktor tunggal pemberian NPK 150 kg/ha merupakan dosis yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah Podsolik Merah Kuning
Co-Authors ., Astina Achmad Mulyadi Adzani, M. Ardies Rama agus ruliyansyah Agustina Listiawati ahmad mulyadi sirojul munir, ahmad mulyadi Ali Djamhuri Ali Imron Anisa Rahmawati aponius aponius, aponius Apriani, Resti Arif Pramono, Arif Ashari, Asri Mulya Asnawati Asnawati Astina Astina, Astina Ayu Puspita Azhari Azhari Basuni, Basuni Benget Tambunan, Benget Candra candra Credo, Owen Saputra Michael Darussalam Darussalam, Darussalam Delvi, Ainun Demero, Alexander Frengky Denah Suswati Din, Wahyu Dini Anggorowati Dwi Zulfita Eddy Santoso Eka Wardhana, Muhammad Khafidzan Eko Eko, Eko Elly Mustamir Fadjar Rianto Fenandra, Adara Fendi Fendi Fitria Sari Fitrianto, Bimo Satrio Godefridus Delanova Panthera Boy Gunawan Gunawan Habiburrahman Habiburrahman, Habiburrahman Hariyanti, Agus Hazlinda Hazlinda, Hazlinda Hopit, Mohammad Indri Hendarti Insani, Sa'diyyah Nur Iwan Sasli Jaky, Jaky Jamilah Janoldi, Florentinus Jayanti, Meylani Dwi Josmara Juwita Juwita, Juwita Lestari, Lisa Listri Listiawti, Agustina Ma'ruf, Rizky Mardiansyah Magdalena Magdalena Maulidi Maulidi Muflih, Muhammad Iqbal Muhammad Huda Mustawa Mulyadi Safwan Mutini, Mutini Nadia Nadia nopebrianti, yati Nuraini, Eka Nurjani Nyemas Elistianti odotian, angelo Patriani - Patriani Patriani, Patriani Prayoga, Egie Priyanto, Muhammad Ridwan Purnama, Zulfian Purwaningsih - Putra, Rama Tri Putri, Irma Sasmita Adi Putri, Ulfa Naely Dianti Putu Dupa Bandem Rahayu, Lidia Negata Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani RAJIMIN RAJIMIN, RAJIMIN Ramadan, Galuh razibullah, razibullah Reski, Silvanus RISTIYONO, BAYU Rita Hayati Rita Kurnia Apindiati Riten, Arif Rahman Robertus Suryadinata, Robertus Rosdiana Rosdiana Sabarudin Sabarudin Sabtia, Desi Saeri Sagiman, Saeri Sagita, Devia Rahma Sakdan, Sakdan Saputra, Hengki Saputra, Rio SAPUTRA, ROLIS Sari, Utin Kusmala Setia Budi Shelda, Priscila Shelda Siti Hadijah SRI RAHAYU Su tikno, Su Subekti, Bagus Cahyo Sukardi, Viktor Sulan, Ilumanita Surachman Surachman Susilawati, Dwi Nur Sutrisno, Said Aji Tantri Palupi Tarumpu, Kristoforus Sarabu Sarang Tatang Abdurrahman, Tatang Tera Maritha, Tera thristianty suci marata, thristianty suci Tiana, Titin Tijar, Grigorius Tri Indra Wijaya Tri Rahayuni TRIS HARIS RAMADHAN VITCO, RAIMUNDUS wadi, reva Warganda Warganda WASI'AN, WASI'AN Wasian Syafiuddin, Wasian Wasi’an, Wasi’an Wijaya, Indra WINDRA, WINDRA Yayat, Yopianus Yenni Yenni Yeti Rohayeti Yulianingsih, Eka Yuniarti, Fitria