Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Kelembapan dan Evaluasi Mutu Fisik Sediaan Masker Serbuk Basis Tepung Limbah Biji Buah Durian Wiranata, Neisca; Tutik, Tutik
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.15756

Abstract

Durian fruit seeds have benefits for the body, especially on facial skin because durian fruit seeds contain collagen which helps moisturize and prevent premature aging of facial skin. Besides its potential as food flour, durian seeds can also be used as cosmetic products. This study aims to determine the powder mask based on durian seed waste flour can meet the standards of physical quality evaluation and moisture test in accordance with Indonesian National Standards (SNI). The method used is quantitative. Powder masks were made with 3 formulations with concentrations of 12.5%, 25% and 50%. The powder masks were evaluated for physical quality (organoleptic, homogeneity, pH, specific gravity, spreadability, adhesiveness, drying time) and moisture test of the preparation. The test was carried out for 2 weeks with 2 applications each week. Data analysis using One Way ANOVA and physical quality evaluation data on adhesiveness and drying time obtained Sig < 0.05 which means there is no significant relationship. As for the results of pH, specific gravity, moisture test spreadability obtained Sig> 0.05 which means there is a significant relationship. Thus it can be concluded that the durian seed waste flour base powder mask does not meet the physical quality evaluation requirements in accordance with the Indonesian National Standard (SNI) and the moisture test meets the standard (SNI) can increase the moisture value of the skin.
Uji Kelembapan dan Evaluasi Mutu Fisik Sediaan Masker Serbuk Basis Tepung Limbah Biji Buah Durian Wiranata, Neisca; Tutik, Tutik
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17394

Abstract

Biji buah durian memiliki manfaat bagi tubuh khususnya pada kulit wajah karena pada biji buah durian terdapat kolagen yang membantu melembabkan dan pencegah penuaan dini pada kulit wajah. Selain berpotensi sebagai tepung bahan makanan, biji durian juga dapat dijadikan produk kosmetik. Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui masker serbuk basis tepung limbah biji durian dapat memenuhi standar evaluasi mutu fisik dan uji kelembapan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Masker serbuk dibuat dengan 3 formulasi dengan konsentrasi 12,5%, 25% dan 50%. Masker serbuk dievaluasi mutu fisik (Organoleptik, homogenitas, pH, bobot jenis, daya sebar, daya lekat, waktu mengering) dan uji kelembapan sediaan pengujian dilakukan selama 2 minggu dengan 2 kali pemakaian setiap minggunya. Analisis data menggunakan One Way ANOVA dan data evaluasi mutu fisik pada daya lekat dan waktu mengering didapatkan hasih Sig < 0,05 yang artinya tidak terdapat hubungan signifikan. Sedangkan untuk hasil pH, bobot jenis, daya sebar uji kelembapan didapatkan hasil Sig > 0,05 yang artinya terdapat hubungan signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa masker serbuk basis tepung limbah biji durian belum memenuhi syarat evaluasi mutu fisik sesuai dengan standar Nasional Indonesia (SNI) dan uji kelembapan memenuhi standar (SNI) dapat meningkatkan nilai kelembapan kulit.
MUA Sebagai Tren Karir Anak Muda Dalam Mengurangi Pengangguran di Kecamatan Belik Tutik, Tutik
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 1 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v1i2.133

Abstract

MUA is one of the new types of businesses that is on the rise among young people because it is easy and does not require difficult conditions to follow. The large number of MUA business actors and the ease of young people to join have resulted in the emergence of slightly adverse competition, namely the price problem. The purpose of this study is to analyze the career trends of young people in the field of Bridal Make Up Artist. The method used is descriptive qualitative, namely analyzing the findings in the field. The result of this study is that the career trend of young people in the MUA type of business is very profitable because it can have an impact on decreasing the unemployment rate, besides that the MUA business can also bring up other types of businesses as support, including decoration services, entertainment, catering, photographers and Wedding Organizer services. With the positive impact given, it needs special attention from the local government to be developed.
Analisis Kehalalan Produk Pembersih Wajah Berdasarkan Kandungan Etanol Menggunakan Metode Kromatografi Gas Azzahra, Maharani Fathiya; Nofita, Nofita; Tutik, Tutik
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 13 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12788023

Abstract

The usage of cosmetic product especially facial cleanser has become a routine activity for Indonesian societies who are muslim in majority. Ethanol is one of the materials in producion of facial cleanser product that need to be known the percentage of its rate in a product so that it is halal and safe to be used by all the muslims in Indonesia. This research was conducted by testing samples of facial cleansers circulatin at Center of Tanjung Karang Subdistrict market, Bandar Lampung City qualitatively and quantitatively. Qualitative testing of the samples resulted in indications of ethanol content in 6 out of 10 samples as indicated by the color change of the sample to brown and the presence of precipitate when it was dripped by NaOH and CuSO4 solution. Qualitative tests were carried out on 6 samples that indicated they contained ethanol using a gas chromatograph equipped with a flame ionization detector (GC-FID) at the LPPOM MUI Laboratory. The six samples, namely sample A had an ethanol content of 86.96%, sample B had an ethanol content of 62.36%, sample C had an ethanol content of 0.44%, sample D had an ethanol content of 3.21%, sample E had a concentration of 2.00%, and sample F had a concentration of 0.88%. 8 out of 10 samples fulfill the requirements for the ethanol content limit in a cosmetic product based on MUI Fatwa No. 40 of 2018 and BPOM Regulation No. 17 of 2022, namely samples C, D, E, F, G, H, I, and J, while 2 samples did not fulfill the requirements, namely samples A and B
RIMPANG JAHE (Zingiber officinate) SEBAGAI PENINGKAT DAYA IMUN TUBUH DI LINGKUNGAN DESA PUJO RAHAYU KECAMATAN NEGERI KATON PESAWARAN Tutik, Tutik; Savero, M. Aldo; Huda, M. Tanwirul; Istiqomah, Nabila; Amalia, Putri
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i2.18148

Abstract

Rimpang jahe (Zingiber officinate) merupakan tumbuhan yang rimpangnya sering digunakan sebagai rempah-rempah dan bahan baku pengobatan tradisional. salah satu manfaat jahe dalam pengobatan adalah sebagai peningkat daya imun tubuh (imun). Kandungan vitamin C dan magnesium yang ada pada jahe dapat membantu memperkuat imun tubuh dalam melawan infeksi bakteri dan virus. Tak hanya itu, senyawa antioksidan pada jahe juga melindungi tubuh dari peradangan dan efek radikal bebas yang bisa merusak jaringan dalam tubuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan penyuluhan pengenalan tentang edukasi penggunaan rimpang jahe (Zingiber officinate) sebagai peningkat daya imun tubuh di lingkungan Desa Pujo Rahayu, Kecamatan Negeri Katon, Pesawaran. Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat dalam rangka meningkatkan pemahaman mereka mengenai manfaat kesehatan yang terkandung dalam jahe. Metode yang digunakan dengan pengumpulan data melibatkan penyelenggaraan workshop, pemberian materi edukasi, dan demonstrasi praktis penggunaan jahe. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat terkait manfaat kesehatan jahe dan cara penggunaannya. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengonsumsi jahe sebagai upaya pencegahan penyakit dan peningkatan daya imun tubuh. Hasilnya diharapkan dapat menjadi landasan bagi upaya-upaya serupa di masyarakat lain serta memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Kata Kunci : Jahe, Imun, Penyuluhan, Pesawaran
Standarisasi Ekstrak Etanol Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) Sari, Jeny Puspita; Tutik, Tutik; Winahyu, Diah Astika
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 4 (2025): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i4.20672

Abstract

Metabolit sekunder yang ditemukan dalam kulit bawang merah digunakan dalam pengobatan tradisional dan memberikan sejumlah keuntungan. Kontrol kualitas yang ketat diperlukan untuk kulit bawang merah, dan termasuk mengevaluasi kualitas ekstrak kulit bawang merah untuk dijadikan obat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menjamin efek farmakologis dari ekstrak herbal dan meningkatkan kualitas bahan baku, dan memenuhi kriteria standar ditetapkan sesuai persyaratan yang diperlukan untuk efektivitas, keamanan, kemurnian, dan kualitas. Metode pada penelitian ini menggunakan teknik ekstraksi maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh akan ditentukan parameter standar untuk ekstrak, yang meliputi kriteria spesifik dan non-spesifik. Hasil ekstrasi diperoleh persen rendemen ekstrak etanol kulit bawang merah sebesar 2%. Hasil uji parameter spesifik pada uji organoleptik ekstrak etanol dengan warna kecoklatan dan aroma bawang yang kuat. Hasil uji kelarutan ekstrak larut dalam pelarut air 12% dan organik 26% memenuhi standar dengan syarat lebih dari 6% telah memenuhi standar. Hasil skrining fitokimia ekstrak mengandungan flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan terpenoid. Hasil uji parameter non-spesifik diperoleh susut pengeringan sebesar 1% memenuhi standar 11%, kadar air gravimetri sebesar 1% memenuhi standar tidak lebih dari ≤ 10%, dan kadar abu total sebesar 15% memenuhi standar tidak lebih dari ≤ 16,6%. Parameter non-spesifik kadar abu tidak larut asam sebesar 5% tidak memenuhi standar seharusnya tidak melebihi ≤ 0,7%.
Sintesis CaO Dari Cangkang Kerang Hijau (Perna viridis L.) Untuk Fotodegradasi Limbah Merah Allura, Skripsi, Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Malahayati, Bandar Lampung Handayani, Putri; Tutik, Tutik; Amalia, Putri; Husein, Saddam
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 4 (2025): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i4.20270

Abstract

Limbah zat warna sintetis, seperti Merah Allura, yang banyak digunakan dalam industri pangan dan farmasi berpotensi mencemari lingkungan perairan karena bersifat persisten dan sulit terdegradasi secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengevaluasi aktivitas fotokatalitik kalsium oksida (CaO) yang berasal dari limbah cangkang kerang hijau (Perna viridis L.) sebagai alternatif fotokatalis ramah lingkungan untuk degradasi Merah Allura. CaO disintesis melalui proses kalsinasi pada suhu 900 °C selama 4 jam dan dikarakterisasi menggunakan X-ray diffraction (XRD), scanning electron microscope (SEM), dan Fourier transform infrared spectroscopy (FTIR). Uji fotokatalitik dilakukan dalam sistem batch menggunakan larutan Merah Allura berkonsentrasi 20 mg/L (100 mL) dengan dosis katalis 0,5 g pada pH 7, di bawah penyinaran UV (λ = 365 nm, intensitas ±15 W). Hasil XRD menunjukkan terbentuknya fase CaO dengan kristalinitas tinggi dan ukuran kristalit skala nanometer, sementara SEM memperlihatkan morfologi berpori dan permukaan kasar. FTIR mengonfirmasi dominasi ikatan Ca–O dengan keberadaan gugus hidroksil dan karbonat sebagai spesies permukaan. Aktivitas fotokatalitik CaO menunjukkan peningkatan degradasi Merah Allura secara signifikan seiring waktu iradiasi, yaitu 0% (0 menit), 36,75% (30 menit), 71,56% (60 menit), 73,02% (90 menit), 81,84% (120 menit), dan mencapai 85,25% pada 150 menit. Kinetika degradasi mengikuti model orde semu pertama. Secara keseluruhan, CaO berbasis cangkang kerang hijau menunjukkan potensi tinggi sebagai fotokatalis ekonomis dan berkelanjutan untuk pengolahan limbah zat warna sintetis.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG BRANDING DAN PEMASARAN DESA WISATA BANYUBIRU Fafurida, Fafurida; Tutik, Tutik; Yusfi, Reikha Habibah; Pujiati, Amin; Pangestika, Maulida Dewi; Rahmayani, Dwi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34248

Abstract

Abstrak: Desa Banyubiru kaya akan potensi wisata alam dan budaya, namun pemasaran secara digital belum optimal karena literasi digital masyarakat masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas literasi digital guna mendukunng branding dan pemasaran desa wisata. Metode yang digunakan antara lain: sosialisasi, Focus Discussion Group (FGD), wawancara mendalam, workshop, serta pelatihan literasi digital melibatkan 25 peserta. Peserta pelatihan terdiri atas perangkat desa, karang taruna, pelaku UMKM, dan calon Pokdawis. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan wawancara tindak lanjut mengenai kemampuan peserta dalam mengelola media digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkaran hardskill masyarakat sebesar 60% dalam aspek teknis digital, seperti pengelolaan akun media sosial, fotografi sedehana, penandaaan lokasi di Google Maps, dan pembuatan konten promsi wisata.Abstract: Banyubiru Village is rich in natural and cultural tourism potential, but its digital marketing is not optimal due to the low digital literacy of the community. This community service activity aims to increase digital literacy capacity to support the branding and marketing of the tourism village. The methods used include: socialization, Focus Group Discussions (FGDs), in-depth interviews, workshops, and digital literacy training involving 25 participants. Training participants included village officials, youth organizations, MSMEs, and prospective Pokdawi. Evaluation was done through observation and follow-up interviews regarding the participants' abilities in managing digital media. The activity results showed a 60% increase in community hard skills in digital technical aspects, such as managing social media accounts, simple photography, tagging locations on Google Maps, and creating promotional tourism content.
Co-Authors - Kardoyo Agus Hermanto Ahmad Mansur Alfi Lestari, Alfi Amanda, Sephia Putri Amin Pujiati Anggraini, Septi Ayu Astuti, Wella Aulia, Tasya Luthfia Awwalina Alfi Ainurrahmi, ‘Asy'fa Azzahra, Maharani Fathiya Cantika, Maria Tri Dewi Chusniasih Diana Putri Dwi Rahmayani, Dwi Dwi Susanti Eka Putra, Ari Subekti Eka Putra, Ari Subki Fafurida Fafurida Fitriyanti, Desi Huda, M. Tanwirul Istanti, Fredianaika Istiqomah, Nabila Krisnatalia, Heni Marcelia, Selvi Marcellia, Selvi Mastuti Widianingsih, Mastuti Mentari, Chelsea Cidera MOHAMMAD TSAQIBUL FIKRI Nihayah, Annis Nurfitriana Nina Mistriani Ningsih, Ni Nyoman setia Nofita, Nofita Octavia, Selvia Oktiyaningrum, Ike Pangestika, Maulida Dewi Prameswari, Nabilla Minerva Pratama, Calvin Kurnia Putri Amalia Putri Handayani Putri, Melita Regina Putri, Rizka Amaliah Putri, Salma Gustia Rachman, Mohammad Aulia Radho Al Kausar Rai Saputri, Gusti Ayu Ramadhan, Dimas Ray Octafian Reikha Habibah Yusfi Rinatha, Elsha Riyanti, Gina Rosita Ambarwati Saddam Husein Salsabilla, Anantha Saputri, Gusti Ayu Rai Sari, Jeny Puspita Sari, Septi Widya Satato, Y.R Savero, M. Aldo Septilia, Riska Setiawan, Muhammad Arif Setiya, Kusumaningtiyas Putra Seto, Deni Gagat Sofyan, Shefira Solichoel, Solichoel Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti Syafitri, Shela Syahputri, Alivia Dela Talakua, Jeane Fransina Diana Trisna, Herman Ulfa Ulfa Ulfa, Ade Maria Umri, Ulfa Nafila Veriyanti, Kirana Nadia Wibowo, Fiko Bradi Winahyu, Diah Astika Wiranata, Neisca Zahro, Hervika Amalia