Claim Missing Document
Check
Articles

Kerjasama International Organization for Migration (IOM) dan Direktorat Jenderal Imigrasi dalam Pencegahan People Smuggling Warga Negara Asing di Indonesia Tahun 2023 Vironika, Vira Vitria; Nuswantoro, Bagus Subekti; Nurgiyanti, Tanti; Subandi, Yeyen
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16381

Abstract

Permasalahan penyeludupan orang merupakan tindak kejahatan transnasional lintas batas negara yang melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), kejahatan penyelundupan orang banyak merugikan dan menimbulkan korban yang menjadi salah satu dalam penanganannya harus diperhatikan, tentunya dalam hal ini International organization for migration (IOM). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berfokus untuk menganalisis studi kasus dan juga adanya wawawancara. Hasil penelitian ini peran penting IOM dan Direktorat Jenderal Imigrasi dalam meminimalisir adanya masalah dalam lintas batas negara Indonesia yang menjadi tugas kantor imigrasi Jakarta Utara yang selaku masih berada dibawah direktorat jenderal imigrasi memliki tugas dalam menjalankan sebagian tugas Direktorat jenderal imigrasi untuk melayani tindakan keimigrasian serta pemulangan warga negara asing sesuai aturan yang ditetapkan.
The Role of Women in Political Patronage and Political Alliance in the Joxzin Community Organization in the 2019 Election Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional Edisi Spesial Gender
Publisher : Parahyangan Center for International Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jihi.v1i1.7809.189-199

Abstract

The aim of this research is to look at the role of women in political patronage relationships which resulted in a political alliance between the community organization Joxzin (Jogjakarta Islamic Never Die) and the political party United Development Party (PPP) in the 2019 elections in 2019. Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta , Indonesia. Joxzin is a community organization consisting of male and female members. This research uses a convergent method of mixing qualitative and quantitative data which is then analyzed using the NVivo 12 Plus application. The findings obtained in this research are that Joxzin has political patronage ties. Joxzin has resources and power compared to patrons because Joxzin as a client can appoint Ahmad Zahran to be Chairman of the Branch Leadership Council of the Yogyakarta City Development United Party. With Joxzin's strong political alliance, Muhammad Yazid from the Sleman Regency Pilkada became a legislative member of the Yogyakarta Special Region People's Representative Council for the 2019-2024 period. Keywords: Political patronage, political alliances, Woman, Joxzin, Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Peran Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin Dalam Mendukung Perdagangan Lintas Batas Indonesia – Timor Leste Pasca Pandemi Covid-19 Tahun 2022-2025 Orocomnal, Alfonsina Melissa; Wiratma, Harits Dwi; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 11 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, November 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i11.1292

Abstract

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas perdagangan lintas batas antara Indonesia dan Timor Leste. Setelah pandemi COVID-19, berbagai tantangan muncul dalam pemulihan ekonomi kawasan perbatasan, termasuk pembatasan mobilitas, perubahan kebijakan perdagangan, serta hambatan logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana PLBN Motamasin berkontribusi dalam memperlancar perdagangan lintas batas dan memfasilitasi pemulihan ekonomi pasca-pandemi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara dengan pemangku kepentingan, serta observasi di kawasan PLBN Motamasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PLBN Motamasin berperan dalam memfasilitasi perdagangan lintas batas dengan meningkatkan layanan kepabeanan, memperbaiki infrastruktur perdagangan, serta memperkuat koordinasi dengan otoritas Timor Leste. Selain itu, PLBN Motamasin juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan dengan membuka peluang ekonomi baru melalui pasar perbatasan dan program pemberdayaan usaha kecil menengah (UMKM). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi peran PLBN Motamasin sangat penting dalam mendukung perdagangan lintas batas yang lebih efektif dan berkelanjutan antara Indonesia dan Timor Leste. Diperlukan peningkatan dalam infrastruktur, serta penguatan kerja sama bilateral untuk memastikan bahwa PLBN Motamasin dapat terus berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan.
Analisis Konflik Perebutan Wilayah Pembangunan Eco-City di Rempang, Kepulauan Riau Melalui Teori Johan Galtung Ramadani, Nuri Salsa Bella; Rahmawati, Sherly Widya; Subandi, Yeyen
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 11 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i11.4998

Abstract

This study examines the territorial conflict surrounding the Rempang Eco City development project in the Riau Islands, designated as a National Strategic Project (PSN) valued at IDR 381 trillion. The conflict emerged from the clash between large-scale investment-driven development interests and the traditional land rights of the 16 Malay Indigenous Villages that have inhabited the area for generations. The lack of communication and transparency from both central and regional governments regarding relocation plans triggered mass protests and violent clashes in September 2023. This research employs a qualitative method based on John W. Creswell’s framework, utilizing case study and phenomenological approaches. Data were collected from credible sources, including official reports, government documents, and reputable online media. The analysis applies Johan Galtung’s theory, particularly the Triangle of Violence, to identify and interpret the forms of conflict and violence that occur. The results show that the conflict reflects both structural and direct violence, where structural violence appears in relocation policies that disregard the legal recognition of indigenous land rights, while direct violence is evident in the repressive actions of security forces against protesting residents. The findings further indicate that despite the government’s humanistic approach in preparing relocation sites and facilities, community resistance remains strong due to unresolved issues of justice, identity, and cultural preservation. Overall, these findings emphasize the urgent need for participatory and equitable conflict resolution frameworks in implementing sustainable development projects across Indonesia.
Intervensi Asing Terhadap Gerakan Separatis KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) Papua Pada Tahun 2015-2022 Cornellisen, Palmer Wilibald Beking; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 12 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i12.1358

Abstract

Gerakan separatis Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua merupakan konflik berkepanjangan yang tidak hanya berdampak pada stabilitas keamanan domestik, tetapi juga mengalami internasionalisasi melalui keterlibatan aktor-aktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis bentuk dan dinamika intervensi asing terhadap gerakan separatis KKB Papua pada periode 2015–2022 serta implikasinya terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari literatur ilmiah, laporan pemerintah, dokumen organisasi internasional, publikasi lembaga non-profit, dan sumber daring kredibel yang diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu. Analisis dilakukan melalui sintesis tematik dengan menggunakan perspektif keamanan non-tradisional dalam kajian Hubungan Internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi asing terhadap isu Papua bersifat non-tradisional, meliputi tekanan diplomatik, dukungan politik transnasional, dan pemanfaatan isu hak asasi manusia di forum internasional, yang secara tidak langsung berkontribusi terhadap penguatan eksistensi gerakan separatis KKB. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dinamika intervensi asing tersebut menimbulkan tantangan serius bagi pemerintah Indonesia dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan nasional. Oleh karena itu, diperlukan strategi penanganan yang komprehensif melalui pendekatan keamanan, dialog inklusif, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia guna meredam eskalasi konflik serta mencegah meluasnya pengaruh aktor eksternal.
Upaya United Nasions Joint Program On HIV/AIDS (UNAIDS) Dalam Mencegah Penyebaran HIV/AIDS Terhadap Remaja Perempuan di Afrika Selatan Pada Tahun 2022 Killet, Mai Delfia; Duisa, Hawind Nada Putri; Nurgiyanti, Tanti; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 12 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i12.1359

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran organisasi internasional UNAIDS dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS pada remaja perempuan di Afrika Selatan. Afrika Selatan merupakan negara dengan jumlah penderita HIV/AIDS tertinggi di dunia, dan remaja perempuan usia 15-24 tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengkaji berbagai sumber pustaka seperti laporan resmi, jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UNAIDS tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga melakukan upaya pencegahan yang menyeluruh. Program-program UNAIDS mencakup edukasi tentang kesehatan seksual, penyediaan obat HIV, pemberdayaan remaja perempuan, dan perlindungan terhadap kekerasan berbasis gender. UNAIDS juga bekerja sama dengan pemerintah, sekolah, dan organisasi masyarakat untuk menyampaikan informasi dan layanan yang mudah diakses oleh remaja. Pendekatan ini bertujuan agar remaja perempuan bisa terlindungi dari HIV dan memiliki akses yang adil terhadap layanan kesehatan.
Perlindungan Hak Pencari Suaka Dalam Uni Eropa Melalui Putusan Court of Justice of the European Union (CJEU) Pada Kasus Zimir C-662/23 Rumpumbo, Darwin Mezhak Loduwik; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 12 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i12.1395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Court of Justice of the European Union (CJEU) dalam memperkuat perlindungan hak pencari suaka di Uni Eropa melalui Putusan Zimir C-662/23. Fokus kajian diarahkan pada penegasan kewajiban negara anggota dalam mematuhi batas waktu prosedural pemeriksaan permohonan suaka sebagaimana diatur dalam kerangka Common European Asylum System (CEAS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus, yang didukung oleh analisis putusan pengadilan serta literatur hukum Uni Eropa dan hak asasi manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Putusan Zimir C-662/23 menegaskan bahwa alasan administratif tidak dapat dijadikan dasar untuk menunda prosedur pemeriksaan permohonan suaka di luar batas waktu yang telah ditetapkan hukum Uni Eropa. Putusan ini memperkuat kepastian hukum sebagai bagian integral dari perlindungan hak asasi pencari suaka serta menegaskan prinsip supremasi hukum Uni Eropa atas kebijakan nasional negara anggota. Selain itu, putusan tersebut mencerminkan peran strategis CJEU sebagai aktor supranasional dalam membatasi diskresi negara anggota dan mendorong harmonisasi penerapan standar prosedural suaka di seluruh Uni Eropa. Dari perspektif human security, putusan Zimir berkontribusi dalam mengurangi ketidakpastian hukum yang berpotensi menimbulkan kerentanan sosial dan psikologis bagi pencari suaka, sehingga menempatkan individu sebagai referen utama keamanan. Meskipun demikian, efektivitas putusan ini sangat bergantung pada implementasi di tingkat nasional, yang masih menghadapi tantangan kapasitas administratif dan dinamika politik domestik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan mekanisme pengawasan serta solidaritas antarnegara anggota untuk memastikan perlindungan hak pencari suaka terwujud secara efektif dalam praktik kebijakan Uni Eropa.
Peran Pemerintah Indonesia Dalam Menanggulangi Kasus Penyebaran HIV/AIDS di Provinsi Papua Pada Tahun 2024-2025 Orocomnal, Alfonsina Melissa; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i1.1411

Abstract

Provinsi Papua menghadapi kondisi darurat HIV/AIDS dengan angka penularan tertinggi di Indonesia, di mana tren penyebaran kini telah merambah populasi umum seperti remaja dan ibu rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah pusat dan pemerintah daerah Provinsi Papua dalam menanggulangi penyebaran HIV/AIDS pada periode 2024-2025. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah implementasi berbagai regulasi dan program strategis di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah pusat berperan dalam menetapkan strategi nasional "Ending AIDS 2030", menjamin ketersediaan obat Antiretroviral (ARV) gratis, dan menyediakan kerangka hukum melalui Peraturan Menteri Kesehatan. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua menjadikan penanganan HIV/AIDS sebagai program prioritas melalui Perda Nomor 8 Tahun 2010, penguatan layanan di Puskesmas sebagai garda terdepan, serta inisiasi edukasi melalui muatan lokal di sekolah. Meskipun kolaborasi multisektor dan layanan medis telah diperluas, tantangan besar tetap ada pada tingginya angka kasus baru di Kota Jayapura yang mencapai 1.200 kasus pada tahun 2025, yang dipicu oleh aktivitas prostitusi daring dan hambatan geografis serta stigma sosial.
Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menangani Konflik Perang Suku Antara Suku Mee dan Suku Moni di Kabupaten Nabire, Papua Tengah Pada Tahun 2023-2025 Tamimi, Bintang Nurmaharani; Nufninu, Jian Aleyska; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i1.1418

Abstract

Konflik sosial berbasis identitas suku masih menjadi tantangan serius bagi stabilitas keamanan dan kohesi sosial di wilayah Papua, khususnya di daerah otonomi baru seperti Provinsi Papua Tengah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah daerah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nabire dalam menangani konflik perang suku antara Suku Mee dan Suku Moni yang terjadi pada periode 2023–2024. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari jurnal ilmiah, dokumen resmi pemerintah, serta pemberitaan media daring yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesbangpol berperan strategis melalui pendekatan mediasi, komunikasi persuasif berbasis kearifan lokal, serta koordinasi lintas sektor dengan aparat keamanan dan tokoh adat. Upaya tersebut terbukti mampu meredam eskalasi konflik, memulihkan kepercayaan masyarakat, dan mendorong terciptanya perdamaian yang relatif berkelanjutan. Penanganan konflik yang mengedepankan dialog dua arah dan musyawarah adat menjadi kunci keberhasilan resolusi konflik di Kabupaten Nabire.
Analisis Kegagalan Komunikasi dan Resiliensi Warga Dalam Konflik Tambang Wadas Pada Tahun 2021–2022 Duisa, Hawind Nada Putri; Killet, Mai Delfia; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i1.1424

Abstract

Konflik tambang andesit di Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada periode 2021–2022 merupakan contoh nyata benturan antara kebijakan pembangunan nasional dan hak warga atas lingkungan hidup yang berkelanjutan. Penetapan Desa Wadas sebagai lokasi pengambilan material untuk Proyek Strategis Nasional Bendungan Bener memicu penolakan warga akibat kekhawatiran terhadap kerusakan ekologis, hilangnya sumber mata air, meningkatnya risiko longsor, serta ancaman terhadap mata pencaharian warga agraris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegagalan komunikasi pemerintah serta bentuk resiliensi warga dalam menghadapi konflik tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, menggunakan data sekunder berupa dokumen kebijakan, laporan lembaga advokasi, hasil pemantauan Komnas HAM, serta pemberitaan media dan literatur akademik. Analisis dilakukan dengan mengaitkan kasus Wadas pada teori Green Policy dan pendekatan Environmental Justice. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemerintah yang bersifat top-down dan minim partisipasi bermakna menjadi faktor utama eskalasi konflik. Di sisi lain, warga Desa Wadas menunjukkan resiliensi multi-strategi melalui pembentukan organisasi GEMPADEWA, advokasi hukum, mobilisasi sosial, serta penguatan jaringan solidaritas dengan organisasi warga sipil. Penelitian ini juga menemukan adanya pergeseran penyelesaian konflik dari tuntutan keadilan ekologis menuju pendekatan kompromi finansial, yang berimplikasi pada fragmentasi sosial dan pengabaian prinsip keberlanjutan lingkungan serta keadilan antar generasi. Studi ini menegaskan pentingnya kebijakan pembangunan yang partisipatif, komunikatif, dan berwawasan lingkungan guna mencegah konflik serupa di masa mendatang.
Co-Authors Achmad Nurmandi Adrian Roderica Fachrawa Adrianus Juan Sebastio Agustin, Viola Marsela Aisya, Fatika Sinta Rizka Alam, Muhammad Dipo Alisyamsujen, Maulana Amirunnaufal, Mohamad Ananda Dewin Ikhtiarin Ananda Dewin Ikhtiarin Andim, Wensensiana Yasinta Anggraini, Ine Annahar, Na’imullah Anora, Esti Theda Aprianti, Yesi Tri Ardha Restu Fauzi R Ariani, Rahayu Cahya Ariel Nethan Ariel Nethan Arif Hidayat Ayu Munandar Alam Azijah, Izattul Babuno, Renny Novalin Bagus Subekti Nuswantoro Balawanga, Paulina Sriyati Magi Balawangga, Paulina Sriyati Magi Balqis, Isha Bengan, Rosa Raimona Ina Bernadetha Nadeak Bintang, Karin Natasya Pamela Bustamil, Fahrur Rozi Cornellisen, Palmer Wilibald Beking Damayanti, Elok Devi Maryati Cahyaningsih Diansari Solihah Amini Duisa, Hawind Nada Putri Eclesia, Ketrina Antonia Fadhlurrahman, Dzaky Fahrizal, Roni Fangohoi, Anastasia Fathinah, Azzah Gie, Verikson Hady Sofyan Hargen, Dionisius Hartanto, Andrie Husain, Faisal Ida Rosita Ida Rosita Ikhtiarin, Ananda Dewin Imsawati, Auny Vidiyan Joys Merry Gaite Jubba, Hasse Jupita Fatma Sari Kaka, Agrenia Susanti Kalla, Dwi Amelinda Ketrina Antonia Eclesia Khaliza, Sri Nur Khalizah, Sri Nur Khusumasari, Riza Killet, Mai Delfia Klerista, Telma Kokomakingi, Honorius Kia Korbaffo, Yohanes Fresh Putra Korwa, Ana Marsbin Kuang, Eugenius Kurnia Santi Lape, Florentina Maria Iness Oematan Lilosona, Niel Segah Anugrah Mahuze, Alfelyus Babu Manalu, Santa Elisabeth Maria Henderlina Bau Maria Veri Diana B.Y Maria Veri Diana Baun Yue Maria Veri Diana Baun Yuel Maria Veri Diana Baun Yuel Maria Vianey Gunu Gokok Marselina Endah Hiswati Mbali, Chyntya Damayanti Rambu Mohamad Amirunnaufal Mohammad Diqi Muhammad Nuryadin Ash-Shabirin Nauyagir, Jenny Ivana Nethan, Ariel Nila Sari Nope, Lady Imelda Nufninu, Jian Aleyska Nur Annisa Nurgiyanti, Tanti Nurgiyanti, Tanty Nurwantoro, Bagus Subekti Nuswantoro, Bagus Subekti Orocomnal, Alfonsina Melissa Pamungkas, Putra Galang Akbar Pitaloka, Zuria Pote, Eunike Irene Purwaningsih, Titin Rahayu, Lilik Puja Rahmawati, Sherly Widya Ramadani, Nuri Salsa Bella Ramdhoni, Dimas Renleeuw, Jihad Riangtobi, Yohana Damiana Uto Riswandi, Riswandi Riswandi Rohmawari, Aninda Wulan Rohmawati, Aninda Wulan Rosalinda Rosalinda Rosalinda Rosalinda Rumpumbo, Darwin Mezhak Loduwik Sepry Bertus Wahyu Rahaldy Simeon Berakmans Lasol Siti Aisyiyah, Siti Solly Aryza Subekti, Bagus Tamimi, Bintang Nurmaharani Tandirerang, Vanesia Bintang Taneo, Vivi Marlianti Taneo, Vivy Marlianti Tanti Nurgiyani Tanti Nurgiyanti Tanti Nurgiyanti Thahany, Bilqis Salsabila Thahany, Bilqis Salsabilla Tokan, Anastasia E Andinny Goran Tri Hastuti Nur Rochima Tri Septa Nurhantoro, Tri Septa Utami, Cahyaning Bhakti Veronika, Yosefina Villia, Loveryna Gustri Villia, Loveryna Gusty Viola Marsela Agustin Viola Marsela Agustin Vironika, Vira Vitria Wiratma, Harits Dwi Wonda, Nadia Natasya Wulandari, Yeny Yanti, Eka Riski Yeni Wulandari Yuel, Maria Veri Diana Baun Yuyun Fajar Nur Prihatin Zuly Qodir