Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Perkembangan Reformasi Kebijakan CAP (Common Agricultural Policy) Terhadap Pertanian Prancis Pada Tahun 2023-2025 Mbali, Chyntya Damayanti Rambu; Taneo, Vivy Marlianti; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1472

Abstract

Periode 2023-2025 ditandai dengan fase baru dari implementasi reformasi Kebijakan Pertanian Bersama (Common Agricultural Policy/CAP) Uni Eropa yang memberikan dampak mendalam terhadap sektor pertanian Prancis sebagai penerima dana CAP terbesar. Penelitian ini mengkaji implikasi kebijakan tersebut khususnya dalam aspek ekologis, digitalisasi, dan pemerataan pendapatan terhadap produktivitas pertanian, kesejahteraan petani, serta stabilitas ketahanan pangan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis dokumen kebijakan, laporan resmi pemerintahan Prancis dan studi akademis berupa jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun reformasi CAP mendorong praktik pertanian berkelanjutan dan adopsi inovasi teknologi, tantangan muncul dari ketimpangan distribusi insentif dan beban administratif yang dirasakan tidak proporsional oleh petani kecil. Efektivitas CAP 2023-2025 di Prancis sangat ditentukan oleh sinergi antara kerangka Uni Eropa dan Kapasitas Implementasi Domestik.
Konflik Nagorno-Karabakh antara Armenia dan Azerbaijan (2020-2023): Dinamika Sengketa Wilayah dan Keamanan Regional di Kaukasus Selatan Balawangga, Paulina Sriyati Magi; Kalla, Dwi Amelinda; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i1.1474

Abstract

Konflik Nagorno-Karabakh antara Armenia dan Azerbaijan merupakan salah satu konflik teritorial paling kompleks di kawasan Kaukasus Selatan yang kembali mengalami eskalasi signifikan pada periode 2020–2023. Konflik ini dipicu oleh sengketa wilayah, perbedaan identitas etnis, serta kepentingan politik dan keamanan kedua negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika konflik Nagorno-Karabakh antara Armenia dan Azerbaijan pada periode 2020–2023 serta implikasinya terhadap keamanan regional di Kaukasus Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui analisis data sekunder berupa jurnal ilmiah, laporan organisasi internasional, dan dokumen resmi terkait. Kerangka teoretis yang digunakan adalah teori realisme dan konsep keamanan regional untuk menjelaskan kepentingan negara, distribusi kekuasaan, serta peran aktor regional dan internasional dalam konflik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan militer Azerbaijan pada 2020 dan konsolidasi kekuasaan pada 2023 telah mengubah konfigurasi kekuatan regional, sekaligus meningkatkan ketergantungan keamanan kawasan terhadap aktor eksternal seperti Rusia dan Turki. Konflik ini tidak hanya berdampak pada stabilitas politik dan keamanan Armenia dan Azerbaijan, tetapi juga berimplikasi luas terhadap keamanan regional Kaukasus Selatan dan arsitektur keamanan Eropa secara keseluruhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konflik Nagorno-Karabakh mencerminkan keterkaitan erat antara sengketa teritorial dan dinamika keamanan regional dalam sistem internasional kontemporer.
Analisis Dampak Bantuan World Health Organization (WHO) Terhadap Krisis Kesehatan di Palestina Tahun 2023-2025 Andim, Wensensiana Yasinta; Riangtobi, Yohana Damiana Uto; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i1.1475

Abstract

Konflik antara Palestina dan Israel yang meningkat sejak Oktober 2023, menyebabkan terjadinya krisis kesehatan yang parah, khususnya di Jalur Gaza. Krisis kesehatan tersebut meliputi; berbagai kerusakan infrastruktur kesehatan, akses terhadap kesehatan terbatas, peningkatan penyakit baik yang menular dan yang tidak menular, dan tingginya korban sipil akibat konflik. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dampak bantuan World Health Organization (WHO) dalam menangani krisis kesehatan di Palestina selama periode 2023–2025 dan menganalisis peran WHO sebagai salah satu aktor internasional dalam melaksanakan diplomasi kesehatan global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan konsep diplomasi kesehatan global sebagai kerangka analisisnya. Data yang terkumpul dilakukan melalui tinjauan literatur, dokumen resmi, serta data sekunder dari jurnal ilmiah, laporan media, dan data statistik kesehatan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bantuan dari WHO berpengaruh dalam mempertahankan layanan kesehatan dasar, menahan penyebaran penyakit, mengatasi kekurangan gizi, dan memperkuat sistem pemantauan kesehatan di tengah konflik. Sementara itu, sebagai aktor diplomasi kesehatan global, WHO aktif menyuarakan krisis tersebut untuk meningkatkan akses terhadap bantuan dan menyerukan gencatan senjata. Namun, efektivitas bantuan WHO masih terbatas oleh hambatan politik, blokade teritorial, dan kompleksitas kepentingan geopolitik internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa WHO memainkan peran penting dalam mengatasi krisis kesehatan di Palestina, tetapi membutuhkan dukungan multilateral yang lebih kuat untuk memaksimalkan dampak bantuannya.
Peran World Health Organization (WHO) Dalam Menangani Penyebaran Wabah Virus Ebola di Afrika Barat Tahun 2015-2016 Balawangga, Paulina Sriyati Magi; Veronika, Yosefina; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1481

Abstract

Wabah Ebola di Afrika Barat pada periode 2015–2016 merupakan krisis kesehatan transnasional yang berdampak luas pada stabilitas regional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis World Health Organization (WHO) dalam kerangka diplomasi kesehatan global untuk menanggulangi epidemi tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, penelitian ini mengeksplorasi kompleksitas koordinasi kebijakan dan interaksi antar-aktor selama krisis berlangsung. Data dikumpulkan melalui teknik studi kepustakaan dari dokumen resmi WHO, laporan PBB, dan literatur akademik bereputasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WHO berfungsi sebagai aktor diplomatik sentral melalui penetapan status Public Health Emergency of International Concern (PHEIC), yang mengatalisasi mobilisasi sumber daya internasional dan inovasi medis. Meskipun menghadapi kritik atas respons awal, WHO berhasil mengintegrasikan pendekatan sosial-budaya lokal dan reformasi institusional melalui WHO Health Emergencies Programme. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas diplomasi kesehatan global sangat bergantung pada sinergi antara kapasitas teknis, sensitivitas budaya, dan dukungan finansial yang berkelanjutan. Rekomendasi utama menekankan perlunya penguatan sistem surveilans terintegrasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui Tim Tanggap Cepat atau Rapid Response Team (RRT) multidisiplin untuk menghadapi ancaman kesehatan di masa depan.
Peran Médecins Sans Frontières (MSF) Dalam Diplomasi Kesehatan Global Melalui Penanggulangan Krisis Kemanusiaan dan Wabah Penyakit di Republik Demokratik Kongo Periode 2020–2025 Khalizah, Sri Nur; Mbali, Chyntya Damayanti Rambu; Taneo, Vivi Marlianti; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1487

Abstract

Republik Demokratik Kongo (RDC) menghadapi krisis kemanusiaan multidimensi yang disebabkan oleh konflik bersenjata berkepanjangan dan wabah penyakit menular yang mematikan, seperti Ebola dan Mpox. Ketidakmampuan pemerintah dalam menyediakan infrastruktur kesehatan yang memadai menciptakan celah besar dalam tata kelola kesehatan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Médecins Sans Frontières (MSF) dalam diplomasi kesehatan global di RDC selama periode 2020–2025. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian ini mengkaji kontribusi MSF melalui kerangka teori peran NGO oleh David Lewis, yaitu sebagai implementer, catalyst, dan partner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MSF berhasil mengisi kekosongan layanan kesehatan dengan menyediakan perawatan medis langsung (implementer), memicu perhatian dunia terhadap kedaruratan kesehatan melalui advokasi (catalyst), dan berkolaborasi dengan otoritas lokal serta internasional untuk penguatan kapasitas (partner). Penemuan ini menegaskan bahwa aktor non-negara memiliki peran krusial dalam diplomasi kesehatan global, khususnya di wilayah dengan stabilitas politik yang rendah.
Upaya Peacemaking United Nations Assistance Mission In Afghanistan (UNAMA) Dalam Manajemen Konflik antara Taliban dan Aktor Domestik Afghanistan Pada Tahun 2021-2023 Mbali, Chyntya Damayanti Rambu; Khaliza, Sri Nur; Taneo, Vivi Marlianti; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peacemaking yang dilakukan oleh United Nations Assistance Mission in Afghanistan (UNAMA) dalam manajemen konflik antara Taliban dan aktor domestik Afghanistan pada periode krusial 2021-2023. Pasca pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban pada Agustus 2021, Afghanistan terjebak dalam krisis multidimensi yang mencakup keruntuhan ekonomi, bencana kemanusiaan, dan degradasi hak asasi manusia yang sistematis. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, penelitian ini membedah peran UNAMA melalui kerangka teori Segitiga Kekerasan Johan Galtung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa UNAMA mengoptimalkan mandat Good Offices melalui mediasi lokal, Proses Doha, dan pengawasan hak asasi manusia untuk meredam konflik. Meskipun UNAMA berhasil memfasilitasi distribusi bantuan kemanusiaan dan mediasi sengketa sumber daya di tingkat akar rumput, upaya mencapai "perdamaian positif" terhambat oleh kekerasan struktural berupa "apartheid gender" dan kekerasan kultural melalui interpretasi hukum yang restriktif.
Peran Kantor Imigrasi Makassar Terhadap Penanganan Kasus Pekerja Migran Indonesia Non-Prosedural Ke Malaysia Tahun 2024 Tandirerang, Vanesia Bintang; Wiratma, Harits Dwi; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i3.1530

Abstract

Penelitian ini membahas peran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar dalam mencegah keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural yang berpotensi menimbulkan berbagai risiko bagi pekerja migran, seperti eksploitasi tenaga kerja, kekerasan, serta pelanggaran hak-hak pekerja di luar negeri. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini mengkaji bagaimana proses pengawasan dan penerbitan dokumen perjalanan dilakukan oleh Kantor Imigrasi dalam mengidentifikasi serta mencegah keberangkatan PMI yang tidak melalui prosedur resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kantor Imigrasi memiliki peran penting dalam proses pencegahan melalui verifikasi dokumen, wawancara terhadap pemohon paspor, pemeriksaan data biometrik, serta pengawasan terhadap dokumen pendukung yang berkaitan dengan tujuan keberangkatan ke luar negeri.
ViiV HEALTHCARE ASSISTANCE TO THE SADAR HATI FOUNDATION IN THE HARM REDUCTION PROGRAM Maria Veri Diana B.Y; Bagus Subekti Nurwantoro; Tanti Nurgiyanti; Yeyen Subandi
Indonesian Journal of Social Sciences, Policy and Politics Vol. 1 No. 2 (2023): June 2023, Indonesian Journal of Social Sciences, Policy and Politics (IJSSPP)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/ijsspp.v1i2.26

Abstract

This study aims to find out how the implementation of assistance from ViiV Healthcare to the Sadar Hati Foundation Malang in implementing the Harm Reduction program. This research uses a descriptive qualitative method, and interviews with related parties. International relations continue to experience developments along with changing times, especially as a result of globalization, which has had significant impacts or changes in international relations that have crossed national jurisdictional boundaries, because various dynamics always appear in every implementation. One of the crucial dynamics is the emergence of various problems both at the regional and global levels. One of the problems that is currently a global focus is the abuse of narcotics that are not for medical needs. Narcotics can be said to be dangerous when the use of narcotics has exceeded the consumption limit so this can also cause various impacts that become a threat to human life so it requires efforts to achieve human security. In this writing, the author analyzes using the concept of human security. With the implementation of the assistance provided by ViiV Healthcare to the Sadar Hati Foundation, which is a grant to run the program, one of which is harm reduction, in which the Foundation provides education, outreach, assistance to treatment by providing facilities to support the sustainability of the program.
DISCUSSION ON HUMAN SECURITY (HEALTH SECURITY) OF THE COVID-19 PANDEMIC IN INDONESIA: BIBLIOMETRIC ANALYSIS AND VISUALIZATION ARTICLE INDEXED IN SCOPUS Yeyen Subandi; Diansari Solihah Amini; Tanti Nurgiyanti; Bagus Subekti Nuswantoro; Harits Dwi Wiratma; Maria Veri Diana Baun Yuel
Indonesian Journal of Social Sciences, Policy and Politics Vol. 1 No. 3 (2023): October 2023, Indonesian Journal of Social Sciences, Policy and Politics (IJSSP
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/ijsspp.v1i3.39

Abstract

This research was conducted to look at the human security disaster management of the Covid-19 pandemic in Indonesia which is indexed by Scopus. Referring to the United Nations Development Program (UNDP) statement regarding human security, there are seven areas, namely: Regarding the health security sector, the environmental security sector, the food security sector, the economic security sector, the individual security sector, the community security sector, and the political security sector. Of the seven areas, one of them is the problem of health resilience, and the Covid-19 Pandemic is included in the category of health security. UNDP defines health insurance as protection from disease and unhealthy lifestyles, which threaten inadequate health services, new and recurring diseases including epidemics, and pandemics, malnutrition, and unsafe lifestyles. Until this article was written, there has been no research that has seen that the Covid-19 Pandemic is part of a human security disaster, which is more specifically included in the health security category. In this study, data was taken online through the Scopus database which was then analyzed using the VOSviewer bibliometric visualization. The findings in this study are that the human security disaster during the Covid-19 pandemic is a problem in the field of human health security which is included in the human security category according to UNDP. Until now there has not been much research conducted by academics and researchers from Indonesia, because they only found 25 article documents
Adaptive Kernel Probability Model (AKPM) for Interpretable and Reliable Diabetes Prediction using Clinical Diagnostic Data Marselina Endah Hiswati; Izattul Azijah; Yeyen Subandi; Mohammad Diqi
Aviation Electronics, Information Technology, Telecommunications, Electricals, and Controls (AVITEC) Vol 8, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/avitec.v8i1.3689

Abstract

Diabetes mellitus poses a growing global health concern, particularly in low- and middle-income countries where early detection remains limited, demanding classification models that balance accuracy, interpretability, and adaptability to heterogeneous clinical data. This study proposes and evaluates the Adaptive Kernel Probability Model (AKPM), a novel nonparametric probabilistic classifier designed to enhance diabetes prediction by performing localized kernel density estimation with adaptive bandwidth selection via k-nearest neighbors. Implemented and tested on the Pima Indians Diabetes Dataset, AKPM outperformed conventional classifiers—Naïve Bayes and Gaussian Mixture Models (GMM)—across all evaluation metrics, achieving 87.5% accuracy, 83.3% precision, 76.9% recall, and an F1-score of 80.0% for the diabetic class, alongside 89.3% precision and 92.6% recall for the normal class. These results surpassed GMM (83.0% accuracy, 71.6% F1-score) and Naïve Bayes (80.0% accuracy, 66.6% F1-score), confirming AKPM’s superior capability to detect diabetic cases while minimizing false negatives. Offering transparent posterior inference and a modular design, AKPM emerges as a reliable and interpretable solution for clinical decision support systems and real-world healthcare applications.
Co-Authors Achmad Nurmandi Adrian Roderica Fachrawa Adrianus Juan Sebastio Alam, Muhammad Dipo Alisyamsujen, Maulana Amirunnaufal, Mohamad Ananda Dewin Ikhtiarin Ananda Dewin Ikhtiarin Andim, Wensensiana Yasinta Anggraini, Ine Annahar, Na’imullah Anora, Esti Theda Aprianti, Yesi Tri Ardha Restu Fauzi R Ariel Nethan Ariel Nethan Arif Hidayat Astri Wulandari Ayu Munandar Alam Azijah, Izattul Babuno, Renny Novalin Bagus Subekti Nurwantoro Bagus Subekti Nuswantoro Balawanga, Paulina Sriyati Magi Balawangga, Paulina Sriyati Magi Balqis, Isha Bengan, Rosa Raimona Ina Bernadetha Nadeak Bintang, Karin Natasya Pamela Bustamil, Fahrur Rozi Cornellisen, Palmer Wilibald Beking Damayanti, Elok Devi Maryati Cahyaningsih Diansari Solihah Amini Duisa, Hawind Nada Putri Eclesia, Ketrina Antonia Fadhlurrahman, Dzaky Fahrizal, Roni Fangohoi, Anastasia Gie, Verikson Hady Sofyan Hargen, Dionisius Hartanto, Andrie Husain, Faisal Ida Farhanisa Ida Rosita Ida Rosita Imsawati, Auny Vidiyan Joys Merry Gaite Jubba, Hasse Jupita Fatma Sari Kaka, Agrenia Susanti Kalla, Dwi Amelinda Ketrina Antonia Eclesia Khaliza, Sri Nur Khalizah, Sri Nur Khusumasari, Riza Killet, Mai Delfia Klerista, Telma Kokomakingi, Honorius Kia Korbaffo, Yohanes Fresh Putra Korwa, Ana Marsbin Kuang, Eugenius Kurnia Santi Lape, Florentina Maria Iness Oematan Leni Cahyani Lilosona, Niel Segah Anugrah Mahuze, Alfelyus Babu Manalu, Santa Elisabeth Maria Henderlina Bau Maria Veri Diana B.Y Maria Veri Diana Baun Yue Maria Veri Diana Baun Yuel Maria Veri Diana Baun Yuel Maria Vianey Gunu Gokok Marselina Endah Hiswati Mbali, Chyntya Damayanti Rambu Mohamad Amirunnaufal Mohammad Diqi Muhammad Nuryadin Ash-Shabirin Nauyagir, Jenny Ivana Nila Sari Nope, Lady Imelda Nufninu, Jian Aleyska Nur Annisa Nurgiyanti, Tanti Nurgiyanti, Tanty Nuswantoro, Bagus Subekti Orocomnal, Alfonsina Melissa Pamungkas, Putra Galang Akbar Pitaloka, Zuria Pote, Eunike Irene Purwaningsih, Titin Rahayu, Lilik Puja Rahmawati, Sherly Widya Ramadani, Nuri Salsa Bella Ramdhoni, Dimas Ratna Rintaningrum Renleeuw, Jihad Riangtobi, Yohana Damiana Uto Riswandi, Riswandi Riswandi Rohmawari, Aninda Wulan Rohmawati, Aninda Wulan Rosalinda Rosalinda Rosalinda Rosalinda Rumpumbo, Darwin Mezhak Loduwik Sepry Bertus Wahyu Rahaldy Simanullang, Sanco Simeon Berakmans Lasol Siti Aisyiyah, Siti Subekti, Bagus Tamimi, Bintang Nurmaharani Tandirerang, Vanesia Bintang Taneo, Vivi Marlianti Taneo, Vivy Marlianti Tanti Nurgiyani Tanti Nurgiyanti Tanti Nurgiyanti Thahany, Bilqis Salsabila Thahany, Bilqis Salsabilla Tokan, Anastasia E Andinny Goran Tri Hastuti Nur Rochima Tri Septa Nurhantoro, Tri Septa Utami, Cahyaning Bhakti Veronika, Yosefina Villia, Loveryna Gustri Villia, Loveryna Gusty Viola Marsela Agustin Viola Marsela Agustin Vironika, Vira Vitria Wiratma, Harits Dwi Wonda, Nadia Natasya Wulandari, Yeny Yanti, Eka Riski Yeni Wulandari Yuyun Fajar Nur Prihatin Zuly Qodir