Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Fakumi Medical Journal

Karakteristik Penderita Reaksi Kusta yang Dirawat Inap Pada RSUP Dr.Tadjuddin Chalid Makassar natasya widiyana putri; Hasta Handayani Idrus; Syarifuddin Rauf; Sri Vitayani; Dahlia
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 7 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i7.274

Abstract

Penyakit kusta menyerang saraf tepi dan kulit disebabkan oleh Myobacterium leprae. Reaksi kusta dibagi menjadi 2 yaitu reaksi kusta tipe 1 (reaksi reversal) dan 2 (eritema nodusum leprosum). Masih terdapat wilayah di Indonesia yang belum mencapai status eliminasi kusta khususnya Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik penderita reaksi Kusta tipe 1 dan tipe 2 yang di rawat inap di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Tadjuddin Chalid Makassar tahun 2021-2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif cross sectional desain. Sampel dari data rekam medis pasien terdiagnosa kusta dari bagian Rekam Medis RSUP Dr.Tadjuddin Chalid Makassar periode januari 2021 – desember 2022 dengan teknik total sampling digunakan pada penelitian. Hasil penelitian didapatkan 43 data memenuhi kriteria inklusi. Perbandingan pasien laki-laki dan perempuan pada reaksi Kusta tipe 2 didominasi oleh laki-laki yaitu dengan perbandingan 7:3, kelompok usia terbanyak dewasa (20-60 tahun) 85% kasus, dengan gejala peradangan kulit dan kondisi umum (demam) pada 80% kasus serta terapi diberikan adalah Kortikosteroid dan MDT pada 40% kasus. Sedangkan Kusta tipe 1, didominasi oleh pasien perempuan dengan perbandingan 2:1. Kelompok usia terbanyak dewasa (20-60 tahun) 66,7% kasus, gejala peradangan pada kulit dan peradangan pada sendi 100% kasus dengan terapi diberikan kortikosteroid dan MDT pada 100%. Reaksi kusta tipe 1 banyak diderita pada perempuan, gejala terbanyak yaitu peradangan kulit dan kondisi umum demam dan tipe 2 banyak pada laki-laki, gejala peradangan kulit dan peradangan pada sendi. Berdasarkan usia terbanyak pada kedua tipe reaksi yaitu usia 20-60 tahun. Terapi pada kedua tipe reaksi menggunakan Kortikosteroid dan MDT. Kata kunci: Kusta; Myobacterium Leprae; reaksi reversal; eritema nodusum leprosum
Karakteristik Pasien Retinopati Hipertensi di Klinik JEC Orbita Makassar Agung, Muh Rafly; Sri Vitayani; Nur Aulia; Ratih Natasha; Andi Masdipa
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 5 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v5i4.601

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global yang dapat menyebabkan kerusakan organ target, termasuk retina, melalui mekanisme mikrovaskular yang dikenal sebagai retinopati hipertensi. Kondisi ini dapat menimbulkan gangguan penglihatan hingga kebutaan apabila tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien retinopati hipertensi di Klinik Utama Mata JEC ORBITA Makassar periode Januari 2023–2025 berdasarkan usia, jenis kelamin, derajat hipertensi, derajat retinopati hipertensi, dan ketajaman penglihatan. Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasional dengan rancangan potong lintang menggunakan data sekunder dari 70 rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia terbanyak adalah ≥60 tahun (50%), dengan perempuan lebih dominan (64,29%). Berdasarkan derajat hipertensi, sebagian besar pasien berada pada hipertensi derajat 1 (47,14%), sedangkan derajat retinopati hipertensi terbanyak adalah derajat II (35,71%). Sebagian besar pasien memiliki ketajaman penglihatan kategori ringan. Hasil ini menunjukkan bahwa retinopati hipertensi lebih sering terjadi pada kelompok usia lanjut dan perempuan, dengan gangguan penglihatan yang umumnya masih ringan. Oleh karena itu, pemeriksaan funduskopi rutin pada pasien hipertensi dan pengendalian tekanan darah secara teratur sangat penting untuk mencegah progresivitas retinopati hipertensi dan risiko kebutaan.
Co-Authors A. Nadia sulistia ningsih Abbas, Hasriwiyani Habo Abdi, Dian Amelia Abrar, Muhammad Edwin Raihan Adharia, Adharia Agung, Muh Rafly Ali, Yaumil Mutmainnah Ameliah, Nabila Andi Masdipa Anwar, Mentari Maqfira Aprilia, Salsabila Tirta Arnie Isnaini Arfah Asra, Nurhuda Aulia, Aulia Bamahry, Aryanti Berry Erida Hasbi Dahlia Dahliah Dahliah, Dahliah Darariani Iskandar Darma, Sidrah Daud, Nur Ramahdani Dian Amelia Abdi Dian Febriyanti Nur Fadhilah, Andi Sausan Floria Eva, Floria Frisa, Selis Galagher, Mahry Gani, Azis Beru Habo, Hasriwiani Habo, Hsriwiani Hadi, Santriani Handayani, Dewi Sri Harahap, Muhammad Wirawan Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Ismail, Mardhiyah Adawiyah Jaya, Muhammad Alim Karim, Marzelina Khaeruddin HA Khairuddin Djawad Khomeny, Imran Al Mu’min Latief, Rachmat Lukman, Moudyana Maha Umami Putri Qulzum Mahfud, Multazam Pratama Makmun, Armanto Marzelina Karim Mohammad Reza Zainal Abidin Muh. Nasrum Massi Muhammad Syabilal Alfat Al Buyani Munsir Ahyar Namirah, Hanna Aulia Nasruddin, Hermiaty Nasrudin Andi Mappaware natasya widiyana putri Nelcy, Yuliana Nevi sulvita karsa Nilam, Nilam Nita Ramdhani Nur Aulia Nur Aulia Amir Nur, Muh Jabal Nurelly Noro Waspodo, Nurelly Noro Nurmadilla, Nesyana Pramono, Sigit Dwi Purnama, Indah Dian Rachmat Faisal Syamsu Rasfayanah, Rasfayanah Ratih Natasha Samosir, Abdi Dwiyanto Putra Sanusi, Mayamariska Shulhana Mokhtar Siti Aisyah Karina HB Solecha setiawati Sri Wahyu Syakir Syamsu Rijal Syamsu Rijal Syarifuddin Rauf Widjoyo Wiriansya, Edward Pandu Yuniarti, Lisa Yuniati, Lisa Yusriani Mangarengi