p-Index From 2021 - 2026
17.713
P-Index
This Author published in this journals
All Journal INFORMASI Sosiohumaniora Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan MetaKom : Jurnal Kajian Komunikasi Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Record and Library Journal Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Edulib JURNAL KOLABORASI Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies) JURNAL PUSTAKA BUDAYA Publication Library and Information Science Nyimak: Journal of Communication Bibliotika : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Jurnal Belantara Jurnal ASPIKOM PROSIDING KOMUNIKASI Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Comm-Edu (Community Education Journal) COMMED: Jurnal Komunikasi dan Media JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI PRoMEDIA Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Jurnal Artefak Koneksi Kajian Jurnalisme TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Al-Kuttab : Jurnal Kajian Perpustakaan, informasi dan kearsipan VISI PUSTAKA: Buletin Jaringan Informasi Antar Perpustakaan Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia The Journal of Society and Media Khazanah Sosial Jurnal Educatio FKIP UNMA Aspirasi : Jurnal Masalah-masalah Sosial Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains Info Bibliotheca: Jurnal perpustakaan dan ilmu Informasi IJAL (Indonesian Journal of Academic Librarianship) Unilib: Jurnal Perpustakaan JURNAL ILMU PERPUSTAKAN (JIPER) Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Informatio: Journal of Library and Information Science Literatify : Trends in Library Development Al Ma mun Jurnal Kajian Kepustakawanan dan Informasi International Journal of Science and Society (IJSOC) Media Pustakawan International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Toba: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination Al-Ma`mun: Jurnal Kajian Kepustakawanan dan Informasi Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Jurnal Signal Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Jurnal Kesehatan komunitas Indonesia Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) Libraria: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Eduvest - Journal of Universal Studies Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Journal of Environment and Sustainability Education Pustabiblia: Journal of Library and Information Science al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi J-CEKI Jurnal Ilmiah Pariwisata INJECT Interdisciplinary Journal of Communication
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Artefak

RANCANG BANGUN DOKUMENTASI BUDAYA TENTANG SITUS BUMI ALIT KABUYUTAN DALAM BENTUK BOOKLET DESIGN OF CULTURE DOCUMENTATION ABOUT “SITUS BUMI ALIT KABUYUTAN” IN THE FORM OF A BOOKLET Yunus Winoto
Jurnal Artefak Vol 7, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.985 KB) | DOI: 10.25157/ja.v7i2.3525

Abstract

Konteks pelestarian budaya salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dalam bentuk cultural experience yakni dengan terjun ke dalam sebuah pengalaman kultural. Bentuk kegiatan yang dilakukan dalam penelitian adalah dengan membuat rancangan dokumentasi budaya dalam bentuk booklet. Metode yang digunakan adalah metode action riset atau penelitian tindakan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi serta melalui studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa situs bumi alit kabuyutan mejadi ikon dari situs budaya yang ada di Desa Lebakwangi-Batukarut karena menjadi tempat dilaksanakannya upacara ngarumat pusaka yang dilaksanakan setiap acara maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam rancangan dokumentasi budaya tentang situs bumi yang dianggap cocok yaitu dalam bentuk booklet hal ini dikarenakan selain bentuknya kecil praktis dibawa oleh pengunjung, juga penyajiannya sudah menggunakan bahasa Indonesia mudah dipahami masyarakat yang tidak mengerti Bahasa Sunda. Selain itu juga booklet ini dibuat dalam bentuk tercetak dan dalam sofccopy yang telah diupload dalam internet sehingga bisa dengan mudah diakses oleh masyarakat yang membutuhkan informasi yang terkait dengan situs bumi alit kabuyutan serta upacara ngarumat pusaka.The context of cultural preservation is one way that can be done is in the form of cultural experience, namely by plunging into a cultural experience. The form of activities carried out in the research is to design cultural documentation in the form of a booklet. The method used is the method of action research or action research. Data collection techniques in this study were carried out through interviews, observation and through literature study. Based on the results of the research, it is known that the alit Kabuyutan earth site has become an icon of the cultural sites in Lebakwangi-Batukarut Village because it is the place for the heirloom ngarumat ceremony which is carried out every Prophet Muhammad SAW's birthday. In the design of cultural documentation about earth sites that are considered suitable, namely in the form of a booklet, this is because in addition to being small, practically carried by visitors, the presentation is also in Indonesian which is easily understood by people who do not understand Sundanese. In addition, this booklet is also made in printed form and in soft copy which has been uploaded on the internet so that it can be easily accessed by people who need information related to the Alit Kabuyutan Earth site and the heirloom ngarumat ceremony.
MAKNA DAN FUNGSI NGARUMAT PUSAKA SEBAGAI TRADISI BUDAYA LELUHUR DI PANJALU KAB CIAMIS Widianti Fatimah; Yunus Winoto; Ute Lies Siti Khadijah
Jurnal Artefak Vol 9, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.06 KB) | DOI: 10.25157/ja.v9i1.7295

Abstract

Masyarakat di wilayah panjalu, memiliki upacara adat setempat yang menjadi identitas atau ciri khas dari masyarakat panjalu sendiri. Dan merupakan salah satu upacara adat yang dijaga dan dilestrarikan oleh masyarakat panjalu yaitu tradisi ngarumat pusaka atau lebih familiar dengan upacara adat nyangku Tujuan dari pembahasan penelitian ini mengenai pelaksanaan Upacara adat Nyangku yang sudah berlangsung sejak lama dan dilakukan secara turun temurun oleh para leluhur kerajaan Panjalu sehingga bertujuan untuk mengetahui tradisi budaya leluhur kita di panjalu yang sampai sekarang terus di lestarikan salah satunya dengan tradisi membersihkan yang Kegiatan ini berupa membersihkan pedang zulfikar yang menjadi benda pusaka utama dalam upacara adat Nyangku. Bukan hanya pedang zulfikar saja berbagai benda pusaka lainnya juga di bersihkan yang gunanya untuk membersihkan kotoran dari debu dan kotoran lainnya supaya terus terjaga dan terawat benda pusaka yang berupa trasisi turun temurun dari leluhur kerajaan panjalu. Penelitian ini ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan mewawancari sumber informasi yang jelas sehingga mendapatkan informasi yang relevan sehingga tulisan ini bisa dipakai sebagai referensi dikemudian hari.Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah makna dan fungsi Ngarumat pusaka sebagai tradisi budaya leluhur. Makna berupa kaidah kaidah yang bisa diambil atau di pelajari dalam kehidupan sehari hari. Fungsi yang terdapat dalam upacara adat Nyangku ini berkaitan dengan beberapa aspek atau elemen yang saling dan bakal terus berkaitan satu sama lain. Hasil penelitian ini berupa gambaran tradisi nyangku baik dari aspek seni maupun tradisi tersebut.People in the Panjalu area have local traditional ceremonies which are the identity or characteristics of the Panjalu community themselves. And is one of the traditional ceremonies that is guarded and preserved by the Panjalu community, namely the Ngarumat Pusaka tradition or more familiar with the nyangku traditional ceremony .traditional Nyangku. Not only Zulfikar's sword, various other heirlooms are also cleaned which is used to clean dirt from dust and other impurities so that the heirlooms are maintained and cared for in the form of a hereditary tradition from the ancestors of the Panjalu kingdom. This study uses qualitative research methods, by interviewing clear sources of information so as to obtain relevant information so that this paper can be used as a reference in the future. The problem studied in this study is the meaning and function of Ngarumat Pusaka as an ancestral cultural tradition. Meaning in the form of rules that can be taken or learned in everyday life.traditional Nyangku are related to several aspects or elements that are mutually and will continue to be related to each other. The results of this study are a description of the nyangku tradition from both the artistic and traditional aspects.
MELESTARIKAN NASKAH KUNO MELALUI KEGIATAN PRESERVASI BAHAN PUSTAKA (Studi tentang kegiatan preservasi naskah kuno “Sanghyang Raga Dewata” di Museum Sri Baduga Provinsi Jawa Barat) Yunus Winoto; Rakanda Ibrahim
Jurnal Artefak Vol 8, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.717 KB) | DOI: 10.25157/ja.v8i1.4842

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji tentang kegiatan pelestarian naskah kuno. Lokasi penelitian dilakukan di Museum Negeri Sri Baduga Provinsi Jawa Barat. Adapun yang menjadi objek penelitian ini adalah naskah kuno yang bernama  Sangyhyang Raga Dewata yakni suatu naskah yang menceritakan mengenai kosmologis penciptaan alam semesta menurut masyarat Sunda. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi serta melalui studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa dalam membuat kebijakan pelestarian naskah kuno khususnya naskah Sanghyang Raga Dewata ada perlakuan khusus dalam melakukan tindakan yang bersifat preventif yakni dalam perawatannya tidak meggunakan minyak sereh maupun kemiri eperti pada jenis naskah kuno lainnya. Hal ini dikarenakan naskah kuno Sanghyang Raga Dewata terbuat dari daun nipah dan tinta, sehingga sangat rentan terhadap kerusakan jika menggunakan minyak sereh atau kemiri. Sedangkan untuk tindakan yang bersifat kuratif pihak musium Sri Baduga  telah melakukan tiga kali tindakan kuratif yang berupa teknik enkapsulasi serta teknik yang berupa alih media.The study aims to examine the preservation of ancient texts. The location of the study was conducted at the Sri Baduga Maharaja Museum, West Java Province. The object of this research is an ancient text called Sangyhyang Raga Dewata, a text that tells the cosmological creation of the universe according to the Sundanese masses. The method used in this study is a qualitative method with data collection techniques in the form of interviews, observation and through library research. Based on the results of the study it can be seen that in making the preservation of ancient manuscripts, especially the Sanghyang Raga Dewata manuscript, there is a special treatment in carrying out preventive actions, namely in the treatment not using citronella oil or candlenut as in other types of ancient manuscripts. This is because the Sanghyang Raga dewata is made of nipah leaves and ink, so it is very vulnerable to damage if using citronella or candlenut oil. Whereas for curative actions the museum Sri Baduga has carried out three curative actions in the form of encapsulation techniques and techniques in the form of media transfer.
Inventarisasi Kearifan Lokal Ghatib Beghanyut Masyarakat Siak Sri Indrapura A S Retno Ningsih; Yunus Winoto; Elnovani Lusiana
Jurnal Artefak Vol 10, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v10i2.10340

Abstract

The tradition of rejecting reinforcements for the Siak community and an intangible cultural heritage that needs to be preserved by taking an inventory. This research aims to discover local wisdom regarding the Ghatib Beghanyut tradition in Siak Sri Indrapura. This study uses a qualitative method with a descriptive. The technique of collecting data in this research is by conducting interviews, observing, and conducting literature studies. The results of this study indicate that: 1) Historically, this tradition has existed since the XII Sultan of Siak; 2) Conceptually, this tradition is a regeneration activity through knowledge transfer, the actualization of religious values, ongoing activities, and their implementation of every Safar month between the 7th, 8th, 9th or 22nd, 23rd, 24th. This is adjusted to the low tide of the river. 3) The Ghalib Beghanyut tradition has undergone several location changes and has additional agendas, such as grave pilgrimages. This research concludes that cultural inventory is significant to be carried out as a form of cultural preservation and can make young people aware of the importance of maintaining and using existing culture in the future.
Transmisi Pengetahuan Pembuatan Bedog Cikeruh pada Lembaga Informal Dangiang Pusaka Domas di Tanjung Sari Sumedang Muhammad Rizki Syamsudin; Sukaesih Sukaesih; Yunus Winoto
Jurnal Artefak Vol 10, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v10i2.12664

Abstract

Bedog Cikeruh is a cultural heritage originating from Jatinangor District, Sumedang Regency (formerly Jatinangor named Cikeruh). At this time the knowledge of making Bedog Cikeruh is in a critical state. The author found that in the area around Jatinangor, there is only one blacksmith who is still actively producing Bedog Cikeruh. The organization is called Dangiang Pusaka Domas. Dangiang Pusaka Domas is an informal family-based organization. Dangiang Pusaka Domas blacksmith is located in Maruyung Hamlet, Kutamandiri Village, Tanjungsari District, Sumedang Regency. Through this article, the author intends to present data from the point of view of Knowledge Management, how knowledge is shared through knowledge transmission in the Dangiang Pusaka Domas Blacksmith based on the following research questions: (1) What is knowledge transmission? (2) How does the knowledge transmission process take place in the Dangiang Pusaka Domas blacksmith? To obtain the necessary data, the author collected data by conducting an in-depth interview of the source of information obtained based on purposive sampling techniques. The author's findings show that: knowledge transmission is part of the knowledge sharing process. This concept refers to social interaction in which there is a transfer of knowledge, experience, and skills from one individual to another. Furthermore, some conclusions about the transmission of knowledge in the context of Dangiang Pusaka Domas, as an informal organization are: (1) The process of knowledge transmission, in this case, blacksmith knowledge, is carried out for generations in families vertically. (2) The process of knowledge transmission is carried out through structured participation and guidance. (3) The selection of individuals to pass on knowledge is generally in the family lineage, but the decline in knowledge focuses more on internal motivations and personal empirical experience. (4) The process of transmitting knowledge does not involve documenting or converting tacit knowledge into explicit knowledge. Knowledge is passed down through direct experience and practice, without written record-keeping. (5) The family is open to receiving individuals from outside the family who wish to learn blacksmithing knowledge.
Pemetaan Bibliometrik Mengenai Penelitian Warisan Budaya Digital Winoto, Yunus; Hanifatunnisa, Najwa Auliana; Khadijah, Ute Lies Siti
Jurnal Artefak Vol 11, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v11i2.16460

Abstract

Warisan budaya digital merupakan konsep tentang bagaimana teknologi dapat kita manfaatkan dalam mempertahankan identitas budaya dan sejarah. Penelitian-penelitian mengenai topik tersebut akan bermanfaat untuk pelbagai kepentingan, layaknya pembelajaran dan ilmu pengetahuan, pengambilan keputusan sekaligus membantu perancangan undang-undang yang masih berkaitan dengan warisan digital ataupun preservasi sumber informasi secara umum. Dalam penelitian ini, sumber data diperoleh dari basis data penelitian internasional bernama Scopus. Kata kunci yang dimasukkan pada basis data tersebut adalah “digital heritage” dengan rentang waktu yang dibatasi antara tahun 2014 - 2023. Sementara, untuk perangkat lunak yang digunakan untuk keperluan menganalisis data antara lain Biblioshiny dan VOSviewer. Berdasarkan hasil dan pembahasan, ditemukan bahwa Marc Aurel Schnabel dan Lecture Notes in Computer Science (Including subseries Lecture Notes in Artificial Intelligence and Lecture Notes in Bioinformatics) menjadi penulis dan sumber dengan performa tertinggi dalam hal menghasilkan publikasi. Diikuti oleh negara-negara seperti United Kingdom, Italy, dan United States. Ditemukan pula frasa-frasa dengan intensitas penggunaan tertinggi, diantaranya “digital heritage”, “cultural heritage”, dan “virtual reality”. Kemudian, selain basis tema yang umum dibahas terdapat tema-tema yang sedang berkembang di kalangan penulis, yaitu photogrammetry, architectural design, image reconstruction, serta artificial intelligence.
Co-Authors ., Prijana ., Sukaesih A S Retno Ningsih A S Retno Ningsih Abd. Rasyid Syamsuri Abidin, Asep Zainal Adhika Graha Irianto Putra Adinda Paramita Adna, Putri Latifa Agus Rusmana Agus Rusmana Agus Rusmana Agustini Damayanti Ahmad Fahmi Faturohman Ai Dasriyah Ninis Aisyahrizka, Nadifa Alam, Rohmat Alisa Amalia Putri Andini Zahra Susanto Andri Yanto Annisa, Sekar Dinda Apriani, Wulan Apriliani Rahma Agam Arumdini, Savira Asep Gunawan Asep Saeful Rahman Asep Saeful Rohman Asep Saeful Rohman Asep Saeful Rohman Atiqa Nur Latifa Hanum Awaludin Nugraha Ayudia, Agung Wulan Azizah, Ghina Fitri Bambang Hermanto Bambang Hermanto Bambang Hermanto Bekti Setyani Bumi Achmad Ragili Cahyani, Masita Dewi Cipta Endyana Damayanti, Agustini Debora Sitorus dedi irawan Dedi Irawan Delamontano, Eldo Desak Gde Delonix Regia Kirana Sarasvathi Deska Imanisa Desyandri Desyandri Dewi Kusumawati Dhila Sri Nuraeni Diah Pracista Murti Diah Sri Rejeki Dian Arya Susanti Dian Sinaga Dian Sinaga Dian Sinaga Diana Rizki Pratiwi Diana Saiful Bahry, Farrah Dicky Muslim Eca Tri Luciana Edwin Rizal Eldo Delamontano Elnovani Lusiana Elok Nafisah Elva Rahmah Emani, Feby Encang Saepudin Encang Saepudin Encang Saepudin Evi Novianti Evi Novianti Evi Nursanti Rukmana, Evi Nursanti Fadhilah Luthfi Afifatunnisa Falih Ijlal Septian Feby Emani Fikri, Osama Fina Nurul Zakiyyah Firda Ainadya Nur'Fadilla Firna Irviani Fisalsabila, Meskia Tania Fitri Perdana Fitri Perdana, Fitri Ghaziana Zhafarini Gita Fitri Nuarini Gita Fitri Nuarini Gita Harja Kusuma Graha Irianto Putra , Adhika Gumilar, Rizky Agung Gustina Erlianti Hanif, Salma Nur Hanifatunnisa , Najwa Auliana Hanifatunnisa, Najwa Auliana Hawaari Ahmad Dimas Hendrawan Syaepul Hayat Hendrayani, Heni Herli Bahtiar Saleh Ida Ruyadi IG, Zarra Zakiyyah Ilyasa, Diaz Indra Fichas Intan Ayuni iwan koswara, iwan Julianti, Siti Aminah Kaizeno Globi Cancerine Khaerul Anwar, Rully Khairul Anwar, Rully Khairunnisa, Farah Nabila Kharimah Pamella Khatimah, Khusnul Krisna Rendi Awalludin Kurniasih , Nuning Kurniawan Saefullah kusnandar kusnandar Kusnandar, Kusnandar Ligia Riski Lisna Vertyaningrum Lubis, Muhammmad Akifan Annafi Lumongga, Az Zahra Lusi Romaddyniah Sujana, Lusi Romaddyniah Lusiana, Elnoyani Madani, Zukhrufa Aura Maharani Arlla Yesifa Maharani, Alfina Marlini Maula Siti Sarah Mohammad Taufiq Rahman Mu'yidarrahmatillah, Arslyn Aqylah Muchtarom, Keysha Husna Muhammad Rizki Syamsudin Mulyana, Graceline Esterini Nabila, Dinda Nafisah, Elok Nafissa, Nabilla Nada Nafizah, Niar Surry Nailah Syakirah Natasya Cathelea Millenitri Januatisa Naura Aufa Neneng Komariah Neneng Komariah Neyla Raihan Khoirunissa Nida Auliya Iqlima Nindi Aristi Ningsih, A.S. Retno Ninis Agustini d Ninis Agustini Damayani Ninis, Ai Dasriyah Nuarini, Gita Fitri Nuning Kurniasih Nuning Kurniasih Nuning Kurniasih Nur Awaliyah, Shelpi Nur Azizah Nur'Fadilla, Firda Ainadya Nurarni, Sri Ageng Nurfadillah, Shalsa Nurlatifah, Putri Nurmalia, Rahmi Nursari, Tita Nursinta, Putri Martina Osama Fikri Pamella, Kharimah Pawit M Yusup Prasetyo W., Anton Pratiwi, Diana Rizki Prijana Prijana Purwadi, Yohana Kristi Putra, Adhika Graha Irianto Putri Nurlatifah Putri, Ersha Aisyah putu suparna, putu Rachmawati, Tine Silvana Rachmawati, Tine Silviana Rachmawati, Tine Silviana Rafif Ramdhani Ragili, Bumi Achmad Rahmi Nurmalia Rakanda Ibrahim Ramdhani, Rafif Ramja, Sonia Martha Ratna Anggraeni Ratna Anggraeni Ratu Syifa Alrissa Rendy Andika Reza Ardhian Ria Maudi Fatimah Rina Latifah, Siti Rini Asmara Rizki Nurislaminingsih Rizki Nurislaminingsih, Rizki Rizkita Salsabila Rizky Agung Gumilar Roby Panji Rohanda - Rohanda Rohanda Rohanda Rohanda Rohanda Rohanda, Rohanda Rully Kairul Anwar rully Khaerul Anwar Rully Khairul Anwar Ruyadi, Ida Sabilillah, Zahidah Saefuddin, Encang Safitri, Arroyya Nur Saleha Rodiah Salsa Amalia Putri Salsabiila Anjani Samson CMS Samson, Samson Savira Arumdini Septiandi, Yusep Shahnaz Az Zahra Shalsa Nurfadillah Shamila Mohamed Shuhidan, Shamila Mohamed Shuhidan, Shamila Muhammad Sinaga, Fitri Perdana Sofia Permatasari Solihin, Hanhan Hanafiah Sonia Martha Ramja Sri Parti Nurani Sukaesih - Sukaesih Sukaesih Sukaesih Sukaesih Sukaesih Sukaesih Sukaesih Sukaesih, Sukaesih Sukaesih, - Sultan Aulia Syahla Nurlaeli Rahmi Syahrul Syahrul TEGUH HUSODO Teguh Husodo Teguh laksana Tine Silvana Rachmawati Tine Silvana Rachmawati Tine Silvana Rachmawati Tine Silvana Rachmawati Tine Silvana, Tine Triska, Yona Umy Fatkhah Utami, Ari Mulya Ute Lies Siti Khadijah Ute Lies Siti Khadjah Vertyaningrum, Lisna Wafi Ariqo Wafi, Wafi Ariqo Wahhaj, Ikhsan Sirojul Wahyuningtyas, Marissa Ianova Widianti Fatimah Wina Erwina Wina Erwina Wina Erwina Winda Nur Fitria Windi Rahayu Wisna Romdona Wiwit Widyawati Wiwit Widyawati Wiwit Widyawati Wiwit Widyawati Yesifa, Maharani Arlla Yohana Kristi Purwadi Yosa Fiandra Yuliani Yuliani Yusuf, Alifa Ufaira Zakiah, Luthfi Gunarti Zhafarini, Ghaziana