p-Index From 2021 - 2026
7.471
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia ACTA VETERINARIA INDONESIANA Hemera Zoa Jurnal Sain Veteriner Jurnal Veteriner OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Panorama Hukum Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Scientific Journal of Reflection : Economic, Accounting, Management and Business Jurnal Medik Veteriner ARSHI Veterinary Letters Jurnal Dinamika UMT KREATIF : Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang JURNAL ILMIAH FEASIBLE (JIF) ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN JURNAL SeMaRaK Journal of Parasite Science JURNAL ABDIMAS TRIDHARMA MANAJEMEN Jurnal Disrupsi Bisnis Abdimisi International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship (IJE3) Indonesian Journal of Economy, Business, Entrepreneuship and Finance (IJEBEF) Journal of Economics and Business Letters Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal PKM Manajemen Bisnis International Journal of Multidisciplinary Research and Literature (IJOMRAL) AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIMAWA) Asean International Journal of Business Jurnal Indonesia Sosial Sains Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science West Science Interdisciplinary Studies Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) West Science Interdisciplinary Studies Jurnal 7 Samudra Politeknik Pelayaran Surabaya Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Adpebi International Journal of Multidisciplinary Sciences Cakrawala: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : ARSHI Veterinary Letters

Suspect feline infectious peritonitis pada kucing Sus Derthi Widhyari; Bayu Firmala Kusuma; Setyo Widodo; Anita Esfandiari; Retno Wulansari; Leni Maylina
ARSHI Veterinary Letters Vol. 2 No. 1 (2018): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2018
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.059 KB) | DOI: 10.29244/avl.2.1.15-16

Abstract

Feline infectious peritonitis (FIP) adalah penyakit menular akibat infeksi corona virus dan dapat berakibat kematian. Diagnosa FIP dijumpai pada seekor kucing  dengan gejala anoreksia, lemas, perut membesar dan diare. Hasil pemeriksaan abdomen menunjukkan adanya undulasi positif diduga akibat penimbunan cairan di rongga abdomen. FIP tipe ini dijumpai adanya akumulasi cairan dalam rongga perut dan menyebabkan terjadinya pembesaran daerah abdomen dan disertai kesulitan bernafas. Berdasarkan pemeriksaan klinis dan laboratories, kucing di diagnosa mengalami suspect Feline Infectious Peritonitis (FIP) tipe basah. Perlu dilakukan pemeriksaan penunjang untuk lebih meneguhkan diagnosa, seperti uji serologis, radiografi, dan ultrasonografi.
Keracunan paracetamol pada kucing lokal Putu Jodie Kusuma Wijaya; Retno Wulansari; Husnul Hamdi; Arief Purwo Mihardi; Leni Maylina
ARSHI Veterinary Letters Vol. 2 No. 2 (2018): ARSHI Veterinary Letters - Mei 2018
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.408 KB) | DOI: 10.29244/avl.2.2.39-40

Abstract

Kucing domestik betina berumur satu tahun bernama Kesi datang ke Rumah Sakit Hewan Jakarta (RSHJ) dengan keluhan wajah yang membengkak. Anamnesa yang didapat dari pemiliknya bahwa hewan terlihat lesu, sehingga pemiliknya memberikan Decolgen® pada Kesi sehari sebelumnya. Kelainan yang paling umum diamati pada pemeriksaan fisik dari kucing adalah: tingkat pernapasan meningkat, pucat-berlumpur selaput lendir, hipotermia, dan takikardia. Tanda-tanda lain adalah depresi, anoreksia, muntah, wajah dan cakar membengkak, air liur, diare, koma dan kematian. Dari temuan klinis dan anamnesa pemilik didapati bahwa hewan mengalami keracunan paracetamol. Prognosa yang didapat dari kasus adalah dubius apabila segera ditangani dan infausta apabila tidak segera ditangani. Pemberian paracetamol pada kucing tidak disarankan karena dapat berakibat fatal pada kucing. Pemberian acetylcysteine pada Kesi bertujuan untuk membantu kucing dalam pembentukan glutathione seluler. Setelah dilakukan pengobatan selama 3 hari, terlihat adanya kemajuan yang dapat diamati dari mukosa yang sudah tidak membengkak  dan mukosa sudah tidak berwarna pucat lagi. Setelah 4 hari pengobatan, hewan sudah diperbolehkan untuk dibawa pulang oleh dokter.
Infeksi Babesia spesies bersamaan dengan virus corona enterik kucing dan giardiasis pada dua kucing betina Wulansari, Retno; Soesatyoratih, Roro; Widhyari, Sus Derthi; Suryono
ARSHI Veterinary Letters Vol. 9 No. 3 (2025): ARSHI Veterinary Letters - August 2025
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.9.3.63-64

Abstract

The premunition stage of babesiosis poses a significant risk of relapse due to immune suppression. This report describes two cats that presented to a veterinary clinic with lethargy, anorexia of several days’ duration, watery eyes, and loose stools. Both cats were unvaccinated and lived in an open environment shared with their owners. Initial clinical evaluation suggested feline coronavirus (FCoV) infection and giardiasis; however, subsequent peripheral blood smears revealed intracellular parasites consistent with Babesia sp.. The initial treatment targeted viral and protozoal infections using antiprotozoal and antiviral agents for seven days, followed by a 21-day regimen of clindamycin and multivitamins to manage babesiosis. Hematological analysis and Giemsa-stained peripheral blood smears revealed anemia, thrombocytopenia, and persistent babesiosis. Clindamycin therapy effectively reduced parasitemia and alleviated clinical signs, including anemia, anorexia, and weakness, although complete clearance of Babesia sp. from the peripheral blood was not achieved at the administered dosage.
Extra-hepatic biliary duct obstruction pada anjing ras Dachshund Kartjito, Nicolas Edward Christanto; Effendi, Siti Aisyah Rahmalia; Solinda, Gamelita Rizkawandi; Widodo, Setyo; Widhyari, Sus Derthi; Wulansari, Retno; Wijaya, Agus; Dewi, Fitriya Nur Annisa; Wibowo, Deny Setyo; Esfandiari, Anita
ARSHI Veterinary Letters Vol. 7 No. 2 (2023): ARSHI Veterinary Letters - Mei 2023
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.7.2.25-26

Abstract

Anjing jantan ras dachsund (Teckel) berwarna hitam, berusia 4 tahun dengan bobot badan 7,5 kg dibawa pemiliknya datang ke klinik hewan dengan keluhan muntah berulang. Hasil pemeriksaan hematologi menunjukkan polisitemia, leukositosis dan jumlah granulosit yang tinggi. Hasil uji biokimia darah menunjukkan peningkatan pada aktivitas SGPT/ALT, GAMA-GT, total bilirubin, total protein, albumin, rasio ALB/GLOB dan rasio BUN/CRE. Hasil radiografi menunjukkan adanya bentukan membulat radiolucent didekat organ hati. Diagnosa kasus klinis pada anjing ini yaitu extrahepatic biliary duct obstruction dan terapi simptomatik dilakukan dengan memberikan gastroprotektan, antiemetik, serta obat-obatan untuk membantu memperbaiki fungsi hati. Pengobatan dilakukan selama 2 minggu dan menunjukan perbaikan pada organ hati berdasarkan hasil pemeriksaan biokimia darah, diikuti dengan tidak ada dilatasi kantung empedu pada radiogram.
Co-Authors . Suryono Aditya Primawidyawan Afton Atabany Agus Lelana Agus Wijaya Agus Wijaya Andalusi, Ratih Andiani, Paramita Andrea Citra Brilliantina Andriani, Jeni Andriansyah, Riva Anita Esfandiari Annastasya Yuliani Rahayu Ari Rumekso Arif Purwo Mihardi Arifin, Muhammad Zakka Putra Karim Samsul Arum Maula Hidayah Attabany, Afton Azzahrah, Putri Bagya Agung Prabowo, Bagya Agung BAHITS, ABDUL Bambang Pontjo Priosoeryanto Bayu Febram Bayu Firmala Kusuma Boedi Setiawan Cahyono - Chusnul Choliq Chusnul Choliq Citra Maharani Deni Noviana Deny Setyo Wibowo DEVI PARAMITHA DEWI APRI ASTUTI Dewi, Fitriya Nur Annisa Dewi, Winda Kusuma Dhetty - Dondin Sajuthi Dyah Ratnaningsih Effendi, Siti Aisyah Rahmalia Endang Sholehin Endang Suprihati erfandari, ovy Esti Suntari Eva Harlina Faidah, Thalita Farah Fauziah Septiani Febriana, Rafadila Ferry Ardhiansyah Fitri Handayani Fitri, Arni Diana Ghifari Lutfi Fauzi Gunanti . Hadi, Reza Khairul Haryodharu Putra Santoso Herwin Pisestyani Huda, Ade Naelul Husnul Hamdi I wayan Teguh Wibawan Indah Ayu Johanda Intan Permata Putri Irma Herawati Suparto Januarilla, Jahra’ Marwah Joesoef, Jayusman Arsiyanti Judijanto, Loso Kartjito, Nicolas Edward Christanto Kathirina Beatrik Riwu Wolo Kenny Astria Kristanti Ayuanita, Kristanti Lanniari, Nafrina Leni Maylina Mar'ah, Dian Latifathul Maria Rosalia Maswarni Meles, Dewa Ketut Mirnawati B Sudarwanto Mirnawati Sudarwanto Moh. Hafid Effendy, Moh. Hafid Mubarok, Ali Nabillah Anissa Nalanwal, Khayla Ningtias, Putri Indah Nur Fitriany, Neisa Nur Rahayu, Salsabila Nurfianti, Syifa Nurhasanah, Dila Padila Octovia , Carina Okabayashi, Tamaki Oktavianti, Nopi Pirwanto Midiani Poedji Hastutiek Prastiwi, Nurul Anjar Pratama, Muhammad Satria Resa Prianto, Joko Putikadyanto, Agus Purnomo Ahmad Putri Indah Ningtias Putri Indah Ningtias Putu Angga Wiradana Putu Eka Sudaryatma Putu Jodie Kusuma Wijaya Rachmi Ridho Raden Rara Sayyidati Alfi Ilmiah Putri Raden Roro Soesatyoratih Radya Rafi Setyawan Retno Sri Wahjuni Retno Wulandari Rini Dianti Fauzi Romadhon, Rizki Rostantinata, Riski S, Riri Sabina, Fitri Safitria Wulandari Salapudin, Salapudin Setyo Widodo Setyo Widodo Shafaa Istiana Nadzary Soeharsono Soeharsono Soesatyoratih, Roro Soleha Soleha Soleha Solinda, Gamelita Rizkawandi sri murtini . Subangkit, Mawar Suflani Sugeng Widodo Sugunavathy Palanisamy SULISTIANI, SINTA Sunanto Sunanto Surachmi Setiyaningsih Suryono Suryono . Sus Derthi Widhyai Sus Derthi Widhyari Sus Derthi Widhyarti Tabroni Tika Leoni Putri Tutuk Astyawati Tyasningsih, Wiwiek Ulhaq, Ziyad Wahyu Andri Wibowo Wolo, Kathirina Beathrik Riwu