Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Farmaka

POTENSI TUMBUHAN SEBAGAI WHITENING AGENT MUFIDAH MAWADDAH; Yasmiwar Susilawati
Farmaka Vol 16, No 2 (2018): Suplemen Agustus
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.171 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i2.17661

Abstract

AKTIVITAS FARMAKOLOGI DAUN ILER (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br.) HENIVIA NOVANTI; Yasmiwar Susilawati
Farmaka Vol 15, No 1 (2017): Suplemen
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.208 KB) | DOI: 10.24198/jf.v15i1.13196

Abstract

Iler merupakan salah satu tanaman yang berasal dari famili Lamiacaea. Di Indonesia, tanaman ini umumnya dikenal dengan nama daerah jawer kotok. Secara etnofarmakologi telah digunakan dalam berbagai pengobatan seperti postpartum, dermatitis, sakit perut, batuk, nyeri pada otot, asma, gangguan pencernaan dan lain-lain. Berdasarkan studi farmakognosi dan kegunaannya secara tradisional, P. scutellarioides berpotensi secara terapetik dalam pengembangan obat herbal. Review ini menjelaskan aktivitas farmakologi. P scutellarioides pada studi in vitro mapun in vivo. Aktivitas farmakologi tersebut yaitu antiinflamasi, imunomodulator, antioksidan, antihistamin dan antidiabetes.
Metode Analisa Warfarin MOCHAMAD RIZKY FAUZY; Yasmiwar Susilawati
Farmaka Vol 18, No 1 (2020): Farmaka (Januari)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4251.224 KB) | DOI: 10.24198/jf.v18i1.22586

Abstract

Warfarin merupakan obat antikoagulan atau biasa dikenal dengan obat pengencer darah dengan indeks terapi yang sempit. Pembentukan gumpalan darah di dalam sirkulasi, dapat terjadi di kedua arteri dan pembuluh darah. Penyebabnya bisa beragam, termasuk induksi agregasi platelet, peningkatan daya rekat trombosit, atau peningkatan aktivasi faktor pembekuan seperti protrombin. Trombosis dapat terjadi sehingga dapat menghentikan aliran darah menuju organ penting dan mengakibatkan kerusakan sel secara permanen atau kematian. Terdapat beberapa metode analisa warfarin yang dapat digunakan, salahsatunya ialah menggunakan HPLC. HPLC (High Performance Liquid Chromatoghrapy) merupakan salah satu metode analisa yang dapat digunakan untuk menganalisa kadar warfarin karena memiliki  beberapa keuntungan seperti efektifitas waktu analisa, kemudahan, dan keakuratan.
AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN ILER (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br.) PADA TIKUS PUTIH GALUR WISTAR DENGAN METODE INDUKSI ALOKSAN Yasmiwar Susilawati; Ahmad Muhtadi; Moelyono Moektiwardoyo; Putri Churnia Arifin
Farmaka Vol 14, No 2 (2016): Farmaka
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.987 KB) | DOI: 10.24198/jf.v14i2.9296

Abstract

Based on WHO data, in 2014  total of diabetic patient in Indonesia reach 9 million. In addition to synthetic drugs, traditional medicine widely used by diabetic patients. Research of several species from Plectranthus genus showed that Plectranthus amboinicus and P. esculentus have antidiabetic activity in rat. Therefore, it is necessary to do antidiabetic activity research and its effective dose of plants iler (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br) which derived from the same genus and has been used empirically as oral antidiabetic. Antidiabetic activity test conducted using white male Wistar rats which given diabetogen alloxan. Rat who had developed diabetes later given different dose of iler leaves ethanol extract and glibenclamide 0,5 mg/kgBB as a positive control. Blood glucose level was measured using amperometric method utilizing enzymatic reaction of glucose dehydrogenase which measured by glucometer. As a result, a dose of 200 mg / kg dose had the highest antidiabetic activity, followed by a dose of 300 mg / kg, the percentage decrease in relative blood glucose are 21,52% and 3,64% respectively, but a dose of 100 mg / kg didn’t have antidiabetic activity. Antidiabetic activity of 200 mg/kg dose of extract didn’t have any significant difference with glibenclamide, which has percentage decrease in relative blood glucose 21,35%.
REVIEW ARTIKEL: MANFAAT EMPIRIS DAN AKTIVITAS FARMAKOLOGI JAHE MERAH (Zingiber officinale Roscoe), KUNYIT (Curcuma domestica Val.) DAN KENCUR (Kaempferia galanga L.) PRILLY MUTIARA SANDY; YASMIWAR SUSILAWATI
Farmaka Vol 19, No 2 (2021): Farmaka (Juli)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v19i2.27973

Abstract

Tanaman dari familia Zingiberaceae adalah yang paling sering digunakan dalam pengobatan tradisional di Indonesia. Meskipun obat modern berkembang pesat di Indonesia, obat tradisional masih sangat sering dipakai di desa maupun di kota. Bagian tanaman pada anggota familia Zingiberaceae yang sering digunakan adalah rhizomanya yang khas berbau aromatik dan mengandung minyak menguap. Artikel ini akan membahas manfaat dan aktivitas farmakologis dari tiga anggota familia Zingiberaceae yaitu jahe merah (Zingiber officinale Roscoe), kunyit (Curcuma domestica Val.) dan kencur (Kaempferia galanga L.). Dari ketiganya, terdapat kesamaan manfaat namun dengan mekanisme dan komponen zat aktif yang berbeda. Khasiat dari ketiga tanaman itu adalah antiinflamasi, antioksidan, hepatoprotektif, antikarsinogenik, antidiabetes, antimikroba, proteksi kardiovaskular dan membantu pemulihan neurodegeneratif. Dan umumnya, campuran ketiga tanaman ini adalah ramuan Empon-Empon untuk meningkatkan imunitas tubuh. Berdasar dari hasil penelitian yang didapat, terlihat bahwa penggunaan empiris ramuan Empon-Empon ini memiliki kesesuaian dengan aktivitas farmakologinya dan mempunyai potensi untuk terus dikembangkan menjadi herbal medisin, baik obat herbal terstandar (OHT) maupun fitofarmakaKata kunci: Zingiberaceae, jahe merah, kunyit, kencur
Review Artikel : Potensi Tumbuhan Sebagai Imunostimulan Nita Listiani; Yasmiwar Susilawati
Farmaka Vol 17, No 2 (2019): Farmaka (Agustus)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.171 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i2.22045

Abstract

POTENSI TANAMAN GANDARIA (Bouea macrophylla Griff) SEBAGAI OBAT HERBAL YANG BERAKTIVITAS ANTIOKSIDAN DINI HANIFA; Yasmiwar Susilawati
Farmaka Vol 15, No 3 (2017): Farmaka
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.893 KB) | DOI: 10.24198/jf.v15i3.13559

Abstract

Indonesia is a country that has many medicinal plants that can be used as herbal medicine. Gandaria plant (Bouea macrophylla Griff) is one of the plants that began to be developed as  herbal medicine. Gandaria plant contains saponin and phenolic compounds. Testing of antioxidant activity on gandaria fruit juice showed IC50 value of 36.3 mg / ml, while in extract of gandaria seed showed IC50 value of 2.25 mg / ml. This review contains the chemical content of gandaria plants and their activity as antioxidants that have been studied. With this review, it is expected that people will start to cultivate this gandaria plant so that it can improve the economy and give an opportunity to the researchers to export the efficacy of this plant, especially its therapeutic potential. In addition it is expected this plant can be utilized by the herbal medicine industry into herbal medicine preparation. Keywords: Bouea macrophylla Griff, chemical content, antioxidant, herbal medicine
Potensi Tumbuhan Sebagai Anti Aging DIANA ALIFAH; YASMIWAR SUSILAWATI
Farmaka Vol 16, No 2 (2018): Suplemen Agustus
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.431 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i2.17658

Abstract

Produk kosmetik sebagai anti aging (anti penuaan) banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia karena dapat berpengaruh terhadap perubahan tekstur kulit, menjadi lebih kencang dan halus, serta menyamarkan kerutan. Tetapi, bahan kimia yang digunakan dapat menimbulkan efek samping seperti gatal-gatal dan kemerahan. Oleh karena itu, tumbuhan dapat digunakan sebagai alternatif anti aging karena dapat meminimalkan efek samping yang ditimbulkan. Studi literature dilakukan untuk menentukan tumbuhan yang berpotensi sebagai anti aging  karena memiliki aktivitas antioksidan. Hasil yang didapatkan diantaranya tumbuhan yang memiliki aktivitas antioksidan seperti Bunga Lavender (Lavandula angustifolia), Kulit Buah Langsat (Lansium domesticum Corr), Buah Pepaya (Carica papaya), Spesies Rumput Laut Coklat (Sargassum polycystum, Padina minor, dan Turbinaria conoides), Daun Kelor (Moringa oleifera), Rimpang Laja Gowah (Alpinia maleccensis), Ginseng (Panax ginseng Meyer), Bunga Rosella (Hibiscus sabdarifa L.), Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.), Daun Kopi Arabika (Coffea Arabica), Bawang Putih (Allium sativum), dan  Biji Labu Kuning (Cucurbita moschata). Berdasarkan hasil pengujian dan ketersediaannya di Indonesia, tumbuhan rimpang laja goah dapat dianjurkan untuk dikembangkan menjadi kosmetik anti aging
Identifikasi Interaksi Obat Pada Resep Tentang Gangguan Pernapasan di Bulan Februari 2023 di Apotek Kota Bandung Rahayu, Fima Perdani; Susilawati, Yasmiwar
Farmaka Vol 21, No 3 (2023): Farmaka (November)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v21i3.47060

Abstract

Interaksi obat adalah suatu efek obat yang disebabkan oleh dua obat atau lebih yang berinteraksi dan dapat mempengaruhi respon tubuh terhadap pengobatan. Interaksi obat sangat penting untuk memaksimalkan hasil pengobatan atau terapi dan meminimalisir terjadinya efek samping yang mengakibatkan efek toksik pada tubuh. Sistem pernapasan merupakan suatu penyakit yang dapat terjadi dimana saja tanpa memandang usia sehingga kasus sistem pernafasan merupakan 4 dari 10 penyakit yang menyebabkan kematian di Indonesia. Identifikasi interaksi obat pada suatu apotek yang dilakukan dengan memilih 2 resep gangguan pernapasan secara acak setiap harinya pada bulan Februari 2023 setelah itu tentukan tingkat keparahannya melalui website www.drugs.com dan www.medscape.com drug interaction checker. Hasil yang didapatkan yaitu terdapat 24 resep dari 60 resep yang berpotensi Drug-related problem (DRP)  dengan persentase interaksi sebanyak 40%. Hasil interaksi obat dengan kelompok minor sebanyak 41,67%; moderate sebanyak 54,16% dan major sebanyak 4,16%. Kata Kunci : Interaksi Obat, Sistem Pernapasan, Resep
Identifikasi Potensi Interaksi Antar Obat Pada Resep Pasien Gangguan Pencernaan di Apotek X Periode Februari 2023 Neli, Neli; Susilawati, Yasmiwar
Farmaka Vol 21, No 3 (2023): Farmaka (November)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v21i3.46806

Abstract

Penyakit gangguan pencernaan merupakan salah satu penyakit yang umum dialami oleh masyarakat terutama di Indonesia penyakit gastritis mencapai 40,8% sedangkan diare di negara berkembang dapat menyebabkan 1,5 juta kematian. Dengan demikian, pasien gangguan pencernaan semakin meningkat yang menimbulkan akan banyaknya obat yang diresepkan dan potensi interaksi obat akan meningkat. Interaksi obat dapat menyebabkan berkurangnya efek klinis dari salah satu obat atau dapat menurunkan efek toksik pada salah satu obat, sehingga interaksi obat dapat mempengaruhi keefektivitasan obat dalam penyembuhan pasien. Oleh karena itu dilakukan identifikasi potensi interaksi obat untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan memilih resep pada pasien gangguan pencernaan secara acak lalu menentukan interaksi obat yang terjadi melalu website drugs.com dan Medscape. Hasil yang didapat dari 60 resep yang diambil secara acak didapat 29 interaksi antar obat diantaranya yaitu interaksi moderate 62,06% dan minor 37,93%.Kata kunci: Gangguan Pencernaan, Apotek, Interaksi Obat 
Co-Authors Achmad Rante Suparman, Achmad Rante Ade Zuhrotun Adrian Suparman Ahmad Muhtadi Ahmad Muhtadi AJENG DIANTINI Ajeng Diantini, Ajeng Ami Tjitraresmi Ami Tjitraresmi Ami Tjitraresmi, Ami Angga Geganaputra Anis Yohana Chaerunisa Anis Yohana Chaerunisaa Anjabtsawa, Daffa Annisa Maulida Azzahra Apriani Sulu Parubak Ardiansyah, Fahriza Aristokrat, Aria Aryanti, Ninda Boima Ramses Situmeang Ch., Anis Yohana Dewi, Humaira Praswatika DIANA ALIFAH DINI HANIFA DOLIH GOZALI Eli Halimah Eli Halimah, Eli Ellin Febrina Ferry Ferdiansyah Sofian, Ferry Ferdiansyah Ferry Ferdiansyah Sofyan Fuji Fadhilla Sandy Gofarana Wilar HENIVIA NOVANTI Hesti Purwaningsih Hidayati, Tita Kosima Holis Abdul Holik, Holis Abdul Ida Musfiroh Ida Musfiroh, Ida Imam Adi Wicaksono Indah Suasani Wahyuni Irma Erika Herawati Irma Melyani Puspitasari Ivan Surya Pradipta Jutti Levita Kokom, Asep Megantara, Sandra Melinda Januarti MOCHAMAD RIZKY FAUZY Moelyono Moektiwardoyo Moelyono Moektiwardoyo Moelyono Moektiwardoyo Moelyono, M W Moelyono, M W Muchtaridi Muchtaridi MUFIDAH MAWADDAH Muhaimin Muhaimin Muhammad Ryan Radix Rahardhian Murtihapsari . Mutakin Mutakin Neli, Neli Nita Listiani Norisca Aliza Putriana NORISCA ALIZA PUTRIANA Okta Nama Putra Oktarina, Dewi Ria OKTAVIANI, DEDE JIHAN PRILLY MUTIARA SANDY Putri Churnia Arifin Putri, Chintiana Nindya Raden Maya Febriyanti Radite Yogaswara Rahayu, Fima Perdani Ramonah, Dewi Renny Amelia Ririn Suharsanti, Ririn Rochjana, Anna Uswatun Hasanah Rostinawati, Titin Rr. Kirana Andranilla Shafirany, Mareetha Zahra Silmi Auliya Zakariya Silmi Auliya Zakariya Silvia Sari Prastiwi Simorangkir, T.P.H. Simorangkir, T.P.H. Sri Adi Sumiwi Sriwidodo Sriwidodo Sriwidodo Sriwidodo Sriwidodo, Sriwidodo Susilawati, Elis Syumillah Saepudin Tati Herlina TIANA MILANDA Tira Soleha Rahmatullah Titi W Nikodemus Utami, Nadya Firdianna Utami, Nadya Firdianna Yoppi Iskandar Zelika Mega Ramadhania Zelika Mega Ramadhania