Claim Missing Document
Check
Articles

Variasi Konsentrasi Elektrolit H2SO4 untuk Pembuatan Karbon Aktif Kulit Buah Kakao sebagai Elektroda Superkapasitor dengan Aktivator ZnCl2 Faula Rahmi; Mulda Muldarisnur; Yuli Yetri
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1310.078 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.4.467-472.2021

Abstract

Telah dilakukan sintesis karbon aktif dari kulit buah kakao sebagai bahan elektroda superkapasitor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi elektrolit terhadap nilai kapasitansi dan konduktivitas yang dihasilkan elektroda superkapasitor kulit kakao. Proses karbonisasi dilakukan pada suhu 250 oC dan dilanjutkan dengan aktivasi kimia menggunakan ZnCl2 dengan konsetrasi 0,4 M selama 2 jam. Karbon aktif selanjutnya dicetak membentuk elektroda dan direndam menggunakan elektrolit H2SO4 dengan variasi konsentrasi 1 M, 2 M dan 3 M. Karbon aktif dari kulit kakao dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD),  Scanning Electronic Microscope (SEM) serta Cyclic Voltametry (CV) dan LCR Meter untuk menentukan nilai kapasitansi dan konduktivitas. Hasil uji XRD secara umum didapatkan struktur atom berbentuk amorf. Uji SEM membuktikan bahwa variasi konsentrasi elektrolit H2SO4 mempengaruhi struktur pori yang lebih halus dan banyak. Nilai kapasitansi yang didapatkan berdasarkan variasi elektrolit H2SO4 1 M, 2 M dan 3 M yaitu 0,683 µF, 7,751 µF  dan 11,334 µF. dan nilai konduktivitas untuk masing-masing elektrolit pada frekuensi 1000 Hz yaitu 0,86 S/m, 10,72 S/m dan 43,58 S/m. Hal ini membuktikan bahwa variasi konsentrasi elektrolit H2SO4dapat meningkatkan nilai kapasitansi dan konduktivitas elektroda superkapasitor. 
Pengendalian Laju Korosi pada Baja API 5L Grade B N Menggunakan Ekstrak Daun Gambir (Uncaria gambir Roxb) Eri Aidio Murti; Sri Handani; Yuli Yetri
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.278 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.2.172-178.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengendalian laju korosi pada baja API 5L Grade B N menggunakan ekstrak daun gambir dengan konsentrasi 0; 0,5; 1,0; 1,5 dan 2,0%. Medium korosif yang digunakan adalah NaCl dan H2SO4 1 M. Empat sampel direndam dalam medium korosif tanpa inhibitor, 4 sampel direndam pada medium korosif dengan penambahan inhibitor dan 4 sampel direndam dalam larutan inhibitor selama 24 jam, kemudian direndam di dalam medium korosif. Lama perendaman bervariasi yaitu 1, 5, 10 dan 15 hari Metode yang digunakan adalah metode kehilangan berat untuk menentukan laju korosi dan nilai efisiensi. Laju korosi berkurang dengan kenaikan konsentrasi inhibitor. Nilai efisiensi tertinggi mencapai 94,65% pada medium korosif NaCl 1 M dan 89,79% pada medium korosif H2SO4 1 M dengan kenaikan konsentrasi inhibitor 2%. Hasil foto SEM permukaan baja memperlihatkan permukaan baja dengan penambahan ekstrak daun gambir mengalami korosi lebih sedikit.Kata kunci: baja API 5L Grade B N, efisiensi inhibisi, ekstrak daun gambir, inhibitor, laju korosi
PENGENDALIAN LAJU KOROSI BAJA ST-37 DALAM MEDIUM ASAM KLORIDA DAN NATRIUM KLORIDA MENGGUNAKAN INHIBITOR EKSTRAK DAUN TEH (CAMELIA SINENSIS) Desi Mitra Sari; Sri Handani; Yuli Yetri
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 3: Juli 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.787 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.3.%p.2013

Abstract

Penelitian tentang pengendalian laju korosi baja St-37 dalam medium asam klorida dan natrium klorida menggunakan inhibitor ekstrak daun teh (Camelia sinensis) telah dilakukan. Metode yang digunakan adalah metode potensiodinamik untuk melihat nilai arus korosi, dan metode kehilangan berat untk melihat nilai laju korosi. Medium korosif yang digunakan adalah HCl 3 % dan NaCl 3 %.  Baja direndam di dalam medium korosif dengan penambahan dan tanpa penambahan inhibitor. Variasi konsentrasi inhibitor yang digunakan adalah dari 1 % hingga 10 % dengan lama perendaman selama empat hari. Semakin besar konsentrasi inhibitor yang ditambahkan maka nilai laju korosi akan semakin menurun dan nilai efisiensi inhibisi korosi semakin tinggi. Nilai efisiensi terbesar didapatkan pada penambahan konsentrasi inhibitor 10 % untuk medium korosif HCl mencapai 86,3 % dan untuk medium korosif NaCl mencapai 92 %. Hal ini menunjukan bahwa inhibitor ekstrak daun teh sangat efisien dalam mengendalikan laju korosi dalam medium korosif HCl dan NaCl. Dari analisis foto optik morfologi permukaan baja St-37 memperlihatkan permukaan baja dengan penambahan ekstrak daun teh  mengalami korosi  lebih sedikit.
Modifikasi Polipropilena Sebagai Polimer Komposit Biodegradabel dengan Bahan Pengisi Pati Pisang dan Sorbitol Sebagai Platisizer Ely Sulistya Ningsih; Sri Mulyadi; Yuli Yetri
Jurnal Fisika Unand Vol 1 No 1: Oktober 2012
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.723 KB) | DOI: 10.25077/jfu.1.1.%p.2012

Abstract

Penelitian tentang modifikasi polipropilena sebagai polimer komposit biodegradabel dengan bahan pengisi pati pisang dan sorbitol sebagai plastisizer telah dilakukan. Untuk mengetahui kualitas komposit yang dihasilkan maka dilakukan analisis uji kuat tarik dan kuat lentur, uji FTIR dan uji biodegradasi. Hasil analisis uji menunjukkan bahwa dari 5 jenis komposit yang dirancang, komposit dengan penambahan pati 2 gram memiliki sifat mekanik yang terbaik dimana nilai kuat tarik : 2,11 MPa dengan nilai modulus elastis : 45,78 MPa,  dan nilai kuat lentur : 26,20 MPa. Hasil analisis uji biodegradasi menunjukkan  lama penguburan optimum yaitu selama 40 hari dimana nilai persen massa yaitu 29,44 % dan degradibilitas 0.007 mg/hari.  Dari hasil analisa FTIR terlihat gugus fungsi yang ditemukan yaitu O-H, C=C, C-C(O)-C, dan C-H. Setelah dilakukan penguburan tanpa penambahan pati pisang tidak ditemukan gugus baru, namun pada penambahan pati pisang ditemukan gugus baru yaitu C-O dari pemutusan ikatan pada gugus C-C(O)-C.
Pengaruh Variasi Panjang Serat Ampas Tebu dan Serbuk Kulit Buah Kakao Terhadap Sifat Fisis, Mekanis, dan Konduktivitas Termal Papan Partikel Rahmi Suryani; Mulda Muldarisnur; Yuli Yetri
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.814 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.3.199-204.2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah ampas tebu dan kulit kakao untuk pembuatan papan partikel dengan memvariasikan panjang serat tebu 1 sampai 5 cm dan serbuk kulit kakao yang lolos ayakan 60 mesh dengan perbandingan massa 50:50 menggunakan perekat isosianat sebanyak 16% dari massa sampel. Pengujian yang dilakukan yaitu uji fisis berupa densitas, kadar air, dan daya serap air. Uji mekanis berupa kuat lentur dan kuat patah serta uji konduktivitas termal. Hasil pengujian didapatkan nilai densitas berkisaran antara 0,95 - 1,3 g/cm3, nilai kadar air 0,100 - 0,135% dan nilai daya serap air 0,205 - 0,605%. Nilai kuat lentur berkisaran 6270 - 10800 kg/cm2, nilai kuat patah 17800  - 27500 kg/cm2, nilai konduktivitas termal berkisaran 0,00701  - 0,00924 W/mºC. Dari hasil dapat disimpulkan bahwa panjang serat ampas tebu mempengaruhi nilai uji fisis, mekanis, dan konduktivitas termal papan partikel. Papan partikel yang dihasilkan sudah memenuhi SNI 03-2105-2006, namun pada pengujian mekanis uji kuat lentur nilai yang dihasilkan belum memenuhi standar dan nilai densitas papan yang didapatkan lebih tinggi dari standar.Kata kunci: serbuk kakao, papan partikel, konduktivitas termal.
Troubleshooting Intake Exhaust System Pada Engine C6.4 Excavator Caterpillar Ilham Saputra; Agustion Jufri; Bukhari Bukhari; Nofriadi Nofriadi; Yuli Yetri
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i2.1097

Abstract

Terjadinya masalah engine black smoke pada engine C6.4 Caterpillar, ditandai dengan keluarnya asap keabu-abuan cenderung kehitaman, dan ketika diberi tenaga maksimal engine seakan-akan cenderung mati (low power). Untuk mengetahui penyebab kerusakan dan menentukan upaya pencegahan agar kerusakan tidak terulang kembali, telah dilakukan troubleshooting terhadap masalah yang terjadi. Troubleshooting dilakukan dengan 4 tahap yaitu tahap pendefinisian masalah, tahap evaluasi masalah, tahap perbaikan, dan tahap analisa. Dari hasil troubleshooting yang telah dilakukan, ditemukanlah akar masalah penyebab engine black smoke dari engine  C6.4 Caterpillar yaitu rusaknya aftercooler yang mengalami kebocoran yang mengakibatkan udara panas dari turbocharger tidak bisa didinginkan dan udara tidak menjadi padat, sehingga udara yang masuk ke ruang bakar tidak mencukupi sesuai kebutuhan engine. Adapun penyebab terjadinya kerusakan pada aftercooler karena, adanya tekanan dari sebuah benda seperti kayu atau lain sebagainya, yang mengakibatkan sirip-sirip pada aftercooler bengkok dan bocor. Mengenai masalah ini, upaya penanggulangan yang dilakukan adalah penggantian pada aftercooler. Setelah penggantian, dilakukan pengetesan dan engine beroperasi dengan normal.
Uji Kelayakan Mesin Frais Type Schaublin 13 Menggunakan Metoda Pengujian Ketelitian Geometrik Siska Angraini Rikosa Rikosa; Ruzita Sumiati; Yuli Yetri
Jurnal Teknologi dan Manajemen Pengelolaan Laboratorium Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Teknologi dan Manajemen Pengelolaan Laboratorium (TEMAPELA)
Publisher : Labor Dasar dan Sentral Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.652 KB) | DOI: 10.25077/temapela.1.2.48-55.2018

Abstract

Mesin Frais termasuk mesin perkakas yang mampu melakukan banyak variasi bentuk pekerjaan dibandingkan dengan mesin perkakas lainnya. Di bengkel Politeknik Negeri Padang mesin tersebut digunakan untuk keperluan praktek mahasiswa dan untuk proses produk sudah berumur 30 tahun. Benda kerja dari hasil praktek milling mahasiswa kualitasnya kurang baik yaitu adanya penyimpangan dari karakteristik geometri (ukuran, bentuk dan kehalusan). Keakuratan kinerja mesin perkakas sangat penting dalam proses manufaktur sehingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas tinggi. Tujuan dilakukan pengujian ini adalah untuk mengetahui besarnya penyimpangan geometrik yang terjadi pada keadaan statik pada mesin perkakas Frais Type Schaublin 13. Penyimpangan ketelitian geometrik suatu mesin dapat diketahui melalui pengujian yang mengacu pada standar yang baku. Pengujian dilakukan dengan membandingkan nilai penyimpangan hasil pengujian yang telah diambil dengan nilai penyimpangan izin menurut standar ISO 1710. Penyimpangan terjadi pada pengukuran kelurusan dan pengukuran kesejajaran. Pada pengukuran kelurusan diperoleh rata-rata penyimpangan ketelitian geometris adalah 0,0267 dan 0,0228 sedangkan penyimpangan maksimum yang diizinkan adalah 0,02 dengan jarak 300 mm. Sedangkan pengukuran kesejajaran didapatkan rata-rata penyimpangan ketelitian geometris mesin adalah 0,0741 dan 0,0783 dan penyimpangan maksimum yang diizinkan adalah 0,025 dengan jarak 300 mm. Pengukuran kesejajaran ketelitian geometris mesin melebihi batas penyimpangan maksimum yang diizinkan. Berdasarkan hasil pengukuran kelurusan dan kesejajaran didapatkan penyimpangan yang melebihi batas yang diizinkan pada mesin yang digunakan. Mesin tersebut seharusnya tidak dipakai untuk pekerjaan-pekerjaan yang memiliki kepresisian yang tinggi, dan sebaiknya diganti dengan mesin yang baru.
RANCANG BANGUN MESIN PULPER KOPI MENGGUNAKAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK Tri Ego Wiranata; Ruzita Sumiati; Rakiman Rakiman; Yuli Yetri
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 10, No 1 (2021): Maret
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v10i1.26-32

Abstract

Design and manufacture of coffee pulper machines have been carried out with the aim of completing the needs of the coffee farmer groups when harvesting in the Kayu Aro area, Kerinci. The steps in designing and manufacturing a coffee pulper begins with a literature study, design and calculation, the process of making the tool and ends with testing the tool. Engineering drawing design is done by modeling in SolidWorks software. Coffee peeler machine with a capacity of 4 kg/min, with a machine size of 730 mm x 320 mm x 1040 mm, using an electric motor 1 HP 1420 rpm, with a frame using an elbow profile 40 mm x 40 mm x 3 mm. The transmission system uses an electric motor with an initial rotation of 1420 rpm to 364.6 rpm. In the 2 pulley component D = 74.6 mm and 290.5 mm, V-belt type B No.52, 1 solid shaft D = 25 mm. Initial test results using 2–5 kg of wet coffee beans take 30.07–77.20 seconds, and the skin has separated from the beans cleanly. These results show that the engine capacity is 235.62 kg/h, so that the desired target is met with relatively low operating costs. The existence of this tool will be able to help the process of separating the skin and coffee beans, so that the quality of coffee production will increase.      Keywords:  coffee, coffee machine, design and construction, farmer groups
SINTESA LAPISAN NIKEL (Ni) PADA PERMUKAAN BAJA DENGAN METODE ELEKTRODEPOSISI DENGAN PENAMBAHAN INHIBITOR EKSTRAK KULIT BUAH KAKAO (THEOBROMA CACAO) Yuli Yetri; Silva Azaria Mahaputri; Dahyunir Dahlan
JURNAL INTEGRASI Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Integrasi - Oktober 2019
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.929 KB) | DOI: 10.30871/ji.v5i2.1653

Abstract

Telah dilakukan proses elektrodeposisi lapisan Ni diatas subtrat baja dengan menggunakan larutan 0,5 M NiSO4.6H2O, H3BO3 dengan penambahan inhibitor ekstrak kulit buah kakao. Pada penelitian ini dilakukan variasi tegangan elektrodeposisi 1, 2, 3 dan 4 V. Sementara variasi konsentrasi inhibitor ekstrak kulit buah kakao dilakukan dengan variasi konsentrasi 1 % dan 2 %. Waktu elektrodeposisi dilakukan selama 25 menit untuk setiap sampelnya. Terdapat perbedaan morfologi pada baja sebelum dan setelah dielektrodeposisi. Peningkatan tegangan maka hasil dari deposisi terlihat semakin tebal. Dengan melakukan variasi konsentrasi dan variasi tegangan elektrodeposisi, didapatkan konsentrasi yang baik yaitu dengan konsentrasi 1% dengan tegangan 3 Volt. Penambahan inhibitor ekstrak kulit buah kakao membuat morfologi permukaan baja menjadi lebih halus dan lebih merata.
MODIFIKASI PENGUNCI KEPALA LEPAS UNTUK MESIN BUBUT MAXIMAT V13 Intan Rahma Yuni; Arif Rahman; Elvis Adril; Yuli Yetri
JURNAL INTEGRASI Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Integrasi - Oktober 2020
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/ji.v12i2.2191

Abstract

During this time the tailstock off which is commonly used is made of castings which is difficult to obtain and the price is quite expensive, and it becomes on obstacle to replace it if there is damage or loss of locking the “tailstock”. For modifying it can be done in order to facilitate the use of machine, which is the modification of the tailstock release on the lathe because the design was previously damage and cannot be used properly and also makes locking more efficient and better than before. With the right material selection and material calculation, the desired target will be achieved perfectly and the use will ber very helpful in the use of loose heads on the lathe.
Co-Authors -, Nasrullah - Ade Indra Adriansyah Adriansyah Adriansyah Adriansyah Afza, Vikra Yudha Yolanda Agustion Jufri Ahmad Amdi Zamrud Kurnia Aidil Zamri Aidil Zamri Alamsyah, Taqdir Alfian Alfian Alifur Rahman Anike Malfinora Anike Malfinora, Anike Anissa Vivia Fidela Annisa Khairiyah Arief Ikma Putra Asmed Asmed Ayu Pitri Yeni Azzah Rosadi, Nabilla Bukhari Bukhari Bukhari Bukhari Bukhari S Bukhari S Candra Mayana, Hendri Chatarina Umbul Wahyuni Daddy Budiman Dahyunir Dahlan Dandi Ilham Danial Darman Dapersal Dinar Desi Mita Sari Desi Mitra Sari Desi Mitra Sari Desmarita Leni Desmon Hamid Dunnas, Irsya Dwi Puryanti Eka Sunitra Elvis Adril Ely Sulistya Ningsih Ely Sulistya Ningsih Emriadi - Eri Aidio Murti Eri Aidio Murti, Eri Aidio Exaudi Pratama Rajagukguk Exaudi Pratama Rajagukguk Fadhlulrahman, Zaki Fahri Reza Fanani Fardinal Fardinal Fathir Alqodri Faula Rahmi Feidihal Feidihal Firdaus Firdaus Firdaus Fredinan Yulianda G Gunawarman, G Gani Pratama Giyanto Gunawarman Hamzah Putra Hanif Hanif Hanif Hanif Hargiani, Fransisca Xaveria Haris Haris Haris Haris Haris, Haris Hariyati Lubis Harri Biora Putra Hersalniar Ichlas Nur Ichlas Nur Ihsan Putra Erizal Ikhsan - - Ikhwan Nofitra Ilham Handoko Ilham Saputra Intan Rahma Yuni Irpansyah Siregar Irsya Dunnas Is Prima Nanda Isnanda Isnanda Jalal, Ramzi Januar Putra Jon Affi, Jon Jufri , Agustion Jumyetti Jumyetti Jumyetti Jumyetti Junaidi - - Junaidi Junaidi Laura Nisa Tilqadri Maimuzar Maimuzar Maimuzar Maimuzar Maimuzar Menhendry Menhendry Menhendry Muchtar, Ridwan Muh Anhar Muldarisnur, Mulda Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Munadi Munadi Murni Handayani Najihah, Yeni Fathatun Nandi Pinto Nasirwan Nasirwan Nasution, Widi Mulia Nofriadi Nofriadi Nofriadi Nofriadi Nofriadi Nofriadi Nota Effiandi Nota Effiandi Novesar Jamarun Nur Rohmat Nurul Izza Nurwijayanti Nusyirwan Nusyirwan Nusyirwan Okta Putra, Ilham Oktavianus Ganumba Oong Hanwar Putra, Syarif Abdian Rahma Fikri Nuradi Rahmadhani Rahmatia Ikhsani, Siska Rahmi Hidayati Rahmi Suryani Rahmi, Faula Rais, Wahmin Rajagukguk, Exaudi Pratama Rakiman Rakiman Rakiman Rakiman Rakiman Ramza, Robi Ratih Paramitha - Ravi Pratama Syael Resalina - Resalina - Restu Araliz, Maheka Revaldy Maiman Rina Rina Rina Rina Rino Sukma Rivanol Chadry Robby Gunawan Roni Kurniawan Putra Ruchiyat, Asep Ruzita Sumiati Saif Hadid Alkhairi Salamah, Ummi Sambo, Nurmahriza Sanny Ardhy Saputra, Ilham Sari, Nurfitri Rahmi Silva Azaria Mahaputri Silva Azaria Mahaputri Siska Angraini Rikosa Rikosa Solly Aryza Sri Handani Sri Handani Sri Mulyadi Sri Mulyadi Sri Mulyadi Dt. Basa Sri Mulyadi Dt. Basa Suhelmidati, Etri Sukatik Sukatik - - Sukriman, Anil Suryani, Rahmi Syukri Syukri Teguh Yaman Telaumbanua Tengku Machdhalie Sofie Thoriq, Andika Tiara Aninditha Tri Ego Wiranata Tri Wahyu Widodo Ulhafidzah, Annisa Ultra Marsedi Ummi Salamah Verdian, Riza Vikra Yudha Yolanda Afza Widi Mulia Nasution Widi Mulia Nasution Yanda, Hengki Ebitra Yasmendra Rosa Yazmendra Rosa Yeni Fathatun Najihah Yuliarman Yuliarman Yuliarman Yuliarman Yuliarman Yuliarman Yuniati, Yuniati Yusri Mura Yusuf Yusuf Zahwa Azzahra, Gita Zaimahwati, Zaimahwati Zaini, Muhammad Fadhel Zhafiri, Syahman Zikri Hamdani Zul Ihsan Zulhendri Zulhendri