Claim Missing Document
Check
Articles

PILIHAN RASIONAL PEREMPUAN BEKERJA SEBAGAI BARISTA DI ONE ALUMNI COFFEE PEKANBARU Rosalina Malau, Renata; Resdati, Resdati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.95-103

Abstract

Industri kopi di Indonesia semakin populer, dapat dilihat dari jumlah barista yang semakin diminati oleh masyarakat khususnya dikalangan anak muda. Profesi barista saat ini sering diperdebatkan. Masyarakat umum menganggap bahwa barista biasanya laki-laki, tetapi saat ini banyak barista perempuan karena banyaknya minat untuk menjadi barista. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 orang, yaitu 3 perempuan yang bekerja sebagai barista dan 2 Key Informan. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori Pilihan Rasional menurut James Samuel Coleman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pilihan rasional perempuan bekerja sebagai barista di One Alumni Coffee Pekanbaru dan aktivitas barista perempuan di One Alumni Coffee Pekanbaru. Hasil dari penelitian ini adalah aktor dan sumber daya yang mempengaruhi keputusan perempuan untuk memilih bekerja sebagai barista yaitu gaya hidup yang suka nongkrong di kafe, ingin belajar tentang kopi, mempunyai minat dibidang yang serupa, jam kerja yang fleksibel sehingga bisa tetap menjalankan tugas sebagai mahasiswa.
MODAL SOSIAL PEREMPUAN DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM GEOPARK SILOKEK KABUPATEN SIJUNJUNG PROVINSI SUMATERA BARAT Zakia, Ummy; Resdati, Resdati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i11.2024.4545-4557

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yang memiliki bentang alam yang beragam. Salah satu lanskap tersebut ialah Geopark. Ada beberapa kawasan seperti ini di Indonesia, salah satunya berada di Nagari Silokek Kabupaten Sijunjung yakni Geopark Silokek. Potensi akan kekayaan alam geopark Silokek ini belum banyak diketahui wisatawan. Perempuan merupakan salah satu elemen penting dalam pembangunan pariwisata. Melalui pengembangan Geopark Silokek melibatkan aktor yang berperan ialah perempuan pengelola Dewi Silokek dalam pengembangan kawasan ini akan efektif jika prosesnya dibangun dengan menanamkan unsur-unsur modal sosial.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur modal sosial pengelola Dewi Silokek yang dibangun dan saling bekerja sama dengan aktor yang terlibat dalam pengembangan objek wisata Geopark Silokek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif menggunakan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 8 orang yaitu 4 perempuan pengelola Dewi, dan 4 informan triangulasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori Robert D. Putnam yang menjelaskan 3 Unsur Modal Sosial. Hasil dari penelitian ini terdapat unsur-unsur modal sosial yang dibangun oleh perempuan pengelola Dewi yaitu jaringan sosial, kepercayaan, dan norma. Dengan adanya modal sosial tersebut dapat menjalin hubungan kerja sama yang baik antara sesama Pengelola Dewi, dengan mitra, serta pengelola Dewi dengan masyarakat. Dengan adanya keterikatan hubungan relasi kerja sama yang terjalin dengan memberikan dukungan berupa pengadaan fasilitas, tenaga, dan ilmu bisa memaksimalkan potensi wisata, adanya kepercayaan dapat memperkuat hubungan kerja sama antara sesama pengelola dewi, pengelola dewi dengan mitra, serta pengelola dewi dengan masyarakat. Serta dengan adanya norma kerja sama bisa terjalin dengan terarah dan teratur.
Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci Piring sebagai Alternatif Usaha Masyarakat di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kampar Yunita, Imelda; Siregar, Erpiani; Resdati, Resdati; Dewi, Yossie Kharisma; Diana, Ayu
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 6 (2024): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.6.221-226

Abstract

Cooking oil is one of the basic necessities in all households in Indonesia. This commodity must always be available because cooking oil is used to process daily food such as frying and stir-frying. The use of cooking oil in household needs is high because it is commonly used for frying. People in Karya Indah Village often use cooking oil repeatedly for frying. The consumable cooking oil is usually disposed of immediately and no further processing is carried out. The immediate environmental impact is the blockage of waterways and the potential for soil pollution. For this reason, it is necessary to make an innovation to used cooking oil that does not pollute the environment when disposed of and has economic value in the community. Community Partnership Empowerment (PKM) activities were carried out in Perum. Gravindo 1, Tapung District, Kampar Regency, Riau. This activity was attended by 10 housewife partners, 3 lecturers and 2 students. This activity consists of three stages, namely the first stage of demonstration of how to refine used cooking oil, the second stage of socialization to residents and the third stage of making dish soap. The resulting product is in the form of dish soap with the use of used cooking oil in its manufacture. This training received a positive response and provided knowledge and skills benefits to housewife partners. The dish soap that has been made can be applied to clean dirt on dishes.
Analysis of key factors influencing adaptation to e-money in transmetro Pekanbaru Marnelly, T. Romi; Resdati, Resdati; Yesi, Yesi; Brian, Brian
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 3 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020244767

Abstract

Social adaptation is an important process for individuals or groups in adjusting to new circumstances, including the adoption of technological innovations. The implementation of E-Money as a mandatory payment method in Transmetro Pekanbaru is a significant change, requiring passengers to adapt to this new system. This study aims to analyze the factors that influence passenger adaptation to E-Money using a descriptive quantitative approach. This research was conducted in Pekanbaru, with data collected through interviews with a sample of 100 respondents, which was determined from a population of 34,918 passengers using the Slovin formula with a margin of error of 10%. Data analysis was conducted to identify demographic and economic factors that influence adaptation. The results show that age, gender, occupation, income, education, private vehicle ownership, and E-Money ownership significantly affect the level of passenger adaptation to E-Money. Users who are younger, female, more educated, self-employed, or students, and who already possess E-Money tools such as Brizzi or QRIS tend to adapt more quickly. A significant finding is the dominance of QRIS and the combination of Brizzi and QRIS as preferred payment methods. However, the intensity of Transmetro usage does not significantly affect the adaptation rate. These findings suggest that strategies targeted at increasing E-Money adoption should take these demographic and socio-economic factors into account, especially by focusing on providing an accessible and user-friendly payment system for less adapted passenger groups. This study contributes to understanding the social adaptation process in the context of digital payment innovations and provides practical implications for policy makers and Transmetro Pekanbaru management in improving the effectiveness of E-Money implementation.
Strategi Tauke Kelapa Sawit dalam Mempertahankan Klien di Desa Pasir Emas Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi Iirna Andriyanti; Yusmar Yusuf; Resdati Resdati
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 13 No 3 (2024): Volume 13 Issue 3, October 2024
Publisher : Laboratory of Anthropology Department of Cultural Science Faculty of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/etnoreflika.v13i3.2618

Abstract

The condition of oil palm fruit in Pasir Emas village has decreased in quantity or commonly referred to as "trek", so this disturbs and even reduces half of the tauke's income. In addition, erratic price fluctuations, the number of sorting or factory pieces that reach 300 to 500 kilograms, as well as the large number of tauke expenses due to the rainy season and damaged road conditions and other expenses also affect the stability of capital and business continuity of the tauke, so that oil palm tauke needs a strategy to retain customers. The purpose of this research is to see the tauke's strategy in retaining customers in Pasir Emas Village. In this study, there are three strategies used, namely alternative livelihood strategies, tighter belt strategies and relationship strategies. The type of research used is descriptive qualitative with data collection techniques namely interviews, documentation and observation. The results show that the relationship strategy used by the tauke is to provide assistance and priority to customers, listen to complaints, be friendly and communicate well with customers, pay customers' fruit on time, weigh customers' fruit appropriately, and cooperate with other parties. The strategies used to tighten the belt are repairing road damage, selling fruit to the nearest factory, and saving money. The alternative livelihood strategy used by the Tauke is to have a second job.
Dampak Pembangunan Jalan Tol Trans Pekanbaru-Bangkinang terhadap Penjual Makanan Tradisional Lopek Bugi Danau Bingkuang Ruli Hamsana; Resdati Resdati
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 14 No 1 (2025): Volume 14 Issue 1, February 2025
Publisher : Laboratory of Anthropology Department of Cultural Science Faculty of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/etnoreflika.v14i1.2879

Abstract

The construction of toll roads is a national government development project aimed at connecting various regions with faster and easier transportation routes. The construction of toll roads brings various impacts on the surrounding environment, both positive and negative, especially in the areas they pass through. Toll road development is one of the essential infrastructures designed to improve connectivity and transportation efficiency between regions. However, the impact of toll road construction on traders, both small and large, often becomes a significant concern. This study aims to analyze the impact of toll road construction on "Lopek Bugi" traders, particularly those operating around the Lake Bingkuang area, Tambang District, Kampar Regency. The research method used is a descriptive quantitative approach. The sampling technique used is census sampling, where the entire population is considered as the sample. In this study, data processing and analysis are conducted using frequency tests with SPSS. Based on field research and data analysis, it was found that toll road construction has varied impacts. On one hand, better accessibility can increase market potential for traders located in areas farther from the city center. On the other hand, traders directly affected by toll road construction often experience a decline in income due to the loss of customers, disruptions in traffic flow, or even the closure of their stalls.
Peran Forum Anak Kabupaten Indragiri Hulu (Fa Inhu) Dalam Pencegahan Kekerasan Pada Anak Hady, Miftahul; Resdati, Resdati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 4.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Indragiri Hulu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran apa yang dilakukan Forum Anak Kabupaten Indragiri Hulu dalam pencegahan kekerasan pada anak dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh Forum Anak dalam pencegahan kekerasan pada anak. Metode yang digunakan Teknik purposive sampling didasarkan pada tujuan tertentu di mana individu atau kelompok yang dipilih memenuhi kriteria tertentu yang mengabungkan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, digunakan untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini an dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 4 pengurus Forum Anak Kabupaten Indragiri Hulu dan satu orang tua korban dari kekerasan pada anak menjadi partisipan dalam penelitian ini, teknik purposive sampling, teknik pengambilan sampel non-probabilitas di mana sampel dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu. Berdasarkan temuan penelitian ini, peran yang dilakukan Forum Anak yakni sebagai pelopor dan pelapor. Pelopor adalah peran anak untuk berkontribusi aktif dalam berbagai upaya pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak dan pelapor adalah terlibat aktif menyampaikan pendapat ketika mengalami atau melihat serta merasakan tidak terpenuhnya hak dan perlindungan anak. Kendala yang dihadapi Forum Anak adalah masih banyak orang tua atau orang dewasa yang mengganggap kekerasan pada anak itu hal yang sepele dan dapat menimbulkan peningkatan kekerasan pada anak.
VISI GENDER PRODUK MAKANAN OLAHAN SUBSITUSI-DERIVATIF DAN MODA HEALING MASYARAKAT AQUATIK: Makanan Olahan Berbasis Ekosistem dan Moda Healing Aquatik, Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak Yusuf, Yusmar; Widodo, Teguh; Risdayati, Risdayati; Resdati, Resdati; Armilus, Robi; Bahri, Syamsul
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 2 (2025): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Juni 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i2.3915

Abstract

Food security, stunting issues, hunger, and malnutrition are all interconnected with the theme of extreme poverty. This phenomenon has become a leading discourse in developing countries. On one hand, it is imperative that a country consciously designs agricultural ecosystems and food security frameworks. Communities living in aquatic environments are naturally connected to the tools and resources available within the broader ecosystem that has sustained and supported them for years. Their ability to adapt and even go beyond the “natural-normal” state, in processing raw materials found in their surroundings, reflects their effort to survive through the development of derivative food products. This community service program was conducted in the administrative region of Kampung Dayun, Siak Regency. The main objectives and functions include promoting the use of local natural resources as alternative processed food ingredients, ensuring the availability of abundant local food sources, and preparing food reserves. The activities carried out involved delivering public lectures, question-and-answer sessions, and practical training. These aimed to transfer knowledge and innovation to local communities and food product innovators. The focus was on processing non-rice food sources, such as cassava, corn, sweet potatoes, sago, taro, breadfruit, and other similar types. All of these food sources require extensive knowledge and creativity to be transformed into diverse food products.
Partisipasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dalam Pengembangan Objek Wisata Bono Di Kelurahan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Ismawati, Danti; Resdati, Resdati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi masyarakat di suatu pengembangan wisata bonobegitu besar pengaruh terhadap partisipasi masyarakat tersebut,dalam partisipasi masyarakat sangat menentukan suatuperencanaan atau program-program yang ada di sekitarmasyarakat, keberhasilan suatu program juga tidak lepas darisebuah partisipasi masyarakat, dan keikutsertaan masyarakatakan sangat dibutuhkan perencanaan dalam suatu program, agarsuatu kegiatan tersebut dapat terlaksanakan dengan baik.Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui bentuk partisipasimasyarakatdanuntukmengetahuifaktor-faktoryangmempengaruhi partisipasi masyarakat dalam mengembangkanobjek wisata bono. Penelitian ini menggunakan metode penelitiankuantitatif.Pengambilansampeldalampenelitianinimenggunakan total sampling yaitu pengambilan satu kelompokpopulasi sebagai sampel keseluruhan. Penelitian ini mengambilsatu kelompok populasi yang dijadikan sampel yaitu KelompokSadar Wisata dengan jumlah sampel sebanyak 40 sampel/responden. Teori yang digunakan adalah teori partisipasimasyarakat oleh Cohen dan Uphoff. Hasil penelitian menunjukanbahwaadapengaruhpartisipasimasyarakatterhadappengembangan wisata bono. Melalui uji dengan menggunakan ujit sehingga diperoleh nilai t hitung 9,992 t tabel 1,985 dengan sig0,000 0,05 yang dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruhsignifikan antara variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasilanalisis data uji r-square menunjukan nilai koefisiensi determinasipada regresi linear sederhana sebesar 0,724 (72,4%). Maka hal inimeunjukkan bahwa 72,4% pengembangan wisata dipengaruhioleh partisipasi masyarakat. Kata Kunci: Kelompok Sadar Wisata, Partisipasi Masyarakat,Pengembangan
Pola Asuh Kakek Nenek pada Pembentukan Perilaku di Kelurahan Metro Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir Suh, Nur Aliza; Resdati, Resdati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cucu yang diasuh oleh kakek-neneknya di Kelurahan Metro telah menjadi pola pengasuhan pengganti orangtua bahkan sejak lahir telah diasuh oleh kakek-neneknya yang akan menimbulkan dampak positif maupun negatif bagi kepribadian anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada pola asuh pengganti orangtua kakek-nenek dan perilaku anak dibawah asuhan pengganti orangtua pada kakek-nenek. Penelitian ini mempergunakan metode kualitatif deskriptif, dengan jumlah subjek sebanyak 6 orang anak yang asuh oleh kakek-neneknya. Data dikumpulkan dengan mempergunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang dipergunakan yaitu teori sosialisasi George Herbert Mead. Hasil penelitian ini adalah pola asuh pengganti orangtua kakeknenek terhadap perilaku lebih didominasi oleh pola asuh demokratis dan sedikit ototeriter. Pola asuh demokratis yang terjadi pada kakek-nenek dilakukan dengan cara berdiskusi dengan dengan penuh kehangatan bersama cucu, mendengarkan keluhan, memberi tanggapan, menjalin komunikasi yang baik. Pola asuh otoriter yang terjadi hanya dalam bentuk pemberian ketegasan, penegakan aturan melalui pemberian hukuman jika melakukan kesalahan namun masih dalam ruang lingkup dengan penuh kasih sayang dan terkesan satu informan memiliki pola asuh permisif karena kurangnya pengawasan terhadap cucunya. Perilaku anak dibawah asuhan pengganti orangtua pada kakek-nenek mayoritas berperilaku baik
Co-Authors Abdul Afif Achmad Hidir Adila, Adinda Fitri Aisyah Aisyah alfiansyah, Refan Alif, Muhammad Rauf Alika Nurmala Siregar Alvin Brain Sinaga Alvin Brain Sinaga Anas Pattaray Andini, Fitri Andini, Niken Andri Sulistyani Anisa Trisari Aqilla, Y.A. Rini Shafa Ardino, Algitia Armelinda, Tiara AsAri, Azi As’adi Eka Putra, Doni Ashaluddin Jalil Ashaluddin Jalil Aurelia, Gina Ayu Diana Ayunda, Defita Azila, Nur Azizi, Muhammad Bahagiana, Berkah Bastian, Aldi Betrinadyan, Mega Brian, Brian Dea Pratiwi, Vonni Defriansyah, Defriansyah Desti, Desti Dewi Nuraini, Dewi Dewi, Yossie Kharisma Dhari, Nadya Wulan Dzulqarnain, Muhammad Faizal Erpiani Siregar Fadhlan Arifin Fadhlan Arifin Fadia Nabila Maharani Fadli, Mashur Fauzana, Millati Fikri, Zackiul Fitrades, Muhammad Forseta, Olivia Habibah, Witri Hady, Miftahul Hamidah ' Handayani, Suci Tri Hanifah Rahmah Hartiyusma, Fanita Herwanda, Waldi Hesti Asriwandari Iirna Andriyanti Imelda Yunita Ionendri, Nadira Alifia Ismawati, Danti Kemala Putri, Nurul Khoirunnisaa Rahmadani L Ladita, Apriani Laras Gemi Nestiti Lestari, Niken Fujia Maharani Dewi Puspita Malik, Rahman Mardiyah, Yona Mega Betrinadyan Mhd. Ishaq Abdush Shabur Millati Fauzana Muhammad Ihsan Muhammad Ihsan Muhammad Riskiansyah Muhardi, M. Nabiha, Khairunnisa Ningsih, Ike Rahma Nur Ikhsan, Muhammad Nurhamlin, Nurhamlin Nurul Kemala Putri Pandera, Cici Pangaribuan, Rina Marta Uly Panjaitan, Januandri Westerling Pinasthika, Saskia Pradika, Bayu Prawira, Resi Putra Purba, Ranada Putri, Nurul Kemala Rahayu Marina Sari Rahayu, Anggi Sri Reski, Putri Rina Susanti Risdayati Risdayati Risdayati, Risdayati Risyar, Gilang Alfarizi Rizka Hasanah Robi Armilus, Robi Romi Marnelly, T. Rosalina Malau, Renata Ruli Hamsana Sardjana Orba Manullang Seger Sugiyanto Sepjuita Audia, Mutiara Septiana, Ernanda Silalahi, Angelus P. Siti Nurjannah Siti Sofro Sidiq Sugiyanto, Seger Suh, Nur Aliza Syafriani, Nurhasanah Syafrizal Syafrizal Syafrizal Syafrizal Syafrizal Syafrizal Syafrizal Syafrizal Syamsul Bahri T. Romi Marnelly Tedi Ramadani Teguh Widodo Teguh Widodo Trinanda, Eria Via Novitasari Vira Santika Wahyu Pebriana, Putri Wenda, Rivana Wiranda, Naldo Wiryana, Riksa Wulandari, Naomi Wulandari, Resti Yesi, Yesi Yusmar Yusuf Yusmar Yusuf Yusmar Yusuf Yusmar Yusuf Yusmar Yusuf Yustiani, Maulida Zakia, Ummy Zakiah, Agustiana