Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi BIM 4D Pada Studi Penjadwalan Proyek Rehabilitasi Spillway Bendungan Pacal Di Bojonegoro Fikhoir, Yalim; Pitojo Tri Juwono; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.049

Abstract

Proyek Rehabilitasi Spillway Bendungan Pacal merupakan proyek yang pasti memiliki batasan waktu dan biaya yang telah ditentukan. Dengan kompleksitas yang cukup tinggi, diperlukan manajemen konstruksi yang baik untuk mendapatkan keberhasilan proyek yang optimal. Penerapan metode BIM (Building Information Modeling) dapat mengatasi pengelolaan, penataan dan pengendalian yang tepat dengan tetap memperlihatkan waktu dan kualitas pada proyek tersebut. Penelitian studi ini menganalisa penjadwalan percepatan proyek dengan alternatif penambahan alat dan penambahan jam kerja. Analisa alternatif tersebut menghasilkan kurva S dan penjadwalan baru dengan percepatan durasi 10,9% dan pengurangan biaya 14,3% untuk alternatif penambahan alat berat sedangkan percepatan durasi 16,3% dan pengurangan biaya 10,9% untuk alternatif penambahan jam kerja dari kondisi eksisting dengan durasi 577 hari dan biaya Rp 50.515.620.342,00. Penggunaan BIM 4D dapat mengintegrasikan 3D model bangunan dengan penjadwalan baru yang telah dibuat. Hasil yang didapatkan pemantauan dalam pelaksanaan proyek relatif lebih mudah dibandingkan menggunakan kurva S karena dapat melihat bobot pekerjaan hingga dalam skala harian dengan mudah.
Studi Manajemen Proyek Pembangunan Main Dam pada Bendungan Bendo Lanjutan Dengan Metode Fasttrack dan Crashing M. Latiefudin Taruna Pratama; Pitojo Tri Juwono; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.051

Abstract

Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melaksanakan proyek Pembangunan Bendungan Bendo guna mengatasi permasalahan banjir yang terjadi. Dalam pelaksanaannya, proyek Bendungan Bendo memiliki tahapan yang sangat kompleks pada setiap item pekerjaannya yang mana juga memiliki durasi pekerjaan yang berbeda-beda dalam penyelesaiannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan alternatif penjadwalan yang lebih baik dan pengelolaan proyek secara menyeluruh termasuk manajemen sumber daya dan durasi kerja. Pada studi ini, alternatif penjadwalan akan dilakukan dengan menggunakan optimasi percepatan proyek metode fasttrack dan crashing. Dari hasil optimasi tersebut, untuk metode fasttrack didapatkan efisiensi biaya 0,24% dari biaya kontrak. Sedangkan untuk metode crashing didapat efisiensi biaya 0,19% dari biaya kontrak. Sedangkan dari segi waktu penyelesaian proyek pada metode fasttrack diperoleh efektivitas durasi sebesar 5,9%. Sedangkan untuk metode crashing diperoleh efektivitas durasi 4,1%.
Studi Manajemen Konstruksi Proyek Rehabilitasi Spillway Bendungan Pacal Kab. Bojonegoro Sulthon Arsyad Aifudin; Pitojo Tri Juwono; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.019

Abstract

Pelaksanaan proyek kontruksi membutuhkan perancanaan yang matang agar dapat terselesaikan secara efektif dan efisien. Kaitannnya dengan studi ini adalah pelaksanaan proyek rehabilitasi spillway bendungan pancal dipengaruhi oleh  waktu, kuantitas sumber daya tenaga kerja serta alat berat, kebutuhan material, dan  faktor biaya. Dengan dilakukan perencanaan manajemen konstruksi diharapkan  proyek ini berlangsung dalam waktu yang tepat dan biaya yang murah namun tetap  diperoleh mutu pekerjaan yang baik..Dari hasil optimasi pada proyek Rehabilitasi Bendungan Pacal dengan alternatif penambahan jam kerja didapatkan durasi proyek menjadi lebih cepat 12 hari dan terjadi penurunan rencana anggaran biaya sebesar Rp 80.786.956.485,54 (0,73%). Hasil optimasi dengan menggunakan alternatif penambahan alat berat didapatkan durasi proyek menjadi lebih cepat 37 hari dan terjadi penurunan rencana anggaran biaya sebesar Rp 80.719.359.402,46 (0,81%). Sehingga dalam studi ini dipilih alternatif penambahan alat berat yang ditinjau sebagai alternatif yang paling optimal.
Analisa Banjir Akibat Keruntuhan Bendungan Pondok Kabupaten Ngawi Dengan Menggunakan Aplikasi Zhong Xing HY21 Erdwyansa, Richard; Pitojo Tri Juwono; Andre Primantyo H
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.053

Abstract

Bendungan Pondok yang berlokasi di Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, memiliki kapasitas 27,5 juta m3 (per 2014) yang bertujuan untuk memberikan suplai air irigasi di kabupaten tersebut. Karena kapasitasnya yang besar, potensi bahaya yang dihadapinya juga fatal dan dapat menyebabkan kerugian material di wilayah permukiman sekitarnya. Oleh sebab itu, studi ini akan melakukan penjabaran dan simulasi keruntuhan bendungan Pondok menggunakan perangkat lunak Zhong Xing HY21 dengan mengacu dalam dua kondisi. Simulasi pada waduk dalam kondisi normal (piping saja) dan kondisi ketika terjadi hujan dengan intensitas paling tinggi yang menyebabkan debit rancangan PMF (Probable Maximum Flood). Simulasi keruntuhan karena debit PMF ini diakibatkan overtopping dan piping. Berdasarkan hasil simulasi menggunakan aplikasi Zhong Xing HY21, ditemukan bahwa debit banjir rancangan PMF mencapai 623,548 m³/det dan ukuran area terendam mencapai 80,446 km², dengan ketinggian air mencapai nilai maksimum hingga 17,464 m. Akibat runtuhnya Bendungan Pondok, sekitar 61 desa yang berlokasi di bawah bendungan (hilir) mengalami dampak, dan total penduduk yang berisiko terkena dampak mencapai sekitar 173.274 orang. Dampak ini mengakibatkan konsekuensi serius bagi masyarakat dan lingkungan yang berada di wilayah terdampak.
Analisis Banjir akibat Keruntuhan Bendungan Kedung Bendo dengan Menggunakan HEC-RAS Putra, Damarendro Wihandaru; Juwono, Pitojo Tri; Suprijanto, Heri
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.086

Abstract

Bendungan Kedung Bendo yang berlokasi di Desa Gunungsari, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, memiliki kapasitas 2,46 juta m3 (per 2016) yang bertujuan untuk memberikan suplai air irigasi di kabupaten tersebut. Karena kapasitasnya yang besar, potensi bahaya yang dihadapinya juga fatal dan dapat menyebabkan kerugian material di wilayah permukiman sekitarnya. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk analisa dan simulasi keruntuhan bendungan Kedung Bendo menggunakan program HEC-RAS dengan mengacu dalam dua kondisi. Simulasi pada waduk dalam kondisi normal yaitu piping dan kondisi ketika terjadi hujan dengan intensitas paling tinggi yang menyebabkan debit rancangan PMF (Probable Maximum Flood) dan menyebabkan overtopping. Simulasi keruntuhan karena debit PMF ini diakibatkan overtopping dan piping. Berdasarkan hasil simulasi menggunakan software HEC-RAS, ditemukan bahwa debit banjir rancangan PMF mencapai 291,296 m³/det dan luasan banjir mencapai 12,976 km², dengan kedalaman banjir maksimum mencapai 28,025 m. Akibat keruntuhan Bendungan Kedung Bendo, sebanyak 14 desa yang berada pada hilir bendungan terdampak dengan jumlah penduduk yang terkena risiko mencapai 6.570 jiwa. Dampak ini mengakibatkan konsekuensi serius bagi masyarakat dan lingkungan yang berada di wilayah terdampak.
Studi Manajemen Konstruksi Proyek Pembangunan Pelimpah Pada Bendungan Bendo Metode Fasttrack dan Crashing Muhammad, Dien Azmi; Pitojo Tri Juwono; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.054

Abstract

Pelaksanaan proyek kontruksi membutuhkan perancanaan yang matang agar dapat terselesaikan secara efektif dan efisien. Proyek Pembangunan Pelimpah Pada Bendungan Bendo Kabupaten Ponorogo dimana dalam pelaksanaanya memiliki banyak sub item sehingga diperlukan manajemen kontruksi yang tepat agar pembangunannya dapat mencapai target secara efektif dan efisien. Waktu, biaya dan mutu merupakan tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam suatu proyek konstruksi. Pada studi ini untuk mempercepat waktu penyelesaian proyek digunakan metode fasttrack dan crashing. Hal tersebut dilakukan dengan cara merekayasa lintasan kritis dan melakukan percepatan penjadwalan sehingga berdampak pada efektivitas durasi proyek. Dari hasil analisa dengan metode fasttrack, dilakukan optimasi dengan menghasilkan durasi proyek yang lebih efektif yaitu 5,9% dari durasi awal kontrak dan menghasilkan biaya proyek yang lebih efisien yaitu 0,3% dari biaya proyek. Dengan menggunakan metode crashing, dilakukan optimasi dengan menambah jam kerja selama 2 jam pada sumberdaya manusianya. Dari optimasi tersebut dengan menghasilkan durasi proyek yang lebih efektif yaitu 2,9%  dari durasi awal kontrak dan menghasilkan biaya proyek yang lebih efisien yaitu 0,51% dari biaya proyek.  Dari hasil optimasi didapatkan hasil bahwa metode fasttrack lebih unggul dalam segi optimasi jadwal proyek. Sedangkan, metode crashing lebih unggul dalam proyeksi anggaran (biaya akhir proyek).
Studi Penjadwalan Pelaksanaan Pembangunan PLTMH Anggi Kabupaten Arfak Provinsi Papua Barat Adityawitari, Fadhilah Filzah; Pitojo Tri Juwono; Andre Primantyo H
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.056

Abstract

Energi listrik memegang peranan yang sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Keterbatasan pasokan energi listrik menjadi salah satu penghambat pertumbuhan dan perkembangan masyarakat, khusunya di Kabupaten Arfak Provinsi Papua Barat. Secara umum daerah pegunungan mempunyai potensi hidrolik yang cukup besar. Pembangkit listrik tenaga mikrohidro merupakan pembangkit listrik yang terbarukan, efisien, praktis dan ramah lingkungan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan waktu, sumber daya, dan alat berat yang digunakan dengan biaya proyek yang paling efisien dengan menggunakan aplikasi Microsoft Project. Durasi normal Proyek PLTMH Anggi di Kabupaten Arfak Provinsi Papua Barat adalah 180 hari kerja dengan nilai kontrak sebesar Rp. 10.803.303.233. Dalam studi ini dilakukan alternatif percepatan, yaitu penambahan jam kerja dengan bantuan program Microsoft Project dengan penerapan levelling, terjadi penurunan rencana anggaran biaya sebesar 4,5%. Selanjutnya, penjadwalan menggunakan alternatif penambahan jam kerja dengan bantuan program Microsoft Project. Hasil yang diperoleh adalah ketika menggunakan alternatif penambahan jam kerja, terjadi penurunan biaya sebesar 4,3% dan durasi proyek lebih cepat 14 hari dari perencanaan awal.
Studi Manajemen Konstruksi Proyek Pengendalian Banjir Sungai Lambidaro-Sekanak Kota Palembang Syah Putra, M. Raihan; Pitojo Tri Juwono; Rahmah Dara Lufira
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.094

Abstract

Manajemen Konstruksi adalah cara untuk mengatur dan mengelola proyek konstruksi dari awal hingga selesai. Dalam penerapannya, manajemen konstruksi dapat diterapkan pada semua jenis proyek konstruksi untuk menyelesaikan proyek konstruksi yang kompleks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya dan waktu yang dibutuhkan agar efektif dalam waktu dan biaya. Terdapat dua alternatif utama yang dapat digunakan untuk mengatasi kendala waktu dan biaya yaitu menambah durasi jam kerja agar pekerja lebih produktif per hari dengan jumlah alat berat dan tenaga kerja yang sama, dan mempercepat durasi kerja. Penambahan alat berat hanya dilakukan pada saat kegiatan yang dapat mempercepat jadwal proyek secara keseluruhan. Dari penelitian ini didapat penambahan jam kerja untuk mempercepat durasi sebesar 25 hari dan mengalami pengurangan biaya yaitu Rp1.976.073.466 dibandingkan dengan rencana anggaran yang dihitung di perhitungan awal sebesar Rp38.279.701.973 dengan presentase 5,1%.
Studi Manajemen Konstruksi Proyek Pembangunan Tanggul National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Kali Adem -, Muhammad Fahmi; Pitojo Tri Juwono; Muhammad Amar Sajali
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.077

Abstract

Sebuah sistem manajemen konstruksi dibutuhkan untuk memungkinkan pengaturan kegiatan, distribusi sumber daya dan melewati hambatan saat melaksanakan proyek Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan proyek Tanggul NCICD agar dapat memenuhi standar kualitas, anggaran, dan kendala jadwal yang dipersyaratkan sekaligus menyelesaikan proyek sesuai jadwal. Untuk mempercepat pelaksanaan proyek, analisis masalah dilakukan dengan membuat timeline proyek dan menghadirkan alternatif lain. Terdapat dua opsi alternatif yang akan digunakan untuk mengatasi permasalahan dalam penelitian ini, yaitu dengan memperpanjang durasi jam kerja harian dan menambahkan penggunaan peralatan berat. Berdasarkan analisis, disimpulkan bahwa opsi penambahan jam kerja harian menghasilkan peningkatan efisiensi waktu sebanyak 7,80% dengan pengurangan perkiraan biaya sebesar 5.59% dibandingkan dengan nilai kontrak. Sementara itu, penambahan alat berat menghasilkan peningkatan efisiensi waktu sebanyak. 5,67% dan dengan pengurangan perkiraan biaya 1.91% dibandingkan dengan nilai kontrak. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, opsi penambahan jam kerja dianggap sebagai pilihan terbaik berdasarkan pertimbangan durasi dan biaya dibandingkan dengan semua alternatif pada proyek Tanggul NCICD.
Studi Perencanaan Penentuan Anggaran Biaya Proyek (ABP) dan Penjadwalan Pelaksanaan Proyek PLTM Pusaka-1 Ridayani, Aline Tabina; Pitojo Tri Juwono; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.54

Abstract

Kebutuhan energi listrik di Indonesia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Salah satu upaya pemenuhannya adalah dengan pemanfaatan energi baru terbarukan, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM). Desa Pusaka Jaya di Kabupaten Cianjur merupakan wilayah yang memiliki potensi besar untuk pembangunan PLTM. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan anggaran biaya proyek (ABP) dan penjadwalan pelaksanaan pembangunan PLTM Pusaka-1. Metode yang digunakan meliputi perhitungan volume pekerjaan, analisis harga satuan pekerjaan (AHSP), dan perencanaan anggaran biaya langsung. Selanjutnya dilakukan penjadwalan dan optimasi durasi proyek dengan dua metode percepatan, yaitu fast track dan crashing. Metode fast track diterapkan melalui penyesuaian logika ketergantungan antar aktivitas pada lintasan kritis, sementara metode crashing dilakukan dengan meningkatkan durasi kerja harian, seperti melalui penambahan jam lembur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode crashing lebih optimal dalam mengefisiensikan waktu proyek meskipun memerlukan tambahan biaya langsung, sedangkan metode fast track lebih ekonomis namun terbatas dalam pengurangan durasi. Studi ini menyimpulkan bahwa metode crashing memberikan hasil paling optimal berdasarkan evaluasi waktu pelaksanaan dan alokasi sumber daya proyek.
Co-Authors -, Muhammad Fahmi Adityawitari, Fadhilah Filzah Agus Indarto Alamsyah, Muh Arsyil Alex Wahyu Kesuma alfredo, moch Andre Primantyo H Andre Primantyo Hendrawan Anggara Cahyo Wibowo Anggraini, Fauziah Rahmawanti Aniek Masrevaniah Asmaranto, Runi Atikah, Dewi Ayu Pratama Putri, Ayu Pratama Ayu, Mirsa Azmi, Muhammad Nur AZWAR, HAFIDH BURHAN Bahreisy, Arzil Abdillah Bambang Pramujo, Bambang Bayu Wicaksono cristina Dwi, cristina Daffa Muhammad Faeyza Damarnegara, A. A. N Satria Danang, Kiswanto - Dediek Isqak Devi, Agung Ayu Gayatri Dharyatiputri, Jihan Faradillah Dian Dinanti Dian Sisinggih Dian Sisinggih Dwi Priyantoro Eko Suryo Pranoto Eliana Renate Simanungkalit Emma Yuliani Erdwyansa, Richard Eric Virgiawan Aryadi Ery Suhartanto Evi Nur Cahya Fatian, Ceryl Amin Fauzia Sonia, Fauzia Fayiz, Naufal Muhammad Fikhoir, Yalim Firdaus, Adam Wahyu Francsdito, Muhammad Geraldine, Monica Odelya Ghafara, Abdan Izzan Gunawan Prayitno hari siswoyo Harimurti Harimurti Heri Suprijanto Holyness Nurdin Singadimedja Irene Dhian Andriawati, Irene Dhian Iskandar Iskandar Jadfan Sidqi Fidari Jalaludin, Muhammad Satia Karin, Indriana Vaninda Komala Candra, Yoggi Fracasnofa Lily Montarcih Limantara Linda Prasetyorini Lisyahadah, Annida M. Janu Ismoyo M. Latiefudin Taruna Pratama Manalu, Marchell Geovande Maskur Efendi, Maskur Maulida, Diah Fitri Mayang Wigayatri Mey Wahyuningdyah mikail Adhi, mikail Milleanisa, Khofifah Endar Moch. Sholichin, Moch. Moh. Sholichin Mohammad Bisri Mohammad Taufiq Muammar, Adhitya Zein Mudinillah, Adam Muhammad Amar Sajali Muhammad Ruslin Anwar Muhammad, Dien Azmi Murdhianti, Ari Murdhianti, Ari Nabila, Naufa Tasha Nadjadji Anwar Nindya Sari Nisa Andan Restuti, Nisa Andan Nurwijayanti oktanti, vita Pangestu, Ihsan Dwi Pradany, Ahmad Dwiki Pradoko Indra Purwanto Pramana, Fabian Raditya Pratama, Muhammad Rizky Pratiwi, Tami Prima Hadi Wicaksono Putra, Damarendro Wihandaru Putra, Galih Rizam Pratama Putri, Laily Amalia Rachmanda, Valdi Cahya Rachmawati, Ratu Anita Rahmah Dara Lufira Ramadhan, Yudhistira Akbar Zulfikar Ridayani, Aline Tabina Rini Wahyu Sayekti Riska Karunia Ellanda Rispiningtati Rispiningtati Riwin Andono Riyanto Haribowo Rizal Rizal Rizka Aditya Rachman Runi Asmaranto Runi Asmaranto Sandy, Dina Yunita Saputro, Robert Agung Saranani, Muh. Rivan Sasongko, Yufintra Prasetya Sholichin, Moh Siregar, Muhammad Rafi Sisno, Suhardjono Sodikin, Wahlul Suhardjono Suhardjono Suhartanto, Ery Sulthon Arsyad Aifudin Sumiadi Suprijanto, Heri Suwanto Marsudi Syafiq, Gilang Syah Putra, M. Raihan Ussy Andawayanti vania, clarizka Very Dermawan Very Dermawan Viari Djajasinga Wahlul Sodikin Wahyu Prasetyo Wahyu Sejati Wahyudi, Aqsha Prahitna Wicaksono, Dadang Teguh Wicaksono, Prima Hadi Widandi Soetopo Widandi Soetopo Wijaya, Andrian Ahmad Wijayanto, Achsin Win Haliem Winarta, Bambang Wiwik Widyaningsih Wiwin Sri Rahayu Yahya, Irsyad Musthofa Yudha Tantra Ahmadi