Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP TINGKAT PENURUNAN KECEMASAN DALAM PERSIAPAN PEMBEDAHAN Gayuh Ridho; Rusnoto Rusnoto; M Purnomo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2792

Abstract

Kecemasan pada pasien pre operasi merupakan kondisi psikologis yang tidak bisa dihindari. Penyebab munculnya kecemasan yaitu ketakutan terhadap prosedur operasi sebanyak 65%, khawatir terhadap hasil operasi 55%, rasa sakit pasca operasi 50%. Jika kecemasan ini tidak ditangani dengan baik, hal ini dapat berdampak buruk pada kondisi fisik dan psikologis pasien, seperti peningkatan tekanan darah, denyut nadi, serta gangguan pemulihan pasca operasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pra pembedahan di RS PKU Muhammadiyah Mayong. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian menggunakan metode eksperimen. Desainnya adalah two group Pretest-Posttest Design yang dilakukan terhadap dua kelompok intervensi dan kontrol. Jumlah sampel ditemukan sebanyak 32 responden. Instrument dalam penelitian ini meliputi: SOP aromaterapi lavender dan Kuesioner HARS (Hamilton anxiety rating scale). Analisa bivariat menggunakan uji mann whitney test karena data berupa kategorik. Hasil penelitian menjelaskan tingkat kecemasan sebelum diberikan tindakan diketahui bahwa terdapat 7 (21,9%) responden cemas sedang pada kelompok intervensi disatu sisi terdapat 9 (28,1%) responden cemas sedang pada kelompok control. Setelah diberikan tindakan diketahui bahwa terdapat 6 (18,8%) responden cemas ringan pada kelompok intervensi disatu sisi terdapat 9 (28,1%) responden cemas sedang pada kelompok kontrol. Uji statistik mann whitney menunjukkan bahwa nilai p = 0,011 yang artinya ada pengaruh aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pra pembedahan di RS PKU Muhammadiyah Mayong.
HUBUNGAN ANTARA USIA, OBESITAS, AKTIFITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OSTEOARTHRITIS Himmatul Karimah; Rusnoto Rusnoto; M Purnomo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2681

Abstract

Osteoarthritis adalah penyakit sendi degeneratif yang menyerang tulang rawan sendi. Prevalensi osteoarthritis sebesar 9,6% untuk pria dan 18,0% wanita di atas usia 60 tahun. 80% penderita osteoarthritis akan mengalami keterbatasan gerak, dan 25% tidak dapat melakukan aktivitas utama kehidupan sehari-hari. Osteoarthritis dapat memperburuk kondisi fisik dan mental pasien, membatasi kemampuan mereka untuk menjalani kehidupan yang mandiri, dan memperburuk kesejahteraan mereka secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, obesitas, dan aktivitas fisik dengan osteoarthritis di poli rawat jalan rumah sakit PKU Muhammadiyah Mayong Jepara. Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan jenis penelitian analitik korelasi. Populasinya yaitu pasien yang menderita osteoarthritis sebanyak 58 pasien. Sampel sebesar 46 responden melalui teknik pusposive sampling. Instrumen menggunakan Kuesioner IPAQ (International Physical Activity Questionnare) dan Kuesioner WOMAC (Western Ontario and McMaster University Osteoarthritis Index). Analisa bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan usia (0,031), obesitas (0,000) dan aktifitas fisik (0,016) dengan kejadian osteoarthritis di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG DIABETES MELLITUS DAN PERILAKU PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN TIPE-TIPE DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS WERGU WETAN KABUPATEN KUDUS TAHUN 2012 Rusnoto Rusnoto; Rizka Himawan; Maulida Andriyani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit yang disebabkan oleh hormon insulin penderita yang tidak dapat mencukupi atau tidak efektif sehingga tidak dapat bekerja secara normal. Laporan data McCarty dan Zimmet menunjukkan, bahwa jumlah penderita DM di dunia dari 110,4 juta pada tahun 1994 melonjak 1,5 kali lipat (175,4 juta) pada tahun 2000, dan akan melonjak dua kali lipat (239,3 juta) pada tahun 2010 (Tjokroprawiro, 2006). Menurut survei yang dilakukan WHO, Indonesia menempati urutan ke-4 dengan jumlah penderita DM terbesar di dunia setelah India, Cina dan Amerika Serikat. Pada tahun 2025 penderita DM diperkirakan meningkat menjadi 12,4 juta penderita. Berdasarkan data Puskesmas Wergu Wetan Kudus penderita Diabetes Mellitus Pada tahun 2008 pasien yang menderita Diabetes Mellitus sebanyak 2467 orang, pada tahun 2009 sebanyak 3958 orang, pada tahun 2010 sebanyak 5730 orang. Tahun 2012 bulan Januari sebanyak 463 orang, bulan Februari sebanyak 477 orang dan pada bulan Maret sebanyak 491 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat pengetahuan tentang diabetes mellitus dan perilaku penderita diabetes mellitus dengan tipe-tipe diabetes mellitus di Puskesmas Wergu Wetan Kabupaten Kudus tahun 2012. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif korelasi pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita Diabetes Mellitus tehnik pengambilan sampel dilakukan secara random sampling yaitu secara acak dengan sampel sebanyak 50 responden. Analisis hasil penelitian menggunakan analisis dalam bentuk tabulasi silang (cross. Tab). Instrumen penelitian menggunakan kuesioner.Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang diabetes mellitus dengan tipe-tipe diabetes mellitus dengan didapatkan t hitung (0,475) t tabel (0,279) df : 50 dengan taraf signifikansi 5% dan  pvalue sebesar 0,003 di bawah 0,05. Dari hasil penghitungan contingency coefficient yang telah dilakukan terlihat bahwa hubungannya lemah. Adapun nilai contingency coefficient adalah 0,522. Ada hubungan antara perilaku penderita diabetes mellitus dengan tipe-tipe diebetes mellitus dengan t hitung (0,408) t tabel (0,279) df : 50 dengan taraf signifikansi 5% dan  p value sebesar 0,006 di bawah 0,05. Dari hasil penghitungan contingency coefficient yang telah dilakukan terlihat bahwa hubungannya lemah. Adapun nilai contingency coefficient adalah 0,483.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN LAMANYA MENSTRUASI PADA MAHASISWA TINGKAT III PRODI DIII KEPERAWATAN YANG SEDANG MENGHADAPI UJIAN AKHIR PROGRAM TAHUN 2010 Rizka Himawan; Rusnoto Rusnoto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : gangguan emosional, ketegangan, tekanan, kegelisahan, semuanya dapat membawa kepada gejalanya haid atau ketidaknormalan pendarahan pada rahim. Ini terjadi karena hypothalamus yang kemudian mempengaruhi siklus pelepasan hormone yang merangsang ovulasi menjadi terhalang, akibatnya mengarah kepada ketidakteraturan haid.  Keadaan mesntruasi yang tidak teratur dan gangguan-gangguan pada saat menstruasi ternyata juga sering dikeluhkan oleh mahasiswa tingkat 3 Prodi D3 Keperawatan STIKES Muhammadiyah.Tujuan penelitian : tujuan umum : Diketahuinya hubungan antara tingkat kecemasan dengan lamanya menstruasi pada mahasiswa tingkat III DIII keperawatan yang sedang mengahadapi ujian UAP di STIKES Muhammadiyah Kudus Tahun 2010. tujuan khusus : di ketahuinya Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat III prodi DIII Keperawatan Yang Sedang Menghadapi Uap Di Stikes Muhammadiyah Kudus Tahun 2010, di ketahuinya lamanya Menstruasi Pada Mahasiswa Tingkat III Prodi DIII Keperawatan Yang Sedang Menghadapi Uap Di Stikes Muhammadiyah Kudus Tahun 2010.Metode penelitian : jenis penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa D III Keperawatan dengan sampel 36 orang yang diambil dengan tehnik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dengan metode pengumpulan data adalah angket. Analisa data untuk menguji hipotesa digunakan uji statistik spearman rank.Hasil penelitian : sebagian besar responden mengalami tingkat kecemasan berat (47,2%) dan mengalami lamanya hari menstruasi tidak normal (75%). Uji hipotesa diperoleh ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan lamanya hari menstruasi pada mahasiswa tingkat III prodi D 3 keperawatan yang sedang menghadapi ujian akhir program (Rho : 0,511 dan p value : 0,005).Kesimpulan : Ada hubungan tingkat kecemasan dengan lamanya hari menstruasi pada mahasiswa tingkat III prodi D 3 keperawatan di STIKES Muhammadiyah Kudus tahun 2010. Diharapkan semua pihak berkenan memahami masalah kesehatan reproduksi yang dialami oleh para mahasiswa sehingga proses belajar mengajar dapat lebih efektif lagi dengan metode yang mengarah kepada belajar santai namun dipahami.
HUBUNGAN ANTARA KONDISI FISIK DAN KEPERCAYAAN IBU BAYI (USIA 1-5 BULAN) DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN IMUNISASI HB DI RB FATIMAH KUDUS TAHUN 2012 Rusnoto Rusnoto; pri Astuti; Afriyanti Nurul Azizah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya pemberian imunisasi dapat dilihat dari banyak balita yang meninggal akibat PD31, setidaknya setiap tahun 1,7 juta anak meninggal oleh penyakit yang sebenarnya dapat dicegah oleh vaksin yang telah tersedia. Upaya imunisasi perlu disertai dengan surveilans epidemiologi agar terjadinya peningkatan kasus penyakit atau terjadinya KLB dapat terdeteksi dan segera diatasi. Selain itu pengalaman seseorang juga bisa menjadi dasar pembentukan sikap dalam berperilaku terhadap kepatuhan mengimunisasikan anaknya. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kondisi fisik dan kepercayaan ibu dengan kepatuhan pelaksanaan imunisai HB. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasi kuantitatif  dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi (usia 1-5 bulan) ataupun ibu yang pernah mempunyai bayi dan diimunisasi di RB Fatimah Kudus. Menggunakan analisa data kuantitatif, analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji hipotesis melalui program SPSS. Hasil penelitian menyatakan adahubungan kondisi fisik dengan kepatuhan pelaksanaan imunisasi HB berdasarkan hasil uji statistik chi square X2 hitung sebesar (3,988) X2 table (3,841) dengan df : 1 dan p value sebesar 0,046 dibawah 0,05 berarti H0 ditolak dan Ha diterima.Hubungan kepercayaan ibu dengan kepatuhan pelaksanaan imunisasi HB berdasarkan hasil uji statistik chi square X2 hitung sebesar (3,988) X2 table (3,841) dengan df : 1 dan p value sebesar 0,046 dibawah 0,05 berarti H0 ditolak dan Ha diterima.Simpulan : Ada hubungan antara kondisi fisik dengan kepatuhan pelaksanaan imunisasi HB di RB Fatimah Kudus.Ada hubungan antara kepercayaan ibu bayi usia (1-5 bulan) dengan kepatuhan pelaksanaan imunisasi HB di RB Fatimah Kudus.Saran : Diharapkan dapat menjadi informasi bagi peneliti selanjutnya, institusi, ibu yang mempunyai bayi, dan lahan sehingga pelaksanaan imunisasi bisa terwujud sesuai yang diharapkan. 
FAKTOR USIA KEHAMILAN TERHADAP BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) STUDY KASUS DI KABUPATEN KUDUS Noor Hidayah; Ade Ima Afifa; Umi Faridah; Rusnoto Rusnoto
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v8i2.2246

Abstract

Ibu dengan resiko tinggi kehamilan beresiko melahirkan BBLR 3,7x daripada ibu yang tidak memiliki resiko tinggi selama kehamilan, prosentase resiko tinggi di Kabupaten Kudus dalam 3 tahun terakhir melebihi target nasional 20% yakni pada tahun 2019, 2020 dan 2021 sejumlah 24,51%, 28,83% dan 24,93% dari total kehamilan. Tujuan penelitian mengkorelasikan trend 11 variabel bebas dari data PWS Resti dengan trend kejadian BBLR dalam kurun waktu 4 tahun terakhir (2019 - 2022). Metode penelitian dengan studi kohort retrospektif, analisis bivariat menggunakan uji pearson. Hasil penelitian korelasi pearson signifikan p value 0,05 pada semua variabel bebas terhadap kejadian BBLR yakni umur ibu kurang 20 tahun, umur ibu lebih dari 35 tahun. Kesimpulan penelitian ini semua variabel bebas berkorelasi terhadap kejadian BBLR adapun, usia 35 tahun lebih besar korelasinya terhadap kejadian BBLRKata Kunci: ibu, kehamilan resiko tinggi, BBLR
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN NUTRISI DAN KUALITAS TIDUR DENGAN PENINGKATAN KADAR UREUM KREATININ PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RSUD KELET PROVINSI JAWA TENGAH Luluk Ulya; Hadi Sabdo; Rusnoto Rusnoto; Sri Karyati; Nurfajri Lutfiana
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 4, No 1 (2019): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v4i1.948

Abstract

Latar belakang : Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat global dengan prevalens dan insidens gagal ginjal yang meningkat, prognosis yang buruk dan biaya yang tinggi. Gagal Ginjal merupakan penyakit katastropik nomor 2 yang paling banyak menghabiskan biaya kesehatan setelah penyakit jantung. Salah satu cara untuk mengetahui fungsi ginjal adalah Kadar ureum dan kreatinin yang menjadi parameter atau subtansi endogen yang diproduksi relative lebih stabil. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kadar ureum kreatinin menjadi tinggi dan normal salah satunya adalah kualitas tidur dan juga asupan nutrisi. Tujuan : Mengetahui hubungan antara asupan nutrisi dan kualitas tidur terhadap kadar ureum kreatinin pada pasien gagal ginjal kronik di RSUD Kelet Jawa Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode korelasi , kuesioner diberikan kepada 32 responden menggunakan teknik non probability sampling berupa total sampling artinya mengambil semua anggota yang dijadikan sampel. Analisa data menggunakan uji chi Square dengan ρ value 0,05 untuk mengetahui hubungan asupan nutrisi dan kualitas tidur terhadap kadar ureum kreatinin pada pasien gagal ginjal kronik. Kesimpulan : Hasil uji statistik asupan nutrisi terhadap kadar ureum kreatinin dengan menggunakan Chi Square, menunjukan bahwa nilai p = 0,004. Dengan demikian karena nilai (p 0,05), maka Ho ditolak, dan Ha diterima, jadi ada hubungan antara asupan nutrisi dengan kadar ureum kreatinin pasien gagal ginjal di RSUD Kelet Jawa Tengah. untuk odds ratio pada menunjukan angka 32,0, artinya apabila dilakukan penelitian tentang asupan nutrisi dan kadar ureum kreatinin di Rumah Sakit Umum Kelet Jawa Tengah maka kemungkinan terdapat hubungan antara asupan nutrisi dan kadar ureum kreatinin adalah 32 kali lipat. Sedangkan kualitas tidur terhadap kadar ureum kreatinin menunjukan bahwa nilai p = 0,024. Dengan demikian karena nilai (p 0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima, jadi ada hubungan bermakna antara kualitas tidur dengan kadar ureum kreatinin pasien gagal ginjal di RSUD Kelet Jawa Tengah. untuk odds ratio menunjukan angka 14,00, artinya apabila dilakukan penelitian tentang kualitas tidur dan kadar ureum kreatinin di Rumah Sakit Umum Kelet Jawa Tengah maka kemungkinan terdapat hubungan antara kualitas tidur dan kadar ureum kreatinin adalah 14 kali lipat.
HUBUNGAN PELATIHAN DENGAN PROFESIONALISME KETERAMPILAN PERAWAT DALAM PROSES KEPERAWATAN DI RUANG PICU/NICU RSUD RA KARTINI KABUPATEN JEPARA Edi Wibowo Suwandi; Rusnoto Rusnoto; Muhammad Purnomo; Sri Karyati; Heny Siswanti; M. Octaviano Eka Mahendra
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v8i2.2280

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian bayi di Kabupaten Jepara terdapat 99 kasus kematian bayi pada tahun 2020, pelayanan keperawatan pada bayi dan anak harus sangat diperhatikan terutama di ruang intensif (PICU/NICU) yang memerlukan pelayanan keperawatan dengan gangguan penyakit serius, pelatihan menjadi faktor penting profesionalisme seorang perawat dalam pelayanan keperawatan pasien, di ruang PICU/NICU RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara pada periode bulan desember 2021 didapat perawat yang mengikuti pelatihan profesionalisme keperawatan kurang dari 20 jam selama satu tahun sebanyak 19 perawat (63.3%), sedangkan yang mengikuti pelatihan profesionalisme keperawatan selama 20 jam atau lebih selama satu tahun sebanyak 11 responden (36.7%). Tujuan: Mengetahui hubungan pelatihan dengan profesionalisme keterampilan perawat dalam proses keperawatan di Ruang PICU/NICU RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 30 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner mengenai berapa lama (jam) pelatihan yang telah dijalani perawat selama satu tahun dibuktikan dengan sertifikat pelatihan serta lembar kuesioner profesionalisme keterampilan perawat tentang bagaimana keterampilan yang dilaksanakan perawat dalam proses keperawatan. Analisis data uji statistik Spearman Rho. Hasil Penelitian: Sebagian besar perawat memiliki pelatihan kurang baik yaitu sebanyak 17 responden (56,7%) dan sebagian besar profesionalisme keterampilan perawat dalam proses keperawatan baik yaitu sebanyak 19 responden (63,3%). Simpulan: Ada hubungan pelatihan dengan profesionalisme keterampilan perawat dalam proses keperawatan di ruang PICU/NICU RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara dengan nilai p = 0,000 α 0,05.
DEGREE OF SHORTNESS OF BREATH AND LOW IRON CONSUMPTION HABITS CAUSE DECREASED HEMOGLOBIN IN PATIENTS CONGESTIVE HEART FAILURE Noor Eswanti; Alfiatur Rochma; Rusnoto Rusnoto; Muhamad Jauhar
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 2 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i2.2618

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) causes the blood supply to the lungs to decrease, and blood does not enter the heart. This condition causes a buildup of fluid in the lungs, thereby reducing the exchange of oxygen and carbon dioxide. Heart failure patients who experience chronic iron deficiency can increase the prevalence of anemia. Analyzing the Relationship between the degree of shortness of breath and low iron diet habits with a decrease in hemoglobin levels in CHF patients. This type of correlational analytical research uses a cross-sectional approach with independent variables (Degree of Shortness of Breath and Low Iron Consumption Habits) and dependent variables (CHF Patients). This research was conducted in October 2023 at a private hospital. The total sample was 31 respondents using consecutive sampling techniques. The instruments used were observation sheets measuring RR and hemoglobin, iron consumption behavior questionnaires. Data analysis used Spearman Rho test. There is a significant relationship between the degree of shortness of breath (p=0,000; r=-0,861) and iron consumption habits (p=0,000; r=0,913) with hemoglobin levels in CHF patients. The degree of shortness of breath and low iron consumption cause anemia in CHF patients. The hospital can provide interventions to monitor the degree of shortness of breath, provide foods high in iron to increase hemoglobin in CHF patients, and consider aspects of the degree of shortness of breath.
HUBUNGAN TINGKAT PEMAHAMAN DAN SIKAP TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT TERKAIT VAKSIN COVID-19 Sri Siska Mardiana; Fitriana Kartikasari; Rusnoto Rusnoto; Choirul Anas
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 7, No 2 (2022): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v7i2.1811

Abstract

LatarBelakang       : Menurut hasil survey dari Kemenkes RI pada Akhir Oktober 2020 bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) tentang respon masyarakat atas rencana melaksanakan vaksinasi Covid 19 hasilnya menunjukkan 64,8% masyarakat bersedia divaksinasi, 7,6% menolak dan 26,% masih ragu (Kemenkes RI, 2020)Tujuan        : Hubungan Tingkat Pemahaman dan Sikap Terhadap Persepsi Masyarakat Terkait Vaksin Covid-19 Di Kelurahan Bintoro Demak Metode       : Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan cross sectional. Penelitian cross sectional merupakan jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran atau observasi dari variabel independen dan dependen hanya satu kali pada satu waktu. Pada penelitian ini variabel independen dan dependen dinilai secara simultan pada satu waktu sehingga tidak ada tindak lanjut (Nursalam, 2013)Hasil           : Berdasarkan tabel 4.7 uji statistik Spearman’s Rho yang dilakukan peneliti diperoleh hasil nilai p = 0,000 α 0,05 dan nilai r sebesar 0,761 yang berada diantara rentang r = 0.60 – 0,799 yang artinya ada hubungan sikap terhadap persepsi masyarakat terkait vaksin covid-19 di kelurahan bintoro demak, dengan korelasi keeratan yang kuat.Kesimpulan : Hubungan Tingkat Pemahaman dan Sikap Terhadap Persepsi Masyarakat Terkait Vaksin Covid-19 Di Kelurahan Bintoro Demak  
Co-Authors Ade Ima Afifa Afonita, Kiki Afriyanti Nurul Azizah Afriyanti Nurul Azizah Agus Susilo Ahmad Farid ahmad farid Ahmad Nur Syafiq Ahmad Nur syafiq Aisyah Susanti Alfian, Rafi Alfiatur Rochma Andriani, Diah Anik Wiyarni ANIS FITRIANI Anjrah Harmoko Annisa Surya Mustika Arief Adi Saputro Aristianti, Fina Sari Ayu Asiyatul Karomah Ayu Asiyatul Karomah Azizah, Intan Rismatul Azizi, Rofiqi Naufal Choirul Anas Damayanti, Mutiara Sukma Dedi, Blacius Delta Surya Kusuma Deni Ristiawan Desie Andriyani Dewi Hartinah Diana Tri Lestari Dicky Firman Setyono Djauhar Arif Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Edy Soesanto Ery Yanuar Fadli Akbar Faizin Fania Nurul Khoirunnisa Ferry Dwi Cahyadi Firman Setyono, Dick Fitriana Kartikasari Fitriyana, Audina Galuh Renggani willis Gannis Ayu Fatmalsari Gayuh Ridho Ghazi, Tafta H, Royan Hadi Sabdo Hadi Wibowo Hadibashir, Hamim Zakky Haiya, Nutrisia Nu'im Heny Siswanti Hermawan, Hengki Himmatul Karimah Ika WAHYUNI Ika Widyawati Indah Retnosari Irfan Santosa Isradias M, Isradias Iwan Ardian, Iwan Jeki Pornomo Jeyssa Az-Zhukruf Nada Khofianto Khikmawati, Devi Kurnia Luluk Ulya M Purnomo M. Octaviano Eka Mahendra Mardiana, Sri Siska Maulida Andriyani Maulida Andriyani Menik Yuni Purwinarsih Muhamad Jauhar Muhamad Yunus Muhammad Agus Shidiq Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Mukti, Muhammad Haykal Candra Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Nila Friscandani Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Eswanti Noor Hidayah Noor Hidayah Noor Hidayah Nor Asiyah Nugroho, Abdylla Adhiyasa Nur Laily Nurfajri Lutfiana Prasetyo N, Agung pri Astuti Pri Astuti Rachel Fatwa Ramadhani Rahayuningrum, Endah Tri Rastyardjo, Audriana Maharani Retnosari, Indah Rika Barotut Taqiyah Risky Maulana Rizka Himawan Royan Hidayat RW, Galuh S, Irfan sabbaha sinai lillah Saiful Anwar Salsabella Wahyuning Tyas Sa’adah, Arina Lis Septina Rahmawati Setiyani Widaristuti Setyo Puji Utomo Setyono, Dicky Firman Shoimatul Hidayah Shoimatul Hidayah Siska, Sri Siswiyanti, Siswiyanti Soebyakto Sri Karyati Sri Wahyuni Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih, Sukesih Suwarto Suwarto Tri Ismu Pujianto Trisnawati Trisnawati Trisnawati Trisnawati Umi Faridah Umisara, Elinda Utomo, Setyo Puji Utomo, Tri Puji Wahyu Dewi Asmara Wiyarni, Anik Yulisetyaningrum Yuni Rustianawati Zahra, Sheva Jusuf Az Zuliana, Eva