Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA ASUPAN NUTRISI DAN KUALITAS TIDUR DENGAN PENINGKATAN KADAR UREUM KREATININ PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RSUD KELET PROVINSI JAWA TENGAH Luluk Ulya; Hadi Sabdo; Rusnoto Rusnoto; Sri Karyati; Nurfajri Lutfiana
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 4, No 1 (2019): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v4i1.948

Abstract

Latar belakang : Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat global dengan prevalens dan insidens gagal ginjal yang meningkat, prognosis yang buruk dan biaya yang tinggi. Gagal Ginjal merupakan penyakit katastropik nomor 2 yang paling banyak menghabiskan biaya kesehatan setelah penyakit jantung. Salah satu cara untuk mengetahui fungsi ginjal adalah Kadar ureum dan kreatinin yang menjadi parameter atau subtansi endogen yang diproduksi relative lebih stabil. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kadar ureum kreatinin menjadi tinggi dan normal salah satunya adalah kualitas tidur dan juga asupan nutrisi. Tujuan : Mengetahui hubungan antara asupan nutrisi dan kualitas tidur terhadap kadar ureum kreatinin pada pasien gagal ginjal kronik di RSUD Kelet Jawa Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode korelasi , kuesioner diberikan kepada 32 responden menggunakan teknik non probability sampling berupa total sampling artinya mengambil semua anggota yang dijadikan sampel. Analisa data menggunakan uji chi Square dengan ρ value 0,05 untuk mengetahui hubungan asupan nutrisi dan kualitas tidur terhadap kadar ureum kreatinin pada pasien gagal ginjal kronik. Kesimpulan : Hasil uji statistik asupan nutrisi terhadap kadar ureum kreatinin dengan menggunakan Chi Square, menunjukan bahwa nilai p = 0,004. Dengan demikian karena nilai (p 0,05), maka Ho ditolak, dan Ha diterima, jadi ada hubungan antara asupan nutrisi dengan kadar ureum kreatinin pasien gagal ginjal di RSUD Kelet Jawa Tengah. untuk odds ratio pada menunjukan angka 32,0, artinya apabila dilakukan penelitian tentang asupan nutrisi dan kadar ureum kreatinin di Rumah Sakit Umum Kelet Jawa Tengah maka kemungkinan terdapat hubungan antara asupan nutrisi dan kadar ureum kreatinin adalah 32 kali lipat. Sedangkan kualitas tidur terhadap kadar ureum kreatinin menunjukan bahwa nilai p = 0,024. Dengan demikian karena nilai (p 0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima, jadi ada hubungan bermakna antara kualitas tidur dengan kadar ureum kreatinin pasien gagal ginjal di RSUD Kelet Jawa Tengah. untuk odds ratio menunjukan angka 14,00, artinya apabila dilakukan penelitian tentang kualitas tidur dan kadar ureum kreatinin di Rumah Sakit Umum Kelet Jawa Tengah maka kemungkinan terdapat hubungan antara kualitas tidur dan kadar ureum kreatinin adalah 14 kali lipat.
HUBUNGAN PELATIHAN DENGAN PROFESIONALISME KETERAMPILAN PERAWAT DALAM PROSES KEPERAWATAN DI RUANG PICU/NICU RSUD RA KARTINI KABUPATEN JEPARA Edi Wibowo Suwandi; Rusnoto Rusnoto; Muhammad Purnomo; Sri Karyati; Heny Siswanti; M. Octaviano Eka Mahendra
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v8i2.2280

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian bayi di Kabupaten Jepara terdapat 99 kasus kematian bayi pada tahun 2020, pelayanan keperawatan pada bayi dan anak harus sangat diperhatikan terutama di ruang intensif (PICU/NICU) yang memerlukan pelayanan keperawatan dengan gangguan penyakit serius, pelatihan menjadi faktor penting profesionalisme seorang perawat dalam pelayanan keperawatan pasien, di ruang PICU/NICU RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara pada periode bulan desember 2021 didapat perawat yang mengikuti pelatihan profesionalisme keperawatan kurang dari 20 jam selama satu tahun sebanyak 19 perawat (63.3%), sedangkan yang mengikuti pelatihan profesionalisme keperawatan selama 20 jam atau lebih selama satu tahun sebanyak 11 responden (36.7%). Tujuan: Mengetahui hubungan pelatihan dengan profesionalisme keterampilan perawat dalam proses keperawatan di Ruang PICU/NICU RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 30 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner mengenai berapa lama (jam) pelatihan yang telah dijalani perawat selama satu tahun dibuktikan dengan sertifikat pelatihan serta lembar kuesioner profesionalisme keterampilan perawat tentang bagaimana keterampilan yang dilaksanakan perawat dalam proses keperawatan. Analisis data uji statistik Spearman Rho. Hasil Penelitian: Sebagian besar perawat memiliki pelatihan kurang baik yaitu sebanyak 17 responden (56,7%) dan sebagian besar profesionalisme keterampilan perawat dalam proses keperawatan baik yaitu sebanyak 19 responden (63,3%). Simpulan: Ada hubungan pelatihan dengan profesionalisme keterampilan perawat dalam proses keperawatan di ruang PICU/NICU RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara dengan nilai p = 0,000 α 0,05.
DEGREE OF SHORTNESS OF BREATH AND LOW IRON CONSUMPTION HABITS CAUSE DECREASED HEMOGLOBIN IN PATIENTS CONGESTIVE HEART FAILURE Noor Eswanti; Alfiatur Rochma; Rusnoto Rusnoto; Muhamad Jauhar
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 2 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i2.2618

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) causes the blood supply to the lungs to decrease, and blood does not enter the heart. This condition causes a buildup of fluid in the lungs, thereby reducing the exchange of oxygen and carbon dioxide. Heart failure patients who experience chronic iron deficiency can increase the prevalence of anemia. Analyzing the Relationship between the degree of shortness of breath and low iron diet habits with a decrease in hemoglobin levels in CHF patients. This type of correlational analytical research uses a cross-sectional approach with independent variables (Degree of Shortness of Breath and Low Iron Consumption Habits) and dependent variables (CHF Patients). This research was conducted in October 2023 at a private hospital. The total sample was 31 respondents using consecutive sampling techniques. The instruments used were observation sheets measuring RR and hemoglobin, iron consumption behavior questionnaires. Data analysis used Spearman Rho test. There is a significant relationship between the degree of shortness of breath (p=0,000; r=-0,861) and iron consumption habits (p=0,000; r=0,913) with hemoglobin levels in CHF patients. The degree of shortness of breath and low iron consumption cause anemia in CHF patients. The hospital can provide interventions to monitor the degree of shortness of breath, provide foods high in iron to increase hemoglobin in CHF patients, and consider aspects of the degree of shortness of breath.
HUBUNGAN TINGKAT PEMAHAMAN DAN SIKAP TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT TERKAIT VAKSIN COVID-19 Sri Siska Mardiana; Fitriana Kartikasari; Rusnoto Rusnoto; Choirul Anas
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 7, No 2 (2022): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v7i2.1811

Abstract

LatarBelakang       : Menurut hasil survey dari Kemenkes RI pada Akhir Oktober 2020 bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) tentang respon masyarakat atas rencana melaksanakan vaksinasi Covid 19 hasilnya menunjukkan 64,8% masyarakat bersedia divaksinasi, 7,6% menolak dan 26,% masih ragu (Kemenkes RI, 2020)Tujuan        : Hubungan Tingkat Pemahaman dan Sikap Terhadap Persepsi Masyarakat Terkait Vaksin Covid-19 Di Kelurahan Bintoro Demak Metode       : Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan cross sectional. Penelitian cross sectional merupakan jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran atau observasi dari variabel independen dan dependen hanya satu kali pada satu waktu. Pada penelitian ini variabel independen dan dependen dinilai secara simultan pada satu waktu sehingga tidak ada tindak lanjut (Nursalam, 2013)Hasil           : Berdasarkan tabel 4.7 uji statistik Spearman’s Rho yang dilakukan peneliti diperoleh hasil nilai p = 0,000 α 0,05 dan nilai r sebesar 0,761 yang berada diantara rentang r = 0.60 – 0,799 yang artinya ada hubungan sikap terhadap persepsi masyarakat terkait vaksin covid-19 di kelurahan bintoro demak, dengan korelasi keeratan yang kuat.Kesimpulan : Hubungan Tingkat Pemahaman dan Sikap Terhadap Persepsi Masyarakat Terkait Vaksin Covid-19 Di Kelurahan Bintoro Demak  
HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PERMATA BUNDA, PURWODADI Edi Wibowo Suwandi; Rusnoto Rusnoto; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Setiyani Widaristuti
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 8, No 1 (2023): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v8i1.2019

Abstract

Latar Belakang: Kualitas organisasi kesehatan masyarakat atau rumah sakit sangat tergantung pada pemilik, kemampuan para pekerja memuaskan klien, efektivitas organisasi, iklim kompetitif dan fleksibel. Tujuan: Mengetahui hubungan faktor-faktor dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di RS Permata Bunda, Purwodadi. Metode Penelitian: Korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pasien rawat inap pada bulan Januari 2019 sebanyak 303 orang. Populasi perawat pada bulan Pebruari 2019 sebanyak 144 orang.Sampel pasien menggunakan simple random sebanyak 99 responden. Sampel perawat menggunakan purposive sampel sama dengan jumlah total responden. Kriteria sampel pasien: (a) inklusi: tingkat pendidikan minimal SMP, usia 21-55 tahun, rawat inap minimal 3 hari di RS Permata Bunda, penilaian kepuasan saat pasien akan pulang. (b) Kriteria eksklusi: pasien ketergantungan penuh, penurunan kesadaran, APS. Kriteria inklusi sampel perawat: bekerja minimal 1 tahun di RS Permata Bunda, dalam keadaan sehat dan aktif. Pengambilan data menggunakan list data perawat dan lembar kuesioner  untuk kepuasan pasien. Analisa data menggunakan chi square dengan tingkat kepercayaan 95%, p value 0,05. Hasil: (1) Terdapat hubungan antara ketersediaan tenaga keperawatan dengan tingkat kepuasan   pasien   rawat   inap,   p value chi square 0,000 0,05. (2) Terdapat hubungan antara tingkat pendidikan perawat dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap, p value chi square 0,000 0,05. (3) Terdapat hubungan antara pelatihan manajemen dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap,. p value chi square 0,000 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan antara faktor-faktor ke dengan kepuasan pasien di RS Permata Bunda, Purwodadi
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG POSYANDU DAN MOTIVASI KADER DENGAN KEAKTIFAN KADER POSYANDU DI DESA WEDORO KECAMATAN PENAWANGAN Ika Widyawati; Rusnoto Rusnoto; Heny Siswanti; Desie Andriyani
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 3, No 2 (2018): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v3i2.951

Abstract

Latar Belakang: Terselenggaranya pelayanan posyandu melibatkan banyak pihak salah satunya yaitu kader posyandu yang merupakan anggota masyarakat yang bersedia, mampu dan memiliki waktu untuk menyelenggarakan kegiatan Posyandu secara sukarela. Hal tersebut diperlukan pengetahuan dan motivasi tinggi untuk menjadi kader yang aktif. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan motivasi dengan keaktifan kader posyandu di Desa Wedoro Kecamatan Penawangan. Metodologi Penelitian:Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, variabel yang diobservasi yaitu pengetahuan, motivasi dan keaktifan kader posyandu dengan populasi 35 kader dan sampel 32 kader diambil dengan simple random sampling. Analisis data menggunakan uji Kendall Tau.Hasil : menunjukkan pengetahuan responden tentang posyandu sebagian besar cukup 56,2%.Motivasi responden rendah dan tinggi masing-masing 50% dan keaktifan kader sebagian besar aktif 56,2%. Simpulan : Kesimpulannya yaitu terdapat hubungan pengetahuan tentang posyandu dengan keaktifan kader posyandu (p=0,001) dan terdapat hubungan motivasi dengan keaktifan kader posyandu di Desa Wedoro Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan (p=0,021).Saran: Diharapkan dtapat meningkatkan pengetahuan dan motivasi kader dan dapat meningkatkan kunjungan balita ke Posyandu serta berpean aktif dalam kegiatan posyandu.
PENGARUH RENDAM AIR HANGAT PADA KAKI DAN KONSUMSI JUS MENTIMUN TERHADAP HIPERTENSI PADA LANSIA DI DUSUN KRAJAN DESA TRUWOLU. Ery Yanuar; Rusnoto Rusnoto; Rizka Himawan; Menik Yuni Purwinarsih
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 3, No 2 (2018): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v3i2.952

Abstract

Latar belakang: Salah satu penyakit tidak menular yang menimbulkan masalah besar dan serius adalah hipertensi yang seringkali tidak menunjukkan gejala sehingga menjadi pembunuh diam-diam dan penyebab utama penyakit jantung, ginjal dan stroke. Tujuan:untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Rendam Air Hangat Pada Kaki dan Konsumsi Jus Mentimun terhadap Hipertensi pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian semu ( Quasy Experiment ). Populasi penelitian ini adalah pasien lansia yang hipertensi di dusun krajan Desa Truwolu. Besar sampel diambil adalah total sampel yaitu 36 responden. Hasil: Rata-rata sesudah perlakuan tekanan darah sistole kelompok kontrol 150,28 dengan nilai minimum 140, maksimum 165 dan standar deviasi 6,057. Sedangkan rata-rata kelompok intervensi 133,89 dengan nilai minimum 120 maksimum 150 dan standar deviasi 10,369. Rata-rata sesudah perlakuan tekanan darah diastole kelompok kontrol 96,11 dengan nilai minimum 90, maksimum 100 dan standar deviasi 2,742. Sedangkan rata-rata kelompok intervensi 98,61 dengan nilai minimum 95,  maksimum 110 dan standar deviasi 4,791. Kesimpulan: Analisa data menggunakan uji uji Mann Whitney Test dengan taraf signifikasi α 0,05. Dari hasil nilai probabilitas (p) = 0,000, karena nilai p0,05 maka HA diterima, jadi ada pengaruh Rendam Air Hangat Pada Kaki Dan Konsumsi Jus Mentimun Terhadap Hipertensi Pada Lansia Di Dusun Krajan Desa Truwolu. Peringkat rata-rata tekanan darah systole pada kelompok intervensi lebih rendah yaitu 10,89  dan kelompok kontrol 26,11. Sedangkan Peringkat rata-rata tekanan darah diastol pada kelompok intervensi lebih rendah yaitu 9,81 dan kelompok kontrol 27,19
OPTIMALISASI KESEHATAN MELALUI KEGIATAN SENAM: ANALISIS PERBEDAAN KADAR GULA DARAH SEBELUM DAN SESUDAH Annisa Surya Mustika; Fadli Akbar Faizin; Jeyssa Az-Zhukruf Nada Khofianto; Nila Friscandani; Sabbaha Sinai Lillah; Noor Hidayah; Rusnoto Rusnoto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2646

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan suatu penyakit tidak menular (PTM) dengan prevalensi yang semakin meningkat seiring dengan gaya hidup masyarakat serba praktis. Sudah ada program senam bersama di desa BulungCangkring hanya waktunya perlu di tambah menjadi setiap minggu dan perlunya bukti yang bisa dilihat langsung msyarakat bagaimana kadar gula secbelum dan setelah aktivitas. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, mencegah resiko diabetes bagi kelompok yang tidak memiliki resiko, dan membantu penderita diabetes mengendalikan kadar gula darah dan mencegah komplikasi secara non farmakologi. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 30 responden berusia 20–60 tahun dengan rata – rata  kadar gula darah sewaktu pra test  ≥140mg/dL. Tahapan kegiatan meliputi pemeriksaan gula darah sebelum senam, senam aerobik dan pemeriksaan gula darah sesudah senam. Data dikumpulkan menggunakan alat glucometer dan dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test untuk mengetahui perbedaan signifikan. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata kadar gula darah sebelum senam adalah 174,93mg/dL, sementara setelahnya menurun menjadi 152,73 mg/dL menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p0,05) antara kadar gula darah sebelum dan sesudah senam. Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa latihan aerobik dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah juga menunjukkan bahwa latihan intensitas tinggi mampu menurunkan kadar gula darah hingga 24 jam setelah sesi olahraga. Kesimpulannya, kegiatan senam terbukti efektif dalam menurunkan kadar gula dan intervensi non-farmakologis untuk pengelolaan kadar gula darah pada warga Desa Bulungcangkring. Saran yang diberikan, senam dijadikan program rutin dengan frekwensi 1 minggu sekali untuk pengelolaan kesehatan metabolik masyarakat.
Hubungan Beban Kerja, Sift Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Stress Kerja Perawat di IGD RS PKU Muhammadiyah Mayong Wahyu Dewi Asmara; Rusnoto Rusnoto; Heny Siswanti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2656

Abstract

Pendahuluan: Fenomena stres kerja sudah menjadi masalah di dunia. Stres yang dialami perawat harus diperhatikan, karena jika perawat telah mengalami stres yang tinggi maka dapat berdampak dengan kualitas pelayanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja, sift kerja, dan lingkungan kerja dengan stress kerja perawat di IGD RS PKU Muhammadiyah Mayong. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi menggunakan total sampel sebanyak 32 perawat. Instrumen yang digunakan menggunakan kuesioner. Kuesioner stress kerja yaitu Expanded Nursing Stress Scale, Kuesioner beban kerja diadopsi oleh Nursalam (2017). Untuk shift kerja sesuai UU No.13 Tahun 2003. Kuesioner lingkungan kerja yaitu kuesioner NEW-q. Kuesioner tersebut diuji dengan uji validitas dan reliabitas. Analisa statistik yang digunakan yaitu uji Rank Spearman. Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan beban kerja (0,001), sift kerja (0,009) dan lingkungan kerja (0,001) dengan stress kerja pada perawat di IGD RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara. Saran: kepada perawat yang mengalami stres kerja juga bisa melakukan kegiatan diluar tugas asuhan keperawatan dengan melakukan kegiatan yang dapat menurunkan stres kerjanya, seperti melakukan relaksasi seperti duduk sejenak sebelum dan setelah kerja sambil menarik nafas pelan-pelan lalu mengeluarkannya
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP TINGKAT PENURUNAN KECEMASAN DALAM PERSIAPAN PEMBEDAHAN Gayuh Ridho; Rusnoto Rusnoto; M Purnomo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2792

Abstract

Kecemasan pada pasien pre operasi merupakan kondisi psikologis yang tidak bisa dihindari. Penyebab munculnya kecemasan yaitu ketakutan terhadap prosedur operasi sebanyak 65%, khawatir terhadap hasil operasi 55%, rasa sakit pasca operasi 50%. Jika kecemasan ini tidak ditangani dengan baik, hal ini dapat berdampak buruk pada kondisi fisik dan psikologis pasien, seperti peningkatan tekanan darah, denyut nadi, serta gangguan pemulihan pasca operasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pra pembedahan di RS PKU Muhammadiyah Mayong. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian menggunakan metode eksperimen. Desainnya adalah two group Pretest-Posttest Design yang dilakukan terhadap dua kelompok intervensi dan kontrol. Jumlah sampel ditemukan sebanyak 32 responden. Instrument dalam penelitian ini meliputi: SOP aromaterapi lavender dan Kuesioner HARS (Hamilton anxiety rating scale). Analisa bivariat menggunakan uji mann whitney test karena data berupa kategorik. Hasil penelitian menjelaskan tingkat kecemasan sebelum diberikan tindakan diketahui bahwa terdapat 7 (21,9%) responden cemas sedang pada kelompok intervensi disatu sisi terdapat 9 (28,1%) responden cemas sedang pada kelompok control. Setelah diberikan tindakan diketahui bahwa terdapat 6 (18,8%) responden cemas ringan pada kelompok intervensi disatu sisi terdapat 9 (28,1%) responden cemas sedang pada kelompok kontrol. Uji statistik mann whitney menunjukkan bahwa nilai p = 0,011 yang artinya ada pengaruh aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pra pembedahan di RS PKU Muhammadiyah Mayong.
Co-Authors Ade Ima Afifa Afonita, Kiki Afriyanti Nurul Azizah Agus Susilo ahmad farid Ahmad Nur Syafiq Ahmad Nur syafiq Aisyah Susanti Alfian, Rafi Alfiatur Rochma Andriani, Diah Anik Wiyarni ANIS FITRIANI Anjrah Harmoko Annisa Surya Mustika Arief Adi Saputro Aristianti, Fina Sari Ayu Asiyatul Karomah Ayu Asiyatul Karomah Azizah, Intan Rismatul Azizi, Rofiqi Naufal Choirul Anas Damayanti, Mutiara Sukma Dedi, Blacius Delta Surya Kusuma Deni Ristiawan Desie Andriyani Dewi Hartinah Diana Tri Lestari Dicky Firman Setyono Djauhar Arif Edi Wibowo Suwandi Edy Soesanto Ery Yanuar Fadli Akbar Faizin Fania Nurul Khoirunnisa Ferry Dwi Cahyadi Firman Setyono, Dick Fitriana Kartikasari Fitriyana, Audina Galuh Renggani willis Gannis Ayu Fatmalsari Gayuh Ridho Ghazi, Tafta H, Royan Hadi Sabdo Hadi Wibowo Haiya, Nutrisia Nu'im Hamim Zaky Hadibasyir Heny Siswanti Hermawan, Hengki Himmatul Karimah Ika WAHYUNI Ika Widyawati Indah Retnosari Irfan Santosa Isradias Mirajhusnita Iwan Ardian, Iwan Jeki Pornomo Jeyssa Az-Zhukruf Nada Khofianto Khikmawati, Devi Kurnia Luluk Ulya M Purnomo M. Octaviano Eka Mahendra Mardiana, Sri Siska Maulida Andriyani Maulida Andriyani Menik Yuni Purwinarsih Muhamad Jauhar Muhamad Yunus Muhammad Agus Shidiq Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Mukti, Muhammad Haykal Candra Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Nila Friscandani Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Eswanti Noor Hidayah Noor Hidayah Noor Hidayah Nor Asiyah Nugroho, Abdylla Adhiyasa Nur Laily Nurfajri Lutfiana Nurul, Nurul Azizah Aziz Prasetyo N, Agung pri Astuti Pri Astuti Rastyardjo, Audriana Maharani Retnosari, Indah Risky Maulana Rizka Himawan Royan Hidayat RW, Galuh S, Irfan sabbaha sinai lillah Saiful Anwar Sa’adah, Arina Lis Septina Rahmawati Setiyani Widaristuti Setyo Puji Utomo Setyono, Dicky Firman Shoimatul Hidayah Shoimatul Hidayah Siska, Sri Siswiyanti, Siswiyanti Soebyakto Sri Karyati Sri Wahyuni Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih, Sukesih Trisnawati Trisnawati Trisnawati Trisnawati Umi Faridah Umisara, Elinda Utomo, Setyo Puji Utomo, Tri Puji Wahyu Dewi Asmara Wiyarni, Anik Yulisetyaningrum Yuni Rustianawati Zahra, Sheva Jusuf Az Zuliana, Eva