Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK, POLA MAKAN, DAN OBESITAS DENGAN HIPERTENSI PADA REMAJA DI POSYANDU DESA TANJUNG Salsabella Wahyuning Tyas; Rusnoto, Rusnoto; Tri Suwarto
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 8 (2026): Nusantara Hasana Journal, January 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i8.1857

Abstract

Hypertension is a condition in which blood pressure increases abnormally during several examinations. In Blora Regency, 31.5% of the population aged 15 years and above suffer from hypertension, with a higher proportion in women than men. This study analyzed the relationship between physical activity, diet, and obesity, with hypertension in adolescents at the Tanjung Village Integrated Health Post (Posyandu). The study design used correlation analysis with a cross-sectional approach. The independent variables were physical activity, diet, and obesity while the dependent variable was hypertension. This study was conducted at the Tanjung Village Integrated Health Post (Posyandu) from September to October 2025. The number of samples of 44 adolescents was determined through random sampling selected randomly from the entire population. Data were collected using several research instruments, namely a questionnaire to measure adolescent physical activity based on the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) guidelines, a dietary questionnaire using the Food Frequency Questionnaire (FFQ), measurement of body mass index (BMI) by measuring weight and height of adolescents, and measurement of blood pressure using a digital sphygmomanometer. Data analysis used the chi-square test. There is a significant relationship between the level of physical activity and the incidence of hypertension in adolescents with a p-value of 0.0001 (p < 0.05). The research hypothesis is accepted with a positive relationship, which means the lower a person's physical activity, the higher the risk of experiencing hypertension. There is a significant relationship between dietary patterns and the incidence of hypertension in adolescents with a p-value of 0.0001 (p < 0.05). Adolescents with poor dietary patterns (high sodium and low fiber) have a greater tendency to experience increased blood pressure. The majority of respondents with hypertension (26 out of 28 people) have a diet that is classified as unhealthy. There is a significant relationship between obesity status and the incidence of hypertension in adolescents with a p-value of 0.007 (p < 0.05). Obese respondents have a much higher probability of experiencing hypertension, where 13 out of 14 obese respondents were diagnosed with hypertension.
The Relationship Between Verbal Communication And Nonverbal Communication With Patient Satisfaction Of Registration Officers At Type B Hospital, Jepara Regency Rachel Fatwa Ramadhani; Rusnoto Rusnoto; Ahmad Farid
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 4 No. 6 (2026): IJHET MARCH 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v4i6.621

Abstract

Patient satisfaction is a key indicator of hospital service quality, influenced by verbal and nonverbal communication from registration staff, who act as the gateway to service. This study aims to analyze the relationship between verbal and nonverbal communication and patient satisfaction in a Type B hospital Jepara Regency. Using a cross-sectional quantitative approach, a population of 148 outpatients (aged 18-60 years) was incidentally sampled into 108 respondents using the Slovin formula. The Chi-square results showed good verbal communication (59.3%) and a value of correlation coefficient r = 0,431, good nonverbal communication (57.4%) and a value of correlation coefficient of r = 0.403, and satisfied satisfaction (53.7%), with a significant relationship (p=0.001 for both). The conclusion states that effective communication improves patient satisfaction; ongoing communication training is recommended.
Sosialisasi Pemanfaatan Asupan Protein Hewani sebagai Strategi Pencegahan Stunting di Desa Honggosoco Kabupaten Kudus Saputro, Arief Adi; Sa’adah, Arina Lis; Ghazi, Tafta; Rusnoto, Rusnoto; Rahmawati, Septina; Siska, Sri
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjlm.v6i2.13656

Abstract

Desa Honggososco Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus merupakan salah satu desa di wilayah Kabupaten Kudus yang masih didominasi oleh kaus stunting. Stunting merupakan gangguan tumbuh dan kembang anak yang salah satu penyebabnya adalah masalah kurang gizi kronis. Stunting yang telah terjadi apabila tidak diimbangi dengan cath-up growth (tumbuh kejar) akan berpotensi terhambatnya pertumbuhan motorik dan mental, rendahnya kemampuan belajar. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan sosialisasi tentang pencegahan stunting anak dengan asupan protein hewani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk pencegahan stunting anak ini dilaksanakan di Desa Honggososco, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus dengan mitra anggota Nasyiatul Aisyiah Desa Honggosoco. Kegiatan pengabdian ini melalui tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil setelah dilakukan sosialisasi masyarakat di Desa Honggosoco yaitu peserta mampu mampu memahami edukasi yang diberikan dengan baik sehinngga peserta mampu untuk menerapkan ilmu yang diperoleh
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK, POLA MAKAN, DAN KUALITAS TIDUR TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI POSYANDU DESA PLADEN Sari, Kartika; Rusnoto, Rusnoto; Mardiana, Sri Siska
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 2 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i2.3165

Abstract

Hipertensi adalah kondisi kronis di mana tekanan darah sistolik mencapai ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg. Penyakit ini sering disebut sebagai “silent killer” karena gejalanya sering tidak disadari, namun dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, gagal jantung, dan penyakit ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara aktivitas fisik, pola makan, dan kualitas tidur dengan kejadian hipertensi pada lansia di Posyandu Desa Pladen. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 58 lansia yang dipilih secara acak menggunakan teknik simple random sampling dari total populasi 68 orang. Variabel independen adalah aktivitas fisik, pola makan, dan kualitas tidur, sedangkan variabel dependen adalah kejadian hipertensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner aktivitas fisik (IPAQ), pola makan (FFQ), dan kualitas tidur (PSQI), serta pengukuran tekanan darah dengan tensiometer. Analisis dilakukan dengan metode uji korelasi spearman rank untuk membuka hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden lansia muda berusia 60-74 tahun (89,7%), berjenis kelamin perempuan (87,9%), tidak bekerja (43,1%), dan berpendidikan terakhir SD/sederajat (36,2%). Adanya hubungan antara kejadian hipertensi dengan aktivitas fisik (r=-0,693; p=0,001), pola makan (r=0,721; p=0,000), kualitas tidur (r=0,799; p=0,001). Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik, pola makan, dan kualitas tidur merupakan faktor-faktor penting yang berpengaruh terhadap derajat hipertensi pada lansia. Intervensi berbasis gaya hidup menjadi kunci dalam upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi pada kelompok usia lanjut.
HUBUNGAN ANTARA USIA, OBESITAS, AKTIFITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OSTEOARTHRITIS Karimah, Himmatul; Rusnoto, Rusnoto; Purnomo, M
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2681

Abstract

Osteoarthritis adalah penyakit sendi degeneratif yang menyerang tulang rawan sendi. Prevalensi osteoarthritis sebesar 9,6% untuk pria dan 18,0% wanita di atas usia 60 tahun. 80% penderita osteoarthritis akan mengalami keterbatasan gerak, dan 25% tidak dapat melakukan aktivitas utama kehidupan sehari-hari. Osteoarthritis dapat memperburuk kondisi fisik dan mental pasien, membatasi kemampuan mereka untuk menjalani kehidupan yang mandiri, dan memperburuk kesejahteraan mereka secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, obesitas, dan aktivitas fisik dengan osteoarthritis di poli rawat jalan rumah sakit PKU Muhammadiyah Mayong Jepara. Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan jenis penelitian analitik korelasi. Populasinya yaitu pasien yang menderita osteoarthritis sebanyak 58 pasien. Sampel sebesar 46 responden melalui teknik pusposive sampling. Instrumen menggunakan Kuesioner IPAQ (International Physical Activity Questionnare) dan Kuesioner WOMAC (Western Ontario and McMaster University Osteoarthritis Index). Analisa bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan usia (0,031), obesitas (0,000) dan aktifitas fisik (0,016) dengan kejadian osteoarthritis di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara.
HUBUNGAN DEMOGRAFI, DEPRESI, KUALITAS TIDUR DENGAN FATIGUE INTRADIALISIS PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS Harmoko, Anjrah; Lestari, Diana Tri; Rusnoto, Rusnoto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2877

Abstract

Gagal ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat global dan nasional. Pasien gagal ginjal kronis harus melakukan hemodialisis sebagai terapi yang berdampak pada fatigue. Fatigue terjadi sekitar 70% pasien ginjal yang mengakibatkan gangguan aktivitas sehari-hari dan penurunan kapasitas kerja, keterbatasan fungsi, ketidakstabilan suasana hati, gangguan tidur, gangguan fungsi keluarga dan sosial. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan demografi, depresi, kualitas tidur dengan fatigue intradialisis pada pasien gagal ginjal kronis di RS  dr. Soetarto Yogyakarta. Jenis penelitian adalah penelitian observasional, bersifat analitik korelasi dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian adalah pasien gagal ginjal kronis. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 23 pasien. Teknik pengumpulan data variabel fatigue menggunakan kuesioner baku Chalder Fatigue Scale (CFQ), Beck Depression Inventory (BDI-II), dan kuesioner Piisburg Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan demografi jenis kelamin (P=0,011) dan umur (P=0,035) dengan fatigue intradialisis dan tidak ada hubungan status pernikahan (P=0,360) dan penghasilan (P=0,429) dengan fatigue intradialisis. Ada hubungan depresi dengan fatigue intradialisis (P=006). Ada hubungan kualitas tidur dengan fatigue intradialisis (P=0,018). Faktor paling dominan yang mempengaruhi fatigue intradialisis adalah depresi (P=0,049, CI=0,003-2,583). Fatigue umum terjadi pada pasien yang menjalani hemodialisis dan dikaitkan dengan jenis kelamin, umur, depresi dan gangguan tidur. Dokter harus secara proaktif menyelidiki tanda-tanda kelelahan untuk menghindari dampaknya terhadap kualitas hidup pasien dengan gagal ginjal kronis.
PENGARUH FOOT MASSAGE TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE Wahyuni, Sri; Rusnoto, Rusnoto; Sukesih, Sukesih
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2683

Abstract

Dispnea pada pasien CHF sering menyebabkan gangguan tidur, di mana pasien terbangun di malam hari dan harus duduk atau berdiri untuk meredakan sesak. Kondisi ini mengurangi kualitas istirahat mereka. Salah satu intervensi efektif untuk meningkatkan kualitas tidur pada pasien CHF adalah foot massage, yang membantu merelaksasi tubuh dan mengurangi ketidaknyamanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh foot massage terhadap kualitas tidur pada pasien congestive heart failure di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Mayong Jepara. Penelitian ini adalah penelitian quasi-eksperiment dengan rancangan pretest and posttest with control group. Sampel adalah pasien CHF sebanyak 40 pasien. Pemilihan Sampel dengan Teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah PSQI yang menilai kualitas tidur. Analisa data menggunakan mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil Analisa kualitas tidur pre dan post pada kelompok intervensi dengan nilai p value 0,001. sedangkan pada kelompok kontrol nilai p value 0,035. Analisa kualitas tidur pada kelompok intervensi dan control dengan nila p value sebesar 0,011 artinya ada pengaruh foot massage terhadap kualitas tidur pada pasien congestive heart failure di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Mayong Jepara
HUBUNGAN BEBAN KERJA, SHIF KERJA, KETERSEDIAN FASILITAS DENGAN KEPATUHAN CUCI TANGAN PERAWAT Qudriyah, Anis Lailatul; Rusnoto, Rusnoto; Lestari, Diana Tri
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2803

Abstract

Kepatuhan tenaga kesehatan terhadap prosedur cuci tangan sangat penting dalam pencegahan infeksi. Studi menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan terhadap kebersihan tangan berkisar antara 40% hingga 60% di banyak negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja, shif kerja, ketersedian fasilitas terhadap kepatuhan cuci tangan perawat di Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Mayong Jepara. Penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan purpossive sampel sebanyak 80 perawat. Instrumen yang digunakan menggunakan kuesioner. Kuesioner beban kerja diadopsi oleh Nursalam (2017). Untuk shift kerja sesuai UU No.13 Tahun 2003. Kuesioner ketersediaan fasilitas cuci tangan dan kepatuhan cuci tangan menggunakan surveilan Hais komite PPI. Kuesi. Analisa statistik yang digunakan yaitu uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan beban kerja (0,038), sift kerja (0,043) dan ketersediaan fasilitas (0,040) dengan kepatuhan cuci tangan perawat di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara. Hasil pennelitian ini dapat  dijadikan bahan evaluasi bagi perawat dalam meningkatkan komitmen dalam menjaga kepatuhan cuci tangan. 
Hubungan Beban Kerja, Sift Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Stress Kerja Perawat di IGD RS PKU Muhammadiyah Mayong Asmara, Wahyu Dewi; Rusnoto, Rusnoto; Siswanti, Heny
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2656

Abstract

Pendahuluan: Fenomena stres kerja sudah menjadi masalah di dunia. Stres yang dialami perawat harus diperhatikan, karena jika perawat telah mengalami stres yang tinggi maka dapat berdampak dengan kualitas pelayanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja, sift kerja, dan lingkungan kerja dengan stress kerja perawat di IGD RS PKU Muhammadiyah Mayong. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi menggunakan total sampel sebanyak 32 perawat. Instrumen yang digunakan menggunakan kuesioner. Kuesioner stress kerja yaitu Expanded Nursing Stress Scale, Kuesioner beban kerja diadopsi oleh Nursalam (2017). Untuk shift kerja sesuai UU No.13 Tahun 2003. Kuesioner lingkungan kerja yaitu kuesioner NEW-q. Kuesioner tersebut diuji dengan uji validitas dan reliabitas. Analisa statistik yang digunakan yaitu uji Rank Spearman. Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan beban kerja (0,001), sift kerja (0,009) dan lingkungan kerja (0,001) dengan stress kerja pada perawat di IGD RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara. Saran: kepada perawat yang mengalami stres kerja juga bisa melakukan kegiatan diluar tugas asuhan keperawatan dengan melakukan kegiatan yang dapat menurunkan stres kerjanya, seperti melakukan relaksasi seperti duduk sejenak sebelum dan setelah kerja sambil menarik nafas pelan-pelan lalu mengeluarkannya
HUBUNGAN POLA MAKAN, OBESITAS, DAN KECEMASAN DENGAN PENURUNAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KALIWUNGU Cokropranoto, Syahid Fatah; Sukesih, Sukesih; Rusnoto, Rusnoto; Indanah, Indanah; Rahmawati, Ashri Maulida
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.3030

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit kronis yang menjadi penyebab kematian ke-6 di dunia, dengan prevalensi yang terus meningkat dan kondisi yang sangat bergantung pada kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan simultan antara pola makan, obesitas, dan kecemasan dengan penurunan kadar gula darah pada pasien DM di Puskesmas Kaliwungu tahun 2024, sebagai kebaruan dari penelitian sebelumnya yang sering berfokus pada satu faktor saja. Metode observasi dengan desain cross-sectional digunakan untuk mengidentifikasi korelasi antara variabel bebas dan terikat. Populasi penelitian adalah 80 pasien DM di Puskesmas Kaliwungu, dengan sampel sebanyak 67 orang yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian meliputi kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk pola makan, pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk obesitas, kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk kecemasan, dan alat glukometer untuk kadar gula darah sewaktu. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola makan, obesitas, dan kecemasan dengan kadar gula darah pasien DM, yang mengindikasikan bahwa pengelolaan ketiga faktor ini secara bersamaan penting untuk mengoptimalkan penurunan kadar gula darah. Peran perawat sangat penting dalam edukasi pola makan, manajemen berat badan, dan teknik relaksasi untuk meningkatkan kontrol gula darah pasien.
Co-Authors Ade Ima Afifa Afonita, Kiki Afriyanti Nurul Azizah Agus Susilo ahmad farid Ahmad Farid Ahmad Nur Syafiq Ahmad Nur syafiq Aisyah Susanti Alfian, Rafi Alfiatur Rochma Andriani, Diah Anik Wiyarni ANIS FITRIANI Annisa Surya Mustika Arief Adi Saputro Aristianti, Fina Sari Ashri Maulida Rahmawati Asmara, Wahyu Dewi Ayu Asiyatul Karomah Ayu Asiyatul Karomah Azizah, Intan Rismatul Azizi, Rofiqi Naufal Choirul Anas Cokropranoto, Syahid Fatah Damayanti, Mutiara Sukma Dedi, Blacius Delta Surya Kusuma Deni Ristiawan Desie Andriyani Dewi Hartinah Diana Tri Lestari Dicky Firman Setyono Djauhar Arif Edi Wibowo Suwandi Edy Soesanto Ery Yanuar Fadli Akbar Faizin Fania Nurul Khoirunnisa Ferry Dwi Cahyadi Firman Setyono, Dick Fitriana Kartikasari Fitriyana, Audina Galuh Renggani willis Gannis Ayu Fatmalsari Ghazi, Tafta H, Royan Hadi Sabdo Hadi Wibowo Hadibashir, Hamim Zakky Haiya, Nutrisia Nu'im Harmoko, Anjrah Heny Siswanti Hermawan, Hengki Ika WAHYUNI Ika Widyawati Indah Retnosari Indanah Irfan Santosa Isradias M, Isradias Iwan Ardian, Iwan Jeki Pornomo Jeyssa Az-Zhukruf Nada Khofianto Karimah, Himmatul Kartika Sari Khikmawati, Devi Kurnia Luluk Ulya M. Octaviano Eka Mahendra Mardiana, Sri Siska Maulida Andriyani Maulida Andriyani Menik Yuni Purwinarsih Muhamad Jauhar Muhamad Yunus Muhammad Agus Shidiq Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Mukti, Muhammad Haykal Candra Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Nila Friscandani Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Eswanti Noor Hidayah Noor Hidayah Noor Hidayah Nor Asiyah Nugroho, Abdylla Adhiyasa Nur Laily Nurfajri Lutfiana Nurul, Nurul Azizah Aziz Prasetyo N, Agung pri Astuti Pri Astuti Purnomo, M Qudriyah, Anis Lailatul Rachel Fatwa Ramadhani Rahayuningrum, Endah Tri Rastyardjo, Audriana Maharani Retnosari, Indah Ridho, Gayuh Rika Barotut Taqiyah Risky Maulana Rizka Himawan Royan Hidayat RW, Galuh S, Irfan Sa’adah, Arina Lis sabbaha sinai lillah Saiful Anwar Salsabella Wahyuning Tyas Sa’adah, Arina Lis Septina Rahmawati Setiyani Widaristuti Setyo Puji Utomo Setyono, Dicky Firman Shoimatul Hidayah Shoimatul Hidayah Siska, Sri Siswiyanti, Siswiyanti Soebyakto Sri Karyati Sri Wahyuni Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukesih Sukesih, Sukesih Suwarto Suwarto Tri Ismu Pujianto Trisnawati Trisnawati Trisnawati Trisnawati Umi Faridah Umisara, Elinda Utomo, Setyo Puji Utomo, Tri Puji Wiyarni, Anik Yulisetyaningrum Yuni Rustianawati Zahra, Sheva Jusuf Az Zuliana, Eva