Claim Missing Document
Check
Articles

Keanekaragaman Semut (Hymenoptera: Formicidae) di Kawasan Cagar Alam Bantarbolang Pemalang Jawa Tengah Annisa Fadwa Rhodiyah; Darsono Darsono; Edy Riwidiharso
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 2 No 1 (2020): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.863 KB) | DOI: 10.20884/1.bioe.2020.2.1.1764

Abstract

Cagar Alam Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah memiliki keanekaragaman yang tinggi baik itu flora maupun faunanya Salah satu indikator kestabilan ekosistem yang baik di suatu ekosistem hutan yaitu adanya keanekaragaman semut. Semut berperan penting dalam ekosistem terestrial sebagai predator, herbivor, detrivor, dan granivor. Semakin tinggi keanekaragaman semut, semakin tinggipula tingkat kesehatan hutan tersebut.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keanekaragaman, kemerataan, dan dominansi spesies semutdi Cagar Alam Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik pengambilan sampel perangkap jebak (pitfall trap) denganukuranplot1 m x 1 m sebanyak 8 plot. Pada masing-masing plotdibuat 4 subplot untuk pemasangan pitfall trap yang berisi air gula.Semut diambil dari gelas plastik yang berukuran diameter 7,5 cm dan tinggi 10,5 cm yang ditanam setengah dari tinggi gelas plastik dari permukaan tanah, dipasang setiap minggu selama satu bulan kemudian didokumentasikan dan dilakukan identifikasi. Data yang didapat dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener dan Indeks dominansi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ditemukan 982 individu yang berasal dari 1 familia yang terbagi menjadi 4 subfamilia. Adapun tingkat keanekaragaman semut dari ordo Hymenoptera dan familia Formicidae yang ada diCagar Alam Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah menunjukkan nilai indeks keragaman Shannon (H’) berkisar antara 1,394 - 1,855, indeks kemerataan Evenness (E) berkisar antara 0,448 - 0,7101, sedangkan dominasi Simpson (D) yaitu sebesar 0,6363 - 0,8125.
Keragaman dan Kelimpahan Kupu – Kupu Familia Papilionidae di Cagar Alam Bantarbolang Pemalang, Jawa Tengah Edwin Muttaqin; Imam Widhiono; Darsono Darsono
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 2 No 2 (2020): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.092 KB) | DOI: 10.20884/1.bioe.2020.2.2.1858

Abstract

Penelitian mengenai keanekaragaman kupu-kupu famili Papilionidae di Cagar Alam Bantarbolang Pemalang, Jawa Tengah belum pernah dilakukan sebelumnya. Mengingat pentingnya familia Papilionidae di alam dan untuk mengantisipasi kerusakan habitatnya maka perlu diadakan penelitian mengenai keanekaragaman kupu-kupu familia Papilionidae. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman dan kelimpahan kupu-kupu famili Papilionidae di Cagar Alam Bantarbolang Pemalang, Jawa Tengah. Penelitian dilakukan di Cagar Alam Bantarbolang Pemalang, Jawa Tengah dengan menggunakan metode survey. Penelitian menggunakan metode survey dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode Pollard Walk. Stasiun penelitian di bagi menjadi 5 stasiun berdasarkan jarak dari tepi hutan ke dalam hutan yaitu 0 m, 50 m, 100 m, 150 m, dan 200 m dari tepi hutan.. Setiap stasiun dibuat transek sebanyak 4 garis transek tetap dengan panjang 200 m dan lebar 5 m. Penangkapan kupu-kupu dilakukan menggunakan jaring serangga sepanjang garis transek. Data kekayaan spesies dan kelimpahan dihitung keragamanya menggunakan indeks Shannon-Wienner, indeks dominasi Simpson, dan indeks kemerataan (Shannon Evenness E). Penghitungan indeks keragaman menggunakan bantuan software Biodiversity Pro. Hasi penelitian menunjukan Keanekaragaman kupu-kupu famili papilionidae di kawasan cagar alam Bantarbolang pada jarak 0 – 150 m tepi hutan masuk kategori sedang karena memiliki nilai 1≤H’≤3. Keanekaragaman pada jarak 200 m tepi hutan masuk kategori rendah karena memiliki nilai ≤3. Kelimpahan kupu-kupu famili Papilionidae cenderung mengalami penurunan dari 0 m tepi hutan kearah 200 m tepi hutan hutan dikarenakan adanya efek tepi hutan berupa faktor lingkungan meliputi suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya. Spesies kupu-kupu paling jarang ditemukan adalah Papilio coon coon dan terdapat species langka yang dilindungi yaitu Troides Helena
KEANEKARAGAMAN DAN KEMERATAAN SPESIES KUPU-KUPU (LEPIDOPTERA: NYMPHALIDAE) DI HUTAN CAGAR ALAM BANTARBOLANG, PEMALANG, JAWA TENGAH Mega Lestari; Imam Widhiono; Darsono Darsono
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 2 No 1 (2020): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.29 KB) | DOI: 10.20884/1.bioe.2020.2.1.1911

Abstract

Kupu-kupu (Lepidoptera) menjadi objek penelitian karena kupu-kupu merupakan bagian dari keanekaragaman hayati yang harus dijaga kelestariannya dari kepunahan maupun penurunan keanekaragaman jenisnya. Kupu-kupu mempunyai nilai penting diantaranya adalah secara ekologis kupu-kupu berperan dalam mempertahankan keseimbangan ekosistem, sehingga perubahan keanekaragaman dan kepadatan populasinya dapat dijadikan sebagai salah satu indikator kualitas lingkungan. Mengingat pentingnya kupu-kupu di alam dan untuk mengantisipasi kerusakan habitatnya maka perlu diadakan penelitian mengenai keanekaragaman kupu-kupu. Metode yang digunakan yaitu sweeping. Analisis data diperoleh dengan menggunakan metode deskriptif dengan menghitung keragaman dan kemerataan. Indek yang digunakan untuk mengetahui keragaman adalah indeks Shannon-Wiener, Indeks dominansi Simpson’s, Indeks kemerataan Shannon-Evennes dan perhitungan indeks keragaman dibantu dengan software Biodiversity Pro (BDPro). Keanekaragaman famili Nymphalidae dikategorikan sedang dengan kemerataan relatif stabil. Efek tepi tidak berpengaruh terhadap kelimpahan di lokasi penelitian. Faktor lingkungan berpengaruh terhadap tinggi rendahnya keanekaragaman dan kemerataan spesies dari famili Nymphalidae di Cagar Alam Bantarbolang.
EFEKTIVITAS PENYERBUKAN LEBAH MADU (Apis mellifera) PADA TANAMAN STROBERI (Fragaria x ananassa var Duch.) DI DESA SERANG, PURBALINGGA Widy Retno Sari; Imam Widhiono MZ Widhiono; Darsono Darsono
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 2 No 1 (2020): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.102 KB) | DOI: 10.20884/1.bioe.2020.2.1.1917

Abstract

Stroberi merupakan tanaman yang memiliki bunga hemaprodit, dimana dalam satu bunga terdapat satu pasang organ reproduktif (jantan dan betina). Tingkat kematangan organ reproduktif tersebut berbeda, sehingga peryerbukan pada bunga stroberi membutuhkan bantuan salah satunya adalah peranan dari serangga penyerbuk. Lebah madu dari jenis Apis mellifera merupakan serangga paling penting sebagai penyerbuk pada tanaman. Lebah madu dapat mengangkut serbuk sari dalam jumlah banyak dan berpengaruh terhadap jumlah produksi stroberi. Efektivitas penyerbukan serangga penyerbuk dapat dilihat dari jumlah biji dan bobot buah yang dihasilkan. Aktivitas dan efektivitas Apis mellifera dalam melakukan penyerbukan juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan diantaranya suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor lingkungan dengan aktivitas penyerbukan Apis melifera dan efektivitas penyerbukan Apis mellifera pada tanaman stroberi dalam meningkatkan bobot buah di desa Serang, Purbalingga. Penelitian dilakukan di lahan pertanian Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Metode penelitian menggunakan metode survai Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah waktu kunjungan lebah, lama kunjungan lebah, faktor lingkungan meliputi suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya. Adapun parameter yang diamati adalah bobot buah stroberi yang dihasilkan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Regresi-Korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa intesitas cahaya mempunyai korelasi paling tinggi (r = 0,668) terhadap bobot buah dan aktivitas penyerbukan (r = 0,768), hal ini disebabkan karena cahaya merupakan salah satu faktor lingkungan yang penting untuk mencari makanan. Efektivitas penyerbukan Apis mellifera pada tanaman stoberi pada aktivitas kunjungan yang tinggi menurunkan bobot buah stroberi.
STUDI KANDUNGAN LOGAM BERAT DAN MIKROBA PADA AIR MINUM ISI ULANG harsojo harsojo; Darsono Darsono
Jurnal Ecolab Vol 8, No 2 (2014): Jurnal Ecolab
Publisher : Pusat Standardisasi Instrumen Kualitas Lingkungan Hidup Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.317 KB) | DOI: 10.20886/jklh.2014.8.2.%p

Abstract

Air minum merupakan kebutuhan setiap makluk hidup untuk mempertahankan kesehatannya. Kegunaan air untuk tubuh antara lain dalam proses pencernaan, metabolisme, untuk mengatur kesetimbangan suhu supaya tubuh tidak sampai kering. Tujuan penelitian ini mempelajari kandungan logam berat dan mikroba yang terdapat dalam air minum isi ulang yang dijual di beberapa tempat. Logam berat dianalisa dengan metode Nyala Udara Asitelen pada Serapan Atom Absorpsi sedang untuk analisa kandungan mikroba digunakan metode Angka Lempeng Total.Hasil penelitian menunjukkan kandungan logam timah hitam (Pb) didapatkan di depo Jakarta Utara dan Timur masing-masing sebesar 0,002 dan 0,001 ppm, sedang logam kadmium (Cd) tidak ditemukan di semua sampel yang diteliti. Kandungan logam berat tersebut masih dibawah ambang batas PERMENKES dan SNI. Jumlah bakteri aerob berkisar antara 3,00 x 102 dan 8,45 x 103 cfu/ml dan masih dibawah ambang batas SNI, sedang jumlah bakteri koli berkisar antara 0 dan 6,50 x 103 cfu/ml. Jumlah bakteri koli berada diatas ambang batas PERMENKES dan SNI. Salmonella tidak ditemukan pada semua sampel yang diteliti
Sumur Resapan Komunal Pendukung Sanitasi Lingkungan Rw Xi, Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar Budi Legowo; Iwan Yahya; Darsono Darsono; Daru Wahyuningsih
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.627 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.755

Abstract

Kebutuhan air bersih rata rata sebanyak 150 liter/orang/hari, dan 80 % diantaranya terbuang pada saluran terbuka. Menurut data BPS Kabupaten Karanganyar tahun 2019, jumlah penduduk di Kecamatan Jaten tercatat sebanyak 82.000 jiwa, sehingga ada sekitar 9.600.000 liter air terbuang pada saluran terbuka perharinya. Kelompok masyarakat sasaran PKM berada di RT 05 / RW XI dan RT 06 / RW XI Perumahan Bumi Graha Indah Jaten Karanganyar. Terdapat ± 72 kepala keluarga dengan tidak kurang dari 250 jiwa yang setiap harinya menghasilkan ± 30.000 liter air limbah rumah tangga. Air limbah rumah tangga terbanyak berasal dari aktivitas mandi dan cuci. Sistem drainase yang buruk, utamanya pada komplek perumahan, menyebabkan genangan air limbah rumah tangga memiliki potensi menurunkan sistem sanitasi lingkungan. Selain menyebabkan bau, genangan air limbah rumah tangga dapat menjadi sarang nyamuk sebagai agen pembawa penyakit DBD. Ubah suai siklus hidrologi pendek dengan mengalirkan air limbah rumah tangga ke dalam sumur resapan secara komunal dapat memberikan dua keuntungan. Pertama, aplikasi sumur resapan dapat memotong siklus hidrologi dan menjaga kelestarian air tanah setempat. Kedua, sumur resapan komunal dapat mengurangi genangan pada sistem drainase yang tidak sempurna sehingga dapat meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan
Peramalan Luas Tanam dan Strategi Pengembangan Bawang Merah di Kabupaten Wonogiri bot pranadi; Darsono Darsono; Minar Ferichani
JURNAL PANGAN Vol. 31 No. 2 (2022): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v31i2.604

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas yang berpotensi meningkatkan pendapatan petani dan mengungkit pertumbuhan ekonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan bawang merah di Kabupaten Wonogiri. Prapenyusunan strategi, dilakukan peramalan luas tanam bawang merah sebagai dasar pertimbangan. Data diperoleh melalui studi literatur dan wawancara dengan para ahli. Pemilihan responden dilakukan dengan metode purposive sampling. Metode analisis mengunakan ARIMA untuk peramalan luas tanam dan metode A’SOAR untuk penyusunan strategi pengembangan komoditas. Data yang digunakan untuk peramalan adalah data time series luas tanam bawang merah tahun 2016– 2020. Dari hasil penelitian, diperoleh model ARIMA terbaik yang akan digunakan adalah ARIMA (0,2,1) (1,0,0)12. Hasil peramalan hingga bulan April 2023 menunjukkan gejala penurunan luas tanam sehingga diperlukan strategi yang tepat untuk pengembangan komoditasnya. Dari hasil analisis A’SOAR diperolehdelapan strategi dengan prioritas strategi yang pertama adalah Strategi OR1 (bobot 0,313). Strategi tersebut adalah melakukan pelatihan dan Sekolah Lapang secara intensif, melekat dan terukur pada petani. 
Pengaruh Aktivitas Belajar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa di Sekolah Dasar Negeri Se-Gugus Ahmad Dahlan Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen Darsono Darsono
Ar-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : LPPM Institut Agam Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/ar-rihlah.v6i1.272

Abstract

This study aims to reveal the effect of learning activities on students' science learning outcomes at SD N in the Ahmad Dahlan cluster, Sruweng sub-district, Kebumen regency. This research is a quantitative research. The population in this study were all students at SD N in the Ahmad Dahlan cluster, Sruweng sub-district, while the sample in this study were fifth grade students in SD N in the cluster Ahmad Dahlan, Sruweng sub-district, totaling 89 students. Data collection used a questionnaire, and data analysis used a simple regression analysis technique. This study resulted in the conclusion that learning activities have a positive and significant influence on students' science learning outcomes in public elementary schools in the Ahmad Dahlan cluster, Sruweng sub-district, Kebumen regency. This is evident from the value of Sig = 0.000 < α = 0.05. The value of the correlation coefficient (r2) = 0.385 or a contribution of 38.5%.
Manajemen Pendidikan Karakter di SDN 1 Karanggayam Darsono Darsono; Zakiyah Zakiyah
Cakrawala: Jurnal Kajian Manajemen Pendidikan Islam dan studi sosial Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : LPPM IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/cakrawala.v6i2.1030

Abstract

This research is based on the importance of character problems in students. In this regard, this study aims to determine the management of character education in moral student realization in SDN 1 Karanggayam. This survey is a qualitative survey. Data collection through interviews, observations and documentation. Validity of data using triangulation. Data analysis techniques include data reduction, data display, and inference drawing. This research led to his five conclusions: (1) Instill in students a sense of values ​​and morality, and aim for character education. These values ​​and morals align with the Madrasa's vision and mission. Instilled character stats include: Religious, sincere, hardworking, smart and caring. (2) The organization of character education, where teachers are role models for madrasah students, is working well. These values ​​and morals are implemented in different ways depending on each teacher's style. (3) Character education leadership includes activities that improve teacher-student relationships, provide students with opportunities to voice their opinions, and motivate students. (4) The control of character education is done by providing students with the development of moral values ​​and literacy. These skills are: Critical thinking, creative thinking, clear communication skills, listening skills, and good moral habits.
SOSIALISASI EKONOMI KREATIF 4.0 DALAM PENINGKATAN PRODUKTIFITAS INDUSTRI OLAHRAGA DI ERA NEW NORMAL Muhad Fatoni; Zandra Dwanita Widodo; Sri Wijiastuti; Darsono Darsono; Rini Adiyani; Syahriar Abdullah; Dyah Ayu Kunthi Puspitasari
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2021): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.191 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v4i4.3066

Abstract

Ekonomi kreatif merupakan suatu cipta, rasa, karya dan karsa yang pada prosesnya terdapat nilai yang memiliki basis ide dari inovasi dan kreativitas dari sumber daya manusia dengan mengintensifkan pengetahuan skill dan talenta. Ekonomi kreatif 4.0 di era new normal terkhusus bidang industri olahraga merupakan suatu peluang yang dapat dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia dimasa pandemi Covid-19. Melalui ekonomi kreatif 4.0 pada industri olahraga yang di implementasikan dengan terintegrasi dan terpadu diharapkan dapat berimplikasi terhadap perekonomian Indonesia. Tujuan pengabdian yang dilakukan oleh team kolaborasi pengabdian adalah memberikan sosialisasi berupa pengetahuan dan wawasan kepada mahasiswa olahraga FKOR UNS dan umum mengenai ekonomi kreatif 4.0 dalam meningkatkan produktifitas industri olahraga di era new normal. Obyek sosialisasi pada kegiatan ini adalah mahasiswa FKOR UNS dan umum sebanyak 206 orang. Kegiatan kolaborasi pengabdian masyarakat ini telah disosialisasikan melalui webinar dan dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi. Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan dapat meningkatkan produktifitas industri olahraga yang dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui ekonomi kreatif 4.0
Co-Authors Aan Nurfahrudianto Abdullah, Syahriar Acepudin Acepudin Adelina Hasyim Adhysti Kartika Zamira Afifatul Gholimah Agung Prihatmojo Agus Pujianto Alben Ambarita Annisa Fadwa Rhodiyah Aprilia Dwi Handayani Apriliani Rahmawati Apriyanti Apriyanti Ardhi Yudisthira Ariadi Ariadi Arwin Surbakhti Arwin Surbakti Asep Sukana Bahar Triono Bambang Agus Sulistyono bot pranadi Budi Legowo Budi Legowo Caswita Caswita Christa Evandini Daniel Imam Hari Basuki Daru Wahyuningsih Daryanta Daryanta Des Sinta Sari Desi Susanti Desy Mauliya Dewi Sri Leni Indah Dewi Wulansari Dian Devita Yohanie Yohanie Dian Febrintina S Doni Andeska Dwinta Octiara Dyah Ayu Kunthi Puspitasari Dyah Widodo Eddy Purnomo Edwin Muttaqin Edy Purnomo Edy Riwidiharso Een Yayah Haenilah Eka Puspitasari Ema Setyaningrum Enden Sopa Sopiyana Fajri Arif Wibawa Fatih Istiqomah Febra Anjar Kusuma, Febra Anjar Fenny Rita Fiantik Ferdesi Hanafia Fitri Setyaningsih Fitrianingsih Fitrianingsih Hambali Hambali Harjana Harjana Harsojo Harsojo Heri Usmanto Hidayatullah Hidayatullah Humbang Purba Hurustiati Hurustiati Iding Iding Iffa Dian Santika Ika Santia Imam Widhiono Irawan Suntoro Irlani Aprida Delima Sari Irtanti Retno Astuti Iska Aditya Pamuji Iskandar Syah Iwan Yahya Jatmiko Jatmiko Julikah Julikah Kesuma Wardani Kharisma Idola Arga Leny Marlina Lessie Novitasari Lia Dwi Arinda lina Rihatul Hima Lisda Mastina Luthfi Chakim M Thoha BS Jaya M. Thoha B. Sampurna Jaya M. Thoha B.S. Jaya M.Thoha B.S Jaya Mala Rusdawati Maria Claudia Karina Maryani Maryani Mega Lestari Meri Susanti mey zulfia herman Minar Ferichani Mugiadi Mugiadi Muhad Fatoni Muhamad Defi Aryanto Muhammad Fajar Maulana Muji Desy Susanty Naufal Arrahman Surya Novia Ayu Puspitasari Nurlaksana Eko Rusminto Nurmalena Nurmalena Nurwijayanti Pargito Pargito Parwono Parwono Prama Handitya Wardhana Pujiati Pujiati Purnama W Turnip Putut Ary Sadewo R Gunawan Sudarmanto R. Gunawan Sudarmanto Raden Gunawan Sudarmanto Raden Kunto Adi Ragil Dwi Setyo Putri Rahmat Diyanto Ratri Dian Hestuningrum Rian Suryo Darmawan RINI ADIYANI Risma Margaretha Sinaga Riza Damayanti Roseanna Febriyani Saefurrochman Saefurrochman Saifullah Saifullah Samijo, Samijo Sanun Sanun Setiyo Utomo Siddiq Dharmadi Siswati Handayani Sitta Kurniawati Sorja Koesuma Sri Lisdayeni Sri Wahyuni SRI WIJIASTUTI Sudjarwo Sudjarwo Suhardi Suhardi Suhardiansyah Suhardiansyah Sumadi Sumadi Suripto Suripto Suryo Widodo Suwarjo Suwarjo Syuaibah Yoswinda Floren Tedi Rusman Tri Darmawati Trisnaningsih Trisnaningsih Tutut Zatmiko wardaya wardaya Wellfa Rina Hamer Widy Retno Sari Yulita Dwi Lestari Yuni Katminingsih Zakiyah Zakiyah Zandra Dwanita Widodo