Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MAHASISWA KULIAH DI JURUSAN TEKNIK INDUSTRI UMS Suranto Suranto
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 2, No. 3, April 2004
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v2i3.3362

Abstract

Maksud penelitian ini untuk mengevaluasi minat mahasiswa mengikuti kuliah di Jurusan Teknik Industri UMS.  Dari penelitian ini dihasilkan manfaat,   tentang penentuan kebijakan  pimpinan untuk meningkatkan kinerja dan factor yang mempengaruhi para mahasiswa mengikuti kuliah di Jurusan Teknik Industrt UMS. Metode yang di terapkan dalam penelitian ini adalah metode angket dan wawancara.  Penelitian ini menggunakan teknik stratified random  sampling, sehingga yang  menjadi responden dalam penelitian in iadalah sebagian mahasiswa di Jurusan Teknik Industri UMS.Uji yang digunakan adalah validitas angket, reliabilitas angket, uji scoring (pembobotan)  dandiagram relation. Sampel  yang digunakan keseluruhannya,  dalam penelitianini sejumlah 40 mahasiswa dari semester  dua, empat, enam dan delapan. Butir angket sejumlah 15 item pertanyaan yang  diisi secara tertutup,  digunakan untuk menguji validitas angket dan reliabilitas angket. Angket yang digunakan adalah angket terpakai. Setelah itu dilanjutkan dengan angket terbuka,   digunakan untuk mengetahui factor terbesar yang   mempengaruhi minat mahasiswa kuliah di Jurusan Teknik Industri. Berdasarkan hasil uji validitas angket ternyata 15 item pertanyaan valid dan reliable.  Berdasarkan penelitian didapat bahwa yang menyebabkan mahasiswa berminat kuliah di Jurusan Teknik Industri UMS Surakarta  ada 15 faktor bebas. Diantara 15 variabel tersebut ada 5 variabel yang menjadi prioritas utama yang sangat penting untuk diperhatikan sebagai daya tarik tersendiri, yaitu Tidak diterima UMPTN[8,4%], Prospek Program  Stud [7,6%],  Lokasi Yang Strategis [7,3%],   Pembayaran  Dapat Diangsur [7.2%] dan Biaya Studi Yang Ringan [7,0%]. Adapun sepuluh variable yang lain menjadi bahan evaluasi diri sehingga dapat ditingkatkan kinerjanya.  Adapun sepuluh variable tersebut adalah Kualitas dosen (6,9%), Fasilitas Ruang Kuliah (6,8%), Kurikulum Yang bersaing (6,7%), Pembelajaran (6,7%), Sistem penilaian (6,./%). Kondisi Gedung (5,9%), Dosen Studi Lanjut (5,4%), Lingkungan, Visi dan Misi Jurusan harus diperbaiki (5,./%), Kegiatan UKM harus ditingkatkan (5,1%).
Evaluasi Konsumen di "RM. Pak Kardi" Pemalang dengan Analisis Diskriminan Tuis Susanto; Suranto Suranto; Much Djunaidi
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 1, No. 3, April 2003
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v1i3.3337

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah ada perbedaan yang siqnifikan dalam variabel dependen (Y) yang meliputi konsumen sering Beli (YO), Cukup (Y I) dan Jarang Beli (Y2), serta bertujuan mengetahui perilaku konsumen yang benar-benar berbeda, perbedaan dalam  arti perilaku   mereka  sering  membeli, cukup dan jarang membeli. Metode analisis  yang digunakan adalah dengan Wilk's Lambda, Pairwise, F test. Canonical  corellation,   untuk  mencari ada dan tidak perbedaan antar group variabel dependen dan  menginterpretasikan     berdasarkan function at group centroid untuk mengetahui variabel independen mana yang   menjadi  faktor diskriminannya. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah  bahwa  variabel  menu  merupakan faktor pembeda (diskriminan).  Artinya konsumen grup (sering  beli,  cukup  dan jarang   beli)  tidak terpengaruh   dengan  usia,  harga,  pendapatan,   dan pelayanan  yang  diberikan oleh RM. Pak Kardi ditunjukkan dengan tanda (+) padafunction I. Jadi  konsumen  yang  membeli  di RM. Pak  Kardi adalah  mereka  yang  benar-benar   menyukai menu  (masakan  khas kepiting) RM. Pak Kardi.  Jarak antara  grup  Sering  Beli  dengan grup  Jarang   Beli  adalah yang  terbesar, yakni 7,350. Sedangkan jarak   terkecil   adalah antara grup  Cukup  dengan  grup  Jarang   Beli  (0.522). Dengan demikian dapat  dikatakan   bahwa  Konsumen   di grup  Sering  Beli paling berbeda  selera  Menu  masakannya. Sebaliknya   Menu yang  disukai  oleh  konsumen di RM. Pak Kardi yang termasuk konsumen Cukup mempunyai perbedaan yang  kecil dengan  mereka  yang jarang membeli
Implementasi Service Quality dan SWOT Analysis (Kasus di Percetakan Pustaka Baru Surakarta) Suranto Suranto
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 2, No. 3, April 2004
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v2i3.3363

Abstract

Service quality adalah pelayanan yang diberikan pada pelanggan,apakah pelayanan telah memberikan kepuasan. Sedangkan analisis SWOT  adalah diagram hubungan digunakan sebagai identifikasi, factor secara sistematis dan merumuskan strategi perusahaan, yang   didasarkan pada maksimalnya kekuatan (strength),   peluang (opportunity). kelemahan (weakness) dan ancaman (threat). Dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara,  angket, dokumentasi dan studi pustaka.   Analisis dengan validitas dan reliabilitas, serta bobot Kepentingan relative dan prioritas utama.     Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa perusahaan percetakan pustaka baru telah memenuhi kepuasan konsumen dari buku yang dihasilkan.  Kriteria mutu pada buku yang   dihasilkan meliputi harga cetak murah, cetak bersih dan jelas,  bahan baku yang baik, kertas rapi dan kuat, cetakan baik da nbersih, jelas,  produkdi bungkus dalam kemasan,  hasil cetak buku beragam.   Warna buku kombinasi,   terdapat alamat dalam buku dan tampilan buku yang variatif. Berdasarkan analisis SWOT perusahaan percetakan pustakahamperlumempersiapkandiri, baik factor internal  dan factor ekstenalyang  dimilikiperusahaan, diantaranya menghindari kompetisi tidak sehat,  peningkatan kegiatan promosi, pengembangan keaneka ragaman produk, penciptaan kualitas produksi,  pelayanan yang optimal pada pelanggan,  dan peningkatan kerjasama dengan pesaing.
Penentuan Posisi dan Strategi Pemasaran Pada Perusahaan Firma Sidodadi [Studi Kasus di Kawasan Industri Logam Klaten) Suranto Suranto; Agus Yulianto
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 1, No. 3, April 2003
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v1i3.3338

Abstract

Penelilian  clikawasan  indusrri  pengecoran  logam Klatett  ini, memberikan masukan bagi posisi perusahaan Firma Sidodadi  (FS) menghodapi  persaingan, dalom menghasilkan  produk logam, sehingga manajemen  Firma Sidodadi  dapat mempersiapkan  strategi  yang  aktif bagi kelangsungan hidup perusahaan.  Perusahaan Firma Sidodadi  mempunyai  pesaing  terdekat yaitu Bonjor  Jaya  (BJ), Inti Baja  (lB) dan Solo Casting  (SC). Berdasarkan analisis rnatrik Boston Consulting  Group.  perusahaan  Firma  Sidodadi  berada pada  posisi Dogs,  dimana  pangsa pasar produk rendah  dan pertumbuhan  posar rendah.  CV Bonjor Jaya poda posisi Stars, pertumbuhan dan pangsa pasar  tinggi  dengan pesaing cukup  tinggi. CV Inti Bajo dan CV Solo Casting berada pada posisi Question Mark,  dimana perturnbuhan  pasar relatif  tinggi dan posisi  persaingan relatif rendah sehingga perusahaan  dapat menciptakan  kiat untuk menjadi market  leader. Berdasarkan  hasil analisis matrik SWOT  dan diagram  hubungan, perusahaan Firma Sidodadi sedini mungkin,  harus mempersiapkan  kemampuan  yang dimiliki,  baik  faktor internal  dan  faktor eksternal, berupa ; peningkatan  kegiatan promosi dan segmentasi  pasar,  peningkatan kerjasama dengan para  kolega, pengembangan keanekaragaman produk, penciptaan  kualitas  produksi. Pelayanan  yang  optimal  pada pelanggan,  dan peningkatan  kerjasama dengan  pesaing.
Evaluasi Mutu Pelayanan Kinerja Perguruan Tinggi dengan Focused Quality (Kasus di Perguruan Tinggi "X" Surakarta) Suranto Suranto
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 3, No. 1, Agustus 2004
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v3i1.3364

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja perguruan tinggi dalam memenuhi kebutuhan konsumen dalam hal kualitas pelayanan. Metode yang  digunakan dalam penelitian ini adalah Fosuced Quality, yaitu metode untuk  mencari pengembangan kualitas mengacu pada proses kunci dan Critical Success  Faktor (CSF) pada Perguruan Tinggi "X" Surakarta. Dari penelitian yang   dilakukan, kinerja proses kunci pada prioritas utama adalah proses pendidikan     (5,6) dan prioritas terendah adalah kenyamanan ruang kuliah (2,62). Dampak    tertinggi adalah pengembangan fasilitas penunjang akademik (14,3) dan terendah   adalah kenyamanan ruang kuliah (11,1). Proses kunci yang mendapat prioritas   untuk diperbaiki berdasarkan nilai kesenjangan terbobot adalah  sistem  pendidikan   dengan skor 77,6 dan pengembangan sumber daya manusia dengan skor 55,4   sedangkan kenyamanan ruang kuliah (29). Berdasarkan matrik prioritasi proses    dapat diketahui bahwa kinerja di Perguruan Tinggi "X" Surakarta belum  sesuai  keinginan konsumen. Hal ini dapat  diketahui dari nilai kinerja proses yang bobot  nilai berkisar antara 2,62 sampai 5,6 yang berarti masuk kategori penelitian   cukup. Proses perbaikan yang menjadi prioritas utama di Perguruan Tinggi "X"  Surakarta adalah prioritas 1sistem pendidikan, prioritas 2 pengembangan    sumber daya manusia,  dan prioritas  3 sistem penilaian   dosen.
Analisis Postur Kerja Dengan Metode Manual Task Risk Assessment (ManTRA) Pada Pembuatan Mie Sohun Indah Pratiwi; Miftahurrohman Miftahurrohman; Much. Djunaidi; Suranto Suranto
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 17, No. 1, Juni 2018
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v17i1.6423

Abstract

One of the noodle sohun industry is located in Daleman Village, Klaten District. The process of making is done manually and using a simple tool, through 4 workstations, namely: palm sugar mill work station, palm juice cooking station, cooking station, and printing station. The purpose of the research is to find out the complaints of workers using Nordic Body Map (NBM) , the risk of work posture using the Manual Task Risk Assessment (ManTRA) method, and provide a safe solution to implement. The results of the NBM questionnaire showed that the categories with the very right shoulder pain were 36.4% and the left wrist was 36.4%. The results of the ManTRA method are: the printing work station has the highest musculoskeletal risk, while the lowest risk is on the arsenic squeeze work station.
POTENSI MIKROORGANISME SEBAGAI AGEN BIOREMIDIASI DALAM MENURUNKAN KADAR Cr (vi) DALAM LIMBAH CAIR TEKSTIL HASIL PEWARNAAN Umi Fatmawati; Sajidan Sajidan; Suranto Suranto
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Hexavalent chrom (Cr(VI)) is recognized as toxic heavy metal, produced from textile printing manufacture. Negatif effect  of Cr(VI) shuold be reduced towards biotic environtment, so it is important to reduce Cr(VI) become Cr(III) which little hazard. Pseudomonas aeruginosa, Pseudomonas putida, Klebsiella pneumonia, Pantoea sp and Saccharomyces cerevisieae. They are including as resistent Cr(VI) microorganism and they have ability to reduce Cr(VI). The aim of the research is to know the ability of microorganism in reducing Cr(VI) and knowing protein band pattern between Cr(VI) resistent microorganism and microorganism which is inoculated on LB broth without Cr(VI).  Electrophoresis SDS-PAGE is the methode which is used to indentified protein expression. While, for knowing concentration Cr(VI) in liquid medium is used by 1,5 difenilkarbazid methode. The quantitative data is obtained being analyzed by ANAVA two factorial continued with Duncan test at 1% level test. The qualitative data include protein expression analyzed by Relative mobility (Rf) and for knowing molecular weight of protein is used protein marker. The qualitative data had been analyzed by descriptive qualitative methode.The result of the research shows that  in Cr(VI) concentration after being treat by the microorganisms at the initial concentration 0, 5ppm, 1 ppm, 5 ppm and 10 ppm and compared  the reduce Cr(VI) capability from the average procentage data each microorganism are: P. putida (65%) > S. cerevisieae (64,45%) > P. aeruginosa (60,73%) > Pantoea sp (50,22%) > K. pneumonia (47,82%) > without microorganism (34,25%). The adding microorganisms have influence toward reduction of Cr(VI). Key word: Cr heavy metal, microorganism, protein, electrophoresis
PEMANFAATAN LIMBAH ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PERTUMBUHAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) Ari Nidhi Astuti; Anggraini Puspa Wardha; Nur Fathurahman R; Muhamad Nur R; Suranto Suranto
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 8, No 1 (2011): Prosiding Seminar Nasional VIII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pertumbuhan dan produktifitas jamur tiram putih dan konsentrasi media enceng gondok yang paling efektif untuk pertumbuhan jamur tiram putih. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Satu Faktor (RAL satu faktor) dengan 4 taraf perlakuan yaitu kontrol, pemberian limbah eceng gondok 10 %, 20 %, dan 30 %. Masing-masing perlakuan dibuat 25 ulangan dan ukuran setiap baglog adalah 1 kg. Prosedur kerja terdiri atas: penyiapan substrat eceng gondok, pembuatan baglog, penyeterilan, inokulasi jamur, inkubasi, pemeliharaan dan pengamatan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah ANOVA satu jalur  dilanjutkan dengan uji Duncan dengan taraf signifikansi 5 %. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah enceng gondok dapat digunakan sebagai media alternatif pertumbuhan jamur tiram putih. Selain itu, pemberian limbah enceng gondok kering pada media serbuk kayu dapat meningkatkan karakteristik pertumbuhan dan produktivitas pertumbuhan jamur tiram putih baik dari aspek diameter tudung jamur maksimal, panjang tangkai buah maksimal, Berat basah buah jamur, Jumlah badan buah jamur, maupun Biological efficiency ratio (BER) dari baglog limbah enceng gondok. Parameter tersebut mengalami peningkatan signifikan (berbeda nyata) setelah di uji DMRT pada setiap peningkatan konsentrasi substrat dari 0%, 10%, 20% dan 30% dari media limbah enceng gondok. Parameter tersebut paling tinggi pada enceng gondok dengan konsentrasi 30 %.   Kata kunci : Limbah Enceng Gondok, Media Tanam, Jamur Tiram.
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN TERJADINYA ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS DAWE KECAMATAN DAWE KABUPATEN KUDUS TAHUN 2013 Suranto Suranto; Sri Karyati; Sholihah Sholihah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Wanita hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan masalah gizi terutama anemia gizi besi. Anemia dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan asupan zat besi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Penyebab anemia dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu usia, paritas (Arisman, 2006), pendidikan pengetahuan (Arisman, 2006; Mochtra, 2008), konsumsi Fe (Almatsier, 2006), social ekonomi, gizi dan pola makan (Mochtar, 2008). Kurang gizi, gangguan penyerapan atau malabsobsi dan pola makan tidak sehat semala hamil dapat meningkatkan resiko anemia pada ibu hamil. Tujuan : Mengetahui hubungan pola makan dengan terjadinya anemia pada ibu hamil di Puskesmas Dawe Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Tahun 2013. Metode: Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelatif  pendekatan cross sectional. populasi adalah semua ibu hamil yang melakukan ANC di Puskesmas Dawe Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus pada bulan Desember 2012 sebanyak 32 ibu hamil. Sampel yang digunakan sebanyak 32 orang. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square.Hasil penelitian sebagian besar ibu hamil yang memiliki kuantitas makanan dalam kategori kurang yaitu sebanyak 15 orang (46,9%), sebagian besar jenis makanan ibu hamil dalam kategori kurang yaitu sebanyak 16 orang (50%), sebagian besar cara memasak makanan ibu hamil dalam kategori kurang yaitu sebanyak 15 orang (46,9%). Ada hubungan kuantitas makanan, jenis makanan dan cara memasak makanan dengan terjadinya anemia pada ibu hamil di puskesmas dawe kecamatan dawe kabupaten kudus tahun 2013.
FAKTOR PENYEBAB BELUM OPTIMALNYA KUALITAS PENYELENGGARAAN PELAYANAN PUBLIK DALAM BIROKRASI PEMERINTAHAN Titin Rohayatin; Tulus Warsito; Ulung Pribadi; Achmad Nurmandi; Wahyudi Kumorotmo; Suranto Suranto
Jurnal Caraka Prabu Vol 1 No 01 (2017): Jurnal Caraka Prabu
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v1i01.50

Abstract

Pelayanan publik merupakan salah satu unsur penting bagi organisasi publik termasuk organisasi pemerintah. Oleh karena itu pelayanan publik yang diberikan aparatur pemerintah (birokrasi pemerintah) harus senantiasa berorientasi pada kepentingan publik. Pemenuhan terhadap kepentingan publik secara substantif sudah selayaknya memperhatikan kualitas pelayanan yang diberikan agar masyarakat yang dilayani dapat memberikan tanggapan positif terhadap hasil pelayanan yang diberikan oleh aparatur pemerintah tersebut. Namun dalam realitanya masalah pelayanan publik dilingkungan pemerintahan sudah lama menjadi pusat perhatian masyarakat seiring banyaknya kasus pelayanan publik yang dianggap kurang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Ini mengisyaratkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan pemerintah belum menunjukkan hasil yang memuaskan bagi masyarakat. Pelayanan yang berbelit-belit, in-efisiensi, lambat, tidak ramah serta tidak jelasnya waktu penyelesaian dan tidak jelasnya biaya pelayanan merupakan bukti nyata bahwa kualitas pelayanan yang diberikan aparatur pemerintah masih rendah dan pelayanan publik belum berkualitas. Beberapa faktor penyebab belum berkualitasnya pelayanan publik adalah faktor SDM aparatur, organisasi birokrasi, tata laksana, pola pikir, kinerja organisasi, budaya birokrasi, inovasi birokrasi dan teknologi informasi, perilaku birokrasi, sistem dan strategi pelayanan, kepemimpinan yang transaksional, struktur organisasi yang adaptif, perilaku organisasi yang koruptif, lemahnya implementasi kebijakan, belum diterapkannya prinsip good governance dan komunikasi birokrasi.
Co-Authors Achmad Azid Achmad Nurmandi Adcharina Pratiwi Adcharina Pratiwi Ade Jubaedi Ade Septiana Adhie Dwi Nofyanto SP Adi Kurniawan aditya permana putra Afrika Andriyani Agung Widodo Agus Wanto Agus Yudiansyah Agus Yulianto Ahmad Fuadi Asy'ari Akor Sitepu Ali Fais Ali Usman Andika Windi Nur Sodikin Andre Setiawan Andrian Ibrahim Andy Nurkholiq Angga Firmansyah Anggraini Puspa Wardha Anggun Wahyuni Sari Dewi Anis Suciaty Ramio Aprizal Sobriyanto Ardi Setia Nugraha Ardian Sanjaya Ari Nidhi Astuti ARI PITOYO Ariestika, Elsa Arif Atmunandar Arif Maulana Syamsu Asyifa Ullina Nur Bagus Suryo Batara Yoki Putra Bima Adi Bagaskara Cahyo Prasetyo Candra Kurniawan Chandra Sasongko Damayanti, Elok Dedi Alfatoni Desna Dwi Cahyani Dewi Anita Sari Dhany Efita Sari Dian Fitria Saputri Dewi Dian Syuriadi Putra Duhita Kurnia Dwi Aprilianto Dwi Waluyo Beni Eko Bagus Fahrizqi Eko Supriyanto Elva Setiawati Engga Frastya Eno Irdianto Erik Widiyanto Etika Muslimah Farid Adi Prasetya Faturahman Fadilah Ferdi Zulkarnain Ferdiansyah Ferdiansyah Ferdyans Ichsan Pratama Ferra Ayu Reysta Fibria Hadi Sucihno Fiko Hasvivi Fitri Oktaviani Frans Nurseto Frans Nuseto Gatot Widya Anggara Hany Puspa Nirmala Hendra Lesmana Herman Tarigan HERU SETIAWAN Heru Sulistianta Ifandari Ifandari Ima Rahayu Imam Mahfud Indah Pratiwi Indah Pratiwi Indianto Indianto Indriyanto Indriyanto Irfandri Vaniko Negara Ivan Kurnia Reza Janter Ignatius Simatupang Jhody Nala Fraya Jodieka Permadi Julianda Triiman Saputra Juni Prasetyo Kharina Oktaviana Knut F. Kramer Koko Hadi Mardanto Kuswaji Dwi Priyono Lungit Wicaksono M Irfan Syahreza M Joko Setiawan Marta Dinata Miftahul Mahmudah Mita Laksmi Edwina Moh. Chairil Asmawan Monalisa Monalisa Much Djunaidi Much Djunaidi Muhamad Nur R Muhammad Aldino Muhammad Gandi Maulana Muhammad Indra Kurniawan Muhammad Ishaq Gery Muhammad Minan Chusni Muhammad Musrofi Muhammad Najibul Afan Muhammad Ranggani Muhammad Robbi Armaica Muhammad Yogi Rivaldi Muhtadi Muhtadi Mustika Sari Nia Rahmawati Nils B. Kerpen Nita Etikawati Norma Puspitasari Novika Candra Kasih Nuha Nur Azizah Nur Fathurahman R Nurgiyatna Oki Rinoki Okvian Eri Anggradinta Oliver Kunst P. Eko Prasetyo Pandu Darma Wardani Rachmi Marsheilla Agus Rahmat Hermawan Ramadhani Ardi Pratiwi Ratih Pratiwi Reki Saputra Restiana Annisa Restu Afrianto Rahman Reza Pahlefi Reza Stiawansyah Ricky Putra Alit Ridwan Dwi Saputra Rino Anugrah Risky Aditya Riza Fahmi AlFaqih Rizki Adhi Wijaya Rizki Anggara Rohayatin, Titin - Roikhan Falah Roni Sacta Mirza Rony, Zahara Tussoleha Ryan Hidayat Sajidan Sajidan Sapto Nugroho Sari, Felinda Sena Dwi Laksono Sentot Budi Rahardjo Sholihah Sholihah Singgih Pradipto Siti Nandiroh Solichatun Solichatun Sri Karyati Sudirman Husin Sulistyo Saputro Surani Dwi Astuti Suratman Suratman Surisman Surisman Sutrisno Agus Setiadhi Syahrofi Adi Putra Syamsul Arifin Tanjung Ardo Teddy Afri Suhendri Tedi Kurniawan Tommy Hardiyanto Totok Budi Santosa Tri Asri Sholly Hajmi Tuis Susanto Tulus Warsito Ulung Pribadi, Ulung Umi Fatmawati Velly Asvaliantina Wahyudi Kumorotmo Wayan Adnyana Widjo Kongko Widodo S. Pranowo WIDYA MUDYANTINI Windy Anugrah Kurniawan Wiyono Wiyono Y. Nining Sri Wuryaningsih Yandi Mulyawan Yandri Nauli Yoga Harlis Sidiawan Yoga Septia Yudhicara Yudhicara Yulia Novarita Yuswan Hadi Ziko Fajar Ramadhan