Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENCEMARAN AIR MENGGUNAKAN METODE SEDERHANA PADA SUNGAI JANGKUK, KEKALIK DAN SEKARBELA KOTA MATARAM Syarifa Wahidah Al Idrus
Jurnal Pijar Mipa Vol. 10 No. 2 (2015): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.119 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v10i2.28

Abstract

Abstrak:  Telah dilakukan penelitian tentang analisis pencemaran air menggunakan metode sederhana pada sungai jangkuk, kekalik dan sekarbela, provinsi NTB. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pencemaran yang terjadi pada ketiga sungai tersebut dilihat dari uji fisik, uji kimia dan uji biologis  secara sederhana. Penelitian ini menggunakan alat dan bahan yang banyak dijumpai sehingga masyarakat dapat menganalisis sendiri untuk membuktikan kondisi air yang digunakan. Dari hasil pengamatan yang dilakukan secara fisik, ketiga sungai tersebut mengalami pencemaran dari segi bau, warna dan suhu. Berdasarkan pengujian secara biologi terdapat  aktivitas biologis dan kimiawi mikroorganisme. Hasil pengujian secara kimia, maka dapat diketahui pH sampel air tersebut sebesar 5 (bersifat asam), kemudian pengujian kimia ini juga dilakukan dengan teh, terdapat gumpalan hitam pada ketiga sampel air, perubahan warna menjadi gelap dan lapisan minyak pada permukaan air yang menunjukkan kualitas air tidak dapat dijadikan bahan baku air minum. Penyebab pencemaran air pada ketiga sungai tersebut adalah limbah rumah tangga, limbah pertanian dan limbah industri. Kondisi ini dapat diatasi dengan melestarikan hutan di hulu sungai, dan tidak membuang limbah ke sungai baik cair ataupun padat. Kata kunci: analisi, pencemaran air, metode sederhana, sungai jangkuk, kekalik dan sekarbela  Abstract: Research on waters’ pollution analysis have been conducted by simple analytical method at Jangkuk, Kekalik and Sekarbela rivers, West Nusa Tenggara Province. The aim of this research is to find out the waters’ pollution at those three rivers by looking at its physical, chemical, and biological test with a simple method. This research used daily tools and materials which easy to find so that ordinary people could analyze and prove the condition of the water in which they used every day. From the result of physical test, it showed that three of those rivers were polluted in term of smell, color, and temperature aspects. Based on biological test, it showed that there are activities of biological and chemical microorganisms on the water. From its chemical test, it showed that the pH of the sample water is 5 (positively acid). The chemical test found black spot at those three samples of water if filtered by tea. The water’s color changed brown and found some oilly compound at the surface. This condition showed that the water’s qualities are bad and not suitable to be consumed. The causes of the water pollution are mostly from home, agricultural, and industrial trashes. This problem could be solved by replanting the river side and not throwing the trashes materials (liquid or solid materials) into the rivers. Keywords: Analysis, Water Pollution, simple method, Jangkuk River, Kekaik River, Sekarbela River.
PENCEMARAN UDARA AKIBAT PENGOLAHAN BATU KAPUR DI DUSUN OPEN DESA MANGKUNG PRAYA BARAT Syarifa Wahidah Al Idrus
Jurnal Pijar Mipa Vol. 8 No. 2 (2013): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.464 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v8i2.83

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan di dusun open desa Mangkung pada bulan April 2013 dengan tujuan untuk: (1) mendeskripsikan pencemaran udara di dusun Open desa Mangkung, (2) mengetahui dampak penambangan batu kapur terhadap lingkungan dan masyarakat, (3) mengetahui cara yang tepat mengatasi pencemaran udara di dusun Open desa Mangkung. Berkenaan dengan itu penelitian dirancang sebagai penelitian deskriptif, Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptitif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kegiatan penambangan batu kapur di dusun open desa mangkung menyebabkan pencemaran udara berupa pencemaran partikel debu dan gas karbon monoksida (CO), (2) dampak penambangan batu kapur tersebut adalah lingkungan menjadi tercemar dan masyarakat mengalmi ISPA cukup tinggi, (3) beberapa pendekatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi pencemaran di dusun Open desa Mangkung adalah pendekatan institusi, pendekatan pelayanan kesehatan, pendekatan social ekonomi dan pendekatan teknologi.Kata kunci: Karakteristik Kegiatan Penambangan, Dampak Lingkungan, Upaya Perbaikan Abstract:This research was conducted in Open Mangkung village aimed for: (1) describing the air pollution in Open Mangkung village, (2) knowing the impact of limestone mining to the environment and society, (3) knowing the suitable way to solve the air pollution in Open Mangkung village. Owing to this, this research is designed as descriptive research. The data was collected through observation and interview which was then analyzed using descriptive qualitative method. The result of the research shows that (1) the limestone mining in Open Mangkung village has caused the air pollution in the form of dust particle and carbon monoxide gas (CO), (2) the impact of limestone mining has polluted the environment which evokes the people get RFA (Rhino Faringitis Acute), (3) several approach that may be done to solve the pollution in Open Mangkung are institutional approach, medical service approach, social economic approach and technology approach.Keywords: the characteristic of the mining activity, the environment impact, recovery efforts.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR IKATAN KIMIA DITINJAU DARI KESALAHAN KONSEP SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2007/2008 Mukhtar Haris; Syarifa Wahidah Al Idrus
Jurnal Pijar Mipa Vol. 6 No. 2 (2011): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.753 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v6i2.127

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan kesalahan-kesalahan konsep siswa kelas X SMA Negeri 3 Mataram dalam mempelajari ikatan kimia. Pengumpulan data menggunakan teknik tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 12 konsep yang diujikan,  sangat sedikit siswa yang mengalami kesalahan konsep (0% < KK ≤ 20%) pada 6 konsep, sedikit siswa mengalami kesalahan konsep (20% < K ≤ 40%) pada 2 konsep, cukup banyak siswa mengalami kesalahan konsep (40% < KK ≤ 60%) pada 2 konsep, dan banyak siswa mengalami kesalahan konsep (60% < KK ≤ 80%) pada 2 konsep. Serta sebagian besar siswa (62,5%) termasuk kategori sulit - sangat sulit (skor 0 – 7 dari skor maksimal 16) dalam mempelajari ikatan kimia. Dengan demikian, sebagian besar siswa SMA Negeri 3 Mataram mengalami kesulitan dalam mempelajari ikatan kimia akibat dari kesalahan konsep.Kata kunci: kesulitan belajar, ikatan kimia, kesalahan konsep Abstract: This study aims to determine and explain the misconceptions of class X SMA Negeri 3 Mataram in the study of chemical bonds. Collecting data using a test technique. Results showed that of the 12 concepts tested, very few students have misconceptions (0% < KK ≤ 20%) at 6 concept, few students have misconceptions (20% < KK ≤ 40%) at 2 concept, pretty much students have misconceptions (40% < KK ≤ 60%) at 2 concepts, and many students have misconceptions (60% < KK ≤ 80%) at 2 concepts. Most students (62.5%) belong to the category it is difficult - very difficult (score 0-7 from the maximum score 16) in studying the chemical bonds. Thus, the majority of SMA Negeri 3 Mataram students experiencing difficulties in studying the chemical bonds as a result of misconception.Key words: learning difficulties, chemical bonding, misconception
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) BERBANTUAN MEDIA KARTU MOL TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X SMAN 1 NARMADA TAHUN AJARAN 2016/2017 Sumiati Sumiati; Yayuk Andayani; Syarifa Wahidah Al Idrus
Jurnal Pijar Mipa Vol. 12 No. 2 (2017): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.328 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v12i2.345

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) berbantuan media kartu mol terhadap hasil belajar kimia siswa kelas X  SMAN 1 Narmada tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Kelas X MS 1 dan X MS 3 terpilih sebagai sampel penelitian yang diambil dari populasi seluruh kelas X MS SMAN 1 Narmada melalui teknik pengambilan purposive sampling. Variabel bebasnya adalah model pembelajaran TGT (Team Games Tournament) berbantuan media kartu mol untuk kelas eksperimen dan model pembelajaran langsung untuk kelas kontrol, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar siswa ranah kognitif. Data hasil belajar diperoleh dengan pemberian tes pilihan ganda di awal pertemuan (pre-test) dan di akhir pertemuan (post-test). Rata-rata hasil pre-test dan post-test pada kelas eksperimen berturut-turut 23,89 dan 52,57 sedangkan pada kelas kontrol 30,93 dan 50,63. Data hasil ini selanjutnya diuji dengan uji anakova sehingga didapatkan Fhitung (1,80) kurang dari Ftabel (4,00) sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) berbantuan media kartu mol tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar kimia siswa kelas X SMAN 1 Narmada tahun ajaran 2016/2017. Kata Kunci : Model Pembelajaran team games tournament (TGT), media kartu, hasil belajar, stoikiometri kimia.
KAJIAN PELAKSANAAN PRAKTIKUM KIMIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN LOMBOK BARAT INDONESIA Eka Junaidi; Saprizal Hadisaputra; Syarifa Wahidah Al Idrus
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.006 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan terhadap aktivitas praktikum kimia di Sekolah Menengah Atas Negeri se-Kabupaten Lombok Barat. Teknik survey (angket dan wawancara) digunakan untuk memperoleh data aktivitas praktikum kimia di sekolah target. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh guru kimia di SMA Negeri Se Kabupaten Lombok Barat yang terdiri dari 14 sekolah. Data yang bersifat kualitatif dianalisis melalui tiga alur yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa di SMAN se Kabupaten Lombok Barat; 1) keadaan sarana dan prasarana laboratorium berkategori ‘Baik’ dengan nilai rata-rata sebesar 79,20 %. 2) Tingkat motivasi guru kimia dalam melaksanakan kegiatan praktikum diketahui sekolah dengan kategori ‘sedang’ dengan nilai rata-rata sebesar 56,70. 3) Keterlaksanaan kegiatan praktikum dan relevansinya dengan materi ajar serta keberhasilan pelaksanaan praktikum berkategori ‘Sangat Baik’ dengan nilai rata-rata 81,50 %. 4) Korelasi antara keadaan sarana dan prasarana laboratorium dengan pelaksanaan kegiatan praktikum memiliki nilai koefisien korelasi pearson = 0,316 (rendah), dengan tingkat signifikansi 0,270 (lebih besar dari 0,05). Korelasi antara motivasi guru untuk melaksanakan praktikum dengan pelaksanaan kegiatan praktikum memiliki nilai koefisien korelasi pearson = 0,169 (Sangat rendah/hampir tidak ada hubungan), dengan tingkat signifikansi 0,560 (lebih besar dari 0,05)  5). Uji korelasi berganda antara sarana dan prasarana praktikum, motivasi pelaksanakan praktikum terhadap pelaksanaan praktikum dengan koefisien korelasi hanya sebesar 10,90 %. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan praktikum dipengaruhi oleh sarana dan prasarana praktikum serta motivasi pelaksanaan praktikum hanya sebesar 10,90 %, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, dengan nilai signifikasinya sebesar 0,531 (lebih besar dari 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah antara sarana dan prasarana laboratorium dan motivasi pelaksanaan praktikum terhadap pelaksanaan praktikum di sekolah tidak berhubungan secara simultan dan signifikan.The purpose of this research is to investigate the chemistry practicum activities at the State High School in West Lombok regency Indonesia. Survey techniques (questionnaires and interviews) were used to obtain data on chemical practicum activities in target schools. Samples are all chemistry teachers in SMA Negeri in West Lombok regency consisting of 14 schools. Qualitative data were analyzed through three paths: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that: 1) the condition of laboratory facilities and infrastructure categorized 'Good', with an average value of 79.20 %. 2) The level of motivation of chemistry teachers in carrying out practicum activities is known as 'Medium' school, with an average value of 56.70. 3) Implementation of practicum activities and their relevance to teaching materials as well as the success of practicum implementation categorized as 'Excellent', with an average value of 81.50 %. 4) The correlation between the state of laboratory facilities and infrastructure with the implementation of practicum activities has a correlation coefficient value of Pearson = 0.316 (low), with significance level of 0.270. The correlation between teachers' motivation to carry out practicum with the implementation of practicum activity has correlation coefficient value of Pearson = 0,169 (Very low / no relation), with significance level of 0,560. 5). Multiple correlation test between practicum facilities and infrastructure, practicum implementation motivation on the implementation of the lab with correlation coefficient of only 10.90%. This shows that the implementation of practicum activity is influenced by practicum facilities and practice motivation and practicum is only 10,90 %, while the rest is influenced by other factor, with the significance value equal to 0,531. In conclusion, there is no significant relationship between laboratory facilities and the level of motivation to carry out practicum on the implementation of lab work in school.
ANALISIS KADAR KARBON DIOKSIDA DI SUNGAI AMPENAN LOMBOK Syarifa Wahidah Al Idrus
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 2 (2018): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.948 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i2.760

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis kadar CO2 pada sungai Ampenan di Kota Mataram, Lombok, Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kadar karbondioksida dalam air sungai. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel air pada 5 titik sampel pada sungai Ampenan dan satu kontrol yang diambil dari air yang secara fisik tidak mengalami pencemaran. Hasil pengamatan yang dilakukan secara fisik, sungai  Ampenan mengalami pencemaran dari segi bau, warna dan suhu. Berdasarkan  hasil analisis kadar CO2 diperoleh hasil pada kelima titik sampel adalah 50, 30, 15 dan  10 mg/l. Kadar CO2 pada sungai Ampenan berada dalam kategori tinggi di atas ambang batas 5-10 mg/l. Kadar karbondioksida pada sungai Ampenan tergolong tinggi karena masyarakat sekitar membuang sampah langsung ke sungai. Solusi untuk mengatasi tingginya karbondioksida adalah melakukan aerasi atau melakukan pengaturan sirkulasi air. Sirkulasi air bisa berjalan dengan baik dengan cara mengurangi sampah disekitar daerah aliran sungai Ampenan, dan diberikan sanksi tegas pada masyarakat yang membuang sampah/limbah ke aliran sungai.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Komunikasi Siswa Materi Pokok Larutan Elektrolit Dan Non-Elektrolit Iftitahurrahimah Iftitahurrahimah; Yayuk Andayani; Syarifa Wahidah Al Idrus
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.834 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i1.1289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan komunikasi siswa pada materi pokok larutan elektrolit dan non-elektrolit. Penelitian quasy eksperimen menggunakan rancangan post-test only control grup design dengan populasi seluruh siswa kelas X MIA SMAN 8 MATARAM. Kelas X MIA 3 sebagai kelas eksperimen yang diajarkan dengan model Problem Based Learning (PBL) dan kelas X MIA 4 sebagai kelas kontrol yang diajarkan dengan model konvensional ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data kemampuan komunikasi siswa dikumpulkan menggunakan tes tulis untuk kemampuan komunikasi tulisan, sedangkan lembar observasi untuk data kemampuan komunikasi lisan. Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan komunikasi tulisan siswa di kelas eksperimen yaitu 75,15 dengan kriteria tinggi, sedangkan di kelas kontrol 57,10 dengan kriteria sedang, kemampuan komunikasi lisan siswa di kelas eksperimen yaitu 10,54 dengan kriteria sangat rendah dan di kelas kontrol yaitu 5,18 dengan kriteria sangat rendah. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan uji-t pada taraf signifikan 5% menunjukkan bahwa model Problem Based Learning memberikan pengaruh terhadap kemampuan komunikasi tulisan siswa materi pokok larutan elektrolit dan non-elektrolit. Uji hipotesis menggunakan uji-t juga menunjukkan bahwa model Problem Based Learning memberikan pengaruh terhadap kemampuan komunikasi lisan siswa materi pokok larutan elektrolit dan non-elektrolit.
Analisis Kemampuan Awal Konsep Green Chemistry Sebagai Upaya Meningkatkan Kreatifitas Mahasiswa Dalam Praktikum Kimia Lingkungan Syarifa Wahidah Al Idrus; Agus Abhi Purwoko; Saprizal Hadisaputra; Eka Junaedi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 3 (2020): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.851 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i3.1977

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan mengetahui kemampuan awal konsep green chemistry mahasiswa kimia lingkungan semester VI Prodi Kimia FKIP Uniersitas Mataram. Penelitian ini merupakan studi pendahuluan dari pengembangan modul praktikum kimia lingkungan berbasis green chemistry untuk meningkatkan kereativitas mahasiswa. Jenis penelitian adalah deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan awal konsep green chemistry mahasiswa Prodi Kimia FKIP Unram. Konsep awal yang diamati meliputi 12 prinsip green chemistry. Tes kemampuan awal ini disusun berjumlah dua belas butir soal. Kemampuan awal konsep green chemistry yang dianalisis merupakan kemampuan awal mahasiswa sebelum diterapkan suatu perlakuan yang diduga dapat mengembangkan kereativitas mahasiswa dalam praktikum Kimia lingkungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan awal konsep green chemistry mahasiswa kimia lingkungan secara umum berada dibawah 50%.  (1) pencegahan terbentuknya limbah(44%), (2) ekonomi atom(48%), (3) sintesis kimia yang tidak berbahaya(36%), (4) perancangan produk kimia yang aman(36%), (5) pemakaian bahan pelarut dan pembantu yang aman(40%), (6) perancangan efisiensi energy (60%), (7) penggunaan bahan baku terbarukan(28%), (8) pengurangan langkah proses(32%), (9) penggunaan katalis untuk mempercepat proses(60%), (10) perancangan produk terbarukan yang ramah lingkungan(32%), (11) analisis langsung untuk mengurangi pencemaran(48%), (12) meminimalkan potensi kecelakaan(72%). Study pendahuluan kemampuan awal masih rendah, perlu dikembangkan modul praktikum kimia lingkungan berbasis green chemistry untuk meningkatkan kreatifitas mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia Universitas Mataram.
Pengembangan Modul Praktikum Kimia Lingkungan Berbasis Green Chemistry Pada Mata Kuliah Kimia Lngkungan Syarifa Wahidah Al Idrus; Agus Abhi Purwoko; Saprizal Hadisaputra; Eka Junaidi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 5 (2020): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan Pengkajian Ilmu dan Pengajaran MIPA
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.144 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i5.2171

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat berdampak negatif terhadap kondisi lingkungan. Hal ini mengkhawatirkan semua pihak, tak terkecuali praktisi Pendidikan. Kontribusi dalam bidang Pendidikan yang dapat dilakukan adalah  dengan merancang proses pembelajaran yang peduli terhadap lingkungan. Dalam pendidikan kimia, penerapan prinsip Green Chemistry dalam kegiatan laboratorium diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah Modul Praktikum kimia lingkungan berbasis  Green Chemistry yang dapat digunakan mahasiswa sebagai penuntun pelaksanaan praktikum yang aman dan ramah lingkungan pada mata kuliah Kimia Lingkungan . Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&D),dengan prinsip pengembangan media menurut William W. Lee dan Diana L. Owens . Sasaran penelitian ini adalah kelayakan modul praktikum berdasarkan penilaian ahli (dosen Kimia) dan respon mahasiswa. Hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Analisis data menunjukkan penilaian dosen kimia dengan kategori “sangat baik” dengan rerata skor diatas 3,4. Respon mahasiswa menunjukkan modul praktikum sangat efektif dengan respon positif dengan rata rata setiap aspek diatas 0,49. Jadi, Modul Praktikum kimia lingkungan berbasis green chemistry yang dikembangkan sangat layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran Kimia lingkungan.
Studi Kemampuan Literasi Sains Mahasiswa Pendidikan Kimia Terkait Etnosains Bau Nyale Sri Partuti Rahmayanti; Yayuk Andayani; Syarifa Wahidah Al Idrus
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 3 (2021): Juni 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.124 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i3.2362

Abstract

Penelitian deksriptif ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi sains mahasiswa pendidikan kimia pada etnosains bau nyale di Universitas Mataram. Aspek literasi sains yang diukur adalah konten (pengetahuan) dengan indikator epistemic, konten dan prosedural, aspek konteks dan kompetensi (proses) dengan indikator menjelaskan fenomena secara ilmiah dan menafsirkan data dan bukti secara ilmiah. Penelitian ini melibatkan 71 mahasiswa sebagai sampel yang diperoleh melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan soal tes literasi sains berbasis etnosains bau nyale, selanjutnya dianalisis menggunakan  statistik deskriptif.  Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan literasi sains mahasiswa pendidikan kimia dalam ketiga aspek termasuk dalam kategori  cukup (63,47%), sementara katagori untuk masing-masing aspek yang termasuk katagori cukup adalah  aspek konten ( 62%) dan aspek konteks (65%) sedangkan aspek kompetensi termasuk katagori kurang (57%). Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan literasi sain mahasiswa pendidikan kimia masih perlu ditingkatkan melalui pengenalan etnosain dalam kehidupan sehari-hari disekitar mereka.Kata kunci  : kemampuan literasi sains, bau nyale, mahasiswa
Co-Authors Achmad, Fariz Adiguna, Sya’ban Putra Adiguna, Sya’ban Putra Agus Abhi Purwoko Aliefman Hakim Aliefman Hakim Anak Agung Inten Paraniti Anwar, Yuita Arian Sani Baiq Fara Dwirani Sofia Baiq Muna Waratul Islamiyah Baroud, Najah Burhanuddin Burhanuddin Burhanudin Burhanudin Dwi Laksmiwati Eka Hesti Safitri Eka Hesti Safitri, Eka Hesti Eka Junaedi Eka Junaedi Eka Junaidi Faiqotuzzahrok, Elok Fatimatuzzuhro Sukri Firmansyah, Dodiy Galuh Pratiwi, Dian Hawariani Helmina Sari Hidayanti, Ermia Hidayati, Elya I Gede Ratnaya I Nyoman loka Iftitahurrahimah Iftitahurrahimah Jackson Siahaan Jannah, Khurfatul Jeckson Siahaan Jeckson Siahaan Joharlin, Haida Jono Irawan Junaedi, Eka Karmila Sari Ketut Suma LALU RUDYAT TELLY SAVALAS Listantia, Nora Mudinillah, Adam Mukhtar Haris Mukhtar Haris Muliati, Eka Muntari Muntari Muntari Muntari Muti'ah Muti'ah Muti'ah Muti'ah Mutiah Mutiah Mutiah Mutiah Muti’ah, Muti’ah Muti’ah Muti’ah Muti’ah, Muti’ah Ni Kadek Dwi Anggraeni NIA FEBRIANTI, NIA Nisa, Lilik Khaerun R. Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati, R Rahmawati, Rahmawati Ramadhani, Siti Rumaisah Rauhul Jannah Rozana Afriani Sapitri, Riska Dia Saprizal Hadisaputra Saprizal Saprizal Saprizal, Saprizal Shalat Muliani Sofia, B. Fara Dwirani Sofia, Baiq Fara Dwirani Sofia, Fara Dwirani Sri Nursakinah Sri Partuti Rahmayanti Sudianti, Dini Sukib Sukib Sulandri, Endang Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sunniarti Ariani Sunniarti Ariani Supriadi Supriadi Valentina, Ni Luh Gaoura Astari Wildan Wildan Windarti Alifani Yayuk Andayani Yayuk Andayani Yayuk Andayani Yuita Arian Sani Anwar YUNITA ARIAN SANI ANWAR