This Author published in this journals
All Journal AL-HUKAMA´ Jurnal Biologi Tropis Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan International Journal of Community Service Learning International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Journal of Humanities and Social Studies Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) Zonasi: Jurnal Sistem Informasi Parameter Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara BINOMIAL : Jurnal Pendidikan Biologi Unri Conference Series: Community Engagement Community Empowerment Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Litbang Kota Pekalongan JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION JIPMukjt:Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Djati JURNAL HUTAN TROPIS International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Jurnal Masyarakat Indonesia Jurnal Ilmu-Ilmu Kehutanan Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi Jurnal Sosial dan Sains Studies in English Language and Education Indonesian Research Journal on Education Fleksibel: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat TOFEDU: The Future of Education Journal Java Nursing Journal Jurnal Inovasi Pendidikan Sains dan Terapan Al-Hukama: The Indonesian Journal of Islamic Family Law Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media Jurnal Natur Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : AL-HUKAMA´

FENOMENA RUJUK TALAK BA’IN KUBRA DI DESA MEDELAN KECAMATAN ‎LENTENG KABUPATEN SUMENEP ‎ Lestari, Ika
The Indonesian Journal of Islamic Family Law Vol 6 No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.617 KB)

Abstract

This study is conducted based on the research in Medelan-Lenteng-Sumenep. The purpose of the research is to determine the reconciliation of ba’in kubra divorce which is commonly conducted by the community and how the Islamic law views such a controversial practice. The techniques of collecting data are through interview and documentation. The collected data are then analyzed by using descriptive-analysis and deductive method. This research has found that the practice of reconciliation which is practiced in Medelan-Lenteng-Sumenep is a kind of ba’in kubra divorce. The statement of reconciliation and divorce is cited in the presence of a kyai (a leading figure in Islam) in many times. Although it is cited three times, it cannot be said as a legal divorce since there is no witness. According to Undang-undang No. 1, 1974 article 30 and 39, Undang-undang No. 7, 1989 about Peradilan Agama (the Religious Court), and KHI (Islamic Law Compilation) chapter XVI article 115, divorce which is cited outside of the religious court is invalid. In contrary, the divorce will be valid if it is stated before the religious court hearing. While, based on the Islamic law, reconciliation is merely allowed for woman who is in the waiting period of raj’i divorce. The ba’in kubra divorce should not do the reconciliation since it is unlawful. If the couple want to remarriage, then there should be a muhallil. The reconciliation conducted by the community in Medelan has not in accordance with the Islamic law as opposed to the verse of Allah in chapter al-Baqarah: 229 and in KHI, article 1,2, and 167-169 about the reconciliation procedures. Tulisan ini merupakan laporan penelitian yang dilakukan di desa Medelan Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana rujuk talak ba’in kubra dilakukan masyarakat serta bagaimana analisis hukum Islam terhadap praktik tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul melalui dua teknik tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif analisis dengan pola pikir deduktif. Penelitian ini menemukan, bahwa praktik rujuk masyarakat Desa Medelan Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep, adalah rujuk dari talak ba’in kubra. Rujuk tersebut dilakukan di hadapan seorang kyai saja serta lafal talaknya diucapkan berkali-kali. Walaupun hal itu dilakukan sampai berkali-kali  belum bisa dikatakan jatuh talak 3, karena tidak ada saksi. Menurut Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 pasal 30 dan 39, Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama bagian kedua, paragraf 1 pasal 65, dan KHI Bab XVI bagian kesatu pasal 115, tidak sah talak yang dilakukan di luar Pengadilan. Talak baru sah jika dilakukan di hadapan sidang Pengadilan Agama. Sedangkan ditinjau dari hukum Islam, rujuk hanya diperbolehkan bagi wanita yang sedang dalam masa iddah talak raj’i. Talak ba’in kubra  tidak boleh melakukan rujuk dan hukumnya adalah haram. Jika pasangan suami isteri tersebut ingin bersatu lagi, maka harus ada seorang muhallil. Rujuk yang dilakukan oleh masyarakat Medelan, belum sesuai dengan syariat Islam karena bertentangan dengan firman Allah SWT. yang terdapat di dalam Q.S al-Baqarah ayat 229 dan di dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) pasal 163 ayat 1, 2, dan pasal 167-169 tentang tata cara rujuk.Kata kunci: Hukum Islam, Talak, Rujuk.
Co-Authors Abdul Hamid Ade Gunawan Adhi Nurhartanto, Adhi Agata, Annisa Agung Purwanto Agustina, Dinda Tri aida fitria Alfani Putera, M. Ihsan Alin Liana Allasselcida, Anesha Aminuyati Andre, Lesis Andria Kusuma, Vicky Anggie Stiexs Arita Marini Arnaldo , Putra Asta Mariyana, Nyoman Selvia Astri Sutisnawati Azis, Rahajeng Reyhastuti B.K Gultom, Onggung Berlin Sibarani Cahyani, Putri Chindy Oktavia, Rina Darli, Viny Volcherina Defri Yoza Desy Safitri Dewi Febriani Dianty, Robbyah Muhyi Didik Santoso Dina Dina, Dina Emy Sadjati, Emy Enny Insusanty Ervayenri Erwanda Trio Bintan Sabri Erwika Erwin, Tubagus Evi Sribudiani Ewi Irfani Fahrurrozi Febriani, Dika Firmanul Catur Wibowo Gandhiko Mohta Hamid, Nurul Hikmah Ramadanil Hamido, Dhanu Hanifah Ikhsani Herdi, Hairani Ida Damayanti, Ida Iskandar, Rossi Iskandar, Rossi Isma, Olla Jahriani, Nani Jayawarsa, A.A. Ketut Joharmi Kasih , Delina KHARISMA, MUHAMMAD Khasanah, Lukluul Kurnianti, Endang M. kurniasari, septi Kusuma Wirasti, R.A.Murti M Ihsan Alfani Putera, M Ihsan Alfani M Ikhwan Manahor, Anwar Mansur Chadi Mursid Maratun Nafiah, Maratun Mardiansyah, M. Mardiansyah Marpaung, Lidya Novita Elisabeth Maryani Maryani Masruri, Niskan Masruri, Niskan Walid Metananda, Arya Arismaya Misidawati, Dwi Novaria Mohamad Syarif Sumantri Muhamad Yusup Muhammad Ikhwan Muhammad Mardhiansyah Muqtakdir Nurfalaq Syarif Musril Zahari, Musril Nofri Sandria Nugraha, Lefdi Agung Nur Suhada, Nur Nurbaeti, Meli Nurjanah Nurul Qomar Otib Satibi Hidayat Pakpahan, Thania Eunike Pebriandi, Pebriandi Pravitasari, Rahma Purwantini, Anissa Hakim Putra, Agung Kartika Putri, Alifia Rozalna R.A Murti Kusuma Wirasti Rafiqa, Syarifa Rafiqa Rahmah, Himah Naely Rahmawati, Rahmawati Ramadhani, Widya Ravi’ah, Siti Rosinar, Rosinar Salim, Faisal Saputri Zebua, Fransiska Sari, Vivi Andika Satria, Bima Danu Sentryo, Izlan Setyani, Restu Aurora Gita Sintania, Wiwin Siregar, Evelyn Siregar, Yulia Elfrida Yanty Siti Nurul Hidayah Solihatin, Etin Somadona, Sonia Sri Nuraini, Sri Suarka, Suarka Suhardiningsih, Vonny Suntari, Yustia Suriyani, Elvi Syivani, Puspa Aini Taufik Rihatno Tri Ratnaningsih, Ambar Usman, Herlina Wahyudiana, Endang Waluyo Hadi Wati, Euis Lidya Widiyastuti, Arie Yadi Fakhruzein Terang Jaya Yesi, Yesi Yossi Oktorini Yuli Rahmawati Yurniwati Yurniwati Zahara, Adinda Zahra, Afnitya Zulela Ms