This Author published in this journals
All Journal AL-HUKAMA´ Jurnal Biologi Tropis Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan International Journal of Community Service Learning International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Journal of Humanities and Social Studies Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) Zonasi: Jurnal Sistem Informasi Parameter Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara BINOMIAL : Jurnal Pendidikan Biologi Unri Conference Series: Community Engagement Community Empowerment Jurnal Litbang Kota Pekalongan JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION JIPMukjt:Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Djati JURNAL HUTAN TROPIS International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Jurnal Masyarakat Indonesia Jurnal Ilmu-Ilmu Kehutanan Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi Jurnal Sosial dan Sains Studies in English Language and Education Indonesian Research Journal on Education Fleksibel: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat TOFEDU: The Future of Education Journal Java Nursing Journal Jurnal Inovasi Pendidikan Sains dan Terapan Al-Hukama: The Indonesian Journal of Islamic Family Law Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media Jurnal Natur Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Model Implementasi Pendidikan Nilai Karakter Profil Pelajar Pancasila di Kelas Empat Sekolah Dasar Yusup, Muhamad; Sumantri, Mohamad Syarif; Lestari, Ika
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v7i1.3130

Abstract

The aim of this research is to describe the implementation model of the independent curriculum at the SDIT Irsyadul 'Ibad School, Pandeglang Regency as a school driving the first generation in forming the character profile of Pancasila students. This research method is descriptive qualitative. Data was collected through interviews with school principals, deputy principals, teachers and parents. Data was obtained from documentation, observation and literature study. The data obtained is then analyzed through reduction, presentation and conclusions. The research results showed that the implementation of the Pancasila student profile character was not only through intracurricular, extracurricular activities and the Pancasila Student Profile Strengthening Project but also through school habits/culture. Apart from that, the success of implementing the Pancasila student profile character is influenced by the creativity and competence of teachers in differentiated learning as well as the absolute prohibition of smoking for teachers. Schools have the freedom to prepare learning plans that refer to learning outcomes based on student characteristics. Collaboration between school principals, teachers, students, parents and the community is an important factor in implementing the independent curriculum.
Membangun Kreativitas Peserta Didik Dalam Pembelajaran PAI Melalui Colaborative Learning Dengan Media Canva Rahmawati, Rahmawati; Kusuma Wirasti, R.A.Murti; Lestari, Ika
Jurnal sosial dan sains Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v4i1.1176

Abstract

Latar Belakang: Media Canva menjadi salah satu media yang tersedia belakangan ini, untuk menjawab tantangan dan kebutuhan pengajar menyampaikan materi lebih efektif dan efisien. Collaborative Learning merupakan sebuah metode dalam pembelajaran yang menekankan kolaborasi atau kerjasama untuk meningkatkan pengalaman belajar. Tujuan: Tujuan penelitian ini membangun kreativitas peserta didik dalam pembelajaran melalui colaborative learning dengan media canva. Metode: Penelitian ini menggunakan metodologi yaitu kualitatif deskriptif. Sumber data utama dalam penelitian kualitatif adalah kata-kata dan tindakan, selebihnya adalah data tambahan seperti dokumentasi foto, karya siswa, evaluasi dan refleksi dari siswa/I, hasil angket siswa dan guru sebagai penguat dari penelitian yang dilakukan. Penelitian menggunakan teknik pengambilan data dengan observasi, yang dilakukan kurang lebih satu semester dalam pembelajaran PAI, pada fase F di kurikulum merdeka, SMA Labshcool Jakarta Hasil: kreativitas anak-anak pun turut andi dalam pelaksanaanya, bagi siswa/i yang memiliki kreativitas yang tinggi tentunya akan menyusun naskah sedemikian bagusnya, dengan fitur-fitur yang ada didalam canva itu sendiri. Kesimpulan: Kreativitas siswa/i dalam pembelajaran tentunya sangat ditunggu dan dinantikan oleh guru maupun yang lainnya. Kedua, untuk mengasah kreativitas anak ini, guru harus menggunakan media yang tepat dalam pelaksanaanya, peneliti mengambil media canva sebagai media yang tepat dalam hal ini, menyajikan sebuah tugas dalam bentuk link, kemudian baik guru maupun siswa/i saling berkolaborasi didalamnya. Ketiga, Collaborative Learning merupakan pembelajaran yang mengajak guru dan peserta didik untuk saling mengisi satu dengan yang lainnya, sehingga terwujudlah harmonisasi dalam pembelajaran
Analysis and Identification of Weeds in 3-Month-Old Acacia crassicarpa Stands at PT. Arara Abadi Rasau Kuning District Lestari, Ika; Ervayenri; Arnaldo , Putra; Ikhsani, Hanifah; Sadjati, Emy
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No. 2 Mei (2025): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v7i2.4038

Abstract

Acacia crassicarpa is a cultivated species in the Industrial Plantation Forest at PT. Arara Abadi, particularly in the Rasau Kuning District. One of the limiting factors for the growth of Acacia crassicarpa stands is weed infestations. At three months of age, weed infestations increased and became uniform across the Acacia crassicarpa stand area. To ensure that weed control measures yield effective and efficient results, it is essential to base these measures on information regarding the types and composition of weeds in the Acacia crassicarpa area. Therefore, this study aimed to analyze and identify the types of weeds found beneath the Acacia crassicarpa, which is three months old. This research method employs purposive sampling to select locations with dense weed populations for use as study plots. The analysis and identification of the weeds revealed nine species, including Goletrak (Borreria alata), which was the most prevalent, with 50 individuals recorded. Other species identified include Bundung (Cyperus odoratus), Wild Acacia, Ruas-ruas, Ramiding (Stenochlaena palustris), Sword Fern (Nephrolepis biserrata), Alang-alang (Imperata cylindrica), and Meniran (Phyllanthus urinaria). The range of the KR values was between 0.5% and 25.3%, while the FR values ranged from 2.4% to 14.6%. The BKR values varied from 0.3% to 18.8%, and the INV values ranged from 3.5% to 56.0%. The highest SDR value for Borreria alata was 18.7%, indicating significant dominance within the weed community. The Shannon-Wiener diversity index (H') was calculated at 1.96, categorizing it as a moderate level of diversity. Simpson's dominance index (D) was measured at 0.15, suggesting a stable level of weed dominance. Additionally, the Margalef species richness analysis (R1) results yielded a value of 1.51, indicating a low level of species richness among the weeds.
PRODUKTIVITAS KEGIATAN DEBARKING DENGAN PENGGUNAAN DEBARK PONTON DARAT DI PT. RAPP ESTATE PELALAWAN Suhada, Nur; Lestari, Ika; Sribudiani, Evi; Somadona, Sonia; Satria, Bima Danu; Pakpahan, Thania Eunike
Jurnal Hutan Tropis Vol 13, No 4 (2025): Jurnal Hutan Tropis Volume 13 Nomer 4 Edisi Desember 2025
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v13i4.24175

Abstract

Kegiatan debarking atau pengupasan kulit kayu merupakan tahapan penting dalam pemanenan dan pengolahan kayu karena memengaruhi kualitas bahan baku serta efisiensi proses berikutnya. Di PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Pelalawan, penggunaan Debark Ponton Darat (DPD) dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Penelitian ini bertujuan membandingkan produktivitas dan efisiensi metode celup dan metode langsung dalam proses debarking menggunakan DPD. Pengamatan lapangan dilakukan pada 15 siklus kerja untuk masing-masing metode dengan parameter jumlah kayu per siklus, volume produksi, waktu kerja, dan produktivitas alat. Hasil pengukuran dibandingkan dengan standar perusahaan (10,82 m³/jam) guna mengetahui tingkat efisiensi. Metode celup menunjukkan rata-rata waktu siklus 5,06 menit, produktivitas 0,23 m³/menit, dan efisiensi 128% dibanding standar. Sementara itu, metode langsung mencatat waktu siklus lebih singkat 4,06 menit, produktivitas 0,399 m³/menit, dan efisiensi 221%, hampir dua kali lipat lebih tinggi daripada metode celup. Perbedaan ini mengindikasikan bahwa metode langsung lebih cocok untuk kondisi operasional yang menuntut kecepatan dan volume produksi tinggi, sedangkan metode celup tetap relevan untuk kayu dengan kulit tebal atau kondisi khusus. Secara keseluruhan, penerapan DPD terbukti meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses debarking di PT RAPP. Kedua metode memiliki karakteristik berbeda namun dapat saling melengkapi sesuai kondisi lapangan. Dalam kasus tertentu, kayu yang sulit dikupas memerlukan perlakuan awal dengan metode celup untuk mempermudah pengupasan. Peningkatan produktivitas dan efisiensi ini mendukung strategi perusahaan dalam mencapai target produksi pulp nasional, mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual, serta meningkatkan kualitas dan keberlanjutan operasional.
Listening Skills Integration through the Interdisciplinary Approach in Elementary Schools: Teaching Techniques and Practical Recommendations Suhardiningsih, Vonny; Usman, Herlina; Lestari, Ika
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Vol 17 No 2 (2026): Inclusive Education dan Differentiated Instruction
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jip.v17i2.2554

Abstract

This research employed a systematic literature review (SLR) of seven international peer-reviewed journal articles published between 2020 and 2025. The literature search was conducted using the Scopus database  keywords “listening skills” AND “elementary school” with inclusion criteria focusing on studies addressing listening skills, interdisciplinary learning, and elementary school contexts. Data were analyzed using thematic synthesis to identify instructional strategies, learning outcomes, and pedagogical implications. The findings indicate that listening skills play a fundamental role in language acquisition and require explicit instructional support and structured learning experiences to develop effectively. An interdisciplinary approach enhances listening skills by enabling students to learn language contextually through connections with other subjects such as science, art, and health. Instructional strategies including project-based learning, games, and gamification positively contribute to students’ motivation, collaboration, and critical thinking.The novelty of this study lies in synthesizing evidence on interdisciplinary listening instruction specifically in elementary education. Practically, the findings provide evidence-based guidance for teachers to design meaningful and participatory listening activities aligned with curriculum demands. This study highlights the relevance of integrating listening skills and elementary school  contexts to improve language learning quality in the digital era.
Systematic Analysis of the Use of Socio Scientific Issues-Oriented Mobile Learning as a Science Learning Media to Improve the Critical Thinking Skills of Elementary School Students Wati, Euis Lidya; Lestari, Ika; Wibowo, Firmanul Catur
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Research, Training and Philanthropy Institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v7i2.1657

Abstract

This study systematically analyzes the implementation of socio-scientific issues–oriented mobile learning to foster elementary students’ critical thinking in science. A Systematic Literature Review following the PRISMA protocol with qualitative synthesis examined ten peer-reviewed articles (2021–2025) meeting strict inclusion criteria. Selected studies integrated mobile learning with socio-scientific issues in elementary science and explicitly measured critical thinking. Findings show consistent moderate-to-high improvement, with N-Gain scores ranging from 0.59 to 0.80. Implementations were mainly associated with problem-based learning combined with guided inquiry. Effective designs integrated interactive multimedia, augmented reality, and Android-based platforms to enable flexible, ubiquitous learning. Frequently addressed issues included environmental pollution, food waste management, and local ecosystem conservation, providing authentic contexts for multi-perspective analysis. Overall, the review confirms that socio-scientific issues–oriented mobile learning is a promising pedagogical approach for promoting higher-order thinking in elementary science, while highlighting the need for adequate technological infrastructure and strong teacher digital competence to ensure effective implementation.
Sosialisasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Bidang Kehutanan Bagi Siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru Sebagai Persiapan Pra Kerja Lestari, Ika; Somadona, Sonia; Darlis, Viny Volcherina; Sribudiani, Evi; Qomar, Nurul; Pebriandi, Pebriandi; Irfani, Ewi; Oktorini, Yossi; Mardiansyah, M. Mardiansyah; Yoza, Defri; Suhada, Nur; Masruri, Niskan Walid; Metananda, Arya Arismaya
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6329

Abstract

Pekerjaan di bidang kehutanan tergolong berisiko tinggi, baik terhadap kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja. Rendahnya kesadaran pekerja terhadap pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi salah satu penyebab utama belum optimalnya penerapan K3 di sektor ini. Sayangnya, pemahaman mengenai K3 masih sangat minim, baik dari segi edukasi, pelatihan, maupun sosialisasi di lingkungan kerja kehutanan. Siswa SMK Kehutanan, sebagai calon tenaga kerja masa depan, perlu dibekali sejak dini dengan pengetahuan menyeluruh tentang pentingnya K3. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman awal kepada siswa, khususnya di SMK Negeri Kehutanan Pekanbaru, agar mereka memiliki kesiapan bekerja secara sehat, aman, dan bertanggung jawab setelah menyelesaikan Pendidikan. Kegiatan diimplementasikan melalui sosialisasi K3 yang mencakup tiga tahapan utama: prasosialisasi, sosialisasi, dan pascasosialisasi. Materi disampaikan melalui metode posko dengan pendekatan edukatif, partisipatif, dan interaktif. Terdapat empat fokus materi yang diberikan, yaitu: (1) K3 di bidang kehutanan, (2) alasan pentingnya K3, (3) alat pelindung diri (APD) yang digunakan dalam kehutanan, dan (4) perancangan praktik kerja kehutanan yang sesuai dengan standar K3. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap 20 indikator yang telah ditentukan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dari 49% sebelum sosialisasi menjadi 82% setelah kegiatan berlangsung. Ini membuktikan bahwa kegiatan sosialisasi berhasil membangun kesadaran awal siswa mengenai pentingnya perlindungan diri dan keselamatan kerja sejak dini, khususnya dalam sektor kehutanan.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat akan Fungsi Hutan untuk Mewujudkan Pengelolaan Hutan Lestari di Desa Kuala Tolam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau Lestari, Ika; Maryani, Maryani; Agustina, Dinda Tri; Ikhsani, Hanifah; Nugraha, Lefdi Agung; Mohta, Gandhiko; Allasselcida, Anesha; Putra, Agung Kartika; Sabri, Erwanda Trio Bintan; Qomar, Nurul; Pebriandi, Pebriandi; Irfani, Ewi
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.236-245

Abstract

Kuala Tolam Village, Pelalawan Regency, Riau Province, is one of the regions that still possesses significant peatland forests, which are ecologically, socially, and economically important. However, pressures from plantation expansion, land conversion, and limited community knowledge about forest functions have made this area vulnerable to degradation. This community service activity aimed to enhance public knowledge of the importance of forests. The method employed was socialization through an educational, participatory, and interactive approach combined with small group discussions. The respondents in this activity were stakeholders involved in community deliberations with the Siak Pelalawan Landscape Program in the context of forming a collective commitment to maintain forest functions and areas. The results of this activity showed an increase in community knowledge about forest functions as measured by several aspects, namely forest definition, forest types, and forest functions. Community understanding of the definition of forests increased by 39%, knowledge of forest types around Kuala Tolam Village increased by 36%, and knowledge of forest functions increased by 30%. These findings indicate that the socialization and educational approaches applied were successful in raising public awareness of the importance of forests in supporting the community’s commitment to preserving forest functions and areas. Furthermore, the formation of such commitment, supported by enhanced knowledge and understanding, is expected to serve as a strong foundation for establishing a forest patrol and monitoring team in Kuala Tolam Village, Pelalawan Regency.
The Relationship Between Knowledge Levels and Behavior with Anxiety Among Families of Stroke Patients Anggie Stiexs; Kurniasari, Septi; Erwin, Tubagus; Nurhartanto, Adhi; Lestari, Ika; Agata, Annisa
Java Nursing Journal Vol. 4 No. 1 (2026): November - February
Publisher : Global Indonesia Health Care (GOICARE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61716/jnj.v4i1.164

Abstract

Background: Stroke remains a major cause of disability in Indonesia, and families provide essential care, yet evidence linking caregiver knowledge and caregiving behaviour to anxiety is limited Purpose: This study aimed to test associations between caregiver knowledge, caregiving behaviour, and anxiety among families of stroke patients. Methods: In a cross-sectional study at RSUD Abdul Moeloek, Indonesia (June 12, 2023), we enrolled 73 caregivers of stroke inpatients. Knowledge and behaviour were classified as good, fair, poor, and positive or negative. Anxiety was measured in categories. Associations were tested with chi-square. Results: Among 73 caregivers, knowledge was good in 21.9%, fair in 50.7%, and poor in 27.4%; 61.6% reported positive behaviour. Anxiety was reported sometimes by 8.2%, part of the time by 80.8%, and almost all of the time by 11.0%. Anxiety was associated with knowledge (p=0.023) and behaviour (p=0.001). Conclusion: Caregiver anxiety was frequent and significantly related to caregiver knowledge and behaviour. Findings support nurse-led screening plus structured education and skills coaching during inpatient care and discharge transitions. Relevance to clinical practice: Caregiver anxiety was common in families of hospitalised stroke patients and was linked to lower knowledge and negative caregiving behaviour. Nurse-led screening, teach-back education, and brief skills coaching (mobility, ADLs, medications, warning signs), followed by early follow-up, may reduce distress and strengthen safe transitional care
Co-Authors Abdul Hamid Ade Gunawan Adhi Nurhartanto, Adhi Agata, Annisa Agung Purwanto Agustina, Dinda Tri aida fitria Alfani Putera, M. Ihsan Alin Liana Allasselcida, Anesha Aminuyati Andre, Lesis Andria Kusuma, Vicky Anggie Stiexs Arita Marini Arnaldo , Putra Asta Mariyana, Nyoman Selvia Astri Sutisnawati Azis, Rahajeng Reyhastuti B.K Gultom, Onggung Berlin Sibarani Cahyani, Putri Chindy Oktavia, Rina Darli, Viny Volcherina Defri Yoza Desy Safitri Dewi Febriani Dianty, Robbyah Muhyi Didik Santoso Dina Dina, Dina Emy Sadjati, Emy Enny Insusanty Ervayenri Erwanda Trio Bintan Sabri Erwika Erwin, Tubagus Evi Sribudiani Ewi Irfani Fahrurrozi Febriani, Dika Firmanul Catur Wibowo Gandhiko Mohta Hamid, Nurul Hikmah Ramadanil Hamido, Dhanu Hanifah Ikhsani Herdi, Hairani Ida Damayanti, Ida Iskandar, Rossi Iskandar, Rossi Isma, Olla Jahriani, Nani Jayawarsa, A.A. Ketut Joharmi Kasih , Delina KHARISMA, MUHAMMAD Khasanah, Lukluul Kurnianti, Endang M. kurniasari, septi Kusuma Wirasti, R.A.Murti M Ihsan Alfani Putera, M Ihsan Alfani M Ikhwan Manahor, Anwar Mansur Chadi Mursid Maratun Nafiah, Maratun Mardiansyah, M. Mardiansyah Marpaung, Lidya Novita Elisabeth Maryani Maryani Masruri, Niskan Masruri, Niskan Walid Metananda, Arya Arismaya Misidawati, Dwi Novaria Mohamad Syarif Sumantri Muhamad Yusup Muhammad Ikhwan Muhammad Mardhiansyah Muqtakdir Nurfalaq Syarif Musril Zahari, Musril Nofri Sandria Nugraha, Lefdi Agung Nur Suhada, Nur Nurbaeti, Meli Nurjanah Nurul Qomar Otib Satibi Hidayat Pakpahan, Thania Eunike Pebriandi, Pebriandi Pravitasari, Rahma Purwantini, Anissa Hakim Putra, Agung Kartika Putri, Alifia Rozalna R.A Murti Kusuma Wirasti Rafiqa, Syarifa Rafiqa Rahmah, Himah Naely Rahmawati, Rahmawati Ramadhani, Widya Ravi’ah, Siti Rosinar, Rosinar Salim, Faisal Saputri Zebua, Fransiska Sari, Vivi Andika Satria, Bima Danu Sentryo, Izlan Setyani, Restu Aurora Gita Sintania, Wiwin Siregar, Evelyn Siregar, Yulia Elfrida Yanty Siti Nurul Hidayah Solihatin, Etin Somadona, Sonia Sri Nuraini, Sri Suarka, Suarka Suhardiningsih, Vonny Suntari, Yustia Suriyani, Elvi Syivani, Puspa Aini Taufik Rihatno Tri Ratnaningsih, Ambar Usman, Herlina Wahyudiana, Endang Waluyo Hadi Wati, Euis Lidya Widiyastuti, Arie Yadi Fakhruzein Terang Jaya Yesi, Yesi Yossi Oktorini Yuli Rahmawati Yurniwati Yurniwati Zahara, Adinda Zahra, Afnitya Zulela Ms