Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENEMUKAN KALIMAT UTAMA PADA TIAP PARAGRAF Alfazr, Asep Saiful; Gusrayani, Diah; Sunarya, Dede Tatang
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v1i1.2937

Abstract

Data awal menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas IV B SDN Pasanggrahan 1 pada materi menemukan kalimat utama pada tiap paragraf masih rendah. Penyebabnya adalah siswa belum menguasai materi serta kinerja guru dan aktivitas siswa kurang maksimal. Hasil penelitian dengan menerapkan model pembelajaran jigsaw pada tiap siklus mengalami kenaikan. Perencanaan kinerja guru Siklus I mencapai 80%, Siklus II mencapai 98%, dan Siklus III mencapai 100%. Pada pelaksanaan kinerja guru Siklus I mencapai 81%, Siklus II mencapai 93%, dan Siklus III mencapai 100%. Pada aktivitas siswa Siklus I mencapai 21,4%, Siklus II mencapai 57,1%, dan Siklus III mencapai 89,3%. Selain itu, hasil belajar siswa pada Siklus I siswa yang lulus sebesar 60,7%, pada Siklus II siswa yang lulus sebesar 75%, dan pada Siklus III siswa yang lulus sebesar 89,3%. Dengan demikian, model pembelajaran jigsaw berhasil diterapkan pada pembelajaran menemukan kalimat utama pada tiap paragraf.Kata Kunci: kalimat utama, kalimat penjelas, jigsaw.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARING CYCLE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN Santika, Anggita Meidy; Gusrayani, Diah; Jayadinata, Asep Kurnia
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v1i1.2986

Abstract

Dalam proses pembelajaran IPA atau sains, siswa terbiasa hanya mendengar, mengingat dan membayangkan saja. Namun siswa harus melakukan dalam artian siswa ikut mencari materi yang akan di pelajari dengan melakukan suatu percobaan. Pembelajaran seperti itu dapat mengembangkan potensi siswa secara maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan model pembelajaran learning cycle terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa pada materi perubahan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan desain kelompok kontrol pretes-postes dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Pasarean dan Gununggadung Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang tahun ajaran 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan: model pembelajaran learning cycle dan pembelajaran konvensional dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada materi perubahan lingkungan secara signifikan dan peningkatan keterampilan berpikir kreatif dengan perlakuan model pembelajaran learning cycle lebih baik secara signifikan daripada pembelajaran konvensional. Siswa dan guru melakukan kegiatan positif dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran learning cycle.
PENERAPAN PEMBELAJARAN CLIS PADA MATERISSIFAT-SIFAT CAHAYA UNTUK MENINGKATKANSHASIL BELAJAR SISWA KELASSV Ardiana, Nana; Jayadinata, Asep Kurnia; Gusrayani, Diah
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i1.10666

Abstract

This study was conducted by low level of student understanding of the five grade towards the material properties of light that caused low student learning outcomes. The main factor is teacher centered learning. To solve this problem, the writer designed a lesson plan by applying Children Learning in Science (CLIS). The CLIS learning model is student centered where the students are actively involved in the learning process through hands-on/minds on activities. This research is a classroom action research using Kemmis and Taggart design. There was an increase in each cycle, the cycle I students complete 19 people or 51.4%, the cycle II students complete 30 people or 81.1%, and the cycle III as many as 36 students or 97.3%. Thus, through the application of CLIS learning model can improve students’ learning outcomes of five grade on the material properties of light.
STRATEGI PEMBELAJARAN MUSIK ENSEMBLE MELALUI MEDIA GAMELAN DEGUNG PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Subandi, Didi; Julia, Julia; Gusrayani, Diah
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i1.10111

Abstract

The purposes of this observation is to describe the process, result, learning evaluation of ensemble music using gamelan degung media. This observation is a descriptive method observation using twelve fifth grade students from SDN Ambit Situraja Subdistric, Sumedang District. This observation using Miles Huberman model for data processing consist of data reduction, display data and conclution drawing/verification. The used instruments are observation sheets, interview and documentation guidance. The learning process of ensemble music using gamelan degung consists of several steps; (a) listening of ensemble music theory including of ensemble music performance using gamelan degung. (b) Gamelan degung instruments introduction. (c) motivating step to persuade the students to make them interest to play gamelan degung ensemble music. (d) teaching the playing techniques to play gamelan degung through how to hold and play the gamelan instruments. (e) giving simple music notation such as “Gambir Sawit” song to be learnt and played using gamelan degung. (f) doing intensive rehearsal  to play the song. (g) giving a result evaluation for the ensemble music lesson. The result of ensemble music learning using gamelan degung is the students skill to play gamelan degung as Nusantara culture. Aligned with the purposes of art education to conserve and  bequeath art to young generation. Learning ensemble music using gamelan degung’s evaluation held on simple performance using three assessment criteria, rote the song  (cognitive), gamelan degung playing technique (psychomotor) and attitude at the time of playing the gamelan degung (affective).
PEMBELAJARAN MENARI PADA KELOMPOK TARI ANAK USIA SEKOLAH DASAR Yuniar, Devi; Julia, Julia; Gusrayani, Diah
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i1.10101

Abstract

Dancing learning as part of art learning is a great contribution to improving the creativity of primary school aged children. The importance of dance learning is to prepare the child's condition to be able to channel his talents and creativity which will then culminate in a growing achievement of each child in a dance group. Primary school-aged children who follow the learning in the studio have the opportunity to master dancing skills. It is a creativity to preserve culture through the manifestation of beautiful movement. Case studies were selected as research designs that aimed to investigate and track the learning process of dance groups in the studio. Technique used in this research that is observation, interview, and field note, so that obtained data which give picture about dance learning which done. This research is done in studio Dwi Arta Production Ciwidey, Regency of South Bandung. Based on the research conducted, obtained some findings related to the description of dance learning process of dance groups of elementary school age children.
PENERAPAN MODEL SITUATION-BASED LEARNING PADA MATERI SIFAT-SIFAT DAN JARING-JARING BANGUN RUANG SEDERHANA DI KELAS IV SDN PASEH 1 SUMEDANG Larawati, Intan; Atun, Isrok'; Gusrayani, Diah
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/pi.v1i1.2933

Abstract

Keaktifan siswa dalam proses pembelajaran diperlukan agar siswa mampu mengkonstruksi pengetahuannya. Salah satu ciri siswa yang aktif adalah lebih banyak mengajukan pertanyaan dan mengemukakan pendapatnya. Model pembelajaran Situation-Based Learning (SBL) memfasilitasi siswa untuk dapat mengungkapkan permasalahan yang ada pada situasi matematis. Dalam tahapan SBL, siswa dituntut agar dapat (1) posing mathematical problem; (2) solving mathematical problem; dan (3) applying mathematics. Pelaksanaan pembelajaran ini berbantuan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis SBL. LKS menyajikan situasi yang menjadi prasyarat dari pembelajaran, kemudian siswa dituntun/diarahkan untuk melaksanakan setiap tahap pembelajaran SBL. Penelitian ini menerapkan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan proses setiap tahapan pembelajaran SBL pada mata pelajaran matematika. Dari penelitian ini, diperoleh beberapa temuan penting terkait gambaran proses pembelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran SBL.Kata Kunci: Situation-Based Learning, Mathematical Situation, Mathematical Problem.
PENGGUNAAN MEDIA CARD KINGDOM HISTORY MELALUI METODE KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Karlina, Nindi; Gusrayani, Diah; Kurnia, Dadang
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i1.12424

Abstract

Based on the observations made on the IPS learning material heyday and the heritage of Islam Nusantara in grade V SDN Gunasari Sumedang Regency is known that the ability of students on historical material is still low. The problems that occur because of the difficulty of memorizing abstract historical material. Efforts are made to overcome the problem is with the use of Card Kingdom History through cooperative STAD type method. The purpose of this study is to improve student learning outcomes in the material heyday and archaeological history of Islam Nusantara and increase student activity on aspects of cooperation. The research used is Classroom Action Research (PTK) with Kemmis and Mc Taggart model. After 3 cycles, there was a significant improvement so that the use of Card Kingdom History through cooperative method of Student Team Achievement Divisions has improved the students' learning achievement of grade V of SDN Gunasari Sumedang Regency on the material of heyday and the archaeological history of Islam Nusantara
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENINGGALAN SEJARAH MASA ISLAM DI INDONESIA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (JIGSAW) BERBANTUAN MEDIA PUZZLE Setyawaty, Putry Eka; Hanifah, Nurdinah; Gusrayani, Diah
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i1.10769

Abstract

From the findings in the field, the results of learning IPS on the material of the historical heritage of Islam in Indonesia is still less than the maximum. As an effort to improve learning outcomes, a cooperative learning model (jigsaw) is supported by the puzzle media. Classroom Action Research Methods are performed with an implementation procedure that refers to the Kemmis Taggart spiral model. The instrument is a teacher performance observation sheet in planning and implementing learning, student activities, learning outcomes, and field notes. The results of action implementation, the percentage of teacher performance in planning cycle I 86%, cycle II and III reach the target that is 100%. Percentage of teacher performance in implementing cycle I 83%, cycle II 92,9%, and 100% cycle III. Percentage of student activity of cycle I 53%, cycle II 83%, and cycle III 90%. The percentage of learning result in preliminary data from 33 students only 9 people (27%) who complete the KKM is 70. A complete cycle of 18 students (60%), cycle II 26 people (86.7%), and cycle III 27 people (90%) exceeded the target of 82%. Thus, through the application of cooperative learning model (jigsaw) media-assisted puzzle student learning outcomes on the material of Islamic heritage in Indonesia can be increased.
PENERAPAN METODE PISANG BATITA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MELENGKAPI CERITA RUMPANG Utama, Muhammad Reva; Gusrayani, Diah; Djuanda, Dadan
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/jpi.v2i1.9529

Abstract

In the preliminary data at fourth grade in SDN Cisalak IV, students were having problems in completing incomplete story. It was because they used the learning methods that do not involve students in learning. Therefore, applied a methods of Pisang Batita to improve writing skills for incomplete story and aims to improve the planning and the implementation of the teachers performance,  students activity, and outcome of students learning. Research used is classroom action research model by Kemmis and Taggart. The research results with using Pisang Batita methods have increasing for every cycle. In teachers performance in cycle III increased come to 100%. For students activity in cycle I 36,83%, cycle II 78,95%, and cycle III 95,24%. And for a completed learning outcome in cycle I 52,63%, cycle II 78,95%, and cycle III 90,48%. It can be concluding that Pisang Batita methods for the real application can increasing outcome of students learning in complete incompleting story.  
PENGARUH PENDEKATAN PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA PADA MATERI SKALA DAN PERBANDINGAN Respati, Ressa; Maulana, Maulana; Gusrayani, Diah
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/pi.v1i1.2951

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan data yang didapatkan bahwa alokasi waktu yang relatif lama untuk matapelajaran matematika tidak berbandinglurus dengan prestasi yang diraih, pengajar matematika kurang berinovasi, menakutan, membosankan, dan hal lainnya. Berdasarkan hal tersebut, diteliti pendekatan PBL untuk meningkatkan kemampuan pemaham dan komunikasi matematis siswa pada materi skala dan perbandingan. Metode eksperimen dengan desain kelompok kontrol tidak ekuivalen (the nonequivalent control group design) digunakan dalam penelitian ini. Dua SD yang menjadi sampel penelitian yaitu SDN 1 Ganeas (kelas eksperimen) dan SDN Cikoneng (kelas kontrol). Dengan menggunakan instrumen soal tes, format observasi guru siswa, dan angket. Berdasarkan analisis terhadap data yang diperoleh, didapat hasil bahwa pendekatan PBL berkontribusi terhadap kemampuan pemahaman sebesar 17,64% dan kemampuan komunikasi sebesar 8,09%. Pendekatan konvensional berkontribusi sebesar 20,20%terhadap kemampuan pemahaman dan kemampuan komunikasi sebesar 29,60%.Pendekatan PBL lebih baik secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan yang diteliti, dan terdapat hubungan positif antara kedua kemampuan tersebut.Kata Kunci : Pendekatan problem-based learning (PBL), pemahaman dan koneksi matematis.
Co-Authors Agustina, Erry Alawiah, Mila Alditia, Ade Yayang Tri Alfazr, Asep Saiful Ali Ismail Amalina, Risma Amelia, Siska Dwi Angnugrahaeny, Harmonic Juniar Anjani, Cusni Aprianti, Eka Aprilia, Nia Ardiana, Nana Atep Sujana Atori, Agiantini Malida Atun, Isrok' Aulia, Nisa Azhari, Biantica Rena Azhari, Farkhani Badar, Rohmatun Nurul Br Purba, Tria Kabrina Cahyaningsih, Ratna Dila Dadan Djuanda, Dadan Dadang Kurnia, Dadang Darusman, Hera Haerunisa Deschuri, Cani Devi Yuniar Dinda Melinda Ely Fitriani Fariz, Irsyad Nur Fatmawati, Yani Fikri, Annida Nurul Fithriya Rachmaali, Farah Fitriani, Ely Gajalba, Nurul Lubna Handini, Dea Hidayah, Syaeful Inaydamariny, Annisa Indriani, Feby Indriani, Tanti Irawati, Riana Irawati, Riana Isrokatun Isrokatun J. Julia Jayadinata, Asep Kurnia Jayadinata, Asep Kurnia Julia Julia Julia, J Julia, J. Juwita, Tita Karimah, Anisa Fiola Karlina, Nindi Khairunnisa, Raden Ayu Sekar Arum Handayani Komalasari, Ala Kurniasih, Riska Dwi Kurniawan, Muhamad Arif Larawati, Intan Luky Adrianto M. Ilham Firdaus Marethania, Dhamaranthy Herdiani Margana, Denais Palestin Mariyana, Gina Maulana Maulana, Maulana Maulana, Aria Chandra Mellinda, Dewi Mufidah, Himmatul Naomi, Bezella Nengsih, Wina Nur Aulia, Siti Alawiah Nur Hanifah Nur Yudiasari, Hesti Nur’Azizah, Hani Nurbani, Destisari Nurdinah Hanifah Nurfitria, Novera Winanjar Nurhidayah, Linda Olisna, Olisna Prabowo, Eko Budi Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Priatna, Yundara Ulfa Purwasih, Pupun Putriani, Puput Rana Gustian Nugraha, Rana Gustian Regina Lichteria Panjaitan, Regina Lichteria Respati, Ressa Rianti, Nur Amalia Riyani, Enok Rizki, Luthfi Muhamad Rizki, Nurul Fauziah Roningsih, Roningsih Rosalino, Sabilla Rukmana, Kusman Santika, Anggita Meidy Saptani, Aisya Azzahra Sari, Dwi Destiana Setyawaty, Putry Eka silaban, juwita priscila Subandi, Didi Sudarya, Suci Nur oktavia Sulaeman, Tigin Sunarya, Dede Tatang Sunarya, Dede Tatang Susi Lawati, Susi Suwarno, Ardhio Farzha Putra Pratama Syaripudin, Asep Syaripudin, Asep Tatang Muhtar, Tatang Tatang, Dede Tresnayani, Amelyandini Tumurun, Septiani Wahyu Utama, Aldi Rizki Utama, Muhammad Reva Wahyuni, Dini Novia Widianti, Tira Widyawati, Tiara Putri Wigena, Nezar Raksa Wilela, Mirna Yulinda, Nita Zahra, Candra Luthfita Zurhaida, Zurhaida