Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Struktur - Atas Jembatan Rangka Baja Tipe Warren Truss Desa Sungai Rengas Kabupaten Kubu Raya Fiqri Nurhadi; Gatot Setya Budi; Elsa Tri Mukti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.57016

Abstract

Prasarana transportasi darat tidak lepas dari peranan jalan dan jembatan. Keduanya mempunyai kaitan yang penting sebagai sarana penghubung jalan yang terpisah akibat adanya sungai, jurang, rel kereta api, dan pemisah lainnya. Adanya bangunan jembatan akan didapat rute tujuan yang lebih singkat dan biaya yang lebih ekonomis dibandingkan dengan membuat jalan memutar untuk menghindari hambatan tersebut. Di Kalimantan Barat pada khususnya, banyak ruas jalan yang harus melewati sungai – sungai besar maupun kecil. Untuk mencapai tujuan tersebut Pemerintah Kabupaten Kubu Raya membangun jembatan yaitu jembatan beton bertulang. Pada kesempatan ini penulis ingin merancang ulang struktur atas jembatan dengan rangka baja tipe warren truss.  Jembatan ini sebagai alternatif baru yang berfungsi sebagai sarana penghubung di Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Peraturan pembebanan yang dipakai untuk merancang jembatan ini mengacu pada Standar Naisonal Indonesia (SNI) T-03-2005, (SNI) T-12-2004, (SNI) 1725:2016. yang merupakan pedoman peraturan untuk merancang sebuah jembatan. Tahap awal adalah menghitung pelat lantai kendaraan, gelagar memanjang dan melintang, dilanjutkan dengan analisa struktur rangka utama, ikatan angin, dan perletakan jembatan. Dari hasil perancangan struktur atas jembatan rangka baja tipe warren truss didapatkan tebal pelat lantai kendaraan sebesar 20 cm. Adapun profil yang digunakan untuk gelagar memanjang WF 350.350.12.19, profil gelagar melintang WF 700.300.13.24 dan profil rangka utama WF 350.350.12.19.Kata kunci: Jembatan rangka, struktur atas, rangka baja 
KORELASI ANTARA NILAI KUAT GESER TANAH DAN NILAI CBR PADA TANAH LEMPUNG DI DAERAH KABUPATEN MEMPAWAH Geraldo Dewantara; Elsa Tri Mukti; R M Rustamaji
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i2.54546

Abstract

Nilai kuat geser dan nilai CBR berpengaruh dalam perencanaan suatu konstruksi bangunan sipil terutama pada konstruksi jalan raya. Tanah lempung memiliki daya dukung tanah dan kuat geser tanah yang rendah, hal tersebut dapat menimbulkan kerusakan pada konstruksi khususnya konstruksi jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi nilai kuat geser dan nilai CBR pada tanah lempung di daerah kabupaten Mempawah. Dalam penelitian ini digunakan alat Vane Shear Test dan alat Dynamic Cone Penetrometer. Berdasarkan sistem klasifikasi AASHTO, USCS, dan USDA, semua titik uji memiliki fraksi lempung. Dalam menentukan nilai CBR menggunakan 2 metode yaitu metode menurut pedoman Kementerian Pekerjaan Umum dan Buku Perkerasan Lentur Jalan Raya oleh Silvia Sukirman. Hasil pengujian dianalisa menggunakan analisa regresi sederhana linear dan menghasilkan persamaan untuk penentuan nilai CBR menurut Kementerian Pekerjaan Umum berturut-turut CBR = 6,7663(Cu) + 0,3664, CBR = 7,5016(Cu) + 0,2823, dan CBR = 1,2531(Cu) + 1,2665 dan untuk penentuan nilai CBR menurut buku Perkerasan Lentur Jalan Raya menghasilkan persamaan CBR = 3,4784(Cu) + 1,9740, CBR = 2,3456(Cu) + 2,0730, dan CBR = -6,0645(Cu) + 3,5482. Nilai koefisien korelasi berturut-turut yaitu 0,5077, 0,2711, dan 0,0619 untuk nilai CBR menurut Kementerian Pekerjaan Umum dan 0,2500, 0,0742, dan -0,2673 untuk nilai CBR menurut buku Perkerasan Lentur Jalan Raya. Dapat disimpulkan hubungan antara nilai kuat geser dan nilai CBR pada tanah lempung lunak dan sangat lunak tidak memiliki hubungan
ANALISIS KAPASITAS DAN KINERJA RUAS JALAN K.H ABDURAHMAN WAHID KABUPATEN KUBU RAYA Andry Phan; Ferry Juniardi; Elsa Tri Mukti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.49623

Abstract

K.H Abdurrahman Wahid merupakan satu-satunya jalan yang digunakan untuk menuju ke arah Rasau Jaya, Desa Kuala Dua, Alas Kusuma dan beberapa daerah lainnya. Metode yang digunakan yaitu Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan software VISSIM. Tujuan dari penelitian ini menganalisis kapasitas dan kinerja ruas jalan K.H. Abdurrahman Wahid dengan melalukan perbandingan dan proyeksi selama 10 tahun mendatang. Setelah dianalisis dengan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, didapatkan hasil pada kondisi existing, 5tahun dan 10 tahun mendatang dengan tingkat pelayanan F. Sedangkan hasil dengan software VISSIM di dapatkan pada kondisi existing dengan tingkat pelayanan B, 5 tahun mendatang tingkat pelayanan C dan 10 tahun mendatang tingkat pelayanan D. Dari hasil analisis jalan tersebut harus segera segera diberi alternatif solusi agar dapat meningkatkan tingkat pelayanan pada kondisi eksisting, 5 tahun dan 10 tahun yang akan datang. Selanjutnya direncanakan alternatif solusi yaitu penambahan lebar ruas jalan. Didapatkan hasil dengan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 pada kondisi existing dengan tingkat pelayanan A, 5 tahun mendatang tingkat pelayanan B dan 10 tahun yang akan datang dengan tingkat pelayanan E. Sedangkan hasil analisis dengan software Vissim pada kondisi existing, 5 tahun mendatang dan 10 tahun mendatang di dapatkan tingkat pelayanan A.Kata Kunci : Kapasitas, Kinerja, Jalan
PENERAPAN METODE TRAFFIC CONFLICT TECHNIQUE UNTUK MENENTUKAN TINGKAT KESELAMATAN LALU LINTAS Hervian Handika Sugasta; Elsa Tri Mukti; Said said
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.63245

Abstract

Salah satu dampak transportasi modern ialah harga yang harus dibayar oleh masyarakat atas tingkat kecelakaan bahkan fatalitas yang meningkat untuk luka-luka dan kehilangan nyawa (Khisty dan Lall, 2006). Tingginya angka kecelakaan lalu lintas termasuk satu diantara pekerjaan rumah bagi pemerintah dalam upaya pemerintah dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas. Tujuan dari Penelitian ini, antara lain: menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keselamatan lalu lintas di simpang empat tak bersinyal kota Pontianak, Menganalisis tingkat keselamatan lalu lintas di simpang empat tak bersinyal Kota Pontianak, Memberikan solusi dan tindak lanjut mengenai tingkat keselamatan lalu lintas di simpang empat tak bersinyal Kota Pontianak. Untuk pelaksaan penelitian ini, peneliti memilih lokasi di persimpangan Jl. Putri Daranante - Jl. Putri Darahitam - Jl. Alianyang dan persimpangan Jl. Harapan Jaya - Jl. Ampera - Jl. Prof. M. Yamin. Alasan memilih ruas persimpangan jalan tersebut dikarenakan dalam kurun waktu lima tahun terakhir pencatatan kecelakaan lalu lintas pada ruas persimpangan jalan tersebut tidak tercatat secara lengkap dan data-data yang ada hanya berdasarkan pada data yang dilaporkan, satu diantara sebab dilakukan penelitian ini untuk menganalisis keperluan traffic light pada persimpangan Jl. Harapan Jaya - Jl. Ampera - Jl. Prof. M. Yamin. Adapun alasan memilih waktu survey pada hari Sabtu, dan Senin dimulai dari jam 07.00 – jam 17.30 WIB berpedoman pada The Swedish Traffict Conflict Technique (Observer’s manual) & PIARC bahwa studi konflik lalu lintas umumnya dilakukan pada siang hari di hari kerja dalam kondisi kering. Berdasarkan analisis metode traffic conflict techique selama 2 hari pengamatan (hari sabtu dan hari senin), faktor utama dari analisis ternyata berbeda dari faktor utama yang dirumuskan oleh hipotesis. Faktor utama dari analisis metode Traffic Conflict Technique menunjukkan bahwa tingkat keselamatan di kedua simpang penelitian dipengaruhi oleh nilai Time to Accident. Akan tetapi, hasil yang diperoleh dari analisis menggunakan metode traffic conflict technique memang sesuai dengan hipotesis, yaitu: dominan berada di level serious conflict. Akan tetapi berdasarkan nilai level serious conflict yang tinggi berada di persimpangan Jl. Harapan Jaya - Jl. Ampera - Jl. Prof. M. Yamin dengan hasil analisis tertinggi pada level 29 dengan nilai maksimum conflicting speed berada diantara 40 – 45 km/h dan nilai Time to Accident berada di antara 0,0 – 0,5 s di hariSenin. Dapat disimpulkan tingkat keselamatan pada persimpangan Jl. Harapan Jaya - Jl. Ampera - Jl. Prof. M. Yamin lebih rendah dibandingkan persimpangan Jl. Putri Daranante – Jl. Putri Darahitam –Jl. Alianyang. Untuk mendukung solusi yang direkomendasikan dari penelitian ini. Maka, disarankan agar dilakukan juga sosialisasi mengenai rambu, marka, dan undang-undang terkait lalu lintas dalam upaya mendukung tingkat keselamatan lalu lintas di kedua lokasi penelitian.
PENATAAN MANAJEMEN LALU LINTAS JALAN SUPADIO DAN JALAN MAYOR ALIANYANG KUBU RAYA AKIBAT PEMBANGUNAN KAWASAN KOMERSIAL TERPADU BUMI RAYA CITY Rezyantara Adekmas Senna; Elsa Tri Mukti; Rudi S. Suyono
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i2.42516

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun alternatif  dari penataan manajemen pada ruas jalan Supadio dan Mayor Aliayang berdasarkan tahapan yang akan dilakukan dari kondisi sekarang (eksisting). Analisa yang akan dikaji yaitu pada saat kondisi oprasi 2023 dan proyeksi 7 tahun pada tahun 2030 yaitu dengan perencanaan pembangunan kawasan Bumi Raya City, Dengan strategi penanganan untuk kedepannya dilakukan penataan manajemen dan langkah yang dilakukan berupa: 1) Penataan Manajemen Kapasitas; 2) Penataan Manajemen Prioritas; 3) Penataan Manajemen Demand; Sedangkan metode analisa yang digunakan untuk menganalisa dari kondisi sekarang, kondisi oprasional kawasan dan kondisi dilakukannya penataan manajemen pada tahun 2030 dengan tujuan menentukan hasil derajat kejenuhan (DS) pada ruas jalan tersebut. Dengan analisa  menggunakan metode MKJI 1997 dan mensimulasikan hasil analisa MKJI ke kesofwer PTV VISSIM. Menurut hasil analisa yang sudah dilakukan dari metode manual hingga simulasi sofwer didapat bahwa perlunya penataan manajemen ruas jalan pada kawasan tersebut yang diakibatkan oleh pembangunan kawasan terpadu Bumi Raya City, dengan penanganan tiga strategi manajemen tersebut yang sudah dilakukan dengan hasil yang didapat dengan nilai DS < 0,75 atau dengan Los C. Kata kunci: Analisis MAT; Kinerja Ruas Jalan; Penataan Manajemen; PTV VISSIM.
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI RUTE KABUPATEN KAPUAS HULU, (PUTUSSIBAU) – KOTA PONTIANAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHP (ANALYTIC HIERACHY PROCESS) Mira Armiza; Elsa Tri Mukti; Sumiyattinah Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60408

Abstract

ABSTRAKBanyaknya masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu yang melakukan perjalanan ke Kota Pontianak, membuat kebutuhan moda transportasi kian bertambah. Dalam melakukan perjalanan masyarakat dihadapkan dengan berbagai macam pilihan moda transportasi, dan dalam menentukan pemilihan moda ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan saat pemilihan moda, seperti faktor : biaya, waktu perjalanan, kemudahan, keamanan, kenyamanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui moda trasportasi yang paling sering digunakan berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan, dan mengetahui kriteria yang paling berpengaruh  dalam pemilihan moda transportasi. Survei dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner secara online kepada 122 responden, yang melakukan perjalanan rute Kabupaten Kapuas Hulu, (Putussibau) - Kota Pontianak dengan menggunakan bus, taksi, dan kendaraan pribadi. Hasil survei dianalisis menggunakan  metode Analytic Hierachy Process (AHP) . Hasil penelitian menunjukan bobot kriteria biaya sebesar 30,1%, waktu perjalanan 19,2%, keamanan 15%, kemudahan 14,4%, kenyamanan 12,6%, dan headway 8,7%. Dan  bobot alternatif sesuai pada kriteria yang ditentukan, menunjukan bahwa bobot alternatif bus sebesar 44%, taksi 32,5%, dan kendaraan pribadi 23,5%. Kesimpulan penelitian ini ialah kriteria yang paling berpegaruh dalam menentukan moda transportasi adalah kriteria biaya sebesar 30,1%, dan moda transportasi yang paling sering digunakan sesuai kriteria yang sudah ditentukan ialah bus sebesar 44%.Kata Kunci : Metode Analytic Hierachy Process(AHP), Pemilihan moda transportasi. ABSTRACTThe large number of people from Kapuas Hulu Regency who travel to Pontianak City, makes the need for transportation modes increasingly increasing. In traveling, people are faced with various choices of modes of transportation, and in determining the choice of mode there are several factors that are taken into consideration when choosing a mode, such as factors: cost, travel time, convenience, safety, comfort. This study aims to determine the mode of transportation that is most often used based on predetermined criteria, and to find out the criteria that have the most influence on the choice of transportation mode. The survey was carried out by distributing questionnaires online to 122 respondents, who traveled the Kapuas Hulu Regency, (Putussibau) - Pontianak City route using buses, taxis and private vehicles. The survey results were analyzed using the Analytic Hierarchy Process (AHP) method. The results showed that the cost criteria weight was 30.1%, travel time was 19.2%, security was 15%, convenience was 14.4%, convenience was 12.6%, and headway was 8.7%. And the alternative weight according to the specified criteria, shows that the alternative weight of the bus is 44%, taxi 32.5%, and private vehicles 23.5%. The conclusion of this study is that the criterion that has the most influence in determining the mode of transportation is the cost criterion of 30.1%, and the mode of transportation most often used according to predetermined criteria is the bus by 44%.Keywords: Analytic Hierachy Process (AHP) method, Selection of transportation modes.
ANALISIS KERUSAKAN PERMUKAAN JALAN BATAS KOTA PONTIANAK – SUNGAI KAKAP BERDASARKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) Gusti Eri Fitriyadi; Komala Erwan; Elsa Tri Mukti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i3.51469

Abstract

Infrastruktur jalan merupakan prasarana transportasi darat yang berperan penting dalam sektor perhubungan. Dengan adanya jalan raya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan perkembangan suatu daerah. Salah satu yang menjadi permasalahan pada jalan raya adalah kondisi jalan yang rusak. Kerusakan pada jalan dapat menyebabkan banyak kerugian dan berkurangnya kenyamanan pengguna jalan bahkan korban jiwa. kondisi permukaan jalan harus dilakukan pemeliharaan agar selalu dalam kondisi baik. Dalam penelitian ini dilakukan analisis kerusakan permukaan jalan Batas Kota Pontianak – Sungai Kakap yang bertujuan untuk menentukan nilai kerusakan, penyebab kerusakan, dan jenis penanganan yang dibutuhkan untuk pemeliharaan jalan tersebut.Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pengamatan secara visual dan  pengukuran dimensi kerusakan secara langsung di lapangan untuk selanjutnya dilakukan proses analisis data menggunakan metode surface distress index (SDI). dari hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan pada Jalan Batas Kota Pontianak – Sungai Kakap sepanjang 13,1 km yang sudah dibagi menjadi 13 segmen, terdapat beberapa jenis kerusakan seperti retak memanjang, retak melintang, retak melintang dan memanjang, retak kulit buaya, retak pinggir, dan lubang. Kondisi perkerasan jalan yang diperoleh setelah melakukan penelitian pada ruas Jalan Batas Kota Pontianak – Sungai Kakap yaitu 91,6% baik dan 8,4% sedang.  Kata Kunci: Kerusakan Jalan, Surface Distress Index (SDI), Survei Kondisi Jalan.
ANALISIS PERMASALAHAN DAN PENGEMBANGAN TRANSPORTASI UMUM DI KETAPANG Aditya Renaldi; Sumiyattinah Sumiyattinah; Elsa Tri Mukti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i2.55228

Abstract

Transportasi umum adalah pelayanan angkutan penumpang oleh sistem perjalanan kelompok yang tersedia dan digunakan oleh masyarakat.Transportasi umum merupakan hal penting bagi suatu daerah. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi masalah yang menjadi penyebab utama tidak adanya transportasi umum yang beroperasi di Ketapang, mengetahui pendapat masyarakat terkait angkutan umum yang mereka harapkan di masa mendatang dan diharapkan penelitian ini menjadi saran untuk pemerintah dalam pengembangan transportasi umum di Ketapang. Metode yang digunakan adalah analisis Fishbone dan analisis Skala Likert Berdasarkan hasil analisis, didapat 5 (lima) permasalahan utama yang menjadi penyebab matinya atau hilangnya layanan angkutan umum di Ketapang, yaitu : 1. Masalah Sarana dan Prasarana, 2. Masalah Sistem Pelayanan, 3. Masalah Kebijakan, 4. Masalah Kemauan atau Minat Masyarakat, dan 5. Masalah Inovasi. Untuk pengembangan transportasi diharapkan masyarakat, hasil dari kuesioner yang telah disebarkan kepada 400 responden, kemudian dikelompokkan dan ditentukan nilai pengaruh menjadi: Pengaktifan Kembali Angkutan Umum (66,75%), Peningkatan Kualitas Dari Moda Angkutan (39,25%), Penambahan Jumlah Trayek (70,75%), Peningkatan Pelayanan Angkutan Umum (71,75%), dan Peningkatan Fasilitas Tambahan Angkutan Umum (73%). Pengembangan yang bisa dilakukan berdasrakan tanggapan masyarakat adalah penerapan system trasnportasi yang berbasis teknologi informasil ataui intelligent transport system dan harus juga didukung perbaikan di bidang sarana dan prasarana transportasinya.
ANALISIS KINERJA TERMINAL PENUMPANG BANDAR UDARA INTERNASIONAL SUPADIO Adinda Zulviana; - Akhmadali; Elsa Tri Mukti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i2.42524

Abstract

Bandar Udara Internasional Supadio merupakan salah satu bandar udara terbesar yang terletak di Kalimantan Barat yang mana setiap tahunnya terjadi peningkatan jumlah penumpang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja terminal penumpang Bandara Supadio untuk saat ini dan 20 tahun mendatang karena munculnya dampak eksternal seperti perencanaan bandara Singkawang yang diprediksi pasti akan berpengaruh kepada jumlah penumpang. Adapun survey yang dilakukan untuk mengambil kebutuhan data adalah data prime dengan menggunakan survey di lapangan untuk mengambil data real lapangan pada waktu sibuk dan untuk data sekunder menggunakan data yang didapatkan dari instansi terkait yaitu PT. Angkasa Pura II. Adapun analisis yang dilaksanakan seperti analisis kinerja kebutuhan ruang terminal penumpang yang dilakukan pada penelitian ini berpedoman dengan SNI 03-7046-2004. Dari hasil Kinerja Pelayanan yang dibandingakan PM 178 Tahun 2015 didapatkan perlu ditingkatan Pelayanan Baggage Claim dan Pelayanan Check-in. Untuk kebutuhan ruang saat ini luasannya masih memenuhi dan dari hasil peramalan 20 tahun kedepan berdasarkan simulasi perkembangan penumpang dari pertumbuhan penumpang dan perkembangan penumpang berdasarkan dampak eksistingnya Bandara Singkawang memerlukan perluasan pada Hall Keberangkatan dan Ruang Tunggu KeberangkatanUntuk kapasitas terminal penumpang harus diperhatikan untuk dikembangkan untuk 20 Tahun kedepan. Kata Kunci : Kapasitas, Kebutuhan Ruang, Tingkat Pelayanan.
EVALUASI ON STREET PARKING DI JALAN REFORMASI KOTA PONTIANAK Abang Heruadji Hutama; Elsa Tri Mukti; - Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.48989

Abstract

Sebagai kota terbesar di wilayah Kalimantan Barat, Kota Pontianak telah mengalami perkembangan yang sangat cepat dari tahun ke tahun. Hal ini menyebabkan arus lalu lintas salah satu ruas jalan di Kota Pontianak mengalami kemacetan, tepatnya Jalan Reformasi. Penelitian ini bermaksud untuk identifikasi parkir, analisis kedatangan dan keberangkatan, analisis kapasitas parkir, serta pengaruh kinerja jalan di Jalan Reformasi Kota Pontianak. Informasi yang dibutuhkan adalah informasi esensial, khususnya tinjauan keadaan area parkir, kajian jam masuk dan keluar kendaraan, tinjauan volume lalu lintas kendaraan dan derajat kejenuhan serta eksisting dari pengaruh parkir dibadan jalan. Metode yang digunakan adalah kasual komporatif. Penelitian ini menghasilkan masih adanya parkir di badan jalan. Kapasitas untuk roda 2 yaitu 64 SRP dan dibutuhkan 120 SRP sedangkan roda 4 yaitu 8 SRP dan dibutuhkan 6 SRP. Sebagai informasi tambahan yaitu tentang perkembangan penduduk dan kendaraan di kota Pontianak. Kondisi kinerja jalan dalam kondisi tidak stabil, DS 0,84 untuk tahun 2021 dan DS 8,09 untuk tahun 2026. Kata kunci: Parkir, Kebutuhan Parkir, Petak Parkir, Derajat Kejenuhan, Jalan Reformasi Kota Pontianak
Co-Authors - Akhmadali - Haryadi - Sumiyattinah A.S., M. Zulfikar Abang Heruadji Hutama Ade Sjafruddin Adinda Zulviana Aditya Renaldi Adna, Serafina Gebria Aine Kusumawati Akhmadali Akhmadali Akhmadali Akhmadali Akhmadali Akhmadali, Akhmadali Aldiansyah, Rizky Okta Alvens Robby Dwi Tama Sinurat Alvisha, Dio Amnesi, Tobi Bintario Anastasia Caroline Sutandi Andi Tri Wicaksono Andry Phan Apriansyah Ar, Rosandri Ardhanihan, Fahrul Arfando, Gio Arief, Elin Prasanty Aulia, Nurul Rahmi Betty, Klara Trianisa Bhaskara, Galih Surya Budi Setiawan Chiapara, Ineke Darmawan, Hifzhan Hanif Denisa Nurhabibah Desi, Regina Dian, Ansela Brigita Ditama, M Fachri Mulya Eti Sulandari Evan Evan Fachriansyah, Chairul Fajar Budiarto Fajri Husaini Husaini Ferry Juniardi Ferry Juniardi Fikriyah, Naimatul Fiqri Nurhadi Firmandari, Uray Rima Fitrah, Nur Nahriyah Maulidatul Gatot Setya Budi Geraldo Dewantara Gunawan, Urai Gusti Eri Fitriyadi H., M. Naufal Hardika, Teodolus Heri Azwansyah Heri Azwansyah Hermanus, Hermanus Hervian Handika Sugasta Herwani . Hijjratul Ashry Shaumi Atthariq Imanuel T. Jordan Indigo, Joerka Wednesday Irwandi Irwandi Irwandi Irwandi Januarsih, Hafizah Jemi, Marlianilius Juliansyah, Iqbal Kadarini, S. Nurlaily Kadarini, S. Nurlaily Kartini Kartini Komala Erwan Kurniasari, Novia Lase, Firman Kornel Linnisa, Orva Lo, Oktaviani Chelin Lusiana Lusiana Madjid, Rialdi Zulkifli Matheus, Agustian Mira Armiza Muhammad Dzulfikar Andika Satriatama Muhammad Ferdiansyah, Muhammad Muhammad Riski, Muhammad Nababan, Rina Noviana Nanda, Fabianus Nanta, Paskalis Beni Natalis Deni Nico Hendrawan Pratama Putra Nisa, Marfiratun Nova Kartika Jalanastri Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nusantara, Satria Oktomi, Abang Vebri Parianto, Parianto Parindu, Ragil Satria Pribadi, Ramadhan Puspita, Windy Eka Putra, Abi Erlangga Putri Rismawati Putri, Hasanarrachmawati Arnie Putri, Nurul Aulia Putri, Sesilia Kethavienda R M Rustamaji Rahmini, Feby Dwi Ramadhoni, Eggy Putra Rezyantara Adekmas Senna Rivaldi, Rivaldi Rizki, Devi Novalia Rudi S. Suyono Rudi Sugiono Suyono Rudi Sugiono Suyono Rudi Sugiono Suyono, Rudi Sugiono Ruskamdi Rustamadji, R M S Nurlaily Kadarini S. Nurlaily Kadarini Said Basalim Said Said Said Said, Said Said, Said Said Salsabila, Nur Aulia Saputra, Andhika Sahid Saraswati, Tiara Satriatama, M.Dzulfikar Andika Sayuti, Ilham Muhammad Septiana, Salsabilla Septianingsih, Dwi Anggun Setiawan, Vebri Agus Siti Mayuni Siti Nurlaily Kadarini, Siti Nurlaily Slamet Widodo Slamet Widodo Sonya Sulistyono Stefanus, Stefanus Styawan, Dicky Sumiyattinah, Sumiyattinah Sumiyattinah Syughanda, Heryawan Tambunan, Franzsio Gratio Verdiyanti, Nuria Eka Vivi Bachtiar Widia, Regina Wijayanto, Muhammad Agung Windy Indri Juliyanti Wulandari, Rizky Dwi Yudiestira, Pedro Jefferson Yuni Tri Astuti Zulkarnaen, Dedy