Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEBUTUHAN ANGKUTAN PENYEBERANGAN (MOTOR AIR) JURUSAN SUNYAT-SUNGAI ASAM KECAMATAN BELITANG HILIR KABUPATEN SEKADAU Nanta, Paskalis Beni; Mukti, Elsa Tri; Kadarini, Siti Nurlaily
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.53692

Abstract

Angkutan penyeberangan sungai (motor air) merupakan sarana transportasi yang digunakan di Kecamatan Belitang Hilir, karena belum ada jembatan penghubung antar kecamatan yang dipisah oleh Sungai Kapuas. Tujuan penelitian memprediksi pertumbuhan penumpang 5 tahun kedepan berdasarkan pertumbuhan penduduk yang mempengaruhi penyeberangan, menentukan armada optimal di Dermaga Sunyat-Sungai Asam, dan mengevaluasi tarif terhadap kondisi lapangan. Metodologi penelitian digunakan metode deskriptif kuantitatif yang merupakan penelitian secara sistematis dengan memperoleh data berbentuk angka. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terhadap pengelola dan penumpang angkutan, menghitung jumlah penumpang orang dan sepeda motor yang menggunakan penyeberangan Sunyat-Sungai Asam. Hasil perhitungan proyeksi jumlah penduduk yang mempengaruhi penyeberangan Sunyat-Sungai Asam pada tahun 2025 di Kecamatan Belitang = 14.724 jiwa, Kecamatan Belitang Hilir = 23.365 jiwa, Kecamatan Belitang Hulu = 19.805 jiwa, dan Kecamatan Sekadau Hilir = 74.519 jiwa. Proyeksi jumlah penumpang Penyeberangan Sunyat-Sungai Asam rata-rata penumpang sekarang berjumlah 1.268 penumpang dan pada tahun 2025 berjumlah 1.431 penumpang. Armada optimal di Dermaga Sunyat yang semula berjumlah 74 armada menjadi 68 armada dengan load faktor lapangan 0,60 dan jumlah armada optimal di Dermaga Sungai Asam yang semula berjumlah 120 armada menjadi 97 armada dengan load faktor lapangan 0,38. Tarif di Dermaga Sunyat-Sungai Asam sekarang = Rp.5000/orang. Pendapatan di Dermaga Sunyat sebesar Rp.191.047,25/hari dan pendapatan di Dermaga Sungai Asam sebesar Rp.94.840,27/hari.Kata Kunci : Angkutan Penyeberangan Sungai, Optimal, Proyeksi, Tarif.
KORELASI BATAS CAIR DAN INDEKS PLASTISITAS TERHADAP NILAI KOHESI TANAH PADA UJI TRIAXIAL UU (UNCONSOLIDATED-UNDRAINED) TANAH LEMPUNG PADA KABUPATEN MEMPAWAH Ardhanihan, Fahrul; Mukti, Elsa Tri; Rustamadji, R M
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.54311

Abstract

Tanah lempung merupakan tanah kohesif yang memiliki sifat-sifat plastis pada tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi batas cair (LL) dan indeks plastisitas (IP) terhadap nilai kohesi tanah lempung di Kabupaten Mempawah. Dalam penelitian ini, pengujian dilakukan dengan menggunakan Triaxial UU (unconsolidated -undrained). Sampel tanah yang akan digunakan adalah jenis tanah lempung yang berada di Kabupaten Mempawah. Sistem klasifikasi tanah mengunakan AASHTO, USCS dan USDA, semua sampel tanah yang digunakan memiliki fraksi lempung. Hasil data yang dianalisa menggunakan analisa regresi dan korelasi menghasilkan persamaan (c = 0,0003(LL) + 0,0345 dengan r ² = 0,01) dan (c = 0,0007(IP) + 0,0304 dengan r ² = 0,216). Pada uji hipotesa menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifkan antara nilai batas cair (LL) dan indeks plastisitas (IP) terhadap nilai kohesi (c) tanah lempung di Kabupaten Mempawah. Penelitian ini membuktikan bahwa semakin besar nilai batas cair (LL) dan indeks plastisitas (IP) maka nilai kohesi tanah (c) semakin besarKata kunci : Batas Cair (LL), Indeks Plastisitas (IP), Kohesi (c), Korelasi.
KLASIFIKASI TINGKAT EROSI LAHAN PONTIANAK UTARA Styawan, Dicky; Kartini, Kartini; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52344

Abstract

Sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk secara konsisten, kebutuhan akan lahan terus berkembang. Dorongan kebutuhan masyarakat akan tanah menyebabkan kelebihan tanah melebihi batas dan kapasitas angkutnya sehingga terjadi penurunan daya tampung tanah dan kerusakan tanah yang menyebabkan disintegrasi tanah. Alasan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat bahaya erosi di Pontianak bagian utara dan wilayah sekitar parit nanas yang terletak di sub-DAS Landak. Pemeriksaan ini diarahkan menggunakan informasi penting, khususnya 5 tanda pemeriksaan tanah, yang melibatkan informasi tambahan seperti curah hujan, peta tutupan lahan, peta jenis tanah, peta kemiringan, panduan tutupan lahan, dan nilai perlindungan tanah, penyelidikan potensi erosi menggunakan strategi USLE dan Data Geografis sebagai alat bantu pemeriksaan informasi berbasis komputerisasi. Berdasarkan hasil estimasi, daya hancur total untuk Pontianak Utara adalah 825.534 ton/tahun dengan luas 3.044.504 ha, untuk kisaran Parit Nanas nilai disintegrasi adalah 451.263 ton/tahun dengan luas 579.666 ha . Nilai Tolerable Soil Loss (TSL) di wilayah Parit Nanas adalah 5.193.807 ton/tahun, sedangkan nilai indeks erosi adalah 0,086, termasuk rekor erosi rendah. Sediment Delivery Ratio (SDR) diperoleh sebesar 0,087, sedangkan nilai sedimen (Y) sebesar 64.753 ton/tahun, untuk tingkat bahaya erosi Pontianak Utara dan lingkup Parit Nanas termasuk kelas resiko erosi sangat ringan sampai berat.Kata Kunci : Sediment Delivery Ratio (SDR), Tingkat erosi, USLE.
Perencanaan Bundaran pada Persimpangan Jalan Gusti Situt Mahmud - Jalan 28 Oktober - Jalan Selat Panjang - Jalan Sultan Hamid II Pontianak Utara Rahmini, Feby Dwi; Basalim, Said; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i4.102239

Abstract

Peningkatan aktivitas pada sistem transportasi berdampak pada bertambahnya permasalahan lalu lintas, salah satunya kemacetan pada simpang bersinyal. Salah satu lokasi yang mengalami permasalahan tersebut adalah simpang Jl Gusti Situt Mahmud – 28 Oktober – Selat Panjang – Sultan Hamid II Pontianak Utara. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kinerja simpang kondisi eksisting dan apakah perubahan tipe simpang dari bersinyal menjadi bundaran dapat meningkatkan kinerja lalu lintas pada kondisi sekarang dan proyeksi lima tahun mendatang. Metode analisis menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan pemodelan mikrosimulasi menggunakan software PTV VISSIM. Data yang dikumpulkan meliputi geometrik simpang, volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan waktu siklus sinyal yang direkam pada 3–4 Maret 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada jam puncak (4 Maret 2024, pukul 16.00–17.00 WIB), simpang bersinyal memiliki derajat kejenuhan tertinggi 1,41 pada lengan Jl. Gusti Situt Mahmud dengan tingkat pelayanan (LOS) F, dan meningkat menjadi 1,96 pada proyeksi lima tahun. Sementara itu, alternatif bundaran menunjukkan derajat kejenuhan 0,785 pada kondisi eksisting dan 0,960 pada proyeksi lima tahun dengan LOS A. Kesimpulannya, konversi simpang bersinyal menjadi bundaran terbukti mampu meningkatkan kinerja lalu lintas secara signifikan pada kondisi saat ini maupun masa mendatang. Kata Kunci: bundaran, PKJI 2023, PTV VISSIM, simpang APILL
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL PADA JALAN JENDRAL URIP - JALAN CENDRAWASIH KOTA PONTIANAK Nisa, Selvi Chairun; Mayuni, Siti; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i4.100525

Abstract

Simpang tiga tanpa sinyal yang berada pada Jalan Jendral Urip – Jalan Cendrawasih Kota Pontianak merupakan area komersial dan pendidikan yang mengalami volume lalu lintas tinggi terutama pada waktu-waktu sibuk. Penelitian ini untuk menganalisis kinerja simpang tersebut, membandingkan hasil pada kondisi eksisting, dan juga proyeksi dalam 5 dan 10 tahun mendatang, serta merekomendasikan alternatif penanganannya. Dalam analisis ini digunakan metode MKJI 1997, PKJI 2023, dan PTV VISSIM. Hasil analisis ini mengindikasikan pada Proyeksi 5 Tahun MKJI 1997 nilai kapasitas sebesar 2711,86 smp/jam, derajat kejenuhan 1,465 dan tundaan 86,83 detik, PKJI 2023 nilai kapasitas sebesar 2704,87smp/jam, derajat kejenuhan 0,94 dan tundaan 16,92 detik, serta VISSIM tundaan 16,11 detik dengan LOS C. Proyeksi 10 Tahun MKJI 1997 nilai kapasitas 2710,22 smp/jam, derajat kejenuhan 2,047 dan tundaan 147,56 detik, PKJI 2023 nilai kapasitas 2703,07 smp/jam, derajat kejenuhan 1,36 dan tundaan 60,47 detik, serta VISSIM tundaan 25,28 detik dengan LOS D. Alternatif penanganan terbaik yang dapat direkomendasikan pada Proyeksi 5 Tahun adalah pelebaran pada jalan utama serta pelarangan belok kanan dengan tundaan 10,69 detik dan LOS B, sementara itu untuk proyeksi 10 tahun, alternatif penanganan serupa tetap dapat dilakukan secara efektif dengan menghasilkan tundaan sebesar 11,53 detik dan LOS B. Kata Kunci: MKJI 1997, PKJI 2023, PTV VISSIM, Simpang Tak Bersinyal
EVALUASI PEMENUHAN STANDAR FASILITAS PEJALAN KAKI DI JALAN LETNAN JENDERAL SUTOYO, KOTA PONTIANAK Siregar, Faris Akmal; Mayuni, Siti; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i4.100451

Abstract

Pengembangan dan peningkatan infrastruktur perkotaan berkontribusi terhadap terwujudnya lingkungan kota yang inklusif serta mendukung aksesibilitas dan kenyamanan bagi pejalan kaki. Trotoar penting bagi keselamatan, kenyamanan, dan mobilitas masyarakat. Jalan Letnan Jenderal Sutoyo di Kota Pontianak membutuhkan trotoar yang sesuai standar untuk mendukung fungsinya sebagai jalur utama kota. Akan tetapi, fakta di lapangan menunjukkan trotoar terhambat penyempitan, gangguan utilitas, dan penggunaan nonpejalan kaki. Penelitian dilaksanakan untuk mengevaluasi kesesuaian kondisi eksisting trotoar terhadap standar teknis, menelaah kepuasan pengguna trotoar terhadap fasilitas pejalan kaki, dan merumuskan rekomendasi atas aspek yang belum memenuhi ketentuan. Metode penelitian berupa kualitatif deskriptif dengan Skala Guttman untuk menilai kondisi eksisting trotoar dan Skala Likert untuk mengukur kepuasan pengguna trotoar. Acuan standar merujuk pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 03/PRT/M/2014 dan Peraturan Menteri PUPR Nomor 07/P/BM/2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek keamanan (56,25%) dan kenyamanan (62,50%) tergolong sesuai, sedangkan aksesibilitas (33,33%), estetika (50,00%), konektivitas (0,00%), dan fasilitas penunjang (20,00%) tergolong tidak sesuai. Tingkat kepuasan pengguna trotoar cenderung rendah, dengan keamanan (41,36%) dan kenyamanan (45,63%) masuk kategori cukup puas. Sementara itu, empat aspek lainnya, yaitu aksesibilitas (37,87%), estetika (37,87%), konektivitas (35,31%), dan fasilitas penunjang (35,06%) masuk kategori tidak puas.
EVALUASI KINERJA SIMPANG STAGGER TAK BERSINYAL MENGGUNAKAN METODE PKJI 2023 DAN SOFTWARE VISSIM (STUDI KASUS SIMPANG JL KARYA BARU I "“ JL KARYA BARU "“ JL KARYA BARU II KOTA PONTIANAK) Irfanda, Yudis; Kadarini, S. Nurlaily; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i4.98845

Abstract

Transportasi merupakan salah satu masalah utama di Kota Pontianak, terutama kemacetan akibat peningkatan jumlah penduduk dan kendaraan yang memicu tingginya mobilitas. Simpang stagger di Jalan Karya Baru sering mengalami kepadatan, khususnya di lengan menuju Jalan Karya Baru I dan II. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji kinerja lalu lintas pada kondisi eksisting dan proyeksi lima tahun ke depan menggunakan PKJI 2023 dan software VISSIM, serta menawarkan alternatif penanganan. Data penelitian terdiri atas data primer berupa survei lapangan (geometri jalan, volume lalu lintas, dan kecepatan kendaraan) serta data sekunder dari literatur, peta, jumlah penduduk, dan jumlah kendaraan. Data diolah menggunakan Microsoft Excel, kemudian dianalisis dengan PKJI 2023 dan VISSIM. Hasil menunjukkan volume tertinggi terjadi pada 8"“9 Desember 2024. Pada kondisi eksisting, PKJI menghasilkan tundaan 10,81 detik (Segmen A) dan 9,72 detik (Segmen B), sedangkan simulasi VISSIM menunjukkan tundaan lebih tinggi, yaitu 17,76 detik (LOS C) dan 13,98 detik (LOS B). Proyeksi lima tahun ke depan menunjukkan peningkatan tundaan hingga LOS D. Alternatif penanganan berupa pelebaran lajur menjadi 4,5 meter mampu menurunkan tundaan menjadi 22,86 detik (LOS C) di Segmen A dan 12,53 detik (LOS B) di Segmen B. Kata kunci: kinerja lalu lintas, simpang stagger, PKJI 2023, VISSIM, pelebaran lajur
Evaluasi Angkutan Pelajar di Kota Singkawang Queeny Nirvana Mindy Kadsulatida; Said Said; Elsa Tri Mukti
JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v5i1.7929

Abstract

The city of Singkawang has experienced rapid population growth, leading to an increase in the number of students. On 17 September 2024, the Singkawang City Transportation Agency implemented a free revitalized Student Transport service to reduce the number of traffic accidents involving students. The aim of this study is to identify service and respondent characteristics, evaluate operational management, and assess performance and user satisfaction using the IPA and CSI methods, as well as Vehicle Operating Costs (VOC). The research employs a descriptive quantitative method by analyzing descriptive statistical data. Data were obtained from field observations, interviews, and surveys of 400 student respondents (146 users and 254 non-users). The results show that the student transport operates with two vehicles serving the North and East Singkawang routes. The load factor for outbound trips is 22%–32% and for return trips is 11%–12%, with travel times of 68–85 minutes, average operating speeds of 20–22 km/hour, and circulation times of 68–85 minutes. Based on the IPA analysis, the indicators in quadrant D require socialization regarding the functions and use of the interior of the student transport. The CSI result shows a score of 99.79% (very satisfied). The annual VOC amounts to IDR 292,905,814 (East Singkawang) and IDR 282,020,390 (North Singkawang). In conclusion, this service is satisfactory but still requires socialization to enhance its attractiveness and effectiveness.
Co-Authors - Akhmadali - Haryadi - Sumiyattinah A.S., M. Zulfikar Abang Heruadji Hutama Ade Sjafruddin Adinda Zulviana Aditya Renaldi Adna, Serafina Gebria Aine Kusumawati Akhmadali Akhmadali Akhmadali Akhmadali Akhmadali Akhmadali, Akhmadali Aldiansyah, Rizky Okta Alvens Robby Dwi Tama Sinurat Alvisha, Dio Amnesi, Tobi Bintario Anastasia Caroline Sutandi Andi Tri Wicaksono Andry Phan Apriansyah Ar, Rosandri Ardhanihan, Fahrul Arfando, Gio Arief, Elin Prasanty Aulia, Nurul Rahmi Betty, Klara Trianisa Bhaskara, Galih Surya Budi Setiawan Chiapara, Ineke Darmawan, Hifzhan Hanif Denisa Nurhabibah Desi, Regina Dian, Ansela Brigita Ditama, M Fachri Mulya Eti Sulandari Evan Evan Fachriansyah, Chairul Fajar Budiarto Fajri Husaini Husaini Ferry Juniardi Ferry Juniardi Fikriyah, Naimatul Fiqri Nurhadi Firmandari, Uray Rima Fitrah, Nur Nahriyah Maulidatul Gatot Setya Budi Geraldo Dewantara Gunawan, Urai Gusti Eri Fitriyadi H., M. Naufal Hardika, Teodolus Heri Azwansyah Heri Azwansyah Hermanus, Hermanus Hervian Handika Sugasta Herwani . Hijjratul Ashry Shaumi Atthariq Imanuel T. Jordan Indigo, Joerka Wednesday Irfanda, Yudis Irwandi Irwandi Januarsih, Hafizah Jemi, Marlianilius Juliansyah, Iqbal Kadarini, S. Nurlaily Kadarini, S. Nurlaily Kartini Kartini Komala Erwan Kurniasari, Novia Lase, Firman Kornel Linnisa, Orva Lo, Oktaviani Chelin Lusiana Lusiana Madjid, Rialdi Zulkifli Matheus, Agustian Mira Armiza Muhammad Dzulfikar Andika Satriatama Muhammad Ferdiansyah, Muhammad Muhammad Riski, Muhammad Nababan, Rina Noviana Nanda, Fabianus Nanta, Paskalis Beni Natalis Deni Nico Hendrawan Pratama Putra Nisa, Marfiratun Nisa, Selvi Chairun Nova Kartika Jalanastri Nur ‘Azah Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nusantara, Satria Oktomi, Abang Vebri Parianto, Parianto Parindu, Ragil Satria Pribadi, Ramadhan Puspita, Windy Eka Putra, Abi Erlangga Putri Rismawati Putri, Hasanarrachmawati Arnie Putri, Nurul Aulia Putri, Sesilia Kethavienda Queeny Nirvana Mindy Kadsulatida R M Rustamaji Rahmini, Feby Dwi Ramadhoni, Eggy Putra Rezyantara Adekmas Senna Rivaldi, Rivaldi Rizki, Devi Novalia Rudi S. Suyono Rudi Sugiono Suyono Rudi Sugiono Suyono Rudi Sugiono Suyono, Rudi Sugiono Ruskamdi Rustamadji, R M S Nurlaily Kadarini S. Nurlaily Kadarini Said Basalim Said Said Said Said, Said Said, Said Said Salsabila, Nur Aulia Saputra, Andhika Sahid Saraswati, Tiara Satriatama, M.Dzulfikar Andika Sayuti, Ilham Muhammad Septiana, Salsabilla Septianingsih, Dwi Anggun Setiawan, Vebri Agus Siregar, Faris Akmal Siti Mayuni Siti Nurlaily Kadarini, Siti Nurlaily Slamet Widodo Slamet Widodo Sonya Sulistyono Stefanus, Stefanus Styawan, Dicky Sumiyattinah, Sumiyattinah Sumiyattinah Syughanda, Heryawan Tambunan, Franzsio Gratio Verdiyanti, Nuria Eka Vivi Bachtiar Widia, Regina Wijayanto, Muhammad Agung Windy Indri Juliyanti Wulandari, Rizky Dwi Yudiestira, Pedro Jefferson Yuni Tri Astuti Zulkarnaen, Dedy