Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI DAN PERENCANAAN SIMPANG JALAN ADI SUCIPTO - JALAN MAJOR ALIANYANG (JEMBATAN KAPUAS II) AKIBAT PENGEMBANGAN KAWASAN DISEKITARNYA Denisa Nurhabibah; Rudi Sugiono Suyono; Elsa Tri Mukti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.44625

Abstract

Di Kabupaten Kubu Raya saat ini sedang dilakukan pembangunan kawasan terpadu Bumiraya City.Pengembangan kawasan akan berdampak pada arus lalu lintas yang semakin meningkat disekitar kawasanpembangunan. Apabila volume lalu lintas sudah melebihi kapasitas jalan, maka akan terjadi kemacetan. Untukmengatasi masalah kemacetan maka perlu adanya penataan pada salah satu simpang terdekat yaitu simpang Jl. AdiSucipto – Jl. Major Alianyang. Penataan simpang menggunakan Flyover sebagai perlengkapan jalan bebashambatan. Kajian penataan mengacu pada MKJI 1997 dan menggunakan Software VISSIM. Untuk analisa proyeksimenggunakan persamaan bunga majemuk dan dimodelkan dengan metode Pemodelan Empat Tahap. Kemudianmerencanakan tipe flyover dan menganalisa tingkat pelayanan pasca pembangunan (2023) dan setelah kawasanterpadu beroperasi selama 5 tahun (2028). Pada kondisi eksisting, tingkat pelayanan yang diberikan sudah buruk.Maka, dilakukan perencanaan flyover dengan dua alternatif yaitu dengan jembatan layang biasa dan dengansimpang susun tipe Single Point Diamond Interchange (SPDI). Berdasarkan analisa kinerja simpang keduaalternatif, untuk alternatif pertama memberikan tingkat pelayanan pada tahun 2023 adalah C dan pada tahun 2028adalah D. Sedangkan untuk alternatif kedua memberikan tingkat pelayanan pada tahun 2023 adalah B dan padatahun 2028 adalah C. Dari analisa tersebut, didapatkan alternatif dengan tingkat pelayanan terbaik yaitu alternatifkedua dengan tipe SPDI.
ANALISA KINERJA SIMPANG BERSINYAL ( STUDI KASUS SIMPANG JALAN H. RAIS A. RAHMAN – JALAN RE. MARTADINATA – JALAN HM. SUWIGNYO ) Yuni Tri Astuti; - Akhmadali; Elsa Tri Mukti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.45604

Abstract

Simpang Jalan H. Rais A. Rahman – Jalan RE. Martadinata – Jalan HM. Suwignyo merupakan persimpangan di kota Pontianak yang padat penduduk dan komersial. Pertokoan, pasar, tempat ibadah, sekolah, serta ruas jalan yang relatif kecil menjadi beberapa faktor yang membuat pergerakan pada simpang menjadi semakin tinggi. .selain itu dibangun jalan pararel yang berdekatan dengan simpang namun belum di fungsikan secara penuh. Sehingga perlu dilakukan analisa kinerja 5 dan 10 tahun untuk mengetahui dampak dari jalan pararel apabila difungsikan secara penuh, serta memberikan altenatif untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan beberapa tahun yang akan datang terhadap simpang. pada penelitian ini digunakan MKJI 1997 dan Software VISSIM untuk mengetahui kinerja simpang kondisi eksisting, 5 dan 10 tahun. Setelah dilakukan analisa kondisi eksisting diperoleh tingkat pelayanan simpang F sehingga perlu dilakukan segera alternatif penanganan. Setelah dilakukan beberapa analisa untuk beberapa alternatif kombinasi perubahan geometrik, rekayasa arus lalu lintas (Jalan H. Rais A. Rahman dan Jalan Pararel dipertahankan dua arah), dan perubahan dari simpang bersinyal menjadi tidak bersinyal memberikan hasil dan paling baik, serta lebih ekonomis dan efisien karena tidak perlu menambah lampu lalu lintas serta fungsi dari ruas jalan lebih maksimal karena ruas jalan tetap dipertahankan dua arah namun tetap menghasilkan tingkat pelayanan yang baik.Kata kunci : Alternatif , Simpang Bersinyal, Vissim
PENGARUH PEMBANGUNAN MAL PELAYANAN PUBLIK TERHADAP KAWASAN KOMPLEK PASAR KAPUAS INDAH KOTA PONTIANAK Hijjratul Ashry Shaumi Atthariq; Elsa Tri Mukti; Sumiyattinah Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60420

Abstract

Setiap kabupaten wajib mendirikan Mal Pelayanan Publik, maka dari itu Pemerintah Kota Pontianak ingin memultifungsikan bangunan Pasar Kapuas Indah dengan adanya Mal Pelayanan Publik dilantai 3 Pasar Kapuas Indah. Pembangunan ini tentunya akan menimbulkan dampak lalu lintas dan kepadatan yang akan terjadi pada kawasan komplek Pasar Kapuas Indah, diperlukan analisis tarikan pergerakan dan analisis kinerja lalu lintas yang terjadi dan dapat memberikan solusi penanganan. Analisis ini menggunakan metode regresi diperoleh besaran tarikan pergerakan kendaraan sebesar 373 smp/jam pada masa awal operasional (2024), dan 630 smp/jam pada masa proyeksi 5 tahun setelah Mal Pelayanan Publik beroperasional (2029). Diperoleh kinerja lalu lintas dengan berdasarkan MKJI 1997 nilai (DS) sebesar 0,46 pada kondisi eksisting, (DS) sebesar 0,68 pada masa awal operasional (2024) dimana tingkat pelayanan jalan LOS C dan pada masa proyeksi 5 tahun setelah Mal Pelayanan Publik beroperasional (2029) nilai (DS) sebesar 1,12 dimana tingkat pelayanan jalan LOS F, dengan volume diatas kapasitas dan adanya antrian panjang. Untuk itu diperlukan penanganan solusi berupa manajemen dan rekayasa lalu lintas yaitu manajemen kapasitas dengan mengurangi hambatan samping berupa parkir didepan toko guna, manajemen prioritas dengan pembuatan zebra cross dan memberi rambu – rambu lalu lintas. Guna melancarkan  arus lalu lintas dikawasan Pasar Kapuas Indah dan meningkatkan kinerja lalu lintas dengan DS < 0,75.Kata kunci : Derajat Kejenuhan, Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas, Tarikan Pergerakan.
KAJIAN SISTEM ANTRIAN PADA FERRY PENYEBERANGAN SIANTAN Imanuel T. Jordan; Elsa Tri Mukti; - Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.45606

Abstract

Permasalahan pelayanan operasional Penyeberangan Ferry Siantan adalah tingginya antrian kendaraan. Penelitian ini mengkaji sistem antrian dan menentukan alternatif pelayanan pada Penyeberangan Ferry Siantan. Metode survei yang dilakukan dengan mengadakan pengamatan langsung ke lapangan. Berdasarkan data survei Turn Round Time kapal 20 menit. Rata-rata kedatangan kendaraan hasil survei selama 4 hari (21,25,26, dan 27 Oktober 2019), untuk jalur kanan 211,83 kend/jam, 204 kend/jam, 190,5 kend/jam, 171,16 kend/jam dan jalur kiri 21,83 kend/jam, 16,33 kend/jam, 23,33 kend/jam, 13,16 kend/jam. Pada perhitungan data survei sistem antrian tidak berada dalam kondisi steady-state karena syarat ???? < 1 tidak terpenuhi. Untuk menangani antrian tersebut digunakan metode merubah waktu pelayanan Turn Round Time menjadi 18 menit. Hasil metode ini pada waktu antrian tersibuk jalur motor dan mobil yaitu tingkat menganggur server 6,4% dan 6%, utilitas tingkat pelayanan yaitu 93,6% dan 94%, rata-rata kendaraan diantrian yaitu 14 kendaraan dan 15 kendaraan, rata-rata kendaraan dalam sistem yaitu 15 kendaraan dan 16 kendaraan, rata-rata waktu kendaraan menunggu dalam antrian 3,3 menit dan 28 menit, rata-rata waktu kendaraan dalam antrian 3,52 menit dan 30 menit. Dengan meminimalkan Turn Round Time, waktu rit kapal pun akan semakin cepat dan berdampak pada kecepatan waktu mengangkut kendaraan. Kata Kunci: antrian penumpang, ferry penyeberangan siantan, teori antrian
ANALISIS LOKASI RAWAN KECELAKAAN (STUDI KASUS JALAN KOMYOS SUDARSO) Windy Indri Juliyanti; Elsa Tri Mukti; S. Nurlaily Kadarini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.42664

Abstract

Cakupan masalah transportasi semakin meluas dan masalahnya sendiri semakin bertambah, baik di negara maju maupun berkembang. Hal ini juga ditunjukkan dengan lokasi Komyos Sudarso yang dimana lokasi tersebut merupakan salah satu lokasi Jalan Nasional yang rawan kecelakaan di Pontianak, khususnya di Pontianak Barat. Sepanjang Jalan Komyos Sudarso tidak terlihat marka jalan pada badan jalan tersebut, kawasan Jalan Komyos Sudarso juga minim rambu lalu lintas dan pada segmen 3, pada segmen enam kondisi bahu jalan yang minim, mengakibatkan jarak bahu jalan dengan rumah warga sekitar sangat berdekatan dan kurangnya kesadaran masyarakat sekitar dikarenakan masih banyak warga sekitar yang sembarangan memarkirkan kendaraan mereka pada kawasan badan jalan, khususnya pada area SMK empat Pontianak dan area Pasar Teratai mengakibatkan kemacetan jalan pada area jalan tersebut. Rata – rata kecepatan kendaraan yang melewati Jalan Komyos Sudarso tersebut masih masuk pada kriteria kecepatan di Jalan Nasional. Dari Metode Cusum didapatkan tiga segmen daerah rawan kecelakaan yaitu segmen 1, 2 dan 3. Sedangkan pada Metode Frekuensi Kecelakaan didapatkan rawan kecelakaan yaitu segmen satu, empat dan lima. Rekomendasi yang diberikan berupa rekomendasi pemasangan marka jalan di sepanjang kawasan Jalan Komyos Sudarso Pontianak, pemasangan seperti rambu hati-hati dan rambu yang sesuai dengan kondisi jalan tersebut dan pelebaran bahu jalan.Kata Kunci : cusum, lokasi rawan kecelakaan, metode frekuensi kecelakaan, pengertian jalan
KAJIAN PROBABILITAS PENUMPANG ANGKUTAN TRAVEL TERHADAP KENDARAAN PRIBADI PADA RUTE PONTIANAK SINTANG Fajar Budiarto; Elsa Tri Mukti; - Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.50424

Abstract

Transportasi merupakan salah satu hal yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat. Saat ini, transportasi yang biasa digunakan pada rute Pontianak – Sintang ialah angkutan travel dan kendaraan pribadi. Kedua angkutan ini biasa digunakan karena lebih sering dijumpai serta lebih efektif dikehidupan sehari – hari.  Tujuan penelitian ini untuk mendapat probabilitas penumpang angkutan travel terhadap kendaraan pribadi serta mengetahui faktor yang memberikan pengaruh pemilihan moda yang ada khususnya untuk masyarakat yang biasa berpergian dari rute Pontianak – Sintang atau sebaliknya. Metode yang digunakan ialah metode stated preference dengan melakukan penyebaran kuesioner melalui google form dan disediakan 8 option yang berbeda lalu disebarkan sebanyak 360 sampel dan digunakan dalam perhitungan sebanyak 265 sampel. Berdasarkan data yang diperoleh bahwa option 1 hingga option 8 menunjukkan bahwa masyarakat lebih cenderung memilih angkutan travel dibandingkan dengan kendaraan pribadi. Berdasarkan pemilihan moda transportasi persamaan fungsi utilitasnya yaitu y(TR - KP)  = 0.504 + (-6.667E-07. Δx1) + (-0.012. Δx2) + (0.041. Δx3) + (0.023. Δx4). Dari seluruh model dapat dikatakan bahwa atribut yang paling berpengaruh pada penelitian ini adalah safety dan service dibandingkan dengan cost dan time sehingga atribut safety dan service dapat direkomendasikan sebagai pertimbangan penyedia jasa transportasi khususnya angkutan travel pada rute Pontianak - Sintang. Kata Kunci: angkutan travel, logit binomial, pemilihan moda transportasi, stated preference, transportasi.
STUDI PENGARUH PENGGUNAAN PELICAN CROSSING TERHADAP PANJANG ANTRIAN KENDARAAN (STUDI KASUS JALAN GAJAH MADA PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT) Pribadi, Ramadhan; Kadarini, S Nurlaily; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.68804

Abstract

ABSTRAKJalan Gajah Mada merupakan salah satu jalan terpadat di Kota Pontianak dan merupakan jalan dengan tata guna lahan di sekitar kawasan perhotelan, komersial dan fasilitas umum lainnya. Selain itu terdapat fasilitas penyeberangan orang seperti zebra cross dan pelican crossing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari pemodelan tundaan dan panjang antrian pada jalur kendaraan menggunakan analisis regresi linier dan mengetahui pengaruh dari pelican crossing berdasarkan hasil pemodelan. Pengambilan data penelitian ini dilakukan secara observasi langsung ke lokasi penelitian. Data penelitian yang diambil merupakan data primer berupa survei jumlah penyeberang, survei jumlah kendaraan terhenti, tertunda, dan panjang antrian kendaraan. Lokasi penelitian ini berada di Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak, Kalimatan Barat.Berdasarkan Analisis dan pembahasan, model yang mewakili perbandingan panjang antrian (Y) dengan jumlah kendaraan terhenti (X1) adalah Y = 2,24 + 2,86X1 dan panjang antrian (Y) dengan jumlah penyeberangan (X2) adalah Y = 6,43 + 0,21X2. Untuk model yang mewakili perbandingan hubungan antara tundaan (Y) dengan variabel bebas yang sama adalah Y = 1,80 + 0,11X1 dan Y = 2,07 - 0,01X2. Panjang antrian maksimum sebesar 22,3 meter dengan tundaan maksimum sebesar 7,78 detik.Jalan Gajah Mada merupakan salah satu jalan terpadat di Kota Pontianak dan merupakan jalan dengan tata guna lahan di sekitar kawasan perhotelan, komersial dan fasilitas umum lainnya. Selain itu terdapat fasilitas penyeberangan orang seperti zebra cross dan pelican crossing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari pemodelan tundaan dan panjang antrian pada jalur kendaraan menggunakan analisis regresi linier dan mengetahui pengaruh dari pelican crossing berdasarkan hasil pemodelan. Pengambilan data penelitian ini dilakukan secara observasi langsung ke lokasi penelitian. Data penelitian yang diambil merupakan data primer berupa survei jumlah penyeberang, survei jumlah kendaraan terhenti, tertunda, dan panjang antrian kendaraan. Lokasi penelitian ini berada di Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak, Kalimatan Barat.Berdasarkan Analisis dan pembahasan, model yang mewakili perbandingan panjang antrian (Y) dengan jumlah kendaraan terhenti (X1) adalah Y = 2,24 + 2,86X1 dan panjang antrian (Y) dengan jumlah penyeberangan (X2) adalah Y = 6,43 + 0,21X2. Untuk model yang mewakili perbandingan hubungan antara tundaan (Y) dengan variabel bebas yang sama adalah Y = 1,80 + 0,11X1 dan Y = 2,07 - 0,01X2. Panjang antrian maksimum sebesar 22,3 meter dengan tundaan maksimum sebesar 7,78 detik.
PENGARUH PEMBANGUNAN DUPLIKASI JEMBATAN KAPUAS 1 TERHADAP KINERJA PERSIMPANGAN JL. TANJUNGPURA "“ JL. SULTAN HAMID II "“ JL. IMAM BONJOL "“ JL. PAHLAWAN KOTA PONTIANAK Saputra, Andhika Sahid; Widodo, Slamet; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.68718

Abstract

ABSTRAKSimpang Jl. Tanjungpura "“ Jl. Sultan Hamid II "“ Jl. Imam Bonjol "“ Jl. Pahlawan merupakan persimpangan terpadat di kota Pontianak, Serta penghubung jembatan Kapuas 1 yang membuat pergerakan pada simpang mencapai puncaknya pada jam-jam sibuk. Hambatan dan kemacetan lalu lintas yang terjadi pada simpang akan mempengaruhi kapasitas jalan yang bersangkutan dan tingkat pelayanan pada simpang akan menurun. Pengaturan arus lalu lintas yang baik sangat diperlukan dalam upaya membantu pergerakan kendaraan pada persimpangan agar tidak terjadi konflik yang berlebihan antar kendaraan. Maka dari itu, peneliti melakukan analisis kinerja simpang pada kondisi eksisting serta bagaimana kinerja simpang jika duplikasi jembatan Kapuas 1 mulai beroperasi dalam waktu 5 tahun yang akan datang (2023-2028). Metode yang digunakan pada analisa simpang bersinyal untuk mengetahui kinerja simpang bersinyal kondisi eksisting dan proyeksi 5 tahun dengan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 dan Software VISSIM. Survei dilakukan selama tiga hari yaitu hari Sabtu, Minggu dan Senin. Setelah dilakukan analisa diperoleh tingkat kinerja simpang terbaik yaitu alternatif kedua, Dengan nilai Derajat Kejenuhan Pendekat Utara Dj = 0,67, Barat Dj = 0,58, Selatan Dj = 0,73, Timur Dj = 0,81. Dan Menggunakan Software VISSIM diperoleh tingkat pelayanan simpang LOS C.  Kata kunci : Alternatif Proyeksi Simpang Bersinyal,Derajat Kejenuhan, VISSIM
PERENCANAAN FASILITAS PENYEBERANGAN PEJALAN KAKI PADA RUAS JALAN KOMERSIAL STUDI KASUS: JALAN KOM. YOS SUDARSO DEPAN PASAR TERATAI PONTIANAK Madjid, Rialdi Zulkifli; Mukti, Elsa Tri; Sumiyattinah, Sumiyattinah Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.68808

Abstract

ABSTRAKFasilitas penyeberangan merupakan suatu sarana utama pejalan kaki, yang berfungsi menghubungkan suatu fasilitas yang berseberangan. Pejalan kaki adalah bagian dari sistem transportasi yang tidak bisa dipisahkan dibandingkan dengan moda trasportasi lain, meskipun aktivitas tersebut terlihat sederhana, tapi mempunyai peranan yang penting dalam sistem transportasi. Fokus dari kegiatan masyarakat seperti perkantoran, perdagangan, industri, rekreasi, dan sarana pendidikan menjadi tujuan perjalanan dan merupakan penyebab terjadinya kecelakaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merencanakan fasilitas penyeberangan pejalan kaki pada ruas Jalan Kom. Yos Sudarso di depan Pasar Teratai Pontianak.   Adapun data yang diambil berupa data geometrik jalan, data volume lalu lintas dan volume penyeberang jalan. Analisis yang dilakukan berupa analisis P.V ² dari perhitungan volume kendaraan dan volume penyeberang pejalan kaki. Hasil analisis geometik jalan didapatkan tipe jalan pada kawasan tersebut adalah 4/2 TB dan hasil analisis   P.V ² didapatkan hasil 7,75x  keriterian fasilitas penyeberangan adalah pelican crossing dengan lapak tunggu, tetapi karena tidak terdapatnya median pada ruas jalan tersebut direkomendasikan dipasang fasilitas penyeberangan pelican crossing tanpa lapak tunggu. Selanjutnya berdasarkan analisis siklus sinyal lampu pelican crossing didapati waktu hijau untuk pejalan kaki adalah selama 17 detikKata kunci : Fasilitas Pejalan Kaki, Pejalan Kaki
ANALISIS TINGKAT KEDATANGAN DAN TINGKAT PELAYANAN KENDARAAN DI SPBU ADI SUCIPTO PONTIANAK Putra, Abi Erlangga; Mukti, Elsa Tri; Kadarini, S. Nurlaily
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.86470

Abstract

 SPBU 64.781.01 Adi Sucipto terletak di Jalan Raya Adi Sucipto menarik untuk dikaji mengingat lokasi tersebut terletak didaerah yang padat dan strategis. Keberadaan SPBU Adi Sucipto mengakibatkan terjadinya pembedaan jenis kendaraan yang akan mengisi bahan bakar seperti kendaraan angkutan berat, kendaraan umum dan pribadi, maupun sepeda motor. Kendaraan-kendaraan yang akan mengisi bahan bakar ini memicu adanya tingkat kedatangan dan tingkat pelayanan pada SPBU itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intensitas kinerja pada tiap pompa di SPBU Adi Sucipto. Analisis dispilin antrian FIFO (First-In-Fisrt-Out) menyatakan tidak terjadi antrian yang signifikan pada tiap pompa pengisian bahan bakar dengan intensitas kinerja (ρ) 1 yaitu 0,778 untuk pompa (A kiri), 0,559 untuk pompa (A kanan), 0,352 untuk pompa (B Kiri), 0,648 untuk pompa (C kiri), dan 0,567 untuk pompa (C kanan). Pada pompa (A kanan) diperlukan penertiban jenis kendaraan dengan server pelayanan yang ada, agar dapat meminimalisir tingkat kedatangan pada pompa (A kiri) yang bila diamati memiliki tingkat kedatangan terbesar diantara pompa lainnya.Kata kunci : Intensitas (ρ), Teori Antrian, Tingkat Kedatangan (λ), Tingkat Pelayanan (μ).
Co-Authors - Akhmadali - Haryadi - Sumiyattinah A.S., M. Zulfikar Abang Heruadji Hutama Ade Sjafruddin Adinda Zulviana Aditya Renaldi Adna, Serafina Gebria Aine Kusumawati Akhmadali Akhmadali Akhmadali Akhmadali Akhmadali Akhmadali, Akhmadali Aldiansyah, Rizky Okta Alvens Robby Dwi Tama Sinurat Alvisha, Dio Amnesi, Tobi Bintario Anastasia Caroline Sutandi Andi Tri Wicaksono Andry Phan Apriansyah Ar, Rosandri Ardhanihan, Fahrul Arfando, Gio Arief, Elin Prasanty Aulia, Nurul Rahmi Betty, Klara Trianisa Bhaskara, Galih Surya Budi Setiawan Chiapara, Ineke Darmawan, Hifzhan Hanif Denisa Nurhabibah Desi, Regina Dian, Ansela Brigita Ditama, M Fachri Mulya Eti Sulandari Evan Evan Fachriansyah, Chairul Fajar Budiarto Fajri Husaini Husaini Ferry Juniardi Ferry Juniardi Fikriyah, Naimatul Fiqri Nurhadi Firmandari, Uray Rima Fitrah, Nur Nahriyah Maulidatul Gatot Setya Budi Geraldo Dewantara Gunawan, Urai Gusti Eri Fitriyadi H., M. Naufal Hardika, Teodolus Heri Azwansyah Heri Azwansyah Hermanus, Hermanus Hervian Handika Sugasta Herwani . Hijjratul Ashry Shaumi Atthariq Imanuel T. Jordan Indigo, Joerka Wednesday Irwandi Irwandi Irwandi Irwandi Januarsih, Hafizah Jemi, Marlianilius Juliansyah, Iqbal Kadarini, S. Nurlaily Kadarini, S. Nurlaily Kartini Kartini Komala Erwan Kurniasari, Novia Lase, Firman Kornel Linnisa, Orva Lo, Oktaviani Chelin Lusiana Lusiana Madjid, Rialdi Zulkifli Matheus, Agustian Mira Armiza Muhammad Dzulfikar Andika Satriatama Muhammad Ferdiansyah, Muhammad Muhammad Riski, Muhammad Nababan, Rina Noviana Nanda, Fabianus Nanta, Paskalis Beni Natalis Deni Nico Hendrawan Pratama Putra Nisa, Marfiratun Nova Kartika Jalanastri Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nusantara, Satria Oktomi, Abang Vebri Parianto, Parianto Parindu, Ragil Satria Pribadi, Ramadhan Puspita, Windy Eka Putra, Abi Erlangga Putri Rismawati Putri, Hasanarrachmawati Arnie Putri, Nurul Aulia Putri, Sesilia Kethavienda R M Rustamaji Rahmini, Feby Dwi Ramadhoni, Eggy Putra Rezyantara Adekmas Senna Rivaldi, Rivaldi Rizki, Devi Novalia Rudi S. Suyono Rudi Sugiono Suyono Rudi Sugiono Suyono Rudi Sugiono Suyono, Rudi Sugiono Ruskamdi Rustamadji, R M S Nurlaily Kadarini S. Nurlaily Kadarini Said Basalim Said Said Said Said, Said Said, Said Said Salsabila, Nur Aulia Saputra, Andhika Sahid Saraswati, Tiara Satriatama, M.Dzulfikar Andika Sayuti, Ilham Muhammad Septiana, Salsabilla Septianingsih, Dwi Anggun Setiawan, Vebri Agus Siti Mayuni Siti Nurlaily Kadarini, Siti Nurlaily Slamet Widodo Slamet Widodo Sonya Sulistyono Stefanus, Stefanus Styawan, Dicky Sumiyattinah, Sumiyattinah Sumiyattinah Syughanda, Heryawan Tambunan, Franzsio Gratio Verdiyanti, Nuria Eka Vivi Bachtiar Widia, Regina Wijayanto, Muhammad Agung Windy Indri Juliyanti Wulandari, Rizky Dwi Yudiestira, Pedro Jefferson Yuni Tri Astuti Zulkarnaen, Dedy