Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI PENGARUH PERILAKU PENYEBERANG PEJALAN KAKI TERHADAP PERGERAKAN LALU LINTAS (STUDI KASUS RUAS JALAN PROF. M. YAMIN DEPAN MINIMARKET CITRA NIAGA Kurniasari, Novia; Mukti, Elsa Tri; Kadarini, Siti Nurlaily
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i2.66518

Abstract

ABSTRAKJalan Prof. M. Yamin terdapat pertokoan, sekolah, perkantoran dan pemukiman yang dimana pada jalan tersebut banyak aktivitas pejalan kaki yang sebagian besar siswa maupun masyarakat sekitar yang masih banyak menyeberang sembarangan sehingga menghambat laju kendaraan. Tujuan penelitian adalah mengetahui perilaku penyeberang pejalan kaki di Jalan Prof. M. Yamin dengan menganalisis pengaruh perilaku penyeberang pejalan kaki terhadap arus lalu lintas dengan menggunakan alat perekam video berupa cctv. Data yang diambil berupa volume lalu lintas, perilaku penyeberang pejalan kaki,  Lama waktu Perilaku Penyeberang Pejalan Kaki, lama celah waktu   penyeberang pejalan kaki.data jumlah kendaraan tertahan dan lama waktu tertunda, dan data kecepatan kendaraan. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Prof. M. Yamin depan Minimarket Citra Niaga Kecamatan Pontianak Selatan. Analisis yang dilakukan berupa analisis perilaku penyeberang pejalan kaki di Jalan Prof M Yamin dan analisis pengaruh perilaku penyeberang pejalan kaki terhadap arus lalu lintas. Dari perhitungan perilaku penyeberang pejalan kaki selama 3 hari pengamatan yaitu 97 penyeberang, 154 penyeberang, 142 penyeberang. Rata-rata setiap penyeberang pejalan kaki dapat mengganggu setidaknya 2 kendaraan dan mengakibatkan tundaan selama 2,94 detik serta mempengaruhi kecepatan kendaraan dengan rata-rata kendaraan sebelum adanya penyeberang 39,985 km/jam, sesaat adanya penyeberang 38,042 km/jam, dan sesudah ada penyeberang 38,607 km/jam. Hal ini menunjukan bahwa penyeberang pejalan kaki mampu mempengaruhi kelancaran lalu lintas.Kata Kunci: Penyeberangan, Pejalan Kaki.
Penentuan Skala Prioritas Pemeliharaan Jalan Kabupaten di Kabupaten Sambas Ruskamdi; Widodo, Slamet; Mukti, Elsa Tri
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 19 No. 2 (2024): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v19i2.47889

Abstract

Roads and bridges are essential for travel and access to isolated places. To sustain ideal conditions, maintenance must include prevention, care, and repair. Regional autonomy and financial balance between the national and regional governments empower the regency government to manage and use resources. However, funding constraints and inequities in road repair execution in Sambas Regency highlight the need for a more effective priority-setting approach that considers all elements of road maintenance goals. This study will establish the criteria and priority order for road repair in Sambas Regency, West Kalimantan. The research uses the Analytical Hierarchy Process (AHP) technique to identify key criteria such as traffic volume, funding, land use planning, road quality, and policy variables. The study findings show that the financial element is the most important, followed by road quality, traffic volume, policy variables, and land use planning. Furthermore, the Mentibar-Daup road portion has the highest repair priority. The study advises using statistical techniques to choose respondents and ensure that respondents' replies are consistent for more reliable findings.
Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Dalam Menentukan Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten di Kabupaten Sanggau Wulandari, Rizky Dwi; Mukti, Elsa Tri; Mayuni, Siti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i2.79803

Abstract

Kabupaten Sanggau merupakan salah satu daerah yang terletak di Provinsi Kalimantan Barat dengan ibu kotanya Kapuas. Dalam upaya meningkatkan infrastruktur jalan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sanggau telah menerima tambahan Dana Bagi Hasil Sawit sebesar Rp21 miliar untuk Program Penanganan Jalan Kabupaten pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kriteria-kriteria yang digunakan dalam menentukan prioritas peningkatan jalan kabupaten dan menetapkan prioritas peningkatan jalan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Kriteria yang diidentifikasi adalah tingkat aksesibilitas, kondisi jalan, tata guna lahan, biaya penanganan, dan volume lalu lintas rencana. Data yang telah diperoleh selanjutnya diolah menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dengan bantuan software super decisions. Hasil analisis memberikan pembobotan prioritas peningkatan jalan di Kabupaten Sanggau. Berdasarkan analisis, kondisi jalan memiliki bobot tertinggi (0,2540), diikuti oleh tingkat aksesibilitas (0,2228), volume lalu lintas (0,1273), tata guna lahan (0,0961), dan biaya penanganan (0,0917). Prioritas ruas jalan tertinggi adalah Jalan Sungai Kunyit "“ Sungai Ranas (0,1671), diikuti Jalan Sejuah "“ Noyan (0,1389), Jalan Sungai Mawang "“ Empaong (0,1383), Jalan Kedukul "“ Balai Sebut (0,1278), Jalan Bodok "“ Bonti (0,0896), Jalan Bonti "“ Bantai (0,0881), Jalan Tayan "“ Meliau (0,0692), Jalan Simpang Sanjan "“ Mengkiang (0,0677), Jalan Belangin "“ Kayu Tunu (0,0554), dan Jalan Embaong "“ Sungai Batu (0,0385). Kata Kunci: AHP, Peningkatan Jalan, Super Decisions.
STUDI KEBUTUHAN SARANA ANGKUTAN BUS PADA TRAYEK PUTUSSIBAU "“ BADAU KABUPATEN KAPUAS HULU Fachriansyah, Chairul; Mukti, Elsa Tri; Said, Said
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i3.83411

Abstract

Pesatnya pertumbuhan penduduk dan meningkatnya aktivitas ekonomi-sosial menyebabkan terjadinya perubahan pola hidup masyarakat di Kabupaten Kapuas Hulu, sehingga berdampak pada peningkatan mobilitas, oleh karena itu ketersediaan transportasi bus untuk menjangkau wilayah lain menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik pergerakan dengan menghasilkan sebaran pergerakan penumpang dan mengoptimalkan jumlah armada bus khususnya pada rute trayek Putussibau"“Badau. Metode analisis data yang dilakukan meliputi Analisis MAT dengan metode iterasi Furness untuk mengetahui jumlah sebaran pergerakan penumpang dengan data yang digunakan diperoleh dari penyebaran kuesioner penumpang, dan Analisis Load Factor Break Even untuk menentukan jumlah kendaraan optimal dengan data yang digunakan diperoleh dari hasil survey naik-turun penumpang, waktu keberangkatan dan kedatangan kendaraan, dan pengeluaran biaya operasional kendaraan. Didapatkan hasil dari penelitian ini bahwa jumlah penumpang per hari sebanyak 17 penumpang, waktu keberangkatan dan kedatangan kendaraan pada setiap wilayah, dan pengeluaran BOK per tahunnya sebesar Rp831.751.000,00. Studi ini diakhiri dengan kesimpulan bahwa berdasarkan perhitungan Analisis MAT dengan metode iterasi furness didapat jumlah sebaran pergerakan penumpang bus PT. PERINTIS per tahunnya sejumlah 6308 pergerakan, dan berdasarkan Analisis Load Factor Break Even didapat jumlah armada bus yang optimal beroperasi untuk saat ini yaitu sebanyak 2 armada bus dari total 3 armada bus yang beroperasi.
PERENCANAAN ZONA SELAMAT SEKOLAH (ZOSS) DI SDN 39 JALAN GUSTI HAMZAH KOTA PONTIANAK Putri, Sesilia Kethavienda; Kadarini, S Nurlaily; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i3.83945

Abstract

Zona Selamat Sekolah (ZoSS) merupakan program yang dibuat oleh pemerintah bertujuan untuk meningkatkan keselamatan siswa terhadap kendaraan yang melintasi jalan disekitar kawasan sekolah. Tujuan dari penilitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik perilaku penyeberang, karakteristik perilaku pengantar, kecepatan kendaraan, mengidentifikasi fasilitas keselamatan jalan, tingkat pemahaman masyarakat tentang ZoSS, serta melakukan desain ZoSS pada kawasan SDN 39 Pontianak di Jalan Gusti Hamzah Kota Pontianak. Metode yang digunakan yaitu SK.3236/AJ.403/DRDJ/2006 dan SK.3582/AJ.403/DRJD/2018. Analisis data dilakukan dengan Uji Z yaitu membandingkan dua nilai yaitu Zhit dan Ztabel. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan pada SDN 39 Pontianak, karakteristik perilaku penyeberang jalan tidak dapat dianalisa karena tidak ada siswa-siswi di SDN 39 Pontianak yang melakukan perilaku menyeberang jalan, karakteristik perilaku pengantar tergolong belum selamat (ZhitZtabel, -0,4331,645), kecepatan kendaraan pada tanggal 6 Juni 2024 (pukul 10:25 - 10:40) tergolong belum selamat (ZhitZtabel, 4,7831,645), kecepatan kendaraan pada tanggal 7 Juni 2024 (pukul 06:45 - 07:00) tergolong sudah selamat (Zhit˂Ztabel, 0,724˂1,645), dan kecepatan kendaraan pada tanggal 7 Juni 2024 (pukul 08:45 - 09:00) tergolong belum selamat (ZhitZtabel, 1,9011,645). Hasil identifikasi fasilitas jalan menunjukan bahwa SDN 39 Pontianak belum terpasang ZoSS. Kuisioner menunjukan responden sebagian besar mengetahui ZoSS, namun untuk pemahaman tentang ZoSS dan masih sangat kurang.
Analysis of Operational Efficiency at Unsignalized Intersections in Pontianak City Irwandi Irwandi; Anastasia Caroline Sutandi; Elsa Tri Mukti
International Journal of Mechanical, Electrical and Civil Engineering Vol. 2 No. 1 (2025): International Journal of Mechanical, Electrical and Civil Engineering
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijmecie.v2i1.156

Abstract

Congestion in Pontianak City significantly impacts traffic flow, affecting both efficiency and comfort of road transit. The city's unsignalized intersections, crucial for managing vehicle flow from multiple directions, are under scrutiny for their performance. A study using the Indonesian Road Capacity Guidelines (IRCG) has assessed intersections, that the degree of saturation often exceeds acceptable limits, leading to congestion and increased delays. The research highlights that the current capacity of these intersections is insufficient to handle the growing traffic demand. For instance, under maximum traffic flow conditions, one intersection recorded a total traffic flow of 2,978.20 pcu/hour against a capacity of 2,716.40 pcu/hour, resulting in a degree of saturation of 1.096. This indicates a need for interventions like installing traffic signals or modifying road geometry to enhance flow efficiency. Despite these findings, the analysis of existing conditions specific unsignalized intersections showed a level of service value of E and F, suggesting that these intersections currently require immediate improvements. However, to further improve intersection performance, recommendations include reducing side obstacles, enhancing road geometry, and installing two-phase traffic signals, which offer the highest capacity with minimal delay. These measures aim to ensure that Pontianak City's transportation infrastructure can effectively.
ANALYSIS OF PARKING EFFECTIVENESS IN FLAMBOYAN TRADITIONAL MARKET IN PONTIANAK CITY Jemi, Marlianilius; Widodo, Slamet; Mukti, Elsa Tri; Basalim, Said
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 2 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v20i1.49623

Abstract

Permasalahan parkir di Pasar Tradisional Flamboyan, yang terletak di Jalan Gajahmada, Kota Pontianak, menjadi isu yang kompleks karena kurangnya fasilitas parkir yang memadai. Hampir 90 persen parkir di area ini memanfaatkan badan jalan (on street parking), yang sering kali menyebabkan kemacetan lalu lintas berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas ruang parkir di pasar tersebut dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner. Populasi penelitian adalah seluruh pengunjung pasar, dan sampel diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif selama periode pengamatan tujuh hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat melebihi 100%, yang berarti lahan parkir yang tersedia tidak dapat menampung seluruh kendaraan. Hal ini menyebabkan banyak pengunjung memilih memarkirkan kendaraannya di luar lahan parkir yang disediakan, sehingga memperparah kemacetan di ruas jalan. Untuk meningkatkan efektivitas ruang parkir, diperlukan penataan ulang area parkir agar dapat mengakomodasi lebih banyak kendaraan dan mengurangi penggunaan badan jalan sebagai area parkir.
EVALUASI GEOMETRIK JALAN PUTUSSIBAU KOTA - JALAN TANJUNG KERJA, PROVINSI KALIMANTAN BARAT, KABUPATEN KAPUAS HULU, KECAMATAN PUTUSSIBAU UTARA Ditama, M Fachri Mulya; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.90498

Abstract

Jalan Putussibau Kota "“ Jalan Tanjung Kerja merupakan jalan yang menghubungkan kota Putussibau dengan PLBN (Pos Lintas Batas Negara) Badau, dengan lebar jalan 4,6 m. Berdasarkan survei awal pada segmen jalan tersebut, terdapat tiga tikungan dengan sudut tangen terbesar di antara tikungan lainnya. Pemilihan segmen yang dianalisis adalah berdasarkan dari sudut tangen terbesar. Kemudian selanjutnya dilakukan perhitungan berdasarkan pada pedoman Direktorat Jenderal Bina Marga 2021. Hasil perhitungan geometrik ruas jalan Putussibau Kota - Tanjung Kerja Kalimantan Barat, pada tikungan 1 ini, yaitu lebar jalan 4,60 m, nilai superelevasi 6,6 %, perbaikan pelebaran pada tikungan adalah 7.15 m, jarak pandang henti 82,16 m, kebebasan samping 300.078 m, serta jenis tikungan Spiral "“ Circle "“ Spiral. Pada tikungan 2, lebar jalan 4.60 m, nilai superelevasi 6.6 %, perbaikan pelebaran pada tikungan 7.15 m, jarak pandang henti 82.16 m, kebebasan samping 300.087m, serta jenis tikungan Spiral "“ Circle "“ Spiral. Pada tikungan 3, lebar jalan 4.60 m, nilai superelevasi 3.1 %, perbaikan pelebaran pada tikungan 7.15 m, jarak pandang henti 82.16 m, kebebasan samping 300.087 m, serta jenis tikungan Spiral "“ Circle "“ Spiral.
Strategy for Improving Road Performance and Safety on Jalan Sulawesi, Pontianak City Apriansyah; Tri Mukti, Elsa; Widodo, Slamet; Nurhayati
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 2 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v20i2.49624

Abstract

Persimpangan Jalan Sulawesi, terletak di dekat SMK Pontianak dan SMA 7 Pontianak, memerlukan peningkatan fasilitas untuk mendukung Jalur Sekolah Aman (SSR) guna mengurangi risiko keselamatan bagi anak sekolah. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas persimpangan selama jam sibuk dengan mempertimbangkan volume lalu lintas dan aspek keselamatan. Data geometrik dan volume lalu lintas yang dipengaruhi oleh aktivitas sekolah dikumpulkan untuk menilai kinerja persimpangan dan ruas jalan berdasarkan standar teknis. Meskipun kecepatan maksimum perjalanan di Ruas Jalan Sulawesi mencapai 28,5 km/jam dan memenuhi kriteria desain, lebar jalan hanya 6 meter, tidak sesuai dengan spesifikasi teknis pemerintah. Derajat kejenuhan pada simpang berada di bawah 0,85, namun nilai tundaan simpang belum mencapai target tingkat pelayanan minimal yang diinginkan. Penulis merekomendasikan peningkatan keselamatan lalu lintas dan pejalan kaki di wilayah studi dengan beberapa saran. Ruas Jalan Sulawesi sebaiknya diperlebar menjadi 7,5 meter, dan simpang IV disarankan memiliki median jalan untuk mengurangi tundaan dan meningkatkan tingkat pelayanan. Rekomendasi fasilitas lainnya meliputi penambahan jalur sepeda tipe C, trotoar pejalan kaki, fasilitas penyeberangan, jalur khusus antar jemput, serta rambu dan marka SSR yang belum tersedia dalam kondisi saat ini. Implementasi saran-saran ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan di sekitar wilayah penelitian studi
ANALISIS LOKASI RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS (STUDI KASUS: JALAN TRANS KALIMANTAN KABUPATEN KUBU RAYA STA 40+000 "“ STA 50+000) Syughanda, Heryawan; Mayuni, Siti; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.92272

Abstract

Kecelakaan lalu lintas pada ruas Jalan Trans Kalimantan STA 40+000-STA 50+000, Kabupaten Kubu Raya, merupakan permasalahan signifikan yang berdampak pada keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keselamatan jalan dengan mengidentifikasi karakteristik kecelakaan, menentukan lokasi rawan kecelakaan, dan mengevaluasi kesesuaian infrastruktur jalan terhadap standar teknis yang berlaku. Data sekunder dari Polres Kubu Raya dan Polresta Pontianak (2019-2023) dianalisis menggunakan metode Equivalent Property Damage Only (EPDO) dan Equivalent Accident Number (EAN) untuk menilai tingkat keparahan kecelakaan. Selain itu, data primer diperoleh melalui survei lapangan, yang meliputi inspeksi geometrik jalan dan evaluasi fasilitas jalan seperti rambu, marka, dan penerangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan paling sering terjadi pada pagi hari antara pukul 18.00 hingga 24.00, dengan sepeda motor sebagai kendaraan paling banyak terlibat. Segmen 3, 9, dan 10 teridentifikasi sebagai lokasi rawan kecelakaan (black spot) dengan tingkat risiko tinggi. Rekomendasi perbaikan mencakup pemasangan rambu peringatan, penambahan zebra cross dan ZOSS di kawasan sekolah, serta peningkatan visibilitas pada tikungan dan pemangkasan pohon perindang jalan untuk mengurangi kecelakaan.Kata Kunci : Analisis Infrastruktur jalan, Black Spot, Keselamatan lalu lintas, Lokasi Rawan Kecelakaan, , Metode EPDO, Metode EAN
Co-Authors - Akhmadali - Haryadi - Sumiyattinah A.S., M. Zulfikar Abang Heruadji Hutama Ade Sjafruddin Adinda Zulviana Aditya Renaldi Adna, Serafina Gebria Aine Kusumawati Akhmadali Akhmadali Akhmadali Akhmadali Akhmadali Akhmadali, Akhmadali Aldiansyah, Rizky Okta Alvens Robby Dwi Tama Sinurat Alvisha, Dio Amnesi, Tobi Bintario Anastasia Caroline Sutandi Andi Tri Wicaksono Andry Phan Apriansyah Ar, Rosandri Ardhanihan, Fahrul Arfando, Gio Arief, Elin Prasanty Aulia, Nurul Rahmi Betty, Klara Trianisa Bhaskara, Galih Surya Budi Setiawan Chiapara, Ineke Darmawan, Hifzhan Hanif Denisa Nurhabibah Desi, Regina Dian, Ansela Brigita Ditama, M Fachri Mulya Eti Sulandari Evan Evan Fachriansyah, Chairul Fajar Budiarto Fajri Husaini Husaini Ferry Juniardi Ferry Juniardi Fikriyah, Naimatul Fiqri Nurhadi Firmandari, Uray Rima Fitrah, Nur Nahriyah Maulidatul Gatot Setya Budi Geraldo Dewantara Gunawan, Urai Gusti Eri Fitriyadi H., M. Naufal Hardika, Teodolus Heri Azwansyah Heri Azwansyah Hermanus, Hermanus Hervian Handika Sugasta Herwani . Hijjratul Ashry Shaumi Atthariq Imanuel T. Jordan Indigo, Joerka Wednesday Irwandi Irwandi Irwandi Irwandi Januarsih, Hafizah Jemi, Marlianilius Juliansyah, Iqbal Kadarini, S. Nurlaily Kadarini, S. Nurlaily Kartini Kartini Komala Erwan Kurniasari, Novia Lase, Firman Kornel Linnisa, Orva Lo, Oktaviani Chelin Lusiana Lusiana Madjid, Rialdi Zulkifli Matheus, Agustian Mira Armiza Muhammad Dzulfikar Andika Satriatama Muhammad Ferdiansyah, Muhammad Muhammad Riski, Muhammad Nababan, Rina Noviana Nanda, Fabianus Nanta, Paskalis Beni Natalis Deni Nico Hendrawan Pratama Putra Nisa, Marfiratun Nova Kartika Jalanastri Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nusantara, Satria Oktomi, Abang Vebri Parianto, Parianto Parindu, Ragil Satria Pribadi, Ramadhan Puspita, Windy Eka Putra, Abi Erlangga Putri Rismawati Putri, Hasanarrachmawati Arnie Putri, Nurul Aulia Putri, Sesilia Kethavienda R M Rustamaji Rahmini, Feby Dwi Ramadhoni, Eggy Putra Rezyantara Adekmas Senna Rivaldi, Rivaldi Rizki, Devi Novalia Rudi S. Suyono Rudi Sugiono Suyono Rudi Sugiono Suyono Rudi Sugiono Suyono, Rudi Sugiono Ruskamdi Rustamadji, R M S Nurlaily Kadarini S. Nurlaily Kadarini Said Basalim Said Said Said Said, Said Said, Said Said Salsabila, Nur Aulia Saputra, Andhika Sahid Saraswati, Tiara Satriatama, M.Dzulfikar Andika Sayuti, Ilham Muhammad Septiana, Salsabilla Septianingsih, Dwi Anggun Setiawan, Vebri Agus Siti Mayuni Siti Nurlaily Kadarini, Siti Nurlaily Slamet Widodo Slamet Widodo Sonya Sulistyono Stefanus, Stefanus Styawan, Dicky Sumiyattinah, Sumiyattinah Sumiyattinah Syughanda, Heryawan Tambunan, Franzsio Gratio Verdiyanti, Nuria Eka Vivi Bachtiar Widia, Regina Wijayanto, Muhammad Agung Windy Indri Juliyanti Wulandari, Rizky Dwi Yudiestira, Pedro Jefferson Yuni Tri Astuti Zulkarnaen, Dedy