Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan PKH menerapkan digital e-warung terintegrasi akuntansi digital guna mencegah praud berkelanjutan Hertati, Lesi; Suharman, Harry; Umar, Haryono; Zarkasyi, Hahyudin; Yadiati, Winwin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31380

Abstract

Abstrak Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu bentuk bantuan sosial yang disalurkan pemerintah kepada masyarakat kurang mampu. Penyalurannya kini menggunakan sistem e-Warung digital untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Implementasinya, masih ditemukan permasalahan berupa fraud (kecurangan), seperti manipulasi data transaksi dan penyalahgunaan dana bantuan. Hal ini diperparah dengan rendahnya pemahaman pelaku e-Warung terhadap akuntansi digital dan pencatatan transaksi yang benar. Program ini merupakan bagian dari peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Musi Banyuasin yang berjumlah 250 keluarga miskin yang menerima bantuan sosial nontunai berbasis digital. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola e-Warung dalam mengelola sistem PKH digital secara akuntabel dan mencegah praktik fraud yang berulang. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik, meliputi edukasi sistem e-Warung digital, pelatihan dasar akuntansi digital, simulasi pencatatan transaksi, dan diskusi kasus-kasus fraud yang pernah terjadi. Hasil dari pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan sistem e-Warung dan pencatatan keuangan digital. Peserta mampu menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta memahami pentingnya pengawasan terhadap transaksi bantuan sosial. Dengan demikian, pelatihan ini efektif dalam mendukung pencegahan fraud berkelanjutan serta memperkuat tata kelola bantuan sosial berbasis digital. Kata Kunci: digital akuntansi; distribusi bantuan; e.warung; UMKM; fraud. Abstract The Family Hope Program (PKH) is a form of social assistance distributed by the government to underprivileged communities. Distribution currently uses a digital e-Warung system to increase efficiency and transparency. However, during its implementation, issues such as fraud, such as manipulation of transaction data and misuse of aid funds, remain. This is exacerbated by e-Warung operators' lack of understanding of digital accounting and proper transaction recording. This program is part of the Family Hope Program (PKH) program in Musi Banyuasin, which includes 250 poor families receiving digital-based non-cash social assistance. This training activity aims to increase the capacity of e-Warung managers to manage the digital PKH system accountably and prevent recurrence of fraudulent practices. The method used is practice-based training, including education on the digital e-Warung system, basic digital accounting training, transaction recording simulations, and discussions of past fraud cases. The training results demonstrated an increased understanding of the participants' use of the e-Warung system and digital financial record-keeping. Participants were able to apply the principles of transparency and accountability, and understood the importance of monitoring social assistance transactions. Therefore, this training effectively supports ongoing fraud prevention and strengthens digital-based social assistance governance. Keywords: digital accounting; aid distribution; e.warung; UMKM; fraud.
Lingkungan binaan design taman penitipan anak pengembangan rumah cerdas timiomi daycare Lestari, Endang Sri; Febrina, Sandra Eka; Ali, Raden Ahmad Nur; Sastika, Anta; Hertati, Lesi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31295

Abstract

Abstrak Pengabdian masyarakat ini membahas perancangan dan pengembangan lingkungan binaan pada Taman Penitipan Anak (TPA) berbasis konsep rumah cerdas dengan studi kasus Timiomi Daycare. Fokus utama terletak pada penciptaan ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak usia dini melalui integrasi teknologi serta pendekatan desain yang ramah anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini beradaptasi dengan studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan pengelola daycare serta orang tua. Hasil pengabdian masyarakat dari studi ini menunjukkan bahwa pengembangan lingkungan fisik yang didukung teknologi pintar seperti sistem monitoring keamanan, pencahayaan otomatis, dan kontrol suhu ruangan dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta memberikan rasa aman bagi anak dan orang tua. Fasilitas dilengkapi mainan edukatif, puzzle, balok, buku cerita, dan area bermain lunak (soft play), area taman dengan permainan fisik seperti perosotan, jungkat-jungkit, dan ayunan yang aman, berujuan untuk menstimulasi motorik kasar dan halus, serta melatih interaksi sosial. Selain itu, penataan ruang yang fleksibel, pemilihan material non-toksik, serta integrasi area bermain edukatif turut menunjang perkembangan motorik dan kognitif anak. Hasil ppengabdian masyarakat  ini merekomendasikan model pengembangan lingkungan TPA yang adaptif terhadap kebutuhan anak, berkelanjutan, dan mendukung sistem pengasuhan modern berbasis rumah cerdas. Kata kunci: lingkungan binaan; taman penitipan anak; rumah cerdas; desain rumah anak; timiomi daycare Abstract This community service discusses the design and development of a built environment in a Child Care Center (TPA) based on the concept of a smart home with a case study of Timiomi Daycare. The main focus is on creating a safe, comfortable space that supports the growth and development of early childhood through the integration of technology and a child-friendly design approach. The purpose of this community service is adapted from literature studies, field observations, and interviews with daycare managers and parents. The results of community service from this study indicate that the development of a physical environment supported by smart technology such as a security monitoring system, automatic lighting, and room temperature control can improve the quality of service and provide a sense of security for children and parents. The facilities are equipped with educational toys, puzzles, blocks, story books, and soft play areas, garden areas with safe physical games such as slides, seesaws, and swings, aimed at stimulating gross and fine motor skills, and training social interaction. In addition, flexible spatial planning, selection of non-toxic materials, and integration of educational play areas also support children's motor and cognitive development. The results of this community service recommend a model for developing a TPA environment that is adaptive to children's needs, sustainable, and supports a modern care system based on smart homes.Keywords: built environment; childcare; smart home; child-friendly design; timiomi daycare.
Pelatihan teknologi e.commerce limbah kertas bekas berbasis ekonomi sirkular kemitraan berdampak Al Qubro, Khodijah; Hertati, Lesi; Permatasari, Indah; Ramadhan, Rio; Saputra, Ariansyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.33803

Abstract

Abstrak Permasalahan kemiskinan absolut yang masih membelenggu berbagai lapisan masyarakat Indonesia, terutama di wilayah urban dan peri-urban, menuntut solusi inovatif yang berkelanjutan dan inklusif. PKM ini menawarkan pendekatan berbasis ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah kertas bekas sebagai bahan baku produk bernilai jual tinggi, seperti kerajinan tangan dan produk kreatif ramah lingkungan. Inovasi tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan limbah dan pelestarian lingkungan, namun membuka peluang ekonomi bagi kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini dirancang dalam bentuk kemitraan antara mahasiswa, pelaku UMKM daur ulang, dan komunitas lokal. Proses produksi akan didukung oleh pelatihan keterampilan daur ulang dan pengolahan limbah menjadi produk bernilai guna. Untuk memperluas jangkauan pemasaran, program ini mengintegrasikan teknologi e-commerce sebagai alat distribusi digital yang efektif. Melalui platform daring, produk-produk hasil olahan limbah kertas dapat dipasarkan secara lebih luas dan efisien, meningkatkan pendapatan masyarakat mitra, diikutin lebih kurang 25 orang karyawan PT Mahameru serta tim dari universitas indo global mandiri dosen dan mahasiswa. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menurunkan angka kemiskinan absolut melalui pemberdayaan ekonomi lokal yang berdampak lingkungan dan sosial. Hasil pelatihan peningkatan keterampilan masyarakat, penguatan jejaring usaha berbasis sirkular, dan kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya Tanpa Kemiskinan, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dan Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Manfaatan teknologi digital, serta prinsip ekonomi sirkular, menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di berbagai daerah dengan karakteristik serupa. Kata kunci: limbah kertas bekas; teknologi e.commerce; angka kemiskinan obsolute; ekonomi sirkular; berkelanjutan. Abstract The problem of absolute poverty that still shackles various levels of Indonesian society, especially in urban and peri-urban areas, demands innovative, sustainable and inclusive solutions. This PKM offers a circular economy-based approach by utilizing used paper waste as raw material for high-value products, such as handicrafts and environmentally friendly creative products. Innovation not only contributes to waste reduction and environmental preservation, but also opens economic opportunities for vulnerable groups and low-income communities. This program is designed as a partnership between students, recycling MSMEs, and local communities. The production process will be supported by training in recycling skills and processing waste into useful products. To expand marketing reach, this program integrates e-commerce technology as an effective digital distribution tool. Through an online platform, products processed from paper waste can be marketed more widely and efficiently, increasing the income of partner communities. Approximately 25 employees of PT Mahameru and a team from Universitas Indo Global Mandiri, including lecturers and students, participated. The main objective of this activity is to reduce absolute poverty through local economic empowerment that has environmental and social impacts. The training results in improved community skills, strengthened circular-based business networks, and contributed to the Sustainable Development Goals (SDGs), specifically No Poverty, Decent Work, Economic Growth, and Responsible Consumption and Production. The use of digital technology and circular economy principles provides a model for community empowerment that can be replicated in various regions with similar characteristics. Keywords: waste paper; e-commerce technology; absolute poverty rate; circular economy; sustainable.
Dampak gaya hidup sehat berbasis herbal usaha quick coffee ditunjang aplikasi e.commerce mesin penggerak bisnis digital kewirausahaan milenial berkelanjutan Hertati, Lesi; Hamim, Sumi Amariena; Permatasari, Indah; Riwansah, Tami Pames; Irfan, Muhammad
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.33777

Abstract

Abstrak Permasalahan gaya hidup tidak sehat di kalangan milenial menjadi perhatian serius di tengah meningkatnya konsumsi minuman instan tinggi gula dan bahan kimia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan usaha Quick Coffee melalui inovasi minuman kopi berbasis herbal sebagai alternatif sehat, serta mengintegrasikan aplikasi e-commerce sebagai mesin penggerak bisnis digital kewirausahaan milenial. Mitra sasaran adalah pemilik dan pengelola Quick Coffee, melibatkan 15 peserta yang terdiri dari pelaku usaha muda, mahasiswa, dan masyarakat umum di wilayah kota Palembang. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan formulasi produk kopi herbal, digital marketing, optimalisasi platform e-commerce, serta pendampingan manajemen usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep kewirausahaan digital sebesar 85% dan peningkatan keterampilan penggunaan e-commerce sebesar 78% berdasarkan pre-post test. Secara kualitatif, peserta menunjukkan antusias tinggi dalam mengembangkan produk berbasis gaya hidup sehat dan mampu menciptakan variasi minuman herbal yang diminati pasar. Usaha Quick Coffee mengalami peningkatan penjualan sebesar 30% dalam dua bulan pasca intervensi. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian pendidikan berkualitas berkelanjutan melalui penguatan literasi kewirausahaan dan teknologi digital di kalangan generasi muda. Kata kunci:  usaha quick coffee; upaya gaya hidup; aplikasi e.commerce; kewirausahaan milenial; pendidikan berkualitas                           Abstract The issue of unhealthy lifestyles among millennials is a serious concern amidst the increasing consumption of instant drinks high in sugar and chemicals. This community service activity aims to empower the Quick Coffee business through innovative herbal-based coffee drinks as a healthy alternative, while also integrating e-commerce applications as a driving force for millennial digital entrepreneurship. The target partners are Quick Coffee owners and managers, and 15 participants, consisting of young entrepreneurs, students, and the general public in City Palembang, participated. The implementation method included training in herbal coffee product formulation, digital marketing, e-commerce platform optimization, and business management mentoring. The results of the activity showed an 85% increase in participants' understanding of digital entrepreneurship concepts and a 78% increase in e-commerce skills based on a pre-post test. Qualitatively, participants demonstrated high enthusiasm for developing healthy lifestyle-based products and were able to create a variety of herbal drinks that were in demand in the market. The Quick Coffee business experienced a 30% increase in sales in the two months following the intervention. This activity contributes to the achievement of sustainable quality education by strengthening entrepreneurial literacy and digital technology among the younger generation. Keywords: quick coffee business; lifestyle efforts; e-commerce application; millennial entrepreneurship; quality educatio.
DAMPAK RETRIBUSI DAERAH, PERAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PENDAPATAN ASLI DAERAH DI ERA PANDEMI COVID-19 Hertati, Lesi; Puspitawati, Lilis; Gantino, Rilla; Ilyas, Meifida
CURRENT: Jurnal Kajian Akuntansi dan Bisnis Terkini Vol. 2 No. 3 (2021): CURRENT : Jurnal Kajian Akuntansi dan Bisnis Terkini
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jc.2.3.518-532

Abstract

This study aims to examine the effect of regional levies and the use of accounting information systems on Regional Original Income during the Covid 19 pandemic. This research was conducted on the Musi Banyuasin Regional Government using a purposive sampling technique, namely selecting the OPD that collects regional retribution. Respondents in this study were the State Civil Apparatus in the accounting sub-section 23 people and 23 people in informatics. Data was collected by sending questionnaires directly to respondents. Data analysis was performed using Structural Equation Modeling (SEM) with Smart PLS 3.0. The results showed that the regional retribution did not have a significant effect on increasing PAD, but the accounting information system had a significant effect on increasing the local revenue of Musi Banyuasin Regency. The results of this study contribute to the government in increasing PAD can be done by utilizing accounting information systems
PENGARUH BADAN USAHA MILIK DESA TERHADAP PUSAT PERKEMBANGAN EKONOMI DESA, DESA MAJU INDONESIA SEJAHTERA BUMDES TANJUNG MAYAN (DANAU TELOKO) Paramita, Lidiya; Hertati, Lesi; Puspitawati, Lilis; Gantino, Rilla; Ilyas, Meifida
JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA Vol 2, No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA
Publisher : STIE Atma Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.424 KB) | DOI: 10.36600/janaka.v2i1.175

Abstract

Desa ialah salah tempat yang potensial bagi perekonomian pada suatu negara. Di sini lah banyak potensi yang dapat dikembangankan , selain itu juga banyak terdapat sumber daya alam yang tersedia di dalamnya. Sebelum pemerintah menyadari hal tersebut desa-desa tidak dapat berkembang dan tetap tertinggal. Kepengurusan Badan Usaha Milik Desa terdiri dari Pemerintah Desa dan masyarakat desa setempat.Permodalan Badan Usaha Milik Desa dapat berasal dari Pemerintah Desa, tabungan masyarakat, bantuan Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, pinjaman, atau penyertaan modal pihak lain atau kerja sama bagi hasil atas dasar saling menguntungkan. pemerintah menyadari akan potensi desa yang begitu besar mereka menerbitkan sebuah peraturan yakni Otonomi Daerah maka banyak daerah yang memanfaatkan hal tersebut untuk mengembangkan wilayahnya yang terutama mengembangkan desa mereka. Salah satu kegiatan yang dilakukan ialah badan usaha milik desa. Badan Usaha Milik Desa, yang selanjutnya disebut BUMDES, adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan Desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa Kata Kunci : BUMDES, Ekonomi Desa, Desa Maju
PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM DANAU RANAU DI PERBATASAN KABUPATEN LAMPUNG DAN OGAN KOMERING ULU Lestari, Putri Ayu; Hertati, Lesi; Puspitawati, Lilis; Gantino, Rilla; Ilyas, Meifida
JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA Vol 2, No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA
Publisher : STIE Atma Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.611 KB) | DOI: 10.36600/.v2i1.173

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menunjang salah satu obyek wisata yang dapat menunjang perekonomian di perbatasan Kabupaten Lampung dan Kabupaten Ogan Komering Ilir, lokasi ini juga dikenal dengan sebutan danau. Karena tempatnya sangat asri dan sejuk serta pepohonan yang sangat asri. banyak orang dari berbagai daerah berkunjung dan berlibur di danau ini. Pengembangan dilakukan dengan membuat petunjuk arah menuju lokasi objek wisata. Metode yang diterapkan adalah dengan mewawancarai pengunjung tempat wisata dan spot foto, website desa dan promosi, publikasi di media sosial. Perkembangan pariwisata sangat bergantung pada kunjungan yang datang mengunjungi tempat tersebut. Peningkatan jumlah kunjungan yang terjadi merupakan cerminan dari terus berkembangnya pariwisata untuk mempertahankan dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Pengembangan pariwisata sebagai upaya untuk meningkatkan atau meningkatkan fasilitas dan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat. Kata kunci: Pembangunan, Pariwisata, Danau Ranau
Workshop on Modification and Innovation of Processed Banana Products by the MBKM Program of Indo Global Mandiri Students Sadana, Afdan Mifta; Hertati, Lesi; Asharie, Asmawati
International Journal of Social Science and Community Service Vol. 1 No. 1 (2023): OCTOBER
Publisher : CV. Proaksara Global Transeduka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70865/ijsscs.v1i1.1

Abstract

Natural resources are resources acquired from the environment and can be utilized to fulfill human needs. One agricultural commodity that is abundant in this region is bananas. However, bananas that are sold directly tend to have a lower price and cannot be stored for a long time after being harvested due to their rapid ripening process, which leads to spoilage. Therefore, diversifying the product is necessary, and one way to do this is by processing bananas into chips. In this endeavor, we utilized the ABCD (Asset Based Community Development) method. Our activities aim to support the MBKM 2023 program, with a focus on creating positive change around km 20 Palembang. The assistance process involves several steps, starting from studying scenarios, uncovering the past (discovery), envisioning the future (dream), planning actions (design), engaging in participatory action (define), and finally monitoring and evaluating activities (destiny). By utilizing easily accessible raw materials, such as bananas, and adding innovative flavors, we hope to enhance the community's skills and creativity, as well as provide entrepreneurial opportunities to increase the selling value of bananas. The evaluation results indicate that the banana chip business is profitable, with an R/C ratio of 3.4. However, further evaluation and assistance in overall marketing strategy are still required.
Exploring Moringa Leaves on Hemoglobin Levels: An MBKM Activity by Universitas Indo Global Mandiri Student’s Tamiah, Aisyah; Hertati, Lesi; Asharie, Asmawati
International Journal of Social Science and Community Service Vol. 1 No. 1 (2023): OCTOBER
Publisher : CV. Proaksara Global Transeduka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70865/ijsscs.v1i1.2

Abstract

The challenges faced by young women are closely linked to their health, specifically anemia, characterized by a reduction in hemoglobin levels. Anemia is defined as a condition where the quantity of red blood cells is insufficient to meet the body's physiological needs. The management of anemia in adolescents has been planned through the use of blood supplement tablets (TTD). However, the consumption of TTD has not been maximized due to taste issues and side effects that manifest after intake. Moringa leaves (Moringa oleifera) are known to contain various nutritional elements, including iron, vitamin C, protein, vitamin A, calcium, and potassium, making them a potential alternative for anemia treatment. The iron content in Moringa leaves is 28.2 mg. This research adopts a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach, involving a sample size of 24 and utilizing paired t-test analysis. A significant difference was observed in Hb levels before and after the administration of Moringa leaf extract (p < 0.05). The average value before treatment was 10.83, with a standard deviation of 0.8641, and after treatment, it increased to 12.72, with a standard deviation of 0.9399. The findings indicate that Moringa leaf extract is effective in increasing hemoglobin levels in adolescent girls.
Exploring Visitors of Janji Jiwa Coffee Shop: An MBKM Program by Students of Indo Global Mandiri University Hertati, Lesi; Asharie, Asmawati; Avini, Terti
International Journal of Social Science and Community Service Vol. 1 No. 1 (2023): OCTOBER
Publisher : CV. Proaksara Global Transeduka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70865/ijsscs.v1i1.3

Abstract

Janji Jiwa is the most popular coffee shop, and South Sumatra is one of the provinces with the highest number of coffee drinkers and coffee shop visits nationally. Aligned with the research objectives, this article delves into consumption motives and the construction of a consumerist lifestyle among patrons of the Janji Jiwa coffee shop in Palembang City. The method employed is a qualitative approach, utilizing a single case study research type. Informant selection was carried out using purposive sampling, with the informants comprising both active consumers and observer participants. To ensure data validity and reliability, the researcher conducted a data triangulation test. A shift in consumption motives is identified, where consumption no longer solely fulfills biological needs but rather represents a form of self-actualization within the context of social significance and classification. The formation of an imaginary perspective and the construction of a consumerist lifestyle are intricately linked to complex and varied causal laws, considering aspects such as sign value, the social logic of consumption, social space, and media influence. These aspects are rich with simulations, manifested in both abstract and concrete forms. This fact serves as evidence of the rationality of contemporary society, as reflected in consumer behavior.
Co-Authors Aberta, Fina Adelia Prameswari, Femy Ainul Yaqin Al Qubro, Khodijah Alfianti, Sarahdillah Ali, Raden Ahmad Nur Allya, Veni Amrina Rosada, Amrina Andini, Andini Ani, Anis Anggreq Aprilia, Lifa Apriyanti Apriyanti Apriyanti, Anggi Argeto , Valentino Aris Munandar Aryani, Reny Asharie, Asmawati Asmawati Asmawati Asmawati Athalla, M. Radjab Athalla, Muhammad Radjab Atmadja, Iswandi sukanta Avini, Terti Ayu Safitri , Della Azizah, Tyara Nur Berliana, Eliya Cahyani, Mitha Callistasari, Nidia Putri Choiriya, Nabila Cristina, Natalia Neisya Dani, Suci Rahma Della Ayu Lestari Dewi Yuniati, Dewi DP, Mohammad Kurniawan Dwi Oktarini, Rahmi Dzaironi, Muhammad Eka Herlina Endang Sri Lestari Erin, Arif Kurnia Fadhilsyah, Muhammad Faza, Sulthan Fitriani, Desy Haidar, Hala Haidir, Hala Hamim, Sumi Amariena Haryono Umar Hasna, Nabilah Sajidah Hendarmin, R.M. Rum Hendarmin, Rum Heriyati, Agustina Heryati, Agustina Hidayahtullah, Hafiz Hidayat, Janthy Hidayat, Janty T. Hidayatullah, Hafiz Husni Mubarat, Husni Ilyas, Meyfida Indah Permatasari Inten Meutia Irena, Angelina Irlan Fery, Irlan Iskak, Jamaludin Karina, Arihta Kartika, Annisa Dwi Kemalasari, Febyanti Khalilly, Muhammad Naufal Kurniawan DP, Mohammad Lazuarni, Syafira Lefandi, M. Alfiansyah Lestari Setia Ningrum, Ayu Letari, Rahayu Tri Lili Syafitri, Lili Lilis Puspitawati Marlina, Ressy Maulana, Fakhrezi Mayang Sari Meifida Ilyas Meiriasari, Vhika Misko, Misko Muhammad Fikri Muhammad Irfan Mutiara Puteri, Adinda Nani Cahyani Nauly, Akta Dia Noer, Namira Imelia Ramadiena Nur Aini Nur Syabitha, Fidya Nurfaiza, Nabila Nurhalizah, Nadila Oktaria, Dwi Otniel Safkaur Palinggau, Aling Paramita, Lidiya Pebianti, Alpina Pebriani, Reny Aziatul Pratama, Yopan Pratami, Salsabilah Pratiwi, Anggun Nia Prayoga, Panca Priandi, M. Ronal Purnamasari, Evi Putra, M. Kurniawan Darma Putra, Mohammad Kurniawan Darma Putri Ayu Lestari Putri, Andini Utari Putri, Sara Ayudia Rafika Sari Rahmahtullah, Rafifa Rahmayang, Tito Ramadhan, Rio Ramadianti, Ramadianti Ratih Puspitasari Ratu, Mutiara Kemala Ricardo, Riki Riwansah, Tami Pames Rizki, Sutra Meilani Romli, Harsi Romri, Arsi Sadana, Afdan Mifta Sandra Eka Febrina Saputra, Ariansyah Saputra, Leksi sari , Novita Sari, Desti Rahma Sari, Mei Sastika, Anta Shellamitha, Dinda Siti Aminah Siti Komariah Hildayanti, Siti Komariah Siti Zahara, Meisin Sondang, Virgus Ari Suharman, Harry Suryati Susanti, Ines Dwi Syafarudin, Afriapollo Syafitri, Lily Syafri, Lili Tamiah, Aisyah Tampubolon, Enggal Marito Yuliarti Terrtiavini, Terrtiavini Terttiaavini Tsabita, Putri Utami, Indriani Putri Wahyuni, Ningsih Wijaya, Putra Oktri Yadiati, Winwin Zarkasyi, Hahyudin