p-Index From 2021 - 2026
11.799
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Studi Pemerintahan LAW REFORM Jurnal Dinamika Hukum PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law) Jurnal Akta JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JOURNAL EQUITABLE Kosmik Hukum Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Jurnal Legal Reasoning Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) JURNAL PEMBANGUNAN HUKUM INDONESIA Masyarakat Berdaya dan Inovasi Medium : Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi jurnal hukum das sollen Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial STUDI PELAKSANAAN SELFMEDICATION PADA PENDERITA DIARE BERDASARKAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT PESISIR KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT CAHAYA MANDALIKA (ABDIMANDALIKA) Jurnal hukum IUS PUBLICUM International Journal of Social Science Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Sisi Lain Realita Comsep : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Al-Ijtima: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Engineering and Technology International Journal (EATIJ) Jurnal Hukum Pidana dan Kriminologi SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Mawaddah: Jurnal Hukum Keluarga Islam AMIN: International Journal of Islamic Education and Knowledge Integration Kanun: Jurnal Ilmu Hukum International Journal of Law, Policy and Governance Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum Jurnal Studi Pemerintahan Journal of Knowledge and Collaboration Mandalika Journal of Community Services Al-Ijtimā: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-A'raf: Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat Jurnal Dinamika Hukum Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM) International Law Discourse in Southeast Asia
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBINAAN TERHADAP SISWA YANG MELAKUKAN CYBER BULLYING Kasmanto Rinaldi; Bintang Johan Permana; Fauziah Rahmi; Muhammad Akmal; Muhammad Iqbal; Muhammad Maulana; Mutiara Rengganis AR
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i1.3064

Abstract

Dalam penyuluhan ini kami memilih topik yaitu “Pembinaan Terhadap Siswa Yang Melakukan Cyber Bullying“ alasan kami memlih topik tersebut karna dalam hasil penelitian yang kami lakukan banyak faktok yang menunjukan remaja melakukan cyberbulling di kota pekanbaru yaitu berkembangnya inovasi teknologi dengan sangat pesat, kontrol sosial yang semakin melemah, Hukum yang tidak diketahui oleh para remaja, dan cara berperilaku remaja yang suka meniru. SMAN 14 Pekanbaru merupakan tempat dimana kami akan melakukan penyuluhan. Penyuluhan pembinaan terhadap siswa yang melakukan cyberbullying merupakan cara yang digunakan untuk menambah pengetahuan tentang pembinaan terhadap siswa yang melakukan cyberbullying untuk pencegahan agar bertujuan mengubah atau mempengaruhi pelaku yang melakukan cyberbullying dan membina agar korban cyberbully tidak merasa takut dan merasa aman. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberitahukan bagaimana penghukuman untuk pelaku cyberbullying. Riset ini dijalankan guna memperoleh informasi berupa faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan cyber bullying. Pada masa ini terdapat beberapa fasilitas yang dapat mendukung terjadinya cyberbullying yang dilakukan oleh remaja diantaranya adalah permainan yang menggunakan internet, sosial media, dan beberapa media komunikasi digital lain. Setiap tahunnya terus terjadi peningkatan kasus-kasus cyberbullying yang dilakukan oleh para remaja. Oleh karena itu faktor-faktor yang menyebabkan para remaja melakukan tindakan cyberbullying ini sangat penting untuk diketahui. Sehingga dengan mengetahui faktor-faktor tersebut, diharapkan kasus cyberbullying dapat diberantas secara efektif dengan mengetahui kebijakan kriminal.
Peningkatan Pengendalian Sosial Terhadap Kenakalan Anak Di Sekolah Dasar Negeri 21 Pekanbaru Melalui Tim Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan (TPPK) Kasmanto Rinaldi; Ria Lestari; Sasi Kirana Adha; Muhammad Wildan Alfarizi; Shakira Eka Hendria; Trisia Rahma Dinda; Rizka Septia Pratama Putri; Patdilah Patdilah; Reski Kurniawan; Suci Azhari Daulay; Rahmad Hidayat; Yogi Pratama
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.4815

Abstract

Penulis ingin menjabarkan hasil kegiatan mengenai peningkatan pengendalian sosial terhadap kenakalan anak di sekolah dasar. Sebagai objek observasi ialah kelas 5B dari SDN 21 Pekanbaru. Bersama ibu kartika sebagai narasumber pada wawancara terhadap beberapa pertanyaan seputar pengendalian sosial terhadap kenakalan anak kelas 5B yang beliau pegang sebagai wali kelasPenulisan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memahami strategi guru dalam menangani kenakalan siswa di SDN 21 Pekanbaru. Informan dipilih secara purposive dari guru wali kelas 5B. Instrumen penelitian meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data deskriptif. Tujuan utama adalah memberikan gambaran mendalam tentang upaya pencegahan kenakalan siswa.Hasil analisis di SD Negeri 21 Pekanbaru menegaskan peran penting konsistensi tenaga pendidik, penyuluhan kepolisian, pembentukan TPPK, dan budaya sekolah positif dalam mencegah kenakalan siswa. Temuan ini sejalan dengan pendekatan kolaboratif dan nilai-nilai positif dalam lingkungan sekolah. Langkah- langkah ini dapat dijadikan pedoman bagi sekolah lain dalam mencegah kenakalan siswa.Sosialisasi lancar di SDN 21 Pekanbaru. Peran konsisten tenaga pendidik, penyuluhan kepolisian, dan pembentukan Tim TPPK berhasil mencegah kenakalan siswa. Kolaborasi antar pihak, seperti guru, kepolisian, dan tim sekolah, efektif dalam pencegahan.
Pemberdayaan Sekolah Luar Biasa Swasta (SLBS) Yayasan Fajar Amanah dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Anak Jalanan di Kota Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak Kasmanto Rinaldi; Syafaruddin Z Z.; Syafriadi Syafriadi; Sulaiman Akmal; Rizki Pratama; Khotma Umniah Fahlewi; Ghifari Ahmad Gustaf; Putri Sabita Aqila; Wilda Ihsani
Mandalika Journal of Community Services Vol. 2 No. 2 (2025): Mandalika Journal of Community Services
Publisher : Penerbit Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/mjcs.v2i2.223

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di SLBS Yayasan Fajar Amanah, Kota Perawang. Sekolah ini menghadapi tantangan utama berupa keterbatasan sarana dan prasarana, metode pengajaran yang kurang inklusif, serta minimnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan inklusif. Solusi yang diterapkan dalam program ini meliputi renovasi ruang kelas, pembangunan ruang belajar individu, pengadaan meja dan kursi, serta penyediaan fasilitas sanitasi yang ramah bagi penyandang disabilitas. Selain itu, pelatihan bagi tenaga pendidik tentang metode multisensori dan teknologi assistive learning diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penyuluhan kepada orang tua dan masyarakat sekitar juga dilakukan guna meningkatkan dukungan terhadap pendidikan inklusif. Evaluasi menunjukkan bahwa 85% siswa dan tenaga pendidik merasakan manfaat dari peningkatan fasilitas serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung sekolah. Meskipun program ini berhasil mencapai tujuannya, tantangan terkait keberlanjutan dukungan finansial dan keterbatasan tenaga pengajar spesialis masih menjadi perhatian. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi lebih lanjut dengan pemerintah dan lembaga terkait guna memastikan keberlanjutan pengembangan pendidikan inklusif.
Stealthing as a Form of Sexual Violence: Ensuring the Protection of Victims' Rights Zico Junius Fernando; Kasmanto Rinaldi; Syamsudin; Emelia Kontesa
Kosmik Hukum Vol. 25 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/kosmikhukum.v25i3.26133

Abstract

In today's legal landscape, discussions on sexual violence continue to evolve, with stealthing emerging as a critical issue. Stealthing refers to the act of non-consensual condom removal during sexual intercourse, violating the fundamental principles of consent and bodily autonomy. This practice is increasingly recognized as a form of sexual violence, yet many legal frameworks, including Indonesia's, have yet to explicitly criminalize it. Victims of stealthing face not only physical risks, such as sexually transmitted infections (STIs) and unwanted pregnancies, but also severe psychological trauma and social stigma. The absence of clear legal provisions contributes to underreporting and difficulties in prosecuting perpetrators, leaving victims without adequate legal recourse. This research employs a normative legal method, incorporating statutory, conceptual, comparative, and futuristic approaches to analyze how stealthing fits within Indonesia’s existing sexual violence laws. It also explores how other jurisdictions have addressed this issue, particularly in recognizing stealthing as a criminal offense. The descriptive-prescriptive nature of this study allows for a detailed examination of legal gaps and the potential for reform in Indonesia’s criminal law system. Through content analysis, this research finds that stealthing should be explicitly categorized as sexual violence under Indonesian law to ensure better protection for victims and uphold justice. The study further argues that legal recognition, public awareness, and preventive policies are crucial in addressing stealthing effectively. Understanding stealthing as a legal and social issue is essential to strengthening victim protection and promoting consent-based sexual relations. By integrating stealthing into Indonesia’s legal discourse, the country can align its policies with global best practices and foster a justice system that upholds victims' rights. 
Optimizing the Role of Community Advisors in Assisting Juvenile Clients with Diversion at the Mandau Sector Police Kasmanto Rinaldi; Fitria Yut Sepin; M. Musa
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 1 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i3.5267

Abstract

This study discusses the role of community advisors in the implementation of diversion for juvenile clients at the Mandau Sector Police. The research focuses on the implementation of guidance in accordance with Law No. 11 of 2012, which emphasizes the active role of community officers in the diversion process. The research methodology used is a normative empirical approach, combining normative legal studies with empirical data from the field. The findings indicate that the guidance provided by community advisors at the Mandau Sector Police complies with the provisions of Law No. 11 of 2012. Community officers play an active role in guiding, supervising, and overseeing the juveniles throughout the diversion process and in implementing the agreements reached. Additionally, community advisors are responsible for reporting to the court if the diversion agreement is not executed. However, the study also identifies several challenges in the guidance provided by community advisors, including a lack of consensus or agreement between the parties, a shortage of human resources or social workers, and the absence of community figures in the diversion process due to time constraints and the remote location of homes. Therefore, efforts are needed to improve the quality of human resources, involve community figures, and provide adequate facilities to support more effective diversion implementation.
Co-Authors Abda Abda Abdul Rohim, Abdul Adha, Sasi Kirana Adison Adison AFRIZAL AFRIZAL Alfaridzi, Fadel Galih Alfarizi, Muhammad Wildan Amaya, Sari Nabita Anastasya Ramadhini Andree, Andree Anggraeni, Lucky Anis Widyawati Aprinianto, Rifky Ariraya Sulistya Arrahman, Sandi Noval Arshani, Astrid Askarial askarial askarial Askarial Askarial Askarial, Askarial Asnia Mayasari Aufa, Mimi Dwi Azim , Kabiyrul Azraf, Muhammad Ikhsan Bar'i, Ragil Naufal Amjad Bintang Johan Permana Budi Harto Daulay, Suci Azhari Diky Prayoga Dinda, Trisia Rahma Dini Dini Dira Buana Dita Fisdian Adni Emelia Kontesa ENDRI ENDRI F, Fathurrahman Fadel Galih Alfaridzi Fajar Azhari Fakhri Usmita Fakhri Usmita Fakhri Usmita, Fakhri Farizky, M. Ihza Fauziah Rahmi Febmahduni, Mahartika Fembahduni, Mahartika Fernando, Zico Junius Fitria Yut Sepin Ghifari Ahmad Gustaf Ginting, Emya Elitna Ananta Gumilang, M. Aryo Gustaf, Ghifari Ahmad Halim, Hanifa Nuriya Harles Marbun, Putra Andreas Marbun Helma Oktaviana Hendria, Shakira Eka Heni Susanti Heni Susanti, Heni Hermawan, Doni Hidayati Hidayati Hidayati Hilda Mianita Ikhsan Alwafi Indriani, Nazhara Juliana, Eka Julianda, Cendra Leka Juni Ardianto Khairun Nisa Khandefa, M. Farhan Khotma Umniah Fahlewi Krisdayanti, Ayu Kumala, Aida Yumi Kurnia Dewi Anggraeny Kurniawan, Reski Lubis, Dira Buana M. Musa M. Zulherawan Madani, Raudho Maharani, Afrilia Putri Maharani, Dhea Mahkota, Andes Bang Muhamad Fazil bin Ahmad Muhammad Akmal Muhammad Fikri Muhammad Ghozali Muhammad Iqbal Muhammad Maulana Muhammad Wahyudi Muhammad Wildan Alfarizi Muhammad Wildan Alfarizi Murti, Sindy Ramadani Ardi Musa, M. Mutiara Rengganis AR Nahjatun Nahdiyah Nirwana, Nadia Putri Novita Sari Nurjulia Arin Afrianti Nurwinda , Citra Oktaviana, Helma PANCA PRIHATIN Panca Prihatin, Panca Panca Setyo Prihatin Patdilah Patdilah Patdilah, Patdilah Praditya Nugraha, Chandra Pratama, Andika Dayu Pratama, Yogi Priadi, Muhammad Brahma Restu Putra, M. Alif Rakhi Putri Sabita Aqila Putri, Alin Kamelia Putri, Poppy Amanda Putri, R Syahrani Putri, Rizka Septia Pratama Putri, Syahrani Rahma Rafli, M. Alzhiary Rahmad Hidayat Rahmadani, Dwi Putri Ramadhani, Widia Rara Radilwis Reski Kurniawan Rezki Oktoberi Rezky Nugraha Ria Lestari Ria Lestari, Ria Ricky Meyrizal Ridho, M Ridwan Rio Tutrianto Rio Tutrianto Risani, Dwi Isprianti Riska Ayu Saputri Rangkuti Rizka Septia Pratama Putri Rizki Pratama Rohimah, Siti Rodiyatul Salpia, Oktaviani Aysah Salsabila AE, Afifah Adila Sareh Sulistiyo Sasi Kirana Adha Satrio Abdillah Setiawan, Yuda Shabila, Rezi Aznan Shakira Eka Hendria Sherly Andrika Putri Sisca Vaulina, Sisca Siti Nurhalimah Situmorang, Eka Irma Sonny Zulhuda Suci Azhari Daulay Sulaiman Akmal Suyatno Ladiqi Syafaruddin Z Z. Syafriadi Syafriadi Syahendra, Daffa Ghalbi Syamsudin Tasya, Syifa Taufiqurahman, Ilham Tazam, Zikrul Yaumul Trisia Rahma Dinda Tutrianto, Rio Ucok Matsudi Umaila, Ghina Al Khairina Utami, Gusmediana Viero, Diel widya eka putri, widya eka Wilda Ihsani Wirasyafri Wirasyafri Yogi Pratama Yogie Al-Hadi Yulia, Dinda Zubaini, Fenty Zulhairi, Muhammad Al Fayyed