p-Index From 2021 - 2026
11.799
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Studi Pemerintahan LAW REFORM Jurnal Dinamika Hukum PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law) Jurnal Akta JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JOURNAL EQUITABLE Kosmik Hukum Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Jurnal Legal Reasoning Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) JURNAL PEMBANGUNAN HUKUM INDONESIA Masyarakat Berdaya dan Inovasi Medium : Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi jurnal hukum das sollen Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial STUDI PELAKSANAAN SELFMEDICATION PADA PENDERITA DIARE BERDASARKAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT PESISIR KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT CAHAYA MANDALIKA (ABDIMANDALIKA) Jurnal hukum IUS PUBLICUM International Journal of Social Science Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Sisi Lain Realita Comsep : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Al-Ijtima: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Engineering and Technology International Journal (EATIJ) Jurnal Hukum Pidana dan Kriminologi SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Mawaddah: Jurnal Hukum Keluarga Islam AMIN: International Journal of Islamic Education and Knowledge Integration Kanun: Jurnal Ilmu Hukum International Journal of Law, Policy and Governance Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum Jurnal Studi Pemerintahan Journal of Knowledge and Collaboration Mandalika Journal of Community Services Al-Ijtimā: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-A'raf: Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat Jurnal Dinamika Hukum Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM) International Law Discourse in Southeast Asia
Claim Missing Document
Check
Articles

PENDEKATAN ATTACHMENT SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENCEGAHAN JUVENILE DELINQUENCY Kasmanto Rinaldi; Afrizal Afrizal; Muhammad Maulana
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2612

Abstract

Anak merupakan karunia tuhan yang maha esa, yang harus senantiasa dilindungi karena anak sejatinya adalah generasi penerus bangsa. kenakalan yang dilakukan anak atau yang disebut dengan kenakalan anak adalah perilaku menyimpang yang mana diluar dari kebiasaan yang ada di dalam masyarakat dan hal itu melanggar hukum. topik ini dipilih mengingat banyaknya kasus kenakalan anak yang terjadi di panti asuhan fajar amanah, sehingga diperlukanlah penyuluhan terkait hal ini. metode pengabdian yang dilaksanakan dibagi dalam beberapa tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksaaan. edukasi kepada anak terkait dampak kenakalan penting dilakukan karena umumnya anak tidak mengetahui dampak dari kenakalan itu, selain itu edukasi terkait anak nakal dan pencegahannya perlu diberikan pada pengurus panti agar dapat mencegah terjadinya kenakalan anak. oleh karena itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan atau sosialisasi guna untuk mengedukasi anak dan pengurus panti mengenai pendekatan attachment sebagai salah satu upaya pencegahan juvenile delinquency Kata Kunci: Anak, Attachment, Kenakalan
UPAYA PENANAMAN NILAI PANCASILA MELALUI PENDEKATAN BUDAYA MELAYU Askarial Askarial; Kasmanto Rinaldi; Hidayati Hidayati; Dira Buana
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2613

Abstract

Pancasila merupakan nilai-nilai hidup yang dianut oleh masyarakat Indonesia dan senantiasa dijadikan pandangan hidup. Pancasila dianggap sebagai sesuatu yang sakral yang setiap warganya harus hafal dan mematuhi segala isi dalam pancasila tersebut. Namun sebagian besar warga negara Indonesia hanya menganggap pancasila sebagai dasar negara/ideologi semata tanpa memperdulikan makna dan manfaatnya dalam kehidupan. Topik ini dipilih dikarenakan dengan arus globalisasi dan modernisasi yang ada, banyak anak yang tidak lagi mengetahui makna nilai-nilai pancasila, padahal sebenarnya pancasila adalah nili-nilai luhur bangsa Indonesia yang telah ada dan hidup dalam masyarakat sejak dulu kala. Hasil pengabdian ini para siswa mengetahui tentang nilai-nilai pancasila dan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari, para siswa memiliki edukasi yang sedikit terkait dengan budaya melayu, padahal mayoritas dari siswa berasal dari suku melayu, namun dikarenakan kemajuan teknologi dan modernisasi menyebabkan tergerusnya nilai-nilai budaya melayu itu sendiri. Oleh karena itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan atau sosialisasi guna untuk mengedukasi siswa terkait penerapan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui pendekatan budaya melayu. Kata Kunci: Pancasila, Nilai, Melayu
UPAYA PERANGKAT DESA DALAM MENCEGAH BERKEMBANGNYA RADIKALISME Fakhri Usmita; Kasmanto Rinaldi; Riska Ayu Saputri Rangkuti
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2614

Abstract

Di dalam masyarakat tidak jarang berkembangnya paham-paham radikalisme. Maraknya radikalime di masyarakat dapat berimplikasi pada stabilitas dan keamanan antar umat beragama Radikalisme maupun terorisme sama-sama menggunakan instrumen kekerasan terbuka dalam mencapai kepentingannya. Radikalisme dapat dilakukan dengan mekanisme pencucian otak dan penolakan terhadap hukum maupun pancasila. Metode pengabdian dilaksanakan dalam tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksaaan. Perangkat desa adalah komponen penting didalam masyarakat, karena langsung bersentuhan dengan masyarakat, perangkat desa memiliki berbagai manfaat salah satunya yaitu dalam hal pencegahan. Hasilnya pengabdian ini berupa Masyarakat mengetahui tentang terorisme namun belum sepenuhnya paham terkait apa saja yang dikategorikan paham radikalisme selain itu, perangkat Desa tidak terlalu berperan aktif dan belum secara benar mengetahui cara mencegah berkembangnya paham radikalisme di masyarakat. Oleh karena itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan atau sosialisasi guna untuk mengedukasi anak mengenai upaya perangkat desa dalam mencegah berkembangnya radikalisme Kata Kunci: Radikalisme, Masyarakat, Perangkat Desa
PEMBINAAN TERHADAP SISWA YANG MELAKUKAN CYBER BULLYING Kasmanto Rinaldi; Bintang Johan Permana; Fauziah Rahmi; Muhammad Akmal; Muhammad Iqbal; Muhammad Maulana; Mutiara Rengganis AR
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i1.3064

Abstract

Dalam penyuluhan ini kami memilih topik yaitu “Pembinaan Terhadap Siswa Yang Melakukan Cyber Bullying“ alasan kami memlih topik tersebut karna dalam hasil penelitian yang kami lakukan banyak faktok yang menunjukan remaja melakukan cyberbulling di kota pekanbaru yaitu berkembangnya inovasi teknologi dengan sangat pesat, kontrol sosial yang semakin melemah, Hukum yang tidak diketahui oleh para remaja, dan cara berperilaku remaja yang suka meniru. SMAN 14 Pekanbaru merupakan tempat dimana kami akan melakukan penyuluhan. Penyuluhan pembinaan terhadap siswa yang melakukan cyberbullying merupakan cara yang digunakan untuk menambah pengetahuan tentang pembinaan terhadap siswa yang melakukan cyberbullying untuk pencegahan agar bertujuan mengubah atau mempengaruhi pelaku yang melakukan cyberbullying dan membina agar korban cyberbully tidak merasa takut dan merasa aman. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberitahukan bagaimana penghukuman untuk pelaku cyberbullying. Riset ini dijalankan guna memperoleh informasi berupa faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan cyber bullying. Pada masa ini terdapat beberapa fasilitas yang dapat mendukung terjadinya cyberbullying yang dilakukan oleh remaja diantaranya adalah permainan yang menggunakan internet, sosial media, dan beberapa media komunikasi digital lain. Setiap tahunnya terus terjadi peningkatan kasus-kasus cyberbullying yang dilakukan oleh para remaja. Oleh karena itu faktor-faktor yang menyebabkan para remaja melakukan tindakan cyberbullying ini sangat penting untuk diketahui. Sehingga dengan mengetahui faktor-faktor tersebut, diharapkan kasus cyberbullying dapat diberantas secara efektif dengan mengetahui kebijakan kriminal.
Strategi Kepolisian dalam Pencegahan dan Penanggulangan Peredaran Narkotika di Polda Riau Yulia, Dinda; Rinaldi, Kasmanto
Journal of Knowledge and Collaboration Vol. 2 No. 3 (2025): Journal of Knowledge and Collaboration
Publisher : Arbain Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/jbaz4m29

Abstract

Peredaran narkotika di Provinsi Riau merupakan masalah serius yang terus meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pencegahan peredaran narkotika yang dilakukan oleh Polda Riau serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polda Riau menerapkan tiga pendekatan utama dalam strategi pencegahan, yaitu social crime prevention, situational crime prevention, dan community-based crime prevention. Namun, tantangan seperti kurangnya kesadaran masyarakat, keterbatasan sumber daya, dan meningkatnya modus operandi peredaran narkotika menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dalam aspek edukasi, rehabilitasi, optimalisasi teknologi pengawasan, serta peningkatan keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan. Dengan strategi yang lebih terintegrasi, diharapkan angka peredaran narkotika di Riau dapat ditekan secara signifikan.
Robot Prosecutors and the Future of Criminal Justice in Indonesia: Innovation, Ethics, and Legal Implications Anggraeny, Kurnia Dewi; Fernando, Zico Junius; Rinaldi, Kasmanto
PADJADJARAN JURNAL ILMU HUKUM (JOURNAL OF LAW) Vol 12, No 1 (2025): PADJADJARAN JURNAL ILMU HUKUM (JOURNAL OF LAW)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot prosecutors represent the integration of robotic technology and artificial intelligence (AI) into the traditional role of a prosecutor, reflecting the global trend towards automation and the application of technology within the legal system. This concept is no longer merely a theoretical; it has begun to materialize in certain jurisdictions. For instance, China has emerged as a pioneer in this field by successfully developing an innovative AI program capable of not only of identifying crimes through detailed data analysis but also of filing appropriate lawsuits. This progress underscores the immense potential of this technology to enhance efficiency and accuracy in judicial processes, while simultaneously raising significant questions about ethics, transparency, and justice. This study employed normative methods and utilizing several approaches, including comparative, conceptual, and futuristic approaches. Qualitative analysis was applied to the collected materials; and content analysis was used to classify legal materials. The findings emphasize that while robot prosecutors can improve efficiency in handling routine and data-driven cases, their role should not replace human judgment in more complex and ethically sensitive cases. The legal system must ensure a balance between technological advancements and fundamental principles of justice. Collaboration between AI and human prosecutors, guided by clear protocols, is essential to maintain fairness and ethical integrity, particularly in cases involving moral and social considerations. Thus, Indonesia’s approach to integrating robot prosecutors should focus on establishing transparent oversight mechanisms and protecting the rights of defendants, particularly the right to appeal, to ensure that technological advancements support rather than compromise justice. The adoption of robot prosecutors in Indonesia has the potential to revolutionize the legal landscape. However, it must be pursued cautiously, taking into account both the technological benefits and the human values that underpin justice.
Cyber Victimology and Legal Gaps in Southeast Asia Fernando, Zico Junius; Widyawati, Anis; Rinaldi, Kasmanto
International Law Discourse in Southeast Asia Vol. 4 No. 1 (2025): Southeast Asia’s Role in Shaping Public International Law: Human Rights and Mig
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ildisea.v4i1.20147

Abstract

Cybercrime is escalating in Southeast Asia alongside rapid digital growth, yet the region still lacks a unified legal and victim-centered approach. While most studies focus on perpetrators and cybersecurity, this research addresses a critical gap by exploring Cyber Victimology as a framework to understand and strengthen victim protection in ASEAN countries. Using a normative legal method with comparative and conceptual approaches, this study examines legal disparities, weak law enforcement, limited victim support, and low digital literacy, particularly among children and the elderly. Findings show that ASEAN lacks harmonized regulations, adequate cyber policing, and psychological-legal support infrastructure. For instance, Singapore’s robust Personal Data Protection Act contrasts with minimal protection in Cambodia and Laos. The study proposes concrete policy responses, including regional legal harmonization modeled on the Budapest Convention and the GDPR, enhanced law enforcement capacity, national crisis centers, and targeted digital literacy programs. Integrating Cyber Victimology into policy will help ASEAN establish a more inclusive, victim-responsive digital governance system.
Strategi Kepolisian dalam Penanganan Kasus Kejahatan The Transnational Human Trafficking di Wilayah Hukum Polda Riau Muhammad Wildan Alfarizi; Kasmanto Rinaldi
Journal of Knowledge and Collaboration Vol. 2 No. 4 (2025): Journal of Knowledge and Collaboration
Publisher : Arbain Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/27125010

Abstract

Perdagangan Manusia (Human Trafficking) merupakan salah satu bentuk dari kejahatan transnational yang kompleks dan memiliki dampak luas terhadap korban, masyarakat, serta sistem hukum, keberadaan kasus perdagangan orang yang ada di Provinsi Riau telah  menjadi  perhatian  serius  bagi  para  pemangku  kebijakan,  Lembaga international, dan masyarakat sipil. Oleh karena itu, Penanganan kasus ini membutuhkan strategi yang komprehensif dan terkoordinasi, terutama pihak kepolisian sebagai ujung tombak penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Strategi penanganan yang diterapkan oleh Kepolisian Polda Riau dalam menangani kasus kejahatan Human Trafficking yang meliputi upaya preventif  serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Wilayah Hukum Polda Riau. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Petugas Kepolisian, Instansi terkait, masyarakat sekitar dan pelaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif dalam penerapannya yaitu melalui pendekatan situational crime prevention. Namun, kendala dan tantangan seperti modus yang selalu berkembang, penerangan yang kurang, akses jalan yang sulit, terbatasnya dukungan anggaran untuk pemasangan teknologi pembantu seperti CCTV diwilayah yang sulit dijangkaundan alat pengawas lainnya dan masih ada masyarakat yang tidak memiliki kesadaran akan hal bahayanya Tindak Pidana Perdagangan Orang. Oleh karena itu diperlukannya peningkatan dalam aspek edukasi,optimalisasi teknologi pengawasan, rehabilitasi serta meningkatkan hubungan Bersama masyarakat dalam upaya penanganan dan pencegahan. Dengan strategi yang lebih efektif, diharapkan angka kejahatan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau Human Trafficking di Riau dapat ditekan secara signifikan.
Modus Operandi Phisher dalam Kejahatan Phishing (Studi Kasus Ditreskrimsus Polda Riau) Helma Oktaviana; Kasmanto Rinaldi
Journal of Knowledge and Collaboration Vol. 2 No. 5 (2025): Journal of Knowledge and Collaboration
Publisher : Arbain Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/xb36sv81

Abstract

Perkembangan teknologi yang terjadi saat ini semakin mengalami peningkatan yang pesat. Seiring pesatnya perkembangan teknologi tidak menutup kemungkinan untuk tindak kejahatan juga mengikuti perkembangan tersebut. Fakta bahwa zaman serba teknologi juga memiliki kejahatan dalam internet atau dunia maya yang sering kali disebut cybercrime, salah satunya kejahatan Phishing. Dalam konteks kejahatan phishing, modus operandi atau cara kerja pelaku menjadi kunci untuk memahami bagaimana serangan ini dilakukan dan bagaimana mereka terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta perilaku pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap modus operandi yang digunakan oleh pelaku phisher dalam melancarkan aksinya, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap pihak kepolisian, pelaku kejahatan phishing yang sedang menjalani pidana di Lapas Pekanbaru, serta perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modus operandi phisher melibatkan beberapa tahapan: perencanaan, pelaksanaan, dan upaya penyamaran atau penghilangan jejak. Teori aktivitas rutin digunakan sebagai landasan untuk menganalisis pola tindakan kejahatan ini. Temuan menunjukkan bahwa kejahatan phishing berhasil terjadi karena adanya pelaku termotivasi, target yang layak (korban yang memiliki literasi digital rendah), dan lemahnya pengawasan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika kejahatan siber serta implikasinya terhadap kebijakan penanggulangan.
Fenomena Vandalisme Pada Fasilitas Di Perkotaan (Studi Kasus Pada Fly Over Harapan Raya & Panam) Rinaldi, Kasmanto; Murti, Sindy Ramadani Ardi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i2.2024.493-498

Abstract

Vandalisme termasuk perbuatan merusak dan menghancurkan sebuah hasil karya seni atau barang berharga lainnya dengan kata lain menghancurkan dan merusak secara kasar dan  ganas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor penghambat Satpol PP dalam menangani kejahatan dan mengatasi kejahatan Vandalisme di Kota Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan menggambarkan keadaaan yang sebenarnya terkait apa yang terjadi dilokasi penelitian melalui pengumpulan, menganalisa dan mengidentifikasi sehingga didapatkan jawaban dari permasalahan yang telah dirumuskan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku vandalisme terjadi karena adanya faktor lingkungan dan orang tua. Karena hal itu, perlu adanya sosialisasi untuk seluruh masyarakat seputar vandalisme, dengan bantuan koordinasi berbagai kalangan aparat pemerintah dan penegak hukum, maka diharapkan dapat menjadi cara mengatasi vandalisme yang terjadi dengan diadakannya patroli rutin. Beberapa kendala aparat pemerintah dalam menjalan kan tugas dan fungsinya saat terjadinya aksi vandalisme, yaitu karena belum adanya regulasi khusus untuk penanganan pada fasilitas publik dan belum adanya ruang khusus atau tempat berekspresi untuk masyarakat dalam menyalurkan kreativitas terutama grafiti
Co-Authors Abda Abda Abdul Rohim, Abdul Adha, Sasi Kirana Adison Adison AFRIZAL AFRIZAL Alfaridzi, Fadel Galih Alfarizi, Muhammad Wildan Amaya, Sari Nabita Anastasya Ramadhini Andree, Andree Anggraeni, Lucky Anis Widyawati Aprinianto, Rifky Ariraya Sulistya Arrahman, Sandi Noval Arshani, Astrid Askarial askarial askarial Askarial Askarial Askarial, Askarial Asnia Mayasari Aufa, Mimi Dwi Azim , Kabiyrul Azraf, Muhammad Ikhsan Bar'i, Ragil Naufal Amjad Bintang Johan Permana Budi Harto Daulay, Suci Azhari Diky Prayoga Dinda, Trisia Rahma Dini Dini Dira Buana Dita Fisdian Adni Emelia Kontesa ENDRI ENDRI F, Fathurrahman Fadel Galih Alfaridzi Fajar Azhari Fakhri Usmita Fakhri Usmita Fakhri Usmita, Fakhri Farizky, M. Ihza Fauziah Rahmi Febmahduni, Mahartika Fembahduni, Mahartika Fernando, Zico Junius Fitria Yut Sepin Ghifari Ahmad Gustaf Ginting, Emya Elitna Ananta Gumilang, M. Aryo Gustaf, Ghifari Ahmad Halim, Hanifa Nuriya Harles Marbun, Putra Andreas Marbun Helma Oktaviana Hendria, Shakira Eka Heni Susanti Heni Susanti, Heni Hermawan, Doni Hidayati Hidayati Hidayati Hilda Mianita Ikhsan Alwafi Indriani, Nazhara Juliana, Eka Julianda, Cendra Leka Juni Ardianto Khairun Nisa Khandefa, M. Farhan Khotma Umniah Fahlewi Krisdayanti, Ayu Kumala, Aida Yumi Kurnia Dewi Anggraeny Kurniawan, Reski Lubis, Dira Buana M. Musa M. Zulherawan Madani, Raudho Maharani, Afrilia Putri Maharani, Dhea Mahkota, Andes Bang Muhamad Fazil bin Ahmad Muhammad Akmal Muhammad Fikri Muhammad Ghozali Muhammad Iqbal Muhammad Maulana Muhammad Wahyudi Muhammad Wildan Alfarizi Muhammad Wildan Alfarizi Murti, Sindy Ramadani Ardi Musa, M. Mutiara Rengganis AR Nahjatun Nahdiyah Nirwana, Nadia Putri Novita Sari Nurjulia Arin Afrianti Nurwinda , Citra Oktaviana, Helma PANCA PRIHATIN Panca Prihatin, Panca Panca Setyo Prihatin Patdilah Patdilah Patdilah, Patdilah Praditya Nugraha, Chandra Pratama, Andika Dayu Pratama, Yogi Priadi, Muhammad Brahma Restu Putra, M. Alif Rakhi Putri Sabita Aqila Putri, Alin Kamelia Putri, Poppy Amanda Putri, R Syahrani Putri, Rizka Septia Pratama Putri, Syahrani Rahma Rafli, M. Alzhiary Rahmad Hidayat Rahmadani, Dwi Putri Ramadhani, Widia Rara Radilwis Reski Kurniawan Rezki Oktoberi Rezky Nugraha Ria Lestari Ria Lestari, Ria Ricky Meyrizal Ridho, M Ridwan Rio Tutrianto Rio Tutrianto Risani, Dwi Isprianti Riska Ayu Saputri Rangkuti Rizka Septia Pratama Putri Rizki Pratama Rohimah, Siti Rodiyatul Salpia, Oktaviani Aysah Salsabila AE, Afifah Adila Sareh Sulistiyo Sasi Kirana Adha Satrio Abdillah Setiawan, Yuda Shabila, Rezi Aznan Shakira Eka Hendria Sherly Andrika Putri Sisca Vaulina, Sisca Siti Nurhalimah Situmorang, Eka Irma Sonny Zulhuda Suci Azhari Daulay Sulaiman Akmal Suyatno Ladiqi Syafaruddin Z Z. Syafriadi Syafriadi Syahendra, Daffa Ghalbi Syamsudin Tasya, Syifa Taufiqurahman, Ilham Tazam, Zikrul Yaumul Trisia Rahma Dinda Tutrianto, Rio Ucok Matsudi Umaila, Ghina Al Khairina Utami, Gusmediana Viero, Diel widya eka putri, widya eka Wilda Ihsani Wirasyafri Wirasyafri Yogi Pratama Yogie Al-Hadi Yulia, Dinda Zubaini, Fenty Zulhairi, Muhammad Al Fayyed