Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan ANC K6 di UPT Puskesmas Rawat Inap Danau Panggang Arbainah, Arbainah; Mariana, Frani; Yuliana, Fitri; Mahdiyah, Dede
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 3 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i3.1074

Abstract

Pendahuluan: Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021, pelayanan kesehatan bagi ibu hamil minimal 6 kali meliputi 1 (satu) kali pada trimester pertama, 2 (dua) kali pada trimester kedua, dan 3 (tiga) kali pada trimester ketiga. Puskesmas Rawat Inap Danau Panggang capaian kunjungan ANC K1 sebanyak 71,6%, K4 sebanyak 60,42% dan kunjungan K6 sebanyak 48,48%, dari data ini dapat diketahui bahwa capaian kunjungan ANC jauh di bawah target dinas kesehatan. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan ANC K6 di UPT Puskesmas Rawat Inap Danau Panggang. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel seluruh ibu nifas di bulan Februari-April 2024 di wilayah UPT Puskesmas Rawat Inap Danau Panggang berjumlah 72 orang, diambil dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: Mayoritas responden kategori usia risiko rendah sebanyak 53 orang (73,6%), kategori pendidikan rendah sebanyak 40 orang (55,6%), kategori pengetahuan kurang sebanyak 38 orang (52,8%), kategori primipara sebanyak 33 orang (45,8%), dukungan suami kategori positif sebanyak 59 orang (81,9%), frekuensi kunjungan ANC K6 kategori lengkap sebanyak 37 orang (51,4%). Terdapat hubungan dengan usia (p-value 0,005 < 0,05), nilai OR sebesar 2,092, tingkat pendidikan (p-value 0,011 < 0,05), pengetahuan (p-value 0,001 < 0,05), dan dukungan suami (p-value 0,001 < 0,05). Tidak ada hubungan paritas dengan kunjungan ANC ke-6 dengan nilai signifikansi p-value 0,343 > 0,05. Simpulan: Ada hubungan antara umur, pendidikan, dan pengetahuan dengan dukungan suami pada kunjungan ANC ke-6. Tidak ada hubungan antara paritas dan kunjungan K6 ANC.
Efektivitas Pemberian Ekstrak Kapsul Murni Daun Katuk Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Post Partum Di Wilayah Kerja Puskesmas Tahai Yani, Yani; Rahmawati, Dwi; Mahdiyah, Dede
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.592

Abstract

Latar Belakang: Laktasi merupakan aspek fundamental dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi, khususnya pada periode neonatal. Namun, sejumlah ibu pasca melahirkan mengalami kendala dalam mengoptimalkan sekresi ASI sehingga memerlukan intervensi untuk memfasilitasi peningkatannya. Sauropus androgynus (daun katuk) merupakan flora herbal yang dipercaya memiliki kapasitas sebagai stimulan laktasi karena mengandung komponen nutrisi dan zat galaktagog. Tujuan: Menganalisis efektivitas suplementasi kapsul ekstrak murni daun katuk dalam meningkatkan volume ASI pada ibu pascapartum di area layanan Puskesmas Tahai. Metode: Studi ini mengaplikasikan desain pre-eksperimental dengan skema one group pretest-posttest design. Responden diperoleh melalui teknik purposive sampling dengan jumlah 10 ibu pascapartum. Evaluasi data dilakukan menggunakan analisis Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Temuan penelitian mengindikasikan adanya disparitas signifikan pada volume ASI pre dan post intervensi kapsul ekstrak daun katuk (p < 0,05). Hal ini memvalidasi bahwa suplementasi kapsul daun katuk efektif dalam mengoptimalkan produksi ASI. Simpulan: Administrasi kapsul ekstrak murni daun katuk terbukti memberikan dampak signifikan terhadap augmentasi produksi ASI pada ibu pascapartum. Daun katuk dapat dimanfaatkan sebagai alternatif herbal yang aman, aksesibel, dan beneficial dalam mendukung optimalisasi laktasi.
Identifikasi Karakteristik Wanita Usia Subur Yang Melakukan Pemeriksaan IVA Test Di Puskesmas Pekauman Jesinta, Fetrina; Kusvitasari, Hairiana; Mahdiyah, Dede; Yunita, Laurensia
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.598

Abstract

Latar Belakang: Penapisan terhadap kejadian kanker serviks salah satu yaitu salah satu Adalah dengan alat skrining metode inspeksi visual asetat (IVA), pemeriksaan IVA merupakan test yang sederhana, efektif, tidak mahal dan dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan selain dokter ginekologi, hasil pemeriksaan IVA dengan hasil positif belum tentu menunjukan adanya lesi prakanker. Sepanjang tahun 2024-2025 di Puskesmas Pekauman mencatat 40 WUS yang telah Melakukan Pemeriksaan IVA Test. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Karakteristik Wanita Usia Subur yang Melakukan Pemeriksaan IVA Test yang meliputi Paritas, Jenis Penggunaan Alat KB, Menarche dan Usia Pertama Kali Menikah. Populasi: Populasi yang digunakan adalah seluruh WUS yang melakukan Pemeriksaan IVA Test pada Tahun 2024-2025 yang berjumlah 40 dan pengambilan sampel adalah menggunakan simple random sampling sehingga didapat 29 sampel. Metode: Peneliti mengambil dari data sekunder berupa rekam medik. Hasil: Dari hasil penelitian distribusi frekuensi tiap karakteristik WUS yang melakukan Pemeriksaan IVA Test dengan Paritas terbanyak adalah Multipara yaitu 18 (62.1%) responden, Jenis Penggunaan Alat KB terbanyak yaitu Suntik sebanyak 16 (55.2%) responden, Usia Menarche terbanyak yaitu ≥ 12 Tahun sebanyak 23 (79.3%) dan Usia Pertama Kali Menikah terbanyak yaitu pada usia 20-35 Tahun sebanyak 25 (86.2%) responden. Simpulan: Penelitian ini menunjukan bahwa WUS yang melakukan Pemeriksaan IVA Test memiliki karakteristik yaitu Paritas, Jenis Penggunaan Alat KB, Menarche dan Usia Pertama Kali Menikah.
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Clay Mask Stick Ekstrak Daun Paku Sarang Burung (Asplenium nidus) sebagai Antijerawat terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Lisaura, Inggrit Windy; Budi, Setia; Mahdiyah, Dede; Noval , Noval
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6198

Abstract

Jerawat (Acne vulgaris) merupakan masalah kulit yang banyak dialami dan dapat menimbulkan gangguan psikologis. Salah satu bakteri penyebab jerawat adalah Staphylococcus aureus, yang semakin resisten terhadap antibiotik. Oleh karena itu, dibutuhkan alternatif alami seperti ekstrak daun paku sarang burung (Asplenium nidus), yang diketahui mengandung senyawa flavonoid, tanin, alkaloid, dan terpenoid dengan potensi antibakteri. Mengetahui pengaruh variasi formulasi konsentrasi ekstrak daun Asplenium nidus terhadap evaluasi fisik sediaan clay mask stick dan aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan tiga variasi konsentrasi ekstrak (45%, 60%, dan 75%) dan diuji melalui uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, waktu kering, iritasi, serta uji antibakteri metode difusi cakram, KHM, dan KBM. Seluruh formulasi menunjukkan hasil evaluasi fisik yang memenuhi syarat dan aman digunakan. Formulasi II (60%) dinilai paling optimal secara fisik. Uji antibakteri menunjukkan bahwa Formulasi III (75%) memiliki zona hambat terbesar (17,53 mm) dan lebih tinggi dibanding kontrol positif (klindamisin). KHM menunjukkan bahwa ketiga konsentrasi mampu menghambat pertumbuhan S. aureus, namun hasil uji KBM tidak menunjukkan efek bakterisidal melainkan ekstrak Asplenium nidus lebih berpotensial sebagai agen antibakteri topikal yang bersifat bakteriostatik Ekstrak daun paku sarang burung (Asplenium nidus) berpotensi sebagai antibakteri topikal dalam sediaan clay mask stick, dengan Formulasi II (60%) sebagai formulasi optimal berdasarkan keseimbangan antara sifat fisik dan aktivitas antibakteri.
Co-Authors Achmad Jaelani Adriana Palimbo, Adriana Al Kahfi, Rina Ali Rakhman Hakim Alpian, Ridho Anita Herawati, Anita Arbainah, Arbainah Arfiah Ariani, Malisa Aryvia, Nabilla Salsa Aulia Rahmah Bamegawati, Ika Melinda Bayu Hari Mukti Budiwinata, Winarta Damayanti, Linda Meydigret Darsono , Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Dewi, Candra Ratna Dharmawan, Muhammad Rifqi Dilla, Khaliza Natasya DWI RAHMAWATI Dwi Salmarini, Desilestia Dwi Sogi Sri Redjeki Dzul Hidayani, Yunisa Eliya, Pega F. Talang, Jessica Fadhiyah Noor Anisa Fahrianti Fahrianti, Fahrianti Fakhriah, Siti Nurintan Fariana, Yuni Riska Nur Fatimah Azzahra Fatmawati Fatmawati Fitri Yuliana, Fitri Hairiana Kusvitasari, Hairiana Hariadi Widodo, Hariadi Hayatun Ni'Mah Hidayani, Yunisa Dzul ilhamiyah, Ilhamiyah Irawan, Angga Ismiadi, Rahmad Istiqamah Jesinta, Fetrina Kasmayuda, Muhammad Lathifah, Nur Laurensia Yunita, Laurensia Lestari, Nisya Fitriani Lestari, Yayuk Puji Lisaura, Inggrit Windy Mariana, Frani Marselino, Doni Irawan Prancisco Maulina, Nor Mayasari, Vita Meidawati, Gusti Sophia Meldawati Melitia, Ni Putu Nova Melviani, Melviani Mia Audina, Mia Mohammad Basit, Mohammad Mohtar, M. Sobirin Nastiti, Kunti Neni Widaningsih Nita Hestiyana, Nita Noval Noval , Noval Noval Noval Novita Novita Nur Hidayah Nurdin, Fauji Nurlathifah NURUL HIDAYAH Oktavia, Helda Priscilla, Ika Pryhandini, Dwi Sukma Puteri, Puteri Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri, Hernisa Trisna Putri, Nabila Chanisya Rabiatul Adawiyah Rahayyu, Rini Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmah, Lailatul Rahman, Luthfia Hidayati Rapika, Nor Ratna Sari Riani Riani, Riani Rohama, Rohama Saniah, Husnus Saputri, Nur Arida Setia Budi Sismeri Dona, Sismeri Siswahyudianto Subhannur Rahman, Subhannur Sumartila Tasalim, Rian Theana, Milka TM, M. Fajriannor Tumanggor, Agustina Hotma Uli Tuti Alawiyah Umi hanik Fetriyah, Umi hanik Vidiasari Darsono, Putri Widodo, Heriadi Wijaksono, Muhammad Arief Winda Maolinda, Winda Yani Yani Yulianingsih, Devi Yuniarty, Stefany Yustian, Alifira Adhany Zulliati Zulliati Zulliati, Zulliati