p-Index From 2021 - 2026
12.079
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penyuluhan Jurnal Manajemen dan Agribisnis Sosiohumaniora Jurnal Manajemen dan Bisnis (Performa) Jurnal Social Economic of Agriculture Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Forum Agribisnis AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research Jurnal Wilayah dan Lingkungan Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Jurnal SEPA (Social Economic and Agribusiness Journal) Jurnal Agribisnis Terpadu JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Pertanian Agros JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH JURNAL PERTANIAN Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Agri Wiralodra GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Agristan AGRITEKH (Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan) Gunung Djati Conference Series Journal of Business on Hospitality and Tourism Jurnal Manusia dan Lingkungan paradigma agribisnis Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Jurnal Agrisep paradigma agribisnis Jurnal Pertanian Agros Global Review of Tourism and Social Sciences
Claim Missing Document
Check
Articles

ADAKAH HUBUNGAN PARTISIPASI ANGGOTA DENGAN KEBERHASILAN KOPERASINYA? Tuti Karyani; Elly Rasmikayati; Ery Supriyadi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i2.4672

Abstract

Koperasi merupakan pilar dalam perekonomian Indonesia, Harapannya koperasi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama anggotanya. Salah satu koperasi yang ada dan masih aktif di Indonesia adalah Koperasi Produsen Kopi Margamulya (KPKM). Koperasi ini berangggotakan para produsen kopi di margamulya kabupaten bandung. Dengan daya produksi ceri kopi hingga 650 ton, Potensi koperasi ini sangatlah besar, Namun diketahui bahwa hanya  30 ton saja ceri kopi yang diproduksi menjadi kopi. Hal ini menujukan bahwa KPKM masih belum berjalan secara optimal. Pada penelitian ini penulis bertujuan untuk mendeskripiskan Tingkat partisipasi anggota terhadap KPKM dan faktor keberhasilan koperasi tersebut serta mengidentifikasikan hubungan antara partisipasi anggota koperasi dengan keberhasilan koperasinya. Penelitian ini disajikan menggunakan metode deskriptif dengan metode pengumpulan data menggunakan kuisioner  dan   digunakan Chi-Square test sebagai alat analisis datanya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa partisipasi anggota koperasi dalam dua dimensi, sebagai pemilik dan pengguna, menunjukkan variasi yang signifikan. Partisipasi sebagai pemilik cenderung rendah, dengan sekitar > 50% anggota berpartisipasi rendah hingga sangat rendah. Lebih dari 60% partisipasi anggota koperasi sebagai pengguna menunjukkan partisipasi yang tinggi dalam memanfaatkan jasa koperasi. Keberhasilan usaha koperasi dinilai baik Meskipun sebagian besar anggota merasa koperasi telah memenuhi kebutuhan mereka, terdapat masalah dalam permodalan karena mayoritas anggota tidak meningkatkan simpanan mereka. Simpanan Hasil Usaha (SHU) juga menunjukkan mayoritas anggota tidak mengalami peningkatan dan pembagian SHU sering tidak tepat waktu. Tingkat partisipasi anggota koperasi sebagai anggota berpengaruh signifikan terhadap permodalan koperasi dan efektivitas pemenuhan kebutuhan dan unit usaha koperasi. Kata kunci: keberhasilan; koperasi; margamulya; pasrtisipasi; produsen kopi.
KARAKTERISTIK PETANI DAN USAHATANINYA SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PODUKTIVITAS PADI DI JAWA BARAT Elly Rasmikayati; Sri Fatimah; Bobby Rachmat Saefudin
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i2.4664

Abstract

Rice is the main food commodity in Indonesia. The level of rice consumption in Indonesia reached 35.3 million tonnes. Based on these facts, rice production in Indonesia must be able to meet domestic consumption needs. However, now that Indonesia is experiencing a trend of decreasing rice harvested area, West Java, which is one of the provinces with the largest rice production in Indonesia, has not escaped the trend of decreasing rice harvested area. So it is necessary to increase rice productivity in this province. Therefore, the aim of this research is to examine the influence of the characteristics of farmers and their farming on rice productivity in West Java. This research uses quantitative methods with regression analysis methods as a data analysis tool. The number of respondents in this study was 281 rice farmers. This research shows that the majority of farmers in West Java are men aged 40-60 years with elementary school education and long farming experience. The majority of rice farmers in West Java incur seed costs of around IDR 100-200 thousand per hectare per season, with land rental costs under IDR 10 million per hectare per season, medicine costs range from IDR 1-5 million per hectare per season for the majority of farmers, labor costs are less than IDR 5 million per season. The results of the regression analysis reveal that partially the cost of fertilizer and tractor rental significantly affects rice productivity. Simultaneously, the variable factors in this research show a significant influence on rice productivity in West Java. Furthermore, the regression model formed can be used to predict rice productivity in West Java. Key-words: farmer characteristics; rice farming; linear regression; rice productivity;
TRANSFORMASI PENGUASAAN LAHAN PETANI SAYURAN DI JAWA BARAT: ANALISIS KUANTITATIF DISTRIBUSI DAN PERUBAHAN LUAS LAHAN Rasmikayati, Elly; Fatimah, Sri; Saefudin, Bobby Rachmat
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3797

Abstract

The growth and changes in agricultural land over the last few decades have created their own dynamics. Every year there is a transformation of agricultural land in Indonesia. Special focus on West Java, the area of critical land is increasing, especially in the districts of Bandung, Cianjur and Garut. The aim of this research is to investigate and analyze the composition of land holdings by vegetable farmers in West Java. This research uses secondary and primary data from a survey with respondents being 500 potato farmers in West Java. The data was analyzed using descriptive statistics using tables, cross-tabulation, diagrams and various graphs as data presentation tools. The results of data analysis in 2023 show that there changes on the structure of farmer land ownership. Although the majority (55.8%) of farmers still have a land area of less than 1 hectare, this has decreased by 7.8% compared to 2017. In particular, the decrease in agricultural land with an area of less than 0.5 hectares (3, 8%) is very high. On the other hand, there was an increase of 5% in farmer groups with land areas of 1 to 2 hectares. The concentration of land ownership in a small number of farmers (15%) who have land areas of more than 2 hectares, shows that there are large differences in land ownership. Although there has been an increase in land rentals, there is inequality in the area of land rentals. Keywords: Vegetable Farmers, Land Tenure, Descriptive Statistics INTISARIPertumbuhan dan perubahan lahan pertanian selama beberapa dekade terakhir menciptakan dinamika tersendiri. Setiap tahunnya terjadi transfornasi lahan pertanian di Indonesia.  Fokus khusus pada Jawa Barat, luas lahan kritis semakin meningkat, terutama di kabupaten Bandung, Cianjur, dan Garut.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki dan menganalisis komposisi luas penguasaan lahan oleh petani sayuran di Jawa Barat.  Penelitian Ini menggunakan data Sekunder dan Primer dari Survey dengan responden adalah 500 petani kentang di Jawa barat , data tersebut dianalisis menggunakan Statistika deskriptif dengan alat tabel, cross-tabulasi, diagram dan bermacam grafik sebagai alat presentasi data Hasil analisis data tahun 2023 menunjukkan terjadi perubahan signifikan pada struktur kepemilikan lahan  petani. Meski sebagian besar (55,8%) petani masih memiliki luas lahan kurang dari 1 hektar, namun hal ini mengalami penurunan sebesar 7,8% dibandingkan  tahun 2017. Secara khusus, penurunan lahan pertanian dengan luas kurang dari 0,5 hektar (3,8%) sangat tinggi. Sebaliknya, terjadi peningkatan sebesar 5% pada kelompok tani dengan luas lahan 1 hingga 2 hektar. Konsentrasi kepemilikan lahan yang terdapat pada sejumlah kecil petani (15%) yang memiliki luas lahan lebih dari 2 hektar, menunjukkan adanya perbedaan kepemilikan lahan yang besar. Meskipun ada peningkatan dalam penyewaan lahan, terdapat ketidaksetaraan dalam luas lahan sewa. Kata Kunci : Petani Sayuran, Penguasaan Lahan, Statistika Deskriptif
SEGMENTASI PASAR KONSUMEN PRODUK OLAHAN BUAH MANGGA Rasmikayati, Elly; Karyani, Tuti; Saefudin, Bobby Rachmat
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3794

Abstract

Market segmentation can produce a strong marketing strategy. Apart from that, by segmenting you can also find consumers who have similar characteristics between what they want and what the processor offers, which will have an impact on increasing people's buying interest in the future. There are various kinds of processed mango products already circulating on the market. while consumers have various criteria in purchasing certain products or brands. Consumers tend to buy products that suit their needs, tastes and purchasing power. So the aim of this research is to analyze the consumer market for processed mango fruit products. The data used for this research comes from primary data and secondary data. This research was carried out at the Faculty of Agricultural Industrial Technology, Padjadjaran University. The results obtained from this research are that there are 6 market segments for consumers of processed mango fruit products which are divided into, Use Seekers, with a cluster size of 10%; Innovation Seekers, with a cluster size of 3%; Benefit Seekers, with a cluster size of 29%; Price Seekers, with a cluster size of 37%; Taste Seekers, with a cluster size of 13%; Comfort Seekers, with a cluster size of 8%. Keywords: Processed Mango Products, Market Segmentation, Market Analysis INTISARIAdanya segmentasi pasar dapat menghasilkan strategi pemasaran yang kuat. Selain itu dengan melakukan segmentasi juga dapat menemukan konsumen yang memiliki kemiripan karakteristik antara keinginan yang dimiliki dengan apa yang ditawarkan pelaku pengolahan yang nantinya akan berdampak pada meningkatnya minat beli masyarakat di masa yang akan datang Adanya berbagai macam produk olahan buah mangga yang sudah beredar di pasaran, sedangkan konsumen memiliki berbagai kriteria dalam membeli produk atau merek tertentu. Konsumen cenderung membeli produk yang sesuai dengan kebutu han, selera dan daya belinya. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk  menganalisa Pasar Konsumen Produk Olahan Buah Mangga, Data yang digunakan untuk penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder, data primer pada penelitian ini didapat dari metode survey, desain penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif, serta objek pada penelitian ini adalah civitas akademika Fakultas Teknologi Indutri Pertanian Universitas Padjadjaran. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah Terdapat 6 segmentasi pasar konsumen produk olahan buah mangga yang terbagi menjadi, Pencari Kegunaan, dengan ukuran klaster 10%; Pencari Inovasi, dengan ukuran klaster 3%.;Pencari Manfaat, dengan ukuran klaster 29%.; Pencari Harga, dengan ukuran klaster 37%;Pencari Rasa, dengan ukuran klaster 13%; Pencari Kenyamanan, dengan ukuran klaster 8%. Kata Kunci : Produk Olahan Mangga, Segmentasi Pasar, Analisis Pasar
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN PETANI JAWA BARAT TERHADAP LAHAN Rasmikayati, Elly; Wiyono, Sulistyodewi Nur; Saefudin, Bobby Rachmat
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3799

Abstract

Agricultural land is an important production factor in agriculture, but there is an imbalance between the availability of land and the number of land-using farmers and smallholders in West Java, which indicates that there is farmer demand for agricultural land. The objects of this research were 500 potato farmers in West Java. These respondents were selected using a 2-stage stratified sampling technique. The data used in the research are primary and secondary data. The primary data collection tool in this research is a survey. The aim of this research is to examine the factors that influence farmers' demand for agricultural land in West Java. In this study, the results obtained were that the productivity factor and market choice had a positive influence on farming profits with values of 0.59 and 0.23 respectively, then the farming profit factor had a negative influence of -0.07 and the area of land that had irrigation and The access to credit factor each has a positive influence of 0.07 on the farmer participation factor in the land market. Keywords: Agricultural Land, Farmers, Land  INTISARILahan pertanian merupakan faktor produksi yang penting dalam pertanian namun terjadi ketimpangan antara ketersedian lahan dengan jumlah petani pengguna lahan dan petani gurem di Jawa Barat yang mengindikasikan adanya permintaan petani terhadap lahan pertanian. Objek pada penelitian ini adalah 500 Petani kentang di Jawa Barat, responden tersebut dipilih menggunakan teknik sampling stratifikasi 2 tahap. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan sekunder. Alat pengumpulan data primer pada penelitian ini adalah survey. Tujuan dari penelitian ini adalah meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan petani terhadap lahan pertanian di Jawa Barat. Pada penelitian ini diperoleh hasil faktor produktivitas dan pilihan pasar memiliki pengaruh positif terhadap keuntungan usahatani dengan nilai masing-masing sebesar 0,59 dan 0,23, kemudian faktor keuntungan usahatani memiliki pengaruh negatif sebesar -0,07 dan faktor luas lahan yang memiliki irigasi serta faktor akses terhadap kredit masing-masing memiliki pengaruh positif sebesar 0,07 terhadap faktor partisipasi petani di pasar lahan. Kata kunci: Lahan Pertanian, Petani, Lahan
PERILAKU KONSUMSI MINUMAN PROBIOTIK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERKORELASI DENGANNYA Rasmikayati, Elly; Djuwendah, Endah; Saefudin, Bobby Rachmat
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3789

Abstract

Probiotic drinks are drinks that have the property of increasing the body's endurance. Probiotic drinks are suitable to drink during the Covid-19 pandemic, however public knowledge about probiotic drinks is still low and research regarding probiotic drinks is still limited. The aim of this research is for students to increase their consumption of probiotic drinks, find out the factors related to them, and the obstacles they face in consuming probiotic drinks. The analytical method used is inferential statistics, namely Chi Square analysis. The results of this research show that there is a relationship between the level of consumption of probiotic drinks in the drink price category and the reasons with the income factor in the needs budget category, as well as the frequency category with the knowledge factor. Keywords: Probiotic Drink, Consumption Level, Covid-19 INTISARI Minuman Probiotik merupakan minuman yang memiliki khasiat dalam meingkatkan daya tahan tubuh. Minuman Probiotik cocok diminum pada masa pandemi Covid-19, akan tetapi pengetahuan masyarakat mengenai minuman probiotik masih rendah begitu pula penelitian terkait minuman probiotik masih sedikit. Tujuan dari penelitian ini adalah agar mahasiswa dapat meningkatkan konsumsi minuman probiotik, mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengannya, dan kendala yang dihadapi dalam mengonsumsi minuman probiotik. Metode analisis yang digunakan adalah statistik inferensial yaitu analisis Chi Square. Hasil dari penelitian ini didapat bahwa terdapat hubungan tingkat konsumsi minuman probiotik kategori harga minuman dan alasan dengan faktor pendapatan kategori anggaran kebutuhan, serta kategori frekuensi dengan faktor pengetahuanKata Kunci : Minuman Probiotik, Tingkat konsumsi, Covid-19
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK OLAHAN MANGGA Rasmikayati, Elly; Trimo, Lucyana; Saefudin, Bobby Rachmat
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3796

Abstract

The production of mangoes in Indonesian, which is seasonal, causes mango production to be abundant during the harvest season and scarce when it is outside the harvest season. Currently, there are many alternatives in processing mangoes outside the harvest season. However the factor that influence consumer preferences for processed mango products are not yet know. The methods used in this research is quantitative research. The normality test result obtained a significant Kolmogorov-Smirnov value at 0.799 > 0.005. Therefore, it can be concluded that the data is normally distributed and the regression model meets the assumptions of normality. Based on the multicollinearity test, the tolerance value for each variable is greater than 10 percent (0.1) and the VIF value for each variable is less than 10. In the regression test, the factors that have a significant influence on consumer preferences for processed products mango includes social class factors (X2) and Self-concept factors (X8) with positive inluences of 0.291 and 0.734 respectively. The coefficient of determination test obtained and R2 value of 0.305, indicating that 30.5% of consumer preferences for processed products are influenced by these factors, while 69.5% of consumer preferences for processed mango products are influenced by other variables not examined in this research.Keyword: Characteristics, Preferences, Mango INTISARIProduk mangga di Indonesia yang bersifat musiman menyebabkan hasil produksi mangga menjadi melimpah pada saat musim panen dan langka ketika di luar musim panen. Saat ini, telah banyak alternatif dalam pengolahan mangga menjadi produk olahan agar konsumen dapat tetap mengonsumsi mangga di luar musim panen. Namun, belum diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen terhadap produk olahan mangga. Metode yan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Hasil uji normalitas mendapatkan nilai Kolmogorov-Smirnov signifikan pada 0,799 > 0,05. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal dan model regresi memenuhi asumsi normalitas. Berdasarkan uji multikolinearitas mendapatkan nilai tolerance pada masing-masing variabel yang lebih besar dari 10 persen (0,1) dan nilai VIF pada masing-masing variabel kurang dari 10. Pada uji regresi faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan dengan preferensi konsumen terhadap produk olahan mangga meliputi faktor kelas sosial (X2) dan faktor konsep diri (X8) dengan pengaruh positif masing-masing sebesar 0,291 dan 0,734. Uji koefisien determinasi didapatkan Nilai R2 sebesar 0,305 menunjukkan bahwa 30,5% preferensi konsumen terhadap produk olahan dipengaruhi oleh faktor-faktor tersebut, sedangkan 69,5% preferensi konsumen terhadap produk olahan mangga dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci: Karakteristik, Preferensi, Mangga
PARTISIPASI PETANI SAYUR JAWA BARAT TERHADAP AKSES LAHAN Rasmikayati, Elly; Wiyono, Sulistyodewi Nur; Saefudin, Bobby Rachmat
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3798

Abstract

Vegetable farmers in West Java currently are generally small farmers whose land holdings are less than half a hectare. Of the approximately 14 million smallholder farmers throughout Indonesia, the majority are on the island of Java, of which around 2 million smallholder farmers live in West Java. This indicates that it is increasingly difficult for West Java farmers to have the ability to expand their land, so they need help from the government to increase access to land. Based on this explanation, the aim of this research is to describe the participation of vegetable farmers in increasing land access control in West Java. The population in this study were West Java potato farmers in 2023 with 500 farmers taking respondents. Survey Methods and PRA (Participatory Rural Appraisal). This is the method used in this research. This research shows that farmers pay an average land rental of 1.1 million rupiah per hectare, coupled with an increase in land rental prices by an average of 5% per year. The result of this is that there are only 63 farmers who are able to rent two to three plots of land and there is only one farmer who rents four plots of land. Apart from that, farmers who sell land have the lowest farming experience compared to others. Keywords: Vegetable Farmers, Land Area, Small Farmers, West Java INTISARIPetani sayuran di Jawa Barat saat ini pada  umumnya merupakan petani gurem yang penguasaan lahannya kurang dari setengah hektar. Dari sekitar 14 juta orang petani gurem yang ada di seluruh Indonesia, didominasi di pulau Jawa yang diantaranya yaitu sekitar 2 juta orang petani gurem tinggal di Jawa Barat. Hal ini mengindikasikan bahwa petani Jawa Barat semakin sulit untuk mempunyai kemampuan dalam memperluas lahannya sehingga perlu dibantu oleh pemerintah untuk dapat meningkatkan akses terhadap lahan. Berdasarkan paparan tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripisikan partisipasi petani sayuran terhadap peningkatan penguasaan akses lahan di Jawa Barat. Populasi pada penelitian ini adalah petani kentang Jawa Barat tahun 2023 dengan responden yang diambil adalah 500 petani. Metode Survey dan PRA (Partisipatory Rural Appraisal). Menjadi metode yang digunakan pada penelitian ini. Penelitian ini menujukan Petani membayar sewa lahan rata-rata sebesar 1,1 juta rupiah per hektarnya, ditambah dengan adanya peningkatan harga sewa lahan rata-rata sebesar 5% per tahun. Akibat dari hal tersebut adalah hanya ada 63 petani yang mampu menyewa lahan sebanyak dua sampai tiga plot dan hanya ada satu orang petani yang menyewa lahan sebanyak empat plot. Selain itu, petani yang melakukan penjualan lahan pengalaman usahataninya paling rendah dibanding yang lainnya. Kata Kunci : Petani Sayuran, Luas Lahan, Petani Gurem Jawa Barat.
PERILAKU KONSUMSI MINUMAN HERBAL PADA MASA PANDEMI COVID-19 DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERKORELASI DENGANNYA Rasmikayati, Elly; Kusumo, Rani Andriani Budi; Saefudin, Bobby Rachmat
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3792

Abstract

Efforts that can be made to avoid being exposed to viruses are by changing your lifestyle to be healthier, one way is to increase the body's immunity through consuming herbal drinks which can maintain the body's resistance to virus attacks. There are economic and non-economic factors related to the herbal drink consumption. The aim of this research is to analyze relationship between economic and non-economic factors and herbal drink consumption behavior among students during the Covid-19 pandemic. The research method used in this research was a survey method of 89 respondents obtained using a SRS technique. The data analysis tools used are crosstab analysis and chi square test. The research show that in terms of economic factors, the income factor has a significant relationship with the type of herbal drink, but with other consumption variables it is not correlated. Meanwhile, the price factor has a real relationship with the frequency of herbal drink consumption, but it is not correlated with other consumption variables. Meanwhile, for non-economic factors, the knowledge factor is not correlated with all herbal drink consumption variables. Meanwhile, the taste factor is significantly correlated with the frequency of consumption herbal drinks, but not correlated with other consumption factor Keywords: Herbal drinks, consumption level, Covid-19. INTISARIUpaya yang dapat dilakukan agar tidak terkena virus adalah dengan merubah pola hidup menjadi lebih sehat, salah satu caranya adalah meningkatkan imunitas tubuh melalui konsumsi minuman herbal yang dapat menjaga daya tahan tubuh dari serangan virus. Terdapat beberapa faktor yang berhubungan dalam tingkat konsumsi minuman herbal, diantaranya faktor ekonomi dan non ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara faktor-faktor ekonomi dan non ekonomi dengan perilaku konsumsi minuman herbal pada mahasiswa di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei terhadap 89 orang responden yang didapatkan dengan teknik simpel random sampling. Alat analisis data yang digunakan adalah analisis crosstab dan chi square test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada faktor ekonomi, faktor pendapatan memiliki hubungan yang signifikan dengan jenis minuman herbal, tetapi dengan variabel tingkat konsumsi lainnya tidak berkorelasi. Sedangkan faktor harga memiliki hubungan yang nyata dengan frekuensi konsumsi minuman herbal, tetapi dengan variabel tingkat konsumsi lainnya tidak berkorelasi.Sementara itu pada faktor non ekonomi, faktor pengetahuan tidak berkorelasi dengan semua variabel tingkat konsumsi minuman herbal. Sedangkan faktor selera berkorelasi signifikan dengan frekuensi konsumsi minuman herbal, tetapi tidak berkorelasi dengan variabel faktor tingkat konsumsi yang lainnya. Kata kunci: Minuman herbal, tingkat konsumsi, Covid-19.
PENYULUHAN STRATEGI PEMASARAN DAN PRODUKSI MINUMAN FERMENTASI KOMBUCHA Elly Rasmikayati; Endah Djuwendah; Bobby Rachmat Saefudin
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4541

Abstract

Permasalahan masalah kesehatan pada manusia menjadi suatu hal serius. Permasalahan tersebut terbantu dengan adanya minuman fermentasi sebagai salah satu dari minuman sehat. Setiap tahun Intensi masyarakat terhadap minuman sehat terus meningkat. Tingginya minat terhadap produk fermentasi menumbuhkan pasar terkait minuman fermentasi tersebut. Kombucha merupakan salah satu minuman fermentasi yang pertumbuhan pasarnya meningkat. Tujuan dari program pengabdian ini adalah melakukan penyuluhan terkait strategi pemasaran dan produksi minuman fermentasi kombucha pada UMKM Kebun Al-Qur’an karena terdapat kendala yang perlu diperbaiki dalam strategi pemasaran dan produksi. Metode yang digunakan dalam program pengabdian ini menggunakan Focus Group Discussion (FGD) untuk penyuluhan strategi pemasaran dan dilakukan perhitungan menggunakan rumus Harga Pokok Produksi untuk penyuluhan strategi harga dan produksi. Hasil yang didapatkan untuk strategi pemasaran difokuskan kepada promosi yang berupa kemasan dan pemanfaatan media sosial sebagai platform promosi. Kemudian, pada penyuluhan strategi harga dan produksi, minuman fermentasi kombucha memiliki potensi pasar yang tinggi dan keuntungan yang tinggi dalam setiap penjualan produknya.
Co-Authors AD Rachmah AD Rachmah AD Rachmah, AD Rachmah Adi Nugraha Agriani Hermita Sadeli Ahmad Choibar Tridakusumah Ai Sri Hartati Akbar Adiputra Irawan Alifia, Salma Alvi Nurin Deanier Alvi Nurin Deaniera Alvi Nurin Deaniera Amallia Ridhatillah Andraeni, Nabila Sukma Anjelia, Serly Anne Charina Anton Eisa Putra Arisyi, Yudistira Haikal Asep Faisal Augustiani, Ayu Andira Aurelia Fadhilah Sari Aurelia Fadhilah Sari Azizah, Mentari Nur Bambang Yudi Ariadi Bayu Utomo Sumarsah, Muhammad Nugroho Bobby Rachmat Saefudin Bobby Rachmat Saefudin Bobby Rachmat Saefudin Briani Fahriah Ramadhani Purnomo Damanik, Marisa Sara Dhany Esperanza Dhany Esperanza Dika Supyandi Dika Supyandi Dina Dwirayani Dini Rochdiani Dwirayani, Dina Eddy Renaldi Eka Purna Yudha Elfadina, Ellisa Agri Eliana Wulandari Ellisa Agri Elfadina Elwinda, Derifa Shafa Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah, Ernah Ery Supriyadi R. Eti Suminartika Fahira, Difa Rizki Faujiah, Sifa Fellingga Cahayu Garwa Widadari Budoyo Fitri Awaliyah Fitriana Wati Gema Wibawa Mukti Gilangsari Putri Gunardi Judawinata Hanifatur Aziz Nur Ishmah Hanipradja, R.A. Sukma Ayu Hendrik Johannes Nadapdap Hendrik Nadapdap Hepi Hapsari Hesty Nurul Utami Indah Oktavia Halim Irawan, Akbar Adiputra K, Maman Haeruman Kevin Marsa Tilano Khairuna Utami Kuswarini Kusno Lies Sulistyowati Lucyana Trimo Lucyana Trimo Lucyana Trimo, Lucyana Mahra Arari Heryanto Mentari Nur Azizah Mentari Nur Azizah Minar, Jeane Felicia Nolly Mochamad Dafa Zikriawan Purnama Mufti Helmi Mufti Helmi Muhammad Nugroho Bayu Utomo Sumarsah Nisrina Guzmarani Nur Halimah Amir Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nurisa Asrienda Shafira O Hasbiansyah Pandi Pardian Rachmah, Alisabela Dhiya Raden Ajeng Sukma Ayu Hanipradja Rahmah, Ulya Rahman Syakur Rani Andriani Rani Andriani Budi Kusumo Resa Ana Dina Riky Rizkiansyah Risyad M. Ikhsan Ronnie Susman Natawidjaja Sara Qanti Serly Anjelia SETIAWAN, IWAN Shintiya Devi Siregar Sintia Afriyanti Sintia Afriyanti Sintia Afriyanti Siti Tari Syamsiah Sri Fatimah Sri Fatimah Sri Fatimah Sulistyodewi Nur Wiyono Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi SUPYANDI, DIKA Trisna Insan Noor Tuhpawana Priatna Sendjaja Tuti Karyani Waqi, Lutfi Ahmad Wati, Fitriana Widyarina Ramadhani widyarina Ramadhani Yayat Sukayat Yayat Sukayat Yayat Sukayat Yayat Sukayat Yayat Sukayat, Yayat Yayi Suryo Prabandari Yohana Esfrensa Millenia Indah Simatupang Yomitha Faradina Yudistira Haikal Arisyi Yudistira Haikal Arisyi Yudistira Haikal Arisyi Yulia Sari Yuniar Dianti Fauziah Yuniar Dianti Fauziah Yuniar Dianti Fauziah Yuyun Yuwariah Zikriawan Purnama, Mochamad Dafa Zumi Saidah