p-Index From 2021 - 2026
12.079
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penyuluhan Jurnal Manajemen dan Agribisnis Sosiohumaniora Jurnal Manajemen dan Bisnis (Performa) Jurnal Social Economic of Agriculture Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Forum Agribisnis AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research Jurnal Wilayah dan Lingkungan Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Jurnal SEPA (Social Economic and Agribusiness Journal) Jurnal Agribisnis Terpadu JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Pertanian Agros JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH JURNAL PERTANIAN Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Agri Wiralodra GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Agristan AGRITEKH (Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan) Gunung Djati Conference Series Journal of Business on Hospitality and Tourism Jurnal Manusia dan Lingkungan paradigma agribisnis Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Jurnal Agrisep paradigma agribisnis Jurnal Pertanian Agros Global Review of Tourism and Social Sciences
Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Perluasan Pemilihan Pasar Mangga Melalui Identifikasi Potensi dan Kendala Dalam Usahataninya Rasmikayati, Elly; Djuwendah, Endah; Saefudin, Bobby Rachmat
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13818

Abstract

Mangga merupakan salah satu komoditas hortikultur unggulan Indonesia. Potensi tersebut seyogyanya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan petaninya, juga dengan produksi yang berlimpah seharusnya mereka dapat melakukan pemilihan pasar bagi mangganya dengan lebih bebas.  Tetapi kenyataannya akses pasar para petani masih terbatas, bahkan di pasar ekspor mangga Indonesia masih sangat minim. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan mengindentifikasi Potensi dan kendala dalam pemasaran mangga di Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan informasi tersebut adalah dengan metode FGD. Metode yang dilaksanakan melewati beberapa tahap, mulai dari perencanaan, administrasi kegiatan, dan pengumpulan informasi. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukan tingginya antusiasme dari para petani mangga dalam mengikuti rangkaian kegiatan, yang ditunjukan dengan banyaknya partisipan dalam kegiatan FGD ini. Kemudahan dalam mendapat modal usaha, terbiasanya menggunakan Teknik budidaya mangga dan persentase mangga yang berkualitas tinggi merupakan Potensi dari usahatani mangga di Kecamatan Panyingkiran.  Sedangkan kendala yang sering  dihadapi petaninya adalah kondisi cuaca yang tidak menentu sehingga biaya pemeliharan tanaman mangga menjadi mahal dan kualitas mangga menjadi tidak terkontrol. Diharapakan dengan mengetahui potensi dan kendala yang dihadapi, para petani dapat melakukan pemilihan pasar yang lebih luas, tidak hanya tengkulak, bandar, atau pasar tradisional tapi dapat memasarkan mangga juga ke bandar besar, supermarket, pasar luar provinsi dan eksport.
DESKRIPSI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS DAN KEUNTUNGAN USAHATANI KENTANG JAWA BARAT Rasmikayati, Elly; Sukayat, Yayat; Saefudin, Bobby Rachmat
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3795

Abstract

Potatoes are a superior commodity in the Indonesian agricultural sector in supporting food security, but there has been a continuous decline in the planting area and potato harvest area in West Java over the past 8 years. The objects of this research were 500 potato farmers in West Java. These respondents were selected using a 2-stage stratified sampling technique. The data used in this research are primary and secondary data. The primary data collection tool in this research is a survey. The aim of this research is to describe the factors that influence potato farming. In the research, it was found that education, productivity, capital, and land area varied in the level of success of farming. Then, the use of varieties, fertilizers and pesticides is also related to fluctuations in farmers' potato yields. Likewise with credit and land area that has an irrigation system. Furthermore, potato farmers are able to produce 15 to 25 tons of potatoes per hectare, with a planting frequency of twice a year. The first buyers of farmers' potatoes are generally dealers (64%). Even though the farmers who sell to modern markets are still limited (13 people), the profits are higher compared to farmers who sell to traditional markets. Keywords: Potato Farming, West Java Potato Farming, Determinants INTISARIKentang merupakan komoditas sektor pertanian Indonesia yang unggul dalam mendukung ketahanan pangan namun terdapat penurunan luas areal tanam dan luas panen kentang di Jawa Barat secara terus menerus selama 8 tahun ke belakang. Objek pada  penelitian ini adalah 500 petani kentang di Jawa Barat, responden tersebut dipilih menggunakan teknik sampling stratifikasi 2 tahap. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Alat pengumpulan data primer pada penelitian ini adalah survey. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi usahatani ketang. Pada penelitian didapat bahwa pendidikan, produktivitas, permodalan, dan luas lahan dengan bervariasinya tingkat keberhasilan usahatani. Kemudian, penggunaan varietas, pupuk dan pestisida juga berkaitan dengan berfluktuasinya hasil kentang petani. Demikian juga halnya dengan kredit dan luas lahan yang memiliki sistem pengairan. Selanjutnya, petani kentang mampu menghasilkan kentang sebanyak 15 sampai dengan 25 ton per hektar, dengan frekuensi tanam dua kali setahun. Pembeli pertama kentang petani umumnya adalah bandar (64%). Walaupun petani yang menjual ke pasar modern masih terbatas (13 orang), tetapi keuntungannya lebih tinggi dibandingkan dengan petani yang menjual ke pasar tradisional. Kata kunci: Usahatani Kentang, Pertanian Kentang Jawa Barat, Determinan
Tata kelola agroeduwisata di kampung Pasir Angling dan taman Bincarung, desa Suntenjaya Endah Djuwendah; Elly Rasmikayati; Bobby Rachmat Saefudin; O Hasbiansyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23590

Abstract

Abstrak Agroeduwisata perpaduan antara konsep agrowisata dan edukasi. Agroeduwisata merupakan salah satu potensi ekonomi kreatif dibidang pertanian yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Kampung Pasir Angling  desa Suntenjaya  memiliki  panorama  keindahan alam sehingga cocok untuk dikembangkan menjadi desa  agroeduwisata. Terdapat dua kelompok sadar wisata (Pokdawis) yang mengelola agroeduwisata di Kampung  Pasir Angling  yaitu Pokdarwis Pasir Angling dan Pokdarwis Taman Bincarung.  Namun, keberadaan  dua  Pokdarwis  malah memunculkan permasalahan  berupa kurangnya  komunikasi dan kerjasama dalam pengelolaan wisata di Kampung Pasir Angling. Berdasarkan hal tersebut tujuan pengabdian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi dan kendala dalam pengembangan agroeduwisata dan menganalisa sistem tata Kelola wisata di Kampung Pasir Angling. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah pemberdayaan partisipatif  dengan teknis  wawancara, Focus Group Discussion (FGD), penyuluhan  dan pendampingan yang melibatkan peran serta mitra secara aktif, pengabdian ini melibatkan Pokdarwis, karang taruna dan  kelompok usaha bersama (KUB)  kuliner. Secara umum tata kelola wisata di Kampung Pasir Angling sudah baik terlihat dengan adanya atribut wisata berupa tanda penunjuk arah, papan denah wisata, dan arah evakuasi bencana. Selain itu, Pengabdian ini berhasil mengidentifikasikan potensi dan kendala yang dihadapi Pokdarwis dalam pengelolaan agroeduwisata. Berdasarkan hasil identifikasi kendala yang dihadapi oleh dua Pokdarwis tersebut adalah komunikasi yang kurang lancar  antar pihak pengelola serta kurangnya alat bantu komunikasi. Sedangkan kendala yang dihadapi Pokdarwis Taman Bincarung adalah rendahnya partisipasi  masyarakat dalam  pengembangan  wisata  Buper Taman Bincarung karena belum jelasnya aturan dan perizinan  pengelolaan wisata  Taman Bincarung yang belum selesai. Harapannya hasil pengabdian ini dapat menjadi acuan pihak Kampung Pasir Angling dalam mengembangkan agroeduwisatanya. Kata kunci: agroeduwisata; desa wisata; kendala; pokdarwis; tata kelola Abstract Agroedu Tourism The Combination of the Concept of Agro -Tourism and Education. Agroeduism is one of the potential of the creative economy in the field of agriculture that can improve the welfare of its people. Kampung Pasir Angling Suntenjaya Village has a panoramic view of natural beauty so it is suitable to be developed into an agroedu tourism village. There are two Tourism Awareness Groups (Pokdawis) that manage agroeduism in the angling sand village, namely pokdarwis sand angling and pokdarwis park bincarung. Howver, the existence of two pokdarwis actually raised problem in the form of lack of communication and cooperation in the management of tourism in Kampung Pasir Angling. Based on this, the purpose of this service is to identify the potential and obstacles in the development of agroeduism and analyze the tourism governance system in Kampung Pasir Angling. The method used in this service is participatory empowerment with interview technical, focus group discussion (FGD), counseling and assistance involving the participation of partners actively, this service involves pokdarwis, Youth Organization and Culinary Joint Business Group (CUB). In General, Tourism Governance in Kampung Pasir Angling has been like well with the presence of tourist attributes in the form of directions, tourist planning boards, and the direction of disaster evacuation. In addition, this dedication succeeded in identifying the potential and obstacles faced by pokdarwis in agroeduism management. Based on the results of the identification of the constraints faced by the two pokdarwis are substandard communication between the managers and the lack of communication aids. While the obstacles faced by Pokdarwis Taman Bincarung are the Low Participation of the Community in the Development of Taman Taman Tourism because the rules and licensing of Bincarung Park Tourism Management are not finished finished. It is hoped that the results of this service can be a reference for the angling sand village in developing its agroeduwis. Keywords: agro-education; tourism village; constraint; pokdarwis; governance
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP MINUMAN FERMENTASI: STUDI KOMPARATIF ANTAR KELOMPOK UMUR Rasmikayati, Elly; Yudha, Eka Purna; Saefudin, Bobby Rachmat
Jurnal Pertanian Agros Vol 28 No 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v28i1.162

Abstract

Fermented beverages have become increasingly popular as functional products that offer health benefits, particularly in improving digestive function and enhancing body immunity. However, the successful marketing of these products largely depends on understanding consumer preferences, which may vary according to demographic characteristics, especially across different age groups. This study aims to analyze the differences in consumer preferences for five key attributes of fermented beverages—taste, price, packaging, packaging volume, and serving temperature—across four age categories: children, adolescents, adults, and the elderly. The research employed a quantitative survey method involving 145 respondents. Data were analyzed using frequency distribution tables, boxplot analysis, and the Kruskal–Wallis test. The results revealed that, in general, consumers preferred sweet and sour tastes in balanced proportions, favored products priced above Rp 10,000, and tended to prefer plastic packaging, although interest in glass packaging has begun to emerge. The most preferred packaging volume was 100–250 ml, and cold serving temperature remained the dominant preference. Statistical tests showed significant differences in preferences for price, packaging, and serving temperature across age groups (p < 0.05). Children preferred lower prices, plastic packaging, and cold beverages, whereas adults and the elderly showed a stronger preference for glass packaging, larger volumes, and warmer serving temperatures. Conversely, no significant differences were found in taste and packaging volume preferences (p > 0.05).
PENGARUH FAKTOR INTERNAL PELAKU USAHA TERHADAP KINERJA AGRIBISNIS HORTIKULTURA Rasmikayati, Elly; Suminartika, Eti; Saefudin, Bobby Rachmat
Jurnal Pertanian Agros Vol 28 No 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v28i1.163

Abstract

Horticultural agribusiness plays a strategic role in providing nutritious food and improving community income; however, small and medium-sized enterprises (SMEs) in this sector continue to face various constraints that affect business performance. This study aims to analyze the effects of internal factors, namely entrepreneurs’ personal characteristics, entrepreneurial motivation, social support, opportunity recognition and exploitation, and entrepreneurial competence on the performance of horticultural agribusinesses. A quantitative approach with a descriptive–correlational design was employed through a survey of 109 horticultural business actors in West Java, DKI Jakarta, Banten, and Central Java. Data were collected using a 1–5 Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics, index-score analysis, and multiple linear regression. The descriptive results indicate that the highest average index score was found for entrepreneurs’ personal characteristics (4.121), while overall agribusiness performance was moderate (3.084), with the lowest scores observed in business volume growth and market share growth. The regression model show that entrepreneurial competence had a positive and significant effect on business performance, whereas the other internal variables were not significant. Practically, the study suggests strengthening technical and managerial competencies, implementing more applied institutional mentoring, and adopting market expansion strategies to enhance business volume and market share.
ANALISIS POLA PRODUKTIVITAS DAN FAKTOR PENENTU USAHA TANI KENTANG DI JAWA BARAT Rasmikayati, Elly; Rachmawati, Erna; Saefudin, Bobby Rachmat
Jurnal Pertanian Agros Vol 28 No 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v28i1.164

Abstract

Potato (Solanum tuberosum L.) is a strategic horticultural commodity in West Java, making micro-level empirical evidence essential to understand productivity variation at the farm level. This study aims to (1) describe the characteristics of potato farmers and potato farming in West Java; (2) describe land area, production, and potato productivity at the farmer level; and (3) analyze the effects of farmer and farm characteristics on potato productivity. The study employed a quantitative survey approach involving 210 potato farmers in West Java selected through simple random sampling. Data were analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression (OLS). Descriptive results show an average landholding of 1.25 ha, production of 26.86 tons per cropping season, and productivity of 21.44 tons/ha; approximately 66.19% of farmers achieved productivity ≥20 tons/ha. Regression results show that age and seed use per hectare significantly and positively influence productivity, while experience and equity percentage significantly but negatively influence it. Other variables, including education, percentage of irrigated land, labor, fertilizer, pesticides, and other costs per hectare, have no significant impact. These findings highlight the importance of strengthening the management of key inputs (especially seed), improving access to productive financing, and providing technical extension support to enhance potato productivity at the farm level in West Java.
Karakteristik dan Pengelompokkan Perilaku Konsumen Minuman Fermentasi pada Mahasiswa Damanik, Marisa Sara; Rasmikayati, Elly
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.21547

Abstract

Rising health awareness is driving the growth of the fermented beverage market, but consumption and processing of healthy beverages in Indonesia are still low compared to sweetened beverages. This study aims to describe the characteristics and consumer behavior of fermented beverages among college students and analyze their segmentation. This study uses a qualitative approach with a case study method through semi-structured interviews with 25 college students. The results show that consumers are dominated by young adults (19-20 years old) with good health awareness, but low consumption frequency and impulsive nature. Based on the analysis, consumers are segmented into five main groups: Health-conscious, Taste-driven, External Influence, Price-sensitive, and Convenience. It is concluded that each segment has different consumption drivers, so a differentiated marketing strategy is needed. Business actors are advised to develop product variations, educate benefits, and expand distribution to reach each segment effectively.
PERENCANAAN PENGEMBANGAN DESA PARTISIPATIF PADA AGROWISATA TEMBAKAU BERKELANJUTAN Yudha, Eka Purna; Supyandi, Dika; Fatimah, Sri; Suminartika, Eti; Rasmikayati, Elly
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.23283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan pengembangan desa partisipatif dalam konteks agrowisata tembakau berkelanjutan di Desa Banyuresmi, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Desa Banyuresmi memiliki ketergantungan ekonomi yang tinggi pada komoditas tembakau, namun dihadapkan pada berbagai tantangan, antara lain permasalahan budidaya dan pascapanen tembakau, pengelolaan limbah pertanian, keterbatasan pengembangan potensi wisata alam, serta risiko bencana tanah longsor akibat kondisi topografi wilayah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan perangkat desa serta pemangku kepentingan terkait. Analisis data dilakukan melalui identifikasi permasalahan, pemetaan pemangku kepentingan, dan perumusan strategi pengembangan berbasis partisipasi masyarakat dengan pendekatan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan desa partisipatif memerlukan integrasi peran pemangku kepentingan utama, terutama pemerintah desa dan kelompok tani, dalam pengelolaan pertanian tembakau berkelanjutan, mitigasi risiko lingkungan, serta pengembangan agrowisata lokal.
Co-Authors AD Rachmah AD Rachmah AD Rachmah, AD Rachmah Adi Nugraha Agriani Hermita Sadeli Ahmad Choibar Tridakusumah Ai Sri Hartati Akbar Adiputra Irawan Alifia, Salma Alvi Nurin Deanier Alvi Nurin Deaniera Alvi Nurin Deaniera Amallia Ridhatillah Andraeni, Nabila Sukma Anjelia, Serly Anne Charina Anton Eisa Putra Arisyi, Yudistira Haikal Asep Faisal Augustiani, Ayu Andira Aurelia Fadhilah Sari Aurelia Fadhilah Sari Azizah, Mentari Nur Bambang Yudi Ariadi Bayu Utomo Sumarsah, Muhammad Nugroho Bobby Rachmat Saefudin Bobby Rachmat Saefudin Bobby Rachmat Saefudin Briani Fahriah Ramadhani Purnomo Damanik, Marisa Sara Dhany Esperanza Dhany Esperanza Dika Supyandi Dika Supyandi Dina Dwirayani Dini Rochdiani Dwirayani, Dina Eddy Renaldi Eka Purna Yudha Elfadina, Ellisa Agri Eliana Wulandari Ellisa Agri Elfadina Elwinda, Derifa Shafa Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah, Ernah Ery Supriyadi R. Eti Suminartika Fahira, Difa Rizki Faujiah, Sifa Fellingga Cahayu Garwa Widadari Budoyo Fitri Awaliyah Fitriana Wati Gema Wibawa Mukti Gilangsari Putri Gunardi Judawinata Hanifatur Aziz Nur Ishmah Hanipradja, R.A. Sukma Ayu Hendrik Johannes Nadapdap Hendrik Nadapdap Hepi Hapsari Hesty Nurul Utami Indah Oktavia Halim Irawan, Akbar Adiputra K, Maman Haeruman Kevin Marsa Tilano Khairuna Utami Kuswarini Kusno Lies Sulistyowati Lucyana Trimo Lucyana Trimo Lucyana Trimo, Lucyana Mahra Arari Heryanto Mentari Nur Azizah Mentari Nur Azizah Minar, Jeane Felicia Nolly Mochamad Dafa Zikriawan Purnama Mufti Helmi Mufti Helmi Muhammad Nugroho Bayu Utomo Sumarsah Nisrina Guzmarani Nur Halimah Amir Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nurisa Asrienda Shafira O Hasbiansyah Pandi Pardian Rachmah, Alisabela Dhiya Raden Ajeng Sukma Ayu Hanipradja Rahmah, Ulya Rahman Syakur Rani Andriani Rani Andriani Budi Kusumo Resa Ana Dina Riky Rizkiansyah Risyad M. Ikhsan Ronnie Susman Natawidjaja Sara Qanti Serly Anjelia SETIAWAN, IWAN Shintiya Devi Siregar Sintia Afriyanti Sintia Afriyanti Sintia Afriyanti Siti Tari Syamsiah Sri Fatimah Sri Fatimah Sri Fatimah Sulistyodewi Nur Wiyono Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi SUPYANDI, DIKA Trisna Insan Noor Tuhpawana Priatna Sendjaja Tuti Karyani Waqi, Lutfi Ahmad Wati, Fitriana Widyarina Ramadhani widyarina Ramadhani Yayat Sukayat Yayat Sukayat Yayat Sukayat Yayat Sukayat Yayat Sukayat, Yayat Yayi Suryo Prabandari Yohana Esfrensa Millenia Indah Simatupang Yomitha Faradina Yudistira Haikal Arisyi Yudistira Haikal Arisyi Yudistira Haikal Arisyi Yulia Sari Yuniar Dianti Fauziah Yuniar Dianti Fauziah Yuniar Dianti Fauziah Yuyun Yuwariah Zikriawan Purnama, Mochamad Dafa Zumi Saidah