Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Standard Operational Procedures sebagai Assistant Server pada Departement Food & Beverage Service Santiago, I Wayan Ruben; Wirawan, Putu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i3.952

Abstract

Di sektor perhotelan, terutama di resor dan hotel mewah seperti The Setai Miami Beach, terdapat beberapa permasalahan yang perlu diatasi. Pertama, Assistant Server menghadapi kesulitan berkomunikasi dengan tamu yang menggunakan bahasa selain bahasa Inggris, terutama bahasa Spanyol, mengingat banyaknya tamu yang berbahasa Spanyol. Kedua, Assistant Server sering merasa kewalahan saat tamu selesai bersamaan dan harus membersihkan serta mengatur beberapa meja secepat mungkin, mengakibatkan penurunan efisiensi dan potensi ketidakpuasan tamu. Penelitian ini dilakukan oleh I Wayan Ruben Santiago, seorang laki-laki berusia 20 tahun yang menjabat sebagai Assistant Server di Departemen Food & Beverage Service di The Setai Miami Beach, dengan tujuan mengamati, mencatat, dan menganalisis pelaksanaan tugas-tugas harian sesuai dengan Standard Operational Procedures (SOP) yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 2 Mei 2024, ditemukan bahwa sebagian besar tugas telah dilaksanakan dengan baik, termasuk menyiapkan meja, memoles peralatan makan, mengisi persediaan minuman, melipat serbet, dan mengikuti briefing. Namun, terdapat beberapa ketidaksesuaian dengan SOP, seperti penyambutan tamu, penataan ulang meja untuk paket makan lengkap, dan perapian meja setelah digunakan. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam memberikan pelayanan terbaik dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan berkelanjutan, guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan di departemen ini. In the hospitality sector, especially in luxury resorts and hotels such as The Setai Miami Beach, there are several problems that need to be addressed. First, the Assistant Server had difficulty communicating with guests who spoke languages other than English, especially Spanish, considering the large number of Spanish-speaking guests. Second, Assistant Servers often feel overwhelmed when guests finish at the same time and have to clean and set up multiple tables as quickly as possible, resulting in decreased efficiency and potential guest dissatisfaction. This research was conducted by I Wayan Ruben Santiago, a 20 year old man who serves as an Assistant Server in the Food & Beverage Service Department at The Setai Miami Beach, with the aim of observing, recording and analyzing the implementation of daily tasks in accordance with Operational Standards Procedures (SOP) that have been established. Based on the results of observations on May 2 2024, it was found that most of the tasks had been carried out well, including preparing the table, polishing cutlery, replenishing drink supplies, folding napkins, and attending briefings. However, there are several non-conformities with the SOP, such as welcoming guests, rearranging tables for full meal packages, and lighting tables after use. This research identifies the challenges faced in providing the best service and provides recommendations for continuous improvement, in order to increase the effectiveness and efficiency of services in this department.
RANCANGAN MODEL PENGEMBANGAN DESA WISATA SANGEH BERBASIS POTENSI DESA MENUJU PARIWISATA BERKELANJUTAN Bagus Rendra Maha Putera, Dewa; Herny Susanti, Putu; Eka Wirawan, Putu
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2025)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v4i6.2822

Abstract

The disparity in tourism development in Badung Regency, particularly between the southern and northern regions, highlights the urgency for sustainable and inclusive rural tourism development strategies. This study aims to analyze the potential, challenges, and development strategies of Sangeh Tourism Village as a model of sustainable cultural tourism. A qualitative descriptive method with a case study approach was employed, involving in-depth interviews, focus group discussions (FGDs), participatory observation, and document analysis with tourism village managers, local communities, MSME actors, and tourists. The research instruments were designed to explore aspects such as tourist attractions, community capacity, supporting infrastructure, and institutional governance. The analysis was carried out using the 4A framework (Attraction, Amenity, Accessibility, Ancillary) and SWOT analysis to formulate appropriate development strategies. The findings indicate that Sangeh Village has high potential in ecotourism and cultural tourism, but faces several challenges related to governance, information facilities, and digital literacy. The proposed strategies include optimizing digital promotion, strengthening the role of village-owned enterprises (BUMDes), developing thematic tourism packages, and increasing community involvement in destination management. The tourism village development model is grounded in sustainability principles that integrate environmental conservation, local economic empowerment, and cultural preservation as efforts to build a competitive and inclusive tourism village.
Pengolahan Daun Kelor Menjadi Produk Wisata Kuliner Berkelanjutan Wirawan, Putu Eka; Yani , Ni Wayan Mega Sari Apri; Widiastiti , A.A Istri Putera; Setiawan , I Nyoman Agus
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i2.57

Abstract

Desa Sayan Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar merupakan Desa yang memiliki berbagai macam karya seni yang sudah cukup dikenal, salah satunya adalah lukisan dari Young Artist. Selain itu, Desa Sayan juga memiliki bahan masakan yang sudah sangat lumrah dimiliki oleh seluruh masyarakat desa tersebut, yaitu kelor. Adapun maksud dan tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta keterampilan dasar memasak dan mengolah apa yang sudah dimiliki sehingga terciptanya potensi bisnis yang berkualitas. Metode yang akan digunakan untuk melancarkan proses kegiatan ini adalah dengan melakukan pendampingan dan pelatihan atau skill and knowledge transfer oleh Chef dari IPB Internasional.Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah bertambahnya wawasan dan pengetahuan masyarakat Desa Sayan akan potensi yang dimiliki oleh desanya, dan menambah keterampilan dalam mengolah kelor, serta menciptakan peluang bisnis bagi masyarakat Desa Sayan.   Sayan Village, Ubud District, Gianyar Regency is a village that has various kinds of well-known works of art, one of which is paintings by Young Artists. Apart from that, Sayan Village also has a cooking ingredient that is very common among the people of the village, namely moringa. The aims and objectives of this community service are to increase knowledge and insight as well as basic skills in cooking and processing what you already have so as to create quality business potential. The method that will be used to expedite the process of this activity is by providing assistance and training or skill and knowledge transfer by Chefs from IPB International. The result of this community service is increasing the insight and knowledge of the Sayan Village community regarding the potential of their village, and increasing skills in processing moringa, as well as creating business opportunities for the people of Sayan Village.
Pelatihan Merangkai Snack Wrap, Art Towel dan Honeymoon Set up Melalui Kemitraan Masyarakat Suarmana , I Wayan Restu; Wirawan, Putu Eka; Astuti , Ni Luh Gede Sari Dewi; Suwintari , I Gusti Ayu Eka; Widiastiti , A.A. Istri Putera
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat Februari 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v4i1.62

Abstract

Pelatihan ini merupakan agenda lanjutan yang sebelumnya juga sudah pernah dilakukan di SMKN 1 Nusa Penida. Namun dalam pelatihan ini, menyuguhkan materi yang berbeda, diantaranya, Art Towel, Honeymoon Set up, dan Snack Wraping. Materi ini merupakan hard skill yang wajib dimiliki oleh hotelier khususnya di department Housekeeping. Tidak jarang alasan wisatawan yang menginap di hotel adalah untuk merayakan moment special mereka biasanya dengan memesan pelayanan kamar seperti Art Towel, Honeymoon Set up, Birthday decoration. Dalam pelatihan Art Towel, para peserta diajarkan segala bentuk lipatan seperti bentuk angsa, monyet, gajah, burung, serta berbagai bentuk lainnya. Berikutnya pada pelatihan Honeymoon Set up, para peserta diajarkan merangkai lipatan towel tadi, serta diajarkan juga membuat tulisan dengan menggunakan rangkaian bunga yang menambah kesan romantis. Terakhir pada pelatihan snack wraping, para peserta diajarkan merangkai snack/makanan ringan berbentuk seperti bouquet bunga yang nanti ini juga dapat dipadupadankan dengan hiasan honeymoon set up. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini peserta memiliki pengetahuan lebih terkait Art Towel, Honeymoon Set Up, dan Snack wrap, karena dalam kurikulum, tidak terdapat mata Art Towel, Honeymoon Set Up, dan Snack wrap.   This training is a continuation of the agenda that was previously carried out at SMKN 1 Nusa Penida. However, this training presents different material, including Art Towel, Honeymoon Set up, and Snack Wraping. This material is a hard skill that must be possessed by hoteliers, especially those in the Housekeeping department. It is not uncommon for tourists to stay at a hotel to celebrate their special moments, usually by ordering room services such as Art Towels, Honeymoon Set up, Birthday decoration. In the Art Towel training, participants are taught all forms of folds such as swans, monkeys, elephants, birds, and various other shapes. Next, in the Honeymoon Set up training, participants were taught to assemble the folds of the towel, and were also taught to write using flower arrangements which added a romantic impression. Finally, in the snack wrapping training, participants were taught to assemble snacks/snacks shaped like a flower bouquet which later could also be mixed and matched with honeymoon set up decorations. The conclusion obtained from this service activity is that participants have more knowledge regarding Art Towel, Honeymoon Set Up, and Snack wrap, because in the curriculum, there are no Art Towel, Honeymoon Set Up, and Snack wrap items.
Strategi membangun brand image dalam meningkatkan daya saing di humble espresso denpasar: Strategy of building a brand image in increasing competitiveness in humble espresso denpasar Pradnyagita, Putu Ayu Nadya; Ismail, Deden; Wirawan, Putu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v1i11.230

Abstract

Perkembangan ekonomi di era globalisasi menuntut para pelaku usaha menawarkan inovasi dan kreativitas dalam usaha yang dibuat, sehingga mampu bersaing dalam dunia bisnis. Daya saing menjadi hal yang penting dalam persaingan bisnis, sehingga diperlukan strategi yang dapat meningkatkan daya saing, salah satunya membangun brand image. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor pembentuk brand image, strategi membangun brand image dalam meningkatkan daya saing, dan strategi alternatif pembentukan brand image di Humble Espresso Denpasar. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Analisis Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 faktor pembentuk brand image di Humble Espressso, terdapat 10 strategi membangun brand image dalam meningkatkan daya saing di Humble Espresso, dan startegi alternatif berdasarkan posisi kuadran Humble Espresso yaitu kuadran I dengan nilai Total Attractive Score (TAS) tertinggi yaitu 10,4 adalah dengan melakukan strategi prioritas menghasilkan produk berkualitas dengan bahan baku lokal diproses dengan mesin khusus namun menawarkan harga terjangkau.
Strategi Pengelolaan Objek Wisata Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar Pada Pandemi Covid-19 Permadi, Galan Dion; Wirawan, Putu Eka; Sulasmini, Ni Made Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i3.344

Abstract

Semenjak terjadi wabah Covid-19 yang di Indonesia tahun 2020 awal sektor pariwisata Indonesia mengalami penurunan dimana-mana tidak terkecuali di Bali. Sebagai salah satu sektor bisnis yang banyak menghasilkan lapangan pekerjaan karena mampu menampung tenaga kerja yang sangat besar, pariwisata dianggap oleh sebagian masyarakat sebagai entitas yang dirugikan. Pengaruh pandemi covid-19 ini menyebabkan Pura Tirta Empul mengalami penurunan wisatawan sehingga membuat para pelaku wisata untuk berlomba menariw wisatawan. Tujuan penelitian ini adalah yaitu mengetahui dampak positif dan negatif pandemi covid-19 terhadap objek wisata Pura Tirta Empul, serta pengelolaan strategis. Teknik yang digunakan adalah Non-probability sampling. Sampel penelitian yaitu pengelola dan masyarakat sekitar sebanyak enam orang. Data penelitian bersifat kualitatif berupa dampak positif dan negatif pandemi Covid-19 terhadap dampak pariwisata Tirta Empul diperoleh dari wawancara, pengamatan, pemotretan, perekaman. Dampak negatif yang ditimbulkan oleh pandemi covid-19 bagi wisata Tirta Empul adalah perkenomonian masyarakat menjadi turun. Dampak positif yaitu masyarakat menginstropeksi dan lebih mawas diri. Upaya-upaya yang dilakukan diantaranya adalah gencar mempromosikan objek wisata Tirta Empul ke sektor-sektor pariwisata stakeholder terutama travel agen dan hotel-hotel. Hal tersebut dilakukan dengan bekerjasama antar pengelola objek wisata Tirta Empul, desa adat dan pemerintah. Masyarakat juga mengelola lahan yang ada dengan melakukan kegiatan positif seperti menanam sayuran. Covid-19 pandemic in Indonesia since early 2020, the Indonesian tourism sector Since the Covid-19 outbreak in Indonesia in early 2020, the Indonesian tourism sector has decreased everywhere, including in Bali. As a business sector that generates many jobs because it is able to accommodate a very large workforce, tourism is considered by some people as an entity that is disadvantaged. The influence of the COVID-19 pandemic has caused Tirta Empul Temple to experience a decline in tourists, making tourism actors compete to attract tourists. The purpose of this study was to determine the positive and negative impacts of the COVID-19 pandemic on the Tirta Empul Temple tourist attraction, as well as strategic management. The technique used is Non-probability sampling. The research sample is the manager and the surrounding community as many as six people. Qualitative research data in the form of positive and negative impacts of the Covid-19 pandemic on the impact of Tirta Empul tourism were obtained from interviews, observations, photo shoots, recordings. The negative impact caused by the COVID-19 pandemic for Tirta Empul tourism is that the community's economy has decreased. The positive impact is that people introspect and are more introspective. Efforts made include intensively promoting the Tirta Empul tourist attraction to the tourism sectors of stakeholders, especially travel agents and hotels. This is done in collaboration between the managers of the Tirta Empul tourist attraction, traditional villages and the government. The community also manages the existing land by carrying out positive activities such as planting vegetables.
Pengaruh Pelatihan Soft Skill dan Hard Skill Terhadap Kinerja Karyawan di Bali Beach Glamping Resort Widyaningsih, Ni Kadek Ari; Sinaga, Firman; Wirawan, Putu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i3.358

Abstract

Ditemukan complain mengenai operasional di front office, restaurant, kitchen dan house keeping pada Bali Beach Glamping Resort. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pelatihan soft skill dan hard skill terhadap kinerja di Bali Beach Glamping Resort. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan SPSS 23. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan kuesioner dan studi dokumen. Kuesioner disebar kepada seluruh karyawan di Bali Beach Glamping. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik seperti uji validitas, uji reliabitas, uji asumsi klasik, uji regresi linear sederhana dan uji regresi linear berganda. Hasil analisis dalam penelitian ini adalah semakin tinggi pelatihan soft skill dan hard skill maka kinerja karyawan akan semakin meningkat. Simpulan penelitian ini adalah pelatihan soft skill dan hard skill berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di Bali Beach Glamping Resort. Dalam penelitian ini indikator pada pelatihan soft skill yang memiliki pengaruh paling tinggi terhadap kinerja karyawan adalah pelatihan leadership, sedangkan indikator pada hard skill yang memiliki pengaruh paling tinggi adalah pelatihan pelayanan. Manfaat penelitian ini untuk industri yaitu memberikan masukan kepada resort berupa informasi yang dapat dijadikan referensi mengenai peltihan yang efektif diterapkan di industri perhotelan sehingga menghasilkan karyawan yang kompeten dibidangnya. Dan kepada department front office, restaurant kitchen dan house keeping yang ada di Bali Beach Glamping dapat menjadikan penelitian ini sebagai acuan dalam memberikan pelatihan yang tepat dimasa mendatang. Dalam pelatihan soft skill agar lebih meningkatkan pelatihan untuk problem solving sedangkan pada pelatihan hard skill lebih meningkatkan pelatihan teknologi. Complaints were found regarding operations at the front office, restaurant, kitchen and house keeping at Bali Beach Glamping Resort. The purpose of this study was to determine the effect of soft skill and hard skill training on performance at Bali Beach Glamping Resort. The research method used is a quantitative method using SPSS 23. Data collection techniques used in this research are questionnaires and document studies. Questionnaires were distributed to all employees at Bali Beach Glamping. The data analysis technique used is statistical tests such as validity tests, reliability tests, classical assumption tests, simple linear regression tests and multiple linear regression tests. The results of the analysis in this study are the higher the soft skill and hard skill training, the higher the employee's performance. The conclusion of this research is that soft skill and hard skill training have a significant effect on employee performance at Bali Beach Glamping Resort. In this study, the indicator on soft skills training that has the highest influence on employee performance is leadership training, while the indicator on hard skills that has the highest influence is service training. The benefit of this research for the industry is to provide input to resorts in the form of information that can be used as a reference regarding effective training applied in the hospitality industry so as to produce competent employees in their fields. And to the front office, restaurant kitchen and house keeping departments in Bali Beach Glamping, this research can be used as a reference in providing appropriate training in the future. In soft skills training to further improve training for problem solving, while in hard skills training further improve technology training.
Analisis Potensi Pariwisata Minat Khusus di Desa Tibubeneng Harmi, Christian; Wirawan, Putu Eka; Praminatih, Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.825

Abstract

Desa Tibubeneng, yang terletak di Kabupaten Badung, Bali, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi pariwisata minat khusus. Desa ini terkenal dengan keindahan alamnya, budaya yang kaya, dan kuliner lokal yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pariwisata minat khusus di Desa Tibubeneng. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan untuk diversifikasi produk pariwisata Bali agar tidak hanya terfokus pada pariwisata massal, tetapi juga pada pariwisata minat khusus yang lebih memberikan manfaat langsung bagi pariwisata di Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi survei lapangan, wawancara dengan penduduk lokal dan pelaku pariwisata, serta analisis data sekunder. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis untuk pengembangan pariwisata minat khusus di Desa Tibubeneng yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. Tibubeneng Village, located in Badung Regency, Bali, has great potential to be developed as a special interest tourism destination. This village is famous for its natural beauty, rich culture and unique local cuisine. This research aims to analyze the potential for special interest tourism in Tibubeneng Village. The background to this research is based on the need to diversify Bali's tourism products so that they are not only focused on mass tourism, but also on special interest tourism which provides more direct benefits for tourism in Bali. The methods used in this research include field surveys, interviews with local residents and tourism actors, as well as secondary data analysis. It is hoped that the research results can provide strategic recommendations for the development of special interest tourism in Tibubeneng Village that is sustainable and highly competitive.
Strategi Pemasaran Desa Wisata Sukarara dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Mahyuningsih, Atika; Wirawan, Putu Eka; Yani, Ni Wayan Mega Sari Apri
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Sukarara di Pulau Lombok, Indonesia, dengan menganalisis strategi pemasaran yang telah diterapkan serta mengidentifikasi alternatif yang lebih efektif. Metode penelitian deskriptif digunakan dengan menggunakan data kunjungan wisatawan dari 2019 hingga 2022. Hasil menunjukkan penurunan kunjungan saat pandemi COVID-19 di 2020, namun pulih dengan peningkatan pada 2021 dan 2022. Strategi pemasaran yang telah dijalankan melibatkan demonstrasi menenun, warisan tenun, dan atraksi seperti gendang beleq, preasean, dan art shop. Rekomendasi strategi alternatif termasuk pemanfaatan media sosial, kerja sama dengan agen perjalanan dan wisatawan lokal, serta pengembangan paket wisata menarik. Penelitian ini diharapkan memberikan sumbangan dalam teori pariwisata dan panduan praktis bagi pengelola Desa Wisata Sukarara. This study aims to enhance tourist visits to Sukarara Tourism Village on Lombok Island, Indonesia, by analyzing the applied marketing strategies and identifying more effective alternatives. A descriptive research method is employed, utilizing tourist visitation data from 2019 to 2022. The findings indicate a decline in visits during the 2020 COVID-19 pandemic, followed by recovery and growth in 2021 and 2022. The executed marketing strategies involve weaving demonstrations, textile heritage, and attractions such as gendang beleq, preasean, and art shops. Recommended alternative strategies encompass leveraging social media, collaborating with travel agencies and local tourists, and developing enticing tour packages. This research is anticipated to contribute to tourism theory and offer practical guidance for the management of Sukarara Tourism Village.
Analisa Menu Engineering dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Menu Nilam, Allysa; Wirawan, Putu Eka; Sudiarta, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i8.842

Abstract

Co-Authors A. A. Ayu Arun Suwi Arianty A.A Istri Putera Widiastiti A.A. Ayu Arun Suwi Arianty A.A. Istri Putera Widiastiti Adi Saputra, David Adistiyani Laras Hati Anita Swantari, Anita Antara, I Gusti Bagus Guapo Padma Arianty, A.A.A Arun Suwi Arnawa, I Gusti Suka Arnawa, I Putu Anindya Richie Astuti , Ni Luh Gede Sari Dewi Astuti, Putu Cindy Ayudia Ayu Eka Suwintari, I Gusti Bagus Made Sabda Nirmala Bagus Putu Wahyu Nirmala Bagus Rendra Maha Putera, Dewa Bondan Pambudi Chandra, I Made Krisna Adi Charlynne Laurence Christina Risma Lovieta Deden Ismail Dewa Putu Oka Prasiasa Dewi, I Gusti Ayu Melistyari Dian Yulie Reindrawati Dwiki Tresnadi Pande, I Made Febianti Firman Sinaga Fordianus Kelvin Jebarut GUSTI AYU PRAMINATIH Hadi Purnantara, I Made Harmi, Christian Hermawati, Kadek Devi I Dewa Made Adi Artha I Gede Ferry Restiawan I Gede Krisna Yoga Putra Pratama I Gusti Ayu Eka Suwintari I Gusti Ayu Eka Suwintari I Gusti Ayu Melistyari Dewi I Gusti Made Riko Hendrajana I Gusti Made Sukaarnawa I Gusti Suka Arnawa I Made Antara I Made Bram Sarjana I Made Darsana I Made Sudiana I Made Sudjana I Nyoman Agus Setiawan I Nyoman Gede Astina I Nyoman Gede Astina I Nyoman Gede Astina, I Nyoman Gede I Nyoman Sudiarta I Nyoman Sudiarta I Wayan Eka Mahendra I Wayan Putra Aditya I Wayan Putra Aditya, I Wayan I Wayan Restu Suarmana I Wayan Restu Suarmana, I Wayan Restu IGN Aryavikan Jnanasara INTAN NIRMALASARI Jebarut, Fordianus Kelvin Jik, Redemtus Palma Dae Jnanasara, IGN Aryavikan Kadek Ayu Ekasani Kadek Indra Kurniawan Kartika, I Wayan Darya Komang Ratih Tunjung Sari Komang Ratih Tunjungsari Komang Ratih Tunjungsari Komang Trisna Pratiwi Arcana Kurniawan, Kadek Indra Laurence, Charlynne Lestari, Selvia Ayu Lim Hui Ying Luh Eka Susanti Made Mentari Saraswati Made Mutiara Putri Udayani Mahyuningsih, Atika Muliadiasa, Ketut Nadyantari, Ni Ketut Ni Komang Sixma Dewi Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti Ni Luh Putu Ayu Daniella Santika Dewi Ni Luh Putu Eka wahyuni Ni Luh Supartini Ni Made Ayu Natih Widhiarini NI MADE AYU SULASMINI . Ni Made Yulistia Dewi Ni Nyoman Sri Astuti Nilam, Allysa NURUDDIN . Nuruddin Nuruddin Nyoman Agus Trimandala Pantiyasa, I Wayan Permadi, Galan Dion Pradnyagita, Putu Ayu Nadya Pramesti, Putu Marselina Pratama, I Gede Krisna Yoga Putra Putra, Gusti Ngurah Krisna Putra, I Dewa Putu Rossiyana Putu Cindy Ayudia Astuti Putu Devi Rosalina Putu Marselina Pramesti Putu Sabda Jayendra Ratih Tunjung Sari Sadipun, Wilhelmus Venrico Sanjaya, I Wayan Kiki Santiago, I Wayan Ruben Saraswati, Made Mentari Sari, Komang Ratih Tunjung Sari, Ratih Tunjung Selvia Ayu Lestari Semara, I Made Trisna Setiawan , I Nyoman Agus Sri Darmayanti, Putu Sri Pujiastuti Suarmana , I Wayan Restu Sudjana, I Made Suriani, Nuremma Susanti, Putu Herny Suwintari , I Gusti Ayu Eka Suwintari, I Gusti Ayu Eka Suwita Yanti, Ayu Timotius Prastio Udayani, Made Mutiara Putri Wangsa, I Wayan Kevin Ari Widiastiti , A.A Istri Putera Widiastiti , A.A. Istri Putera Widyaningsih, Ni Kadek Ari Wijaya, Bryan Masga Wilhelmus Venrico Sadipun Yani, Ni Wayan Mega Sari Apri Ying, Lim Hui Yuki Sofia