p-Index From 2021 - 2026
13.247
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora Jurnal Borneo Administrator: Media Pengembangan Paradigma dan Inovasi Sistem Administrasi Negara STRATEGIC JAKPP : Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Policy & Governance Review AdBispreneur Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi International Journal of Supply Chain Management JIKA: Jurnal Ilmu Keuangan dan Perbankan Jurnal Permukiman JURNAL REFORMASI ADMINISTRASI Jurnal Ilmiah untuk Mewujudkan Masyarakat Madani Jurnal Public Policy Bantenese Jurnal Pengabdian Masyarakat Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat PERSPEKTIF Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora dan Kebijakan Publik Enrichment : Journal of Management Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes Journal La Sociale Ilomata International Journal of Social Science Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Akuntansi dan Keuangan Jurnal Manajemen PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan JANE (Jurnal Administrasi Negara) Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Manajemen : Jurnal Ekonomi Jurnal Ilmiah Administrasi Publik
Claim Missing Document
Check
Articles

PERENCANAAN PENERIMAAN PAJAK HOTEL PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN GARUT Shintawati, Malikah Salmia; Candradewini, Candradewini
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 17, No 1 (2025): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v17i1.64564

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya peningkatan target pajak hotel yang cukup signifikan pada tahun 2022 yaitu sebesar 121,82%, sehingga realisasi penerimaan pajak hotel pada tahun 2022 tidak mencapai target. Selain itu perencanaan target penerimaan pajak hotel pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Garut belum didasarkan pada potensi yang sebenarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana perencanaan penerimaan pajak hotel pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif serta teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori perencanaan menurut Robbins dan Coulter (2016). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penerimaan pajak hotel pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Garut belum sepenuhnya sesuai dengan langkah-langkah perencanaan. Hal ini terlihat dari perencanaan penerimaan pajak hotel pada Bapenda Kabupaten Garut yang didasarkan pada potensi dari data wajib pajak atau berdasarkan prediksi pembayaran, belum menggunakan perhitungan potensi atau rumus khusus. Selain itu, dalam menetapkan target pajak hotel Bapenda Kabupaten Garut belum didasarkan pada potensi yang sebenarnya atau hanya melihat dari tren realisasi tahun sebelumnya. The background to this study is the significant increase in hotel tax targets in 2022, namely 121.82%, resulting in hotel tax revenue in 2022 falling short of the target. Additionally, the planning of hotel tax revenue targets at the Garut Regency Revenue Agency has not been based on actual potential. The purpose of this study is to identify and describe how hotel tax revenue planning is conducted at the Garut Regency Revenue Agency. This study employs a qualitative descriptive research method, with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. This study uses the planning theory according to Robbins and Coulter (2016). The results of the study indicate that the planning of hotel tax revenue at the Garut Regency Revenue Agency is not yet fully in line with the planning steps. This is evident from the planning of hotel tax revenue at the Garut Regency Revenue Agency, which is based on the potential of taxpayer data or based on payment predictions, and does not yet use potential calculations or special formulas. Additionally, in setting hotel tax targets, the Garut Regency Revenue Agency has not based them on actual potential but only on trends from the previous year's realizations.
Manajemen Risiko Fiskal dalam Kebijakan Subsidi LPG 3 Kg: Studi Kasus di Provinsi Jawa Barat Riki Satia Muharam; Rusli, Budiman; Karlina, Nina; Candradewini, Candradewini
MAMEN: Jurnal Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/mamen.v4i3.5326

Abstract

The 3-kilogram LPG subsidy is one of Indonesia’s key fiscal policy instruments aimed at protecting the purchasing power of low-income households and micro-enterprises. However, its implementation—particularly in West Java Province—faces significant challenges, including targeting inaccuracies, budget overruns, and increasing fiscal dependency on the central government. This study aims to analyze the forms of fiscal risks arising from the 3-kg LPG subsidy policy and identify relevant fiscal risk management strategies at the regional level. Employing a qualitative descriptive approach and a case study of West Java, the findings reveal various fiscal risks such as inefficient spending, budget diversion from productive sectors, and regional budget instability. To address these challenges, the study recommends implementing targeted subsidies based on integrated socioeconomic data, strengthening digital verification systems, diversifying alternative energy sources, and enhancing fiscal transparency and local government capacity. These findings highlight the urgent need for energy subsidy reform that is more equitable, efficient, and sustainable, while preserving regional fiscal resilience amid dynamic economic pressures.
Koordinasi Pengembangan Program Kampung Keluarga Berencana di Kabupaten Bangka Barat Regina, Regina; Rusli, Budiman; Candradewini, Candradewini
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 6 No. 1, Juni 2020
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v6i1.8489

Abstract

Kampung Keluarga Berencana atau disingkat dengan Kampung KB adalah salah satu yang sudah diterapkan di Indonesia. Bangka Belitung sudah ada Kampung KB sejak 2016 lalu. Tepatnya di Kabupaten Bangka Barat saat ini sedang gencar-gencarnya untuk membangun Kampung KB. Dari 2016 sampai 2018 ini Kabupaten Bangka Barat sudah mempunyai 15 Kampung KB. Selain itu di tahun 2018 Kabupaten Bangka Barat ada Desa Stunting di dalam Kampung KB tersebut mengingat bahwa Kabupaten ini salah satu penderita stunting dengan angka yang tinggi. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Untuk literature review ini menggunakan database Science Direct, Proquest, Goggle Scholar. Pada tahap awal dengan pencarian keyword : “Coordination, Family Planning” Penelitian ini dilakukan di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Barat karena memang Dinas ini adalah narasumber dalam penelitian penulis dan melakukan wawancara di Desa Sinar Surya yang menjadi lokus penelitian. Namun, ada beberapa Dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, dan BKKBN Provinsi karena Kampung KB ini adalah kegiatan yang bersifat multisektor. Dalam proses koordinasi untuk pengembangan Kampung KB ini melibatkan beberapa peran penting di dalamnya, hal ini mengacu pada teori yang digunakan oleh peneliti dari Henry Fayol dalam buku Hasibuan “Manajemen Sumber Daya Manusia” (2007) yakni komunikasi, kerjasama, pembagian tugas, pertemuan dan rapat. Peneliti mengambil teori ini karena dirasa lebih cocok dengan permasalahan koordinasi yang diangkat oleh peneliti. Dalam penelitian ini terdapat kesimpulan bahwa masih kurang efektifnya dalam proses koordinasi tepatnya pada bidang kerjasama dan pertemuan/rapat yang dilaksanakan oleh petugas-petugas dan perangkat terkait pengembangan Kampung KB di Kabupaten Bangka Barat.
Policy Implementation of Housing Financing Facilitation and Assistance for Low-Income People in Bekasi District: A Case Study of Villa Kencana Cikarang Housing Simbolon, Adventus Managam; Rusli, Budiman; Candradewini, Candradewini
Journal Public Policy Vol 10, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpp.v10i2.7851

Abstract

This study aims to assess the effectiveness of housing financing facilitation and assistance policies for low-income people (LIP) in Bekasi District, with a case study of Villa Kencana Cikarang Housing. A qualitative descriptive approach with a case study design was utilized, applying Khan & Khandaker's rational model of policy implementation to evaluate five key variables: clarity of policy objectives, detailed and consistent planning, clear division of tasks, accurate standardization, and proper supervision. The findings reveal several issues, including policy targets that do not reflect the housing needs of each region, inaccuracies in targeting FLPP mortgage recipients, limited planning of FLPP credit/financing schemes, a shortage of human resources in implementing organizations, and various obstacles in post-distribution monitoring related to occupancy. Practical recommendations from this study include setting policy targets based on the proposed housing needs of each region, continuously developing and evaluating the current government housing credit/financing schemes to expand their implementation and utilization beyond LIP to include the poor and non-LIP groups, accelerating staff recruitment and rotation in implementing organizations, and ensuring inherent supervision by involving developers to monitor occupancy rates and applying strict sanctions to LIP who violate the provisions on the use of subsidized housing.
Penganggaran Berbasis Kinerja pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi Marissa Julia Zahra; Candradewini
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 6 No. 8 (2024): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v6i8.3251

Abstract

The Bekasi City Government strives to achieve good governance through regular performance and program evaluations to ensure that each budget is utilized optimally, providing maximum benefits to the community, and supporting the achievement of strategic government targets. The Housing, Urban, and Land Affairs Department of Bekasi City (Disperkimtan Kota Bekasi) has the task of drafting policy and strategy documents, including handling drinking water management. The implementation of drinking water management is translated through the Water Supply System Management and Development Program (SPAM), which is implemented using performance-based budgeting. However, the implementation of this program has not been optimal. The purpose of this study is to describe the performance-based budgeting on the water supply system management and development program of the Housing, Urban, and Land Affairs Department of Bekasi City. This study uses the theory of the performance-based budgeting cycle (Bappenas in Hadiwijoyo and Anisa, 2019), which consists of eight stages: setting programs, setting activities or sub-activities, setting targets, setting types and quantities of inputs, calculating budgets with standard costs, implementing activities and accountability, and performance measurement. The study's findings show that the implementation of performance-based budgeting on the water supply system management and development program in the Housing, Urban, and Land Affairs Department of Bekasi City has not been optimal in the aspects of setting input types and quantities, implementing activities and spending, and performance measurement.
ANALISIS PELAKSANAAN PELATIHAN PAMONG INOVASI OLEH BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN, RISET DAN INOVASI KOTA BANDUNG Rahman, Maharani; Candradewini, Candradewini
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 17, No 2 (2026): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Februari 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v17i2.69462

Abstract

Inovasi menjadi tombak dalam pengembangan daerah, sehingga hadirlah pamong inovasi sebagai agen pengelola inovasi. Bapperida sebagai fasilitator dan akselerator inovasi daerah di Kota Bandung perlu melaksanakan pelatihan yang terstruktur untuk meningkatkan kapasitas dan memperdalam pengetahuan pamong inovasi. Namun didalam pelaksanaan pelatihan ditemukan beberapa permasalahan dan kendala, seperti materi yang masih bersifat konseptual dan belum dikembangkan dalam bentuk panduan praktis serta pelaksanaan yang menghadapi keterbatasan waktu. Sehingga peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui tahapan pelaksanaan pelatihan pamong inovasi yang dilakukan oleh Bapperida Kota Bandung Tahun 2025, menganalisisnya dengan menggunakan Addie Model yang dikemukakan oleh Dessler (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Metode yang digunakan melalui pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi kepada pegawai dan beberapa pamong inovasi daerah Kota Bandung. Hasilnya ditemukan bahwa pelatihan pamong inovasi belum sepenuhnya dilaksanakan dengan tahapan pelaksanaan yang sistematis, dimana ditemukan bahwa tahap analisis identifikasi kebutuhan pamong berbasiskan hasil dan laporan IID tahun 2024, tidak dilaksanakannya pemberian tugas kepada peserta di akhir sesi pelatihan, tidak ada perbedaan materi berbasiskan kompetensi pamong inovasi, jadwal pelatihan yang bentrok dengan kalender Pemerintah Kota Bandung dan evaluasi pelatihan tidak dilaksanakan langsung setelah pelatihan.  Innovation is the spearhead of regional development, giving rise to innovation facilitators as agents of innovation management. Bapperida, as a facilitator and accelerator of regional innovation in the city of Bandung, needs to conduct structured training to improve the capacity and deepen the knowledge of innovation facilitators. However, several problems and obstacles were encountered during the training, such as the material being conceptual in nature and not yet developed into practical guidelines, as well as time constraints. Therefore, the researcher conducted this study with the aim of identifying the stages of the innovation officer training conducted by Bapperida Bandung City in 2025 and analyzing them using the Addie Model proposed by Dessler (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The method used was a qualitative approach by collecting data through interviews, observations, and documentation from employees and several regional innovation facilitators in Bandung City. The results found that innovation facilitator training has not been fully implemented with systematic implementation stages. It was found that the stage of analyzing the identification of facilitator needs based on the 2024 IID results and reports was not carried out, no assignments were given to participants at the end of the training session, there was no difference in material based on innovation facilitator competencies, the training schedule conflicted with the Bandung City Government calendar, and training evaluations were not carried out immediately after training. 
ANALISIS PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PROGRAM ASN DAHAR NGOPI DI BPSDM PROVINSI JAWA TIMUR Marbun, Chintya Ruth Aprilya; Candradewini, Candradewini
Responsive Vol 9, No 1 (2026): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v9i1.69468

Abstract

Besarnya jumlah aparatur sipil negara di Provinsi Jawa Timur menjadi tantangan dalam pemerataan pengembangan kompetensi, karena pelatihan konvensional belum mampu menjangkau seluruh aparatur. Menanggapi hal tersebut, BPSDM Provinsi Jawa Timur menghadirkan inovasi pembelajaran digital melalui Program ASN Dahar Ngopi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengembangan sumber daya manusia melalui program tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model ADDIE (Branch, 2009). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program ASN Dahar Ngopi memiliki keunggulan dalam memperluas aksesibilitas dan partisipasi pembelajaran ASN Namun, implementasinya belum optimal akibat belum adanya analisis kebutuhan yang sistematis, keterbatasan sumber daya, belum optimalnya rancangan program, serta sistem evaluasi yang belum komprehensif. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan kompetensi ASN berbasis digital memerlukan pengelolaan yang terstruktur dan sistem evaluasi yang mampu mengukur efektivitas pembelajaran secara menyeluruh. Temuan ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian pembelajaran non-klasikal di sektor publik serta menjadi rekomendasi praktis bagi penguatan program ASN Dahar Ngopi melalui pengembangan model yang lebih sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini terbatas pada pendekatan kualitatif dalam satu instansi, sehingga belum mengukur dampak program terhadap kinerja ASN secara kuantitatif. The large number of Civil Servants (ASN) in East Java Province poses a significant challenge in ensuring equitable competency development, as conventional training methods have not been able to reach all personnel effectively. In response to this issue, the Regional Human Resource Development Agency (BPSDM) of East Java Province introduced a digital learning innovation through the ASN Dahar Ngopi Program. This study aims to analyze the human resource development process through the program. The research employs a qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the ADDIE model (Branch, 2009). The results indicate that the ASN Dahar Ngopi Program has advantages in expanding accessibility and participation in ASN learning. However, its implementation has not been fully optimal due to the absence of a systematic training needs analysis, limited human resources, suboptimal program design, and an evaluation system that is not yet comprehensive. This study highlights that digital-based competency development for civil servants requires structured management and an evaluation system capable of measuring learning effectiveness comprehensively. These findings contribute to the development of non-classical learning studies in the public sector and provide practical recommendations for strengthening the ASN Dahar Ngopi Program through a more systematic and sustainable model. This study is limited by its qualitative approach within a single institution, and therefore does not measure the program’s impact on ASN performance quantitatively. 
THE ROLE OF ORGANIZATIONAL CULTURE IN ENHANCING EMPLOYEE PERFORMANCE IN THE PUBLIC BANKING SECTOR Pratiwi, Nurul; Halimah, Mas; Candradewini
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 7 No. 2 (2026): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v7i2.1305

Abstract

This study aims to analyze the influence of organizational culture on employee performance in the public banking sector in South Sulawesi using a quantitative approach and SmartPLS analysis tools. Data was collected by distributing questionnaires to 100 respondents who were public banking employees in the region. The results of the analysis show that organizational culture has a positive and significant influence on employee performance, where the consistent application of organizational values can influence individual behavior and attitudes, thereby impacting on improved work performance.
Implementasi Kebijakan Pemanfaatan Barang Milik Negara: Inklusi dan Peluang Ekonomi Bagi Pelaku Usaha Ultra Mikro, Mikro, dan Kecil di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Alamsyah, Rachmat; Nurasa, Heru; Candradewini, Candradewini
Jurnal Ilmiah Administrasi Publik Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP)
Publisher : Badan Penerbitan Jurnal (BPJ) FIA-UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiap.2025.011.01.10

Abstract

The policy on the utilization of State-Owned Assets (SOA) in the form of land and/or buildings opens up opportunities for the public to use these assets for business ventures. The policy for utilizing SOA is regulated under the Minister of Finance Regulation No. 115/PMK.06/2020 on the Utilization of SOA. Notably, there is a provision that offers a tariff reduction for the use of SOA for ultra-micro, micro, and small enterprises (UMMS). This research aims to examine how the policy on tariff reductions for SOA utilization is implemented for UMMS. The study was conducted using a qualitative method. The research reveal that the implementation of the policy is underway, though some improvements are needed. Analysis of four key factors for the successful implementation identifies three main challenges: tax compliance, a shortage of human resources, and limited access to information on the availability of SOA land and/or buildings that can be utilized.
TRANSFORMASI MENUJU AGILITAS: ANALISIS LIMA KARAKTERISTIK ORGANISASI AGILE PASCA PENYEDERHANAAN BIROKRASI DI BIRO ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA BARAT Renanda, Saeful Hidayat; Candradewini, Candradewini
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 17, No 2 (2026): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Februari 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v17i2.69461

Abstract

Kebijakan penyederhanaan birokrasi mendorong transformasi organisasi pemerintah dari struktur hierarkis menuju model kerja yang lebih fleksibel dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi organisasi menuju agilitas di Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat melalui lima karakteristik organisasi agile. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi telah mengalami peningkatan fleksibilitas operasional melalui penerapan struktur jaringan tim, ruang kerja terbuka, dan dukungan teknologi digital. Namun, agilitas yang terbentuk masih bersifat eksperimentatif dan belum terinstitusionalisasi secara menyeluruh. Kelemahan utama terletak pada ketidaksinkronan regulasi pusat-daerah, belum matangnya proses bisnis, serta lemahnya sistem manajemen sumber daya manusia, khususnya terkait ketidakjelasan jalur karier dan ketimpangan distribusi beban kerja. Kondisi ini berdampak pada munculnya resistensi individu dan potensi penurunan motivasi kerja, yang pada akhirnya menghambat efektivitas organisasi dalam jangka panjang. Dengan demikian, keberlanjutan agilitas organisasi sangat bergantung pada integrasi antara aspek struktural, kultural, dan sistem manajemen organisasi secara simultan. Bureaucratic simplification policies require public organizations to transform from rigid hierarchical structures into more flexible and adaptive systems. This study aims to analyze organizational transformation toward agility at the Organization Bureau of the West Java Provincial Secretariat through five trademarks of agile organization. A qualitative case study approach was employed, with data collected through interviews and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The findings indicate that organizational flexibility has improved through the implementation of a team-based structure, open workspace design, and digital technology support. However, the resulting agility remains experimental and has not been fully institutionalized. Key weaknesses include regulatory inconsistencies between central and local governments, incomplete business process standardization, and underdeveloped human resource management systems, particularly regarding unclear career paths and unequal workload distribution. These issues contribute to employee resistance and declining motivation, ultimately limiting organizational effectiveness. Therefore, sustaining organizational agility requires integrated improvements across structural, cultural, and managerial dimensions.  
Co-Authors Ade Irma Hentriwati Adinda Olivia Adventus Managam Simbolon Ahmad Buchari Alamsyah, Rachmat Alfian Deby Artha Alfian Deby Artha Almira Devita Putri AM, Entang Andy Andreas Corsini Mosa Leke Angelia Tio Tobing Anis Nur Anisa Aprina, Meutia Alyaa Arfia Nurul Hikmah Aruan, Debora Claresta Arifelly Lasmaniar Asep Sumaryana Aulia, Syifa Dwi Awang Setiawan Ayu Salsabila Malinda Ayu Salsabila Malinda Bara'a, Lubis Raka Bocut Amarina Malahayati Budiman Rusli Budiman Rusli Budiman Rusli Budiman Rusli Budiman Rusli Budiman Rusli Budiman Rusli Candra Sopiana Chisan, Arrasya Ardelia Darto Miradhia Dary Amalia Fathin Daud Zikri Dedi Sukarno Dhea Yulianingsih Dian Rosa Sunaryo Dindin Hikmat Wahidin Elmi Wahyuni Elmi Wahyuni Entang Adhi Muhtar Entang Adhi Muhtar Entang Adhy Muhtar Entang AM Fajar Ramadhan, Fajar Grace Monica Hariawan, Suki Hendi Hendi Heru Nurasa Heru Nurasa Heru Nurasa Herwan Abdul Muhyi Hery Herawan Ida Widianingsih Indriyani, Iin Ira Irawati Irawati, Ira Iva Khopifatu S Jasmine Tiara Putri Herman Kalsum, Wa Ode Umi Karina Widya Aristy Kudus, Imanudin Lesmana Rian Andhika Lesmana Rian Andhika Lusiana, Monica M Widaningsih Marbun, Chintya Ruth Aprilya Margo Punomo Marissa Julia Zahra Marissa Marissa Mas Dadang Enjat Munajat Mas Dadang Enjat Munanjat Mas Halimah Mohammad Benny Alexandri Muhammad Luthfi Muharam, Riki Satia Muhtar, Entang Adhy Myrna, Ryta Nazhira, Aura Zharfa Neneng Weti Isnawaty Neneng Zakiah Nina Karlina Nina Karlina Nina Karlina Nina Karlina Nunung Runiawati, Nunung Nurul Pratiwi Nurul Rahmah Poni Sukaesih Kurniati Putri, Almira Devita Putri, Mutiara Cahyaning Permadhani Putri, Shalfa Nabila R. Ira Irawati R. Ratna Meisa Dai, R. Ratna Meisa Rachmat Alamsyah Rahman, Maharani Ratna Meisa Dai Regina Regina Renanda, Saeful Hidayat Ria Arifianti Ria Sari Putri Rifayani, Helena Pelly Riki Satia Muharam Riki Satia Muharam Riki Satia Muharam Riki Satia Muharam Risa Rismawati Rita Myrna Riyan Hafrienda Rizki, Ghina Meilani Rochmat Bahtiar Rusdiana, Neng Nurul Asri Rusli Baijuri Sabilli, Husni Ibnu Saifu, Amirun Bonti Satia Muharam, Riki Setiawan, Desy Srinuryani Shintawati, Malikah Salmia Simbolon, Adventus Managam Sinta Ningrum Sinta Ningrum Siti Noviyanti Slamet Usman Ismanto Sukmadewi, Rani Tandayu, Fais Viraniar Tania Meylina Sitinjak Trivianti Lestari Vivi Oktarina Wahidah, Idah Wardhani, Asyiffa Kusumah Wicaksono, Cahyo Adjie Yan Maulana Abdillah Yati Kurniati