Claim Missing Document
Check
Articles

The Principal's Strategy in Developing Religious Character at Cordova Integrated Islamic Middle School, Samarinda Ramlan Hidayat; Widyatmika Gede Mulawarman; Muhammad Amir Masruhim; Laili Komariyah; Sudarman Sudarman; Usfandi Haryaka
Poltanesa Vol 27 No 1 (2026): June 2026
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v27i1.3650

Abstract

The development of religious character in junior high schools cannot be separated from the role of the principal as an educational leader and manager. This study aims to examine the principal’s strategies in developing students’ religious character at SMP Islam Terpadu Cordova Samarinda. The research employs a qualitative approach using a case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, with data validity tested through source and method triangulation. The research focuses on strategies of planning, organizing, implementation, and supervision. The findings indicate that at the planning stage, the principal designs programs through needs analysis, formulation of a religious vision and mission, and collaboration with teachers and parents. Organizing is carried out through the formation of a development team, task distribution, and effective communication among teachers and parents. Implementation is conducted through regular monitoring and feedback from students and parents. Supervision is carried out through classroom supervision, continuous evaluation involving students and parents, and follow-up guidance. Overall, the principal’s strategies have proven effective in developing students’ religious character in accordance with management principles. This study provides practical implications for effective principal strategies in developing religious character at the junior high school level.
MANAJEMEN STRATEGIS KEMITRAAN EKSTERNAL UNTUK MENCAPAI DIMENSI PROFIL LULUSAN Ike Kusumaningrum; Masrur Masrur; Akhmad Akhmad; Lambang Subagyo; Usfandi Haryaka; Amir Masruhim
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/4xksdr09

Abstract

This study aims to obtain an overview of the principal's strategic management in building external collaborations to realize the dimensions of the graduate profile at SD Negeri 007 Samarinda Ulu, which include: Planning, Organizing, Implementing, and Monitoring the External Collaboration Strategic programs. This study uses a case study method with a qualitative approach. The data collected in this research were obtained through participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. The results showed that: (1) planning for external collaboration programs is carried out at the beginning of the school year during learning community activities using SWOT analysis to determine strategic programs. (2) Organizing the external collaboration program involves forming teams based on passion and competence, who will coordinate directly with external parties. (3) The implementation of the external collaboration program has proceeded according to plan. (4) Supervision of program implementation is carried out by the principal through direct, indirect, and document analysis methods. This is followed by reporting to the education office. Keywords: strategic management, principal, external collaboration, graduate profile dimensions.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambarab tentang manajemen strategis kepala sekolah dalam membangun kolaborasi eksternal untuk mewujudkan dimensi profil lulusan di SD Negeri 007 Samarinda Ulu yang meliputu: Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengawasan program Strategis Kolaborasi Eksternal. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini melalui observasi partisipasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan program kolaborasi eksternal dilakukan pada awal tahun pelajaran dalam kegiatan komunitas belajar dengan analisis SWOT untuk menentukan program strategis. (2) Pengorganisasian dalam program kolaborasi eksternal dengan membentuk tim berdasarkan passion dan kompetensi yang akan berkoordinasi langsung dengan pihak ekstrenal. (3) Pelaksanaan program kolaborasi eksternaltelah berjalan sesuai dengan perencanaan. (4) Pengawasan dalam pelaksanaan program dilakukan oleh kepala sekolah secara langsung, tidak langsung, dan analisis dokumen. Dilanjutkan dengan pelaoran kepada dinas pendidikan. Kata kunci: manajemen strategis, kepala sekolah, kolaborasi eksternal, dimensi profil lulusan  
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA GURU MELALUI MOTIVASI KERJA DI SD NEGERI KECAMATAN SAMARINDA SEBERANG Wahyudi Nafarin; Nurlaili; Amir Masruhim; Laili Qomariyah; Usfandi Haryaka; Jamil
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bkqhqd40

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of principals’ transformational leadership style and teachers’ competence on teacher performance, both directly and indirectly through work motivation as an intervening variable. The study employed a quantitative approach using a survey method involving 177 public elementary school teachers in the Samarinda Seberang District. Data were collected through Likert-scale questionnaires and analyzed using path analysis. The results indicate that principals’ transformational leadership style and teachers’ competence have a significant effect on work motivation. Furthermore, work motivation has a significant effect on teacher performance and is able to mediate the influence of transformational leadership and teacher competence on teacher performance. These findings emphasize that improving teacher performance depends not only on professional competence but also on the effectiveness of school leadership in fostering teachers’ work motivation. This study provides practical implications for the management of elementary schools, particularly in strengthening transformational leadership and the continuous development of teacher competence. Keywords: transformational leadership, teacher competence, work motivation, teacher performance.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan kompetensi guru terhadap kinerja guru, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi kerja sebagai variabel antara (intervening). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 177 guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Samarinda Seberang. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan kompetensi guru berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja. Selain itu, motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru serta mampu memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional dan kompetensi guru terhadap kinerja guru. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja guru tidak hanya bergantung pada kompetensi profesional, tetapi juga pada efektivitas kepemimpinan sekolah dalam menumbuhkan motivasi kerja guru. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan sekolah dasar, khususnya dalam memperkuat kepemimpinan transformasional dan pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Kata kunci: kepemimpinan transformasional, kompetensi guru, motivasi kerja, kinerja guru
Analisis Persepsi Siswa terhadap Keterampilan Mengajar Guru Matematika di SMA Negeri 13 Samarinda Dewi Murni; Rusdiana Rusdiana; Kurniawan Kurniawan; Usfandi Haryaka
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Juli-September, Education and Community
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/jp99sm64

Abstract

Persepsi siswa memiliki peran penting dalam meningkatkan keterampilan mengajar guru, karena dapat menjadi dasar bagi guru dalam merancang pengalaman belajar yang sesuai kebutuhan serta strategi pembelajaran yang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa terhadap keterampilan mengajar guru matematika di SMA Negeri 13 Samarinda, yang meliputi delapan aspek: keterampilan membuka dan menutup pelajaran, menjelaskan, bertanya, memberikan penguatan, menggunakan variasi, mengelola kelas, membimbing diskusi kelompok kecil, serta mengajar kelompok kecil maupun perorangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah enam siswa kelas XI-6 yang dipilih berdasarkan kategori tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui wawancara dan didukung dengan tes sebagai penentu subjek, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada kategori tinggi memiliki persepsi positif terhadap seluruh keterampilan mengajar guru. Siswa kategori sedang juga memberikan penilaian positif, namun dipengaruhi motivasi dan suasana hati, sehingga keterlibatan mereka masih kurang dibandingkan kategori tinggi. Sementara itu, siswa kategori rendah menunjukkan persepsi lebih pasif; pemahaman materi sangat bergantung pada tingkat kesulitan dan kondisi emosional, serta menilai gaya penyampaian guru yang tegas kurang nyaman. Secara keseluruhan, keterampilan mengajar guru terlaksana dengan baik, tetapi belum sepenuhnya mampu mendorong partisipasi aktif seluruh siswa.
Penguatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Dan Menengah Dalam Menerapkan Pembelajaran Berbasis Deep Learning Di Kabupaten Mahakam Ulu Usfandi Haryaka; Siti Halimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Profesi Guru Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpmpg.v3i1.6657

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningatkan pemahaman dan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis Deep Learning di Kabupaten Mahakam Ulu. Program dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan implementasi pembelajaran mendalam berbasis Kurikulum Merdeka. Peserta kegiatan terdiri atas guru dan kepala sekolah dari beberapa satuan pendidikan di Kabupaten Mahakam Ulu. Materi kegiatan mencakup konsep dasar Deep Learning, karakteristik pembelajaran reflektif, kolaboratif, kontekstual, strategi pembelajaran aktif, penyusunan ajar berbasis Deep Learning, serta implementasi pembelajaran bermakna dalam mendukung Profil Pelajar Pancasila. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh aspek yang diukur. Pemahaman guru mengenai konsep Deep Learning meningkat dari 38% menjadi 84%, dan motivasi guru dalam menerapkan pembelajaran inovatif meningkat dari 56% menjadi 90%. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan kompetensi profesional guru, khususnya dalam menghadapi transformasi pendidikan abad ke-21 di wilayah Mahakam Ulu. 
KEPEMIMPINAN REFLEKTIF KEPALA SEKOLAH DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA KONFLIK ANTAR PEGAWAI: KAJIAN FILSAFAT PENDIDIKAN DAN TEMUAN LAPANGAN DI SMKN 14 SAMARINDA Triyoga, Rihadini; Wifa Rasuna Yasmin; Nur Izatul Yazidah; Indri; Sulaeman; Wahyu Setiyaningrum; Nurlaili; Usfandi Haryaka
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan Teaching Factory (TeFa) di SMK Negeri 14 Samarinda berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) melalui pendekatan analisis SWOT yang dikuantifikasi menggunakan matriks IFAS dan EFAS. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan penguatan kuantitatif melalui pembobotan faktor strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi internal sekolah berada pada kategori kuat dengan skor IFAS sebesar 3,45, sedangkan kondisi eksternal menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik dengan skor EFAS sebesar 2,89. Meskipun demikian, implementasi Teaching Factory masih bersifat parsial dan belum terintegrasi lintas kompetensi keahlian. Posisi strategis sekolah berada pada kuadran Strength-Opportunity yang mengindikasikan perlunya strategi pertumbuhan berbasis transformasi sistem. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan Teaching Factory berbasis ekosistem pembelajaran dan produksi yang terintegrasi serta berorientasi pasar.
ANALISIS STRATEGI TRANSFORMASI DIGITAL MELALUI PENDEKATAN SWOT BERBASIS PEMBOBOTAN PADA RAPOR PENDIDIKAN: STUDI KASUS DI SDN 005 SANGASANGA Winaryati; Arie Ekayudhistira Kirana Tejawati; Friska Umi Puspita Sari; Syalma Faradila Nur; Irma; Nurlaili; Usfandi Haryaka
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49940

Abstract

This study examines the strategic planning of digital transformation in education through a weighted SWOT analysis approach based on Education Report Card data at SDN 005 Sangasanga. The study was motivated by the limited use of data-based planning and the suboptimal implementation of digital learning in elementary schools. The objective of this research is to identify internal and external strategic factors, analyze the implementation of weighted SWOT analysis, and formulate priority strategies for improving digital learning quality. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of strategic planning based on Education Report Card data has not been fully optimized. Major obstacles include limited technological infrastructure, low digital literacy among teachers, and inadequate integration of data into school planning. However, the school demonstrates strengths in leadership commitment, teacher collaboration, and institutional willingness to adapt to digital transformation. The weighted SWOT analysis revealed that strengthening teacher digital competence, improving infrastructure, and implementing participatory data-driven planning are the main strategic priorities. The study concludes that data-based strategic planning integrated with weighted SWOT analysis can support more adaptive, measurable, and sustainable school management in the digital era.
ANALISIS SWOT PROGRAM PERUBAHAN DIRI DARI HATI (PERIH) DALAM MENINGKATKAN KARAKTER DAN KEDISIPLINAN SISWA DI SMAN 1 LONG BAGUN Norkumala Dewi; Intan Beauty Kusnukiandany; Syifa' Hanum Budiawati; Supriadi; Nurlaili; Usfandi Haryaka
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49958

Abstract

This article presents a comprehensive SWOT analysis of the "Perubahan Diri dari Hati" (PERIH) program implemented at SMAN 1 Long Bagun, Mahakam Ulu Regency, East Kalimantan. The PERIH program is a school innovation that prioritizes an educational consequence approach as a humanistic alternative to conventional punishment in order to shape student character and discipline. This program is rooted in the philosophy of Ki Hadjar Dewantara and is reinforced by the theory of Positive Discipline and Restorative Practices International. Data were collected through a qualitative descriptive approach using direct observation, semi- structured in-depth interviews, and a Likert-scale Google Form questionnaire (1–5). Data were then analyzed using the interactive analysis model of Miles and Huberman (1994). The findings indicate that the program has strong philosophical and institutional strengths, supported by collaboration across school actors. However, weaknesses include the consistency of standard operating procedures (SOPs), limited supporting facilities, and the absence of a formal evaluation system. Opportunities are wide open through the Independent Curriculum policy and the potential for program replication to other border schools. The main threats stem from the flood-prone geographical conditions and sustainability risks due to personnel turnover. A development strategy based on the SWOT matrix (SO, WO, ST, WT) was formulated to ensure continued quality improvement and program sustainability.
ANALISIS SWOT DALAM STRATEGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 11 BALIKPAPAN Saifullah, Hanif; Sulfi Ardiansyah; Anis Widayati; Tri Wahyuni; Herlina; Nurlaili; Usfandi Haryaka
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50031

Abstract

This study aims to analyze the implementation of SWOT analysis in improving the quality of education at SMP Negeri 11 Balikpapan. This research employed a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The study focused on identifying internal and external factors affecting school quality improvement through the SWOT approach, including strengths, weaknesses, opportunities, and threats. The results showed that SMP Negeri 11 Balikpapan is positioned in Quadrant I of the SWOT matrix, indicating that the school has strong internal conditions and significant external opportunities. The main strengths of the school include competent teachers, supportive school management, adequate facilities, and positive school culture. Meanwhile, external opportunities are reflected in government support, technological development in education, and strong community trust in the school. The study recommends the implementation of aggressive growth strategies through strengthening educational quality, improving teacher competencies, developing technology-based learning innovations, and enhancing collaboration with educational stakeholders. The findings indicate that SWOT analysis can be effectively used as a strategic tool in formulating sustainable educational quality improvement policies and strengthening school competitiveness.
TRANSFORMASI MUTU SEKOLAH BERBASIS RAPOR PENDIDIKAN: STUDI EKSPLORATIF STRATEGI MANAJEMEN PENDIDIKAN DI SMAN 2 SEBULU, KUTAI KARTANEGARA Irriyanti; Syaharudin; Arwiah; Hafid murgantara; Imanuel Yosua Lonteng; Nurlaili; Usfandi Haryaka
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50286

Abstract

This study aims to analyze school quality transformation strategies based on Indonesia’s Education Report at SMAN 2 Sebulu, Kutai Kartanegara, by positioning literacy, numeracy, school climate, and organizational capacity data as the foundation for improvement planning. The study departs from an institutional paradox identified in the source document: teachers show strong pedagogical readiness and openness to innovation, yet students’ reasoning-based literacy and numeracy outcomes remain limited. This condition indicates that school quality problems cannot be reduced merely to individual teacher competence; rather, they are closely related to control systems, data validation, administrative governance, and sustainable academic monitoring. This research applies an exploratory qualitative design through document analysis, SWOT mapping, and TOWS synthesis. The theoretical framework is strengthened by recent literature on data-based planning, instructional and distributed leadership, evidence-driven school improvement, literacy-numeracy learning, inclusive school climate, and violence prevention in educational institutions. The analysis identifies four transformation priorities: strengthening principal monitoring, validating academic data through evidence-based documentation, revitalizing co-curricular operations, and developing measurable external synergy. The findings affirm that school quality transformation requires a shift from sporadic program culture toward a data-based quality management system, cross-actor collaboration, and sustainable documentation.
Co-Authors Abd. Basir Abd. Rachim AF Abdul Basir Adriana Adriana Aidawati Aidawati Akhmad Akhmad Alameka, Faza Alya Puspita Zahra Ambar Sri Pratiwi Amir Masruhim Ananda Riska Andi Rustandi Anggy Hanggara Anis Widayati Anisa Nur Lail Ariantje Dimpudus Arie EkaYudhistira Kirana Tejawati Arina Santi Aris Ringgi Allo Arsuni Arsuni Arwiah Asfirah Asfirah Asyril Asyril Ayu Cintiya Usmawati Azainil Azainil Baday Laksana Septhian Dhika Bambang Setiono Budiman, Edy Cut Nurjannah Damayanti, Elok Dedy Hartanto Dewi Murni Dinda Ayu Dini Aulia Mahmud Dwi Nugroho Dwipa Rizal Ramadhani Subekti Dwiyono, H. Yudo Else Grasia Endry Setiawan Evi Susi Sandrawita br. Saragih Evy Hanifah Faza Alameka Fitriyani Fitriyani Friska Umi Puspita Sari Hafid Murgantara Hediati Mahardika Hendra Putra Sastranegara Herlina Hermansyah Hermansyah Herwin Ike Kusumaningrum Ikmawati Ikmawati Ila Indah Pertiwi Imanuel Yosua Lonteng Indah Ratna Purwanti Indri Intan Beauty Kusnukiandany Irma Irriyanti Ivni Alfrisqa Mustafa J. R. Watulingas J. R. Watulingas Jamil Juliansyah Kasmal Kukuh Kukuh Kurniawan Kurniawan Kusuma Galih Ayusaputri laila Laili Faidatul Mardiah Laili Komariyah, Laili Laili Qomariyah Lambang Subagyo Maryanti Maryanti Masrur Masrur Merliana Merliana Muh. Ramli Buhari muhamad Guntur Muhammad Amir Masruhim Muhammad Fahmi Muhlis Muhtadin, Achmad Nanda Putri Amelia Santoso Ninik Handayani Norkumala Dewi Nova Wahyudi Nur Aliyah Nur izatul Yazidah Nur Khayati Nurlaili Nurlaili Phiniel Kurung Pabita Pratisa Martha Sari Purwoko Purwoko Putri Haryani Syahar Ragil Ayu Cintia Rahmat Soe’oed Ramlan Hidayat Ranto Setiyono Rizki Gagah Perkoso Roosevelt Watulingas, Jefferson Rujianto Rusdiana Rusdiana Saifullah, Hanif sandra dewi Siti Halimah Siti Novi Coaliani Siti Sri Chairiyah Siti Wahyuni Sri Ningsih Sudarman Sukriadi Sulaeman Sulfi Ardiansyah Supriadi Suriansyah Syaharudin Syalma Faradila Nur Syifa' Hanum Budiawati Tiara Alza Tiara Yulidiar Titik Wulandari Tri Wahyuni Triyoga, Rihadini Wahyu Setiyaningrum Wahyudi Nafarin Warman Warman Warman Widyamike Gede Mulawarman Widyatmika Gede Mulawarman Widyatmike Gede Mulawarman Wifa Rasuna Yasmin Wildan Saugi Winaryati Yasinta Monitasari Yeni Suryani Yustina Situmorang Zainal Pahmiyadi