Claim Missing Document
Check
Articles

INDUKSI KETAHANAN SISTEMIK PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum) OLEH BAKTERI ENDOFIT YANG DIISOLASI DARI Platycerium elephantotis: INDUCED SYSTEMIC RESISTANCE IN SHALLOT (Allium ascalonicum) BY ENDOPHYTIC BACTERIA ISOLATED FROM Platycerium elephantotis Pamungkas, Bayu Aji; Aini, Luqman Qurata; Abadi, Abdul Latief; Syib`'li, Muhammad Akhid; Setiawan, Adi; Trianti, Irisa
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 13 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2025.013.4.5

Abstract

Produksi bawang merah dihadapkan pada kendala serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Pemberian bakteri endofit diduga dapat menginduksi ketahanan tanaman bawang merah. Penelitian ini bertujuan meningkatkan ketahanan dan produktivitas tanaman bawang merah melalui aplikasi bakteri endofit asal Platycerium elephantotis yang berpotensi sebagai Plant Growth Promoting Bacteria (PGPB). Penelitian ini dilakukan di Desa Dadaprejo, Kota Batu, dengan menggunakan varietas bawang merah Tajuk, yang ditanam menggunakan rancangan acak kelompok dengan tujuh perlakuan isolat bakteri endofit dari P. elephantotis (PE 5, PE 7, PE 24, PE 25, PE 30, dan PE 49) serta satu kontrol. Pengamatan serangan OPT dilakukan setiap minggu, sementara analisis aktivitas enzim pertahanan tanaman dilakukan pada umur 55 hari setelah tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat bakteri Bacillus cereus PE 5 mampu menurunkan kejadian penyakit moler (Fusarium oxysporum f.sp. cepae) secara signifikan pada tanaman bawang merah dibandingkan dengan kontrol, sehingga membuktikan kemampuannya dalam meningkatkan ketahanan tanaman. Isolat PE 5, PE 30, dan A. nosocomonalis PE 49 juga meningkatkan aktivitas enzim peroksidase yang berperan dalam penguatan dinding sel dan sintesis senyawa antimikroba, sehingga memperkuat respons pertahanan tanaman. Meskipun demikian, aplikasi isolat bakteri tidak berpengaruh nyata terhadap produksi fenol, yang diduga dipengaruhi oleh serangan hama S. exigua yang merata pada seluruh tanaman. Temuan ini mengindikasikan bahwa aplikasi PGPB, terutama isolat Bacillus cereus  PE 5, berpotensi meningkatkan ketahanan tanaman bawang merah.
Effect of Plant Growth-Promoting Rhizobacteria (PGPR) Application on Helminthosporium turcicum Infection and the Growth of Sweet Corn (Zea mays saccharata Surt.) Putri, Rosy Cahyagung Dewi Basuki; Abadi, Abdul Latief
Journal of Tropical Plant Protection Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtpp.2026.007.1.4

Abstract

The study aimed to determine the effect of application Plant Growth-Promoting Rhizobacteria (PGPR). The research was carried out in the greenhouse dan laboratory of plant disease at the Brawijaya University Malang. The study was arranged in a Randomized Block Design which consisted of 8 treatments and 3 replications. The results showed that the single isolate treatment have the highest average incubation period of Helminthosporium turcicum, namely the single isolate of Bacillus subtilis and Pseudomonas fluorescens bacteria for 9 day. The treatment of the consortium of 3 bacteria, namely Bacillus subtilis+Pseudomonas fluorescens +UB19 (Pseudomonas sp). showed an excellent antagonistic activity in suppressing diseases caused by the fungus Helminthospororium turcicum. Pseudomonas sp. had the ability to increase the plants fresh weight but had no effect on the roots fresh weight.  However, the bacterial consortium (B. subtilis, P. fluorescens, and UB 19 (Pseudomonas sp.)) in sweet corn plant growth was indicated by the higher average yield of plant height, number and weight of roots compared to other treatments.
Mekanisme Antagonisme Beberapa Isolat Jamur Endofit terhadap Patogen Colletotrichum gloeosporioides Penyebab Penyakit Antraknosa pada Tanaman Anggrek Dendrobium secara In Vitro Alifia, Reva Yunisa; Abadi, Abdul Latief; Choliq, Fery Abdul
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang disukai masyarakat. Produksi anggrek dari tahun 2018 hingga 2020 semakin menurun, diduga karena adanya serangan penyakit antraknosa. Pengendalian hayati yang digunakan dalam menekan pertumbuhan patogen antraknosa yaitu dengan menggunakan jamur endofit. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari potensi jamur endofit yang paling efektif dalam mengendalikan penyakit antraknosa oleh patogen C. gloeosporioides pada tanaman anggrek Dendrobium. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang akan diberikan yaitu C0 : tanpa perlakuan (kontrol), C1 : Perlakuan C. gloeosporioides + Trichoderma sp., C2 : Perlakuan C. gloeosporioides + Aspergillus sp., C3 : Perlakuan C. gloeosporioides + Gliocladium sp., dan C4 : Perlakuan C. gloeosporioides + Penicillium sp. Hasil menunjukkan bahwa Gliocladium sp. memiliki daya hambat tertinggi pada uji antagonis dengan metode dual culture. Keempat isolat memiliki daya hambat diatas 50%. Hasil pengamatan mekanisme antagonisme secara makroskopis, seluruh isolat memiliki mekanisme kompetisi karena kemampuannya dalam memenuhi cawan petri untuk mendapatkan ruang dan nutrisi. Secara mikroskopis, terlihat adanya mekanisme antibiosis dan parasitisme pada beberapa isolat yang dicirikan dengan hifa patogen mengalami lisis dan terdegradasi akibat senyawa atau enzim yang dikeluarkan oleh hifa jamur endofit.
Maneke as Local Wisdom in the Community of Small Islands in Sangihe Island Regency, North Sulawesi Tambas, Jane Sulinda; Hidayat, Kliwon; Abadi, Abdul Latief; Kepel, Charles
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2017.005.01.08

Abstract

Maneke is one of the local wisdom in Sangihe Islands Regency, inherited from the ancestors of the people of Sangihe. Maneke contains the norms and values of life and customs to keep the mutual relationship between humans and nature. This local wisdom, however, has gradually become extinct. The aim of the research was to describe the Maneke as a local wisdom in Sangihe Islands. Sangihe Island Regency is one of a cluster of islands located in North Sulawesi province with 150 islands, 26 inhabited and 79 uninhabited islands. There are two islands on the cluster of uninhabited islands located in two Districts in Sangihe. The focus of this research is done on the Batunderang Island in the Sub-district of South Manganitu and Para Island in the District of Tatoareng. This study used a qualitative approach to the design ethnography emphasizes the natural setting to see, learn, express and understand how to observe, and observations with in-depth interviews and conduct focus group discussions with community members, traditional leaders, public figures, figures from religious leaders and members of the implementation group of Maneke. Maneke is a socio-cultural system that has a socio-cultural elements contained in the components of the superstructure ideology, social structure and infrastructure material. Maneke is the component of the superstructure ideology because it has cultural values and norms into view, knowledge, activity and behavior patterns which are actualized in the traditions, customs, rituals beliefs or religion.Keywords: local knowledge, Maneke, marine tourism, Sangihe Island.
Co-Authors Abdul Karim Fanani Achmad Baihaqi Achmad Noerkhaerin Putra Ageng Prayoga Wicaksono Ageng Prayoga Wicaksono Agung Wicaksono Ajeng Megasari Akhmad Rizali Alauddin, Mukhammad Wildan Albert Fernando Sitorus Alifia, Reva Yunisa Alvan Fajarudin Aminudin Afandhi Aminudin Afandhi Anak Agung Vini Nathasia Andhy Handoko Andhy Handoko Anggraeni Eka Puspitasari Anggraeni Eka Puspitasari Anis Rosyidah Anton Muhibbudin Anton Muhibuddin Ardiyan Taruna Ariffin Noor Sugiharto Ariffin Noor Sugiharto Arifin Noor Sugiharto Arifin Noor Sugiharto Asnawi Asnawi Asyifa, Ana Nabilah AthoÂ’illah Ahmad Athoillah Ahmad Auliya Zendhabad Aulya Retno Setyari Aulya Retno Setyari Baihaqi, Achmad Bambang Tri Rahardjo Bambang Tri Rahardjo Bambang Tri Raharjo Bambang Tri Raharjo Berliana, Sonia Bosha, Mohammed Chika Gianni Handayani Cokorda Javandira Cokorda Javandira Dewi, Fibrianti Shinta Dewi, Ovilya Kusuma Minarma Dianti, Sylvia Herli Didik Suprayogo Didik Suprayogo Dyah Ayu Kusuma Wardani Eka Kartini Eka Kartini Eko Famuji Ariyanto Eko Famuji Ariyanto Eriyanto Yusnawan Fery Abdul Choliq Firdausi, Wita Fitri Amaniyah Fuji Arriani, Intan Ganestya Indina Sari Ganestya Indina Sari Gatot Mudjiono Gatot Mudjiono Gatot Mudjiono Hagus Tarno Hakimah Halim Hanif, Luthfan Hardiana, Sindy Sukma Husna Fikriya Baroroh Ibrahim, Siti Ghia Azzahra Ichsan Firmansyah Ika Rochdjatun Sastrahidayat Ika Rochdjatun Sastrahidayat Indah Nur Khulillah Irisa Trianti Istiqomah Istiqomah Jantje Pelealu Jantje Pelealu Jasuli, Jasuli Kartika Try Rosanti Kartika Try Rosanti Kepel, Charles Kestrilia Rega Prilianti Khairunnisa', Amalia Khojin Supriadi Khojin Supriadi, Khojin Khotimah, Dwi Kusnul Kliwon Hidayat Liliek Sulistyowati Lilis Suryani Lilis suryani Lilis Suryani Lilis Suryani Luaili Addina LuÂ’aili Addina Luqman Qurata Aini Luqman Qurata Aini Luqman Qurata Aini Luqman Qurata Aini Luqman Qurota Aini Luqman Qurota Aini Ma'alifah, Nur Mahendra, Syah Maulana Maknunin, Lu'lu'il Marsya, Tia Indi Mayasari, Paulina Akita Meity Nelltje Tanor Mintarto Martosudiro Moch. Dawam Maghfoer Mochammad Nawawi Moh. Dawam Maghfoer Moh. Hibban Toana Muhammad Akhid Syib’li Muhammad Febriansyah Nawawi, Mochammad Novie Utami Asputri Novie Utami Asputri Nugroho Sulistyo Putro Nugroho Sulistyo Putro NURUL HIDAYAH Pamungkas, Bayu Aji Prabowo, Matheus Randy Pratama, Alifian Novaldi Satria Prillianti, Kestrillia Rega Putri, Rosy Cahyagung Dewi Basuki Qurata Aini, Luqman R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Ratri Kusuma Devi Ratri Kusuma Devi Rida Iswati Rifani Rusiana Dewi Rina Rachmawati Rudin, Sofyan Sudirman Ruth Stella Petrunella Thei S. Karindah Saidi, Aluna Uthilma Sama’ Iradat Tito Samharinto Samharinto Sektiono, Antok Wahyu Serdani, Army Dita Silfiani, Intan Silvi Ikawati Siska Irhamnawati Pulogu Soemarno Soemarno Sri Karindah Sri Karindah Sri Widyaningsih Sukamto, Ika Sumiyarsi Supriyono Supriyono Syamsuddin Djauhari Syarifah Maulidya Rahmah Syib'li, Muhammad Akhid Syib`'li, Muhammad Akhid Syib`li, Muhammad Akhid Syib’li, Muhammad Akhid Tambas, Jane Sulinda Tatiek Wardiyati Tatik Wardiyati Tatik Wardiyati Theresia Rani Kartika Ayu Toto Himawan Toto Himawan Trisnawati, Luh Putu Adi tubagus, satria wahyu Unun Triasih Vini Nathasia, Anak Agung Wardiyati, Tatiek Wayan Firdaus Mahmudy Wildanya Hafiah Wildanya Hafiah Wiwik Jatnika Wiwik Jatnika Wiwit Wicaksono Jati Yulianti, Novi Dwi Zainudin Zainudin Zainudin Zainudin Zainul Abidin Zainul Abidin