Claim Missing Document
Check
Articles

Developing Anti Domestic Violence Policy during Covid 19 Pandemic in Indonesia Purwanti, Ani; Setiawan, Fajar Ahmad
Brawijaya Law Journal Vol. 7 No. 2 (2020): Contemporary Legal Issue in Children and Women Protection
Publisher : Faculty of Law, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.blj.2020.007.02.07

Abstract

COVID-19 (a new strain of corona virus) has been declared a global pandemic. In Indonesia, The measures announced over the past few months have drastically changed people's daily lives. However, there are negative, unintended consequences. As the virus continues to spread around the world, it brings many new stresses, including physical and psychological health risks, isolation and loneliness, the closure of many schools and businesses, economic vulnerability, and job loss. Through all of this, children and their mothers are very vulnerable (End Violence against Children, 2020) to the risk of domestic violence. Currently, Covid-19 is a serious threat to the human population on earth because even though it has a health security dimension, it has an impact on other security dimensions. This research concluded that the domestic violence, in gender mainstreamed legal studies, can be included as a threat to human security (human security) which is exacerbated by the pandemic. In the context of policy, Covid-19 requires the participation of various national and cross-country actors, countries and state actors in efforts to resolve it. In that category, the state needs to work with various non-state actors to eradicate domestic violence.
Pelatihan Pengolahan Sampah dengan Metode Takakura dan Pembuatan Stringbag bagi Kelompok Anak Usia Dini di Desa Bukit Lawang, Sumatera Utara Prayogo, Wisnu; Novrianty, Irma; Purwanti, Ani; Mulyana, Rachmat; Panjaitan, Nahesson Hotmarama; Fitria, Laili; Awfa, Dion; Ikhwali, Muhammad Faisi; Zamani, Istiqomah Shariati; Arifianingsih, Nur Novilina; Muklis, Muklis; Purnawan, Purnawan; Sunarsih, Sri; Suryawan, I Wayan Koko; Azizah, Rifka Noor; Imami, Ahmad Daudsyah; Septiariva, Iva Yenis
International Journal of Community Service Learning Vol. 6 No. 3 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v6i3.50044

Abstract

Data SIPSN tiga tahun terakhir menunjukkan timbulan sampah di Kabupaten Langkat meningkat 24,71% atau dari yang awalnya 152.099 menjadi 189.685 ton. Lebih dari 42% timbulan sampah disumbangkan oleh sektor domestik yang seharusnya dapat dikelola sedekat mungkin dari sumbernya. Dengan demikian, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan agar masyarakat lebih memahami cara mengurangi timbulan sampah dengan mengubahnya menjadi produk yang bermanfaat. Pelatihan dilaksanakan pada 5 Agustus 2021 di Rumah Komunitas Pohon Rindang, Desa Perkebunan Bukit Lawang, kepada 43 anak usia 8-15 tahun. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dengan memberikan demonstrasi cara membuat keranjang takakura dan stringbag. Keranjang takakura 45x37x57 cm dapat menampung hingga 1,5 kg sampah organik basah per hari, sedangkan pembuatan pakaian bekas menjadi stringbag dapat menunda pembuangan material ke TPA. Dalam jangka panjang kegiatan ini diharapkan menjadi kebiasaan baru bagi masyarakat dalam mengelola sampah untuk menjadikan Desa Perkebunan Bukit Lawang sebagai desa pariwisata yang berkelanjutan.
Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Likuiditas, dan Aktivitas terhadap Kebijakan Dividen pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman Tahun 2017-2021 Purwanti, Ani; Mispiyanti, Mispiyanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (JIMMBA) Vol. 6 No. 3 (2024): JIMMBA
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/s47s3y06

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, leverage, likuiditas, dan aktivitas terhadap kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman tahun 2017-2021. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sub sektor makanan dan minuman tahun 2017-2021 yang berjumlah 72 perusahaan sedangkan sampel yang digunakan adalah 18 perusahaan. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas, likuiditas, dan aktivitas tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman sedangkan leverage berpengaruh negatif terhadap kebijakan dividen pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman tahun 2017-2021. Semakin tinggi leverage perusahaan maka semakin rendah dividen yang dibagikan kepada investor. Perusahaan yang memiliki tingkat utang yang tinggi akan lebih fokus untuk membayar utangnya yang nantinya akan mengurangi keuntungan yang diperoleh sehingga berakibat pada semakin rendah dividen yang dibagikan.
Transforming Tax Policy Towards Gender Equality: Strategies for Indonesia and Global Challenges Ispriyarso, Budi; Purwanti, Ani; Wibawa, Kadek Cahya Susila
Lentera Hukum Vol. 12 No. 1 (2025): LENTERA HUKUM
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ejlh.v12i1.52888

Abstract

Fiscal policy, especially in relation to state tax regulations, significantly influences gender disparity. This study aims to analyze and assess the issues at hand, ultimately formulating a design for tax reform that fosters gender equity. This research seeks to offer insights that could support the attainment of gender justice through the lens of tax policy in Indonesia. This study employs a qualitative research methodology utilizing a doctrinal research approach. Indonesia’s tax policies, despite undergoing various reforms, need to adequately consider gender-specific issues and the unique challenges that women encounter. The Indonesian G20 Presidency has highlighted the significance of Gender-Based Taxation (GBT) in addressing these disparities. Feminist tax policies may enhance family incomes and increase women’s workforce participation; however, they do not fully address the wider objectives of feminism. Tax policy reforms present numerous benefits compared to reforms in other legal areas, establishing it as an essential mechanism for advancing gender equality in Indonesia. Achieving equitable taxation requires the implementation of policies that are progressive and redistributive while also addressing gender issues. This includes the introduction of taxes on capital and wealth, alongside a reduction in reliance on consumption taxes. International frameworks such as CEDAW must be incorporated into fiscal policy to guarantee appropriate resource distribution aimed at addressing unpaid care work and enhancing investments in gender-responsive social services.KEYWORDS: Tax Reform, Tax Law, Gender Equality, CEDAW, Feminist Tax Policy.
TANTANGAN INDONESIA DALAM TAMAN SARI DUNIA : MEWUJUDKAN KEDAULATAN PANGAN Samekto, FX. Adji; Purwanti, Ani
Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Vol. 1 No. 1 (2021): VOLUME 1 ISSUE 1, APRIL 2021
Publisher : Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52738/pjk.v1i1.2

Abstract

Taman Sari Dunia suatu istilah yang bersumber dari pidato Soekarno dihadapan Sidang BPUPK pada tanggal 1 Juni 1945 yang dikenal sebagai Hari Lahir Pancasila. Istilah Taman Sari Dunia menunjuk pada keberadaan negara-negara dunia yang beranekaragam aliran sistem ekonomi-politik dan ideologinya, tetapi berdiri sederajat. Dalam konsep masyarakat internasional seperti itu, maka benarlah kalau kemudian di dalam Piagam PBB dirumuskan larangan dilakukannya intervensi satu negara terhadap negara yang lain, karena hal itu merupakan pelanggaran atas hak kemerdekaan segala bangsa. Kemerdekaan merupakan jalan yang harus dilalui (diperjuangkan) karena di alam kemerdekaan itulah baru kita dapat menyelenggarakan negara untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Akan tetapi dalam perjalanan realitasnya, penjajahan dan intervensi tetap terjadi dengan wujud yang berbeda. Kini penjajahan dilakukan dengan instrumen teknologi informasi untuk membawa dunia pada cara berpikir pasar bebas. Hal itu semakin menguat ketika dunia memasuki era globalisasi pada tahun 1989-1990 an. Upaya mendominasi dan menciptakan ketergantungan oleh satu atau sekelompok kekuatan negara terhadap negara lain semakin mendapatkan ruangnya dalam arena pasar bebas dunia. Fenomena ketidak adilan yang terjadi dalam hubungan antar negara ini harus terus-menerus dilawan karena akan selalu menghambat upaya pencapaian kesejahteraan oleh suatu bangsa. Momentum terjadinya pandemi COVID-19 yang melanda dunia sejak akhir 2019 yang lalu, harus menjadi momentum untuk merubah situasi ketidakadilan dunia, melalui perjuangan kedaulatan pangan oleh bangsa Indonesia, sebagai salah satu langkah membebaskan bangsa Indonesia dari keterpurukan akibat wabah virus tersebut. Kedaulatan pangan adalah hak setiap negara untuk memproduksi pangan secara mandiri dan hak untuk menetapkan sistem pertanian, peternakan, dan perikanan tanpa adanya subordinasi dari kekuatan pasar internasional.
Perubahan Tatanan Sosial dan Transformasi Pemaknaan Pancasila Samekto, Adji; Purwanti, Ani
Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Vol. 3 No. 1 (2023): VOLUME 3 ISSUE 1, APRIL 2023
Publisher : Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52738/pjk.v3i1.132

Abstract

Perubahan-perubahan tatanan sosial sebagai implikasi dominasi pasar bebas dan demokrasi liberal semakin menampakkan pengaruhnya dalam tatanan politik, ekonomi di berbagai negara termasuk Indonesia, dengan dukungan teknologi telekomunikasi yang pesat di era digital sekarang ini. Hal itu tentu berpengaruh pada implementasi ideologi yang harus terus-menerus ditransformasikan untuk mampu menjawab tantangan perubahan yang sangat signifikan. Berlatarbelakang itu diajukan pertanyaan; (1) bagaimana pengaruh pergeseran tatanan sosial terhadap pemaknaan Pancasila; (2) bagaimana pengaruh dominasi demokrasi liberal terhadap tatanan sosial terutama di Indonesia. Pertanyaan-pertanyaan itu perlu dijawab agar Pancasila tetap dapat diartikulasikan namun relevan dengan perkembangan tatanan sosial. Berdasarkan hasil pembahasan yang mendasarkan pada kajian dalam pendekatan filosofis-historis dan sosiologis maka diperoleh kesimpulan: Pertama, keberhasilan demokrasi liberal menembus ruang dan waktu dan tak terkalahkan pada saat ini, seharusnya dapat menjadi pelajaran bagi kita tentang bagaimana seharusnya demokrasi Pancasila dikelola untuk mengantarkan kemajuan bangsa berdampingan dengan keberlakuan pasar bebas. Kedua, kita tetap dapat menjadi partisipan dalam pasar bebas, namun harus peduli dengan penderitaan masyarakat dan ketika harus sampai pada keputusan bersama, kepentingan masyarakat bangsa harus dikedepankan. Oleh karena  itu transformasi pemaknaan Pancasila dalam era kekinian menjadi sesuatu yang tak terhindarkan. Ideologi harus dapat menjawab tantangan konkret.
Budidaya Maggot Terintegrasi dengan Perikanan dan Pertanian Sebagai Upaya Mengatasi Permasalahan Sampah dan Mendukung Ketahanan Pangan Lokal Purwanti, Ani; Setyaningsih, Emy; Purwanto, Yuli; Fauzi, Achmad; Prabowo, Fajar Yulianto
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v5i2.4478

Abstract

Proklim Bantala Abyudaya yang berada di Kalurahan Sendangsari, Pengasih, Kulon Progo menghadapi masalah, yaitu: pengelolaan sampah organik yang kurang optimal dan rendahnya ketahanan pangan lokal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Pengabdian pada Masyarakat Akprind University melalui Program Pemberdayaan Desa Binaan mengusulkan model pengintegrasian budidaya maggot dengan perikanan dan pertanian. Program ini bertujuan untuk mengurangi sampah organik dan meningkatkan produktivitas di bidang pertanian dan perikanan. Program ini melibatkan Bank Samah Induk (BSI) Dhuawar Sejahtera, Kelompok Wanita Tani (KWT) Dhuawar dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Gondangsari. Metode yang digunakan meliputi persiapan, pengembangan sistem budidaya maggot terintegrasi, pelatihan, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Program ini berhasil menyiapkan percontohan budidaya maggot yang terintegrasi dengan perikanan dan pertanian serta meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kelompok Masyarakat tersebut melalu pelatihan dan pendamingan yang intensif yang dibuktikan dari hasil analisis uji statistik. Pendekatan ini diharapkan menjadi model keberlanjutan yang dapat diterapkan di wilayah lain, berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Peningkatan decision making pada siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran problem-based learning Susiani, Tri Saptuti; Salimi, Moh; Purwanti, Ani; Hidayah, Ratna; Fauziah, Muna
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v13i1.18497

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini yaitu terdapat beberapa siswa yang ragu-ragu dalam menjawab permasalahan, minimnya integrasi decision making oleh guru dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, dan guru belum terlalu mengimplementasikan model Problem-Based Learning pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini yaitu untuk meningkatkan decision making serta menjelaskan kendala dan solusi dalam penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif antara peneliti dan guru kelas. Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri Jemur tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 26 siswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan non tes. Alat pengumpulan data menggunakan lembar evaluasi dan lembar wawancara. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan decision making menggunakan model Problem-Based Learning. Siklus I diperoleh bahwa terdapat 9 siswa cukup terampil dan 17 siswa terampil, sementara itu pada siklus II diperoleh bahwa terdapat 4 siswa terampil dan 22 siswa sangat terampil. Kendala dan solusi dalam pembelajaran dapat diatasi dengan baik. Maka, disimpulkan bahwa model Problem-Based Learning dapat meningkatkan decision making siswa kelas III Sekolah Dasar.   Improving decision-making in elementary school students through the application of the problem-based learning model   Abstract: The background of this research is that there are some students who are hesitant in answering problems, the lack of integration of decision making by teachers in the Civics learning process, and teachers have not really implemented the Problem-Based Learning model in Civics learning. The purpose of this research is to improve decision-making and explain the obstacles and solutions in implementing the Problem-Based Learning learning model. This research is a collaborative classroom action research between researchers and classroom teachers. The subjects of this study were teachers and third-grade students of Jemur State Elementary School in the 2023/2024 school year, totaling 26 students. The data used in this study are qualitative and quantitative data. The data collection techniques used were tests and non-tests. Data collection tools used evaluation sheets and interview sheets. The data validity test uses triangulation of sources and techniques. The analysis techniques used were data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that there was an increase in decision-making using the Problem-Based Learning model. In Cycle I, I obtained that there were 9 moderately skilled students and 17 skilled students, while in Cycle II, I obtained that there were 4 skilled students and 22 very skilled students. Obstacles and solutions in learning can be overcome well. So, it can be concluded that the Problem-Based Learning model can improve the decision-making of third-grade students.
SRATEGI GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANGERAAN DALAM MENUMBUHKAN SIKAP TOLERANSI SISWA DI SMK TUTWURI HANDAYANI CIMAH Subarkah; Permadi, Pongky; Purwanti, Ani
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2021): Pembelajaran PKn Di Tengah Pandemi 1
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v3i1.44

Abstract

Timbulnya sikap toleransi di Sekolah dibutuhkan upaya konkrit dari semua pihak sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru PPKn dalam menumbuhkan sikap toleransi siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam menumbuhkan sikap toleransi siswa di SMK Tutwuri Handayani Cimahi yaitu melalui kebijakan sekolah, menanamkan rasa persaudaraan, menanamkan nilai rasa menghormati perasaan orang lain, menerima pendapat orang lain, kegiatan spontan yang dilakukan pada saat guru menjumpai siswa yang bersikap tidak toleran terhadap orang lain. Dalam menumbuhkan sikap toleransi siswa di dalam kelas maupun di luar kelas telah dilakukan dengan metode keteladanan, nesehat, pendekatan dan pembiasaan. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam menumbuhkan sikap toleransi siswa di SMK Tutwuri Handayani Cimahi yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung yaitu melakukan kerja sama dengan orang tua siswa, dan berkontribusi dengan guru dibidang
PENGATURAN TENTANG FEMISIDA DALAM HUKUM PIDANA INDONESIA (KAJIAN PERBANDINGAN UU HAM DAN UU TPKS) Salamor, Yonna Beatrix; Purwanti, Ani; Rochaeti, Nur
LITIGASI Vol. 25 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/litigasi.v25i1.12520

Abstract

Femicide is the taking of the life of a woman or girl because she is a woman or because of gender-based violence. The type of femicide that is often found in the field is intimate femicide, which is committed by people who have a relationship with the victim. Indonesia has various laws and regulations that regulate the protection of women and girls, including the Human Rights Law, the Child Protection Law, the Domestic Violence Law, and the TPKS Law, but the specific regulation of femicide has not been explicitly described in these various laws and regulations. This research uses a normative juridical method, which is legal research that places the law as a building system of norms that are studied through principles, norms, rules of laws and regulations, agreements, and doctrine. Based on the results of the discussion, it is found that there are 7 types of femicide that occur in the society, including the Indonesian society. the regulation of femicide has not been explicitly regulated in the Human Rights Law or in the TPKS Law. The Human Rights Law regulates the protection of human rights including women's rights in Article 45. Meanwhile, the TPKS Law further regulates the types of femicide that occur in Indonesia such as gender-based sexual violence, pornography, dating and domestic violence. Keyword: Femicide, Human Rights, Sexual Violence Crime.
Co-Authors A Halim Abdul Aziz Abdullah Dedi R Achmad Fauzi Achmad Thesa Widhaswara Ade Alvian A Ahmad Daudsyah Imami Anak Agung Putu Susastriawan Arbintarso, Ellyawan Setyo Azizah, Rifka Noor Bagoes Widjanarko Budi Ispriyarso Busro, Ahmad Dion Awfa Edo Barlian Eka Sulistyaningsih Eka Sulistyaningsih Emy Setyaningsih Endri Santoso Fauziah, Muna Fitri Riyadi Fitria, Laili FX Adji Samekto FX. Adji Samekto I Wayan Koko Suryawan Ikhwali, Muhammad Faisi Imami, Ahmad Daudsyah Istiqomah Shariati Zamani Janter Pangaduan Simanjuntak Jarot Wijayanto Kadek Cahya Susila Wibawa Khasanah, Rahayu Laksmi Indreswari Lusi Ariani Maria Egenia Vivian Eksi Putri Mispiyanti, Mispiyanti Moh Salimi Muchlis Muchlis mUH. Afif Mahfud Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Mukasi Wahyu Kurniawati Muklis Muklis Murni Yuniwati, Murni Murniati, Yunita Nadia Alviyati Natalis, Aga Novita Setyawati Novrianty, Irma Nur Novilina Arifianingsih Nur Rochaeti, Nur Nur Rochaety, Nur Pangestu, Muhammad Puri Dwi Panjaitan, Nahesson Hotmarama Paparingan, Theodorus Cahyo Parjoko, Anom Pasaribu, Dony Syamsuddin Halomoan Permadi, Pongky Prabowo, Fajar Yulianto Pratama, Galuh Prasetio Prayoga, Yudi Prayogo, Wisnu Purnawan Purnawan Putri Lynna A. Luthan Putri, Fayreizqi Azellea Mashanda Qoyyim, Fatah Ibnul Rachmat Mulyana Rahayu Khasanah Ratna Hidayah Rian Adhivira Prabowo, Rian Adhivira Rifka Noor Azizah Rizki Putri Sekarini Rofifah, Salma Putri Salamor, Yonna Beatrix Septiariva, Iva Yenis Setiawan, Fajar Ahmad Siswandi Waluyo Sitepu Amrina Rosyada Sri Rahayu Gusmarwani, Sri Rahayu Sri Sunarsih Sri Sunarsih Subarkah Suci Musvita Ayu Sugiyanto - Sulistyaningsih, Eka Sumarni - Sumarni - Sumarni - Sumarni Sumarni Sumarni Sumarni Suparni Setyoawati Rahayu Suparni Setyowati Rahayu Suryawan, I Wayan Koko Teddy Asmara Tetty Br. Sitohang Tri Saptuti Susiani Triantono, Triantono Vemi Ridantam Wibowo, Ribut Hari Wijaningsih, Dyah Wisnu Prayogo Wisnu Prayogo Yuli Purwanto, Yuli Zahroh Shaluhiyah