Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Penyediaan Sabun Cuci Tangan Cair Bagi Warga RT 02 Dusun Rewulu Wetan, Godean, Yogyakarta Purwanti, Ani; Yusuf, Muhammad
DHARMA BAKTI Dharma Bakti-Vol 5 No 2-Oktober 2022
Publisher : LPPM IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/dharma.v5i2.4036

Abstract

The Covid-19 pandemic has been going on since 2020. Efforts to improve health protocols are still being echoed. Washing hands with soap has become a new habit during this pandemic. There are many hand washing liquid soaps on the market, but it is relatively expensive. We need to find an effort to be able to get liquid soap at an economical price. This can be done by making your own hand washing liquid soap. Fulfilling the need for liquid hand washing soap is also important for residents of RT 02 in Rewulu Wetan, Sidokarto, Godean. Therefore, on March 28, 2021, a training was held on making hand-washing liquid soap for the residents of the hamlet. This training activity is to increase the knowledge of residents of RT 02, Rewulu Wetan about liquid hand soap and how to make it. Another goal is to get a cheaper liquid soap when compared to products on the market. This activity is expected to be a source of inspiration for participants to become entrepreneurs. The training was carried out by presenting the material by the resource persons. The activity continued with the practice of making liquid hand soap. The training closed with a discussion session with the trainees. The implementation of the training can run well and smoothly. The residents who attended were enthusiastic about receiving the material presented. This could be seen from the discussion about the training materials. The result of this training is an economical liquid hand soap.
PELATIHAN PEMBUATAN DETERJEN CAIR UNTUK PAKAIAN BAGI WARGA WONOSALAM, NGAGLIK, YOGYAKARTA Purwanti, Ani; Kurniawati, Mukasi Wahyu; Sulistyaningsih, Eka; Khasanah, Rahayu
DHARMA BAKTI Dharma Bakti-Vol 7 No 1-April 2024
Publisher : LPPM IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/dharma.v7i1.4659

Abstract

Detergent is a cleaning material widely used in households. It comes in liquid, cream, and powder forms. Despite having the same function, they differ in their forms. Previously, liquid soap was only used for cleaning kitchen utensils, but now it is also used for laundry purposes because it is practical and removes oil stains effectively. The examination turns out that making liquid detergent is easy and people can make this themselves at a low cost. In order to expand the knowledge of PKK Mother’s Association in RT05 RW09, Wonosalam, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, the head of the RT05 proposed the Head of LPPM to grant permission for instructors from the Department of Chemical Engineering and Environmental Engineering at IST AKPRIND to provide training on making liquid detergent for laundry on Sunday, October 9, 2022. The community service activity conducted to provide knowledge on how to economically produce liquid detergent compared to products sold in the market, and ensure that this knowledge can serve as a foundation for entrepreneurship. The activity is carried out through the stages of licensing, training, and mentoring that provide information on economical side of liquid detergent, the materials that can be used, and the steps of production. Participants in this community service activity  practicing making liquid detergent under the guidance of expert  from IST AKPRIND. The training process runs smoothly, with many mom enthusiastically participating.
KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA MENGENAI PEMILIHAN KEPALA DAERAH YANG BIAS GENDER DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG KEISTIMEWAAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Pratama, Galuh Prasetio; Purwanti, Ani; Wijaningsih, Dyah
Diponegoro Law Journal Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4, Tahun 2017
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.946 KB) | DOI: 10.14710/dlj.2017.19780

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan suatu daerah yang memiliki otonomi khusus. Dimana otonomi khusus tersebut memberikan kewenangan suatu daerah untuk membuat kebijakan sesuai dengan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakatnya, khususnya norma adat Kraton Yogyakarta yang menjadi corak tersendiri bagi Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun, meskipun Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan daerah yang memiliki otonomi khusus, Daerah Istimewa Yogyakarta tetap harus tunduk pada hukum yang berlaku dalam Negara Republik Indonesia dan dasar negara. Dalam kebijakan yang mengatur mengenai pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur dapat dikatakan inkonstitusional dan menyimpang dari dasar negara. Hal ini dikarenakan adanya unsur diskriminatif gender dalam kebijakakan tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan socio-legal. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dilakukan dengan wawancara langsung kepada para sumber dan didukung oleh studi kepustakaan. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa kebijakan yang mengatur mengenai pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dinilai bias gender. Dimana suatu kebijakan seharusnya tidak boleh diskriminatif. Karena setiap warga negara sama kedudukannya di hadapan hukum.
PENYELENGGARAAN PEMULIHAN KORBAN KDRT KHUSUS PEREMPUAN DAN ANAK DI WILAYAH KOTA SEMARANG Murniati, Yunita; Purwanti, Ani; Indreswari, Tri Laksmi
Diponegoro Law Journal Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4, Tahun 2023
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/dlj.2023.39539

Abstract

Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan jenis kekerasan yang paling banyak terjadi diantara jenis kekerasan lainnya di Indonesia, termasuk di Kota Semarang. Data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Semarang mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2022 lalu dari total keseluruhan laporan kasus kekerasan yang masuk, 50% diantaranya merupakan laporan atas terjadinya kasus KDRT. Terjadinya KDRT tersebut menimbulkan kerugian diantaranya kerugian immaterill. Salah satu kerugian immateriil yang dialami korban KDRT adalah menurunnya kemampuan sosial. Kemampuan sosial yang menurun tersebut menghambat korban KDRT dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Terkait dengan hal tersebut, maka menjadi suatu hal yang penting untuk korban KDRT mendapatkan keadilan atas kondisinya dengan adanya pemenuhan hak atas pemulihan dan rehabilitasi sosial bagi korban KDRT. Pemenuhan hak tersebut dalam konsep negara hukum seperti Indonesia, tentunya dilandasi oleh hukum tertulis yang berlaku.  Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hak atas pemulihan dan rehabilitasi sosial telah diatur dan dijamin dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga hingga dalam Peraturan Walikota Kota Semarang Nomor 60 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Panti Rehabilitasi Sosial Kota Semarang.
STUDI KARAKTERISASI BAHAN BAKU LIMBAH SANDBLASTING UNTUK AGREGAT BETON Wijayanto, Jarot; Purwanti, Ani
Jurnal Inovasi Proses Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : JURNAL INOVASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jip.v8i2.4579

Abstract

Kalimantan Selatan merupakan garis poros maritim Indonesia, sehingga terdapat beberpa insudustri galangan / dok kapal. Dalam usahanya membangun kapal, melakukan conversi, perawatan / pemeliharaan kapal, pembuatan / perbaikan komponen kapal mengunakan teknologi sandblasting untuk membersihkan permukaan material kontaminasi seperti karat, cat, garam, oli dan lain sebagainya atau untuk memperoleh karakter profil material baik untuk memperkasar ataupun memperhalus. Limbah sandblasting berupa pasir secara dominan tersusun oleh kristal-kristal silika (SiO2) yang berwarna putih bening membentuk pola heksagonal serta beberapa mineral pengotor yang bersenyawa dengan mineral tersebut. Kekerasan pasir limbah sandblasting berkisar antara7(skala Mohs), berat jenis antara 2,50 - 2,70, titik leburantara1715 0C, panas spesifik 0,185 dan konduktivitas panas antara 12-100 0C. Limbah sandblasting dilihat dari karakteristiknya bisa dijadikan agregat halus campuran beton. Nilai kuat tekan beton terbaik pada luasan 0,003 m2 diperoleh pada komposisi agregat halus 30% dan umur beton 28hari sebesar 25,26MPa. Nilai kuat tekan tersebut lebih tinggi 10,57% dari campuran normal yang memiliki nilai 22, 59 MPa. Hasil ini memenuhi persyaratan mutu K-250 (21,7 MPa)
Determining Appropriate Policies for Prostitution Reform in Indonesia Natalis, Aga; Purwanti, Ani; Asmara, Teddy
Journal of Southeast Asian Human Rights Vol 7 No 2 (2023): December 2023
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jseahr.v7i2.37952

Abstract

In the context of the current efforts that Indonesia is making to alter its prostitution laws, it is of the utmost importance to determine the strategy that will be most effective. The two strategies implemented most are known as harm reduction and harm elimination. This study employs a juridical-normative research method to analyse various plans, weighing the pros and cons of each option and providing recommendations on the most suitable approach for Indonesia. The findings highlight the necessity for an all-encompassing and multi-disciplinary approach, intending to strike a balance between the protection of the rights of sex workers and the reduction of harm done to society. It has been found that a policy of harm reduction may be more appropriate for Indonesia as it recognises the existence of prostitution and works toward addressing the root causes of the problem while simultaneously attempting to lessen the adverse effects of the practice. Keywords: Prostitution Policy, Harm Elimination; Harm Reduction; Prostitution Law; Indonesia
Why they willingly become victims of dating violence: a phenomenological study based on female adolescent perspective Ayu, Suci Musvita; Shaluhiyah, Zahroh; Widjanarko, Bagoes; Purwanti, Ani
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 12, No 4: December 2023
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v12i4.23023

Abstract

Dating has become a trend in today's youth. Psychological conditions are still unstable and are one of the triggers for violence among adolescents, and in general, female adolescents become victims. However, the female adolescents maintained the relationship. Therefore, this study aimed to conduct a phenomenological study of dating violence among female adolescents. This research is included in the type of qualitative research. Data were obtained from five key informants and five triangular informants who were selected using a purposive sampling technique. Data was collected using 14 questions items submitted using the In-depth Interview technique. The interview results were transcribed using computer aided qualitative data analysis software. Based on the results of the interviews, dating is a form of self-actualization to get love and to exist among adolescents. They hope the current partner can become a life partner when they have a family. This is their reason for tolerating physical, psychological, or sexual violence perpetrated by their partner. So, female adolescents are aware that they experience violence. However, they could not avoid it because they hoped their current partner would become a life partner These results confirm the urgency for adolesence dating violence (ADV) program implementation.
OPTIMIZATION OF BIOGAS PRODUCTION FROM TOFU WASTEWATER Purwanti, Ani; Muchlis, Muchlis; Arbintarso, Ellyawan Setyo; Rahayu, Suparni Setyowati; Gusmarwani, Sri Rahayu; Pangestu, Muhammad Puri Dwi; Prayogo, Wisnu
Journal of Environmental Engineering and Sustainable Technology Vol 9, No 01 (2022)
Publisher : Directorate of Research and Community Service (DRPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jeest.2022.009.01.4

Abstract

The Seyegan tofu industry has increased the output of tofu wastewater, which has not yet been put to good use. Biogas can be created by mixing wastewater from the tofu business with waste from the cow feces industry. In this study, we measure the time of fermentation, the composition variation, and the rate of increase in gas pressure from the biogas generation process. Three versions with three repetitions each were used in this investigation. Three different variations were tested: one with a ratio of 20% cow excrement and 80% wastewater tofu industry, one with a ratio of 35% cow feces and 65% wastewater tofu industry, and one with a ratio of 50% cow feces and 50% wastewater tofu industry. Using a biogas reactor consisting of 120 L plastic drums, the experiment was conducted. Gas pressure (mm) was monitored with a water column and fermentation duration using a digital timer (hours). To ascertain the viscosity variance of each variation composition, a level test was conducted. By using the gravimetric approach, water. According to the study's findings, a 2.5 mm water column containing a mixture of 50% cow feces and 50% wastewater from the tofu business had the maximum gas pressure. The ideal ratio of mixed materials within 7 days has a significant impact on optimal biogas production.
Budidaya Maggot Terintegrasi dengan Perikanan dan Pertanian Sebagai Upaya Mengatasi Permasalahan Sampah dan Mendukung Ketahanan Pangan Lokal Purwanti, Ani; Setyaningsih, Emy; Purwanto, Yuli; Fauzi, Achmad; Prabowo, Fajar Yulianto
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v5i2.4478

Abstract

Proklim Bantala Abyudaya yang berada di Kalurahan Sendangsari, Pengasih, Kulon Progo menghadapi masalah, yaitu: pengelolaan sampah organik yang kurang optimal dan rendahnya ketahanan pangan lokal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Pengabdian pada Masyarakat Akprind University melalui Program Pemberdayaan Desa Binaan mengusulkan model pengintegrasian budidaya maggot dengan perikanan dan pertanian. Program ini bertujuan untuk mengurangi sampah organik dan meningkatkan produktivitas di bidang pertanian dan perikanan. Program ini melibatkan Bank Samah Induk (BSI) Dhuawar Sejahtera, Kelompok Wanita Tani (KWT) Dhuawar dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Gondangsari. Metode yang digunakan meliputi persiapan, pengembangan sistem budidaya maggot terintegrasi, pelatihan, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Program ini berhasil menyiapkan percontohan budidaya maggot yang terintegrasi dengan perikanan dan pertanian serta meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kelompok Masyarakat tersebut melalu pelatihan dan pendamingan yang intensif yang dibuktikan dari hasil analisis uji statistik. Pendekatan ini diharapkan menjadi model keberlanjutan yang dapat diterapkan di wilayah lain, berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim dan pemberdayaan ekonomi lokal.
EFEKTIVITAS SATUAN TUGAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN SEKSUAL UNIVERSITAS DIPONEGORO DALAM PERSPEKTIF TEORI SISTEM HUKUM LAWRENCE M. FRIEDMAN Rofifah, Salma Putri; Purwanti, Ani; Indreswari, Tri Laksmi
Diponegoro Law Journal Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4, Tahun 2024
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/dlj.2024.45563

Abstract

Kekerasan seksual di perguruan tinggi dapat berimplikasi pada terhambatnya akses peserta didik terhadap pendidikan yang nyaman dan tidak diskriminatif. Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021 memandatkan pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) bagi masing-masing perguruan tinggi. Universitas Diponegoro membentuk Satgas PPKS sebagai upaya strategis mendorong terciptanya lingkungan Universitas Diponegoro yang aman dari kekerasan seksual. Penelitian ini menjabarkan mengenai regulasi perlindungan hukum nasional terhadap kekerasan seksual, implementasi pembentukan serta pelaksanaan tugas dan wewenang Satgas PPKS Undip, serta menganalisis efektivitas kinerja Satgas PPKS Undip dalam tinjauan Teori Sistem Hukum Lawrence M. Friedman dengan menggunakan metode pendekatan yuridis-sosiologis. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa masih diperlukan evaluasi dan perbaikan untuk mendorong kinerja Satgas PPKS Undip yang efektif dan sesuai dengan ketentuan Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021 seperti perbaikan landasan hukum Satgas PPKS Undip, optimalisasi kinerja Satgas PPKS Undip dan penyediaan fasilitas dan sarana-prasarana pendukung, serta peningkatan pengetahuan masyarakat.
Co-Authors A Halim Abdul Aziz Abdullah Dedi R Achmad Fauzi Achmad Thesa Widhaswara Ade Alvian A Ahmad Daudsyah Imami Anak Agung Putu Susastriawan Arbintarso, Ellyawan Setyo Azizah, Rifka Noor Bagoes Widjanarko Budi Ispriyarso Busro, Ahmad Dion Awfa Edo Barlian Eka Sulistyaningsih Eka Sulistyaningsih Emy Setyaningsih Endri Santoso Fauziah, Muna Fitri Riyadi Fitria, Laili FX Adji Samekto FX. Adji Samekto I Wayan Koko Suryawan Ikhwali, Muhammad Faisi Imami, Ahmad Daudsyah Istiqomah Shariati Zamani Janter Pangaduan Simanjuntak Jarot Wijayanto Kadek Cahya Susila Wibawa Khasanah, Rahayu Laksmi Indreswari Lusi Ariani Maria Egenia Vivian Eksi Putri Mispiyanti, Mispiyanti Moh Salimi Muchlis Muchlis mUH. Afif Mahfud Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Mukasi Wahyu Kurniawati Muklis Muklis Murni Yuniwati, Murni Murniati, Yunita Nadia Alviyati Natalis, Aga Novita Setyawati Novrianty, Irma Nur Novilina Arifianingsih Nur Rochaeti, Nur Nur Rochaety, Nur Pangestu, Muhammad Puri Dwi Panjaitan, Nahesson Hotmarama Paparingan, Theodorus Cahyo Parjoko, Anom Pasaribu, Dony Syamsuddin Halomoan Permadi, Pongky Prabowo, Fajar Yulianto Pratama, Galuh Prasetio Prayoga, Yudi Prayogo, Wisnu Purnawan Purnawan Putri Lynna A. Luthan Putri, Fayreizqi Azellea Mashanda Qoyyim, Fatah Ibnul Rachmat Mulyana Rahayu Khasanah Ratna Hidayah Rian Adhivira Prabowo, Rian Adhivira Rifka Noor Azizah Rizki Putri Sekarini Rofifah, Salma Putri Salamor, Yonna Beatrix Septiariva, Iva Yenis Setiawan, Fajar Ahmad Siswandi Waluyo Sitepu Amrina Rosyada Sri Rahayu Gusmarwani, Sri Rahayu Sri Sunarsih Sri Sunarsih Subarkah Suci Musvita Ayu Sugiyanto - Sulistyaningsih, Eka Sumarni - Sumarni - Sumarni - Sumarni Sumarni Sumarni Sumarni Suparni Setyoawati Rahayu Suparni Setyowati Rahayu Suryawan, I Wayan Koko Teddy Asmara Tetty Br. Sitohang Tri Saptuti Susiani Triantono, Triantono Vemi Ridantam Wibowo, Ribut Hari Wijaningsih, Dyah Wisnu Prayogo Wisnu Prayogo Yuli Purwanto, Yuli Zahroh Shaluhiyah