p-Index From 2021 - 2026
7.759
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman JURISDICTIE Jurnal Hukum dan Syariah Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Ekonomi Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman ILTIZAM Journal of Sharia Economic Research JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas Jurnal Menara Ekonomi : Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi Taqnin: Jurnal Syariah dan Hukum El-kahfi : Journal of Islamic economics El-Hekam : Jurnal Studi Keislaman J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Jurnal Bina Bangsa Ekonomika Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an Al-Buhuts (e-journal) Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran TAMWIL: Jurnal Ekonomi Islam Banco: Jurnal Manajemen dan Perbankan Syariah Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum Bayani JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Jurnal Integrasi Ilmu Syariah (Jisrah) Legal Protection for the Partnership Agreement Parties Media Bina Ilmiah Jurnal Perbankan Syariah Darussalam (JPSDa) Journal of Islamic Economics Lariba Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Ekonomi Islam Sharing: Journal Of Islamic Economics, Management And Business Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Fastabiq: Jurnal Studi Islam International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Jurnal Ilmiah Falsafah Rangkiang: Journal of Islamic Economics and Business Al-bank: Journal of Islamic Banking and Finance IJEMA
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KOMPARATIF SISTEM EKONOMI KAPITALISME, SOSIALISME, DAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF KEADILAN DAN EFISIENSI Hidayati, Azifah; Iska, Syukri; Marlion, Fandi Ahmad; Jannah, Miftahul; Putri, Siska
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 4 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v5i4.4708

Abstract

Kapitalisme, sosialisme, dan sistem ekonomi Islam masing-masing memiliki karakteristik dan orientasi nilai yang berbeda dalam mewujudkan keadilan dan efisiensi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif bagaimana ketiga sistem ini mengonseptualisasikan keadilan distributif dan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya, serta mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan masing-masing sistem dari perspektif etika dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan mengkaji sumber-sumber akademis, dokumen sejarah, dan studi kontemporer yang relevan dengan tema keadilan dan efisiensi. Temuan menunjukkan bahwa kapitalisme menekankan kebebasan pasar dan efisiensi melalui persaingan, namun seringkali menghadapi kritik karena menghasilkan disparitas pendapatan yang signifikan. Sosialisme mengupayakan distribusi yang adil melalui kendali negara atas sumber daya, meskipun seringkali menghadapi tantangan terkait efisiensi ekonomi. Sementara itu, sistem ekonomi Islam mengintegrasikan mekanisme pasar dengan prinsip-prinsip moral, keadilan distributif, dan regulasi berbasis Syariah untuk menjamin kesejahteraan dan meminimalkan ketimpangan. Kesimpulannya, ekonomi Islam menawarkan sintesis yang seimbang antara efisiensi dan keadilan melalui pendekatan yang etis dan moderat. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan kerangka kerja sistem ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.
Filsafat Ekonomi Islam dalam Ruang Mikro (Kajian Mendalam atas Epistemologi, Ontologi, dan Aksiologi Koperasi Syariah Qurrata A’yun) Witri, Witri; Lutfi, Ahmad; Iska, Syukri
JURNAL ILMIAH FALSAFAH: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi dan Humaniora Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH FALSAFAH
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jif.v12i1.4619

Abstract

This study aims to analyze the application of Islamic economic philosophy covering the dimensions of epistemology, ontology, and axiology within Koperasi Syariah Qurrata A’yun. Employing a qualitative approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews, direct observations, and a review of the cooperative’s formal documents. The findings indicate that, in terms of epistemology, the cooperative refers to DSN-MUI fatwas and basic principles of Islamic jurisprudence; however, the transmission of Sharia knowledge remains unstructured, resulting in low member literacy and suboptimal Sharia oversight. From an ontological perspective, the cooperative conceptualizes wealth as a trust (amanah) and fosters strong familial relations, evident in its transparent margin-setting and humanistic approach to resolving financing problems. Nonetheless, financing practices are still influenced by urgent consumptive needs and limited administrative capacity. In the axiological dimension, values of justice, deliberation, public benefit (maslahah), and anti-exploitation are reflected through the Annual Member Meeting (RAT), fair pricing mechanisms, ethical service delivery, and social support programs, although challenges such as moral hazard and limited human resources persist. Overall, the cooperative embodies the core values of Islamic economics, yet requires strengthened literacy systems, Sharia-based standard operating procedures, and improved governance to ensure a more consistent, profound, and sustainable implementation of Islamic economic philosophy.
Halal sebagai Label atau Nilai (Telaah Filosofis Maqāṣid al-Syarī‘ah dalam Pengembangan Sistem Ekonomi Islam) Fikri, Miftahul; Lutfi, Ahmad; Iska, Syukri
JURNAL ILMIAH FALSAFAH: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi dan Humaniora Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH FALSAFAH
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jif.v12i1.4670

Abstract

This article examines the phenomenon of the reduction of maqāṣid al-syarī‘ah in contemporary halal practices, where halal is often understood as a legal-formal label rather than a normative value serving as the systemic foundation of Islamic economics. Using a Systematic Literature Review (SLR) of 20 primary articles and 10 additional references, this study highlights the tension between the normative ideals of maqāṣid and practical implementation in halal industries, SMEs, and Islamic banking. Findings reveal that halal certification is often treated as an administrative tool or marketing strategy, while principles of welfare, quality, sustainability, and justice are insufficiently realized. The study emphasizes the urgency of restoring maqāṣid al-syarī‘ah as a comprehensive normative foundation, ensuring halal functions as a guiding value within the Islamic economic system. This research contributes philosophically and practically, providing guidance for the development of an integrative, holistic, and sustainable Islamic economy.
Prinsip Dasar Aspek Distribusi dalam Ekonomi Islam: Rekonstruksi Filosofis Berbasis Maqashid al-Shari'ah dan Formulasi Kebijakan Kontemporer Muslim, Nurul; Iska, Syukri
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas Vol 28 No 1 (2026): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas
Publisher : Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jebd.v28i1.2408

Abstract

This article aims to reconstruct the fundamental principles of distribution in Islamic economics through the maqashid al-shari’ah approach and examine their relevance in a contemporary policy context, particularly in Indonesia. Employing a qualitative research method with a critical literature review design, the article analyzes normative sources (the Qur’an and Sunnah), classical to contemporary Islamic economic thought, and global inequality data. The findings identify three philosophical pillars that form a coherent Islamic distribution paradigm: first, the Trusteeship Theory of Ownership, which rejects absolute individual rights and establishes intrinsic social responsibility; second, Multi-Dimensional Distributive Justice, which is preventive, corrective, and participatory; third, Institutionalized Social Solidarity, which positions the state as an active guarantor. These three pillars are organically integrated with the objectives of Shariah (maqashid), particularly the preservation of wealth (hifz al-mal) and life (hifz al-nafs). The article further formulates a strategic implementation framework for Indonesia, including proposals for integrating zakat as a tax credit, strengthening Islamic inclusive finance, and optimizing productive waqf. It is concluded that the Islamic distribution paradigm offers a holistic and humanistic alternative to the failures of the dominant economic system, with significant potential to contribute to reducing structural inequality if implemented through creative socio-economic ijtihad and coordinated policies Abstrak Artikel ini bertujuan untuk merekonstruksi prinsip-prinsip dasar distribusi dalam ekonomi Islam melalui pendekatan maqashid al-shari’ah dan menguji relevansinya dalam konteks kebijakan kontemporer, khususnya di Indonesia. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain studi literatur kritis, artikel ini menganalisis sumber normatif (Al-Qur’an dan Sunnah), pemikiran ekonomi Islam klasik hingga kontemporer, serta data empiris ketimpangan global. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga pilar filosofis yang membentuk paradigma distribusi Islam yang koheren: pertama, Teori Kepemilikan Amanah yang menolak hak mutlak individu dan menetapkan tanggung jawab sosial intrinsik; kedua, Keadilan Distributif Multi-Dimensi yang bersifat preventif, korektif, dan partisipatif; ketiga, Solidaritas Sosial Terlembagakan yang menempatkan negara sebagai penjamin aktif. Ketiga pilar ini terintegrasi secara organik dengan tujuan syariah (maqashid), khususnya penjagaan harta (hifz al-mal) dan jiwa (hifz al-nafs). Artikel ini selanjutnya merumuskan kerangka implementasi strategis di Indonesia, termasuk proposal integrasi zakat sebagai kredit pajak, penguatan keuangan inklusif syariah, dan optimalisasi wakaf produktif. Disimpulkan bahwa paradigma distribusi Islam menawarkan alternatif yang holistik dan humanis terhadap kegagalan sistem ekonomi dominan, dengan potensi signifikan untuk berkontribusi pada pengurangan ketimpangan struktural jika diimplementasikan melalui ijtihad sosio-ekonomi yang kreatif dan kebijakan yang terkoordinasi.
PELATIHAN KOPERASI BERBASIS SYARIAH DI KELURAHAN GANTING KOTA PADANG PANJANG Himyar Pasrizal; Syukri Iska; Nofrivul Nofrivul; Mirawati Mirawati; Chita Indah Sari; Khairul Marlin; Khairulis Shobirin; Yeni Melia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1277-1282

Abstract

Koperasi syariah merupakan salah satu bagian dari lembaga keuangan syariah yang berlandaskan pada prinsip syariah untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat. Koperasi Merapi Singgalang merupakan salah satu koperasi yang ada di Kelurahan Ganting Kota Padang Panjang yang saat ini sedang melakukan peralihan system pelaksanaan dari sistem konvensional ke sistem syariah. Namun pada saat ini dalam kegiatan yang dilakukan masih terdapat unsur riba karena minimnya pengetahuan anggota maupun masyarakat disekitar terkait hal itu. Dengan demikian pengabdian ini bertujuan untuk memberikan wawasan serta ilmu pengetahuan agar bisa memberikan perubahan yang lebih baik terhadap pelaksanaan koperasi ini kedepannya. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Tim pengabdian saling bekerja sama dengan anggotakoperasi  untuk mempersiapkan acara agar berjalan dengan lancar. Melalui kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan menjadikan koperasi syariah sebagai roda perekonomian masyarakat yang bebas riba dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya.
PROMOSI PEMASARAN MELALUI DIGITAL MARKETING PADA UMKM KELURAHAN GANTING KOTA PADANG PANJANG Syukri Iska; Himyar Pasrizal; Nofrivul Nofrivul; Mirawati Mirawati; Khairul Marlin; Khairulis Shobirin; Yeni Melia; Chitra Indah Sari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i11.3886-3892

Abstract

Kegiatan pemasaran adalah hal yang sudah tidak asing bagi pelaku bisnis, saat ini kegiatan pemasaran bisa dilakukan melalui media sosial yang bisa menjangkau banyak penikmat bisnis sehingga bisnis yang ada bisa berkembang dengan pesat. Salah satu UMKM yang mengembangkan bisnisnya adalah Serambi Milk Kelurahan Ganting Kota Padang Panjang dan bergerak dalam industri pengolahan susu sapi perah yang dipimpin oleh Ridwasyah S. E. Pola pemasaran yang dilaksanakan perlu adanya perubahan ke era digital yang bertujuan untuk memperbesar jaringan pemasaran sehingga produk usahanya bisa dikenal banyak orang, selain itu UMKM Serambi Milk ini belum memahami manajemen pengelolaan keuangan dengan baik dalam menjalankan bisnis sehingga tatanan keuangan masih berantakan. Hasil pelaksanaan yang dilakukan dalam pengabdian saat ini adalah memberikan pelatihan promosi pemasaran melalui media sosial terutama instragram sehingga bisa meningkatkan segmen pasar yang lebih luas, selain itu juga memberikan pelatihan dalam pengelolaan manajemen keuangan agar pengelolaam keuangan bisnis tersebut lebih terarah untuk kebaikan bisnis pada masa yang akan datang.
Analisis Metode Perataan Penghasilan Dan Refinancing Dalam Manajemen Keuangan Perusahaan: Perspektif Teori Agensi Dan Prinsip Syariah Gilang Ahdi Ramadhan; Syukri Iska; Azifah Hidayati
Sharing: Journal of Islamic Economics Management and Business Vol. 5 No. 2 (2026): Juni, 2026
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sharing.v5i2.59410

Abstract

This study aims to analyze the concepts, methods, driving factors, benefits, risks, and ethical implications of income smoothing and refinancing from the perspective of agency theory and sharia principles. The study used a descriptive qualitative method with a Systematic Literature Review (SLR) approach to 47 national and international journal articles published between 2001 and 2026. Data sources were obtained from the Scopus, Web of Science, Google Scholar, and DOAJ databases. The results show that income smoothing can increase the perception of company stability and reduce the cost of capital, but has the potential to reduce the quality of accounting information and create legal risks if carried out excessively and without transparency. Meanwhile, refinancing has been proven to improve financial structure and increase the efficiency of the cost of capital, although it can increase leverage if not managed carefully. From a sharia perspective, both strategies are permissible as long as they do not contain elements of usury, gharar, or fraud, and still uphold transparency and fairness. Therefore, their implementation needs to be supported by good corporate governance, effective risk management, and compliance with financial reporting standards.
INTEGRASI ILMU KEISLAMAN DAN SAINS MODERN: URGENSI PENDEKATAN INTERDISIPLINER DALAM PENDIDIKAN TINGGI ISLAM Ramadhan Fitria; Syukri Iska; Novita Jurniati; Mu’amar Aziz; Jamaludin Jamaludin
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.22362

Abstract

Dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum telah menjadi permasalahan epistemologis yang mengakar dalam dunia Islam sejak era kolonialisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep Islamic science dan non-Islamic science dalam perspektif epistemologi Islam, menelusuri akar historis dikotomi ilmu beserta dampaknya, mendeskripsikan urgensi pendekatan interdisipliner, serta mengidentifikasi model integrasi ilmu dalam pendidikan tinggi Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, perbedaan fundamental antara Islamic science dan non-Islamic science terletak pada asumsi ontologis dan epistemologis, di mana Islamic science mengakui pluralitas sumber pengetahuan (wahyu, akal, dan pengalaman) dengan wahyu sebagai sumber tertinggi; kedua, dikotomi ilmu yang berakar pada kolonialisme telah menyebabkan fragmentasi sistem pendidikan, marjinalisasi ilmu keagamaan, dan rendahnya kontribusi dunia Islam dalam pengembangan sains modern; ketiga, pendekatan interdisipliner menjadi kebutuhan mendesak karena kompleksitas permasalahan kontemporer dan kesesuaiannya dengan semangat ajaran Islam yang holistik; keempat, berbagai model integrasi seperti IOHK di IIUM Malaysia dan model Pohon Ilmu di UIN Malang telah dikembangkan meskipun menghadapi tantangan implementasi yang signifikan.
Sejarah Dan Keberadaan Perbankan Syariah Di Indonesia dan Malaysia ( Studi : Regulasi, Sistem dan Dinamika Perkembangan) Bunga Metrizal; Syukri Iska
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 6 (2025): IJEMA - Juni 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbankan Syariah merupakan salah satu inovasi dalam sistem keuangan moderen yang berakar dari prinsip – prinsip ekonomi islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengakaji dan membandingkan sejarah dan keberadaan perbankan syariah di Indonesia dan Malaysia. Di Indonesia lahir nya Bank Mualamat pada tahun 1991 menjadi tonggak sejarah. Sedangkan di Malaysia lebih dulu memulai dengan mendirikan Bank Islam Malaysia Berhad (BIMB) pada tahun 1983. Penelitian ini menggabungkan tinjauan pustaka, analisis komparatif, dan teknik kualitatif deskriptif. Hasil studi menunjukkan bahwa Malaysia lebih dulu mengembangkan sistem perbankan syariah dengan dukungan regulasi yang kuat dan komprehensif, sementara indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa periode terakhir, perbandingan ini juga penting untuk merumuskan strategi penguatan perbankan syariah ditingkat nasional dan regional. Artikel ini juga membahas tentang tantangan dan prospek kedepan bagi kedua negara dalam mengembangan industri keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
Akar-Akar Filsafat Ekonomi Dalam Pemikiran Klasik Islam : Relevansi Al-Ghazali Dan Ibn Khaldun Bagi Ekonomi Kontemporer Ega Saputra; Syukri Iska; Azifah Hidayati; Fandi Ahmad Marlion; Ibnu Zeki
JPSDa: Jurnal Perbankan Syariah Darussalam Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jpsda.v6i1.4532

Abstract

Modern Islamic economics is often criticized for being too reactive, technical, and lacking an original philosophical foundation. This study aims to fill this gap by exploring the philosophical roots of Islamic economics through the thoughts of two classical figures, namely Imam Al-Ghazali and Ibn Khaldun. This study is a descriptive qualitative research type using the library research method and the philosophy of the history of thought approach, which analyzes the main works of these two thinkers, namely I?y?’ ‘Ul?m al-D?n (Al-Ghazali) and Al-Muqaddimah (Ibn Khaldun). The results of the study show that Al-Ghazali developed a teleological-normative economic philosophy that emphasizes economic activity as a means to achieve purification of the soul (tazkiyat al-nafs) and happiness in the afterlife. Key concepts include: economics as a means (was?lah), ma?la?ah as a regulative principle, and strict ethics in production, exchange, and consumption. Meanwhile, Ibn Khaldun developed an empirical-sociological economic philosophy based on historical observation, focusing on the dynamics of civilization (‘umr?n), the theory of dynastic cycles, the value of labor, and the role of the state in economic development. This article concludes that a reactualization of this classical thinking can enrich the philosophical foundation of modern Islamic economics, making it more robust and contextual.
Co-Authors Abdul Hamid Abdurrahman Abdurrahman AFRIZON AFRIZON, AFRIZON Ahmad Lutfi Akbar, Sasra Dafit Antik Estika Hader, Antik Estika Antoni Antoni Arianti, Faridah Arna Saskia Arwin Arwin Asrida Asrida, Asrida Athohiratul Jannah Azifah Hidayati Azifah Hidayati Bunga Metrizal Chita Indah Sari Chitra Indah Sari David David Dayat Dayat Defriza, Rita Deswan, Roki Ade Deswita Edy Saputra Effendi, Amri Eficandra Eficandra Ega Saputra Elfiana Elimartati Elimartati Elsy Renie Elsy Renie Eri Susanto Erpiana Siregar Evi Hendri Susanto Fandi Ahmad Marlion Farida Arianti Fauzani Fauzani Febri Yolanda, Dwi Fikri, Miftahul Firdaus Firdaus Fitri Bahreni Fitri Bahreni Fitri Yani Fitri Yenti Fitri Yenti Fitri, Meli Diana Fitriani Fitriani Gilang Ahdi Ramadhan Hamdani Hamdani Hidayati, Azifah Himyar Parizal Himyar Pasrizal Hospi Burda Husein 'Azeemi Abdullah Thaidi Husnani Husnani Ibnu Zeki Ifelda Nengsih Ifelda Nengsih Indah Sari, chitra Indah Tri Rahayu Indra Indra Indra Jaya Jamaluddin Jamaluddin Jamaludin Jamaludin Jasri Waldi Jubba, Hasse Jureid, Jureid kasmidin, kasmidin Khairulis Shobirin Kumaidi Kumaidi Kumaidi Kumaidi Mahmudi, Rosyid Mak'ruf, Jamalludin Marlin, Khairul Marlion, Fandi Ahmad Masdar, Rita Melia, Yeni Miftahul Jannah Mirawati Mirawati Mirawati Mirawati Mohammad Ridwan Muamar Aziz Muhammad Danil, Muhammad Muslim, Nurul Mu’amar Aziz Nasfi, Nasfi Nil Firdaus Nofialdi, Nofialdi Nofrivul Nofrivul Nofrivul, Nofrivul Nofrivul, Nofrivul Novita Jurniati Nurul Muslim Parizal, Himyar Pratama Harista, Redo Putri, Siska PUTRIANA, VIMA TISTA Rahmadona, Rahmadona Ramadhan Fitria Rizal, Deri Sakdiah Nasution Saputra, Ega Septika Rudiamon Shobirin, Khairulis Sri Fitra Oktrivia Sri Yunarti Subuhi, Ilham Mul Susanti Krismon Sy, Miftahul Zikri Ummi Annis binti Yusof Vima Tista Putriana Warman, Arifki Budia Witri, Witri Yeni Melia Yogi Saputra, Yogi Yuldelasharmi Yuldelasharmi Yulfian Yulfian YULIANA, FITRIA Zakiati Salma Zeki, Ibnu Zikra Rahmi Zulkifli Zulkifli