Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Analisis Pemahaman Masyarakat Dusun Pirusa Tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Rahayuningsih, Nur; Enas, Ujang; Sunja'va, Salwa Aurantiva; Salsabila, Annisa; Juliani, Defanny Padiyah; Kamila, Marda; Oktavia, Dwi Fani; Agisna, Kiki Rizki
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/30v4s175

Abstract

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk memastikan pemerataan akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Meski demikian, pemahaman masyarakat di wilayah pedesaan terkait alur, manfaat, dan prosedur pemanfaatan JKN masih terbatas, sehingga dibutuhkan edukasi yang tepat sasaran. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat Dusun Pirusa mengenai Program JKN melalui penyuluhan berbasis komunitas. Pelaksanaan dilakukan dengan metode partisipatif dan edukatif, melibatkan 20 responden yang seluruhnya adalah ibu rumah tangga berusia 41–65 tahun. Materi disampaikan secara interaktif dalam forum terbuka, dilengkapi brosur informatif, sesi diskusi, serta simulasi pendaftaran dan pemanfaatan layanan JKN. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pemahaman peserta. Hasil pre-test menunjukkan 45% responden berada pada kategori “sedang”, 45% “baik”, dan 5% “kurang”. Pasca penyuluhan, 85% masuk kategori “baik” dan 15% “sedang”, dengan rata-rata skor meningkat dari 66,25 menjadi 85,25. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan penyuluhan yang interaktif dengan bahasa sederhana efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terkait JKN. Kegiatan ini berpotensi menjadi model edukasi kesehatan berbasis komunitas yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat desa.
Peningkatan Kapasitas UMKM melalui Pelatihan Pirt, Desain Kemasan, dan Digitalisasi Produk Lokal di Wilayah Perdesaan Rahayuningsih, Nur; Anggraeni, Anggi; Rianingsih, Restu; Nisa, Ainun Latifa; Fathurrahman, Reza; Fakhri, Najah Najia; Rahma, Gita; Paujia, Eneng Sipa; Muzaffar, Muhammad Nabiil; Enas, Ujang
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i10.22128

Abstract

ABSTRAK Program pelatihan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T MBKM di Desa Sukaratu, Dusun Pirusa, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui penguatan aspek legalitas usaha (melalui pendampingan NIB dan PIRT), desain kemasan, serta digitalisasi produk. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, praktik langsung, dan pendampingan berbasis media visual dengan 41 peserta dari berbagai latar belakang. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 62,07 menjadi 80,73, dengan 92,68% peserta mengalami peningkatan pengetahuan. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap legalitas produk, daya tarik visual kemasan, serta strategi pemasaran digital, yang secara keseluruhan berkontribusi terhadap daya saing dan keberlanjutan usaha mereka. Kata Kunci: UMKM, Legalitas Usaha, PIRT, Kemasan, Digitalisasi, Pelatihan  ABSTRACT A community service training program conducted by KKN-T MBKM students in Sukaratu Village, Pirusa Hamlet, aimed to enhance the capacity of MSME actors by strengthening business legality (through NIB and PIRT assistance), packaging design, and product digitalization. The methods involved education sessions, hands-on practices, and visual media-based mentoring for 41 participants from diverse backgrounds. Evaluation using pre-test and post-test showed an average score increase from 62.07 to 80.73, with 92.68% of participants experiencing improved knowledge. This training proved effective in enhancing MSME actors’ understanding of product legality, visual packaging appeal, and digital marketing strategies, all of which contribute to their business competitiveness and sustainability. Keywords: Msmes, Business Legality, PIRT Certification, Packaging Design, Digitalization, Training
Efektivitas Larvasida Granul Ekstrak Etanol Daun Pisang Nangka (Musa x paradisiaca L.) terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti: Effectiveness of Musa x paradisiaca L. Leaves’ Ethanol Extract Granule Larvicide against Aedes aegypti Larvae Yuliana, Anna; Rinaldi, Rusdi Aris; Rahayuningsih, Nur; Gustaman, Firman
Aspirator Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Aspirator Volume 13 Nomor 1 2021
Publisher : Perkumpulan Entomologi Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/asp.v13i1.4042

Abstract

Musa x paradisiaca L. leaves are known to contain phenols, flavonoids, saponins, tannins, and other compounds that can be used as larvicides. This study aims to determine the effect of Musa x paradisiaca L leaves’ ethanol extract granules on the mortality of Aedes aegypti larvae. The Research was experimental in two stages of effectiveness testing, that are extract and granule formula effectiveness test. Data were analyzed using the Kruskal-Wallis test and the Mann-Whitney test. The extraction method used was maceration using 96% ethanol. The concentration of the extract dosage used were 0.2; 0.5; 1; 2; and 4%, with control (+) temephos and control (-). Repetitions were carried out 3 times with a sample total of 675 larvae. Observations were made for 12 and 24 hours. Preparation of granules using 2 formulas, formula 1 granules without extract and formula 2 granules with the extract. To fulfill the granule formulation criteria, the preparation was evaluated. The results showed that the concentration of 4% extract was the most effective at 98.7%, as stated by the Kruskal-Wallis test result, p-value <0.05, which means that there was an effect on the effectiveness of larvicide. The percentage of mortality of larvae given formula 2 is 100% and based on the Mann-Whitney test with value p<0.05,there is a difference between granule 1 and 2 formula. Criteria of granule including moisture content (1.72 %), angle of rest 240, flow velocity (50 gr/sec), and dispersion time (2.25 minutes). The granular formula of Musa x paradisiaca L leaves can make the application easier and hopefully can be used as effectively as synthetic larvicide in the community.
Profil pengobatan sindrom koroner akut di salah satu rumah sakit Tasikmalaya Nur Aulia, Iva Fadia; Rahayuningsih, Nur; Sukmawan, Yedy Purwandi
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v7i3.892

Abstract

Sindrom Koroner Akut (SKA) merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia dan penyebab utama terjadinya kematian secara mendadak pada seseorang dengan penyakit kardiovaskular. Sampai saat ini penelitian terkait profil demografi dan pengobatan pada pasien SKA di Indonesia masih sangat terbatas. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat gambaran demografi serta profil pengobatan dari SKA di salah satu rumah sakit di Tasikmalaya periode Januari 2021 sampai dengan Juni 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian cross-sectional dengan pengambilan data secara retrospektif. Berdasarkan penelitian ini diperoleh sebanyak 67 pasien dengan pasien terbanyak berjenis kelamin laki-laki (80,60%), usia 45-55 tahun (38,81%), tekanan darah <120/80 mmHg (35,82%), gejala nyeri dada (44,04%) dan riwayat penyakit edema paru (28,07%). STEMI menjadi jenis SKA terbanyak yang dialami (62.69%) dibandingkan dengan NSTEMI (11,94 %), dan UAP (25,37%), sedangkan profil pengobatan meliputi penggunaan fibrinolitik dengan obat-obatan lainya yang mendukung terapi SKA dengan penyakit penyerta lainya. STEMI, jenis kelamin laki-laki, gejala nyeri dada dan tekanan darah <120/80 mmHg mendominasi profil pasien SKA. Oksigen, dual terapi anti platelet, fibrinolitik, antikoagulan dan isdn paling banyak digunakan untuk tatalaksana NSTEMI dan UAP.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dalam Pemanfaatan dan Pemilihan Bahan Baku Obat Tradisional di Daerah Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya Nurdianti, Lusi; Rahayuningsih, Nur; Wulandari, Winda Trisna; Aprillia, Ade Yeni; Idacahyati, Keni; Indra, Indra; Wardani, Gatut Ari; Setiawan, Fajar; Gustaman, Firman; Annissya, Widia Primi; Julyanti, Ai Rian
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.16066

Abstract

ABSTRAK Masyarakat daerah Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya mata pencaharian utamanya adalah sebagai petani, sehingga tanaman tumbuh baik disana, pemanfaatan tanaman ini dapat dibuat untuk bahan baku jamu sehingga dapat memberdayakan dan mendorong masyarakat dalam upaya pengembangan kesehatan tradisional. Memberdayakan masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah tanaman obat menjadi produk jamu yang bermanfaat bagi Kesehatan selain itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilih jamu yang aman dan memiliki izin edar dari BPOM serta mengembangkan potensi ekonomi lokal melalui usaha home industry berbasis produk jamu. Total peserta yang termasuk dalam kriteria inkulusi dalam kegiatan ini adalah 110 orang, penyuluhan yang dilakukan menggunakan metode presentasi dengan media spanduk, stiker, dan power point, selain itu dilakukan pretest dan post-test. Rata-rata pretest sebesar 58,41 dan post-test sebesar 92,95, berdasarkan hasil pengujian statistik nilai pretest dengan post-test memiliki perbedaan yang signifikan (p<0,05). Program penyuluhan pemanfaatan Bahan Baku Obat Tradisional dalam pembuatan sediaan jamu dan cerdas memilih obat tradisional di Kampung Parunggolong desa Lengkong Barang kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan respon yang positif dari masyarakat setempat. Kata Kunci: Obat Tradisional, Jamu, Cikatomas  ABSTRACT The people of the Cikatomas area in Tasikmalaya Regency primarily earn their livelihood as farmers. The plants grown there are well-suited for use as raw materials in herbal medicines. Utilizing these plants can empower and encourage the community in their efforts to develop traditional health practices. Empowering the community with knowledge and skills to process medicinal plants into beneficial herbal products not only increases public awareness about the importance of selecting herbal medicines that are safe and approved by BPOM but also helps develop local economic potential through home-based businesses centered around herbal medicine products. A total of 110 participants met the inclusion criteria for this activity. The counseling was conducted using presentations with banners, stickers, and PowerPoint. Additionally, a pretest and post-test were administered. The pretest average score was 58.41, while the post-test average was 92.95. Based on statistical testing, there is a significant difference between the pretest and post-test scores (p < 0.05). The outreach program focused on the use of traditional medicinal raw materials for making herbal medicine preparations and smart selection of traditional medicines in Parunggolong Village, Lengkong Barang Village, Cikatomas District, Tasikmalaya Regency, was well-received by the local community. Keywords: Traditional Medicine, Jammu, Cikatomas
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Dusun Citeureup Mengenai Antibiotik Serta Upaya Dalam Pencegahan Resistensinya Naim, Anna Jannatun; Rahayuningsih, Nur; Dhiyannisa, Risella Shafa; Fadilah, Dedeh Zahratul; Raihan, M. Rizky; Nuraulia, Rifa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i6.16622

Abstract

ABSTRAK Resistensi antibiotik merupakan permasalahan kesehatan global yang disebabkan oleh penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Antibiotik, baik yang berasal dari mikroorganisme maupun hasil sintesis, berfungsi menghambat atau membunuh bakteri patogen. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol dapat memicu resistensi, di mana bakteri menjadi kebal terhadap pengobatan, sehingga efektivitas terapi menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi mengenai penggunaan antibiotik yang rasional di Kampung Citeureup, Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan meliputi diskusi kelompok terarah (FGD) dengan tenaga penyuluh, aparatur desa, dan kepala dusun guna memahami tingkat pengetahuan awal masyarakat. Selain itu, dilakukan penyuluhan interaktif yang mencakup prinsip penggunaan antibiotik yang benar serta dampak negatif dari penggunaannya yang tidak rasional. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan skor pre-test dan post-test guna mengukur perubahan pemahaman peserta setelah mengikuti edukasi. Hasil analisis statistik menggunakan uji Paired Samples T-Test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan p-value sebesar 0,000 (p < 0,05). Hal ini membuktikan bahwa intervensi edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan antibiotik yang benar. Oleh karena itu, program edukasi serupa perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk menekan angka resistensi antibiotik di masyarakat. Kata Kunci: Antibiotik, Resistensi, Edukasi Kesehatan, Penyuluhan Masyarakat. ABSTRACT Antibiotic resistance is a global health issue caused by the improper use of antibiotics. Antibiotics, whether derived from microorganisms or synthetically produced, function to inhibit or kill pathogenic bacteria. However, uncontrolled use can trigger resistance, where bacteria become immune to treatment, reducing the effectiveness of therapy. This study aims to evaluate the effectiveness of education on rational antibiotic use in Kampung Citeureup, Pakemitan Village, Cikatomas District, Tasikmalaya Regency. The methods used included a focus group discussion (FGD) with health educators, village officials, and community leaders to assess the initial level of public knowledge. Additionally, interactive counseling sessions were conducted, covering the principles of proper antibiotic use and the negative effects of irrational consumption. The evaluation was carried out by comparing pre-test and post-test scores to measure changes in participants’ understanding after receiving the education. Statistical analysis using the Paired Samples T-Test showed a significant increase in participants’ understanding, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). This indicates that the educational intervention was effective in raising public awareness of proper antibiotic use. Therefore, similar educational programs should continue to be implemented on a broader scale to reduce the incidence of antibiotic resistance in the community. Keywords: Antibiotics, Resistance, Health Education, Community Outreach.
Program Penyuluhan Registrasi Produk Kosmetik untuk Meningkatkan Kesadaran Remaja di SMK Farmasi Bina Putera Nusantar Tasikmalaya Nurdianti, Lusi; Rahayuningsih, Nur; Indra, Indra; Setiawan, Fajar; Gustaman, Firman; Wulandari, Winda Trisna; Wardani, Gatut Ari; Aprillia, Ade Yeni; Annissya, Widia Primi; Julyanti, Ai Rian
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i5.19960

Abstract

ABSTRAK Kosmetik telah menjadi kebutuhan sehari-hari, namun masih banyak produk yang tidak memenuhi standar keamanan dan regulasi. Banyak produk kosmetik illegal dan tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga beresiko mengandung bahan berbahaya. Selain itu, kesadaran Masyarakat, terutama siswa/I sekolah kejuruan farmasi, tentang pentingnya kosmetik yang aman dan halal masih terbatas. Program pengabdian masyarakt ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa/I SMK Farmasi Bina Putera Nusantara Tasikmalaya mengenai pentingnya penandaan dan regristrasi sediaan kosmetik yang baik dan halal, sehingga mereka dapat menjadi konsumen yang lebih cerdas dan kritis dalam memilih produk kosmetik. Kegiatan dilakukan dalam bentuk penyuluhan dengan metode presentasi, diskusi interaktif, serta pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Media yang digunakan meliputi brosur, spanduk, dan presentasi menggunakan PowerPoint. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa/I terhadap aspek legalitas dan keamanan kosmetik, ditunjukkan dengan peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test. Siswa/I menjadi lebih memahami pentingnya regristrasi BPOM, penandaan kosmetik, seta konsep halal dalam produk kosmetik. Program penyuluhan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa/I mengenai kosmetik yang aman dan halal. Dengan edukasi yang tepat, generasi muda dapat menjadi konsumen yang lebih bijak dalam memilih dan menggunakan produk kosmetik yang terjamin kualitas serta keamanannya Kata Kunci: Penyuluhan, Kosmetik Halal, Regristrasi BPOM, Edukasi Konsumen, Keamanan Kosmetik  ABSTRACT Cosmetics have become an essential part of daily life. However, many products on the market do not meet safety and regulatory standards. The presence of illegal and unregistered cosmetics, which may contain harmful substances, remains a significant concern. Public awareness- particularly among vocational pharmacy students- is still lacking regarding the importance of safe and halal-certified cosmetics. This community engagement program aims to enhance students’ understanding of SMK Farmasi Bina Putera Nusantara Tasikmalaya regarding the importance of proper cosmetic labeling and registration, enabling them to become more informed and critical consumers. The program was conducted as an educational seminar using a presentation-based approach, interactive discussion, and pre-test and post-test assessment to evaluate participants’ comprehension. The materials were delivered through brochures, banners, and PowerPoint presentations. The evaluation results indicated a significant improvement in students’ knowledge of cosmetic legality and safety. Post-test scores demonstrated an increased understanding of BPOM registration, cosmetic labelling regulations, and halal certification requirements compared to pre-test results. The outreach program effectively raised students’ awareness and knowledge of safe and halal cosmetics. Proper education can empower younger generations to make informed choices when selecting and using cosmetics that comply with safety and regulatory standards. Keywords: Awareness Program, Halal Cosmetics, BPOM Registration, Consumer Education, Cosmetic Safety
The relationship between family support and compliance of chronic kidney failure patients in undergoing hemodialysis therapy at Ciamis District Hospital Lidiasari, Alda; Rahayuningsih, Nur; Nofianti, Tita
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 23 No 2 (2025): JIFI
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jifi.v23i2.1659

Abstract

Chronic kidney disease (CKD) is a persistent and permanent decline in kidney function, disrupting metabolism and fluid and electrolyte balance, resulting in an increase in ureum levels. This study aims to analyze the relationship between family support and compliance of CKD patients in undergoing hemodialysis therapy at Ciamis Hospital. This study is descriptive quantitative using a cross sectional approach with accidental sampling technique in January-March 2025, involving 40 inpatient respondents. Data were collected through the Familly Suppot Scale (FSS) questionnaire to measure family support variables and the Morisky Medication 8-item Adherence Scale (MMAS-8) to see hemodialysis therapy compliance. Data testing was conducted with validity, reliability, and R-Square analysis and T-test using Partial Least Squares (PLS) model. The results showed that all instruments were valid and reliable, with AVE Validity > 0.5, Cronbach Alpha and Composite Reliability > 0.7. R-Square analysis, a combination of five family support variables obtained 88.1% of patients had a high level of compliance in following hemodialysis. The T-test results show that there is a significant relationship between instrumental support, informational support, emotional support, appreciation support and self-esteem support with hemodialysis therapy adherence in CKD patients. This is the role of the family is very important in supporting the patient's adherence to hemodialysis therapy.
Edukasi Keamanan Penggunaan Obat Guna Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil di Desa Sukagalih Kabupaten Tasikmalaya Rahayuningsih, Nur; Zahara, Raisya Ataina; Tisnawati, Eva; Wafaa Aliifah, Maitsa Wafaa; Awaliyah, Risma; Najma, Nabila Nur; Parhatussani, Alia; Naim, Anna Jannatun; Maryam, Cantiya; Ramadhanti, Febby Nuzuliyah; Utari, Tresna Ayu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23276

Abstract

ABSTRAK Pada saat kehamilan kesehatan pada ibu hamil harus dijaga karena memiliki peran penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. Selama masa kehamilan, kondisi fisiologis dan hormonal ibu yang berubah secara signifikan dapat memengaruhi kinetika obat dalam tubuh. Oleh karena itu, penggunaan obat selama periode kehamilan harus diperhatikan dengan ketat dan membutuhkan penanganan khusus mengingat sebagian obat dapat menembus plasenta dan berpotensi menimbulkan efek samping obat yang dapat mengganggu proses tumbuh kembang janin. Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai hal ini dapat berakibat fatal, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya aspek keamanan dalam terapi obat pada kehamilan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil terkait keamanan dalam penggunaan obat di Desa Sukagalih, Kabupaten Tasikmalaya. Metode pelaksanaan yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi penyampaian informasi dengan metode ceramah, pemberian leaflet, dan sesi tanya jawab yang diikuti oleh 22 orang peserta. Tingkat keberhasilan kegiatan dievaluasi dengan membandingkan hasil kuesioner yang diisi oleh peserta sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) kegiatan dilaksanakan yang dianalisis dengan uji Wilcoxon menggunakan software SPSS. Hasil : Hasil evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman ibu hamil mengenai keamanan obat. Rerata skor pengetahuan peserta mengalami peningkatan dari 57,57 ± 14,33 menjadi 89,09 ± 6,27. Analisis data dengan Uji Wilcoxon pada perangkat lunak SPSS menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05. Edukasi mengenai keamanan penggunaan obat pada ibu hamil efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta, sehingga diharapkan dapat mendorong penggunaan obat yang lebih aman selama kehamilan. Kata Kunci: Kehamilan, Edukasi, Keamanan Obat.  ABSTRACT During pregnancy, the health of the mother must be maintained because it plays an important role in supporting fetal growth and development. During pregnancy, significant changes in the mother's physiological and hormonal conditions can affect drug kinetics in the body. Therefore, the use of drugs during pregnancy must be strictly monitored and requires special handling, considering that some drugs can cross the placenta and potentially cause side effects that can interfere with fetal growth and development. Pregnant women's lack of knowledge about this can have fatal consequences, so efforts are needed to increase understanding of the importance of safety in drug therapy during pregnancy. This community service activity aims to increase pregnant women's understanding of safety in the use of drugs in Sukagalih Village, Tasikmalaya Regency. The methods used in this activity included delivering information through lectures, distributing leaflets, and holding question and answer sessions, which were attended by 22 participants. The success rate of the activity was evaluated by comparing the results of questionnaires filled out by participants before (pre-test) and after (post-test) the activity was carried out, which were analyzed using the Wilcoxon test with SPSS software. The results of the evaluation of community service activities show a significant increase in pregnant women's understanding of drug safety. The average knowledge score of participants increased from 57.57 ± 14.33 to 89.09 ± 6.27. Data analysis using the Wilcoxon test in SPSS software showed a significance value of p < 0.05. Education on the safe use of drugs in pregnant women is effective in increasing participants' knowledge, so it is hoped that it can encourage safer drug use during pregnancy.  Keywords: Pregnant, Education, Medication Safety.
Co-Authors Agisna, Kiki Rizki Ajeng Diantini, Ajeng Anggraeni, Anggi Anindita Tri Kusuma Pratita Anindita Tri Kusuma Pratita Anisa Pebiansyah Anna Yuliana, Anna Annissya, Widia Primi Aprillia, Ade Yeni Aulia Nurlatifah Awaliyah, Risma Citra Dewi Salasanti Desi Agni Mutia Dhiyannisa, Risella Shafa Diana S. Zustika Diana Sri Zustika, Diana Sri Elin Kharina Elsi Eryanti Enas, Ujang Fadilah, Dedeh Zahratul Fajar Setiawan FAJAR SETIAWAN Fakhri, Najah Najia Fathurrahman, Reza Firman Gustaman Fitri Nurafia Gatut Ari Wardani Gustaman, Firman Hernaeni Hernaeni Hernaeni, Hernaeni Idacahyati, Keni ilham alifiar Ilham Alifiar Ilham Alifiar Ilham Alifiar, Ilham Indra Indra Indra, Indra Ira Rahmiyani Juliani, Defanny Padiyah Julyanti, Ai Rian Kamila, Marda Keni Idacahyati Kharina, Elin Lidiasari, Alda Lilis Tuslinah Lusi Nurdianti, Lusi Maharani, Teti Maryam, Cantiya Mida Hamidah Mochamad Fathurohman Muharam Priatna Muharam Priatna, Muharam Muzaffar, Muhammad Nabiil Naim, Anna Jannatun Najma, Nabila Nur Ngguwa Ari, Stephania Caecar Nisa, Ainun Latifa Nur Aulia, Iva Fadia Nur Laili Dwi Hidayati Nurafia, Fitri Nuraulia, Rifa Nurjahan, Nurjahan Nuryadin, Dichy Oktavia, Dwi Fani Parhatussani, Alia Paujia, Eneng Sipa Pebiansyah, Anisa Piranti Piranti Pratidina, Reza Prisnawati, Epi Putri, Sherly Gautama Rachmadhiani, Ana Noviana Rahma, Gita Rahmawati Rahmawati Raihan, M. Rizky Ramadhanti, Febby Nuzuliyah Rianingsih, Restu Richa Mardianingrum Rinaldi, Rusdi Aris Robiyatul, Siti Rusdi Aris Rinaldi Ruswanto, Ruswanto Saeful Amin SALSABILA, ANNISA Sarah, Myra Sinuraya, Rano K. Siti Robiyatul Sulistiani, Dewi A. Sunja'va, Salwa Aurantiva Suwantika, Auliya A. Talistra, Muhammad Royhan Tisnawati, Eva Tita Nofianti Tita Nofianti Tita Nofianti, Tita Tresna Lestari Tresna Lestari, Tresna Utari, Tresna Ayu Vera Nurviana Wafaa Aliifah, Maitsa Wafaa Wildan, Muhammad Maulana Winda Trisna Wulandari, Winda Trisna Yadi Aditya Prawira Yedy Purwandi Sukmawan Zahara, Raisya Ataina