Claim Missing Document
Check
Articles

The potential of fishery waste as an alternative source of natural calcium: a review Suprihadi, Suprihadi; thaib, Azwar; Nurhayati, Nurhayati; Handayani, Lia
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Jurnal Ilmu Perairan, Vol. 10: No. 2 (August, 2023)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v10i2.9755

Abstract

Research on calcium minerals that are effective and safe for health and the environment is being developed. These studies aim to find natural ingredients that contain high mineral levels, study effective methods, and study the characteristics of calcium obtained. Natural calcium is interesting to develop because it comes from renewable natural resources such as those fishery wastes. This article contains a study of the potential of fish bones, shellfish shells, and crustacean shells as natural sources of calcium and methods of manufacture. Oyster shells that are crushed at 900°C for 2 hours will produce Ca2+ levels of 56.77% while calcination for 4 hours produces Ca2+ = 86.22%. direct shells calcined at 900°C; 4 hours yields Ca2+= 77.15%.   The yield produced with a calcination time of ‰¥ 4 hours is relatively stable, which is 55 -57 %.Keywords: Calcium; Clam shells; crustacean shells; fish bones 
ANALISIS PREFERENSI PENGGUNAAN UANG ELEKTRONIK PADA KERETA API COMMUTER JABODETABEK Handayani, Lia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi penggunaan uang elektronik sebagai pilihan alat bayar tiket di kereta api commuter Jabodetabek. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variabel pendapatan, harga, kualitas produk, biaya, kemudahan,  dan  informasi  yang  diperoleh.  Penelitian  menggunakan  alat  analisis  regresi berganda   dengan   metode   pengumpulan  data   primer   berupa   kuisioner.   Hasil   penelitian menunjukan bahwa variabel harga, kualitas produk, dan kemudahan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap preferensi penggunaan uang elektronik untuk membeli tiket kereta api commuter Jabodetabek. Sedangkan untuk variabel pendapatan, biaya, dan informasi yang diperoleh tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap preferensi konsumen. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa masyarakat lebih puas menggunakan uang elektronik untuk membeli tiket dibandingkan menggunakan uang tunai. Kepuasan ini nantinya mampu meningkatkan volume transaksi uang elektronik yang akan berpengaruh terhadap peningkatan transaksi non tunai. Peningkatan transaksi non tunai ini akan menciptakan suatu keadaan less cash society yang akan berdampak pada percepatan perputaran aktivitas ekonomi, dan menciptakan sistem pembayaran yang cepat, aman, dan efisien.     Kata  Kunci  :  Perkembangan  Uang  Elektronik,  Penerapan  di  KA  commuter  Jabodetabek, Preferensi, less cash society.
EFEK SUPLEMENTASI ARANG AKTIF PADA PAKAN TERHADAP PROFIL HISTOLOGI USUS IKAN NILA (Oreochromis niloticus) SETELAH TERPAPAR INSEKTISIDA ORGANOFOSFAT Nurhayati, Nurhayati; Thaib, Azwar; Handayani, Lia; Aprizal, M. Yodi Tira; Syahputra, Faisal; Harun, Harun
Jurnal Riset Akuakultur Vol 18, No 1 (2023): (Maret 2023)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jra.18.1.2023.27-35

Abstract

Paparan dan efek merusak residu pestisida yang berasal dari aktifitas pertanian pada sistem budidaya air tawar telah banyak diteliti. Salah satu jenis pestisida yaitu insektisida memiliki efek kronis berbahaya bagi ikan budidaya air tawar dan jika terakumulasi dapat merusak kesehatan manusia yang mengkonsumsi ikan tersebut. Salah satu upaya mengeliminir efek residu tersebut adalah melalui penggunaan adsorben berupa arang aktif dalam pakan ikan melalui teknik re-pelleting. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan informasi terkait pemanfaatan arang aktif pada pakan terhadap profil histologi usus ikan nila setelah dipapar insektisida golongan organofosfat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental terdiri dari empat kali perlakuan dan dua kali ulangan. Sebagai perlakuan antara lain tanpa arang aktif atau 0% (A); arang aktif 1% (B); arang aktif 2% (C); dan arang aktif 3% (D). Ikan nila dipilih sebagai ikan uji dengan ukuran panjang 7 ± 0,4 cm serta padat tebar 30 ekor per wadah. Pakan diberikan secara ad-libitum, frekuensi pemberian pakan dua kali sehari. Pengamatan perubahan jaringan usus dilakukan melalui pemeriksaan histologi usus ikan. Pemeriksaan histologi dilakukan sebanyak tiga kali yakni sebelum paparan insektisida, setelah paparan insektisida, dan setelah pemberian arang aktif pada pakan. Preparat usus diwarnai menggunakan Hematoxylin – Eosin (HE) untuk melihat perubahan jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan jaringan pada sampel usus akibat paparan insektisida organofosfat ditandai dengan terjadinya edema, adhesi vili, degenerasi hidropik dan vakuolisasi pada jaringan usus. Sebaliknya penggunaan arang aktif sebanyak 2% mampu menyerap diazinon yang terkontaminasi pada vili usus, ditunjukkan dengan banyaknya sel goblet yang muncul sebagai pelindung dari paparan insektisida organofosfat. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan arang aktif pada tingkat yang tepat secara efektif dapat menyerap residu insektisida dalam usus ikan nila khususnya diazinon. Pesticide residues from agriculture have been well documented to have entered freshwater fish farming systems. One of pesticides, insecticide, is harmful not only to farmed fish but also to human who consume the insecticide-exposed fish. Alternatives to eliminate the residual effect of insecticides are through the addition activated charcoal serving as adsorbent in fish feed through re-pelleting techniques. The purpose of this study was to obtain information related to the use of activated charcoal in feed on the intestinal histological profile of tilapia after exposure to organophosphate insecticides. This study used an experimental method consisting of four treatments and two replicates. The treatments consisted of feed without activated charcoal 0% (A); and with activated charcoal 1% (B); activated charcoal 2% (C); and activated charcoal 3% (D) additions. Tilapia with an average length of 7 ± 0.4 cm and a stocking density of 30 fish per container were used in the experiment. The experimental feeds were given ad-libitum twice a day. Observation of changes in intestinal tissue was carried out through histological examination. Histological examination was carried out three times, namely before exposure to insecticide, after exposure to insecticide, and after applying activated charcoal to feed. Intestinal tissue samples were stained using Hematoxylin – Eosin (HE) to observe potential tissue changes. The result showed that tissue changes in intestinal samples due to exposure of organophosphate insecticide were evident marked by the occurrences of edema, villi adhesion, hydropic degeneration and vacuolization within the intestine tissue. In contrast, the use of activated charcoal as much as 2% was able to absorb contaminated diazinon in intestinal villi, shown by the large number of goblet cells that appeared as protection from exposure to organophosphate insecticide. This study concludes that the use of active charcoal at the right level could effectively adsorb the insecticide residue particularly diazinon.
PENGARUH PEMBERIAN WARNA CAHAYA BERBEDA PADA PERBAIKAN KUALITAS WARNA DAN PEMIJAHAN IKAN GUPPY (Poecilia reticulata) Maulidya, Rulita; Thaib, Azwar; Uliyana, Uliyana; Sari, Fitra Maulida; Handayani, Lia
Media Akuakultur Vol 20, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/ma.20.1.2025.25-34

Abstract

Ikan guppy merupakan salah satu ikan hias yang populer di kalangan pencinta ikan hias karena variasi corak warnanya yang menarik. Intensitas warna pada ikan hias dapat dipengaruhi oleh faktor pakan dan kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh warna cahaya lampu light emitting diode (LED) terhadap tingkat kecerahan warna ikan guppy yang diberi pakan dengan tambahan pigmen antosianin dari ubi jalar ungu. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, serta menggunakan lampu LED sebagai variabel perlakuan. Perlakuan meliputi: A (kontrol/tanpa lampu), B (LED ungu), C (LED hijau), dan D (LED merah), di mana semua perlakuan dipelihara dengan pemberian pakan yang mengandung antosianin selama 60 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor peningkatan warna ikan guppy tertinggi terdapat pada perlakuan D dengan skor 26,66±1,06, diikuti oleh perlakuan C dengan skor 23,77±0,97 dan perlakuan B dengan skor 23,00±0,98, sementara perlakuan A (kontrol) memiliki skor terendah, yaitu 20,11±1,21. Berdasarkan analisis nonparametrik menggunakan uji Kruskal-Wallis, perbedaan warna cahaya lampu memberikan pengaruh signifikan (P<0,05) terhadap skor peningkatan warna ikan guppy. Tingkat kelangsungan hidup tertinggi tercatat pada perlakuan D (96,3%) dan terendah pada perlakuan A (kontrol) dengan 77,8%. Dengan demikian, penggunaan pakan yang diperkaya antosianin yang dipadukan dengan pencahayaan LED merah terbukti mampu memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan kecerahan warna sekaligus mempertahankan tingkat kelangsungan hidup ikan guppy. Strategi ini dapat diterapkan secara praktis dalam kegiatan budidaya untuk meningkatkan produktivitas serta memperkuat nilai estetika ikan hias.Guppy fish are widely favored in the ornamental fish community due to their diverse and vibrant color patterns. Factors such as diet and environmental conditions can influence the intensity of these colors. This study aimed to assess how different LED (Light Emitting Diode) light colors affect the brightness of guppy fish that were fed anthocyanin pigment supplements from purple sweet potatoes. The experiment followed a Completely Randomized Design (CRD) with four treatment groups and three replicates, using LED light colors as the primary variable. The treatments included A (control/no light), B (purple LED), C (green LED), and D (red LED), with all fish receiving anthocyanin-enriched feed for 60 days. Results indicated that treatment D (red LED) led to the highest color enhancement score (26.66±1.065), followed by C (green LED) with 23.77±0.97, and B (purple LED) with 23±0.98. Treatment A (control) recorded the lowest score of 20.11±1.21. Non-parametric analysis using the Kruskal-Wallis test revealed that different LED light colors significantly (P<0.05) influenced the color enhancement scores. Additionally, the highest survival rate was observed in the red LED group (D) at 96.3%, while the control group (A) had the lowest at 77.8%. Thus, the combination of anthocyanin-enriched feed with red LED lighting proved to be the most effective in enhancing color brightness while maintaining guppy survival rates. This strategy can be practically applied in ornamental fish farming to improve productivity and enhance aesthetic value.
PENINGKATAN NILAI PRODUK IKAN LELE MENJADI OLAHAN ABON IKAN SEBAGAI UPAYA UNTUK UPAYA MENDUKUNG GEMARIKAN BAGI ANGGOTA KELUARGA Rulita Maulidya; Handayani, Lia; Nurhayati
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v2i1.63

Abstract

Ikan merupakan produk perikanan yang mengandung  komposisi kimia yang baik untuk tumbuh kembang anak. Komposisi kimia pada Ikan yaitu mengandung asam amino, protein dan asam lemak tak jenuh tinggi yang dibutuhkan oleh anak. Pola konsumsi ikan tawar masih sangat rendah terutama ikan lele. Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan tawar yang cukup populer di masyarakat. Namun pengolahan ikan lele masih banyak menggunakan cara penggorengan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai produk ikan lele menjadi produk olahan abon ikan. Sehingga memberikan nilai tambah dari produk akhir yang dihasilkan nantinya. Produk olahan sebagai upaya untuk meningkatkan nilai gizi anak sehingga sangat berpengaruh bagi tumbuh kembang otak anak. Pengabdian kepada masyarakat merupakan proses transfer pengetahuan kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab para akademisi dalam mengembangkan penegtahuan dan teknologi yang diharapakan dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.
MANFAAT ULVA LACTUCA SEBAGAI MASKER WAJAH ALAMI Maulidya, Rulita; Handayani, Lia; Syahputra, Faisal; Thaib, Azwar; Mardhiah, Ainal
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v2i2.89

Abstract

Cosmetic products in Indonesia are growing rapidly in this era of technological progress, so now cosmetics are synonymous with women, and men are also interested in skincare. However, due to the lack of knowledge about the function of the substances contained in a product whether it is good or not if used in cosmetic products. Apart from that, most people do not know how to utilize village potential. Making organic masks aims to avoid the dangers of instant masks and utilizing the potential of village natural resources is the right solution. Therefore, this community service activity can be used as education on organic masks based on utilizing the potential of Ulva lactuca seaweed. Organic masks are very safe from chemicals that can damage facial skin. Organic masks contain more nutrients that are good for facial skin and can be used by all facial skin types. The results of community service showed a low increase in the participants' understanding of knowledge.
Pemanfaatan Fotografi Produk Berbasis Website Sebagai Media Promosi Pada UMKM Ovie Cake Semarang Lia Handayani; Handayani, Lia; Ayyub Hamdanu Budi Nurmana MS; Muhammad Sholikhan
Pixel :Jurnal Ilmiah Komputer Grafis Vol. 18 No. 2 (2025): Pixel :Jurnal Ilmiah Komputer Grafis dan Ilmu Komputer
Publisher : UNIVERSITAS STEKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pixel.v18i2.3147

Abstract

Digital technologies have been developed very fast, and as a result, we have seen a big change in the way companies are marketing their products, especially in the case of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Ovie Cake, a local MSME in Semarang, is experiencing difficulties in seeking market expansion because the product photos on its social media have been fluctuating; thus, the engagement has dropped. The objective of this research is to find out the most applicable product photography methods and put together a promotional medium based on the website. The study utilized various methods such as an observation method, social media analysis, a photography experiment, and catalog-based website development. For photography, they picked still life combined with the 45-degree angle and high-key lighting. Properly lit product photos attract consumers’ attention and show the professionalism of the brand. The website, attracting users without borders, became a successful digital promotion platform to open new markets.
Co-Authors Adinda, Putri Agustina, Aura Ainal Mardhiah Aisy, Assifa Rohadatul Almuqaramah, T.M Haja Amri Amin Anhar, T Faizul Anhar, T. Faizul Anhar, Teuku Faizul Aprizal, M. Yodi Tira Arifin Maksum Arita Marini Arum, Wahyu Sri Ambar Asmaini, Asmaini Asmaul Husna Asri, Nur Aulia, Bunga Auzan, Shahibul Ayyub Hamdanu Budi Nurmana MS Azwar Thaib Bungsu, Putra Darmawan, Muhammad Ilham Dedhi Yustendi Dwi Apriliani, Dwi EDI SAPUTRA Fadhla, Teuku Faisal Syahputra, Faisal Fakhrul Razi, Fakhrul Fitriyanti, Cut Gustiana Gustiana, Gustiana Haja Almuqaramah, T M Harun Harun Hendri Gunawan Hernandes, Zimmi Isfanda Isfanda, Isfanda Kalimansyah, Kalimansyah Khaira, Ainal Kiflah, Marzatul Leola Dewiyani Lia Handayani Listia, Ayu Liswandi, Liswandi Maghfirah Maghfirah Maghfirah, Indria Mahgfira, Indria Maulana, Andrean Maulidya, Rulita Maya, Nurul Mayang Sari Meliyana Meliyana Meliyana, Meliyana Miranda, Ayu Mirawati Mirawati Moranda, Dayva Putri Muhammad Khalil, Muhammad Muhammad Sholikhan Muhazzir, Said Mukhlis Mukhlis Mulfiza, Febi MULYADI Mulyadi Mulyadi Muslem Muslem, Muslem Mutakin, Abdul Najmi, Isthafan Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nataya, Anim Hajar Naufal, Agus Nazila, Dara Nazlia, Suraiya Nina Fitriana, Nina Novita, Cut Rizky Nur Hayati Nurfuadi Nurfuadi Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurnidar, Nurnidar Puspita, Diah Eka Putri, Neta Yolanda Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmah Hayati Rahmatillah, Rahmatillah Rahmawati, Cut Ramadani, Tiara Rejeki, Sri Untari Puji Restari, Ade Rizki Rosida, Rahma Rulita Maulidya Sabil, Shahrul Rajab Safur, Putri Sahidir, Ibnu Sakmal, Juhana Sari, Fitra Maulida Septiani, Nabillah Syahfa Sriwanti, Riska Syahputra, Fauzi Syahrialnursaifi, Syahrialnursaifi Syauki, Moch. Teguh Erawati, Teguh Uliyana, Uliyana Wardani, Sari Yeni, Elfa Zamzami, T. M Zufadhillah, Saidi