Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI MANAJEMEN PENGELOLAAN MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 3 MURUNG PUDAK imam, khotibul; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22637

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan nasional yang dirancang untuk menjamin pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik sebagai bagian integral dari peningkatan kualitas pelayanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 3 Murung Pudak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental tunggal, yang melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, petugas SPPG, perwakilan orang tua, dan peserta didik sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis data interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Program MBG telah dilaksanakan secara sistematis melalui penerapan fungsi manajemen yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang bersifat adaptif dan kolaboratif. Implementasi program memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kehadiran siswa, konsentrasi belajar, serta kepuasan warga sekolah terhadap layanan pendidikan. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait keterbatasan sarana pendukung dan koordinasi lintas pemangku kepentingan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat ditentukan oleh kapasitas manajerial sekolah dalam mengintegrasikan kebijakan nasional ke dalam praktik pelayanan pendidikan yang kontekstual dan berkelanjutan. Temuan penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian manajemen pendidikan dengan memosisikan program gizi sekolah sebagai instrumen strategis dalam peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.
Manajemen Kolaboratif Kepala Sekolah Dalam Mengimplementasikan Program Pendidikan Inklusif Di SMP Negeri 2 Tanjung Kabupaten Tabalong yustina, sri; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22621

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen kolaboratif kepala sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif di sekolah reguler, dengan fokus pada pola kepemimpinan kolaboratif yang terintegrasi dengan strategi adaptasi kurikulum. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang cenderung menitikberatkan pada kesiapan guru atau kebijakan inklusif, penelitian ini menawarkan perspektif baru mengenai bagaimana kepala sekolah berperan sebagai penggerak kolaborasi lintas peran dalam konteks keterbatasan sumber daya sekolah.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Negeri 2 Tanjung, Kabupaten Tabalong. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling, guru pendamping, serta orang tua peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusif berlangsung secara bertahap dan kontekstual melalui penerapan manajemen kolaboratif yang bersifat partisipatif dan adaptif. Novelty penelitian ini terletak pada temuan pola manajemen kolaboratif kepala sekolah yang tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme koordinatif, tetapi juga sebagai strategi penguatan adaptasi kurikulum inklusif melalui perencanaan partisipatif, supervisi kolaboratif, dan evaluasi reflektif berkelanjutan. Pola ini memungkinkan terbangunnya budaya sekolah inklusif meskipun sekolah belum sepenuhnya didukung oleh sumber daya pendidikan khusus. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual berupa penguatan model manajemen kolaboratif kepala sekolah yang relevan untuk pengembangan praktik pendidikan inklusif di sekolah reguler.
MANAJEMEN PROGRAM LITERASI UNTUK PENGUATAN KEMAMPUAN MEMBACA DI SD NEGERI 1 AGUNG KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG Marini, Marini; Madihah, Hunul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22641

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen program literasi di SD Negeri 1 Agung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi dilaksanakan secara sistematis melalui pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran, pengadaan pojok baca, serta optimalisasi perpustakaan. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui pengamatan kemampuan membaca, penilaian guru, dan refleksi bersama. Faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah dan guru, ketersediaan sarana literasi, serta kebijakan sekolah. Adapun penghambat mencakup perbedaan kemampuan membaca siswa, rendahnya minat baca, dan keterbatasan koleksi buku. Secara keseluruhan, manajemen program literasi berkontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan membaca, meskipun masih diperlukan penguatan sarana dan motivasi siswa.
Kepemimpinan transformasional Dalam Penguatan Karakter Peduli Sosial Membawa Pahindai Di SMP Negeri 1 Jaro Kabupaten Tabalong Purwanti, Tuti; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22622

Abstract

Kepemimpinan transformasional kepala sekolah di SMP Negeri 1 Jaro menjadi motor penggerak utama dalam mengintegrasikan kearifan lokal "Membawa Pahindai" ke dalam lingkungan sekolah. Melalui keteladanan dan visi yang kuat, tradisi ini berhasil ditransformasikan menjadi instrumen pedagogis yang efektif untuk menanamkan nilai empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial pada siswa. Keberhasilan program ini membuktikan bahwa pendidikan karakter berbasis budaya lokal mampu mengubah kebijakan formal menjadi gerakan moral yang organik dan berkelanjutan bagi seluruh warga sekolah di tengah tantangan globalisasi.
STRATEGI KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIK MELALUI PERENCANAAN BERBASIS DATA RAPOR PENDIDIKAN DI TK NEGERI TUNAS MUDA MAHE KABUPATEN TABALONG Misda, Misda; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22650

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidik melalui perencanaan berbasis data Rapor Pendidikan di TK Negeri Tunas Muda Mahe Kabupaten Tabalong. Rapor Pendidikan digunakan sebagai instrumen utama perencanaan berbasis bukti untuk menindaklanjuti capaian mutu pendidik dan proses pembelajaran yang berada pada kategori sedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah dan pendidik. Analisis data dilakukan dengan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi kepemimpinan integratif yang memadukan kepemimpinan transformasional, instruksional, dan adaptif dalam memanfaatkan Rapor Pendidikan sebagai dasar perencanaan. Strategi tersebut dilaksanakan melalui tahapan pengunduhan dan pembacaan data secara kolaboratif, refleksi berbasis SWOT, perumusan program peningkatan kompetensi pendidik, serta evaluasi dan monitoring berkelanjutan. Implementasi strategi ini berkontribusi pada peningkatan literasi data guru, penguatan budaya reflektif berbasis data, dan perbaikan praktik pembelajaran. Kendala utama yang dihadapi meliputi rendahnya literasi data, resistensi psikologis terhadap data, serta keterbatasan waktu dan beban administratif, yang diatasi melalui pendampingan bertahap, penyederhanaan indikator, dan pendekatan persuasif. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai data sense-maker dalam mendorong peningkatan mutu pendidik secara berkelanjutan di satuan PAUD.
MANAJEMEN PENGELOLAAN SUMBER DAYA DALAM MENINGKATKAN AKADEMIK DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 BAKARUNG SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Sri Hartini; Muhammad Yuliansyah; Didi Susanto
Cangkal : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2025): Mei - Oktober 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Literasi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study seeks to explore and evaluate resource management in efforts to enhance student academic performance at SDN 2 Bakarung Selatan, South Hulu Sungai Regency. The study is motivated by low student academic outcomes, which are believed to be linked to less-than-optimal management of educational resources, including human resources, facilities and infrastructure, as well as school finances. A descriptive qualitative approach was employed, with data gathered through observation, in-depth interviews, and document analysis. The findings reveal that resource management at SDN 2 Bakarung Selatan involves three main stages. First, the planning stage is still largely formal and does not fully engage all stakeholders. Second, the implementation stage faces challenges such as teacher competency issues, limited learning facilities, and the suboptimal use of BOS funds to enhance academic quality. Third, the evaluation stage is not carried out in a systematic or continuous manner. The principal plays a central role as a learning leader, motivating all school components to collaborate synergistically and participatively. This study highlights the necessity of integrated and context-sensitive resource management, especially in public elementary schools located in rural areas. Key strategies include enhancing teacher competencies, optimizing the use of facilities, and allocating budgets with a focus on improving learning quality. The results are expected to provide insights for the formulation of more effective educational policies and managerial practices in elementary schools.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGUATAN MENTAL REMAJA MELALUI SOSIOEDUKASI WAJA SAMPAI KAPUTING DI DESA SEMANGAT DALAM KECAMATAN ALALAK BARITO KUALA Didi Susanto; Rico Rico; Nurmiati Nurmiati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.48831

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, dengan tujuan meningkatkan ketahanan mental remaja melalui pendekatan sosioedukatif berbasis kearifan lokal Waja Sampai Kaputing. Latar belakang kegiatan ini adalah meningkatnya tantangan psikososial yang dihadapi remaja, seperti stres, kecemasan, dan tekanan sosial yang belum direspons secara memadai oleh individu maupun lingkungan keluarga. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, dengan melibatkan remaja dan orang tua dalam sesi edukasi, diskusi kelompok terfokus, dan pendampingan berbasis nilai budaya lokal. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta observasi untuk menilai keterlibatan dan dinamika interaksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi kesehatan mental remaja dan penguatan komunikasi antara orang tua dan anak. Pendekatan Waja Sampai Kaputing, yang menekankan nilai ketangguhan, komitmen, dan kebersamaan, terbukti relevan dalam membentuk ketahanan mental yang kontekstual. Kegiatan ini memberikan kontribusi pada penguatan pendidikan karakter dan pembangunan kesehatan mental berbasis komunitas, serta direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain dengan penyesuaian budaya setempat.
PENYULUHAN ORANG TUA DI SEKOLAH DASAR SEBAGAI PENDAMPINGAN DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR SISWA DI DESA SEMANGAT DALAM Husnul Madihah; Didi Susanto; Rico Rico
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.49094

Abstract

Keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak memiliki dampak signifikan terhadap pencapaian akademik dan perkembangan psikososial siswa. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua masih memposisikan sekolah sebagai satu-satunya institusi pendidikan formal, sehingga partisipasi aktif dalam mendampingi anak belajar di rumah cenderung rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas orang tua dalam mendampingi proses belajar anak melalui penyuluhan yang dilaksanakan secara partisipatif di Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, edukasi kelompok kecil, diskusi reflektif, dan simulasi praktik pendampingan belajar yang melibatkan orang tua siswa SD setempat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman orang tua terhadap strategi pendampingan belajar, peningkatan keterlibatan dalam komunikasi dengan anak, serta perubahan sikap terhadap pentingnya kolaborasi antara keluarga dan sekolah. Partisipasi aktif masyarakat dan pendekatan komunikatif terbukti efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan komitmen jangka panjang terhadap pendidikan anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model replikasi untuk penguatan ekosistem pendidikan berbasis keluarga dan komunitas di wilayah lain.
Entrepreneurial Financial Leadership Kepala Sekolah dalam Pengembangan Pembiayaan Pendidikan Berkelanjutan Agustina Rahmi; Iswiyati Rahayu; Jarkawi Jarkawi; Didi Susanto; Dwi Sogi Sri Redjeki; Eka Rusmayanti
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i2.24935

Abstract

Keterbatasan sumber pembiayaan pendidikan dan tingginya ketergantungan sekolah terhadap dana pemerintah mendorong kepala sekolah untuk mengembangkan strategi kepemimpinan yang inovatif dalam menjamin keberlanjutan pembiayaan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis praktik Entrepreneurial Financial Leadership kepala sekolah dalam pengembangan pembiayaan pendidikan berkelanjutan di SD Negeri Tembarangan 2 Tapin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, bendahara Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan ketua komite sekolah yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan mereka dalam pengelolaan pembiayaan sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Entrepreneurial Financial Leadership kepala sekolah diwujudkan melalui enam praktik utama. Pertama, diversifikasi sumber pembiayaan dilakukan dengan membangun kemitraan dengan berbagai pihak, mengoptimalkan akses terhadap program bantuan, serta memperluas jejaring dukungan masyarakat. Kedua, efisiensi pengeluaran diterapkan melalui penyusunan skala prioritas, evaluasi kebutuhan secara berkala, dan optimalisasi penggunaan sumber daya yang tersedia. Ketiga, partisipasi komunikasi dikembangkan dengan melibatkan guru, orang tua, komite sekolah, dan komunitas melalui berbagai saluran komunikasi yang terbuka. Keempat, penguatan kemitraan dan jejaring dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung pencapaian tujuan pembiayaan sekolah. Kelima, transparansi dan akuntabilitas diwujudkan melalui pencatatan keuangan yang rinci, pelaporan terbuka, serta penyediaan akses informasi kepada para pemangku kepentingan. Keenam, pengakuan eksternal dipandang sebagai bentuk legitimasi yang mampu meningkatkan kepercayaan publik dan memperluas peluang memperoleh dukungan pembiayaan tambahan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai administrator keuangan, tetapi juga sebagai pemimpin kewirausahaan yang mampu mengidentifikasi peluang, memobilisasi partisipasi, membangun kepercayaan, dan mengembangkan pembiayaan pendidikan yang berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian manajemen pembiayaan pendidikan melalui penguatan konsep Entrepreneurial Financial Leadership dalam konteks sekolah dasar di Indonesia. 
PRINCIPAL'S POLICY AND LEADERSHIP IN IMPLEMENTING THE INDEPENDENT LEARNING CURRICULUM IN BANJARBARU PUBLIC ELEMENTARY SCHOOLS Yeni Rahmawati; Didi Susanto; Muhammad Yuliansyah
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i1.1637

Abstract

Yeni Rahmawati 2209050014. Principal Policy and Leadership in Implementing the Independent Learning Curriculum in Banjarbaru State Elementary Schools Dr. Didi Susanto and Dr. Muhammad Yuliansyah. Policy and Leadership The principal has the ability to lead all school resources. SDN 1 Sungai Besar Banjarbaru and SDN 1 Sungai Ulin Banjarbaru found several problems that were almost the same in the two schools, namely: Limited resources, including teacher competency, use of IT, funds, budget allocation and facilities. Principal Policy and Leadership has a very big role in dealing with various problems in implementing the independent learning curriculum. This research aims to: 1) Identify the Principal's Policy and Leadership in Implementing the Independent Learning Curriculum at SDN 1 Sungai Besar and SDN 1 Sungai Ulin Banjarbaru, 2) Analyze the results of the Principal's Policy and Leadership in Implementing the Independent Learning Curriculum at SDN 1 Sungai Besar and SDN 1 Sungai Ulin Banjarbaru, and 3) Analyze the supporting and inhibiting factors for the Principal's Policy and Leadership in Implementing the Independent Learning Curriculum. This research is a qualitative descriptive research using the main instrument of interviews. The data sources in this research are school principals and teachers at SDN 1 Sungai Besar Banjarbaru and SDN 1 Sungai Ulin Banjarbaru. Data analysis uses the Miles and Huberman concept, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the research show that: 1) How the Principal's Policy and Leadership in implementing the independent learning curriculum includes: Vision and Mission in Implementing the Independent Learning Curriculum, Policies that support the independent learning curriculum, Leadership periodic collaboration in decision making of the Independent Curriculum 2) Implementation Results by measuring the results of implementation With this policy and leadership, school principals can assess the success and effectiveness of the implementation of the Independent Learning Curriculum and make the necessary adjustments to achieve better results in the future. The principal can evaluate the impact of the implementation of the Independent Learning Curriculum policy and make the necessary adjustments to ensure that all school members get maximum benefits from the implementation of the curriculum. 3) Supporting Factors for the policy and the principal's leadership. The principal's strong and visionary leadership can motivate and direct the entire school community in implementing the independent learning curriculum, Inhibiting Factors Leadership that is less consistent or less committed and budget limitations can hinder the ability to provide facilities.
Co-Authors Abdul Haris Achmad Jaelani Adawiyah, Misyatul Ade Nur Atika Sari Agustina Rahmi Akhmad Rizkhi Ridhani Angreany, Ririn Annisa Rira Asriani Arif Rahman Aris Fadillah Asriani, Annisa Rira Astuti, Erny Fuji Aulina, Melda Ayuni, Risa Dwi Azimi, Bahrul Bardiansyah Bardiansyah Bayu Lintang Samudro Decky C. Kananto Lihu Desitriani, Desitriani Dewi Merdayanty Dina Aida Audria Dwi Aulia Permatasari Dwi Sogi Sri Redjeki Eka Rusmayanti erniyawati, nova Erny Fuji Astuti Fauzi Rahman Fuzi Maulana Ash’ari Gusti Irhamni Haika, Novia Ulfah Hasniah Hayat, Muzahid Akbar Heny Nelawati Heriani, Risna Hunul Madihah Husnul Khatimah Husnul Madihah Imam, Khotibul Iswiyati Rahayu Jarkawi Jauza, Carisa Elvina Junaidi Junaidi Juwita Ramadhani Karina Erlianti Kasroni, Imam khotibul imam Khuzaini khuzaini, Khuzaini Kurniawati, Marhaeni Fajar Kustaniah Kustaniah Kustaniah, Kustaniah Lasmiati Lasmiati Lasmiati Lasmiati Lia Mardiana Lukman Hakim M. Irpan M. Ramadhan Akbari M. Yogi Riyantama Isjoni Madihah, Hunul Mardiana Mardiana Marhaeni Fajar Kurniawati Marhaeni Fajar Kurniawati Marini . Marini Marini Mega Gati Nastiti Melisa Intan Barliana Misda Misda Misda, Misda Muhammad Fauzi Muhammad Naufal Rofif Muhammad Wafi Rahman Muhammad Yuliansyah Mustanul Anwar Muzahid Akbar Hayat Muzahid Akbar Hayat Muzahid Akbar Hayat Muzahid Akbar Hayat Nafiah Ariyani, Nafiah Nasrullah Nasrullah nova erniyawati Nur Safitri, Siska Ananda Nurmiati Nurmiati Nurul Auliah Nurul Listiyani Permadi, Surya Purwanti, Tuti Puspha Fandini Rahayu, Firda Rahman, Muhammad Wafi Rasuna Rasuna, Rasuna Rico Rico Rico, Rico Rika Apriany Sukmana Rika Apriany Sukmana Ririn Angreany riska Aprilia Risna Heriani Rizki Rahmadi Pratama Rofif, Muhammad Naufal Ronianysah, Ronianysah roslena roslena Rumansyah, Arif Rusdi Effendi Sanusi Sanusi Sanusi Sanusi Sanusi Sidik Puryanto Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Norafifah Sri Hartini sri yustina Sultani Sulatani Sultani Sultani Sultani Sultani Surya Permadi Susanti, Nur Aprilia Syabani, Rachma Laila TIANA MILANDA Tuti Purwanti Yeni Rahmawati Yulistia Budianti Soemarie Yustina, Sri Zulfikar, Rizka