Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN ALIH TEKNOLOGI PENGOLAHAN MIE SAGU IKAN BIANG (Ilisha elongata) DI KUBE “DIAN LESTARI” SELATPANJANG KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI Sumarto, Sumarto; Desmelati, Desmelati; Suparmi, Suparmi; Dewita, Dewita; Rengi, Pareng
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 3 No. 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Kegiatan pengabdian bertujuan untuk mengembangkan teknologi terapan pengolahan mie sagu dengan fortifikasi tepung ikan biang sebagai usaha varian baru bagi Kube “Dian Lestari” Selatpanjang dalam rangka pengembangan usaha industri kecil berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. Sasaran kegiatan pengabdian dan pelatihan melibatkan pihak pengelola dan karyawan industri pengolahan mie sagu Kube (UMKM) “Dian Lestari Desa Alahair Selatpanjang. Produk mie sagu dengan fortifikasi tepung ikan biang 2% memberikan varian baru dengan tampilan rupa mie rapi, utuh, dan berwarna cerah. Rasa mie sagu menjadi lebih gurih terasa sedikit ikan, aroma mie sagu masih dominan beraroma khas mie sagu, dengan tekstur mie sagu masih kenyal dan kompak seperti mie sagu kontrol (tanpa penambahan tepung ikan biang). Hasil uji coba pada konsumen terhadap mie sagu varian baru dengan penambahan tepung ikan biang memberikan kriteria rasa unik, gurih dan enak dengan tekstur yang masih stabil kenyal dan kompak. Produk mie sagu-ikan memiliki kandungan air 23,65%, protein 4,37%, lemak 0,86%, abu 1,21% dan karbohidrat 69,91%.
Pelatihan dan Sosialisasi Usaha Mi Sagu Ikan pada Kelompok Perempuan Wirausaha di Kelurahan Sukamulia Kota Pekanbaru Dewita, Dewita; Sukendi, Sukendi; Diharmi, Andarini; Sidauruk, Santhy Wisuda; Roza, Yenita
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Mi sagu merupakan salah satu produk makanan khas daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Kandungan protein mi sagu dapat ditingkatkan dengan menambahkan sumber protein yaitu ikan patin. Ikan patin memiliki nilai ekonomis dan mudah didapatkan di pasar tradisional maupun di swalayan dalam kondisi yang masih segar. Oleh sebab itu ikan patin sangat baik digunakan sebagai bahan baku sumber protein untuk fortifikasi makanan seperti mi sagu. Kegiatan pelatihan dan sosialisasi ini bertujuan untuk mengembangkan usaha mi sagu ikan yang dapat memberikan kesempatan dan pengalaman wirausaha kepada mahasiswa jurusan Teknologi Hasil Perikanan Universitas Riau dan mendorong berkembangnya budaya pemanfaatan hasil riset perguruan tinggi untuk meningkatkan income generating dan kerjasama dengan kelompok UMKM. Tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk alih teknologi pengolahan mi sagu ikan pada mahasiswa calon wirausaha dan mitra UMKM, serta mempromosikan produk mi sagu ikan pada masyarakat melalui pusat kuliner di kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah metode sistem pembelajaran partisipasi aktif dengan tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelatihan dan sosialisasi, pengadaan bahan baku, dan produksi mi sagu ikan. Hasil yang diperoleh adalah kegiatan telah berlangsung dengan baik, kelompok sasaran telah mendapat pengalaman langsung dalam alih teknologi produksi mi sagu ikan dan kiat-kiat pemasarannya. Selanjutnya kegiatan ini telah mampu memberikan pencerahan dan wawasan kepada mahasiswa dan mitra UMKM tentang pengembangan produk dan usaha.
Potential of Vanname Shrimp Skin Astanxanthin Hydrolyzate as Alpha Glucosidase Enzyme Inhibitor Heriansyah, Ivan; Karnila, Rahman; Buchari, Dewita
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 3 (2023): October
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

The purpose of the study was to analyze hydrolysate astaxanthin as an inhibitor of the enzyme alf glucosidase. The method used is an experimental method by applying a Complete Random Design (RAL) The treatment used is a concentration of different papain enzymes, consisting of 3 treatment levels namely t1 (3%), t2 (6%), and t3 (9%). Observations made are 1) proximal analysis; 2) analysis of hydrolysate astaxanthin and its antioxidant activity; 3) analysis of the inhibition test of the enzyme alpha glucosidase and its inhibitory mechanism. The results showed that the proxmat of vanname shrimp skin flour is; water content (9.20% bb), ash (31.46% bk), fat (1.64% bk), protein (37.60% bk), and carbohydrates (29.29% bk) (by different) with a yield of 36.22%. The highest astaxanthin content at the 3% papain enzyme concentration of 3.57 μg/g with the best antioxidant activity has the smallest IC50 value of 88,793 ppm and astaxanthin shows inhibition activity of alpha glucoside enzyme by 49.38% - 58.87% and astaxanthin has a competitive enzyme inhibition mechanism resulting in a decrease in postrandial blood glucose levels.
Potential of Vanname Shrimp Skin Astanxanthin Hydrolyzate as Alpha Glucosidase Enzyme Inhibitor Heriansyah, Ivan; Karnila, Rahman; Buchari, Dewita
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 3 (2023): October
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

The purpose of the study was to analyze hydrolysate astaxanthin as an inhibitor of the enzyme alf glucosidase. The method used is an experimental method by applying a Complete Random Design (RAL) The treatment used is a concentration of different papain enzymes, consisting of 3 treatment levels namely t1 (3%), t2 (6%), and t3 (9%). Observations made are 1) proximal analysis; 2) analysis of hydrolysate astaxanthin and its antioxidant activity; 3) analysis of the inhibition test of the enzyme alpha glucosidase and its inhibitory mechanism. The results showed that the proxmat of vanname shrimp skin flour is; water content (9.20% bb), ash (31.46% bk), fat (1.64% bk), protein (37.60% bk), and carbohydrates (29.29% bk) (by different) with a yield of 36.22%. The highest astaxanthin content at the 3% papain enzyme concentration of 3.57 μg/g with the best antioxidant activity has the smallest IC50 value of 88,793 ppm and astaxanthin shows inhibition activity of alpha glucoside enzyme by 49.38% - 58.87% and astaxanthin has a competitive enzyme inhibition mechanism resulting in a decrease in postrandial blood glucose levels.
Pemberdayaan Kaum Perempuan di Kelurahan Suka Mulia Kota Pekanbaru dalam Pengolahan Makanan Jajanan dari Ikan Sebagai Upaya Penumbuhan Wirausaha Baru Dewita, Dewita; Sukendi, Sukendi; Syahrul, Syahrul; Irasari, N.; Sidauruk, Santhy Wisuda
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Ikan patin (Pangasionodon hypopthalmus) banyak dibudidyakan di provinsi Riau, khususnya di daerah Kampar, sehingga daerah ini banyak terdapat industri pengolahan ikan patin. Oleh sebab itu perlu suatu inovasi untuk memanfaatkan ikan patin tersebut, yakni dengan cara menganekaragamkan (diversifikasi) pengolahannya menjadi berbagai macam produk olahan, salah satunya adalah gyoza dan dinsum ikan. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan wirausaha baru bagi kaum perempun di kelurahan Sukamulia Kota Pekanbaru melalui alih teknologi pengolahan makanan jajanan berbahan baku ikan sesuai standar mutu SNI. Secara khusus untuk mengetahui bagaimana analisis kebutuhan, ketepatan perencanaan program pelatihan, penyusunan bahan pelatihan, pelaksanaan berdasarkan program perencanaan yang telah ditetapkan, dan sistem penilaian atau proses evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Participatory Technology Development, yaitu memanfaatkan teknologi tepat guna berbasis ikan, dan dari kegiatan ini diharapkan kaum perempuan sebagai wirausaha baru (star up) secara mandiri dengan mengolah ikan patin menjadi berbagai produk olahan seperti gyoza dan dinsum ikan. Dengan adanya varian produk hasil diversifikasi olahan ikan dapat menjadi usaha rumahan di lingkungannya maupun melalui pasar yang lebih luas. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam menumbuhkan minat wirausaha baru melalui produk makanan jajanan berbasis ikan. Berdasarkan minat konsumen terhadap produk yang dihasilkan, ternyata semua produk yang diproduksi disukai konsumen. Berdasarkan analisis pendapatan bahwa keuntungan yang bisa diperoleh dengan menjual gyoza atau dinsum ikan patin per paket/per bungkus isi 29 buah) sebanyak 16 paket atau 160 buah dengan harga Rp 8.000 per buah dalam satu kali produksi adalah Rp 124.000,- atau 10 kali produksi per bulan adalah sebesar 10 x Rp 124.000 = Rp 1.240.000.
DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN BERBASIS IKAN PATIN SEBAGAI PRODUK UNGGULAN BUMDES DI DESA SUNGAI SORIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Dewita, Dewita; Thamrin, Thamrin; Sukendi, Sukendi; Syahrul, Syahrul; Sidauruk, Shanty W
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 4 No. 1 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Sungai Sorik Village is one of the villages in the Kuantan Hilir Seberang District, Kuantan Singingi Regency (Kuansing). In this village there is a Village-Owned Enterprise (BUMDES) whose members are young women who manage the Sorik River Tourism Lake. This Lake Wisata is visited by residents around the sub-district and even residents of other sub-districts from both Kuansing district and neighboring districts, namely INHU district (Rengat). Culinary tourism is an innovative effort to support tourism activities that provide superior food as an attraction for tourists. For this reason, to produce protein-rich snack foods, dragon leg nuggets and brains are made from fish raw, especially catfish. The purpose of this community service activity in Sungai Sorik Village is to develop BUMDES to produce protein-rich snack foods as a form of creative economy which is carried out by making flavor variants of snack food products. The result of implementing community service activities in developing BUMDES is a new taste of fish-based snack food products. Based on consumer interest in the resulting flavor variant products, it turns out that all the variants produced are preferred by consumers.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Alih Teknologi Pembuatan Makanan Berbasis Ikan Di Desa Bokor Kepulauan Meranti Amin, Bintal; Dewita, Dewita; Syahrul, Syahrul; Nurrachmi, Irvina; Nursyirwani, Nursyirwani
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 1 No. 1 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Dalam upaya agar kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau PKK di Desa Bokor Kepulauan Meranti mendapat keterampilan dalam pengolahan pangan berbasis ikan dan dapat membuka usaha mandiri maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan dan pelatihan telah dilaksanakan. Desa Bokor yang merupakan salah satu penghasil ikan laut dan juga telah dikembangkan sebagai salah satu kawasan ekowisata di Kepulauan Meranti perlu diikuti dengan kegiatan yang dapat memberikan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitarnya. Melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini diharapkan agar pada saat produksi ikan melimpah maka dapat dilakukan usaha diversifikasi dengan cara mengolahnya menjadi berbagai produk olahan berbahan ikan khususnya produk jajanan yang bernilai ekonomi dan bergizi tinggi. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat desa, terutama kader PKK dan Kepala Desa. Disamping penyuluhan, kelompok PKK juga diberikan bantuan peralatan untuk memproduksi jenis makanan yang diajarkan dalam pelatihan dengan harapan peserta kegiatan akan dapat memberdayakan kelompoknya untuk membuka usaha dalam membuat produk makanan berbasis ikan tersebut. Kepala Desa sangat mendukung kegiatan yang dilakukan dan akan memberikan bantuan lebih luas bagi pengembangan produksi yang dihasilkan tersebut dan mengharapkan bentuk pelatihan lain dapat diberikan untuk meningkatkan ekonomi mesyarakat desa tersebut, terutama dibidang perikanan dan ekowisata.
PEMBERDAYAAN PETANI BUDIDAYA IKAN DI DESA SUNGAI PAKU KABUPATEN KAMPAR MELALUI ALIH TEKNOLOGI PENGOLAHAN MAKANAN JAJANAN BERBASIS SAGU DAN IKAN SEBAGAI USAHA RUMAHAN Dewita, Dewita; Syahrul, Syahrul; Andriani, Andarini; Karnila, Rahman; Edison, Edison; Sukendi, Sukendi
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 3 No. 1 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Salah satu desa potensial sebagai desa pengembangan di kabupaten Kampar Riau adalah Desa Sungai Paku kecamatan Kampar Kiri, merupakan salah satu desa pengembangan di kabupaten Kampar Riau. Di desa Sungai Paku banyak terdapat usaha budidaya ikan di kolam, khususnya ikan patin. Komoditas ikan dan lainnya seperti sagu merupakan komoditas utama, yang termasuk komoditas unggulan daerah berbasis system inovasi daerah (SIDa) Riau. Maka dari itu pengembangan produk makanan jajajan difokuskan pada bahan baku berbasis sagu dan ikan. Kolaborasi produk jajanan berbasis sagu dan ikan dari hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa mie sagu yang difortifikasi dengan hasil perikanan mengalami peningkatan nilai gizi protein (dari 0,3% menjadi 5,75%), demikian juga dengan produk jajanan lainnya seperti bakso dan snack ikan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan alih teknologi pengolahan makanan jajanan dan memberdayakan kaum wanita dari keluarga pembudidaya ikan membuka usaha rumahan makanan jajanan yang banyak diminati masyarakat di daerah tersebut seperti mie sagu ikan, bakso ikan dan snack ikan. Metode penerapan yang digunakan adalah metode survei partisipatif, ceramah, diskusi, praktik langsung, observasi, pendampingan dan evaluasi. Luaran kegiatan adalah : i) Meningkatnya keterampilan peserta dari kelompok mitra tentang pengolahan makanan jajanan berbasis sagu dan ikan (snack , mie dan bako sagu ikan), dan ii) Memberikan solusi pada mitra untuk memulai usaha rumahan produk jajanan berbasis sagu dan ikan.
Antioxidant Activity of Bioactive Peptides on Protein Hydrolyze of Bombay Duck (Harpodon nehereus) from Papain Hydrolysis Rahman, R. Fathul; Buchari, Dewita; Hasan, Bustari
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 2 (2023): June
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

This study aimed to examine the antioxidant activity of bioactive peptides on protein hydrolyzes of Bombay duck (Harpodon nehereus)from hydrolysis using papain enzyme. This research used an experimental method, with a wholly randomized non-factorial design consisting of enzyme concentration factors (1,5, 2, and 2,5%). Parameters tested include chemical composition tests of Bombay duck's meat, flour, and protein hydrolyze, identification of short peptide chains, and antioxidant activity. The results showed that Bombay duck protein hydrolyzes with papain enzyme concentration. There was a significant difference, where the enzyme concentration of 2,5% has the highest degree of hydrolysis of 69,18%. The chemical composition of meat was water 73.15% (ww), protein 81.97% (dw), ash 5.57% (dw), and fat 4,49% (dw). The chemical composition of flour Bombay duck was water 8.32% (ww), protein 79.88% (dw), ash 4,89% (dw), and fat 3,41% (dw). The best treatment of Bombay duck protein hydrolyze at an enzyme concentration of 2.5% resulted in a chemical composition of water 6.73% (ww), protein 80,56 % (dw), ash 5,53 % (dw) and fat 3,11 % (dw). The results of the identification of peptide compounds were L-Pro-L-Ile, L-Leu-L-pro, L-Arg-D-Pro, Leu-Ala-Arg-Leu, and L-Thr-L-pro-L-lys. Furthermore, DPPH free radicals (IC50) scavenging power was 5.19%.
Pengaruh Pemberian Sirup Bit Merah (Beta Vulgaris L) Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Puteri Dengan Anemia Dewita, Dewita; Putri, Selvia Zuhra; Madeni, Barirah
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 6 Nomor 2
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v6i2.3723

Abstract

Background: Anemia in adolescents aged 15-24 years is 32% and it is estimated that 3 out of 10 people suffer from anemia. Several studies have been carried out, cases of anemia in young women are still high, this occurs due to lack of compliance with taking blood supplement tablets. The incidence of anemia in adolescent girls is around 12.1 million people due to not consuming Fe tablets. Research method: This research design uses a Quasi experimental design with pre and post test only with control group. This research was to determine the effect of giving red beet syrup and fe tablets to anemic adolescent girls in the Langsa City area. The research period was from August to September 2023. The total research sample was 30 D3 midwifery students who met the inclusion criteria and were willing to be respondents and did not suffer from chronic diseases. The research instrument used was a questionnaire. Results: The results of the Mann Witney Test showed a value of p = 0.000 < 0.05, which means there was a significant effect between the treatment group given red beet syrup and the control group. Based on the table above, it is known that in the Fe tablet group the average difference in hemoglobin increase was 8.10. In the Fe tablet and beetroot groups, the average difference in hemoglobin increase was 22.90 and the sig value was 0.000. Conclusion: based on the research results, it can be concluded that the group that gave 250 ml of red beet syrup (Beta vulgaris L) and fe tablets for 7 days proved to be more effective in increasing hemoglobin levels in adolescent girls with anemia.
Co-Authors ', Desmelati ', Suparmi - - Syahrul . Isnaini . Syahrul Abdurahman Abdurrahman Alchalidi Alchalidi amirul fadri, amirul Andarini Diharmi Andriani, Andarini Anto Saut Pasaribu, Anto Saut Arkham, M. Nur Aulianshah, Vonna Ayu Diana Benget Hutahaean Bintal Amin Budijono, Budijono Bustari Hasan Chicka Willy Yanti Cut Mutiah Dahlan, Zulfa Hanum Dahlia Dahlia Dahlia Dahlia Daud Yusuf Dayani, Rahmi Desmelati Desmelati Desmelati Desmelati Desmelati Desmelati Desmelati Desmelati Dewi, Silfia Eddiwan Kamaruddin Edison Edison Edison Edison Elizal, Elizal Elizar Elizar, Elizar Fanzuri, M Reza Fanzuri, M. Reza Faradilla, Shella Fatiranes, Erlando Febrina Judith, Febrina Gonal, Hendri Halimatussakdiah Halimatussakdiah Hani Plumeriastuti Hanis, Nonong Hariadi, Mas'ud Hendro Ekwarso Henniwati, Henniwati Heriansyah, Ivan Humayra, Siti Dara Imelda Yunita Indah Indah Ira Sari Irasari, N. Irvina Nurachmi Irwani, Maria Jasmiati Jasmiati, Jasmiati Karnila, Rahman Karnila Kartika Sari Hrp, Lili Kartini Putri, Hendrika Wijaya Keumala, Cut Ratna Lia Lajuna Madeni, Barirah Maderlita, Sisca Magfirah, Magfirah May Kristina Simanjuntak, May Kristina Meity Muliawati, Meity Mhd Fadhli, Mhd Fadhli Mirna Ilza Muhammad Fauzi Muhammad Zakiyul Fikri N Ira Sari N. Ira Sari N. Irasari Nasution, putri Silvia Nauba Nofrian, Rey Nora Veri Nursyirwani, Nursyirwani Nurul Huda Oktari, Arles Oktavia Iswari Harahap, Oktavia Iswari Pareng Rengi Pareng Rengi Prihatin, Nova Sumaini Putra, Adie Wirawan Putri, Selvia Zuhra Putri, Tiara Beneva R Fathul Rahman Rahman, R. Fathul Ranggi Oktori Ranika Paramita Restu Restu Ridwan Manda Putra Rimayanti Rimayanti Rinaldi Panjaitan, Rinaldi Rindi Metalisa, Rindi Rizky Febriansyah Rosyita, Rosyita Sadewa, Bagaspati L Sadewa, Bagaspati L. Salsabila, Alikha Santhy Wisuda Sidauruk Sari Hrp, Lili Kartika Sari, Cindy kemala Setiyanto, Wahyu Pajar Sianturi, Desky Novita Sari Sibagariang, Rina D Sidauruk , Santhy Wisuda Sidauruk, Santhy W. Sidauruk, Shanty W Silfia Dewi Sinaga, Sanni Ezra Siregar, Heppi Nurjanah Siregar, Rizky Febriansyah Sri Maryati Suardi Loekman Suardi Lukman Sukendi Sukendi Sukirno Mus Sukma, Elni Sumarto Sumarto Sumarto, Sumarto Suparmi Suparmi Suparmi Suparmi Suparmi Syafrani Syafrani Syafrijal Syafrijal Syahada, Melania Syahda, Melania Syahril Nedi Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul T. Iskandar Faisal Taufik Hidayat Taufik Hidayat Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Tri Wahyu Suprayogi Widjiati Widjiati, Widjiati Windarti Windarti Yenita Roza Yova, Surya Dirga Zuarli, Zuarli