Claim Missing Document
Check
Articles

Antioxidant Activity of Bioactive Peptides on Protein Hydrolyze of Bombay Duck (Harpodon nehereus) from Papain Hydrolysis Rahman, R. Fathul; Buchari, Dewita; Hasan, Bustari
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 2 (2023): June
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

This study aimed to examine the antioxidant activity of bioactive peptides on protein hydrolyzes of Bombay duck (Harpodon nehereus)from hydrolysis using papain enzyme. This research used an experimental method, with a wholly randomized non-factorial design consisting of enzyme concentration factors (1,5, 2, and 2,5%). Parameters tested include chemical composition tests of Bombay duck's meat, flour, and protein hydrolyze, identification of short peptide chains, and antioxidant activity. The results showed that Bombay duck protein hydrolyzes with papain enzyme concentration. There was a significant difference, where the enzyme concentration of 2,5% has the highest degree of hydrolysis of 69,18%. The chemical composition of meat was water 73.15% (ww), protein 81.97% (dw), ash 5.57% (dw), and fat 4,49% (dw). The chemical composition of flour Bombay duck was water 8.32% (ww), protein 79.88% (dw), ash 4,89% (dw), and fat 3,41% (dw). The best treatment of Bombay duck protein hydrolyze at an enzyme concentration of 2.5% resulted in a chemical composition of water 6.73% (ww), protein 80,56 % (dw), ash 5,53 % (dw) and fat 3,11 % (dw). The results of the identification of peptide compounds were L-Pro-L-Ile, L-Leu-L-pro, L-Arg-D-Pro, Leu-Ala-Arg-Leu, and L-Thr-L-pro-L-lys. Furthermore, DPPH free radicals (IC50) scavenging power was 5.19%.
PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU YANG SUDAH MENIKAH TERHADAP KESEDIAAN TEST INSPEKSI VISUAL ASETAT (IVA) DI PUSKESMAS MUARA SATU KOTA LHOKSEUMAWE Elizar, Elizar; Kartini Putri, Hendrika Wijaya; Rosyita, Rosyita; Dewita, Dewita
Indonesian Trust Health Journal Vol 5 No 1 (2022): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v5i1.96

Abstract

Cervical cancer is a women's health problem that requires serious attention. In Indonesia, cervical cancer is a cancer with the second largest number after breast cancer. The incidence of new cases of cervical cancer according to Globocon data, 2020 in Indonesia is around 36,633 cases (17.2%) of all cancer cases in women. The purpose of this study was to determine the effect of married mothers' behavior on the willingness to take the VIA test at the Muara Satu Health Center, Lhokseumawe City. This study is an observational study with a case-control (case-control) design. The population in this study were married mothers in the working area of ​​the Muara Satu Health Center with a total sample of 53 people. The results of the chi-square test obtained p-value <0.05 for the attitude and knowledge variables, indicating that lack of knowledge and negative attitudes of mothers affect the willingness of married mothers to carry out VIA examinations. However, the multiple logistic regression test conducted on the two variables showed the attitude variable was more influential with a p-value of 0.001.It is very important for mothers to participate in the prevention and early detection of cervical cancer by conducting an IVA test and for health workers to be more active in providing counseling about early detection of cervical cancer through an IVA test at health care centers. Abstrak Kanker leher rahim menjadi suatu permasalahan kesehatan wanita yang membutuhkan perhatian serius. Di Indonesia kanker serviks merupakan penyakit kanker dengan jumlah terbesar kedua setelah kanker payudara. Angka kejadian kasus baru kanker serviks sesuai data Globocon, 2020 di Indonesia berkisar 36.633 kasus (17.2%) dari keseluruhan kasus kanker pada wanita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perilaku ibu yang sudah menikah terhadap kesediaan untuk test IVA di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan kasus-kontrol (case-kontrol). Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang sudah menikah diwilayah kerja Puskesmas Muara Satu dengan jumlah sampel 53 orang. Hasil uji chi–squre test diperoleh nilai p-value< 0,05 untuk variable sikap dan pengetahuan, menunjukkan pengetahuan yang kurang dan sikap ibu yang negative mempengaruhi kesediaan ibu yang sudah menikah untuk melakukan pemeriksaan IVA. Namun uji regresi logistij ganda yang dilakukan terhadap kedua variabel menunjukkan variabel sikap lebih berpengaruh dengan nilai p-value 0,001. Sangatlah Penting bagi Ibu untuk berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks dengan melakukan test IVA dan bagi petugas kesehatan lebih aktif memberikan penyuluhan tentang deteksi dini kanker servik melalui test IVA dipusat layanan kesehatan.
Preeeklamsia: patofisiologi, diagnosis, skrining, pencegahan dan penatalaksanaan Veri, Nora; Lajuna, Lia; Mutiah, Cut; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Dewita, Dewita
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v4i1.588

Abstract

Salah satu target dalam SDGs adalah untuk mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi 70 kematian per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Preeklampsia/ eklampsia merupakan penyebab kedua terbanyak kematian ibu setelah perdarahan. Prevalensi preeklampsia/ eklampsia di negara berkembang jauh lebih tinggi dibandingkan di negara maju. Preeklamsia didefinisikan sebagai hipertensi gestasional yang berhubungan dengan ibu yang baru lahir atau disfungsi uteroplasenta pada kehamilan 20 minggu atau lebih. Faktor risiko yang berhubungan dengan terjadinya preeklampsia antara lain usia ibu usia, nuliparitas, primigravida, obesitas, riwayat diabetes melitus, riwayat hipertensi kronik, riwayat penyakit ginjal, riwayat preeklampsia, riwayat preeklampsia keluarga, jarak antar kehamilan, tingkat sosio-ekonomi yang rendah, dan penyakit autoimun. Pencegahan preeklamsia dilakukan dengan aspirin dosis rendah, antioksidan (vitamin C dan E), vitamin D, suplemen kalsium, minyak ikan, oksida nitrat suplemen, donor oksida nitrat, asam folat, penurunan berat badan, obat antihipertensi, metformin dan aktivitas fisik. Tatalaksana preeklamsia antara lain dengan kontrol tekanan darah, pencegahan kejang, terminasi kehamilan, pengaturan cairan, diet, latihan dan tindak lanjut jangka panjang.
Seduhan Daun Kelor dan Daun Adas untuk Meningkatkan Kelancaran Air Susu Ibu Pada Ibu Menyusui Jasmiati, Jasmiati; Prihatin, Nova Sumaini; Dewita, Dewita
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i6.14374

Abstract

ABSTRACT Mothers in the first six months f breastfeeding need additional energy of 500 calories/day to produce a normal amount of milk. Sufficient of breast milk, both in quantity and quality, reatly determines the baby’s growth. The illustrates that the food consumed by breasfeeding mothers greatly influences breast milk production. There are several plants that can help mothers increase and facilitate breast milk, namely the moringa plant which contains phytosterols dan the fannel plant which contains flavonoids. This research aims to see the administration of moringa leaves dan fennel leaves to increase the flow of breast milk in breastfeeding mothers. Data analysis used the Wilcoxon test. This type of research is a quasi-experiment with a pretest-posttest two group design. The population is postpartum mothers in the Banda Sakti Health Center Working Area, the total sample is 32 people and divided into 2 intervention groups. The research results showed that the pretest and posttest normality data in both groups were abnormally distributed data <0.05, The test results showed that the Moringa and Fennel groups experienced an increase in breast milk flow with an average value of 8.50 and a sig. 0,000. So it can be interpreted that the infusion of Moringa leaves and fennel has an effect on increasing the flow of breast milk in breastfeeding mothers. Keywords: Fennel Leaves, Moringa Leaves, Smooth Breastfeeding, Breastfeeding   ABSTRAK Ibu dalam 6 bulan pertama menyusui membutuhkan tambahan energi sebesar 500 kalori/hari untuk menhasilkan jumlah susu normal. Produksi ASI yang cukup, baik jumlah dan kualitasnya sangat menentukan pertumbuhan bayi. Hal ini menggambarkan bahwa makanan yang dikonsumsi ibu menyusui sangat berpengaruh terhadap produksi ASI. Ada beberapa tanaman yang dapat membantu ibu dalam meningkatan dan pempelancar ASI, yaitu tanaman kelor yang mengandung fitosterol dan tanaman adas flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pemberian seduhan daun kelor dan daun adas untuk meningkatkan kelancaran ASI pada ibu menyusui. Jenis penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest two group desain. Populasi adalah ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Banda Sakti, jumlah sampel sebanyak 32 orang dan dibagi menjadi 2 kelompok intervensi. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon test. Hasil penelitian didapat data normalitas pretest dan posttest pada kedua kelompok adalah berdistribusi data tidak normal <0,05, hasil uji menunjukan pada kelompok kelor dan adas mengalami peningkatan kelancaran ASI dengan nilai rata-rata 8.50 dan nilai sig. 0,000. Maka dapat diartikan bahwa pemberian seduhan daun kelor dan adas berpengaruh terhadap peningkatan kelancaran ASI pada ibu menyusui.                     Kata Kunci: Daun Adas, Daun Kelor, Kelancaran ASI, Menyusui
Penerapan Gema Cermat Terhadap UKS Sekolah Boarding di Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang Irwani, Maria; Keumala, Cut Ratna; Hanis, Nonong; Maderlita, Sisca; Dewita, Dewita
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13244

Abstract

ABSTRAK Dalam rangka percepatan upaya peningkatan pengetahuan, kesadaran, kepedulian, dan keterampilan masyarakat mengenai penggunaan obat secara rasional, dilaksanakan program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GEMA CERMAT) yang merupakan wadah penggerakan penggunaan obat rasional dan program terkait lain yang berkesinambungan dengan melibatkan lintas sektor dan pemangku kepentingan terkait. Gerakan ini telah dicanangkan oleh Menteri Kesehatan RI pada tanggal 13 November 2015 dan ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.02/Menkes/427/2015 tentang Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat. Pelaksanaan Gema Cermat perlu diterapkan agar tidak terjadi kesalahan penggunaan obat yang dapat berakibat fatal bagi kesehatan tubuh. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan guru, pengurus UKS dan siwa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan sosialisai dan memberikan pelatihan keterampilan memilih obat untuk swamedikasi sehingga menjadi penggerak mengenai penggunaan obat rasional sebagai wujud dari Program Gema Cermat di sekolah. Kegiatan ini dilakukan oleh dosen jurusan farmasi dan dosen jurusan kesehatan gigi dengan lamanya pelaksanaan selama 3 bulan pada tahun 2023. Metode yang akan digunakan dalam meningkatkan pengetahuan adalah model pemberdayaan masyarakat partisipatif. Peningkatan pengetahuan para guru, pengurus UKS dan siswa-siswi SMA Boarding School di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang tentang macam-macam obat, bentuk sediaan obat, cara penggunaan obat, cara menyimpan dan membuang obat yang sudah tidak dipakai serta mampu menerapkan dan mendampingi masyarakat terutama tentang bagaimana Mendapatkan, Menggunakan, Menyimpan dan Membuang Obat dengan Baik dan Benar. Melalui Gema Cermat ini, guru, pengurus UKS dan siswa dapat mengetahui macam-macam obat, cara penggunaan, penyimpanan serta pembuangan obat dengan baik dan benar. Kata Kunci: Gema Cermat, UKS, Boarding School  ABSTRACT In order to accelerate efforts to increase public knowledge, awareness, concern and skills regarding the rational use of drugs, the Smart Community Movement for Using Drugs (GEMA CERMAT) program is being implemented which is a forum for mobilizing the rational use of drugs and other related programs that are sustainable by involving cross-border related sectors and stakeholders. This movement was launched by the Minister of Health of the Republic of Indonesia on November 13 2015 and was designated through the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number HK.02.02/Menkes/427/2015 concerning the Movement for Smart People Using Medicine. The implementation of Careful Gema needs to be implemented so that there are no errors in drug use which can have fatal consequences for the body's health. This Community Service activity is to increase the knowledge of teachers, UKS administrators and High School (SMA) students by socializing and providing training on skills in choosing drugs for self-medication so that they become a driving force regarding rational drug use as a form of the Gema Cermat Program in schools. This activity is carried out by lecturers in the pharmacy department and lecturers in the dental health department with a duration of 3 months in 2023. The method that will be used to increase knowledge is the participatory community empowerment model. Increased knowledge of teachers, UKS administrators and high school boarding school students in the Aceh Tamiang Regency area about various types of drugs, drug dosage forms, how to use drugs, how to store and dispose of unused drugs and being able to apply and assist the community especially about how to Obtain, Use, Store and Dispose of Medicines Properly and Correctly. Through Gema Cermat, teachers, UKS administrators and students can find out about various types of medicines, how to use, store and dispose of medicines properly and correctly. Keywords: Gema Cermat, UKS, Boarding School
Pemberdayaan Kelompok Ibu Rumah Tangga dan Pembuatan Sirup Bit Merah sebagai Minuman Kesehatan untuk Pencegahan Anemia Kehamilan Dewita, Dewita; Henniwati, Henniwati; Aulianshah, Vonna; Sari Hrp, Lili Kartika
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.17045

Abstract

ABSTRAK Kematian ibu sering terjadi pada saat kehamilan, persalinan dan masa nifas yang disebabkan oleh berbagai penyakit karena faktor resiko/komplikasi yang parah pada saat hamil.  WHO menyebutkan bahwa penyebab kematian ibu di negara berkembang terjadi karena anemia sebesar 40 %. Hal ini terjadi karena perdarahan akut dan status gizi buruk pada masa kehamilan. Bit kaya akan antioksidan dan mineral seperti kalium magnesium, betalain, vitamin C, dan natrium. Bit warna merah tua mengandung bahan kimia karotenoid, saponin, betasianin, betanin, polifenol, dan flavonoid. Bit merah dapat mencegah anemia dalam kehamilan. Untuk memberdayakan kelompok ibu rumah tangga dalam pengenalan dan pembuatan sirup Bit merah (Beta vulgaris L) sebagai minuman kesehatan untuk pencegahan anemia selama kehamilan di wilayah Kecamatan Langsa Baro. Metode yang digunakan tim pengabdian adalah edukasi tentang pemanfaatan dan pelatihan sirup Bit merah dapat mencegah anemia dalam kehamilan. Kegiatan dilaksanakan di Lengkong Kecamatan Langsa Baro pada tanggal 27-29 Mei 2024. Sasaran kegiatan ini adalah kelompok ibu rumah tangga, kader dan bidan desa. Setelah dilakukan evaluasi tingkat pengetahuan peserta meningkat dari pengetahuan cukup sebesar 55 % menjadi pengetahuan baik 100 %. Sedangkan pelatihan pembuatan sirup Bit merah terjadi peningkatan kemampuan pembuatan sirup Bit untuk mencegah anemia dalam kehamilan. Kelompok ibu rumah tangga terbukti meningkatkan pengetahuan setelah diberi edukasi tentang anemia dalam kehamilan dan pemanfaatan sirup Bit merah sebagai minuman kesehatan untuk mencegah anemia. Seluruh peserta terjadi peningkatan kemampuan pembuatan sirup Bit merah.  Kata Kunci: Ibu Rumah Tangga, Anemia Kehamilan, Sirup Bit Merah  ABSTRACT Maternal deaths often occur during pregnancy, childbirth and the postpartum period caused by various diseases due to severe risk factors or complications during pregnancy. WHO states that the cause of maternal death in developing countries is due to anemia by 40%. This occurs due to acute bleeding and poor nutritional status during pregnancy. Beets are rich in antioxidants and minerals such as potassium magnesium, betalain, vitamin C, and sodium. Dark red beets contain carotenoid chemicals, saponins, betacyanins, betanin, polyphenols, and flavonoids. Red beets can prevent anemia in pregnancy. To empower groups of housewives in the introduction and manufacture of red beet syrup (Beta vulgaris L) as a health drink to prevent anemia during pregnancy in the Langsa Baro District area. Method used by the community service team is education and training on the use of red beet syrup to prevent anemia in pregnancy. The activity was carried out in Lengkong Village, Langsa Baro District on May 27-29, 2024. The target of the activity was the group of housewives, cadres and village midwives. Post evaluation, the level of knowledge of the participants increased from sufficient knowledge of 55% to good knowledge of 100%. While the training on making beet syrup occurred, all participants experienced an increase in the ability to make beet syrup to prevent anemia in pregnancy. Conclusion: the group of housewives was proven to increase their knowledge after being educated about anemia in pregnancy and the use of red beet syrup as a health drink to prevent anemia. All participants experienced an increase in their ability to make red beet syrup. Keywords: Housewives, Pregnancy Anemia, Red Beet Syrup
KAJIAN PENGEMBANGAN DAYA TARIK OBJEK WISATA DI PANTAI MINANGA Dewita, Dewita; Maryati, Sri; yusuf, Daud
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v11i1.26161

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melakukan analisis pengembangan daya tarik objek wisata dengan menggunakan analisis SWOT di Pantai Minanga. Lokasi penelitian ini dilakukan di Pantai Minanga, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara. Metode penarikan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi  dan survei lapangan. Analasis data dalam bentuk deskriptif kualitatif berdasarkan metode SWOT (Strength, Weakness, Opportunities dan Threats). Hasil penelitian ini adanya kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman bagi pengembangan objek wisata di Pantai Minanga tersebut. Strategi pengembangan tersebut  dapat dilakukan oleh pengelola maupun pihak masyarakat objek wisata Pantai Minanga sehingga dapat berkembang lebih baik dan dapat bersaing dengan objek wisata lainnya. Pengembangan objek wisata Pantai Minanga sesuai analisis SWOT menghasilkan empat alternatif strategi yaitu SO merupakan strategi yang memanfaatkan kekuatan untuk memperhitungkan peluang, strategi WO yaitu strategi yang meminimalkan kelemahan untuk memanfaatkan peluang, strategi ST adalah strategi yang mengunakan kekuatan untuk mengatasi ancama dan strategi WT merupakan strategi yang meminimalkan kelemahan- kelemahan dan menghindari ancaman. Kata Kunci: Daya Tarik Objek Wisata, Analisis SWOT, Pengembangan DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v11.i1.26161
Karakteristik hedonik dan kimia cendol instan ikan gabus dengan formulasi sumber karbohidrat lokal berbeda : Hedonic and chemical characteristics of instant cendol fortified snakehead fish flour using different local carbohydrate sources Dewita, Dewita; Sidauruk, Santhy Wisuda; Desmelati, Desmelati; Hidayat, Taufik
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 26 No. 3 (2023): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 26 (3)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v26i3.49609

Abstract

Cendol merupakan minuman tradisional Indonesia yang dapat dikonsumsi oleh semua kalangan. Cendol memiliki kekurangan, yaitu kandungan gizi rendah karena didominasi tepung beras dan kadar air yang tinggi. Peningkatan kandungan gizi dan pengurangan kadar air pada cendol dapat dilakukan melalui fortifikasi 1,25% tepung ikan gabus dan diversifikasi berbagai sumber karbohidrat lokal untuk mensubstitusi tepung beras menggunakan metode pengeringan oven. Tujuan penelitian yaitu menentukan komibinasi tepung lokal terbaik pada cendol instan yang difortifikasi tepung ikan gabus berdasarkan parameter hedonik dan kimia. Produksi tepung ikan menggunakan metode steaming dengan parameter uji rendemen dan proksimat. Produksi cendol instan ikan gabus menggunakan metode pengeringan oven dengan parameter uji hedonik dan kimia. Perlakuan rasio sumber karbohidrat lokal yang digunakan, yaitu tepung beras:tepung sagu:tepung porang C1 (3:1:0), C2 (3:0:1), C3 (2:1:1), C4 (0:2:2), C5 (0:1:3), dan C6 (0:3:1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung ikan gabus memiliki rendemen 15,23% dan kadar protein sebesar 84,42±0,53%. Secara keseluruhan, cendol instan dengan formulasi tepung beras dan tepung sagu (C1) merupakan cendol instan terbaik. Tingkat kesukaan panelis terhadap penilaian warna, aroma, tekstur, dan rasa cendol instan ikan gabus memilih lebih menyukai pada perlakuan C1 dengan karakteristik kimia terutama protein tertinggi sebesar 15.48±0.13%, diikuti kadar air yang rendah sebesar 11.45±0.16%.
Karakteristik fisikokimia dan umur simpan cendol sagu instan dengan variasi kemasan dan metode pengeringan: Physicochemical characteristics and shelf life of instant sago cendol with variations in packaging and drying methods Sidauruk , Santhy Wisuda; Dewita, Dewita; Sidauruk, Santhy Wisuda; Desmelati, Desmelati; Syahda, Melania; Hidayat, Taufik
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 28 No. 4 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(4)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v28i4.62300

Abstract

Cendol merupakan minuman tradisional yang banyak diminati, namun memiliki kandungan gizi rendah karena didominasi tepung beras dan kadar air yang tinggi. Kandungan gizi cendol yang rendah dapat ditingkatkan melalui fortifikasi 1,25% tepung ikan gabus, sementara kadar airnya dapat dikurangi dengan metode pengeringan oven dan cabinet dryer. Selain itu, diversifikasi sumber karbohidrat dengan substitusi tepung beras menggunakan tepung sagu juga dapat dilakukan. Penurunan kadar air ini berkontribusi pada peningkatan umur simpan cendol. Tujuan penelitian, yaitu menentukan jenis kemasan (HDPE, foil aluminium, dan kombinasi keduanya) dan metode pengeringan terbaik terhadap karakteristik fisikokimia, umur simpan, dan angka lempeng total cendol sagu instan dengan fortifikasi ikan gabus. Metode umur simpan menggunakan perlakuan metode Accelerated Shelf Life Test (ASLT) dengan model Arrhenius diterapkan pada suhu 25°C, 35°C, dan 45°C dengan penyimpanan selama 0, 5, 10, 15, dan 20 hari. Hasil menunjukkan bahwa cendol instan dengan pengeringan cabinet dyer menghasilkan karakteristik fisikokimia yang tinggi dengan kadar albumin 5,6%. Cendol instan yang dikemas dengan foil aluminium memiliki umur simpan lebih lama, yaitu mencapai 10 bulan dibandingkan dengan kemasan HDPE maupun kombinasi keduanya, baik dengan pengeringan cabinet dryer maupun oven dengan jumlah total mikrob <1,0×106.
THE EFFECT OF SHRIMP PROTEIN HYDROLYSATE FORTIFICATION (Acetes erythareus) ON THE QUALITY OF RICE FLOUR INSTANT PORRIDGE Yova, Surya Dirga; Suparmi, Suparmi; Dewita, Dewita
Aurelia Journal Vol 7, No 2 (2025): October
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/aj.v7i2.16633

Abstract

The demand for nutritious and practical instant food products continues to increase; however, many rice flour–based instant porridges still have low protein content, indicating the need for fortification innovations to enhance their nutritional value. Rebon shrimp (Acetes erythareus) is an abundant protein source with potential use as a fortification ingredient, yet its application in the form of protein hydrolysate and the optimal concentration required to improve product quality have not been extensively studied. This study aimed to determine the effect of rebon shrimp protein hydrolysate fortification on the quality of rice flour–based instant porridge and to identify the best concentration that produces an optimally formulated product. The research employed a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments: B0 (0%), B5 (5%), B10 (10%), and B15 (15%) addition of protein hydrolysate based on the weight of rice flour. The parameters tested included organoleptic attributes (appearance, aroma, taste, and texture) and chemical analysis (moisture, ash, protein, fat, and carbohydrate contents). The results demonstrated that fortification with rebon shrimp protein hydrolysate significantly affected all quality parameters tested. The B10 treatment produced the best quality, with scores for appearance (8.28), aroma (7.48), texture (8.39), taste (7.08), and nutritional composition including moisture (4.82%), ash (1.99%), protein (9.20%), fat (3.35%), and carbohydrates (89.15%), all of which meet the quality standards for instant porridge based on SNI 01-7111.4-2005. It can be concluded that fortification with 10% rebon shrimp protein hydrolysate is the optimal concentration for improving the quality and nutritional value of rice flour–based instant porridge. 
Co-Authors ', Desmelati ', Suparmi - - Syahrul . Isnaini . Syahrul Abdurahman Abdurrahman Alchalidi Alchalidi amirul fadri, amirul Andarini Diharmi Andriani, Andarini Anto Saut Pasaribu, Anto Saut Arkham, M. Nur Aulianshah, Vonna Ayu Diana Benget Hutahaean Bintal Amin Budijono, Budijono Bustari Hasan Chicka Willy Yanti Cut Mutiah Dahlan, Zulfa Hanum Dahlia Dahlia Dahlia Dahlia Daud Yusuf Dayani, Rahmi Desmelati Desmelati Desmelati Desmelati Desmelati Desmelati Desmelati Desmelati Dewi, Silfia Eddiwan Kamaruddin Edison Edison Edison Edison Elizal, Elizal Elizar Elizar, Elizar Fanzuri, M Reza Fanzuri, M. Reza Faradilla, Shella Fatiranes, Erlando Febrina Judith, Febrina Gonal, Hendri Halimatussakdiah Halimatussakdiah Hani Plumeriastuti Hanis, Nonong Hariadi, Mas'ud Hendro Ekwarso Henniwati, Henniwati Heriansyah, Ivan Humayra, Siti Dara Imelda Yunita Indah Indah Ira Sari Irasari, N. Irvina Nurachmi Irwani, Maria Jasmiati Jasmiati, Jasmiati Karnila, Rahman Karnila Kartika Sari Hrp, Lili Kartini Putri, Hendrika Wijaya Keumala, Cut Ratna Lia Lajuna Madeni, Barirah Maderlita, Sisca Magfirah, Magfirah May Kristina Simanjuntak, May Kristina Meity Muliawati, Meity Mhd Fadhli, Mhd Fadhli Mirna Ilza Muhammad Fauzi Muhammad Zakiyul Fikri N Ira Sari N. Ira Sari N. Irasari Nasution, putri Silvia Nauba Nofrian, Rey Nora Veri Nursyirwani, Nursyirwani Nurul Huda Oktari, Arles Oktavia Iswari Harahap, Oktavia Iswari Pareng Rengi Pareng Rengi Prihatin, Nova Sumaini Putra, Adie Wirawan Putri, Selvia Zuhra Putri, Tiara Beneva R Fathul Rahman Rahman, R. Fathul Ranggi Oktori Ranika Paramita Restu Restu Ridwan Manda Putra Rimayanti Rimayanti Rinaldi Panjaitan, Rinaldi Rindi Metalisa, Rindi Rizky Febriansyah Rosyita, Rosyita Sadewa, Bagaspati L Sadewa, Bagaspati L. Salsabila, Alikha Santhy Wisuda Sidauruk Sari Hrp, Lili Kartika Sari, Cindy kemala Setiyanto, Wahyu Pajar Sianturi, Desky Novita Sari Sibagariang, Rina D Sidauruk , Santhy Wisuda Sidauruk, Santhy W. Sidauruk, Shanty W Silfia Dewi Sinaga, Sanni Ezra Siregar, Heppi Nurjanah Siregar, Rizky Febriansyah Sri Maryati Suardi Loekman Suardi Lukman Sukendi Sukendi Sukirno Mus Sukma, Elni Sumarto Sumarto Sumarto, Sumarto Suparmi Suparmi Suparmi Suparmi Suparmi Syafrani Syafrani Syafrijal Syafrijal Syahada, Melania Syahda, Melania Syahril Nedi Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul T. Iskandar Faisal Taufik Hidayat Taufik Hidayat Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Tri Wahyu Suprayogi Widjiati Widjiati, Widjiati Windarti Windarti Yenita Roza Yova, Surya Dirga Zuarli, Zuarli