p-Index From 2021 - 2026
13.854
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Record and Library Journal Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Edulib Wawasan : Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya ANIDA : Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah JURNAL KOLABORASI Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan Jurnal Kajian Komunikasi LIBRARIA Cosmogov: Jurnal Ilmu Pemerintahan ProTVF JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Jaqfi : Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam JURNAL ILMU PEMERINTAHAN JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Panggung PRofesi Humas Nyimak: Journal of Communication Bibliotika : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Jurnal ASPIKOM JWP (Jurnal Wacana Politik) PROSIDING KOMUNIKASI Prosiding Magister Ilmu Komunikasi GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Jurnal Agregasi Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Kajian Jurnalisme TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Jurnal Manajemen Komunikasi VISI PUSTAKA: Buletin Jaringan Informasi Antar Perpustakaan Journal of Tourism Destination and Attraction The Journal of Society and Media Khazanah Sosial Jurnal Pustaka Ilmiah Jurnal Educatio FKIP UNMA Aspirasi : Jurnal Masalah-masalah Sosial Acta Diurna: Jurnal Ilmu Komunikasi IJAL (Indonesian Journal of Academic Librarianship) Journal of Sustainable Tourism Research LIBRIA: Library of UIN Ar-Raniry Palimpsest: Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan Informatio: Journal of Library and Information Science ABDI PUSTAKA: Jurnal Perpustakaan dan Kearsipan JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Literatify : Trends in Library Development Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Journal of Asian Social Sciences Research Media Pustakawan Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Jurnal Signal Journal of Scientech Research and Development Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) Libraria: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Innovative: Journal Of Social Science Research Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Brawijaya Journal of Social Science Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Society Panggung Pustabiblia: Journal of Library and Information Science
Claim Missing Document
Check
Articles

PERILAKU PENCARIAN INFORMASI DI KALANGAN PARA PENGRAJIN GOLOK (Studi Kasus Perilaku Pencarian Informasi Para Pengrajin Golok di Kampung Galonggong Tasikmalaya) Anwar, Rully Khairul; Gumilar, Rizky Agung; Winoto, Yunus
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.845 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v4i1.11623

Abstract

The purpose of this study is to disscussed about how the information behavior of the machetes craftsmen in the village Galonggong Tasikmalaya to search information to meet the needs of the information. The research methodology used in this study is a qualitative method with case study approach. The data collection was done by in-depth interviews, observation, and literature. The informant are four craftsmen who life and work in kampong Galonggong Tasikmalaya, selected through a purposive sampling of which is taking a data source with a certain considerations. The data collection was done by in-depth interviews, observation, and literature. The informant are four craftsmen who life and work in kampong Galongong Tasikmalaya. consideration this particular is a craftsman who has more than 10 years, and has been active in the search for information using many sources, both by using media-based communications and information technology as well as using conventional media such as books or small notes or also conduct discussion with colleagues to meet their information needs. The result showed that all the informants go through several stages of information search, there are five major stages that artisans do, namely the prefix stage, the stage of selection of topics, focusing the selection stage, the information gathering stage and the last stage is the presentation of information.Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang bagaimana perilaku para pengrajin golok di kampung Galonggong Tasikmalaya dalam melakukan pencarian informasi untuk memenuhi kebutuhan informasinya. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi pustaka. Informan merupakan 4 orang pengrajin yang berada dikampung Galonggong Tasikmalaya, yang dipilih melalui cara purposive sampling yaitu pengambilan sumber data dengan pertimbangan tertentu. Pertimbangan tertentu ini adalah pengrajin yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun, serta aktif dalam mencari informasi menggunakan berbagai sumber baik itu dengan menggunakan media berbasis teknologi komunikasi dan informasi maupun menggunakan media konvensional seperti buku atau catatan kecil atau juga melakukan forum diskusi bersama rekan seprofesi untuk memenuhi kebutuhan informasinya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa semua informan menempuh beberapa tahapan pencarian informasi, ada 5 tahapan besar yang pengrajin lakukan, yakni tahap awalan, tahap pemilihan topik, tahap pemilihan fokus, tahap pengumpulan informasi dan yang terakhir tahap penyajian informasi.
POLA LITERASI VISUAL INFOGRAFER DALAM PEMBUATAN INFORMASI GRAFIS (INFOGRAFIS) Miftah, Muthiah Nurul; Rizal, Edwin; Anwar, Rully Khairul
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.013 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v4i1.11635

Abstract

The purpose of this study is to find out visual literacy pattern of infographic designers in order to create infographics in House of Infographics (HOI). The scope of this study is the ability of infographic designers in interpreting the visual object and creating infographics. This study is using qualitative case study method. Observation, interview and literature study, with the purposive sampling technique are chosen as the method of data collection. The informants of the research was the designer of infographics in House of Infographics (HOI). The results of the study showed that visual literacy patterns formed in interpreting visual objects in HOI, by reading and understanding the basic concepts of design. In creating infographics,infographic designer has workflows, which are brainstorming activities, information and data collection, content determination, narrative preparation, information visualization design, and infographics publication.Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pola literasi visual infografer dalam pembuatan informasi grafis di House of Infographics (HOI). Ruang lingkup penelitian ini ialah kemampuan desainer infografer dalam menafsirkan objek visual dan menciptakan infografis. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif melalui observasi, wawancara dan studi pustaka, dengan teknik purposive sampling dipilih sebagai metode pengumpulan data. Informan penelitian adalah perancang infografis di House of Infografis (HOI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola literasi visual yang terbentuk dalam menafsirkan objek visual di HOI melalui membaca dan memahami konsep dasar desain. Dalam menciptakan infografis, desainer infographic memiliki alur kerja, yang brainstorming kegiatan, informasi dan pengumpulan data, penentuan konten, persiapan narasi, desain informasi visualisasi, dan publikasi infografis. 
URGENSI UNSUR ELIT DALAM PELAKSANAAN KEBIJAKAN INFORMASI PUBLIK DI JAWA BARAT Sjoraida, Diah Fatma; anwar, rully khairul
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 2, No 2 (2017): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober
Publisher : Departemen Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.043 KB) | DOI: 10.24198/jwp.v2i2.13919

Abstract

Adanya Undang-undang Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) secara tidak langsung telah mewajibkan pemerintah dan perangkat publik lainnnya untuk membuat informasi agar dapat diakses masyarakat. Juga berkewajiban memenuhi kebutuhan informasi yang dimohon oleh publik. Untuk menguatkan pelaksanaan tugas keterbukaan informasi dan pelayanan informasi publik, sebagai bukti komitmen dalam mematuhi UU KIP sekaligus mengarahkan seluruh jajaran aparat birokrasi, Pemerintah Provinsi Jabar menerbitkan Perda Nomor 11 Tahun 2011 tentang Transparansi, Partisipasi dan Akuntabilitas dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk tujuan menyelenggarakan sistem pemerintahan yang baik, bersih, serta bebas dari KKN. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa pelaksanaan kebijakan informasi publik di Jawa Barat masih banyak kekurangan, baik dari segi pelaksana, struktur, perencanaan, sarana dan prasarana. Komunikasi, sumber daya disposisi serta struktur birokrasi mutlak dibutuhkan guna perbaikan dalam implementasi undang-undang tersebut di Jawa Barat. Ringkasnya, elit birokrasi sangat penting keberadaan dan optimalisasi fungsinya demi kepuasan masyarakat.
Media Seni Budaya Tradisional Masyarakat Pedesaan dalam Mendukung Pengembangan Pangan di Kecamatan Rancakalong Sumedang Rizal, Edwin; Anwar, Rully Khairul
PANGGUNG Vol 27, No 2 (2017): The Revitalization of Tradition, Ritual and Tourism Arts
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v27i2.256

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh alasan bahwa, di Negara kita sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup di ladang-ladang pertanian, terkadang masih mengalami kesulitan dalam menyebarkan informasi, khususnya informasi pembangunan yang sangat dibutuhkan oleh para petani untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas hasil pertaniannya. Kendala tersebut disebabkan oleh kurangnya kemampuan sumber daya manusia maupun peralatan untuk menjangkau daerah-daerah terpencil yang sulit secara geografis, ataupun terbatasnya kemampuan masyarakat untuk mengaksesnya baik karena faktor ekonomi (finansial) maupun pengetahuan. Sehingga tidak mengherankan apabila di tengah-tengah abad informasi ini, masih ditemukan suatu daerah yang tidak atau belum tersentuh oleh informasi dari luar. Urgensi penelitian adalah ingin mengukur tingkat penggunaan media tradisional pada masyarakat pedesaan dalam mendukung pengembangan pangan di Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasilnya, bahwa penggunaan media seni budaya tradisional pada masyarakat Rancakalong sangat erat kaitannya dengan pengembangan pangan.Kata Kunci: Media Tradisional, Masyarakat Pedesaan, Pengembangan PanganABSTRACTThis research is motivated by the reason that in Indonesia the majority of communities depend on farms, sometimes still have difficulty in disseminating information, particularly the information that is needed by farmers to improve the quality and quantity of agricultural products. The difficulty caused by the lack of human resources and equipment to reach areas that are geographically isolated, or limitation of the public access, it either because of economic factors (financial) and knowledge. So it is not surprising that in the midst of the information age, there is still an area that is not or has not been touched by the information from the outside. This research was also to measure the level of use of traditional media in rural communities in supporting of food development in Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang. The method used in this research is descriptive method with qualitative approach.As a result, that the use of traditional cultural arts media on society Rancakalong is closely associated with the development of food.Keywords: Traditional Media, Rural Communities, Food Development
PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI CULTURE DIVERSITY LITERACY DI KASEPUHAN SINAR RESMI KECAMATAN CISOLOK KABUPATEN SUKABUMI Rusmana, Agus; Siti Khadijah, Ute Lies; Rizal, Edwin; Anwar, Rully Khairul
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku A- Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.389 KB)

Abstract

Kearifan lokal merupakan pemahaman masyarakat dalam memahami tata nilai kehidupan yang menyatu dalam bentuk religi, budaya dan adat istiadat. Dalam perkembangannya masyarakat melakukan adaptasi dengan lingkungann sehingga memahami konsep kearifan dalam wujud pengetahuan atau ide, peralatan, dipadu dengan norma adat, nilai budaya, aktivitas mengelola lingkungan guna bersinergi dengan lingkungan sebagai tempat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Konsep pola adaptasi masyarakat diwariskan secara turun temurun menjadi pedoman dalam melestarikan hutan yang berada dalam pengawasan komunitas dan kepemilikan masyarakat di Kesepuhan Sinar Resmi terletak di Desa Sirna Resmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi yang terletak diantara perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Banten. Daerah ini kategori daerah Adat yang dikenal dengan sebutan “Kesatuan Adat Banten Kidul Kasepuhan Sinar Resmi“. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemanfaatan kelembagaan dapat menjadi sarana yang efektif jika disesuaikan dengan definisi masyarakat tentang kelembagaan yang dimilikinya. makna subyektif masyarakat terhadap hutan memiliki posisi sentral bagi pelestarian dan pemanfaatan hutan untuk berkehidupan masyarakat sekitarnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Partisipatory Rural Aprisal (PRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kasepuhan Sinar Resmi memiliki literasi cukup mengenai keragaman budaya masyarakat dari luar kasepuhan dan bersedia menerima kehadiran masyarakat, dan selanjutnya bersedia bekerjasama dan mendukung program pemerintah selama dinilai selaras dengan budaya dan tradisi kasepuhan.
APRESIASI MASYARAKAT DESA TERHADAP PENYEBARAN INFORMASI PUBLIK MELALUI MEDIA TRADISIONAL (Studi Kasus pada Masyarakat Pedesaan di Desa Pangalengan Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung) Anwar, Rully Khairul; Budiono, Agung; Budiono, Agung; Khadijah, Ute Lies; Khadijah, Ute Lies
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku B - Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.394 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya temuan di lapangan, terkait penggunaan media tradisional di tengah-tengah masyarakat sebagai media informasi. Keberadaan media tradisional tersebut menjadi penunjang bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dengan mudah. Penelitian ini dilakukan di desa Pangalengan Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Di desa Pangalengan Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, ada sebuah fenomena menarik, dimana warga masyarakatnya kerap menggunakan media tradisional berupa wayang golek, alunan musik tradisional untuk mengkomunikasikan pesan-pesan pembangunan. Penelitian ini bertujuan, Perta, untukuk mengetahui apresiasi masyarakat di desa Pangalengan terhadap keberadaan media tradisional. Kedua, untuk mengetahui pendapat masyarakat desa Pangalengan terhadap materi informasi dalam media tradisional, dan Ketiga, untuk mengetahui peran media tradisional dalam penyebaran informasi pembangunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu berusaha menggambarkan secara cermat suatu fenomena tertentu. Penelitian ini berusaha mengembangkan konsep dan menghimpun fakta tetapi tidak melakukan hipotesa. Dalam hal ini pendekatan yang digunakan adalah riset terpancang (Embeded Qualitative Research), yaitu suatu pendekatan penelitian yang memusatkan studi pada beberapa aspek yang dipilih berdasarkan kepentingan, tujuan dan minat penelitian atau sering juga disebut sebagai studi kasus. Kata Kunci: Apresiasi, masyarakat desa, informasi publik, media tradisional
POLA JARINGAN KOMUNIKASI SOSIAL MASYARAKAT PERDESAAN DI DESA SUKARESIK KECAMATAN SIDAMULIH, KABUPATEN PANGANDARAN Sugiana, Dadang; Anwar, Rully Khairul; Budiono, Agung
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.296 KB)

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh banyaknya program pemerintah yang harus disampaikan kepada masyarakat. Namun tidak sedikit yang gagal dalam mensosialisasikan kebijakan tersebut. Kesalahan dalam memilih saluran komunikasi atau tidak paham dengan adanya hubungan interpersonal di antara warga masyarakat, atau juga salah dalam mengenali struktur sosial budaya dan sistem yang berlaku di suatu daerah/desa. Sehingga masyarakat salah menerjemahkan, memaknai, atau memahami pesan/informasi. Akibat selanjutnya, terjadi kesalahan pada taraf pelaksanaan, yang berarti juga kegagalan dari program pembangunan, kegagalan dari difusi inovasi, dan kegagalan dari implemetasi kebijakan secara keseluruhan. Untuk mengetahui hal itu digunakanlah metode analisis jaringan yang berusaha untuk mengetahui struktur komunikasi dan pola komunikasi yang berlaku di masyarakat, dalam hal ini di Desa Sukaresik dengan menelusuri isu program KIS, KIP dan KSKP. Data dikumpulkan dengan membuat kuesioner yang memuat tiga kelompok pertanyaan yaitu: 1) Kelompok identitas, 2) Kelompok pertanyaan pokok; 3) kelompok pertanyaan sosiometrik yang disebarkan ke seluruh responden yang berjumlah 282 KK yang dilakukan dengan cara sensus. Hasil penelitian menunjukkan pola komunikasi masyarakat pedesaan yang relatif stabil bahkan cenderung lebih merupakan budaya yang butuh waktu lama untuk mengubahnya dimana anggota masyarakat desa masih memilih hubungan interpersonal dalam kegiatan komunikasinya. Bagi masyarakat desa media masih lebih dominan digunakan semata-mata untuk mendapatkan hiburan. Kata Kunci: Komunikasi Social, Masyarakat Perdesaan, Pola Jaringan.
AKUNTABILITAS PENYAMPAIAN ASPIRASI MASYARAKAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH JAWA BARAT Sundari, Ineu Purwadewi; Sjoraida, Diah Fatma; Anwar, Rully Khairul
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 7 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v7i1.332

Abstract

Penelitian ini membahas kinerja dewan daerah dalam melayani penyaluran aspirasi masyarakat di Jawa Barat, Indonesia. Demikian karena Provinsi Jawa Barat merupakan daerah otoritas otonom untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat dan urusan pemerintah berdasarkan aspirasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan pengaturan alam di mana ada banyak perilaku dan peristiwa terjadi. Penelitian ini juga menggunakan teori institusional (institusionalisme), karena teori ini dapat membimbing peneliti pada struktur, regulasi dan prosedur kelembagaan yang bisa memiliki dampak yang signifikan pada kebijakan publik dan tidak boleh diabaikan dalam analisis kebijakan. Studi ini menemukan bahwa dalam rangka untuk melaksanakan fungsi mereka sebagai wakil-wakil terpilih, para anggota dewan provinsi selalu menyempatkan diri untuk masyarakat. Untuk itu, para anggota dewan provinsi, antara lain, menyerap dan mengumpulkan aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja biasa; menampung dan menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan; dan memberikan dorongan moral dan politik secara akuntabel kepada konstituen. Selain menerima keluhan yang datang ke kantor DPR, aspirasi masyarakat dilakukan pada kunjungan kerja secara teratur oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah untuk setiap daerah pemilihan pada saat reses. Dalam hal akuntabilitas, semua layanan dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Meski begitu, beberapa orang masih meragukan kebenaran akuntabilitas tersebut.
THE IMPACT OF USING INSTAGRAM SOCIAL MEDIA ON STUDENT CONSUMPTIVE BEHAVIOR Anwar, Rully Khairul; Sjoraida, Diah Fatma; Khadijah, Ute Lies Siti; Rahman, M. Taufiq
Record and Library Journal Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : D3 Perpustakaan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/rlj.V6-I1.2020.80-88

Abstract

Background of the study: The online shop is a process of buying and selling transactions conducted by the public through the internet media. We don't have to leave the house, people can have the items they want through an online shop. The use of the internet by students cannot be separated, including using in consumption patterns through online shops. The existence of the development of telecommunications technology, online shop currently makes it easy for students to make transactions or market products, goods and services. They are not only consumers, but also online shop business people.Purpose: This study aims to determine the impact of the use of Instagram on consumptive behavior of Islam-based students in Bandung.Method: This qualitative research uses a descriptive method by taking a location on an Islamic-based campus in Bandung.Findings: There is a rationalization behind the use of Instagram of female students, in addition it was also found that female students use Instagram mainly for the improvement and adjustment of lifestyle with trending topics, especially the style of the artist. For those who have more money, the students also make online transactions to buy clothes they like.Conclusion: 1) Instagram is a phenomenal social media among female college students because users are spoiled with various features available on Instagram, 2) the campus provides a large bandwidth so they can access Instagram more easily, and 3) the impact of expanding access to the internet becomes they are more consumptive to do transactions face to face.
THE EXISTENCE OF HOUSEWIVES IN THE INSTAGRAM Sjoraida, Diah Fatma; Anwar, Rully Khairul; Rizal, Edwin; Rejeki, Diah Sri
Record and Library Journal Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : D3 Perpustakaan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/rlj.V6-I1.2020.24-30

Abstract

Background of the study: Social media and housewives have become an inseparable unity, especially in Karawang. Accessing social media is a routine that is always done every day. Existence or self-actualization is the reason housewives have social media accounts, one of the Instagram. The purpose of this study is to determine the motives of housewives have Instagram and to know the forms of interaction and content that are distributed to the public.Purpose: This study aims to determine the impact of the use of Instagram on consumptive behavior of housewives in Karawang.Method: This qualitative research uses a descriptive method by taking a location on a housewife in Karawang.Findings: The motive of housewives using Instagram is quite religious, that is entertainment, selling its business, product, socialization, and self-existence, the form of interaction and content distributed in Instagram is post photo with caption interesting, giving hashtag, and follow the trends in Instagram. The conclusion of this research is through Instagram, the housewife can show their existence to the environment to be seen and accepted well.Conclusion: 1) Instagram is a phenomenal social media among housewives because users are spoiled with various features available on Instagram, 2) the campus provides a large bandwidth so they can access Instagram more easily, and 3) the impact of expanding access to the internet becomes they are more consumptive to do transactions face to face.
Co-Authors Abduh, Yunnisa Nabila Putri Abidin, Asep Zainal Adam Bayu Syaihuputera Agung Budiono Agus Rusmana Agus Rusmana Agus Rusmana Agus Rusmana Agus Rusmana Akhaya Noella Hermawan Alwi Alfiana Amar, Siti Chaerani Djen Amar, Siti Chaerani Djen Amaranti, Farah Andri Yanto Andy Mananohas Andy Mananohas Annisa, Fitri Aprinur, Rahmatia Aqmarina, Audie Arini, Salsabila Putri Arumdini, Savira Asep Saeful Rohman Asmawi, Awing Awaliyah, Shelpi Nur Awing Asmawi Ayu Apriliani Azizah, Ghina Fitri Azzahra, Denaya Besthari, Bian Bian Besthari Billy Arya Nugraha Cucu Sugyati Dadang Sugiana Damara, Ghanis Haryendra Damayanti, Ninis Agustini Dani, Ocxiela Imel Deriana, Ditha Deska Imanisa Dewi, Annisa Diah Fatma Sjoraida Diah Fatma Sjoraida Diah Fatma Sjoraida Diah Fatma Sjoraida, Diah Sri Rejeki Dian Sinaga Dian Sinaga Dian Wardiana Sjuchro Djen Amar, Siti Chaerani Dwi Fajriyah, Annisa Eca Tri Luciana Edwin Rizal Elnovani Lusiana Encang Saefudin Encang Saepudin Evi Novianti Evi Novianti Evi Nursanti Evi Nursanti Rukaman Evi Nursanti Rukmana Evi Nursanti Rukmana Evi Nursanti Rukmana, Evi Nursanti Fachriani, Laila Nur Fadilla, Nurul Faisal Rahmadi Fardi, Cantika Fitria Putri Fauzianty, Herlin Aprilya Fiddien, Himma Aliyah Franck Lavigne Gallint Rahadian Ghanis Haryendra Damara Gumilar, Rizky Agung Gunadi, Zarra Zakiyyah Izzaturrahmah Habibaturrahmah Habibaturrahmah Hanan Ahmad Hanny Hafiar Hanum Fajar putri Wibowo Harfani, Gita Hermawan, Akhaya Noella Hidayat, Rhatista Azzahra Hilarius Nugroho Adiprabowo Ika Merdekawati Kusmayadi Ilma Maliha Irene Alifa Hapsari Irfan Agustin Jainal Ihsan Kaenuwihanulah Khairunnisa Nastiti Amany Khoerunnisa, Lutfi Komara, Diemas Arya Kusnandar kusnandar kusnandar Lilis Puspitasari Lisna Vertyaningrum Lukiati Komala Lutfi Khoerunnisa Lutfi Khoerunnisa Lutfi Khoerunnisa M. Taufiq Rahman M. Taufiq Rahman M. Taufiq Rahman M. Taufiq Rahman, M. Taufiq Maula Siti Sarah Merryam Agustine Miftah, Muthiah Nurul Mohammad Taufiq Rahman Mohammad Taufiq Rahman Monica Amalya Pratiwi Muhamad Raihan Muhammad Daffa Ramadhani Mulyana, Graceline Esterini Muthiah Nurul Miftah Nabhilla Adzra Suwandi Nahdiyin, Nazwa Aulia Nailah Syakirah Nariratri, Gizella Naura Aufa Neneng Komariah Neneng Komariah Ninis Agustini Ninis Agustini Damayani Nuning Kurniasih Nuning Kurniasih Nur'afifah, Annisa Azzahra Nuraeni, Dhila Sri Nurhasanah, Nabilah Putri Pawit M Yusup Pratama, Adit Pratama, Bagas Puspita, Reza Eka Putri, Cindy Amelia Putri, Ersha Aisyah Qolbi, Dzakia Durrotul Rahadian, Gallint Rahma, Silkvi Kheir Rahman Muhammad Yusuf Rahman, Mohammad Taufiq Reginawati Silalahi Rinda Aunillah Sirait Rizky Agung Gumilar Rohanda Rohanda Rohanda Rohanda, Rohanda Rohman, Asep Saiful Romadona, Rizki Rusmana Agus Rusmana, Agus Sabilillah, Zahidah Safira Martiza Safitri, Arroyya Nur Saleha Rodiah Sally Amanda Samson CMS Sandy Yusta Bayquni sandy yusta bayquni, sandy yusta Sapari Dwi Hadian Savira Arumdini Sekardini, Anindya Septian, Falih Ijlal Siti Chaerani Djen Siti Chaerani Djen Amar Siti Chaerani Djen Amar Siti Chaerani Djen Amar Siti Chaerani Djen Amar Sofia Permatasari Srikandina, Dita Sukaesih, - Sultan Aulia Sundari, Ineu Purwadewi Syahla Nurlaeli Rahmi Syaihuputera, Adam Bayu Syaira Aulia Adhana Tika Amalia Tine Silvana Rachmawati Tsamrotul Fuadah Ute Lies Siti Khadijah Vanamamalai, Ratnamala Vertyaningrum, Lisna Wahhaj, Ikhsan Sirojul Widia Lestari Wiranda, Mhd Ardi Yasyfi Saffanah, Aliyah Yunus Winoto Yunus Winoto Yunus Winoto Yunus Winoto Zarra Zakiyyah Izzaturrahmah Gunadi