Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Kurikulum Pesantren Ideal Di Era Digital Fatmawati, Dewi; Rifa’I, Ahmad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.977 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i6.3111

Abstract

Pesantren adalah lembaga pendidikan tertua di Indonesia, keberadaan dan kiprah pesantren telah turut mewarnai kehidupan bangsa dari dulu hingga kini. Bahkan banyak tokoh besar yang lahir dari pesantren. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan kurikulum ideal pesantren dalam menghadapi kemajuan teknologi di era revolusi industry 4.0. Objek dari penelitian ini adalah pesantren-pesantren yang ada di Indonesia. Sementara fokus dari penelitian ini adalah kurikulum pembelajaran di pesantren. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi pustaka dan penelitian lapangan. Hasil dari penelitian ini adalah kurikulum yang dikembangkan di pesantren-pesantren di Indonesia masih pola lama dengan pengajian yang berpusat pada kiai dan ustadz meskipun para santrinya sudah mulai membuka diri dengan teknologi seperti menggunakan kitab-kitab digital yang tersimpan dalam maktabah syamilah maupun perpustakaan digital online lainnya. Sehingga perlu disusun suatu kurikulum terpadu yang holistik yang sanggup menjawab tuntutan zaman namun tetap berorientasi sebagai pencetak ahli agama yang sholih dan mumpuni.
Co-Authors Abdan Rahim, Abdan Abunawas, Abunawas Adhari Febriyan, Muhammad Afiful Maula, Ricky Ahmad Faqih Alma’as, Azis Alpionita, Indri Alviani, Devi Anis Humaidi, Anis Antika, Rindi Aprilian, Yaswar Ardhani, Risma Arzaqi, Nila Astarina, Ivalaina Atiana, Sofyetin Baharudin Baharudin Baihaqi, Mohammad Choli, Ifham Dewi Fatmawati Didi Muwardi Dikananda, Arif Rinaldi Dikananda, Fatihanursari Dina, Syafrina Erika Revida Fatihanursari, Fatihanursari fatimah, lilis Fikri Faris, Fikri Fikri, Khusnul Habibi, Muhamad Lutfi Habidah, Siti Nur Hamli, Haji Harori, M Iqbal Harun Al Rasyid, M. Udin Husain, Naufal Ike Kusdyah Rachmawati Ikram, Moh. Indra Gunawan, Agus Indriya Efendi, Dendy Iqbal Syaidin, Fadli Irawan Z, Rudy Irawan, Dhyan Andika Ismanti, Sito Khoirul Anwar Laila Hayati, Laila Lukman Rohmat, Cep Martanto . Melda Yanti Mirna Mirna Muannif Ridwan Mubarok, Fatkhan Muchlis Muchlis Muhmammad Basysyar, Fadhil Muslimah, Maziyyatul Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Nahar, M. Fadhlun Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Narasati, Riri Narasati Ni’am, Mohammad Shulkhi Ni’mah, Zetty Azizatun Nur alamsyah, Deri Nur Effendi, Nur Nur Rochmah, Aulia Nurhana Pamungkas, Satriyo Pratama, Denni Purba, Byon Rezy Pradana Putri, Maharani Nur Aishya Aulia Putri, Niken Zeliana Rahmah, Mishbahu Ridwan, Banata Wahid Rinaldi Dikananda, Arif Rizky, Mhd. Dhiya Rochmah, Shinta Ainun Rosnita Rosnita Roza Yulida Ruspitasari, Widi Dewi Setianingsih, Rahayu Siti Syamsiyatun Solihudin, Dodi Subiyantoro, Andy Suryana, Eka Priangga Hari SUSANTI, NOVRIANI Theresia Pradiani Trisnawati, Tiara R. Tuzzahra, Najwa Vaneysha, Vini Wardiyanto, K. Bagus Wijaya, Aruka Yuniawan, Ragil A. Zakariya, Ali Zhahiran Herlambang, Rilanisa Zulhamid Ridho